Anda di halaman 1dari 6

MUSCLE RELAXANT

1) Gol.Depolarisasi SCOLIN Pelumpuh otot jangka pendek,mula kerja cepat & lama kerja singkat Intubasi trachea lebih mudah Efek Samping : Bradikardi, Bradiaritmia & Asistole t.u pd pemberian berulang /terlalu cpt pd anak2. Tachikardi & Takhiaritmia Lama kerja memanjang t.u bila kadar enzyme cholinesterase plasma berkurang, pd peny.hati parenkimial, kaheksia & anemia (hipoproteinemia) Pe TIO (hati2 pd glaucoma & Retina yg terlepas) Hiperkalemia bahaya fatal pd : Luka baker setelah 2-3 hr Hemiplegia,paraplegia Peny. Otot distrofik, Guillain Barre Acute Renal Failure Nyeri otot pasca fasikulasi Regurgitasi isi lambung (aspirasi paru) ICP naik (waspada impending herniation) Aritmia : Bradikardia, PCV, VF Kardiovasculer : Pd bayi & pemberian ulangan pd dws menyebbkn bradikardia Dpt tjd hiperkalemia & aritmia pd penderita. dg : 1. Digitalis & k.serum tinggi 2. Pend. trauma berat, paraplegia,dll Sist. Respirasi Dpt menekan aktifitas respirasi mell. Efek penekanan pusat respirasi (central) Histamin Release Memp. Efek pelepasan histamine yg Keuntungan : - Tidak terjadi post titanic facilitation - Tidak mempunyai antagonis / antidotum - Pada dosis yg diperlukan tidak melewati placenta barrier 2) Gol.Non Depolarisasi

CAIRAN KOLOID 1. WIDAHES


Setiap 1.000 ml larutan mengandung : Hydroxyethyl Starch (HES) 200/0,5 NaCl Air untuk injeksi Osmolaritas : 330 mOsm/l Na : 154 mEq/l Cl : 154 mEq/l Cara kerja Obat 60,0 g 9,0 1.000 ml

: HES dapat meningkatkan volume plasma dan meningkatkan system sirkulasi dan mikrosirkulasi.HES didegradasi oleh serum amylase dan dieliminasi melalui ginjal sebanyak 40% dalam waktu 24 jam. : Pengobatan dan pencegahan hypovolemia, syok yang terjadi akibat operasi, hemoragik dan trauma serta pada terapi hemodilusi. : Infuse intravena dengan kecepatan alir yang dianjurkan sbb: - Untuk therapy dan pencegahan hypolemia dan syok : sampai 20 ml/kgBB/hari,yaitu sekitar 1500 ml/75 kgBB/hari.Normalnya adalah 500 1000 ml/hari. - Untuk therapy hemodilusi : 500 1000 ml/hari. : Kelainan perdarahan yang hebat, gagal jantung yang berat,gagal ginjal dengan oliguria dan anuria. Pada pasien yang alergi thd zat tepung atau pati dan pada keadaan hiperhidrasi. : Reaksi alergi (anafilaksis) : Hati hati pada pemberian pasien dengan gangguan pembekuan darah ,gagal jantung, edema paru, gagal ginjal dan penyakit hati kronik.

Indikasi

Cara pemberian

KontraIndikasi

Efek samping Peringatan

DOPAMIN
FARMAKOLOGI : Dopamin merupakan suatu yang simpatomimetik agent dengan efek langsung terjadi pada reseptor beta/ PD koroner dilatasi-dan efek tidak langsung pada reseptor alfa/vasokontriksi perifer.Dopamin memperlebar PD ginjal dan usus serta meningkatkan produksi urin melalui mekanisme doparmimegik yang spesifik.Pada dosis rendah efek langsung inotropik pada jantung tanpa menimbulkan efek tachycardia dan efek pada ginjal yang menonjol sedangkan pada dosis yang lebih tinggi sifat2 & adrenergic lebih menonjol yang dapat menimbulkan ketahanan perifer yang meningkat yang pada akhirnya besar pengaruhnya pada vasodilatasi ginjal. INDIKASI : Untuk koreksi perfusi yang jelek, output jantung yang rendah, kegagalan ginjal dan pingsan yang berhubungan dengan infark miokardial, trauma, septicemia endotoksik, bedah jantung terbuka, kegagalan jantung. KONTRAINDIKASI : Penderita Phaechromocytoma Penderita Hypovolemia yang belum terkoreksi Penderita takiaritmia atau fibrilasi ventrikuler yang belum terkoreksi Hyperthyroid PERINGATAN DAN PERHATIAN : Pemakaian pada ibu hamil hanya jika dianggap perlu oleh dokter. Derajat respon terhadap dopamine dikurangi panjang intervalnya, antara permulaan dari memburuknya hemodinamik & pengobatan. Sebaiknya hanya dapat digunakan oleh dokter untuk penanganan yang teratur, pengawasan yang intensif dari parameter yang berhubungan dengan jantung & ginjal, volume darah, kontraksi otot jantung, cardiac output, EKG, kecepatan aliran urine, tekanan darah & pulsa yang didapat. Dalam penggunaan dapat menyebabkan vasokontriksi local Infiltrasi local dengan phertolamin dalam larutan saline sebaiknya diberikan sesegera mungkin. Pemakaian dopamine jangka panjang or dosis besar dapat menyebabkan iskemia peripheral dan gangrene. Hati2 pada penderita yang mempunyai PD yang tersumbat. Peningkatan tek.darah yang tidak diketahui penyebabnya pada pengurangan output urine perlu pengurangan dosis Keamanan & kefektifitas pada anak2 belum diketahui dengan pasti.

