Anda di halaman 1dari 83

PANDUAN PRAKTIS

PENERAPAN 5S
DI TEMPAT KERJA

Sumber : Dari berbagai sumber


PROGRAM 5S

SEIRI SORT RINGKAS PEMILAHAN

SEITON SET IN ORDER RAPI PENATAAN

SEISO SHINE RESIK PEMBENAHAN

SEIKETSU STANDARDIZE RAWAT PEMANTAPAN

SHITSUKE SUSTAIN RAJIN PEMBIASAAN


3 PILAR PENDUKUNG
PENERAPAN SISTEM 5S

Memahami sistem 5S merupakan pondasi program


peningkatan produktivitas/Beautiful Power Plant

Menerapkan 5S sebagai suatu sistem yang


komprehensive, berorientasi pada 3 pola
pendekatan:
1. Teknis & Administratif
2. Manajemen
3. Mental / Philosopy

Pelaksanaan proses audit yang konstruktif dan


berkesinambungan
5S SEBAGAI
PONDASI MEMBANGUN
BUDAYA PERUSAHAAN

GERAKAN AWAL SALAH SATU TOOL PRUSAHAAN


TERINTERGRASI PADA SUB SISTEM LAIN DALAM
SISTEM MANAJEMEN PERUSAHAAN
PENERAPAN 5S
SEBAGAI SISTEM

STRUKTUR

SUKSES
PENERAPAN

SISTEM SDM
AKTIVITAS
HASIL

PRINSIP DASAR SISTEM 5S

KETENTUAN SISTEM LAIN / PERATURAN


YANG BERLAKU DI ORGANISSI/
PERUSAHAAN

KETENTUAN YANG TELAH DISEPAKATI


DILINGKUNGAN POKJA/KORWIL
PENERAPAN SISTEM SECARA TOTAL

TOTAL SISTEM 5S
(PDCA)

P D C A

TOP MANAJEMEN
- -
PENGELOLA
-
FASILITATOR
- -
TIM AUDIT
- -
PELAKSANA LAPANGAN
TAHAPAN IMPLEMENTASI
KAIZEN KAI
ZEN

KAI
- Telah tumbuh pemahaman
HAO
yang mementingkan perlunya
perbaikan secara terus
KAI PERBAIKAN SEBAGAI menerus dalam beberapa
MEI KEHARUSAN aspek kehidupan khususnya
PERBAIKAN SEBAGAI di Perusahaan
- Perbaikan bukan lagi karena
ANJURAN anjuran, melainkan sebagai
- Perlu contoh praktis sehingga system yang harus dilakukan
Kai Mei muncul dengan melihat - Perhatian seimbang antara
perbaikan yang dikagumi dan Reward dan Punishment
menarik untuk dicoba
- Perhatian lebih banyak pada
bentuk Reward

HUBUNGAN DENGAN
FUNGSI
MANAGEMENT
FAKTOR SUKSES
PROGRAM 5S
DIMASUKKANNYA ASPEK 5S DALAM STRATEGI
PERUSAHAAN
ADANYA PRAKTEK MANAJEMEN PARTISIPATIF

KETELADANAN ATASAN, TERUTAMA MANAJEMEN PUNCAK

BUDAYA BICARA DATA DALAM ORGANISASI

ADANYA KOMITE ATAU TIM DARI ORANG-ORANG KREATIF,


KOMUNIKATOR DAN BERJIWA PEMBAHARU, UNTUK TERUS
MENDORONG PENINGKATAN PRODUKTIFITAS MELALUI
IMPLEMENTASI 5S
STRUKTUR PENDUKUNG SISTEM 5S
TOP MGMT, PENGELOLA, FASILITATOR, PELAKASANA,
KONTROL PENERAPAN

TOP
MANAJEMEN

PENGELOLA 5S FASILITATOR
TIM AUDIT
(PARA MANAJER)

PELAKSANA LAPANGAN
(PENANGGUNG JAWAB
DAERAH ASUHAN)
5S
GOOD HOUSE KEEPING

BUDAYA
ORGANISASI

TEMPAT KERJA KEBIASAAN


PRINSIP KERJA
5R / 5S

BERSIH BUDAYA PATUH


TERKOORDINIR STANDAR

BUDAYA
DISIPLIN
IMPLEMENTASI SISTEM 5S
FOKUS PADA SASARAN POKOK
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS/BEAUTIFUL
POWER PLANT

