Anda di halaman 1dari 46

MONITORING DAN EVALUASI

KINERJA
DENGAN INDIKATOR SPM
Pengertian

1. Kinerja
2. Akuntabilitas
3. Monitoring
Kinerja

Kinerja (menurut Pedoman LAKIP dari LAN):


Gambaran mengenai tingkat pencapaian
pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan
dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi
organisasi.
Pengertian
(pedoman SAKIP kemendag)_
1.Kinerja adalah keluaran/hasil dari kegiatan/program yang telah atau hendak dicapaisehubungan dengan penggunaan anggaran dengan
kuantitas dan kualitas terukur.
2. Kinerja Instansi Pemerintah adalah gambaran tingkat pencapaian sasaran sebagaimana penjabaran dari visi dan misi yang
mengindikasikan tingkat keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan-kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang
ditetapkan.
3. Akuntabilitas adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja kolektif
suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta pertanggungjawaban.
4. Akuntabilitas Kinerja adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan
keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai
misi organisasi secara terukur dengan sasaran/target kinerja yang telah ditetapkan melalui laporan kinerja instansi pemerintah yang
disusun secaraperiodik.
5. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) adalah (a) instrumen yang digunakan instansi pemerintah dalam memenuhi
kewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi, terdiri dari berbagai komponen
yang merupakan satu kesatuan, yaitu perencanaan strategis, perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, dan pelaporan kinerja; atau (b)
rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran kinerja, pemantauan
kinerja, evaluasi dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi
pemerintah.
6. Laporan Kinerja adalah ikhtisar yang menjelaskan secara ringkas dan lengkap tentang capaian kinerja yang disusun berdasarkan
rencana kerja yang ditetapkan dalam rangka pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
7. Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk
mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah
ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik.
8. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) adalah dokumen yang berisi perwujudan AKIP yang disusun dan
disampaikan secara sistematik dan melembaga
Permendagri 61/2007
Pasal 31
(1) BLUD beroperasi berdasarkan pola tata kelola atau
peraturan internal, yang memuat antara lain:
a. struktur organisasi;
b. prosedur kerja;
c. pengelompokan fungsi yang logis;
d. pengelolaan sumber daya manusia.
(2) Tata kelola sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
memperhatikan prinsip, antara lain:
a. transparansi;
b. akuntabilitas;
c. responsibilitas;
d. independensi.
Pasal 129

Penilaian kinerja dari aspek non keuangan


sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat
(1), dapat diukur berdasarkan perspektif
pelanggan, proses internal pelayanan,
pembelajaran, dan pertumbuhan.
3 jenis kinerja

Kinerja Keuangan
Kinerja Pelayanan
Kinerja Non Keuangan
Kinerja Manfaat
Akuntabilitas:

Kewajiban perorangan/organisasi untuk


mempertanggungjawabkan dan memberi
penjelasan thd kinerja/tindakan yang dilakukan
kepada pihak yang berhak
AKUNTABILITAS PELAYANAN PUBLIK
Penyelenggaraan pelayanan publik harus dapat
dipertanggung-jawabkan, baik kepada publik maupun
kepada atasan/pimpinan unit pelayanan instansi pemerintah
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(kepmenpan 26/2004)
Bentuk-bentuk penegakan akuntabilitas:
Akuntabilitas internal (perorangan): moral, spiritual, kemampuan
mengendalikan diri
Akuntabilitas eksternal: prosedur kerja, pencapaian kinerja pelaksanaan
tugas dan wewenang
Akuntabilitas profesional: pertanggung jawaban para profesional dan
tehnokrat atas pelaksanaan tugas sesuai dengan norma, standar profesi
untuk kepentingan masyarakat
Akuntabilitas manajerial: kesanggupan dan efisiensi dalam mengalokasikan
sumber daya manajemen
Akuntabilitas proses: kebijakan dan strategi yang digunakan untuk
mendukung kegiatan kegiatan yang ditempuh mulai proses perencanaan s.d
evaluasi
Akuntabilitas program: pencapaian hasil kegiatan instansi apakah sudah
memberikan kepuasan/kenyamanan pada pelanggan dan stakeholders dan
berdampak positip pada kemajuan masyarakat
Akuntabilitas politik dan administratif: mengemban dan melaksanakan
tugas, fungsi, dan tanggung jawab thd rakyat melalui lembaga-lembaga
perwakilan
Kepala Laporan tahunan
Daerah
laporan pertgjwban (tahunan)
monev Dewan
Llaporan audit kinerja Pengawas
Direksi
Perenca-
naan
laporan
SPI Perba-
ikan Komite/
laporan Panitia
kinerja:
bulanan,
triwulan
audit,
semester monitoring Pengelolaan
tahunan
Data
Perenca- Unit
naan
Kerja
audit kinerja Perba-
ikan
Good Corporate Governance

