Anda di halaman 1dari 27

MK.

PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN
SEMESTER 2 2017

MODUL 06

EKSTERNALITAS

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota


SADARI SEBAGAI PERENCANA..

Perencanaan pembiayaan pembangunan


diturunkan dari kebutuhan untuk
mengubah kehidupan skala individual,
keluarga, masyarakat luas, bangsa, dunia,
sampai alam semesta ke arah yang
semakin baik

2
PERUBAHAN KE ARAH YANG LEBIH BAIK TSB
TIDAK AKAN MUDAH DICAPAI SEPANJANG ADANYA
KEHADIRAN DARI :
(REVIEW MODUL 2)

1. PARETO EFISIENSI/OPTIMUM
2. EGOISTIK VS ALTRUISTIK
3. KEGAGALAN PASAR
4. PUBLIC GOODS
5. EXTERNALITAS

3
2.1. PARETO EFISIENSI/ PARETO OPTIMUM

Acuan ukuran efisiensi dalam ekonomi


(Vilfredo Pareto, 1848-1923, dalam Stiglitz, 1988:63) :

suatu proses perubahan (dalam bentuk


alokasi sumber daya) yang menjadikan
seseorang lebih baik (better off) tidak boleh
sampai membuat kondisi seseorang lainnya
menjadi kurang baik (worse off).

4
2.1. PARETO EFISIENSI/ PARETO OPTIMUM

Intinya ukuran efisiensi adalah :


Perbaikan atas diri seseorang (better off)
tidak boleh sampai merugikan seseorang
lainnya (worse off).
Jangan sampai mengambil keuntungan di atas
kerugian/penderitaan orang lain

5
2.1. PARETO EFISIENSI/ PARETO OPTIMUM
Contoh :
Pembangunan dan pengoperasian suatu mall
yang menimbulkan kemacetan di jalanan
sekitarnya.
Menambah ketinggian lantai rumah sehingga
menghalangi cahaya matahari ke rumah
tetangga
pareto efisien atau in-efisien?

6
2.2. EGOISTIC VS ALTRUISTIK

PERTENTANGAN ANTARA KEPENTINGAN DIRI


PRIBADI (EGOISTIK) VS KEPENTINGAN
KEBAIKAN-KEBAIKAN BERSAMA
(ALTRUISTIK) DI PASAR BARANG DAN JASA

7
2.2. EGOISTIC VS ALTRUISTIK

8
2.2. EGOISTIC VS ALTRUISTIK

Beri contoh-contoh lainnya! 9


2.3 KEGAGALAN PASAR

KEGAGALAN SISTEM PASAR BEBAS


DALAM MENYEDIAKAN SEJUMLAH
KEBUTUHAN SOSIAL MENDASAR
TERTENTU
(STIGLITZ, 1988:3)

CONTOH : LANSIA, PENSIUNAN, KAUM PENYANDANG


DISABILITAS, FAKIR MISKIN, ANAK TERLANTAR, PETANI,
PETERNAK, DSB.

10
2.4 PUBLIC GOODS DAN EXTERNALITAS

PURE PUBLIC GOODS :


BARANG DAN JASA YANG TIDAK
AKAN DISEDIAKAN OLEH PASAR,
ATAU KALAUPUN TERSEDIA TIDAK
DALAM KUANTITAS YANG
MENCUKUPI.

11
2.4 PUBLIC GOODS

Contoh PURE PUBLIC GOODS :


HANKAMNAS
RAMBU-RAMBU/ MERCUSUAR
BARANG JASA INI TIDAK BISA DIKECUALIKAN
PEMANFAATNYA (NON-EXCLUDABLE), dan
PEMANFAATANNYA TIDAK BERSAINGAN (NON-
RIVALRY/NON CONGESTED)

12
EKSTERNALITAS

TERJADI KETIKA AKTIVITAS DARI SATU


AGEN/PELAKU EKONOMI MEMPENGARUHI
AKTIVITAS DARI AGEN/PELAKU LAINNYA
DALAM SUATU CARA/MEKANISME YANG
TIDAK DIPERHITUNGKAN DALAM
OPERASIONAL PASAR.
NICHOLSON, WALTER, MICROECONOMIC THEORY, THE DRYDEN PRESS,P. 746

13
DAMPAK EKSTERNALITAS

MENIMBULKAN INEFISIENSI ALOKASI SUMBER


DAYA DALAM PASAR
INDUSTRI KIMIA MENEBAR UAP BERACUN KE LINGKUNGAN;
PESAWAT JET MEMBANGUNKAN PENDUDUK; DSB
MENIMBULKAN EFEK LANGSUNG TERHADAP
KESEJAHTERAAN ORANG LAIN YANG BERADA DI LUAR
JEJARING PASAR/TIDAK TERLIBAT LANGSUNG DALAM
JEJARING PASAR.

14
EKSTERNALITAS

TERJADI KETIKA TINDAKAN SUATU


INDIVIDU/ PERUSAHAAN
MENIMBULKAN BIAYA/ MANFAAT
TERHADAP INDIVIDU/ PERUSAHAAN
LAINNYA, YANG TIDAK
TERKOMPENSASIKAN DALAM BENTUK
BIAYA/ REWARD.

15
JENIS EKSTERNALITAS : POSITIF

TERJADI KETIKA TINDAKAN SUATU


INDIVIDU/ PERUSAHAAN
MENIMBULKAN MANFAAT TERHADAP
INDIVIDU/ PERUSAHAAN LAINNYA,
YANG TIDAK TERKOMPENSASIKAN
DALAM BENTUK REWARD YANG
DITERIMA.