1. P. PRODUCTION
2. Q. QUALITY
3. C. COST
4. D. DELIVERY
5. S. SAFETY
6. M. MORALE
7. E. ENVIROMENT
OVERLAPING AREAS
BETWEEN SYSTEMS
INTO THE WORKPLACE

MALCOM
BALDRID 0HSAS
ISO
18000
14000

MAN MSDMS
SIT BK
GCG
MAN
RESIKO KM
MAN
ASET
KOMITMEN MANAJEMEN

ADA KEBIJAKAN TENTANG PENERAPAN 5S


DIMASUKKAN DALAM PROGRAM PERUSAHAAN
DUKUNGAN SUMBER DAYA UNTUK IMPLEMENTASI
ADA KONTROL DAN EVALUASI (MANAGEMENT REVIEW)
EXECUTIVE TEAM
DIBANGUN SESUAI STRUKTUR, SISTEM, DAN SDM,
YANG MEMADAI

MEMPUNYAI PROGRAM PENERAPAN SISTEM 5S YANG


BERKESINAMBUNGAN (PDCA)

PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENERAPAN SISTEM 5S

MELAKUKAN PROMOSI KESADARAN ATAS PENTINGNYA


PENERAPAN 5S
WORKING GROUP

DIDUKUNG STRUKTUR ORGANISASI DI SHOP FLOOR,


LENGKAP DENGAN SISTEM DAN SDM, DI MASING-MASING
DAERAH ASUHAN (SHOP FLOOR)

PENERAPAN 5S DI SHOP FLOOR BERBASIS PDCA

PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI PENERAPAN 5S DI


SHOP FLOOR (TINGKAT SEKSI)
ASSESSMENT PRESENT STATUS

PENILAIAN, PENDATAAN DAN PENDOKUMENTASIAN


KONDISI TEMPAT KERJA, SEBELUM PERENCANAAN
PENERAPAN / PENYEMPURNAAN PROGRAM SISTEM
5S (PRESENT STATUS)

DOKUMENTASI PHOTO
SEBELUM DAN SESUDAH
PENERAPAN 5S
PENGORGANISASIAN
PENERAPAN SISTEM 5S
SETING TARGET
(S1,S2,S3,S4,S5)
PENYUSUNAN PROGRAM SECARA RASIONAL
SISTEMATIK DAN
IMPLEMENTASI
BERKESINAMBUNGAN
MONITORING BERBASIS POLA PDCA

DOKUMENTASI HASIL, ANALISA


DAN EVALUASI TERHADAP
REPORTING SISTEM PELAKSANAAN PENERAPAN TOOL
SISTEM 5S SEBAGAI BAHAN
& SUSTANCE MASUKAN TINJAUAN MANAJEMEN
5S TOOLS BOX

Alat promosi Alat implementasi Alat evaluasi

Berita 5S Hari 5S
Stiker 5S
Disampaikan diberbagai media
komunikasi : Disini perlu
Papan Informasi Disini perlu rapi
Morning Metting, Diskusi Dll Ringkas

Poster 5S Dengan 5S kita Studi banding 5S Patroli Manajemen


tingkatkan produktifitas

Spanduk 5S Foto untuk improvement Checklist 5S

We all practice 5S

Lencana 5S Lomba 5S
Lomba 5S telah
Penghargaan

Super dilaksanakan
Tingkat Unit PJB
5S dan dilanjutkan ke tingkat
Unit PLTA
PROBLIM SOLVING 5S
PDCA untuk peningkatan dan
terobosan Improvement
5S D C
Normal Prob

P A
A S Type GKM
Of PDCA-2
Problem
C D
A P

Profound Prob
C D
SDM
PELAKU PENERAPAN 5S

MENGERTI DAN MEMAHAMI:


5S SEBAGAI PONDASI PENINGKATAN
PRODUKTIVITAS/BEAUTIFUL POWER PLANT PERUSHAAN
MENGENAL DAN MEMAHAMI 5S SEBAGAI SUATU SISTEM
TOOL PERUSAHAN
MENGENAL TOOL/SISTEM LAIN YANG BERLAKU
DI PERUSAHAAN
TAHAPAN
PENERAPAN
5S
METODOLOGI PENERAPAN 5S

