Anda di halaman 1dari 15

CARDIO HEART FAILURE

CHF
( DIAGNOSTIK DAN
PENATALAKSANAAN )

Arin Hasanudin

Kelas B ekstensi 2016


A.Pengertian
Gagal jantung kongestif
Keadaan terjadinya bendungan sirkulasi dan
mekanisme kompensatori akibat jantung tidak bisa
memompakan darah keseluruh jaringan tubuh ( Wilson
& Prise, 2006 )

Gagal jantung Kongestif


Nama lain dari gagal jantung kiri dan jantung kanan
yang tidak mampu memompakan darah secara
adekuat dalam rangka memenuhi kebutuhan nutrisi dan
oksigen di jaringan tubuh ( Brunner & Suddarth, 2002 )
B. Diagnostik CHF :
Pemeriksaan Fisik & diagnosis CHF ( Sudoyo, 2010 )
Kriteria Mayor :

Paroksismal nokturnal dispnoe


Distensi & peningkatan tekanan vena jugularis
Ronkhi paru
Kardiomegali
Edema paru akut
Galop S3
Refluks hepatojuguler
Kriteria Minor :
Edema ekstremitas
Batuk malam hari
Despnoe deffort
Hepatomegali
Efusi pleura
Penurunan kapasitas vital 1/3 dari normal
Tachycardia > 120x / mnt

Diagnosis gagal jantung kongestif ditegakan bila


ada 2 kriteria mayor atau 1 kriteria mayor dan 2
kriteria minor.

Pemantauan hemodinamik
( Brunner & Suddarth, 2002 ) :

1. Penggunaan kateter Arteri Pulmonal


2. Penggunaan Central Vena Cateter
Rontgen Dada / Thoraks
( Black, 2012 )

Menunjukan adanya siluet jantung yang


melebar, kongesti paru dan vena, udema
intertisial, efusi pleura.Kardiomegali yang
menunjukan adanya hipertropi pada otot
jantung, Penebalan hilus, corakan paru
meningkat.
Pemeriksaan rekam jantung / ECG
(Doengoes, 2000 )
Memberikan petunjuk penyebab fungsi ventrikel
kiri / LVF . Hipertropi atrial atau ventrikuler,
penyimpangan aksis, iskemia, disritmia, takikardi,
fibrilasi atrial.
Pada 12 lead=> gambaran abnormal seluruh=>
gagal jantung, normal =>dijumpai pada 10%
kasus.
Gambaran yang sering => gelombang Q,
abnormalitas ST T, hipertrofi ventrikel kiri,
bundle branch block dan fibrilasi atrium.
Pemeriksaan darah => diagnosik CHF
( Lippincotts, 2012 )

Peningkatan Peptida Natriuretik tipe B (BNP )


SGOT / SGPT tinggi
Urea dan creatinin meningkat
Analisa gas darah => Alklalosis Respiratorik akibat
dari hiperventilasi sessuai perkembangan
penyakitnya dan oksigen menjadi lebih terganggu
sehinnga bisa timbul asidosis.
Pada puls oksiometri sao2 mengalami penurunan
Albumin, Elektrolit & Glukosa
Pemeriksaan Ekokardiogram
Menilai ukuran ruang jantung dan fungsi
ventrikel terkait ejekction fraktion
Menilai / mengkaji penyakit jantung miokard,
katup jantung, kongenital, endokardium dan
perikardium sehingga bisa menginterpretasikan
ada atau tidaknya disfungsi diastolik dan
sistolik ( Black, 2012 )
Komplikasi
pada gagal jantung kongestif
( Brunner & Suddarth, 2002 )

Syok kardiogenik
Episode tromboemboli
Efusi & Tamponade jantung
Penatalaksanaan
Pada gagal jantung kongestif:

TerapiFarmakologi
3 dasar terapi pada gagal jantung
Digitalis
Diuretik ( Lasix ) dan
Vasodilator ( Natrium Nitropusid, Nitrogliserin )

Asupan Diet rendah natrium => Hipertensi


Pentalaksanaan keperawatan
Therapi Oksigen sesuai klinis pasien

( brunner & Suddarth, 2002 )


Obat lain pada CHF

Morphin
Antagonis Beta adrenergik / penyekat beta
Perbaikan pompa Ventrikel =>kontrakilitas
terutama ventrikel ( Agonis adrenergik /
Inotropik diantaranya Dobutamin, Dopamin,
Milliron, dopeksamin, digoksin.

( Black, 2012 )
Daftar pustaka

Brunner & Suddarths ( 2014 ).Keperawatan Medikal Bedah. Vol


1. Jakarta : EGC
Black, J, Hawks, J. 2014. Keperawatan Medikal Bedah
Manajemen Klinis Untuk Hasil Yang diharapkan, edisi 8 .
Singapore : Elsevier
Lehne, R. A. (2010). Pharmacology for Nursing (7th Ed.).
Missouri: Elsevier
Price, S.A & Wilson, L.M ( 2006 ). Patofisiologi : konsep klinis
proses proses penyakit, ed 6. Jakarta : EGC.
Tortora.GS, Dericson. B ( 2012 ). Anatomy Physiology, 13th ed.
USA : Jhonson Wiley and Sons Inc