Anda di halaman 1dari 15

Soal dan Jawaban

JARINGAN DASAR
Oleh : Imroatun Nafi’ah
NIM : 160342606231
Offering: I
A. SOAL JARINGAN EPITEL
 1. Jelaskan karakteristik jaringan epitel sehingga dapat dibedakan dengan
mudah dari jaringan yang lain!
 2. Jelaskan mengapa jaringan yang paling sesuai untuk menutupi
permukaan tubuh adalah jaringan epitel, bukan jaringan yang lain!
 3. Jaringan epitel tidak ditembus oleh kapiler darah. Jelaskan
bagaimana caranya agar jaringan tersebut dapat memperoleh nutrisi
untuk kelangsungan hidup sel-selnya!
 4. Kelenjar minyak harus selalu membentuk sel-sel yang baru. Bagaimana
pendapat anda mengenai pernyataan tersebut? Jelaskan!
 5. Apakah yang dimaksud dengan: a) neuroepitel, b) mioepitel
Apakah persamaan struktur kedua macam jaringan tersebut?
JAWABAN SOAL EPITEL
 1. Beberapa karakteristik jaringan epitel, diantaranya: (i) bentuk sel-selnya
teratur,umumnya berbentuk pipih, kubus atau silindris, (ii) sel-selnya tersusun
dengan sangat rapat, (iii) semua jaringan epitel terikat erat pada jaringan
penyambung yang ada di bawahnya oleh suatu selaput tipis yang disebut
lamina basalis, (iv) tidak mengandung pembuluh darah, oleh sebab itu bahan
makanan diperoleh melalui difusi dari kapiler-kapiler yang terdapat pada
jaringan di bawahnya, dan(v) Sel-sel epitel antara satu dengan yang lain
menempel dengan sangat erat melalui daerah perlekatan khusus yang disebut
kompleks pertautan sel atau junctinal complex,
 2. Jaringan yang paling sesuai untuk menutupi permukaan tubuh adalah jaringan
epitel karena salah satu dari jaringan epitel itu adalah jaringan epitelium penutup
yang sel-senya tersusun dalam lapisan seperti membran, yaitu menutupi
permukaan luar atau melapisi rongga-rongga tubuh. selain itu, jaringan epitel
merupakan jaringan yang terdiri atas sel-sel yang tersusun rapat. Sel-sel epitel juga
dalam keadaan hidup dapat berubah bentuknya untuk mengikuti perubahan
permukaan yang ditutupinya. Kalau permukaannya mengkerut, bentuk sel-sel
epitelnya menjadi lebih tinggi dan sebaliknya kalau permukaannya meluas, bentuk
sel-sel akan lebih rendah. Contohnya pada kandung kemih.
 3. Nutrisi untuk sel-sel didapatkan dengan cara tidak langsung. Nutrisi dan O2
yang berasal dari kapiler pada jaringan pengikat di bawah epitel harus
menembus lamina basalis terlebih dahulu yang berfungsi sebagai pelekat,
pengait jaringan epitel ke jaringan pengikat dibawahnya, dan sebagai
penyalur nutrisi yang selanjutnya akan menyebar ke seluruh bagian epitel
dengan cara difusi melalui substasi interseluler.
 4. Pernyataan diatas sesuai, karena pada kelenjar minyak merupakan bagian
jaringan epitel pada kelenjar holokrin, dimana seluruh sel yang mati akan ikut
dilepaskan bersama dengan sekretnya. Sehingga kelenjar minyak akan selalu
membentuk sel yang baru.
 5. Sel Neuroepitel (jaringan Epitel persyarafan) merupakan jaringan epitel yang
sel-selnya termodifikasi dan berperan khusus untuk persyarafan, yaitu sebagai sel
indra. Dan juga sel epitel ini mengalami deferensiasi sehingga dapat
menghantarkan stimulus, mempunyai rambut seperti silia. Contoh dapat dijumpai
pada organ gustus (pengecap), epitel olfaktorius.
