Anda di halaman 1dari 11

septicemia epizooticae

definisi
septicemia epizooticae dikenal dengan penyakit ngorok septicemia epizooticae merupakan penyakit menular terutama pada kerbau, sapi, babi dan kadangkadang pada domba, kambing dan kuda yang disebabkan oleh septicaemia epizooticae.

Gejala klinis
terlihat lesu suhu tubuh naik dengan cepat gemeta mata sayu dan berair selaput lendir dan mata hiperemi nafsu makan menurun Konstipasi gangguan pencernaan berupa kolik dan diare

Bentuk Septicemia epizootica


Ada 3 yaitu : 1.bentuk busung 2. pektoral 3.intestinal

Bentuk Busung
Pada bentuk ini terjadi pembusungan pada bagian kepala, tenggorokan, leher bagian bawah, gelambir dan kadang-kadang pada kaki muka. berlangsung cepat hanya 3 hari sampai 1 minggu

Bentuk Pektoral
dimulai dengan batuk kering dan nyeri. Kemudian terdapatnya eksudat dari hidung. Bila sudah kronis ditandai dengan hewan menjadi kurus, batuk, nafas terganggu, terjadi diare yang bercampur darah,dan terjadi kerusakan pada paru-paru, bronchi dan pleuranya. Proses biasanya lama 1-3 minggu

Bentuk Intestinal
Bentuk intestinal merupakan gabungan dari bentuk busung dan bentuk pektoral.

Cara penularan
Hewan sehat akan tertular oleh hewan sakit atau carier melalui kontak atau melalui makanan, minuman dan alatalat tercemar. Ekskreta hewan penderita (saliva, kemih dan tinja) juga dapat mengandung bakteri Pasteurella.

Patogenesis

Epidemiologi
. Kejadian di Indonesia Penyakit SE pada kerbau dikenal dengan nama Rinderpest tipe busung. Penyakit tersebut sudah ditemukan pada daerah Majalengka (1897), Imogiri serta daerah diluar pulau Jawa seperti Tanah Datar (1884) dan Bengkulu (1889).

Hewan rentan
babi (48%), sapi (80%), tonsil anjing (10%), gusi anjing (90%) dan tenggorokan manusia (3%).