16
JENIS EKSTERNALITAS : NEGATIF

TERJADI KETIKA TINDAKAN SUATU


INDIVIDU/ PERUSAHAAN
MENIMBULKAN KERUGIAN TERHADAP
INDIVIDU/ PERUSAHAAN LAINNYA,
YANG TIDAK TERKOMPENSASIKAN
DALAM BENTUK BIAYA/COST YANG
DIBAYARKAN.

17
CONTOH KLASIK EKSTERNALITAS POSITIF
(J.MEADE)

TERJADI ANTARA 2 PERUSAHAAN :


1. PRODUKSI MADU (PETERNAKAN
LEBAH MADU);
2. PRODUKSI APEL.

CONTOH KOMPENSASI : LEBAH DISEWA (reward)

18
CONTOH EKSTERNALITAS NEGATIF

TERJADI ANTARA 2 PERUSAHAAN :


1. PRODUKSI TEKSTIL (LIMBAH B3);
2. PRODUKSI PADI (IRIGASI AIR
BERSIH).

CONTOH KOMPENSASI : MEMBANGUN IPAL (internalisasi oleh pihak


pembangkit eksternalitas)

19
CONTOH KLASIK PUBLIC GOODS EKSTERNALITAS
(NICHOLSON, P.747)

TERJADI PADA PUBLIC GOODS ATAU COLLECTIVE


GOODS (BERSIFAT NON-EXCLUSION/EXCLUDABLE) :
SEKALI BARANG JASA TSB DIPRODUKSI, MAKA
KEMANFAATANNYA DINIKMATI MERATA UNTUK
SELURUH KELOMPOK, BAIK YANG MEMBAYAR
ATAUPUN YANG TIDAK,
KRN MUSTAHIL MENGECUALIKAN/MEMBATASI
PEMANFAATANNYA HANYA KEPADA
SEGELINTIR/SEKELOMPOK ORANG TERTENTU.

CONTOH : HANKAMNAS, BERLAKU MENYELURUH MELINDUNGI


SELURUH INDIVIDU DALAM LINGKUP SUATU NEGARA, BAIK
DIINGINKAN /TIDAK, MEMBAYAR/TIDAK.

CONTOH KOMPENSASI : CAMPUR TANGAN PEMERINTAH MELALUI PERPAJAKAN


20
CARA KLASIK MENGATASI EKSTERNALITAS
(NICHOLSON, P.750)

PERPAJAKAN/PAJAK KOREKTIF
(A.C. Pigou/Pigouvian Tax) :
memajaki pembangkit eksternalitas
negatif, mensubsidi pembangkit
eksternalitas positif

MERGER DAN INTERNALISASI :


koreksi untuk mengembalikan distorsi/
inefisiensi internal perusahaan yang
timbul ketika dikenai pajak koreksi

21
EKSTERNALITAS, PROPERTY RIGHTS, DAN EFISIENSI
ALOKASI SUMBER DAYA

PROPERTY RIGHTS

MEMANTAPKAN KEPEMILIKAN LEGAL


ATAS SUATU SUMBER DAYA DAN
MEMPERINCI CARA-CARA
PENGGUNAANNYA

PEMILIK TIDAK BOLEH SEMENA-MENA MEMANFAATKAN SUMBER DAYA YANG


DIMILIKI

22
PROPERTY RIGHTS

COMMON PROPERTY :
DIMILIKI OLEH MASYARAKAT ATAU LEBIH
LUAS

PRIVATE PROPERTY :
DIMILIKI LANGSUNG OLEH INDIVIDU
PEMILIK, DALAM STRUKTUR LEGAL
MENGENAI ANTARA LAIN BAGAIMANA
PEMANFAATANNYA

23
THE COASE THEOREM AND ALLOCATION

KEPEMILIKAN SEPANJANG ALIRAN


SUNGAI. ADA 2 PERUSAHAAN :
X : SUNGAI TETAP JERNIH
Y : SUNGAI TERCEMAR
KEPEMILIKAN INI MEMPUNYAI HAK
TAWAR MENAWAR UNTUK SAMPAI
KEPADA ALOKASI SUMBER DAYA YG
PALING EFISIEN/OPTIMAL (MISAL BERAPA
TINGKAT POLUSI OPTIMAL).

Teorema Coase menjadi dasar berpikir tentang


keterkaitan antara eksternalitas, property rights, dan
efisiensi alokasi sumber daya
24
SADARI SEBAGAI PERENCANA..

Perencanaan pembiayaan pembangunan


diturunkan dari kebutuhan untuk
mengubah kehidupan skala individual,
keluarga, masyarakat luas, bangsa, dunia,
sampai alam semesta ke arah yang
semakin baik

25
SADARI SEBAGAI PERENCANA..

ke arah yang semakin baik artinya mempertimbangkan :


1. PARETO EFISIENSI/PARETO OPTIMUM
2. EGOISTIK VS ALTRUISTIK
3. KEGAGALAN PASAR
4. PUBLIC GOODS,
5. EXTERNALITIES, dst.

Melahirkan kebutuhan untuk menentukan bentuk-bentuk


kebijakan intervensi atau campur tangan pemerintah yang
tepat dalam koreksi penyediaan barang dan jasa di pasar
untuk mencapai alokasi sumber daya yang efisien/optimal.

26
TUGAS DISKUSI KELAS (02)

PEMBAHASAN MENGENAI CONTOH NYATA


EKSTERNALITAS YANG TERJADI (BAIK POSITIF
MAUPUN NEGATIF), DAN BAGAIMANA CARA
MENGATASINYA.

Buat Kelompok maksimal 4 orang.

THE END OF MODUL 05


27