8. Standardisasi
& Rencana 1. Identifikasi
Kegiatan Area Kegiatan
Mandiri

7.
S5 2. Melakukan
S1
Evaluasi
Hasil A Pemilahan

S4
Perbaikan
C
P
6.
D 3. Menetapkan
Memperbaiki S3 S2 Pengelolaan &
Sumber Tata Letak
Penyebab Barang

5. Melakukan 4. Identifikasi
Pemilahan Sumber
Jenis Penyebab
Penyebab Masalah
A. Persiapan
1. Fasilitator/ atasan langsung
mendorong pembentukan
Kelompok Kerja terdiri 2 5
orang
2. Membuat Struktur Organisasi
3. Membuat jadwal Kegiatan
STRUKTUR ORGANISASI
KORWIL/POKJA 5S

KETUA

SEKRETARIS

ANGGOTA ANGGOTA ANGGOTA


JADWAL KEGIATAN 5S PERIODE :
CONTOH RENCANA KERJA POKJA
Bulan : .................... Th. ..............

Lokasi/ Jadwal Waktu Penang


No Uraian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Ket
Object Jawab
1 Pembersihan Mesin Blok A

Catatan :

= Rencana Mengetahui : Kota, Tgl. .. Th


= Realisasi Normal Kepala Seksi Kepala Pokja
= Realisasi Dengan Temuan

( .. ) ( .. )
JADWAL KEGIATAN 5S PERIODE :
CONTOH HASIL INTERNAL AUDIT 5S

STATUS PENERAPAN 5P

RADAR CHART Grafik Status


Penerapan 5P

R1
90
80
80
70
60
50 70
40
R5 30 R2
20
60
10
0

50

40

R4 R3
30

Target Desember 2004 20

Realisasi Audit juli 2004


10

0
1 2 3 4 5 6 7 8
JADWAL KEGIATAN 5S PERIODE :
CONTOH HASIL/ DAMPAK PENERAPAN 5S

Indikator : Angka Ketidakhadiran 2004 vs 2005


(Alpha + Ijin + S DR)

6.000
5.000

Jumlah Hari
4.000
3.000
2.000
1.000
0

Jan

Mar

May

Jul

Nov
Sep
Bulan

Indik ator : Tingk at Lembur Tahun 2004 vs 2005

800.000

Total Jam
600.000

Lembur
400.000
200.000
0

Jan
Mar
May
Jul

Nov
Sep
Bulan

Peningkatan Produktifitas
JADWAL KEGIATAN 5S PERIODE :

JADWAL RENCANA KEGIATAN PENERAPAN 5S


UP BRANTAS
PERIODE :
BULAN / MINGGU KE Januari Februari Maret April Mei Juni PENANGGUNG
KEGIATAN 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 JAWAB

Identifikasi area kegiatan


S1
Melakukan Pemilahan
P Menetapkan pengelolaan & tata letak
S2
barang
Identifikasi Sumber Penyebab

Memilah Jenis penyebab


D S3
Memperbaiki sumber penyebab

C S4 Mengevaluasi hasil perbaikkan


Standardisasi dan rencana kegiatan
A S5
mandiri
Keterngan :
Rencana :
Realisasi :

Mengetahui : Karangkates ,
Atasan Ketua Korwil/Pokja

( ) ( )
TAHAPAN PLANING

TAHAPAN RINGKAS DALAM 5S


RINGKAS

Ringkas (Seiri) atau S1 adalah


kegiatan pemilahan dan
pendokumentasian serta mengelola
barang yang tidak diperlukan
sehingga mampu telusur
MEMILIH, MEMLAH, MEMBUANG,
MENYINGKIRKAN
TAHAPAN PLANING

Langkah 1 IDENTIFIKASI AREA KEGIATAN

Identifikasi
Area Kegiatan
Identifikasi
Area Kegiatan Memotret
dan
ANALISA mendokumentasikan
Kondisi Area

S1
Menetapkan
PrioritasAarea
Kegiatan
P

SEBELUM
SEBELUM
MENETAPKAN AREA KEGIATAN
Lokasi :
Pendata :
Periode :
TAHAPAN PLANING
MELAKUKAN PEMILAHAN
Langkah 2
Pengumpulan
Melakukan dan
Pemilahan Pengolahan
Identifikasi Data
Area Kegiatan

