Anda di halaman 1dari 29

KELOMPOK 7

Darnia Anita
Suri Andayana
Virwindika Bella Hinggis
Pipa adalah sebuah silindris yang digunakan
untuk mengalirkan fluida.
sistem pemipaan itu sendiri diartikan sebagai
unit pengatur laju aliran fluida cair maupun
gas dengan mengunakan pipa sebagai media
transportasinya.
Pipa itu seperti halnya arteri dan vena dalam
pembuluh darah kita, ia mengalirkan darah
dari organ satu ke yang lainnya.
Piping adalah system pemipaan yang menghubungkan
antar ekuipment dalam satu fasilitas, dengan jarak
pendek dan diameter yang kecil.
Pipeline adalah system pemipaan yang
menghubungkan atar fasilitas, jaraknya amat jauh
dan diameter pipanya besar.
NPS: Nominal Pipe Size, banyak digunakan di Amerika
Utara, dengan satuannya Inchi.
DN: Diameter Nominal, digunakan oleh Negara di
daratan Eropa, dengan satuan milimeter.
Large Bore Pipe: yaitu pipa yang berukuran lebih
besar dari 2 inchi.
Small Bore Pipe: yaitu pipa yang mempunyai ukuran 2
inchi ke bawah.
Tubing: mempunyai ukuran sampai 4 inchi tappi
mempunyai ketebalan dinding yang lebih kecil dari
Large Bore dan Small Bore tadi.
Pipa menurut standar SNI (Standar Nasional
Indonesia)
Pipa standar menurut JIS (japan industrial
standard)
Klasifikasi pipa berdasarkan jenis
materialnya:
Pipa GIP (Galvanized Iron Pipe)
Pipa galvanis adalah semacam pipa besi yang
ditutupi dengan lapisan pelindung seng yang
dapat sangat mengurangi kecenderungan pipa
untuk menimbulkan korosi serta
memperpanjang harapan hidup tabung agar
awet.
Fungsinya Baja galvanis bahan pipa galvanis
dibuat sebagai penyalur utama bahan gas, air,
minyak, uap atau gas agar instalasinya kuat,
aman dan tahan lama.
Pipa Plastik PVC
PVC adalah polimer yang menggunakan bahan
baku minyak bumi terendah di antara polimer
lainnya.
Fungsinya Pipa PVC yaitu jenis pipa plastik,
umumnya digunakan sebagai bahan penyalur air
dingin dan air limbah ringan dan berat,
terutama cairan kimia sebab bahan pipa ini
sangat baik untuk bahan cairan yang sifatnya
menimbulkan reaksi tertentu dengan ada
tidaknya perubahan suhu.
Pipa HDPE (High Density Poly
Ethylene)
Pipa HDPE (High-Density Poly
Ethylene) adalah pipa yang terbuat
dari bahan poly-ethylene yang
mempunyai kepadatan tinggi
sehingga jenis pipa HDPE ini dapat
menahan daya tekan yang lebih
tinggi.

Fungsinya Pipa H D P E dapat


digunakan pada penyambungan zat
cair (khususnya air bersih) atau
bahan lain yang sesuai.
Pipa Baja (Steel Pipe)
1. Carbon Steel
Baja karbon adalah bahan pipa yang
paling umum dalam industri power
plant, kimia, proses, hidrokarbon dan
pipa industri.
2. Alloy Steel (Baja Paduan)
Baja paduan adalah baja yang
mengandung sejumlah elemen paduan,
seperti 0,3% kromium (Cr), nikel 0,3%
(Ni), molibdenum 0,08% (Mo), dll [ASTM
A 941].
Pipa baja digunakan sebagai jalur pipa
untuk pasokan energi, misalnya : air,
gas, minyak, dan cairan mudah
terbakar lainnya.
Pipa Tembaga
Pipa tembaga merupakan jenis pipa yang
kuat dan tahan lama, dan biasanya lebih
banyak digunakan untuk instalasi air
panas.
Fungsinya Bahan pipa tembaga
merupakan bahan tambang dari bumi
sebagaimana layaknya bahan boksit,
monel, timah maupun besi, tetapi
tembaga memiliki sifat istimewa: karena
kuat, tahan karat, mudah dibentuk dan
dapat digunakan dalam berbagai
keperluan seperti kebel elektrinika dan
sebagainya.
Pipa Beton
Pipa Beton adalah adalah suatu
komposisi bahan bangunan yang
dibuat dari campuran semen atau
bahan perekat sejenisnya,air, batu
koral dan agregat dengan atau
tanpa bahan tambahan lainnya
yang tidak mengurangi mutu pipa
beton itu.
Digunakan untuk saluran limbah,
terowongan, dan irigasi.
Pipa Kuningan
Kuningan adalah paduan
logam tembaga dan logam
seng dengan kadar tembaga
antara 60-96% massa.
Dalam perdagangan dikenal 2
jenis kuningan, yaitu:
1.Kawat kuningan (brass wire)
kadar tembaga antara 62-95%
2.Pipa kuningan (seamless brass
tube) kadar tembaga antara
60-90% (Sumber: Dep.PU,
1985)
Besi Tuang (Cast Iron)
Pipa besi tuang adalah
jenis pipa yang sangat
keras dibanding pipa besi
sejenis karena dengan hasil
cor, karbon (Ca) sehingga
mempunyai sifat carbon
(sifat mengeras) dan tahan
atas karat.
digunakan sebagai
penyaluran limbah industri
pada proyek sanitasi
(purification Plan).
Standar Pipe
Mechanical service pipe untuk kepentingan
structural dan mekanikal. Berdasarkan
ketebalan dinding, dibagi menjadi 3 kelas,
yaitu standard weight, extra strong, double
extra strong. Ada dalam bentuk seamless dan
welded. Berdiameter sampai 12 in, OD.
Refrigeration pipe untuk membawa
refrigerant, Berdiameter 3/+ - 2in.
Dry-kiln pipe Digunakan di industri kayu.
Pressure pipe
Digunakan untuk membawa fluida atau gas pada tekanan
atau temperature normal, subzero/ atau tinggi.

