Anda di halaman 1dari 11

Kelompok 1 Febrina BNL Laeli Fadlani Nindi Eki P Sri Nur A

Pengertian lesitin
Lesitin adalah nama komersil dan populer untuk campuran phospolipid. Kata lecithin berasal dari bahasa Yunani lekithos yang berarti kuning telur dan mulai terkenal setelah Gobley pada tahun 1846 berhasil memisahkan fraksi lesitin dari kuning telur. Lesitin (phospatidil kolin) dengan komponen utamanya kolin, adalah zat gizi penting yang ditemukan secara luas pada berbagai pangan dan tersedia sebagai suplemen.

Rumus kimia

Sifat Kimia Lesitin (Kolin)

Lesitin mengandung sekitar 13 % kolin berdasar berat. Lesitin juga zwiter ion, mempunyai muatan positif pada atom N kolin dan muatan negatif pada atom O dari grup phospat. Lesitin dapat bersifat polar (bagian kolin) dan non polar (bagian asam lemak) sehingga sangat efektif sebagai emulsifier dan digunakan dalam berbagai sistem drug delivery (Anonymous, 2010). Lesitin dan phospolipid lain mengandung komponen hidrofobik dan hidrofilik yang digunakan sebagai sifat fungsional dalam pengolahan pangan.

Fungsi lesitin

Lesitin sebagai emulsifier Kolin dapat meningkatkan memori dan learning. Lesitin dan kolin meningkatkan memori dan learning pada hewan dan memori jangka pendek manusia. Memiliki fungsi otak yang optimal, terutama dalam hal mengingat (memori). Fungsi kolin/lesitin pada penyakit kardiovaskuler. Lesitin menurunkan level koleterol serum. Lesitin merupakan obligatori komponen VLDL dan HDL Kolin sebagai food ingredient. Sebagai food ingredient, lesitin termasuk GRAS (Generally Recognized as Safe). Lesitin banyak digunakan untuk produk baking, keju, chewing gum, cokleat, frosting, infant formula, margarin, susu bubuk, non dairy cream, salad dressing dan sebagainya.

Sumber lesitin

kuning telur : telur dikenal sebagai sumber protein tinggi yang relatif terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin. kacang kedele hati ayam kalkun daging sapi yang telah dimasak. Sayuran berwarna : tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak yang kuat dan sehat. Susu dan yogurt : makanan dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya, sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Secara alamiah lesitin ditemukan pada kacang kedele 1,48 - 3,08%, kacang tanah 1,11%, hati anak sapi 0,85%, gandum 0,61%, makanan dari gandum 0,65%, telur 0,39% dan 4,OO-6,00% pada otak manusia. Lesitin nabati tidak mengandung kolesterol sedangkan yang berasal dari hewan termasuk manusia mengandung kolesterol.

Reaksi dalam bahan pangan

Lesitin komersial yang digunakan dalam suplemen gizi umumnya merupakan campuran phospatidil kolin dan phospolipid lain yang diekstrak dari kedelai. Meskipun lesitin dan kolin dapat ditemukan pada berbagai bahan pangan, biasanya bahan pangan yang kaya lesitin atau kolin juga tinggi kolesterol dan lemak seperti telur, daging, organ/jeroan. Sedangkan pada buah, sayur dan padi-padian relatif kecil jumlahnya.

POPULASI

KECUKUPAN ASUPAN

BATAS ATAS**

Bayi
0-5 bulan 6-11 bulan Anak 1-3 tahun 4-8 tahun 9-13 tahun Laki-laki 14-18 tahun 19+ tahun 550 550 3000 3500 200 250 375 1000 1000 2000 125 150 Tidak ditentukan Tidak ditentukan

Wanita
14-18 tahun 19+ tahun Hamil Menyusui 400 424 450 550 3000 3500 3500 3500

Table 1. Dietary Reference Intake (DRI)* Level kolin (mg/hari) *DRI adalah sebuah nilai yang didasarkan pada observasi atau eksperimen dalam menentukan perkiraan asupan zat gizi dari grup orang sehat, ketika RDA tidak dapat ditentukan. **Batas atas : level tertinggi asupan zat gizi harian yang tidak mempunyai efek negative pada hampir seluruh individu dalam populasi secara umum.

Analisis Pada Lesitin

Analisis Kualitataif Uji Emulsi

Doumo Arigatou Gozaimasu