STRATIFIKASI
S1 Melakukan
Pemilahan

P Barang
Terpakai dan
Tak Terpakai

Pemanfaatan Alat Kendali Mutu :


Check Sheet
Pareto Diagram
Pie Chart
Dll
Azas Pemilahan

Pembersihan besar
- MANAJEMEN
besaran STRATIFIKASI

Membuang segala
sesuatu yang tidak
perlu
Menangani barang
cacat, suku cadang MENANGANI
dan prod yang PENYEBAB
rusak

Metode Penyimpanan
Derajad Kebutuhan ( Frekuensi Pemakaian )
( Stratifikasi )
Rendah 1. Barang yang tidak dipergunakan Buang
tahun lalu tahun lalu
2. Barang yang hanya dipergunakan 6 12 Simpan jauh-jauh
bulan terakhir

Rata- 3. Barang yang hanya dipergunakan dalam Simpan di bagian


rata wakt 2-6 bulan terakhir tengah tempat kerja
4. Barang yang dipergunakan lebih dari sekali
dalam sebulan

Tinggi 5. Barang yang dipergunakan sekali dalam Simpan dekat pegawai


seminggu yangmenggunakannya atau
6. Barang yang dipergunakan setiap hari simpan dikantong baju/ celana
7. Barang yang dipergunakan setiap jam pegawai tersebut
MEREKAPITULASI BARANG TERPAKAI
DAN TAK TERPAKAI

DATA SHEET BARANG TERPAKAI & TAK TERPAKAI

Pendata :
Periode :
JUMLAH Nama Barang tidak JUMLAH
No Nama Barang terpakai Tot No terpakai
Tot
Baik Rusak Baik Rusak
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
Total 0 0 0 Total 0 0 0
DATA SHEET BARANG YANG AKAN DIPINDAHKAN
Lokasi :
Pendata :
Periode :
Penampungan
No Nama Barang tak terpakai Masalah Tanggal Pemindahan
TPA TPS

Disetujui : Karangkates,
DM/KDistrik

( ) ( )
TAHAPAN PLANING

TAHAPAN RAPI DALAM 5S


RAPI

Kegitan mengatur dan menyusun tata


letak barang yang diperlukan ditempat
kerja, sehingga aman dan selalu siap
pada saat diperlukan

PENEMPATAN BARANG SESUAI


PERUNTUKKANNYA
DENGAN KODE YANG DITETAPKAN
TAHAPAN PLANING
MENETAPKAN PENGELOLAAN
Langkah 3 DAN TATA LETAKBARANG/ BENDA

Hasil Pemilahan
Identifikasi Barang terpakai
Area Kegiatan

Dokumen 1 Dokumen
2 6
Barang Tidak Barang
Pemilaha
S1 Melakukan
Pemilahan
Terpakai
n
Tidak Terpakai Terpakai Terpakai

P Pengelolaan
Barang Tak
Terpakai
Menetapkan
S2 Pengelolaan &
Tata Letak 4
Barang
5 5

Pemindahan ke Pemindahan ke
1. Pengelolaan TPS TPA
Barang/ Benda Tidak
Dokumentasi Dokumentasi
Terpakai Barang
Barang
Menyimpan barang yang diperlukan

Klasifikasi barang Teknik Penyimpanan

Barang yang sering Disimpan ditempat yan mudah dijangkau


digunakan

Barang yang selalu Disimpan ditempat yang mudah diambil,


digunakan mudah pengembalian dan mudah dipahami
tata letaknya

Barang yang kadang- Pastikan untuk menyimpan kembali di tempat


kadang digunakan semula, yang berarti harus ada sebuah papan
bergambar, kode warna dll

Arsip Beri nomer dan kode warana baik pada rak


maupun pada jilidan
POLA STANDARD PELABELAN
a. Pola A----- Menyimpan setiap benda yang akan
digunakan pada BULAN BERIKUTNYA :

Tabel :
SEKARANG

1 bulan 2 bulan

Diperlukan Tidak diperlukan = label merah


POLA STANDARD PELABELAN
b. Pola B---- Menyimpan setiap barang yang
akan digunakan pada MINGGU BERIKUTNYA
Tabel :
SEKARANG
1 minggu 2 minggu