Laporan Kinerja Bulanan Laporan Kinerja Tahunan Laporan Kinerja 5 Tahun

Hasil Pengukuran Kinerja Hasil Pengukuran Program dan Hasil pengukuran Misi Organisasi,
Berdasarkan Balanced scorecard, Kinerja Tahunan Dan pencapaian visi organisasi
Standar Pelayanan Minimal
Indikator yang dipersyaratkan dalam
Akreditasi RS

Slide dr. Hana Permana


Target Strategis
Pimpinan Organisasi
Business Plan

Strategic Action Plan

Revenue Center Cost Center


1. Proses pelayanan 1. Proses Pelayanan
2. Hasil (produktivitas) 2. Target pembiayaan
3. Target Pendapatan 3. Target penghematan

Accountability system

Slide dr. Hana Permana


SKEMA BISNIS
RENCANA STRATEGI BISNIS RENCANA IMPLEMENTASI
Organization plan Programming
Vision, mission, value
Environmental analysis
Budgeting
Corporate strategy Policy
Requiring Estimation Procedure
Target / Standard
Marketing plan RENCANA AKSI STRATEGIS
Current marketing situation
Opportunity and issues Programming Unit
Objectives Budgeting Unit
Marketing strategy
Action program ANNUAL PLAN Target Unit 5 Tahun
Financial Projections
Implementation control Activities
Financing document Indicators, Target, Standard
Financing conditions
Assets
Balancing sheet SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA
Financing analysis Pemantauan kegiatan berdasar indikator,
Break-even analysis
Supporting document
standar/target
Feedback, koreksi dan tindaklanjut perbaikan
Evaluasi
Slide dr. Hana Permana
Revenue center
Feedback
Pejabat Revenue center MONITORING
Corrective
DAN PELAPORAN Action
KINERJA
Pejabat Cost center PENILAIAN
KINERJA Feedback
1. Strategy Bobot
2. Implementation plan Coist center
a. Sasaran
b. Program Standard
c. Kegiatan Target
Indikator

Slide dr. Hana Permana


Sistem Akuntabilitas Kinerja
(a) instrumen yang digunakan instansi pemerintah dalam
memenuhi kewajiban untuk mempertanggungjawabkan
keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi,
terdiri dari berbagai komponen yang merupakan satu kesatuan,
yaitu perencanaan strategis, perencanaan kinerja, pengukuran
kinerja, dan pelaporan kinerja; atau
(b) rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas dan prosedur
yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran
kinerja, pemantauan kinerja, evaluasi dan pelaporan kinerja
pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban
dan peningkatan kinerja instansi pemerintah.
Instrumen pertanggungjawaban kinerja
BLUD

Rencana Strategi Bisnis


Rencana Bisnis Anggaran
Rencana Kinerja
Pengukuran kinerja, dan
Pelaporan kinerja
Sistem Akuntabilitas Kinerja
Kegiatan Hirarki Penanggung Prosedur Waktu
jawab (periode)
Penetapan Kinerja -unit
kerja/instalasi
-rumah sakit
Pengukuran -unit kerja
Kinerja -rumah sakit
Analisis data
kinerja
Pengelolaan data
kinerja
Pemantauan
Kinerja
Evaluasi Kinerja

