Anda di halaman 1dari 13

Pendahulu

an
International Labour Organization (ILO) dalam risetnya menyimpulkan
rata-rata perhari, sebanyak 6000 buruh meninggal dunia (Suardi, 2005).
Itu berarti setiap detik terdapat 1 orang yang meninggal dalam setiap 15
detik.
Suardi (2005) juga menyebutkan bahwa kematian buruh pria lebih banyak
disbanding wanita, karena pria lebih banyak yang bekerja di sektor
industri di mana ekspose terhadap hazards/risk lebih banyak dibanding
kaumwanita. Lebih dari itu, angka kematian di tempat kerja ini belum
termasuk yang meninggal karena sakit yang disebabkan oleh ekspose
hazards di tempat kerjanya, semisal zat-zat kimia yang beracun
Pengertian
Keperawatan kesehatan kerja/ occupational health nursing (OHN) adalah cabang khusus dari keperawatan komunitas yang
merupakan aplikasi dari konsep dan frame work dari berbagai disiplin ilmu (keperawatan, kedokteran, kesehatan masyarakat,
ilmu sosial dan perilaku, prinsip-prinsip manajemen) yang bertujuan meningkatkan dan memelihara status kesehatan pekerja
serta melindungi pekerja dari kecelakaan kerja dan faktor risiko bahaya di tempat kerja (health hazards) dalam konteks
lingkungan kerja yang sehat dan aman (American Asscociation of Occupational Health Nursing/ AAOHN )
Peran dan Fungsi
Perawat OHN
• Pemberi pelayanan kesehatan
• Penemu kasus
• Pendidik kesehatan
• Perawat pendidik
• Pemberi layanan konseling
• Manajemen kasus
• Konsultan, serta
• Peneliti.
Fungsi OHN
• Melakukan supervisi terhadap kesehatan pekerja
• Melakukan surveilens terhadap lingkungan kerja
• Mencegah terjadinya kecelakaan kerja
• Mencegah terjadinya penyakit akibat kerja
• Penatalaksanaan penyakit baik yang berhubungan maupun yang tidak
berhubungan dengan pekerjaan, kecelakaan di tempat kerja, serta pelayanan
kesehatan dasar
• Mengatur dan mengkoordinasikan upaya pertolongan pertama di tempat kerja
• Melakukan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit di tempat kerja
• Melakukan konseling untuk pekerja
• Melakukan upaya rehabilitasi untuk pekerja yang kembali bekerja setelah
mengalami kecelakaan atau dirawat di rumah sakit
• Melakukan pencatatan dan pelaporan kesehatan kerja
• Melakukan penatalaksanaan terhadap manajemen pelayanan kesehatan kerja
termasuk menetapkan perencanaan, pengembangan kebijakan, pendanaan,
• melakukan tugas admininstrasi di unit kesehatan atau klinik kesehat an yang
tersedia
• melakukan riset keperawatan kesehatan kerja
Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Kesehatan

Berdasarkan aplikasi model


Epidemiologi, hubungan antara pekerja
dan status kesehatan dilihat
berdasarkan tiga faktor yang saling
mempengaruhi, yaitu pekerja (host),
lingkungan (environment) dan health
hazards
Pekerja/Host
Pekerja merupakan host pada populasi pekerja. Host
memiliki karakteristik yang berhubungan dengan
meningkatnya risiko untuk terpapar health hazards di
tempat kerja. Karakteristik tersebut meliputi: (1) usia; (2)
Jenis kelamin; (3) Memiliki atau tidak memiliki penyakit
kronis; (3) Aktifitas di tempat kerja; (4) Status imunologi;
(5) Etnik; (6) Gaya hidup
• Health hazards berupa faktor kimia,
fisika, biologi, enviromechanical dan
psikologi, terdapat pada hampir semua
bentuk institusi kerja. Tanpa memandang
jenis institusi kerja bersifat tradisional
Health atau modern yang menggunakan
teknologi tinggi. Perusahaan yang

Hazards mengelola jasa (bank, institusi


pelayanan kesehatan, hotel dan
restoran) juga tidak luput dari bahaya
Health hazards bagi pekerjanya
• Faktor lingkungan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi
interaksi antara host dan agent dan dapat menjadi mediasi
antara host dan agent. Lingkungan digolongkan menjadi fisik
dan psikologis. Lingkungan fisik berupa panas, bau, ventilasi
yang mempengaruhi interaksi host dan agent. Lingkungan fisik
yang kurang nyaman menimbulkan ketegangan bagi pekerja
serta memperberat risiko interaksi negatif antara host dan
Lingkungan agent. Adapun lingkungan psikologis berhubungan dengan
karakteristik tempat kerja meliputi hubungan interpersonal dan
karakteristik pekerjaan, berupa rendahnya otonomi, tingkat
kepuasan kerja, serta pengawasan yang berlebihan
Kode Etik • Dalam pelksanaan OHN, perawat menghormati
hak dan harga diri manusia, atribut
personal/sifat status kesehatan
Perawat • Memiliki tanggung jawab kepada profesi dan
masyarakat

OHN • Menjaga privasi klien, menjaga rahasia


informasi klien dan memberikan informasi
sesuai hokum
• Mendukung kolaborasi dengan professional
lain,agensi komunitas, dan pemangku
kepentingan yang bertujuan untuk mencapai
kesehatan, kesejahteraan, keamanan dan
kebutuhan klien lainnyayang berkaitan
• Memelihara kompetensi dalam praktik
keperawatan.
• Praktik klinis
• Manajemen kasus
• Tenaga kerja, tempat kerja dan
lingkungan
• Peraturan/legislative
• Manajemen, bisnis dan kepemimpinan
• Promkes dan pencegahan penyakit
Kategori • Pelatihan, penkes, dan keselamatan
Kompetensi • Riset
• profesionalisme
Keperawata
n
Kesehatan
Kerja
ASKEP
TERIMA KASIH