Anda di halaman 1dari 12

Unsur Pokok Perencanaan

pembangunan
CREATED BY KELOMPOK 6
A, KONDISI UMUM DAERAH
 Penyusunan setiap dokumen perencanaan
pembangunan daerah biasanya selalu dimulai
dengan analisis tentang kondisi umum(exiting
condition) dari negara atau daerah bersangkutan.
Analisis ini sangat penting artinya untuk dapat
mengetahui secara jelas kondisi objektif yang
terdapat pada negara atau daerah tersebut yang
selanjutnya akan dijadikan sebagai landasan
utama untuk menyusun rencana ke depan secara
realistis.
Analisis tentang kondisi umum daerah
tersebut biasanya meliputi :
1 •Aspek Geografis

2 •Aspek SDA , Agama dan Budaya

3 •Aspek Penduduk dan SDM

4 •Aspek Sosial

5 •Aspek Hukum
B. Visi dan misi pembangunan daerah

Visi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)


Nasional 2005- 2025: "Terwujudnya Indonesia yang Mandiri,
Maju, Adil dan Makmur".

Visi dalam RPJP Provinsi Sumatera Barat 2005-2025;


"Menjadi Provinsi Terkemuka Berbasis Sumber Daya
Manusia yang Agamais di Tahun 2025."

visi
Visi dalam RPJM Nasional 2010-2015: "Terwujudnya
Indonesia yang Sejahtera, Demokratis dan Berkeadilan

Visi dalam RPJM Provinsi Sumatera Barat 2006-2010:


"Terwujudnya Masyarakat Sumatera Barat Madani Yang
Adil, Sejahtera, dan Bermartabat.
Misi
• Mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab
1 berdasarkan falsafah Pancasila;

• Mewujudkan bangsa yang berdaya saing tinggi;


2

• Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum


3

• Mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan bersatu;


4

• Mewujudkan pemerataan pembangunan dan berkeadilan;


5

• Mewujudkan Indonesia yang asri dan lestari;


6

• Mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan
7 kepentingan nasional;

• Mewujudkan Indonesia yang berperan dalam pergaulan dunia internasional;


8
C. SASARAN DAN TARGET PEMBANGUNAN DAERAH

• Sasaran pada dasarnya adalah bentuk konkret


dari tujuan yang ingin dicapai melalui
pelaksanaan pembangunan sesuai yang
direncanakan. Sedangkan target adalah
sasaran lebih konkret dan spesifik lagi dalam
bentuk kuantitatif yang harus dicapai pada
waktu tertentu. Dengan adanya sasaran dan
target pembangunan yang jelas tersebut,
maka perencanaan akan menjadi lebih jelas,
konkret dan terukur.
D. STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH.

Strategi pembangunan daerah pada dasarnya adalah merupakan


cara atau jalan terbaik untuk dapat mencapai tujuan yang telah
ditetapkan semula.

Strategi
pembangunan
daerah

1. Pilihan 2. Strategi 3. Strategi Fokus


Strategi Menyeluruh dan dan Strategi
Pembangunan Strategi Parsial Campuran
E. KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH

• Kebijakan pembangunan daerah pada dasarnya


merupakan pengambilan keputusan oleh
pimpinan atau elite politik daerah untuk
mewujudkan kondisi yang dapat mendorong dan
mendukung pencapaian tujuan dan sasaran
pembangunan yang telah ditetapkan semula
dalam perencanaan. Kebijakan ini diperlukan agar
program dan kegiatan pembangunan yang akan
dilaksanakan dapat diarahkan dan diwujudkan
sesuai dengan kebijakan yang telah diambil
F. PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
• Prioritas pembangunan pada dasarnya diperlukan dalam rangka mengoptimalkan
pencapaian sasaran pembangunan daerah dengan dana dan sumber daya yang
terbatas.
• Berdasarkan pertimbangan ini, biasanya prioritas pembangunan didasarkan pada
beberapa pertimbangan tertentu, antara lain adalah sebagai berikut:
1. Program dan sektor yang diprioritaskan sebaiknya berhubungan erat dengan visi dan
misi pembangunan daerah yang ditetapkan semula sehingga pencapaian visi dan misi
tersebut menjadi lebih terjamin sesuai dengan janji yang diberikan pada masyarakat
dalam Pilkada;
2. Program dan sektor yang diprioritaskan sebaiknya mencakup sebagian besar dari
kehidupan sosial ekonomi pada negara dan daerah bersangkutan, seperti sektor
pertanian, sumber daya manusia, sektor industri dan lain-lainnya;
3. Kegiatan dan sektor tersebut merupakan sektor unggulan dan mempunyai
Keuntungan Komperatif tinggi sehingga dapat diharapkan untuk mendorong
peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pada negara dan
daerah bersangkutan;
4. Program dan kegiatan dan tersebut dapat mendukung dan bersinergi dengan kegiatan
lainnya sehingga proses pembangunan secara keseluruhan akan menjadi lebih maju
dan berkembang;
5. Program dan kegiatan yang diperioritaskan haruslah yang layak dalam arti manfaatnya
yang dapat diberikan adalah lebih besar dari biaya yang diperlukan untuk
pelaksanaannya;
6. Program dan kegiatan tersebut sesuai dengan kondisi sosial ekonomi daerah
bersangkutan sehingga pembangunan tidak mendapatkan reaksi negatif dari
masyarakat setempat.
G. PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN
DAERAH
• Program dan kegiatan pembangunan daerah
pada dasarnya merupakan upaya dan tindakan
konkret dalam bentuk intervensi pemerintah
dengan menggunakan sejumlah sumber daya,
termasuk dana dan tenaga, yang dilakukan dalam
rangka melaksanakan kebijakan pembangunan
yang telah ditetapkan di atas. Dengan kata lain,
program pembangunan tersebut mempakan
jabaran konkret dari strategi dan kebijakan yang
mempunyai tujuan dan sasaran tertentu dalam
rangka mendorong proses pembangunan
nasional atau daerah.
H. INDIKATOR
KINERJA

Masukan Keluaran Manfaat Dampak


Hasil
(Input) (Output) (Benefit) (Impact)