Pelaporan Kinerja
Pemanfaatan
laporan kinerja
Publik
Data
Kinerja
Pimpinan
Unit Kerja
Unit
Kerja Direksi &
Manajemen

Unit Pengumpulan Pengelolaan Pemilik


Kerja Data Kinerja Data Informasi
Kinerja
Dewan
Pengawas
Unit
Kerja
Pelaksana/
tenaga profesi

Pasien
Pertanyaan yang harus dijawab dalam mengembangkan Sistem
Akuntabilitas Kinerja

No Pertanyaan

1 Siapa yang membutuhkan informasi akuntabilitas


kinerja ?
2 Untuk apa ?

3 Informasi kinerja apa yang dibutuhkan ? Pada level


mana: tingkat organisasi, unit kerja, atau individu ?
4 Siapa yang melaporkan dan bagaimana cara
(prosedur) dan format pelaporannya
5 Kapan data dibutuhkan, bagaimana periodisasinya ?

6 Bagaimana manajemen data: perencanaan data,


penyimpanan data, pengolahan data, retrieving data
7 Bagaimana (prosedur) pengumpulan datanya ?

8 Siapa yang bertanggung jawab mengumpulkan data

9 Dari mana data dapat diperoleh (sumber data)


Monitoring kinerja

Monitoring (WHO): proses pengumpulan dan


menganalisis informasi dari penerapan suatau
program/kegiatan untuk melihat apakah
program/kegiatan berjalan sesuai dengan rencana
sehingga masalah yang ditemuai dapat diatasi
A device for observing or giving admonition or
warning (Webster Dictionary)
Upaya sistematis yang bersifat periodik atau
bterus menerus untuk mengetahui sedini
mungkin apakah pelaksanaan
program/kegiatan sesuai atau menyimpang dari
rencana semula dengan memanfaatkan
sekumpulan indikator terpilih (LIA)
Proses rutin pengumpulan data dan
pengukuran kemajuan kinerja dari suatu unit
kerja/pelayanan
Indikator kinerja non-keuangan
INDIKATOR
TARGET
STANDARD
INDIKATOR
Adalah variabel ukuran atau tolok ukur untuk
mengetahui adanya perubahan/penyimpangan yang
dikaitkan dengan target/standar yang telah ditentukan

Indikator harus sensitif dan spesifik

Indikator biasanya digunakan dalam mengukur


keberhasilan kinerja seseorang atau kelompok atau
organisasi tertentu

Indikator dapat mengukur kinerja misi, sasaran,


program dan kegiatan
Jenis Jenis Indikator
INPUT
Berkaitan dengan Man, Money, Material, Methode, manajemen misalnya jumlah
dokter yang melayani, bahan habis pakai yang digunakan,, metode pelayanan dll

PROSES
Berkaitan dengan proses apa yang dilakukan untuk menghasilkan sesuatu baik
barang maupun jasa. Misalnya cara memberikan pelayanan, cara membuat barang
dll.

OUTPUT
Adalah sesuatu yang dihasilkan bisa dalam bentuk barang ataupun selesainya
pekerjaan jasa. Misalnya jumlah pasien yang dioperasi, jumlah pelayanan rawat
jalan

OUTCOME
Adaklah ukuran sesuatu yang dirasakan oleh pelanggan. Atau konsumen. Bisanya
merupakan persepsi pelanggan terhadap pemanfaatan layanan

BENEFIT
Adalah ukuran terhadap manfaat bagi pelanggan ataupun bagi pemberi pelayanan

IMPACT
Adalah ukuran dampak dari suatu produk secara luas dan biasanya jangka panjang
TARGET
Adalah nilai tertentu yang telah ditetapkan
berkaitan dengan sesuatu yang ingin dicapai

