Anda di halaman 1dari 19

Morning Report

THT-KL
Selasa, 15 Agustus 2017
DM UMM A-27
Identitas

 Nama : Ny. Dasri


 Usia : 20 tahun
 Alamat : Surabaya
 Pekerjaan : IRT
 Tanggal pemeriksaan : 14 Agustus 2017
 No. RM :-
Anamnesis

 KU : Telinga gatal sebelah kanan

 RPS : pasien datang ke Poli THT RSU Haji dengan keluhan telinga gatal sebelah
kanan ± 1 bulan. Pasien juga mengeluh telinga berdengung, pasien juga
mengeluh adanya nyeri di telinga kanan. Demam (+), keluar cairan dari
telinga (+) sejak ± 4 tahun, cairan bewarna jenih dan tidak berbau, pasien juga
mengeluh pusing berputar (+), batuk (-), pilek (-), sakit kepala (-), nyeri telan (-
), hidung buntu (-), penurunan pendengaran (-)
• Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya
• HT (-)
• DM (-)

RPD • Asma (-)


• Alergi obat (-), makanan : (-)
• Keluar cairan telinga kanan sejak 4 thn yang lalu

• Tidak ada keluarga yang sakit seperti ini


• HT (-)
• DM (-)
RPK • Asma (-)

• Pasien seorang IRT


• Merokok (-), minum alkohol (-)
RPsos
PEMERIKSAAN FISIK

Status Generalis

 Keadaan umum : Baik


 Kesadaran : Compos mentis
 GCS : 4-5-6

Status Interna

 Kepala/leher : A/I/C/D (-/-/-/-), pembesaran KGB (-)


 Lain-lain : kesan dalam batas normal
PEMERIKSAANFISIK
PEMERIKSAAN FISIK

Status Lokalis - Telinga

Aurikul Kanan Kiri MAE Kanan Kiri


a
Lumen normal Normal
Inspeksi Bentuk normal Normal
Hiperemis - - Serumen + -
Oedema - - Furunkel - -
Tumor - - Hiperemis + -
Palpasi Nyeri - -
tekan Sekret + -

Massa - -

Oedema + -
PEMERIKSAAN FISIK

Status Lokalis - Telinga


AD AS
Membran timpani Kanan Kiri
Warna normal normal
Reflek Cahaya + +
Retraksi - -
Bombans - -
Perforasi + -
Sekret + -
Hiperemis - -
Pulsasi - -
Kolesteatom - -
sikatrik - -
PEMERIKSAANFISIK
PEMERIKSAAN FISIK
Status Lokalis - Telinga

Tes
Kanan Kiri
Garputala
• Rinne • Positif • Positif
• schwabach • Normal • Normal
• Weber • Lateralisasi • Lateralisasi
ke sisi sakit ke sisi sakit

Kesan: tuli konduksi


PEMERIKSAANFISIK
PEMERIKSAAN FISIK
Status Lokalis - Hidung

Hidung
Inspeksi Jejas -
Oedema -
Krusta -
Deformitas -
Palpasi Krepitasi -
Deformitas -
Nyeri tekan maksilaris -/-
Nyeri tekan frontalis -/-
Nyeri tekan intra okular -/-
Transiluminasi Sinus maxillaris Tde
Sinus frontalis Tde
PEMERIKSAAN FISIK
Status Lokalis - Hidung

Rinoskopi anterior

konka nasi media konka nasi media

konka nasi inferior


konka nasi inferior

Konka nasi media dan inferior dekstra dan sinisra dalam batas normal
PEMERIKSAANFISIK
PEMERIKSAAN FISIK
Status Lokalis - Hidung
Kanan Kiri
Vestibulum nasi Sekret - -
Krusta - -
Kavum nasi Hiperemis - -
Penyempitan - -
Deviasi septum - -
Meatus inferior Sekret - -
Krusta - -
Konka inferior Hipertrofi - -
Hiperemis - -
Oedema - -
Konka media Hipertrofi - -
Hiperemis - -
Oedema - -
PEMERIKSAANFISIK
PEMERIKSAAN FISIK
Status Lokalis - Tenggorok

Bibir Normal
Mulut Normal, mukosa
merah, ulkus (-)
Lidah Tidak atrofi
Gusi Normal, hiperemis (-)

Gigi berlubang -
Palatum durum Normal
Palatum molle Normal
Uvula Di tengah
Arkus faring Simetris
Kanan Kiri
Tonsil Besar T1 T1
Warna Merah merah
Oedema - -
Detritus - -
Ulkus - -
Tumor - -
Faring Warna Merah Merah
Oedema - -
Reflek + +
muntah
Kelenjar Warna Sama dengan Sama dengan
getah bening sekitar sekitar
Maserasi - -
Nyeri tekan - -
Tumor - -
RESUME
Resume

 Perempuan, 20 tahun
 Gatal ± sejak 1 bulan
 Tinnitus
 Otore ± sejak 4 tahun
 Demam, pusing berputar,
 Membran timpani dextra hiperemi dan sekret pus
Assesment
Asassment

AD Otitis Media Supuratif Kronik


Planning Terapi

 Larutan perhydrol 3% selama 5 hari dan tetes telinga


ofloxacine 3mg/ml 6 tetes 2x/hari
 Antibiotik : clindamycine 150 mg sehari 3 kali selama 5 hari

Planning Dx
 (-)
Monitoring

 Keluhan pasien
 Status lokalis
Edukasi

 Menjelaskan tentang penyakit pada pasien bahwa pasien mengalami


kemungkinan infeksi telinga
 Menjelaskan kepada pasien bila secret telah kering tetapi perforasi
masih ada, maka akan dilakukan miringoplasti atau timpanoplasti
 Menjelaskan kepada pasien mengenai terapi yang diberikan berupa
pencuci telinga dan antibiotic
 Stop mengkorek-korek telinga