Anda di halaman 1dari 11

FISIOLOGI PEDIATRIK

Pediatrik >< Dewasa Spesifik : Anatomi, Fisiologi, Farmakologi & Psikologi

I. Anatomi
Kepala: Besar, leher pendek, lidah besar, rongga mulut kecil; Wajah: Datar, gemuk & lebar Sungkup ? Jalan Napas: Hidung: Lubang hidung sempit Nasal Breathers Obligat Laring: C4, > Anterior Laringoskop ? Epiglotis : Pipih spt huruf U, > Posterior, sudut > 45 Kartilago krikoid: Epitel pseudo stratifikatum & siliatum

Trakea: Panjang 5 cm, mudah kolaps Tlg Iga: > Horizontal Kerja otot interkostal >Lentur Derajat kolaps dinding dada > Organ visceralis: >> Menekan diafragma

II. Fisiologi
A.

Sistem Kardiovaskular Masa transisi sirkulasi intrauterina Ekstrauterine


Sirkulasi Ekstrauterin SVR

Sirkulasi Intrauterin PVR 4 Pintasan

-Plasenta (PO2: 30-35 mmHg)


-Duktus venosus -Foramen ovale -Duktus arteriosus

-Duktus venosus menutup


-Foramen ovale menutup -Aliran darah pulmoner , napas, PAO2 , SpO2 PVR Sp 80%

Curah Jantung (CO) CO = SV x HR Combined Ventriculer Output, Left > Right Kontraktilitas otot jantung 30% Fgs Kontrol Kapasitas P. Darah & Baroreseptor Imatur Adaptasi thd perubahan vol. darah IV terbatas
Kiriman Oksigen (PO2) Hb: HbF 90% 2,3 DPG Tkt Eritropoesis , SDM muda

B. Sistem Respirasi Nasal Breath Obligat Dlm Satuan ml/KgBB: TV, FRC, Dead Space & Perub. Volume/Satuan waktu Dewasa BMR : Ventilasi Massa badan MV = TV x RR Ventilasi alveolar istirahat 2-3 x > Dewasa Ratio VA : FRC = 5 : 1; DWS = 1,5 : 1

C. Sistem Saraf Pusat Serabut-serabut saraf; Myelinasi belum sempurna Tonus otot & reflek Kontraksi otot diafragma & Interkostal SSO bersifat vagotonis Persepsi Nyeri + Lokasi Bayi Prematur : P. darah Serebral > Rapuh Perdarahan intraventrikuler

D. Sistem Renalis GFR , Fgs reabsorbsi Na E. Komposisi Cairan Tubuh Tabel F. Sistem Hepatobilier Cenderung hipoglikemik Hiperbilirubinemia

G. Sistem Termoregulasi Pusat pengaturan suhu tubuh blm sempurna Kelenjar keringat blm berkembang Poikilotermik: > Hipotermia Permukaan tubuh > Luas Jaringan lemak tipis

III. Farmakologi
A. Farmakokinetik Absorbsi: GI Tract & IM : Lambat & tak menentu Anestesi Inhalasi : Uptake > Cepat Distribusi Obat-obat larut air dosis harus >> Jaringan lemak Obat larut lemak redistribusi cepat Ikatan obat-protein Fraksi obat bebas >>

Metabolisme Fase I : 50-70% dari dewasa Fase II: Sulfasi > Dominan

B. Farmakodinamik ECF > Massa Otot > Lemak <

Obat larut air dosis

Fgs Ginjal & Hepar belum matur Akumulasi obat tidak larut protein >> BBB