Target memiliki satuan, misalnya : Manusia,


berat, waktu, panjang, lebar, luas, dalam dll

Lebih bersifat kepentingan internal organisasi

Target dalam RS PPK-BLUD berasal dari target


strategis dalam Business plan RSD PPK-BLUD
STANDARD/Threshold
Adalah nilai tertentu yang telah ditetapkan berkaitan
dengan SESUATU YANG HARUS DICAPAI

Jika tidak tercapai maka dikenal dengan sub-standard

Standard memiliki satuan, misalnya : Manusia, berat,


waktu, panjang, lebar, luas, dalam dll

Lebih bersifat kepentingan eksternal daripada internal


organisasi

Standar berdasarkan SPM yang telah ditentukan


Kinerja non keuangan

1. Pencapaian indikator-indikator kinerja


pelayanan yang ada pada Rencana Strategi
Bisnis: Hasil dari kegiatan pelayanan, contoh:
jumlah pasien yang dilayani di IGD
2. Pencapaian indikator-indikator kinerja
manfaat yang ada pada tiap-tiap unit
pelayanan (sesuai standar pelayanan minimal)
Catatan: indikator tsb dapat disusun berdasar
perspektif pelanggan, proses internal,
pembelajaran dan pertumbuhan
Indikator kinerja pelayanan

Contoh IGD:
Jumlah kunjungan IGD = 30.000 orang/tahun
Contoh Rawat jalan:
Jumlah kunjungan rawat jalan = 150.000 orang/tahun
Contoh radiologi:
Jumlah pemeriksaan foto ro polos =/tahun
Jumlah pemeriksaan CT Scan =/tahun
Indikator kinerja manfaat
(lihat SPM)
Pelayanan Indikator Target (nilai) Batas waktu
pencapaian

IGD Kepuasan 80 % 3 tahun


pelanggan

Kematian di IGD < 2/1000


24 jam

Response time 5 85 %
menit
Pemilihan indikator yang terkait dengan area klinis
(standar akreditasi PMKP) :
asesmen pasien;
pelayanan laboratorium;
pelayanan radiologi dan diagnostic imaging;
prosedur bedah;
penggunaan antibiotika dan obat lainnya;
kesalahan medikasi (medication error) dan Kejadian Nyaris Cedera
(KNC);
penggunaan anestesi dan sedasi;
penggunaan darah dan produk darah;
ketersediaan, isi dan penggunaan rekam medis pasien;
pencegahan dan pengendalian infeksi, surveilans dan pelaporan;
riset klinis;
Indikator yang dipilih terkait dengan upaya manajemen
(standar akreditasi)
pengadaan rutin peralatan kesehatan dan obat penting untuk
memenuhi kebutuhan a. pasien;
pelaporan aktivitas yang diwajibkan oleh peraturan perundang-
undangan
manajemen risiko;
manejemen penggunaan sumber daya
harapan dan kepuasan pasien dan keluarga;
harapan dan kepuasan staf;
demografi pasien dan diagnosis klinis;
manajemen keuangan;
pencegahan dan pengendalian dari kejadian yang dapat
menimbulkan masalah bagi i. keselamatan pasien, keluarga pasien
dan staf.
Mekanis monitopring kinerja

Monitoring kinerja oleh Kepala Unit Kerja:


Monitoring kinerja perorangan
Monitoring kinerja unit kerja (bulanan): keuangan,
dan non keuangan
Audit oleh SPI:
Kinerja keuangan
Kinerja non keuangan:
Kinerja pelayanan
Kinerja manfaat (dengan menggunakan SPM)
Monitoring oleh unit kerja

Kinerja keuangan:
Pendapatan
Kinerja pelayanan:
Julah pasien dilayani
Kienrja manfaat (SPM):
Pencapain indikator-indikator SPM
Analisis pencapaian kinerja
Rencana tindak lanjut pencapaian kinerja
Contoh Form Monitoring Kinerja Revenue Center

Indikator STD HASIL KEGIATAN


No Kegiatan Kinerja Target Bobot
JAN FEB MRT APR MEI JUN
1 Pelayanan I Buka 24 jam 100% 5
Kegawat
daruratan SDM 100% 5
IGD bersertifikat
ATLS

Kemampuan 100% 10
Life saving
p Time response 100% 30
dokter IGD < 5
menit
OP Jumlah pasien 30.000 20
dilayani pertahun
OC Kepuasan Minimal 20
pelanggan 75%
B Pendapatan Rp 800 Jt 10
IM
CAPAIAN KEGIATAN 1 100

Slide dr. Hana Permana


Menyusun laporan kinerja non
keuangan BLUD
Siapa yang melaporkan kepada Kepala
Daerah ? (tahunan)
Kepala kepala daerah:
Pimpinan BLUD: pertanggungjawaban kinerja
operasional dan keuangan
Dewan Pengawas: hasil monitoring dan evaluasi
kinerja BLUD
Kepala Laporan tahunan
Daerah
laporan pertgjwban (tahunan)
monev Dewan
Llaporan audit kinerja Pengawas
Direksi
Perenca-
naan
laporan
SPI Perba-
ikan Komite/
laporan Panitia
kinerja:
bulanan,
triwulan
audit,
semester monitoring Pengelolaan
tahunan
Data
Perenca- Unit
naan
Kerja
audit kinerja Perba-
ikan
Jenis laporan

Laporan bulanan
Laporan triwulan
Laporan semester
Laporan tahunan
Laporan kinerja bulanan

Target dan pencapaian kinerja keuangan


Target dan pencapaian kinerja pelayanan
Target dan pencapaian kinerja manfaat
Laporan Kinerja Tahunan

Pencapaian indikator-indikator utama pada


RSB
Pencapaian indikator kinerja keuangan
Pencapaian indikator kinerja pelayanan
Pencapaian indikator kinerja manfaat (SPM)
Format Laporan

I. Pendahuluan
II. Rencana Kinerja:
A.Rencana Kinerja Keuangan
B. Rencana Kinerja Non Keuangan
III. Akuntabilitas Kinerja:
A. Pencapaian Kinerja Keuangan
B. Pencapaian Kinerja Non Keuangan
IV. Penutup
Lampiran
Evaluasi Program Tahunan
PROGRAM TARGET HASIL Kesenjangan HAMBATAN SOLUSI
STANDAR
Pelatihan SDM 200 100 50% Biaya tidak mencukupi Perubahan anggaran

Pelayanan 150.000 125.000 25000 Pemeriksaan pelanggan Peningkatan disiplin waktu


Canggih tidak tepat waktu
Delighted 90% 85% 5% Kurang ramah Pelatihan customer service
customer
Peningkatan 45 milyar 42 milyar 3 milyar Lambatnya pelayanan Perubahan protap waktu
pendapatan pelayanan
Cost 5% 1% 4% SDM belum sadar Perlu pemahaman tentang biaya
containtment biaya
ROI 15% 10% 5% Aspek SDM, PBI Pembelajaran dan perbaikan
protap

Slide dr. Hana Permana


Akuntabilitas Melalui Dashboard Systems
SIMRS DIREKTUR

DASHBOARD

Komite Medik

Komite Kep KM K.Kep STAFF INSTALASI


SMF -Keuangan -Rawat Inap
Panitia Q.A. -Admnistrasi -Rawat Jalan
-Logistik -IPSRS
Pan. GKM -Kepegawaian -Farmasi
- Dll -Bedah Sent.
Pan. Nosokomial -Gizi
-ICU
Pan. Rekam medik -Anestesi
-IRD
Instalasi -Radiologi
ADVOKASI PERUBAHAN -Laboratorium
Survey Kepuasan Pelanggan PROSEDUR/STANDAR BARU -Rahabilitasi Med

SPI
Case Manager
Seluruh staf dan karyawan RS.
Staf Direksi
Slide dr. Hana Permana
TERIMAKASIH