MINGGU 9
Analisis Cross Section
1
Cross Section
Perbandingan data keuangan suatu
perusahaan dengan perusahaan
atau industri yg sejenis
Penggunaan Analisis Cross Section
Analisis penilaian untuk merger atau
akuisisi
Evaluasi kinerja manajemen dan
kompensasi eksekutif
Prediksi kesulitan keuangan
menggunakan model berbasis
perusahaan dalam satu industry
Keputusan kebijakan publik tentang
kelebihan laba
Kriteria yang digunakan untuk
memilih perbandingan
Kesamaan pada sisi penawaran
Kesamaan pada sisi permintaan
Kesamaan pada atribut pasar modal
Kesamaan pada kepemilikan hukum
Contoh Analisis Cross Section
5
MENGHITUNG NILAI TUNGGAL SBG
PEMBANDING RATA2 ARITMATIKA
RATA2 ARITMATIKA ROI ADL :
(0,122 + 0,010 + 0,154)/3 = 0,095
MENGHITUNG RATA2 TERTIMBANG
Dari Data Diatas Rata2 Tertimbang ROI Dg Menggunakan ROE
Sbg Pembobot Adl :
=0,170/0,369(0,122)+ 0,021/0,369(0,010)+0,178/0,369(0,154)
=0,056+0,001+0,074
=0,131
MENGGUNAKAN MEDIAN
Angka Yg Berada Ditengah-tengah Urutan Data Jika Jumlah
Data Ganjil
Jika Data Berjumlah Genap Jumlahkan Posisi Angka Yang
Ditengah Kemudian Bagi 2.
Data Hrs Diurutkan Dari Nilai Terkecil. [0,010 , 0122, 0,154]
Median Data Roa Diatas Adl 0,122
Contoh Analisis Cross Section
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
Memiliki kinerja keuangan yang paling
baik. Dapat dilihat pada masing-masing
rasio, dimana kinerja keuangan yang
paling baik didominasi oleh PT Indocement
Tunggal Prakarsa Tbk Diikuti oleh PT
Semen Indonesia (Persero)Tbk dan yang
terakhir adalah PT Holcim Indonesia Tbk
9
10