Line Pipe
Diproduksi dalam bentuk welded dan seamless.

Water-well pipe
Diproduksi dalam bentuk welded atau seamless dengan
bahan steel.

Oil country goods


Casing digunakan sebagai structural retainer untuk dinding
sumur minyak atau gas dan juga untuk mengeluarkan fluida
yang tidak diinginkan dan untuk melindungi dan
mengalirkan minyak atau gas dari sumber di bawah
permukaan menuju permukaan tanah.
Pipa
Pipa merupakan komponen berbentuk silinder panjang
berongga yang digunakan untuk mengkonduksikan atau
mentransfer fluida.
Flanges (Flens)
Flange adalah sambungan baut di mana dua buah pipa,
equipment, fitting atau valve dapat dihubungkan bersama-
sama.
Fittings (Sambungan)
Pipe fittings merupakan suatu pelengkap yang terletak
pada ujung pipa yang memberikan fleksibilitas pada sitem
perpipaan.
Katup (Valve)
Katup atau valve, adalah sebuah alat untuk mengatur
aliran suatu fluida dengan menutup, membuka atau
menghambat sebagian dari jalannya aliran.
Bebeberapa macam katup yang sering digunakan adalah :

1. Gate Valve Bentuk penyekatnya adalah piringan, atau


sering disebut wedge, yang digerakkan ke atas bawah
untuk membuka dan menutup.
2.Globe Valve digunakan biasanya untuk mengatur
banyaknya aliran fluida.
3.Butterfly Valve Bentuk penyekatnya adalah piringan yang
mempunyai sumbu putar di tengahnya.

4.Ball Valve Bentuk penyekatnya berbentuk bola yang


mempunyai lubang menerobos ditengahnya.
5.Plug Valve Seperti ball valve, tetapi bagian dalamnya
bukan berbentuk bola, melainkan silinder. Karena tidak
ada ruangan kosong di dalam badan valve, maka cocok
untuk fluida yang berat atau mengandung unsur padat
seperti lumpur.
6.Check Valve atau Non-Return Valve Mempunyai fungsi
untuk mengalirkan fluida hanya ke satu arah dan mencegah
aliran ke arah sebaliknya.
Bolting
Dalam industri perpipaan, pada sebuah sambungan flange
digunakan stud bolts dan machine bolts.
Gasket
Jenis gasket sebagai kelengkapan dari sambungan pipa
yang perlu diketahui karena berfsi sebagai bahan /alat
kelengkapan sambungan agar sambungan tidak bocor.
jenis jenis sambungan pipa tersebut yaitu:
1.Welded Component
Butt welded component, proses pengelasannya langsung pada
bagian butt dari pipa dan fitting.
Socketwelded component, proses pengelasannya dilakukan pada
bagian fillet dari pertemuan antara pipa dan fitting.

2.Threaded Component
Threaded Component atau fitting yang berulir. Dengan
menggunakan fitting jenis ini pipa yang disambung dapat di buka
kembali.
Sambungan tipe ini mengunakan soket, artinya pipa yang satu
lebih besar dari pipa yang lain, kemudian pipa yang kecil di
masukan ke pipa yang diameternya lebih besar.
Keuntungan sambungan soket adalah lebih mudah di paskan
(alighment) daripada yang welding, karena tinggal memasukan
pipa ke pipa yang lain.
Kelemahannya, karena pemasangan ini dimasukan dari pipa satu
ke yang lain, jadi bisa terjadi celah diantara pipa.