Diperlukan Tidak diperlukan = label merah


POLA STANDARD PELABELAN

Tabel :
SEKARANG
1 minggu 2 minggu

Diperlukan Tidak diperlukan = label merah


POLA STANDARD PELABELAN

c. Pola C----- Beri label pada setiap barang yang


tidak lagi digunakan SEJAK BULAN LALU,
barang tersebut tidak diperlukan.
Tabel :
SEKARANG
1 bulan

Tidak diperlukan = label merah


TUJUAN MENGGUNAKAN LABEL
MERAH

Label berwarna merah agar langsung dapat


dilihat dan menarik perhatian;
Untuk memperingatkan orang agar memperhatikan
keselamatan kerja
ALASAN DAN CATATAN
PADA LABEL

Klasifikasi : Persediaan barang, mesin, dsb


Unit Identifikasi : Nama, bilangan
Kuantitas
Alasan
Seksi yang bertanggung jawab terhadap barang tersebut
Tanggal pada waktu label dipasang
MANAJEMEN LABEL
Beri label merah setiap barang yang tidak
diperlukan

Pada sector produksi ini berarti memeriksa


persediaan, mesin, rak-rak dan sebagainya

Pada sector perkantoran (administrasi) ini


termasuk dokumen, alat tulis, dan mesin.

Sangat penting untuk menentukan standard yang


jelas tentang apa yang benar-benar
diperlukan dan apa yang tidak diperlukan,
untuk mengatasi perdebatan,
BACK
MENETAPKAN PENGELOLAAN
Langkah 3 DAN TATA LETAKBARANG/ BENDA

2. Pengelolaan Dokumen
Barang/ Benda Barang Analisa Kenyataan
Identifikasi
Area Kegiatan Terpakai Terpakai TentukanTempat yg
tepat
1 Tentukan bagai mana
Membuat Pengelolaan menyimpan Barang
R1 Melakukan
Pemilahan
Visual Barang Sosialisasi aturan
Control penyimpanan
Terpakai

P 2
Dokumentasi Tata
Menetapkan
Letak Barang
R2 Pengelolaan &
Tata Letak Terpakai
Barang 3

Identifikasi Dokumentasi
4
Sumber Penyebab
Penyebab Masalah
Masalah
DATA SHEET BARANG TERPAKAI
Lokasi :
Pendata :
Periode :
STATUS Dilakukan
No Nama Barang terpakai Rencana Tindak lanjut
Baik Rusak SPK No Korwil

Disetujui : Karangkates,
DM/K Distrik Ketua Korwil

( ) ( )
TATA LETAK BARANG TERPAKAI

4
MEJA 1

3 2 RAK

Disetujui : Karangkates,
Ketua Korwil

( ) ( )
IDENTIFIKASI SUMBER PENYEBAB MASALAH
Langkah 4

Identifikasi Dokumentasi Tata


Area Kegiatan Letak Barang
Terpakai

R1 Melakukan
1
Uji coba Mengambil dan
Pemilahan
Menyimpan Barang/
Identifikasi
Benda
P Sumber
Penyebab Mengidentifikasi sumber
Masalah masalah
Menetapkan
Pengelolaan &
R2 Tata Letak
2 Merekapitulasi sumber
Barang
penyebab masalah
Identifikasi Dokumentasi
Sumber
Penyebab
Penyebab
Masalah Masalah
Identifikasi sumber penyebab masalah dilakukan dengan
mengamati permasalahan permaslahan yang timbul setelah
ditetapkan pengelolaan barang barang terpakai dengan
mengingat hal-hal penting sebagai berikut :

Garis penanda (marka dll) dan tempat penyimpanan barang


Stan, rak dan roli
Meja dan kursi
Mesin dan alat lain
Mata pisau
Material dan pekerjaan dalam proses
Persediaan untuk hal yang tak terduga
Minyak
Instrumen dan alat ukur
Barang besar
Barang kecil dan barang yang banyak dipakai
Persediaan barang untuk diberi label
Uji coba Mengambil dan Menyimpan Barang/ Benda

Kerapian adalah proses menghilangkan pemborosan


waktu yang dipergunakan untuk mengambil dan
menyimpan barang/ benda.Bila tidak dilakukan uji
coba kerapian tidak akan mungkin memberikan hasil
yang memuaskan
70
60
detik/ jarak tempuh

