Anda di halaman 1dari 2

Interpretasi EKG dari gelombang Q patologis dan Elevasi segmen ST Gelombang Q adalah defleksi negative yang ditimbulkan oleh

arus depolarisasi yang berjalan menjauhi elektroda positif pada sadapan yang bersangkutan. Karena arus depolarisasi ventrikel setelah mencapai percabangan berkas His (di daerah pangkal septum interventrikular) akan mengarah dari kiri ke kanan dan kemudian berjalan ke apeks yang seterusnya melengkung ke ventrikel kiri. Maka dalam keadaan normal dapat ditemukan gelombang q dalam bentuk kompleks qS dan qR pada sadapan aVR. Juga gelombang q (tidak lebih dari 0.03 detik) pada sadapan I,Avl, dan sadapan prekordial lateral (V5,V6). Gelombang q yang harus diperhatikan pada pembacaan EKG ialah gelombang q patologis (Q), yang merupakan tanda adanya suatu infark miokard transmural. Mekanisme terbentuknya gelombang Q patologis yaitu lebarnya melebihi 0.04 detik dan dalamnya melebihi sepertiga dari tinggi gelombang R pada kompleks QRS yang sama disertai gelombang T terbalik atau tanpa gelombang T terbalik. Khusus pada sadapan prekordial, tidak dapat menentukan gelombang Q apabila ada gambaran LBBB. Karena pada sadapan dengan gelombang Q patologis menunjukkan letak infark miokard, maka untuk mendiagnosis infark miokard sekurang-kurangnya harus terlihat gelombang Q pada dua sadapan yang berhubungan . Perlu diketahui bahwa gelombang menetap selama-lamanya atau menghilang pada rekaman EKG tergantung dari keadaan infark. Diagnosis infark miokard akut ditegakkan apabila timbul gelombang Q patologis yang baru timbul pada satu atau beberapa sadapan, disertai elevasi ST segmen dan keluhan serangan angina beberapa jam atau beberapa hari yang lalu. Segmen ST merupakan garis horizontal kadang-kadang sedikit mencekung ke atas diantara titik J (J : Junctional point, titik dimana gelombang S berakhir) dan permulaan gelombang T. Pada keadaan normal segmen ST berada pada garis isoelektrik atau mungkin sedikit deviasi positif (1-2mm) pada sadapan ekstremitas bipolar (standart limb lead). Perlu diketahui bahwa segmen ST yang abnormal baru akan member arti diagnostic bila disertai gejala klinis atau disertai bentuk abnormal dari kompleks EKG yang lain. Segmen ST yang abdormal salah satunya ialah elevasi segmen ST. Segmen ST dianggap elevasi apabila : Deviasi positif lebih dari 2mm dari garis isoelektrik yang berbentuk garis lurus ( sejajar dengan garis isoelektrik). Elevasi segmen ST adalah tanda khas infark miokard akut (disertai atau tanpa gelombang Q) Tidak sejajar dengan garis isoelektrik tetapi menyudut ke atas, namun titik J berada lebih dar 2 mm di atas garis isoelektrik. Gambaran ini merupakan gambaran khas suatu serangan Prinzmetal angina. Early repolarisation merupakan variasi lain dari elevasi segmen ST yang bisa timbul pada orang normal atau perikarditis. Biasanya elevasi hanya 2-4mm dengan segmen ST tidak mendatar namun melengkung ke atas (sadle shaped), dan terjadi di hampir semua sadapan. Pada anak muda atau atlet muda kadang-kadang ditemukan ST-elevasi di sadapan perikordial yang diduga disebabkan aktivitas saraf simpatis.

Elevasi segmen ST biasanya menghilang setelah melewati masa akut penyakit-penyakit tersebut di atas. Bila gambaran elevasi segmen ST menetap setalah suatu serangan infark miokard, maka hal ini menandakan adanya aneurisma. Dari skenario diatas, dikatakan terdapat gelombang Q patologis disertai dengan elevasi segmen ST di V1V4 disertai dengan keluhan angina 6 jam sebelum masuk rumah sakit sehingga dapat ditegakkan diagnosis sebagai infark miokard akut pada antero-septal