Anda di halaman 1dari 9

Faktor daya dukung dihitung dengan rumus dibawah:

No = tan2 . 45+ . e π a h
Nc = ( Nq – 1) cot
Nɤ = 2 (Nq + 1) tan

FAKTOR BENTUK

Faktor bentuk dihitung dengan


rumus berikut (De Beer 1970)
Fex = 1 + B Nq
L Nc
Fqx = 1+ B tan
Fɤ = 1- 0,4 B
L
B adalah dimensi terkecil dari
panjang atau lebar pondasi
dangkal tersebut.
Faktor kedalaman dihitung dengan
rumus berikut (Hansen 1970)
a. Untuk Kasus Df/B £ 1
Fcd = 1 + 0,4
Fqd = 1+ (2 tan )(1 – sin 2
Fɤ = 1

b. Untuk Kasus Df/B > 1


Fcd = 1 + 0,4 tan-1
Fqd = 1 + ( tan )(1- sin 2tan-1
Fɤ = 1
B adalah dimensi terkecil dari
panjang atau lebar pondasi
dangkal tersebut.
Faktor Inklinasi Beban
dihitung dengan rumus
(Mayerhof 1963. Mayerhof &
Hanna 1981)
Daya dukung ultimate dihitung dngan rumus berikut:

= 1522.47 kN/m2

Daya dukung ijin dengan Angka Keamanan 3 dihitung sebagai berikut:

= 507.49 kN/m2
Persamaan daya dukung pondasi dangkal diatas
didasarkan atas asumsi bahwa muka air tanah
terletak jauh dibawah dasar pondasi. Jika muka air
tanah terletak di dekat dasar pondasi, perlu
dilakukan modifikasi untuk menentukan daya
dukung pondasi dangkal tersebut.
a. Kasus 1
Jika muka air tanah terletak pada sedemikian sehingga 0£D1£Df maka
parameter q dan g pada persamaan daya dukung harus dihitung sebagai berikut
q = D1ɤ + D2 (ɤsat - ɤw ) ɤ’ = ɤsat - ɤw

b. Kasus 2
Jika muka air tanah terletak sedemikian sehingga 0£d£B maka parameter q dan
g pada persamaan daya dukung harus dihitung sebagai berikut
q = D1ɤ
ɤ = ɤ’+ (ɤ - ɤ’)

c. Kasus 3
Jika air tanah terletak sedemikian sehingga d³B, maka air tanah tidak akan
mempengaruhi daya dukung pondasi dangkal.
 Dalam merencanakan  Dalam pondasi telapak yang
pondasi, jenis, dan diperlukan,ditetapkan
ukurannya perlu dengan mempertimbangkan
diperkirakan sebelumnya, hal-hal berikut:
dan kelayakan dari ukuran 1. Kemiringan dasar sungai
yang telah diperkirakan ini dan sifat terkikisnya.
memiliki pengaruh besar 2. Dalam nya tanah yang
dalam effisiensi pekerjaan menimbulkan perubahan
perencanaan. Karena volume.
kondisi geologis dan gaya- 3. Tergantung dari apa yang
ditanam di dalam tanah dan
gaya luar berbeda-beda bangunan di dekatnya.
disetiap tempat, maka 4. Muka air tanah.
sangat sulit untuk 5. Derajat dan besar nya
memperkirakan jenis ketebalan lapisan tanah
pondasi yang paling tepat. pendukung.
 Garis beku.
 Daerah yang mempunyai perubahan volume besar karena
fluktuasi uap air.
 Tanah lapisan atau bahan organik.
 Gambut dan kotoran bangunan.
 Bahan tak terkonsolidasi seperti tempat sampah yang tak
terurus dan terurug yang serupa.
Karena pada pondasi telapak beban disalurkan langsung dari
dasar pondasi ke tanah pondasi, maka permukaan dasar
harus dibuat rata sehingga beban dapat disalurkan secara
merata pula. Setelah penggalian selesai dilakukan, biasanya
tanah pondasi ditutup dengan batu pasang (coble stones)
atau bahan hancuran yang dihasilkan oleh mesin pemecah
batu, lalu dipadatkan baik-baik. Tinggi lapisan penutup yang
telah dipadatkan ini biasanya antara 10 sampai 30cm.