50
40
30
20
10
0
1m 2m 3m 4m 5m 6m 7m 8m 9m 10m
JARAK TEMPUH

Pengambilan Pengembalian
IDENTIVIKASI SUMBER MASALAH
Lokasi Penyebab Temuan
Masalah Pen. Jawab
Masalah Masalah Ke : Periode
Kabel Tilp
Kantor Kabag Tidak ada holder Ronald Reagan 1 Mei 05
semrawut
Lelehan
Main Gear Packin Bocor Bodong 1 Mei05
minyak
TAHAPAN DO
MELAKUKAN PEMILAHAN JENIS PENYEBAB
Langkah 5
Dokumen
sumber
penyebab
1
Identifikasi
Area Kegiatan

Tipe
Masalah
Abnormal R1 Melakukan
Pemilahan
Normal Problem
Problem

P
Melaksanakan Melaksanakan D Menetapkan
Perbaikan Perbaikan melalui R3 R2 Pengelolaan &
Sesuai Prosedur GKM Tata Letak
Barang
Melakukan Identifikasi
Pemilahan Sumber
Jenis Penyebab
Penyebab Masalah
Rekapitulasi sumber
penyebab masalah

REKPITULASI ABNORMAL PROBLEM


TGL. RENCANA
NO LOKASI PENYEBAB MASALAH PENYEBAB PERBAIKAN
JIT/ TPM GKM/ SS
Rekapitulasi sumber
penyebab masalah

REKPITULASI NORMAL PROBLEM


TGL. RENCANA
LOKASI
NO MASALAH PENYEBAB PERBAIKAN
PENYEBAB
SPK POKJA
TAHAPAN DO

MEMPERBAIKI SUMBER PENYEBAB MASALAH


Langkah 6

1. Identifikasi
Area Kegiatan

DOKUMENT
SUMBER
PENYEBAB
S1 2. Melakukan
Pemilahan
MASALAH

P
KONSEP
5W + 2H

6.
D 3. Menetapkan
Memperbaiki S3 S2 Pengelolaan &
Sumber Tata Letak
Penyebab Barang
MERENCANAKAN 5. Melakukan 4. Identifikasi
DAN
MELAKSANAKAN
Pemilahan Sumber
PERBAIKAN Jenis Penyebab
Penyebab Masalah
TAHAPAN RESIK DALAM 5S

RESIK

Kegiatan membersihkan juga merupakan


evaluasi terhadap lingkungan atau
fasilitas kerja agar tetap terawat dan
terjaga kebersihannya

PEMBERSIHAN & MENGHILANGKAN


SUMBER KOTORAN
MENDUKUNG KEGIATAN MAINTENANCE
TAHAPAN DO

MEMPERBAIKI SUMBER PENYEBAB MASALAH


Langkah 6

MEMPERBAIKI SUM BER PENYEBAB


NO PENYEBAB WHY WHAT WHERE WHEN WHO HOW
1 Kantor kabag Agar Pasang Kantor Minggu Bodong - Pasang Tray kabel
kabel tilpone rapi Holder Kabag ke 4 Mei dan holder
semrawut dan tray 05

Disetujui : Karangkates,
DM/K Distrik Ketua Korwil

( ) ( )
TAHAPAN CHECK
EVALUASI HASIL HASIL PERBAIKAN
Langkah 7

Dokumen hasil
1. Identifikasi
Perbaikan
Area Kegiatan

7.
Evaluasil
Evaluasi
S1 2. Melakukan
Pemilahan
Hasil
Hasil
Perbaikan S4
Perbaikan
C
NO OK
P
6.
D 3. Menetapkan

Membuat
Memperbaiki S3 S2 Pengelolaan &
Kembali ke Sumber Tata Letak
Rerencana monitoring & Penyebab Barang
Perbaikan Visual Control
5. Melakukan 4. Identifikasi
Pemilahan Sumber
Jenis Penyebab
Penyebab Masalah
Hasil Ringkas,
Rapi, dan Resik
TAHAPAN RAJIN DALAM 5S
RAJIN

Kegiatan peningkatan disiplin dan


kesadaran terhadap masalah ditempat
kerja secara konsisten dan terus
menerus.