 Myoepitelium: epitel ini mengandung myofibril (serabut otot) sehingga
dapat berkontraksi. Terbentuk dari sel mio-epitel, dimana sel ini terdapat antara
kutub dasar sel epitel kelenjar dan membrana basalis, berbentuk bintang
memeluk sel kelenjar, mengandung filamen kontraktil, sel ini dianggap ikut
membantu “memeras” sekret keluar dari kelenjar, misalnya terdapat pada
kelenjar keringat, kelenjar mamma, dan kelenjar liur.
Persamaan strukturnya : sama-sama membantu
membawa/menghantarkan ke sel yang lain
karena adanya serabut otot.
B. SOAL JARINGAN IKAT
 1.Pengertian jaringan sebagai kumpulan sel yang
mempunyai struktur dan fungsi yang sama, apakah sesuai
untuk jaringan ikat? Jelaskan jawaban anda!
2.Jelaskan peranan jaringan ikat dalam sistem pertahanan
tubuh!
3. Jelaskan perbedaan antara jaringan ikat longgar dan
jaringan ikat padat!
4.Jelaskan perbedaan struktur histologi antara tulang
kompak dan tulang sponsa! Sertai dengan gambar!
5. Uraikan proses osifikasi endokondral!
Jawaban Soal Jaringan Ikat
 1. Kurang sesuai, karena jaringan ikat mengandung beberapa jenis sel yang
mempunyai sifat morfologi dan fungsi yang berbeda-beda, tetapi tumbuh dari
sel yang sama, yaitu sel mesenkim yang merupakan jaringan pengikat
embrional. Sel jaringan ikat juga terdiri dari fibroblast, makrofag, sel mast, sel
plasma, sel regenerasi, sel adipose, dan leukosit. Dimana sel jaringan tersebut
memiliki fungsi yang berbeda-beda.
 2. Salah satu jaringan ikat terdiri atas makrofag, makrofag berasal dari
macro=besar, dan phagus=makan; artinya sel yang mempunyai kemampuan
besar untuk memakan sesuatu bahan yang tidak berguna. Hal ini terjadi karena
sitoplasmanya banyak mengandung lisosom. Fungsi makrofag adalah: (1) untuk
pertahanan (imunitas) dengan menfagosit kuman, racun atau benda asing
dan (2) untuk mendaur ulang bagian sel yang rusak atau mati.
 3. Jaringan pengikat longgar komponen utamanya adalah zat dasar yang
amorf. Mengandung semua jenis sel jaringan pengikat, yang terbanyak
adalah fibroblas dan makrofag, serabut kolagen, elastik, dan retikulum
tersusun longgar dan jarang. Terdapat pada papila dermis, hipodermis, lapisan
serosa selaput peritoneum dan pleura, sedangkan jaringan pengikat padat itu
jumlah selnya sedikit, sel yang terbanyak adalah fibroblas. Serabut kolagen
paling menonjol, banyak dan besar.
 4. Tulang Kompak : mempunyai sistem havers (osteon), yang terdiri dari 4-20
lamela havers yang tersusun konsentris mengelilingi saluran havers. Lamela
tersusun atas lakuna-lakuna yang didalamnya terdapat osteosit. Saluran havers
mengandung pembuluh darah dan saraf untuk menghidupi tulang, sedangkan
pada Tulang Spons: tidak mempunyai sistem havers, tetapi terdiri dari trabekula-
trabekula tulang yang bercabang-cabang dan beranastomosis
 5. Proses osifikasi endokondral: proses pembentukan tulang yang terjadi dimana
sel-sel mesenkim berdiferensiasi lebih dulu menjadi kartilago (jaringan rawan) lalu
berubah menjadi jaringan tulang, misal proses pembentukan tulang panjang,
ruas tulang belakang, dan pelvis. Proses osifikasi ini bertanggung jawab pada
pembentukan sebagian besar tulang manusia. Pada proses ini sel-sel tulang
(osteoblas) aktif membelah dan muncul di bagian tengah dari tulang rawan
yang disbeut center osifikasi. Osteoblas selanjutnya berubah menjadi osteosit,
sel-sel tulang dewasa ini tertanam dengan kuat pada mtariks tulang.