Anda di halaman 1dari 29

KESIMPULAN

Kelompok 8
Nama Kelompok
 Anisa Kurnia Sari (09)
 Difa Aryati Maulidiyah (14)
 Ferdy Nanda Putra (16)
 Merlinda Dwi Ayu Lestari (28)
 M. Rachmat Hidayatulloh (29)
Batik
Batik adalah kain bergambar yang
pembuatannya secara khusus dengan
menuliskan atau menerakan malam pada
kain itu, kemudian pengolahannya diproses
dengan cara tertentu yang memiliki
kekhasan.
Macam-macam batik ada 4 yaitu:
1. Batik Tulis
2. Batik Cap
3. Batik Sablon/Printing
4. Batik Lukis
Batik Tulis
Batik Tulis adalah salah satu jenis hasil proses
produksi batik yang teknis pembuatan motifnya langsung
ditulis secara manual.
Macam – macam batik tulis :
• Batik Tulis Malam adalah teknik batik tulis dengan
menorehkan cairan malam melalui canting tulis
• Batik Tulis Colet (warna) adalah teknik batik tulis dengan
menorehkan warna melalui canting tulis langsung ke kain
mori, sehingga isi dari nyamplung canting adalah warna
yang dikehendaki.
Ciri - Ciri Batik Tulis
 Proses pembuatannya menggunakan canting
 Motif tidak berulang
 Kombinasi warna bisa lebih banyak
 Warna dasarnya bisa gelap atau cerah
 Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan batik tulis
relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan
dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan batik tulis yang
halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya
 Kalau batik kuno, biasanya ada inisial tulisan tangan nama
pembatik di ujung kain
 Memiliki ukuran yang tidak biasa misalnya 2 x 1,25 meter
persegi
CONTOH BATIK TULIS
Batik Cap
Batik Cap adalah batik yang proses
pembatikannya menggunakan canting
cap. Canting cap dibuat dengan
lempengan kecil bahan tembaga
membentuk corak atau motif pada salah
satu permukaannya.
Ciri – Ciri Batik Cap
 Dikerjakan dengan menggunakan cap (alat yang
terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan
gambar atau motif yang dikehendaki
 Motif berulang dengan bentuk yang sama, dengan
ukuran garis motif relatif lebih besar dibandingkan
dengan batik tulis
 Warna dasar kain biasanya lebih tua dibandingkan
dengan warna pada goresan motifnya
CONTOH BATIK CAP
Batik Sablon / Printing
Batik Sablon atau Batik Printing
adalah salah satu jenis hasil proses
produksi batik yang teknis
pembuatannya melalui proses sablon
manual (seperti pembuatan spanduk /
kaos), atau printing mesin pabrik.
Ciri – Ciri Batik Printing
 Motif bisa berulang, bisa tidak berulang
 Desain bisa lebih detail
 Warna sangat menarik, warna tebal pada salah satu sisi
kain
 Pengerjaannya dengan menggunakan mesin
 Tidak menggunakan malam sebagai bahan perintang
warna
 Teknik yang digunakan, teknik cetak layaknya industri
tekstil
 Waktu pengerjaannya lebih cepat
CONTOH BATIK SABLON/PRINTING
Batik Lukis
Batik lukis adalah proses pembuatan
batik dengan cara langsung melukis pada kain
putih. Proses pembuatan batik lukis yaitu
membuat pola terlebih dahulu pada kain
kemudian dilukis sesuai dengan keinginan
CONTOH BATIK LUKIS
Teknik Pembuatan Batik
1. Teknik canting tulis adalah teknik membatik dengan menggunakan alat yang
disebut canting yang biasanya digunakan di Jawa. Membatik dengan canting tulis
disebut teknik membatik tradisional.

2. Teknik celup ikat merupakan pembuatan motif pada kain dengan cara mengikat
sebagian kain, kemudian dicelupkan ke dalam larutan pewarna. Setelah diangkat dari
larutan pewarna, ikatan dibuka sehingga bagian yang diikat tidak terkena warna.

3. Teknik printing dan cap menggunakan canting cap. Canting cap merupakan pelat
berisi gambar yang timbul. Proses pembuatannya permukaan canting cap dicelupkan
dalam cairan malam. Kemudian, dicapkan pada kain mori, dan akan meninggalkan
motif. Keuntungan menggunakan canting cap yaitu proses pemalaman lebih cepat.

4. Teknik colet disebut juga dengan teknik lukis, dengan cara mewarnai pola batik
dengan cara mengoleskan cat atau pewarna kain jenis tertentu pada pola batik
dengan kuas.
Teknik Canting Tulis
Teknik Celup Ikat
Teknik Printing dan Cap
Teknik Colet
Finishing

• Proses finishing pada batik tulis yaitu berupa


tahap pencelupan dan tahap pelunturan malam
• Proses finishing pada batik cap, batik printing,
dan batik lukis yaitu sama, dengan cara
melepaskan seluruh malam (lilin) atau disebut
dengan nglorot yang dilakukan dengan cara
memasukkan kain kedalam air mendidih.
CONTOH MOTIF BATIK TULIS

Motif Batik Jepara

Motif Batik Kraton


CONTOH MOTIF BATIK CAP

Motif Batik Motif Batik


Banyumas pisan Bali Padang Rumah Adat
CONTOH MOTIF BATIK PRINTING
Contoh Motif Batik Lukis
PEMASARAN BATIK TULIS

Harga jual batik tulis relatif lebih mahal,


dikarenakan dari sisi kualitas biasanya
lebih bagus, mewah dan unik/eksklusif
Harga satu potong kain batik dengan
ukuran 225 cm berkisar Rp. 300.000-
500.000 per potongnya.
PEMASARAN BATIK CAP

Harga jual batik cap relatif lebih murah


dibandingkan dengan batik tulis,
dikarenakan biasanya jumlahnya banyak
dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak
unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif
Dijual per lembar dengan ukuran standart
kain potong.
PEMASARAN BATIK PRINTING

Harga lebih murah daripada batik tulis dan


batik cetak
Harganya beragam mulai dari Rp. 25.000,-
hingga Rp. 70.000,- per meter
Biasanya dijual meteran
PEMASARAN BATIK LUKIS

Harga batik lukis beragam tergantung jenis


kain dan bahan yang digunakan,harga untuk
jenis kain katun prima sekitar Rp. 150.000-,
hingga Rp. 350.000-, per lembar. Sedangkan
untuk kain katun primis bisa mencapai diatas
Rp. 1.000.000,- .
Pemasaran batik lukis sudah mencapai luar
negeri salah satunya adalah Malaysia.