EFEK SAMPING : Aritmia t.u takikardia supraventrikuler Obat ini mungkin menyebabkan serangan2 angina pectoris secara tiba2.Efek samping ini dengan cepat hilang bila takaran dikurangi. Mual, muntah, sakit kepala, stimulasi SSP, takiarimia, sakit angina, palpitasi, dyspnea, hipotensi, vasokontriksi TAKARAN PEMAKAIAN : Dopamin harus diencerkan sebelum digunakan dengan larutan steril intravena spt: NaCl, D5%, RL Jangan tambahkan dopamine ke dalam Natrium bikarbonat or larutan intravena alkali,karena obat ini inaktif dalam larutan alkali. Larutan yang diencerkan stabil 24 jam Dosis awal rendah/ lambat, yaitu 2-5 mcg/kgBB/menit Pada penderita yang serius ; Dosis awal dapat dinaikkan 6-10 mcg/kgBB/menit. Dosis ditingkatkan sampai dosis optimal tercapai. Dosis pemeliharaan biasanya dibawah 20 mcg/kgBB/menit tetapi bisa lebih banyak, bagaimanapun tergantung respon penderita. Bila efek terapeutik telah dicapai dengan dosis yang memungkinkan. INTERAKSI OBAT : Pasien yang sedang menggunakan Dopamin or telah menggunakan dalam waktu 2 minggu, penghambat MAO memerlukan pengurangan dosis untuk menghindari potensiasi. Hati2 pada penderita yang menggunakan Cyclopropane or anestesi hidrokarbon yang terhalogenasi disebabkan potensi untuk aritmia.

NATRIUM HEPARIN
KOMPOSISI : Tiap ml mengandung : Natrium Heparin 5000 IU

FARMAKOLOGI : Heparin bekerja secara tidak langsung pada berbagai bagian system pembekuan darah intrinsic & ekstrinsik dengan mempotensiasi INDIKASI : Pencegahan & pengobatan trombosis vena & vena pulmonary Pengobatan emboli arterial Mencegah terjadinya penggumpalan darah pada pembekuan arteri & jantung, thrombosis serebral Antikoagulan pada tranfusi darah, sirkulasi ekstrakorporeal, prosedur dialysis & untuk tujuan lab DOSIS & CARA PEMBERIAN : Hemodialisis PERINGATAN & PERHATIAN : Injeksi heparin tidak bermaksud untuk intramuscular Pasien yang hipersensitif thd heparin diberi obat hanya jika dalam situasi yang jelas membahayakan jiwa Hati2 pada pasien lesiulseratif, menstruasi,penyakit hati dengan kerusakan homeostasis Jika uji koagulasi menunjukkan hasil yang lama or jika terjadi hemorage, pemakaian heparin harus segera dihentikan Terapi heparin harus diberikan secara hati2 pada pasien lansia & Bumil Thrombositopenia dilaporkan telah terjadi pada pasien yang menerima heparin.Bagaimanapun trombositopenia pada tingkat tertentu harus dimonitor secara seksama EFEK SAMPING : Hemorage, Iritasi local, Hipersenstivitas, Trombositopenia, Osteoporosis, peningkatan kadar SGOT,& SGPT KONTRAINDIKASI : Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi hemoragik, trombositopenia, hemofilia,bacterial endokarditis sub akut, tukak peptic, hipertensi, jaundice, aborsi yang membahayakan dan pembedahan besar pada otak, sumsum tulang belakang serta mata