DISIPLIN ATAS DASAR KESADARAN DIRI


TERHADAP PROSES S1, S2, S3, S4 DAN
PERATURAN PERUSAHAAN
PENDUKUNG PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
PERUSAHAAN
TAHAPAN CHECK
EVALUASI HASIL HASIL PERBAIKAN
Langkah 7

Konsistensi penggunaan Alat Kendali Mutu ( AKM )


sangat diperhatikan dalam pengevaluasian hasil
perbaikan. Beberapa AKM yang dapat dipergunakan
dalam kegiatan Program 5S sebagai sarana
menggambarkan , dan memprioritaskan permasalahaan
antara lain :
Pareto Diagram
Pie Chart
Histogram
Dll
TAHAPAN CHECK
EVALUASI HASIL HASIL PERBAIKAN
Langkah 7

DATA SHEET BARANG TERPAKAI


Lokasi :
Pendata :
Periode :
NAMA JUMLAH NAMA JUMLAH
NO SBLM TOTAL NO SSDH TOTAL
BARANG BARANG
Baik Rusak Baik Rusak
TAHAPAN CHECK
EVALUASI HASIL HASIL PERBAIKAN
Langkah 7

DATA SHEET BARANG TIDAK TERPAKAI


Lokasi :
Pendata :
Periode :
JUMLAH JUMLAH
NAMA NAMA
NO SBLM TOTAL NO SSDH TOTAL
BARANG BARANG
Baik Rusak Baik Rusak
TAHAPAN CHECK
EVALUASI HASIL HASIL PERBAIKAN
Langkah 7

MEMBUAT VISUAL KONTROL


JMLH TANGGAL
LOKASI VISUAL PENANGGUNG
No CODE KETERANGAN TERP PEMASANG-
KONTROL JAWAB
SNG AN
PETUNJUK ARAH IN
1 / OUT

ARAH PUTARAN
2 MESIN

3 MANUAL SOP

4 DAFTAR DOKUMEN

5 DAERAH RADIASI

BLADE/ BALING-
6 BALING

PEMADAM
7 KEBAKARAN

8 TEMPAT SAMPAH
STANDARDISASI DAN
Langkah 8 RENCANA KEGIATAN MANDIRI

8.
Standardisasi 1. Identifikasi
& Rencana Area Kegiatan
Hasil Ringkas, Kegiatan
Rapi, dan Resik Mandiri
7.
S5
Evaluasi
S1 2. Melakukan

Standardisasi Hasil
S4
A Pemilahan

Ringkas, rapi, Perbaikan


C
Resik dan Rawat
P
6.
D 3. Menetapkan
Memperbaiki S3 S2 Pengelolaan &
Sumber Tata Letak
Penyebab Barang
Membuat Papan Melaksanakan
5. Melakukan 4. Identifikasi
Informasi Kegiatan Mandiri
Pemilahan Sumber
Jenis Penyebab
Penyebab Masalah
TAHAPAN RAWAT DALAM 5S

RAWAT

Kegiatan memelihara kondisi Ringkas,


Rapi, dan resik melalui identifikasi dan
pencegahan sumber penyebab masalah

DAN DITETAPKAN DESAIN TATA


RUANG
ADA STANDAR PROSES
PERAWATAN KEGIATAN S1, S2, S3
TAHAPAN ACTION
STANDARDISASI DAN
Langkah 8 RENCANA KEGIATAN MANDIRI
Standard Pemilahan.
Suatu pernyataan yang didokumentasikan tentang barang yang terpakai dan
kuantitas yang dibutuhkan
Standard Penataan
Suatu pernyataan yang didokumentasikan tentang tata letak barang yang terpakai
dan pengkodean berdasarkan rentang waktu pemakaian, jenis barang, keamanan
barang dll.
Standard Pembersihan
Suatu pernyataan yang didokumentasikan tentang tata laksana memelihara
kebersihan dan route pelaksanaan pembersihan berdasarkan tempat dan
infrastruktur dilingkungan ruang kerja.
Pembuatan papan informasi 5S kelompok kerja
Membuat jadwal kegiatan pengelolaan barang
Memastikan Jadwal Pengelolaan Barang/ benda terpakai sesuai dengan denah (lay
out) yang telah ditetapkan dapat dilakukan tanpa merusak kondisi yang lain.
Melaksanakan jadwal kegiatan
Melakuan evaluasi kegiatan pengelolaan barang untuk distandarisasikan, jika
belum memenuhi kriteria rapi, maka akan dilakukan identifikasi sumber
penyebab
TAHAPAN ACTION
STANDARDISASI DAN RENCANA
Langkah 8 KEGIATAN
CONTOH MODEL PAPAN INFORMASI 5S

IDENTIFIKASIINSTITUSI
PAPAN INFORMASI 5S

90 CM 110 CM

RENCANA
1 2 3 KERJA
10
7
100 100
CM CM

LAIN-LAIN
4 5 6
8 9 11 12

ISI DOKUMEN STATIS ISI DOKUMEN DINAMIS/OPERASIONAL

1. ARTI 5P 7. RENCANA KERJA POKJA


2. KEBIJAKAN DASAR PIMPINAN 8. HASIL PERTEMUAN/NOTULEN POKJA
3. STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA 9. DOKUMEN FOTO SEBELUM/SESUDAH
4. PETA AREA DENAH ASUHAN 10. HASIL INTERNAL AUDIT
5. STRUKTUR ORGANISASI POKJA 11. CATATAN KUNJUNGAN MANAJEMEN
6. STANDAR R1, R2, R3, R4, R5 12. GRAFIK-GRAFIK
PAPAN INFORMASI 5S
EMPAT DIMENSI
SISTEM INFORMASI & KOMUNIKASI
ATASAN

REKAN PIHAK
SETINGKAT KETIGA

BAWAHAN

VALUE OF INFORMATION : ACCURACY, CURRENCY,


EFFIECIENCY, PERTIENCE
PAPAN INFORMASI 5S
(GLASS WALL MANAGEMENT)
Paparan materi papan 5S minimal
berisi data-data antara lain :

Informasi dasar tentang 5S (Basic Information) .


Perencanaan dan realisasi kerja pokja 5S.
Informasi hasil audit (Internal dan Eksternal).
Informasi status pencapaian penerapan 5S.
Integrasi hasil penerapan 5S dengan sub sistem lain.
PAPAN 5S
BASIC INFORMATION :
Kebijakan Perusahaan tentang 5S
Organisasi Tim Eksekutif Pengelola 5S
Target Penerapan 5S tingkat Perusahaan
Organisasi Kelompok Kerja 5S dgn Uraian
Tugasnya
Denah daerah asuhan
Standar Kerja dan Standar Hasil
implementasi 5S
PAPAN 5S
PERENCANAAN
Rencana Kerja 5S
Implementasi S1, S2, S3, S4, S5
Training

Refreshing

Diskusi kelompok

Dll
PAPAN 5S
Hasil Audit :
Berisi hasil audit terakhir dan
sebelumnya (grafik, angka, dll)
PAPAN 5S
Status :
Status kondisi terakhir
dibandingkan dengan sasaran.
PAPAN 5S
Integrasi :
Integrasi sistem 5S dengan
program lainnya (ISO
9001,14001,OHSAS,SMK3, dll)
TAHAPAN ACTION
STANDARDISASI DAN
Langkah 8 RENCANA KEGIATAN MANDIRI

JADWAL KEGIATAN MANDIRI


BULAN/ MINGGU KE Januari Februari Maret PENANGGUNG
No
KEGIATAN 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 JAWAB
P IDENTIFIKASI KONDISI ABNORMAL
MENANGGULANGI KONDISI
ABNORMAL
D MENANGGULANGI TEMPAT-
TEMPAT YG SULIT DIBERSIHKAN
MENGEVALUASI KONDISI AREA
C SECARA MENYELURUH
STANDARDISASI
A MERENCANAKAN PENERAPAN 5R
SELANJUTNYA
ROUTE & JADWAL
PEMBERSIHAN
ROUTE PEMBERSIHAN & JADWAL PEMBERSIHAN
Lokasi :
Periode :
Minggu ke Januari Februari
No KET.
LOKASI 1 2 3 4 1 2 3 4
Lokasi 1

Lokasi 2

Lokasi 3

Lokasi 4

Lokasi 5

Keterangan : Rencana Realisasi


Seksi :
Bagian : STATUS PENERAPAN 5R
RADAR CHART Grafik Status
Penerapan 5S
R1
90 80
80
70
70
60
50
40 60

R5 30 R2
20 50
10
0
40

30

20

R4 R3
10

0
1 2 3 4 5 6 7 8
Target Desember 2004 Bulan
Hasil Rata-rata Th. lalu
Realisasi Audit juli 2004
SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH