Anda di halaman 1dari 251

INDEK KS RAWA AN BENC CANA IN NDONES SIA

Pengarah h :

SugengTriu utomo TeddyW.Su udinda


Penyusun n:

LilikKurnia awan RidwanYu unus Mohd.Rob biAmri NarwawiPram mudiarta


Pendukung:

ArieA AstutiWulandari,PratomoCah hyoNugroho,NoviKumalasari, , G Yulianti,Elfi Gita inaRozita,Dana arWidhiyaniSriWulandari

ABSTRAK
Indeks rawan bencana Indonesia ini selalu diperbaharui setiap 2 (dua) tahun dan indeks tahun 2011 ini adalah versi 2. Versi 1 adalah indeks tahun 2009. Perbedaan versi 2 dan versi 1 adalah : pada versi 1, ada 51 kabupaten/kota yang datanya belum valid, sedang versi 2 seluruh kabupaten/kota sudah lengkap datanya. Perhitungan Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI) merupakan suatu perangkat analisis kebencanaan yang berbentuk indeks yang menunjukkan riwayat nyata kebencanaan yang telah terjadi dan menimbulkan kerugian. Pengembangan dari HDRI ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam manajemen kebencanaan di Indonesia untuk secara sederhana memberikan informasi tentang karakteristik wilayah terhadap jenis kebencanaan yang pernah terjadi dengan dampak kerugian yang ditimbulkannya, baik kerugian nyawa, perumahan, luka-luka dan sebagainya yang dapat dikembangkan sesuai dengan ketersediaan data kerugian yang tersedia dan konsensus pembobotan atas kerugian tersebut. IRBI dikembangkan atas konsep analisis riwayat kebencanaan yang terjadi dan memberikan kerugian signifikan pada suatu wilayah hingga tingkat kabupaten/kota. Pengalaman menunjukkan, penggunaan analisis probabilitas statistik dalam menganalisis kejadian kebencanaan, sering menyebabkan suatu data kejadian bencana yang pernah terjadi dan berdampak nyata telah menimbulkan kerugian namun tidak berada di dalam range waktu analisis akhirnya menjadi data yang tidak masuk ke dalam analisis (data out lier), maka skala yang digunakan tidak linear tetapi skala logaritmik. Untuk efek ini, hanya kabupaten yang ada kerugian yang akan diperhitungkan, sebagai log (0) tidak terdefinisi. Kabupaten tanpa kerugian akan diberi nilai 0 (none, atau diabaikan) tingkat risiko historis sebagaimana yang dilakukan dalam penentuan DRI atau GAR. Hal ini tentu saja bukan berarti bahwa IRBI ini dikembangkan untuk menjadi pengganti alat analisis yang telah diterima secara internasional, namun dengan adanya IRBI ini, hasil analisis menggunakan alat analisis baik dari DRI maupun GAR tersebut dapat tervalidasi dan terkalibrasi dengan baik untuk wilayah kebencanaan dan jenis kebencanaan di Indonesia. Prosedur analisis IRBI dilakukan melalui suatu karakterisasi awal dari data dalam DIBI dan Data Daerah dalam Angka (atau PODES) dari BPS di salah satu wilayah untuk mengidentifikasi pola-pola dan kecenderungan risiko yang telah terjadi (kerugian bencana).

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

vi

SAMBUTAN DEPUTI PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN, BNPB

Buku Indeks Kerawanan Bencana Indonesia ini disusun sebagai bentuk komitmen Kedeputian Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam menjalankan amanah Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Buku ini dapat dipergunakan oleh seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana sebagai informasi awal dalam melakukan upaya pengurangan risiko bencana terutama dalam melakukan perencanaan. Dalam perencanaan pengurangan risiko bencana memerlukan informasi awal berupa suatu indeks untuk menentukan skala prioritas kegiatan yang dilakukan. Buku ini berusaha menganalisa bencana yang telah terjadi berdasarkan historical data dari DiBi dalam kurun waktu 1815 2010. Akhirnya saya mengucapkan terima kasih kepada tim penyusun, pendukung, dan semua pemangku kepentingan yang telah mendukung tersusunnya Buku Indeks Rawan Bencana Indonesia ini, dengan harapan buku ini dapat dijadikan salah satu referensi oleh semua pihak dalam upaya penanggulangan bencana di negara yang kita cintai ini. Semoga upaya kita dalam menyelamatkan manusia dari ancaman bencana memberikan hasil yang optimal dan diridhoi oleh Allah SWT. Jakarta, Oktober 2011

Sugeng Triutomo

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

DAFTAR ISI

Cover Dalam Abstrak Sambutan Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BNPB Daftar Isi 1. PENDAHULUAN A. Latar belakang B. Istilah Umum 2. TUJUAN 3. METODOLOGI A. Unit Analisis B. Pengumpulan Data C. Analisis Data 4. HASIL A. Indeks Rawan Bencana Kabupaten/Kota B. Indeks Rawan Bencana Provinsi 5. PENYAJIAN A. Indeks Rawan Bencana Multi Hazard Tiap-Tiap Provinsi 1. Aceh 2. Sumatera Utara 3. Sumatera Barat 4. Riau 5. Kepulauan Riau 6. Bengkulu 7. Jambi 8. Bangka Belitung
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

i ii iii iv 1. 1. 2. 9. 9. 9. 9. 10. 16. 16. 36. 38. 38. 38. 41. 44. 47. 50. 52. 55. 58.
vi

9. Sumatera Selatan 10. Lampung 11. DKI Jakarta 12. Banten 13. Jawa Barat 14. Jawa Tengah 15. D.I. Yogyakarta 16. Jawa Barat 17. Bali 18. Nusa Tenggara Barat 19. Nusa Tenggara Timur 20. Kalimantan Barat 21. Kalimantan Timur 22. Kalimantan Tengah 23. Kalimantan Selatan 24. Sulawesi Utara 25. Sulawesi Barat 26. Sulawesi Selatan 27. Sulawesi Tengah 28. Sulawesi Tenggara 29. Gorontalo 30. Maluku 31. Maluku Utara 32. Papua 33. Papua Barat B. Indeks Rawan Bencana Single Hazard 1. Indeks Rawan Bencana Banjir 2. Indeks Rawan Bencana Gempabumi 3. Indeks Rawan Bencana Gempabumi dan Tsunami 4. Indeks Rawan Bencana Kebakaran permukiman 5. Indeks Rawan Bencana Angin Topan
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

60. 63. 66. 68. 70. 73. 77. 79. 83. 86. 89. 92. 95. 98. 101. 104. 107. 109. 112. 115. 118. 120. 123. 126. 130. 133. 133. 147. 155. 158. 168.
v

6. Indeks Rawan Bencana Banjir dan Tanah Longsor 7. Indeks Rawan Bencana Tanah Longsor 8. Indeks Rawan Bencana Letusan Gunungapi 9. Indeks Rawan Bencana Gelombang Pantai dan Abrasi 10. Indeks Rawan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan 11. Indeks Rawan Bencana Kecelakaan Industri 12. Indeks Rawan Bencana Kecelakaan Transportasi 13. Indeks Rawan Bencana Konflik Sosial 14. Indeks Rawan Bencana Kekeringan 15. Indeks Rawan Bencana Kejadian Luar Biasa (KLB)

179. 186. 195. 198. 203. 206. 208. 213. 216. 226.

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

vi

1 PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Wilayah Indonesia sehingga dikenal dengan Benua Maritim Indonesia dengan jumlah pulau 17.504 buah. Kawasan perairan laut mencapai luas sekitar 7,9 juta km2 atau 81 % dari luas keseluruhan terdiri atas perairan laut teritorial, laut nusantara, dan laut Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI). Garis pantainya nomor dua terpanjang di dunia setelah Kanada. Pada wilayah daratan seluas 1,9 juta km2, sebesar 27 % atau sekitar 0,54 juta km2 merupakan perairan umum (sungai, rawa, danau, dan waduk). Indonesia memiliki kepadatan penduduk tertinggi nomor 4 di dunia dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 210 juta jiwa. Persebarannya tidak merata, dengan 60 % jumlah penduduk terpusat di Jawa dan Bali. Demikian pula dengan pembangunan infrastruktur yang cenderung terpusat di Jawa dan Bali.

Secara geologi, wilayah Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif yaitu Lempeng Indo-Australia di bagian selatan, Lempeng Eurasia di bagian utara dan Lempeng Pasifik di bagian Timur. Ketiga lempengan tersebut bergerak dan saling bertumbukan sehingga Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah lempeng Eurasia dan menimbulkan gempa bumi, jalur gunungapi, dan sesar atau patahan. Penunjaman (subduction) Lempeng Indo-Australia yang bergerak relatif ke utara dengan Lempeng Eurasia yang bergerak ke selatan menimbulkan jalur gempa bumi dan rangkaian gunungapi aktif sepanjang Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sejajar dengan jalur penunjaman kedua lempeng. Di samping itu jalur gempa bumi juga terjadi sejajar dengan jalur penunjaman, maupun pada jalur patahan regional seperti Patahan Sumatera/ Semangko. Dengan kondisi geologi yang demikian, ancaman bencana di wilayah Indonesia sepertinya tinggal menunggu waktu. Apalagi ditambah dengan kerusakan
1

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

lingkungan dan pemanfaatan sumberdaya alam yang tidak terkendali. Frekuensi kejadian bencana dan tingkat kerusakan maupun korban jiwa semakin meningkat di Indonesia. UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan PP No. 21 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulanan Bencana, yang bertujuan untuk menjamin terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman, risiko, dan dampak bencana. Salah satu upaya yang dapat dilaksanakan untuk tujuan tersebut diatas adalah dengan melakukan pengurangan risiko bencana dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. Untuk dapat mewujudkan program tersebut, maka dipandang perlu untuk menilai kerawanan bencana tiap-tiap daerah (provinsi dan kabupaten/kota).

B. ISTILAH UMUM Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh factor alam dan atau faktor non alam meupun factor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. Bencana Alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Bencana non alam bencana yang diakibatkat oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa kegagalan teknologi, gagal modernisasi, epidemic dan wabah penyakit Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

serangkaian peristiwa yang diakibatkan manusia yang meliputi konflik social antar kelompok dan antar komunitas masyarakat serta terror adalah Bahaya/Ancaman (hazard) suatu kejadian atau peristiwa yang mempunyaizpotensi dapat menimbulkan kerusakan, kehilangan jiwa manusia, atau kerusakan Iingkungan. Risiko (risk) adalah potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu wilayah dan kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat. Kerentanan (vulnerability) adalah suatu kondisi yang ditentukan oleh faktorfaktor atau proses-proses fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan yang mengakibatkan peningkatan kerawanan masyarakat dalam menghadapi bahaya (hazards).

adalah Kemampuan (capacity) penguasaan sumberdaya, cara, dan kekuatan yangzdimiliki masyarakat, yang memungkinkan mereka untuk, mempersiapkan diri, mencegah, menjinakkan, menanggulangi, mempertahankan diri serta dengan cepat memulihkan diri dari akibat bencana. Masyarakat rentan bencana adalah anggota masyarakat yang membutuhkan bantuan karena keadaan yang di sandangnya di antaranya masyarakat lanjut usia, penyandang cacat, anak-anak, serta ibu hamil dan menyusui. Pengurangan Risiko Bencana adalah upaya sistematis untuk menegmbangkan dan menerapkan kebijakan, strategis dan tindakan yang dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa dan hilang atau rusaknya aset serta harta benda akibat bencana, baik melalui upaya mitigasi bencana (pencegahan, peningkatan kesiapsiagaan) ataupun upaya mengurangi kerentanan (fisik, material, social, kelembagaan, prilaku/sikap).
3

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

Peta adalah suatu gambaran dari unsurunsur alam dan atau buatan manusia, yang berada di atas maupun di bawah permukaan bumi yang digambarkan pada suatu bidang datar dengan skala tertentu. Peta Risiko Bencana adalah peta petunjuk zonasi tingkat risiko satu jenis ancaman bencana pada suatu daerah pada waktu tertentu. Peta ini bersifat dinamis, sehingga harus direvisi tiap waktu tertentu dan merupakan hasil perpaduan antara peta bahaya (hazard map) dan peta kerentanan (vulnerability map). Peta Risiko Bencana disajikan berupa gambar dengan warna dan simbol. Penjelasan dimuat dalam bentuk keterangan pinggir. Peta Bahaya (hazard map) adalah peta petunjuk zonasi tingkat bahaya satu jenis ancaman bencana pada suatu daerah pada waktu tertentu. Peta Kerentanan (vulnerability map) adalah peta petunjuk zonasi tingkat kerentanan satu jenis ancaman bencana pada suatu daerah pada waktu tertentu.
4

Kejadian bencana adalah banyaknya peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi (kabupaten/kota), jenis bencana, korban dan atau kerusakan harta benda jika terjadi bencana pada tanggal yang sama dan melanda lebih dari satu kabupaten/kota dan atau provinsi, maka dihitung sebagai satu kejadian. Indeks Rawan Bencana (Disaster Risk Index/DRI) merupakan perhitungan ratarata kematian per Negara dalam bencana skala besar dan menengah yang diakibatkan oleh gempa bumi, siklon tropis dan banjir berdasarkan data tahun 19802000. Hal ini memungkinkan identifikasi sejumlah variable social ekonomi dan lingkungan yang berkorelasi dengan risiko kematiaan serta menunjukkan sebab akibat dalam proses risiko bencana. Seiap Negara memiliki indeksnya masing-masing untuk setiap jenis bahaya menurut tingkat eksposure fisik, tingkat kerentanan relative dan tingkat risikonya. Berdasarkan RI pula, konsep risiko bencana tidak disebabkan oeh peristiwa-peristiwa yang berbahaya, namun lebih kepada sejarah kejadian yang

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

dibangun melalui kegiatan manusia dan proses-prosesnya. Dengan demikina risiko kematian dalam bencana ini hanya tergantung sebagian pada keberadaan fenomena fisik seperti gempabumi, siklon tropis, dan banjir. Dalam DRI, factor utamanya adalah risiko kehilangan nyawa dan tidak termasuk aspek risiko lainnya, seperti mata pencaharia dan perekonomian. Hal ini disebabkan karena kurangnya data yang tersedia pada skala global dengan resolusi nasional. Gempa bumi adalah peristiwa pelepasan energy yang diakibatkan oleh pergeseran/pergerakan pada bagian dalam bumi (kerak bumi) secara tiba-tiba. Tipe gempa bumi yang umum ada dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah erupsi. Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan pana, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.

Tsunami adalah rangkaian gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsive dari dasar laut. Tsunami dapat disebabkan oleh: (1) gempa bumi diikuti dengan dislokasi/perpindahan massa/batuan yang sangat besar di bawah air (laut/danau); (2) tanah longsor di dalam laut; (3) letusan gunungapi di bawah laut atau gunungapi pulau Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanan atau batuan, maupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng. Banjir merupakan limpasan air yang melebihi tinggi muka air normal, sehingga melimpas dari palung sungai menyebabkan adanya genangan pada lahan rendah di sisi sungai. Pada umumnya banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di atas normal sehingga system pengaliran air yang terdiri dari sungai dan anak sungai alamiah serta system drainase dangkal penampung banjir buatan yang ada tidak mampu menampung akumulasi air hujan tersebut
5

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

sehingga meluap. Adapun yang dimaksud banjir di bidang pertanian adalah banjir yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai dan lainlain) yang sedang dibudidayakan. Banjir bandang biasanya terjadi pada aliran sungai yang kemiringan dasar sungai curam. Aliran banjir yang tinggi dan sangat cepat dan limpasannya dapat membawa batu besar atau bongkahan dan pepohonan serta merusak atau menghanyutkan apa saja yang dilewati namun cepat surut kembali. Kebakaran hutan merupakan suatu keadaan di mana hutan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan atau hasil hutan yang menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan seringkali menyebabkan bencana asap yang mengganggu kepada masyarakat sekitar. Angin topan merupakan pusat angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis di antara agraris balik utara
6

dan selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat dekat dengan khatulistiwa. Angin topan ini disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu system cuaca. Gelombang pasang atau badai adalah gelombang tinggi yang yang ditimbulkan karena efek terjadinya siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia dan berpotensi kuat menimbulkan bencana alam. Indonesia bukan daerah lintasan siklon tropis tetapi keberadaan siklon tropis akan memberikan pengaruh kuat terjadinya angin kencang, gelombang tinggi disertai hujan deras. Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi.

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

Rob adalah perubahan naiknya posisi permukaan perairan atau samudra yang disebabkan oleh pengaruh gaya gravitasi bulan dan matahari yang mengakibatkan perubahan kedalaman perairan dan arus pasang. Konflik sosial atau kerusuhan sosial atau huru hara adalah suatu gerakan masal yang bersifat merusak tatanan dan tata tertib social yang ada, yang dipicu oleh kecemburuan social, budaya, dan ekonomi yang biasanya dikemas sebagai pertentangan antar agama/SARA. Aksi terror adalah aksi yang dilakukan oleh setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan sehinga mneimbulkan suasana terror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat missal, dengan cara merampas kemerdekaan sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa dan harta benda yang lain/mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik internasional.

Sabotase adalah tindakan yang dilakukan untuk melemahkan musuh melalui subversi, penghambatana, pengacauan dan/atau penghancuran. Dalam perang, istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas individu atau grup yang tidak berhubungan dengan militer, tetapi dengan spionase. Sabotase dapat dilakuka terhadap beberapa struktur penting, seperti infrastruktur, struktur ekonomi, dan lain-lain. Kecelakaan transportasi adalah kecelakan moda transportasi yang terjadi di darat, laut dan udara kecelakaan industri adalah kecelakaan yang disebabkan oleh dua factor, yaitu perilaku kerja yang berbahaya (unsafe human act) dan kondisi yang berbahaya (unsafe conditions). Adapun jenis kecelakaan yang terjadi sangat bergantung pada macam industrinya, misalnya bahan dan peralatan kerja yang dipergunakan, proses kerja, kondisi tempat kerja, bahkan pekerja yang terlibat di dalamnya.

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

Wabah merupakan kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang junlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi daripada keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka. Korban adalah orang/sekelompok orang yang mengalami dampak buruk akibat bencana, seperti kerusakan dan atau kerugian harta benda, penderitaan dan atau kehilangan jiwa. Korban meliputi korban meninggal, hilang, luka/sakit menderita dan mengunsi. Korban meninggal adalah orang yang dilaporkan tewas atau meninggal dunia akibat bencana Korban hilang adalah orang yang dilaporkan hilang atau tidak ditemukan atau tidak diketahui keberadaannya setelah terjadi bencana Korban luka/ sakit adalah orang yang mengalami luka-luka atau sakit, dalam keadaan luka ringan, luka sedang maupun luka berat/parah, baik yang berobat jalan
8

maupun rawat inap. Korban menderita adalah orang atau sekelompok orang yang terkena dampak bencana, namun masih menempati tempat tinggalnya sendiri atau di tempat sanak saudara dan bukan berada di lokasi pengungsian. Korban mengungsi adalah orang/sekelompok orang yang terpaksa atau dipaksa keluar dari tempat tinggalnya ke empat yang lebih aman dalam upaya menyelamatkan diri/jiwa untuk jangka waktu yang belum pasti sebagai akibat dampak buruk bencana. Kerusakan harta benda meliputi rumah, fasilitas, pendidikan (sekolah, madrasah atau pesantren), fasilitas kesehatan (rumah sakit, puskesmas, puskemas pembantu), fasilitas peribadatan (masjid, gereja, vihara, dan pura), bangunan lain (kantor, pasar, kios) dan jalan yang mengalami kerusakan (rusak ringan, sedang dan berat atau hancur maupun roboh) serta sawah yang terkena bencana dan puso (gagal panen).

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

2 TUJUAN
Indeks rawan bencana ini bertujuan untuk memberikan informasi tingkat kerawanan bencana tiap-tiap kabupaten/kota di Indonesia. Berdasarkan tingkat kerawanan ini dapat digunakan oleh berbagai pihak untuk melakukan analisis mengenai kelembagaan, pendanaan, perencanaan, statistik dan operasionalisasi penanggulangan bencana.

kerawanan bencana : Banjir, Gempa Bumi, Gempa Bumi Dan Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Angin Topan, Banjir Dan Tanah Longsor, Tanah Longsor, Letusan Gunung Api, Gelombang Pasang/Abrasi, Kebakaran Hutan Dan Lahan, Kecelakaan Industri, Kecelakaan Transportasi, Konflik / Kerusuhan Sosial, Kejadian Luar Biasa (KLB). 2. Jumlah korban meninggal 3. Jumlah korban luka-luka 4. Jumlah kerusakan rumah 5. Jumlah kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur rusak yang terjadi pada Kabupaten/Kota 6. Jumlah Kepadatan Penduduk Kabupaten/Kota Data nomor 1 5 diperoleh dari Data dan Informasi Bencana Indonesia DIBI (http://dibi.bnpb.go.id), dan data jumlah kepadatan penduduk diperoleh dari hasil
9

3 METODOLOGI
Metodologi yang digunakan untuk menyusun indeks rawan bencana di Indonesia adalah sebagai berikut : A. UNIT ANALISIS Unit analisis yang digunakan adalah daerah administrasi Provinsi dan Kabupaten/Kota. B. PENGUMPULAN DATA 1. Data yang digunakan pada penyusunan indeks rawan bencana adalah :Tingkat

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

kalkulasi antara jumlah penduduk (BPS, PODES 2008) dan luas wilayah Kabupaten (Peta Batas Wilayah Administrasi Tahun 2009). Pengumpulan data telah dilakukan oleh BNPB dan telah disusun menjadi database pada Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) [http://dibi.bnpb.go.id]. Data yang digunakan adalah data sejarah kejadian bencana periode tahun 1815 2010. DIBI adalah portal Data dan Informasi Bencana Indonesia merupakan sistem informasi kebencanaan yang berada di bawah naungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) dengan alamat website: http://dibi.bnpb.go.id/. Melalui DIBI, akan diperoleh suatu set data riwayat kebencanaan hingga ke tingkat kabupaten/kota mengenai jenis-jenis bencana yang pernah terjadi (tsunami, gempa bumi, banjir, kekeringan, tanah longsor, abrasi dll) beserta dampak kerugian yang ditimbulkannya. C. ANALISIS DATA 1. Analisis kerawanan bencana Kabupaten/Kota - Klasifikasi Data Data diklasifikasi menjadi 2 jenis : data mengenai jenis bencana dan data lainnya (jumlah korban bencana yang terjadi pada Kabupaten/ Kota, jumlah infrastruktur rusak yang terjadi pada Kabupaten/ Kota, kepadatan penduduk Kabupaten/ Kota).

10

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

- Pembobotan Penentuan bobot dilakukan dengan melihat besaran dampak dan frekuensi kejadian bencana yang terjadi di Indonesia. Dari table berikut terlihat bahwa parameter 1 yaitu jumlah kejadian bencana memperoleh porsi sebesar 30%, parameter 2 4 yang merupakan parameter berhubungan langsung dampak manusia dengan manusia diberikan porsi sebesar 50%, sedangkan parameter 5 6 diberikan porsi sebesar 20% yang menunjukkan dampak bencana terhadap jumlah kerusakan fisik bangunan fasilitas umum dan infrastruktur. Masing-masing parameter kemudian dikelompokkan menjadi 3 kelas. Penentuan interval kelas masing-masing parameter dilakukan menggunakan metode logaritmik. Penggunaan metode ini disebabkan distribusi dari data yang tidak normal, artinya terdapat perbedaan yang cukup signifikan

antara nilai yang ada di suatu kabupaten dengan kabupaten lain, hal ini dapat terlihat pada parameter jumlah orang meninggal, jumlah kerusakan rumah, dan jumlah kerusakan infrastruktur. Penentuan skor untuk masingmasing parameter dilakukan dengan metode pengkalian antara kelas (1, 2, dan 3) dengan bobot yang telah ditentukan. Skor masing-masing parameter kemudian dijumlahkan secara keseluruhan untuk memperoleh skor total bencana di wilayah kabupaten. Table berikut menjelaskan detil parameter, kelas, bobot dan skor yang digunakan dalam metode ini. - Skoring Skoring adalah melakukan operasi matematika dengan perkalian antara bobot dan nilai kelas yang telah dibuat. Dalam satu kabupaten/ kota, jumlah nilai skoring menunjukkan klasifikasi
11

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

kerawanan tersebut.

kabupaten/

kota

- Klasifikasi kerawanan bencana Dengan menggunakan bobot dan


% Bobot

kelas tersebut, klasifikasi tingkat kerawanan bencana pada kabupaten/kota adalah sebagai berikut :

PARAMETER 1. JUMLAH KEJADIAN BENCANA BANJIR

Nilai

Kelas

Bobot

SKOR (Kelas x Bobot)

GEMPA BUMI

GEMPA BUMI DAN TSUNAMI

30%

KEBAKARAN PERMUKIMAN KEKERINGAN ANGIN TOPAN

> 0 dan < 4 4 - 15 >15 <2 2-3 >4 <2 2-3 >4 <5 5 - 24 > 24 1 <4 4 - 15 > 15

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 1 2 3

3 3 3

5 10 15 5 10 15 3 6 9 3 6 9 3 3 6 9

12

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PARAMETER BANJIR DAN TANAH LONGSOR

% Bobot

Nilai

Kelas

Bobot

SKOR (Kelas x Bobot)

<2 2-3 >3 <4 4 - 15 > 15 <2 2-3 >3 <2 2-3 >3 <3 3-8 >8 <2 2-3 >3 <2 2-3 >3

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

3 6 9 5 10 15 5 10 15 3 6 9 3 6 9 3 6 9 3 6 9

TANAH LONGSOR

LETUSAN GUNUNG API

GELOMBANG PASANG / ABRASI

30%

KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

KECELAKAAN INDUSTRI

KECELAKAAN TRANSPORTASI

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

13

PARAMETER KONFLIK / KERUSUHAN SOSIAL

% Bobot

Nilai

Kelas

Bobot

SKOR (Kelas x Bobot)

<2 2-3 30% >3 <2 2-3 >3 < 40 40 - 1599 > 1599 < 40 40 - 1599 > 1599 < 25 25 - 624 > 624 < 50 50 - 2499 20% > 2499 < 20 20 - 399 > 399

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

3 6 9 3 6 9 5 10 15 3 6 9 5 10 15 4 8 12 4 8 12

KEJADIAN LUAR BIASA

2. JUMLAH KORBAN MENINGGAL

3. JUMLAH KORBAN LUKA-LUKA

50%

4. JUMLAH KEPADATAN PENDUDUK

5. JUMLAH KERUSAKAN RUMAH

6. JUMLAH KERUSAKAN FASILITAS UMUM DAN INFRASTRUKTUR

14

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

2.

Analisis kerawanan bencana Provinsi Data yang digunakan pada analisis kerawanan provinsi adalah data klasifikasi kerawanan bencana kabupaten/kota pada provinsi yang akan dianalisis. Data lainnya adalah jumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
TOTAL SKORING Smin ( Smin + X ) ( Smin + X ) - ( Smin + 2X ) ( Smin + 2X ) - Smaks

Dengan menggunakan skoring maksimal (Smaks) dan skoring minimal (Smin), klasifikasi tingkat kerawanan bencana tingkat provinsi adalah sebagai berikut :

KLASIFIKASI KERAWANAN PROVINSI Kerawanan Rendah Kerawanan Sedang Kerawanan Tinggi

WARNA [di peta] Hijau Kuning Merah

Dimana : Kerawanan Rendah, nilai Kerawanan Sedang, niai Kerawanan Tinggi, nilai N = jumlah kabupaten/kota Smin = N x 1 Smaks = N x 3 X = (Smaks - Smin) ----------------3 :1 :2 :3 dalam provinsi tersebut

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

15

Penggunaan metodologi ini dapat berberubah pada waktu mendatang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pembaruan data akan terus dilakukan dan bekerjasama dengan instansi terkait dan pemerintah daerah.

4 HASIL
A. INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

No
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
16

PROVINSI
JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT MALUKU JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SUMATERABARAT JAWABARAT JAWATENGAH ACEH

KABUPATEN
GARUT TASIKMALAYA CILACAP BANDUNG BOGOR SUKABUMI KOTAAMBON BANYUMAS SIKKA KOTAPADANG CIANJUR KEBUMEN ACEHTIMUR
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
139 133 132 131 129 126 124 123 123 119 118 113 112

No
14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

PROVINSI
SULAWESIUTARA ACEH JAWABARAT NUSATENGGARABARAT JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT SUMATERAUTARA ACEH JAMBI SUMATERABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA ACEH SUMATERABARAT SUMATERABARAT

KABUPATEN
KOTAMANADO KOTABANDAACEH MAJALENGKA LOMBOKBARAT MALANG KLATEN WONOSOBO JEPARA CIAMIS SEMARANG KARANGANYAR BREBES SUMBAWA KOTAMEDAN SIMEULUE KERINCI PADANGPARIAMAN PATI FLORESTIMUR MANGGARAI SLEMAN ACEHSELATAN SOLOK AGAM

SKOR
112 111 111 111 111 106 105 105 104 103 102 101 101 100 100 99 98 98 97 97 97 96 96 94

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
17

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61
18

PROVINSI
NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTIMUR NUSATENGGARATIMUR JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR DKIJAKARTA DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA ACEH SUMATERABARAT SUMATERASELATAN LAMPUNG NUSATENGGARABARAT JAWATENGAH KALIMANTANTIMUR ACEH SUMATERAUTARA JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR

KABUPATEN
ALOR KOTASAMARINDA KUPANG TRENGGALEK MAGELANG BOYOLALI KARAWANG CIREBON PURWOREJO SITUBONDO KOTAJAKARTATIMUR BANTUL ACEHBARAT TANAHDATAR LAHAT LAMPUNGBARAT LOMBOKTIMUR WONOGIRI KOTABALIKPAPAN ACEHUTARA MANDAILINGNATAL SUBANG KOTASEMARANG BOJONEGORO

SKOR
94 94 94 94 94 92 91 91 91 91 90 90 89 89 89 89 89 89 89 87 87 87 87 87

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85

PROVINSI
SULAWESITENGAH BANTEN SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH BANTEN NUSATENGGARATIMUR JAWATIMUR GORONTALO DKIJAKARTA ACEH BALI JAWATIMUR SUMATERABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR JAWABARAT SUMATERAUTARA LAMPUNG SULAWESITENGGARA NUSATENGGARABARAT PAPUA DKIJAKARTA ACEH

KABUPATEN
TOLITOLI TANGERANG KEPULAUANTALAUD DONGGALA LEBAK BELU KEDIRI KOTAGORONTALO KOTAJAKARTASELATAN ACEHBARATDAYA BULELENG MAGETAN PESISIRSELATAN KUNINGAN SUKOHARJO JEMBER BEKASI TAPANULIUTARA LAMPUNGSELATAN KOTAKENDARI BIMA JAYAPURA KOTAJAKARTAUTARA ACEHBESAR
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
87 87 87 85 85 85 85 85 84 84 84 83 82 82 82 82 81 81 81 81 81 81 80 80

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
19

No
86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109
20

PROVINSI
SUMATERAUTARA BENGKULU NUSATENGGARABARAT SULAWESIUTARA DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA BALI DKIJAKARTA ACEH ACEH JAWABARAT JAWATIMUR JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA SULAWESITENGAH JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR JAWATENGAH DKIJAKARTA SUMATERABARAT ACEH JAWATENGAH KALIMANTANSELATAN KALIMANTANBARAT

KABUPATEN
LANGKAT KOTABENGKULU LOMBOKTENGAH MINAHASA KULONPROGO KARANGASEM KOTAJAKARTABARAT ACEHTAMIANG KOTALHOKSEUMAWE PURWAKARTA MOJOKERTO SUMEDANG KOTAKUPANG BUTONUTARA POSO PEMALANG SUMBABARAT KUDUS KOTAJAKARTAPUSAT KOTAPADANGPANJANG ACEHTENGGARA REMBANG BANJAR PONTIANAK

SKOR
80 80 80 80 80 80 79 79 79 79 79 78 78 78 78 78 78 78 77 77 77 77 77 77

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133

PROVINSI
SUMATERAUTARA SULAWESISELATAN SULAWESIUTARA SUMATERABARAT SUMATERABARAT LAMPUNG JAWATENGAH SULAWESITENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA SULAWESITENGAH SULAWESITENGGARA NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN NUSATENGGARATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR ACEH BANTEN SULAWESIBARAT JAWATIMUR

KABUPATEN
TAPANULISELATAN GOWA SANGIRTALAUD PASAMAN LIMAPULUHKOTO KOTABANDARLAMPUNG PEKALONGAN KOTAPALU SRAGEN BLITAR GUNUNGKIDUL MOROWALI KOLAKAUTARA SUMBATIMUR TANAHLAUT TIMORTENGAHSELATAN GROBOGAN BANJARNEGARA LUMAJANG PASURUAN ACEHTENGAH PANDEGLANG POLEWALIMANDAR SIDOARJO

SKOR
77 77 77 76 76 76 76 76 76 76 76 76 75 75 75 75 75 75 75 75 74 74 74 74

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
21

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157
22

PROVINSI
NANGROEACEHDARUSSALAM DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA KALIMANTANBARAT JAWABARAT SUMATERABARAT JAWATENGAH MALUKUUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT BENGKULU ACEH RIAU NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT JAWATIMUR JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA SULAWESISELATAN ACEH

KABUPATEN
ACEHSINGKIL KOTAYOGYAKARTA SAMBAS INDRAMAYU KEPULAUANMENTAWAI KENDAL HALMAHERABARAT KOTAGUNUNGSITOLI DELISERDANG SIJUNJUNG REJANGLEBONG PIDIE KOTAPEKANBARU TIMORTENGAHUTARA KOTAMATARAM TEMANGGUNG PONOROGO DOMPU GRESIK DEMAK LEMBATA BUTON WAJO KOTALANGSA

SKOR
74 74 74 73 73 73 73 73 72 72 72 71 70 70 70 70 70 70 70 69 69 69 69 68

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181

PROVINSI
SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA NUSATENGGARATIMUR MALUKU SUMATERASELATAN JAWATIMUR BALI ACEH SUMATERAUTARA NANGROEACEHDARUSSALAM SULAWESIBARAT MALUKU BANTEN SULAWESISELATAN JAWATIMUR BANTEN PAPUA KALIMANTANTIMUR JAWATIMUR JAWABARAT KEPULAUANRIAU SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR

KABUPATEN
TANATORAJA WAKATOBI ENDE BURU KOTAPALEMBANG BANYUWANGI GIANYAR BENERMERIAH KOTASIBOLGA GAYOLUES MAMUJU MALUKUTENGAH SERANG SOPPENG PACITAN KOTATANGERANG JAYAWIJAYA KUTAIKERTANEGARA PROBOLINGGO BANDUNGBARAT KOTABATAM PASAMANBARAT TEGAL TULUNGAGUNG

SKOR
68 68 68 68 67 67 67 66 66 66 66 65 65 65 65 65 65 65 65 65 64 64 64 64

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
23

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205
24

PROVINSI
SULAWESISELATAN JAWATIMUR SULAWESIUTARA GORONTALO SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN JAWATIMUR SUMATERAUTARA ACEH JAWATENGAH JAWATENGAH SULAWESITENGGARA JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR LAMPUNG PAPUA ACEH RIAU JAWABARAT SULAWESISELATAN ACEH BALI

KABUPATEN
PINRANG LAMONGAN BOLAANGMONGONDOW BONEBOLANGO KOTAMAKASSAR TAKALAR SINJAI TUBAN ASAHAN PIDIEJAYA PURBALINGGA BATANG KONAWESELATAN MADIUN NGAWI MANGGARAIBARAT TANGGAMUS NABIRE NAGANRAYA INDRAGIRIHULU KOTABOGOR LUWU ACEHJAYA JEMBRANA
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
64 64 64 64 63 63 63 63 62 62 62 62 62 62 62 62 62 62 61 61 61 61 60 60

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

No
206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229

PROVINSI
SULAWESITENGGARA JAWATENGAH BANTEN JAWABARAT BENGKULU SUMATERAUTARA JAMBI SULAWESISELATAN LAMPUNG SUMATERAUTARA JAWATIMUR SUMATERAUTARA KALIMANTANSELATAN SULAWESITENGGARA SUMATERAUTARA SULAWESITENGGARA JAWATENGAH JAWABARAT JAWATIMUR SULAWESISELATAN GORONTALO JAWATIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN

KABUPATEN
KOLAKA KOTASURAKARTA KOTACILEGON KOTASUKABUMI BENGKULUUTARA NIAS MUAROJAMBI BONE LAMPUNGTENGAH DAIRI KOTASURABAYA NIASSELATAN KOTABANJARMASIN BOMBANA LABUHANBATU BUTON BLORA KOTABANDUNG SAMPANG BULUKUMBA BOALEMO KOTAMALANG PARIGIMOUTONG KOTAPALOPO
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
60 60 60 60 60 59 59 59 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58 58

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
25

No
230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253
26

PROVINSI
RIAU KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESIBARAT PAPUA ACEH RIAU SUMATERAUTARA LAMPUNG SUMATERABARAT SUMATERABARAT MALUKUUTARA MALUKUUTARA KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN SULAWESIUTARA PAPUABARAT JAMBI BENGKULU KALIMANTANSELATAN NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN
INDRAGIRIHILIR HULUSUNGAISELATAN PASIR BANGGAI NGADA KOTATARAKAN MAMUJUUTARA BIAKNUMFOR BIREUEN KAMPAR TAPANULITENGAH LAMPUNGUTARA KOTAPARIAMAN KOTABUKITTINGGI KOTATERNATE HALMAHERASELATAN HULUSUNGAIUTARA LUWUUTARA MINAHASASELATAN MANOKWARI BUNGO BENGKULUSELATAN TABALONG ROTENDAO
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
57 57 57 57 57 57 57 57 56 56 56 56 56 56 56 56 56 56 56 56 55 55 55 55

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

No
254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277

PROVINSI
JAWATIMUR GORONTALO SUMATERAUTARA JAMBI JAWATIMUR KALIMANTANSELATAN SULAWESIUTARA GORONTALO SULAWESIUTARA RIAU JAMBI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN KALIMANTANSELATAN MALUKUUTARA SUMATERASELATAN SUMATERABARAT SUMATERABARAT JAWATENGAH BALI JAWATIMUR KALIMANTANSELATAN KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN

KABUPATEN
BONDOWOSO GORONTALOUTARA TOBASAMOSIR TANJUNGJABUNGBARAT JOMBANG HULUSUNGAITENGAH MINAHASAUTARA GORONTALO KOTABITUNG PELALAWAN MERANGIN OGANKOMERINGILIR MUSIBANYUASIN TAPIN HALMAHERAUTARA OGANKOMERINGULUTIMUR KOTASOLOK KOTAPAYAKUMBUH KOTAPEKALONGAN BADUNG NGANJUK BARITOKUALA LANDAK KOTABARU
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
55 55 54 54 54 54 54 54 54 53 53 53 53 53 53 52 52 52 52 52 52 52 52 52

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
27

No
278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301
28

PROVINSI
SULAWESITENGGARA SULAWESISELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANBARAT JAWABARAT KALIMANTANBARAT SULAWESISELATAN KALIMANTANTIMUR SULAWESISELATAN JAWABARAT RIAU ACEH JAMBI BENGKULU SUMATERASELATAN KALIMANTANTENGAH SULAWESITENGAH SUMATERAUTARA SULAWESISELATAN MALUKU SULAWESIBARAT JAMBI JAWATIMUR BALI

KABUPATEN
MUNA KOTAPAREPARE TANAHBUMBU BENGKAYANG KOTABANJAR SANGGAU SIDENRENGRAPPANG KUTAIBARAT BANTAENG KOTATASIKMALAYA ROKANHULU KOTASABANG BATANGHARI KAUR MUARAENIM KOTAPALANGKARAYA TOJOUNAUNA SERDANGBEDAGAI LUWUTIMUR MALUKUTENGGARA MAMASA KOTAJAMBI BANGKALAN KOTADENPASAR
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
52 52 51 51 51 51 51 51 51 51 50 50 50 50 50 50 50 49 49 49 49 48 48 48

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

No
302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325

PROVINSI
GORONTALO SULAWESISELATAN SUMATERASELATAN KALIMANTANBARAT SULAWESISELATAN BALI KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH BENGKULU JAMBI SUMATERASELATAN NUSATENGGARATIMUR RIAU SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN BALI LAMPUNG LAMPUNG BANGKABELITUNG JAWABARAT JAWATENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN LAMPUNG

KABUPATEN
POHUWATO JENEPONTO OGANKOMERINGULU KOTAPONTIANAK BARRU BANGLI KUTAITIMUR BUOL SELUMA SAROLANGUN MUSIRAWAS SUMBABARATDAYA ROKANHILIR BATUBARA KOTAPAGARALAM TABANAN LAMPUNGTIMUR WAYKANAN KOTAPANGKALPINANG KOTADEPOK KOTATEGAL MAROS PANGKAJENEKEPULAUAN TULANGBAWANG
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
48 48 47 47 47 47 47 47 47 46 46 46 46 46 46 46 46 46 46 46 46 46 46 46

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
29

No
326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349
30

PROVINSI
NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR MALUKU JAWATIMUR PAPUABARAT SULAWESITENGGARA SUMATERABARAT SULAWESISELATAN BENGKULU PAPUA JAWABARAT SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN BALI NANGROEACEHDARUSSALAM SUMATERABARAT SUMATERABARAT JAWATENGAH SULAWESISELATAN KALIMANTANTIMUR BENGKULU RIAU BANTEN KALIMANTANSELATAN

KABUPATEN
SUMBAWABARAT MANGGARAITIMUR SERAMBAGIANBARAT KOTAKEDIRI TELUKWONDAMA KONAWE DHARMASRAYA ENREKANG LEBONG MIMIKA KOTACIMAHI EMPATLAWANG BANYUASIN KLUNGKUNG KOTASUBULUSSALAM SOLOKSELATAN KOTASAWAHLUNTO KOTAMAGELANG SELAYAR NUNUKAN KEPAHIANG KUANTANSENGINGI KOTASERANG BALANGAN

SKOR
46 46 46 46 46 45 45 45 45 45 45 44 44 44 44 44 44 44 44 44 44 43 43 42

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

No
350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373

PROVINSI
JAWATIMUR JAWATIMUR DKIJAKARTA LAMPUNG SULAWESITENGGARA SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN JAWABARAT KALIMANTANTENGAH BANGKABELITUNG JAWATIMUR KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH PAPUA BANGKABELITUNG KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA

KABUPATEN
PAMEKASAN SUMENEP KEPULAUANSERIBU PESAWARAN KONAWEUTARA OGANKOMERINGULUSELATAN OGANILIR KOTABEKASI KAPUAS BELITUNG KOTABLITAR BARITOUTARA KATINGAN KOTAWARINGINTIMUR MERAUKE BELITUNGTIMUR KOTAWARINGINBARAT KOTABANJARBARU SAMOSIR KOTATEBINGTINGGI KOTABINJAI KARO NAGEKEO KEPULAUANSIAUTAGULANDANG
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
42 42 42 42 42 41 41 41 41 41 41 41 41 41 41 40 40 40 40 40 40 40 40 40

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
31

No
374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396
32

PROVINSI
BIARO SUMATERAUTARA JAMBI KALIMANTANTENGAH SUMATERAUTARA JAMBI KALIMANTANBARAT SULAWESIUTARA PAPUA JAWABARAT SUMATERAUTARA SULAWESITENGAH SULAWESIUTARA SUMATERASELATAN BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG RIAU RIAU SULAWESIBARAT SUMATERAUTARA JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR MALUKU

KABUPATEN
KOTATANJUNGBALAI TEBO BARITOSELATAN SIMALUNGUN TANJUNGJABUNGTIMUR KOTASINGKAWANG KOTATOMOHON YAPENWAROPEN KOTACIREBON HUMBANGHASUNDUTAN BANGGAIKEPULAUAN MINAHASATENGGARA KOTAPRABUMULIH BANGKATENGAH BANGKASELATAN SIAK KOTADUMAI MAJENE KOTAPEMATANGSIANTAR KOTAPASURUAN KOTAMADIUN KOTABATU BURUSELATAN
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
39 39 39 39 39 39 39 39 39 38 38 38 37 37 37 37 37 37 36 36 36 36 36

KELAS RAWAN
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

No
397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420

PROVINSI
BANGKABELITUNG RIAU SUMATERAUTARA PAPUABARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTIMUR LAMPUNG JAWATENGAH KALIMANTANBARAT PAPUA PAPUA KALIMANTANBARAT KALIMANTANTIMUR MALUKUUTARA BANGKABELITUNG SUMATERAUTARA BENGKULU KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH PAPUA NUSATENGGARATIMUR MALUKUUTARA KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT

KABUPATEN
BANGKA BENGKALIS KOTAPADANGSIDEMPUAN KOTASORONG PULANGPISAU KOTABONTANG KOTAMETRO KOTASALATIGA KUBURAYA KOTAJAYAPURA KEEROM KAPUASHULU PENAJAMPASERUTARA HALMAHERATIMUR BANGKABARAT PAKPAKBHARAT MUKOMUKO SEKADAU BARITOTIMUR TOLIKARA SUMBATENGAH HALMAHERATENGAH SINTANG MELAWI
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
35 35 35 35 34 34 34 34 34 34 34 33 33 33 32 31 31 31 31 31 31 31 30 30

KELAS RAWAN
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG
33

No
421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444
34

PROVINSI
KALIMANTANTENGAH PAPUABARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTIMUR KEPULAUANRIAU KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH MALUKU PAPUA KALIMANTANBARAT PAPUABARAT PAPUA KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTENGAH PAPUABARAT PAPUA KEPULAUANRIAU JAWATIMUR JAWATIMUR BANTEN NUSATENGGARABARAT SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA

KABUPATEN
LAMANDAU SORONG MURUNGRAYA MALINAU BINTAN KAYONGUTARA SERUYAN KOTATUAL MAPPI KETAPANG SORONGSELATAN YAHUKIMO BERAU BULUNGAN GUNUNGMAS RAJAAMPAT PEGUNUNGANBINTANG KOTATANJUNGPINANG KOTAPROBOLINGGO KOTAMOJOKERTO KOTATANGERANGSELATAN LOMBOKUTARA PADANGLAWASUTARA PADANGLAWAS
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
30 30 29 29 29 29 29 29 29 26 26 26 24 24 24 24 24 15 15 15 15 15 10 10

KELAS RAWAN
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

No
445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467

PROVINSI
SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA RIAU JAMBI SUMATERASELATAN BENGKULU LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG KEPULAUANRIAU KEPULAUANRIAU KEPULAUANRIAU KEPULAUANRIAU NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA MALUKUUTARA MALUKUUTARA

KABUPATEN
LABUHANBATUSELATAN LABUHANBATUUTARA NIASUTARA NIASBARAT KEPULAUANMERANTI KOTASUNGAIPENUH KOTALUBUKLINGGAU BENGKULUTENGAH PRINGSEWU MESUJI TULANGBAWANGBARAT KARIMUN NATUNA LINGGA KEPULAUANANAMBAS KOTABIMA SABURAIJUA BOLAANGMONGONDOWUTARA BOLAANGMONGONDOW SELATAN BOLAANGMONGONDOWTIMUR KOTAKOTAMOBAGU KEPULAUANSULA KOTATIDOREKEPULAUAN
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

KELAS RAWAN
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG
35

No
468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491
36

PROVINSI
PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTIMUR MALUKU MALUKU MALUKU MALUKUUTARA PAPUABARAT PAPUABARAT PAPUABARAT PAPUABARAT PAPUABARAT PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA PAPUA

KABUPATEN
PANIAI PUNCAKJAYA NDUGA MAMBERAMOTENGAH YALIMO DEIYAI SUKAMARA TANATIDUNG MALUKUTENGGARABARAT KEPULAUANARU SERAMBAGIANTIMUR PULAUMOROTAI FAKFAK KAIMANA TELUKBINTUNI TAMBRAUW MAYBRAT BOVENDIGOEL ASMAT SARMI WAROPEN SUPIORI MAMBERAMORAYA LANNYJAYA
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR
10 10 10 10 10 10 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

KELAS RAWAN
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH

No
492 PAPUA 493 PAPUA 494 PAPUA

PROVINSI

KABUPATEN
PUNCAK DOGIYAI INTANJAYA

SKOR
5 5 5

KELAS RAWAN
RENDAH RENDAH RENDAH

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

37

38

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

B. INDEKS RAWAN BENCANA PROVINSI


NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. KODE PROV. 33 32 35 53 11 13 12 73 52 72 36 71 51 81 16 18 64 34 94 74 31 14 15 PROVINSI JAWATENGAH JAWABARAT JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR ACEH SUMATERABARAT SUMATERAUTARA SULAWESISELATAN NUSATENGGARABARAT SULAWESITENGAH BANTEN SULAWESIUTARA BALI MALUKU SUMATERASELATAN LAMPUNG KALIMANTANTIMUR D.I.YOGYAKARTA PAPUA SULAWESITENGGARA DKIJAKARTA RIAU JAMBI
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR INDEKS RAWAN 203 200 189 187 169 154 148 140 139 138 133 133 129 128 126 126 125 124 120 116 113 109 109

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
39

NO 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33.

KODE PROV. 61 63 17 76 75 82 62 91 21 19

PROVINSI KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN BENGKULU SULAWESIBARAT GORONTALO MALUKUUTARA KALIMANTANTENGAH PAPUABARAT KEPULAUANRIAU KEPULAUANBANGKABELITUNG

SKOR INDEKS RAWAN 108 108 105 104 94 89 83 67 55 46

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

40

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

41

5 PENYAJIAN
A. INDEKS RAWAN BENCANA MULTIHAZARD TIAP-TIAP PROVINSI Indeks Rawan Bencana dapat disajikan tiap-tiap provinsi, dengan penambahan keterangan berupa kondisi geografis, jenis ancaman bencana yang ada dan alamat kelembagaan yang menangani. Sajian ini untuk mempermudah pengguna untuk mengetahui indeks kabupaten/kota untuk tiap-tiap provinsi. 1. ACEH a. Kondisi Geografis Provinsi Aceh adalah sebuah Daerah Istimewa yang terletak di Pulau Sumatra dengan kawasan seluas 57,365.57 km per segi atau merangkumi 12.26% pulau Sumatra dengan tingkat kepadatan penduduk wilayah Aceh sekitar 73 jiwa per km per segi1. Wilayah Aceh memiliki 119 buah pulau, 73 sungai besar, 2 buah danau, dan 17 gunung serta sumber hutannya, yang terletak di sepanjang jajaran Bukit Barisan, dari Kutacane, Aceh Tenggara, Seulawah, Aceh Besar, sampai Ulu Masen di Aceh Jaya yang terbentuk sejajar dengan jalur patahan Semangko. Sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) juga terdapat di Aceh Tenggara. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit.

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

42

c. Alamat BPBA JL. TGK H. daud Bereueh No. 18 Banda Aceh 23212 Telp. (0651)7555873 d. Tabel IRBI Provinsi Aceh
KABUPATEN ACEHTIMUR KOTABANDAACEH SIMEULUE ACEHSELATAN ACEHBARAT ACEHUTARA ACEHBARATDAYA ACEHBESAR ACEHTAMIANG KOTALHOKSEUMAWE ACEHTENGGARA ACEHTENGAH PIDIE KOTALANGSA BENERMERIAH PIDIEJAYA NAGANRAYA ACEHJAYA SKOR 112 111 100 96 89 87 84 80 79 79 77 74 71 68 66 62 61 60 KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

RANGKINGNASIONAL 13 15 28 35 50 57 71 85 93 94 106 130 145 157 165 191 200 204


43

KABUPATEN BIREUEN KOTASABANG

SKOR 56 50

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 238 289

44

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

45

2. SUMATERA UTARA a. Kondisi Geografis Provinsi Sumatera Utara dengan luas daratan sekitar 71.680 km dan kepadatan penduduk sekitar 176 jiwa per km per segi2. Di daerah tengah provinsi berjajar Pegunungan Bukit Barisan, dimana beberapa dataran tinggi yang merupakan wilayah konsentrasi penduduk termasuk di sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir. Tetapi jumlah hunian penduduk paling padat berada di daerah Timur provinsi ini. Secara administrasi, Provinsi Sumatera Utara dibagi menjdi 33 Kabupaten dan Kota. Diwilayah provinsi Sumatera Utara, juga terdapat beberapa gunungapi, diantaranya adalah Gunung Sinabung dan Gunung Sibuatan yang menjadi salah satu hulu lebih dari 10 sungai, antara lain: Sungai Ayong, Sungai Binebase, Sungai Bone, Sungai Laini, Sungai Naha, Sungai Polgar, Sungai Ranayapu, Sungai Tabalong, dan Sungai Tutul. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Gagal Teknologi, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Binjai Km. 10,3 Medan Telp. (061)4524894, Fax(061)4527480

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

46

d. Tabel IRBI Provinsi Sumatra Utara


KABUPATEN KOTAMEDAN MANDAILINGNATAL TAPANULIUTARA LANGKAT TAPANULISELATAN KOTAGUNUNGSITOLI DELISERDANG KOTASIBOLGA ASAHAN NIAS DAIRI NIASSELATAN LABUHANBATU TAPANULITENGAH TOBASAMOSIR SERDANGBEDAGAI BATUBARA SAMOSIR KOTATEBINGTINGGI KOTABINJAI KARO KOTATANJUNGBALAI SKOR 100 87 81 80 77 73 72 66 62 59 58 58 58 56 54 49 46 40 40 40 40 39 KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

RANGKINGNASIONAL 27 58 79 86 110 141 142 166 190 211 215 217 220 240 256 295 315 368 369 370 371 374
47

KABUPATEN SIMALUNGUN HUMBANGHASUNDUTAN KOTAPEMATANGSIANTAR KOTAPADANGSIDEMPUAN PAKPAKBHARAT PADANGLAWASUTARA PADANGLAWAS LABUHANBATUSELATAN LABUHANBATUUTARA NIASUTARA NIASBARAT

SKOR 39 38 36 35 31 10 10 10 10 10 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 377 383 392 399 412 443 444 445 446 447 448

48

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

49

3. SUMATERA BARAT a. Kondisi Geografis Provinsi ini memiliki dataran rendah di pantai barat, serta dataran tinggi vulkanik yang dibentuk Bukit Barisan yang membentang dari barat laut ke tenggara dengan kepadatan penduduk mencapai 112 jiwa per km persegi3. Garis pantai Sumatera Barat seluruhnya bersentuhan dengan Samudera Hindia sepanjang 375 km. Beberapa sungai besar di pulau Sumatera berhulu di provinsi ini, yaitu Sungai Siak, Sungai Rokan, Sungai Inderagiri (disebut sebagai Batang Kuantan di bagian hulunya), Sungai Kampar dan Batang Hari. Semua sungai ini bermuara di pantai timur Sumatera, di Provinsi Riau dan Jambi. Sungai-sungai yang bermuara di pantai barat pendekpendek. Beberapa di antaranya adalah Batang Anai, Batang Arau, dan Batang Tarusan. Selain itu, beberapa gunung juga terdapat di wilayah di Sumatera Barat, yaitu Gunung Marapi, Sago, Singgalang, Tandikat, Talakmau, dan Gunung Talang. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Gagal teknologi, Konflik Sosial c. Alamat BPBD Jl. Sudirman No. 47, Padang - Sumbar Telp. (0751)811315, Fax(0751)811316

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

50

d. Tabel IRBI Provinsi Sumatra Barat


KABUPATEN KOTAPADANG PADANGPARIAMAN SOLOK AGAM TANAHDATAR PESISIRSELATAN KOTAPADANGPANJANG PASAMAN LIMAPULUHKOTO KEPULAUANMENTAWAI SIJUNJUNG PASAMANBARAT KOTAPARIAMAN KOTABUKITTINGGI KOTASOLOK KOTAPAYAKUMBUH DHARMASRAYA SOLOKSELATAN KOTASAWAHLUNTO SKOR 119 98 96 94 89 82 77 76 76 73 72 64 56 56 52 52 45 44 44 KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI RANGKINGNASIONAL 10 30 36 37 51 74 105 113 114 138 143 179 242 243 270 271 332 341 342

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

51

52

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

4. RIAU a. Kondisi Geografis Luas wilayah Provinsi Riau adalah 111.228,65 kilometer persegi (luas sesudah pemekaran Provinsi Kepulauan Riau) yang terdiri dari pulau-pulau dan laut dengan kepadatan penduduk mencapai 58 jiwa per km persegi4. Keberadaannya membentang dari lereng Bukit Barisan sampai Laut China Selatan, tepatnya secara geologi berada pada cekungan belakang busur pegunungan dengan dominasi lahan gambut pada sebagian besar wilayah Timur provinsi ini. Daerah Provinsi Riau beriklim tropis basah dengan rata-rata curah hujan berkisar antara 2000-3000 milimeter per tahun yang dipengaruhi oleh musim kemarau serta musim hujan. Rata-rata hujan per tahun sekitar 160 hari. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Kebakaran Hutan dan Lahan, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Sutan Syarif Kasim 119 Pekanbaru Telp. (0761)855734 d. Tabel IRBI Provinsi Riau
KABUPATEN KOTAPEKANBARU INDRAGIRIHULU
4

SKOR 70 61

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 146 201

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA 53

KABUPATEN INDRAGIRIHILIR KAMPAR PELALAWAN ROKANHULU ROKANHILIR KUANTANSENGINGI SIAK KOTADUMAI BENGKALIS KEPULAUANMERANTI

SKOR 57 56 53 50 46 43 37 37 35 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 230 239 263 288 314 347 389 390 398 449

54

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

55

5. KEPULAUAN RIAU a. Keadaan Geografis Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari 4 kabupaten dan 2 kota berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Provinsi ini memiliki luas wilayah sekitar 251.810 km2 dimana 96 persennya adalah perairan dengan 1.350 pulau besar dan kecil serta tingkat kepadatan penduduk mencapai 170 jiwa per km persegi5, telah menjadikan tantangan tersendiri bagi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Cuaca Ekstrem, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, c. Alamat BPBD Jl. Basuki Rahmat No. 1 Tanjung Pinang Telp. (0771)318608, Fax(0771)318608 d. Tabel IRBI Provinsi Kepulauan Riau
KABUPATEN KOTABATAM BINTAN KOTATANJUNGPINANG KARIMUN NATUNA LINGGA KEPULAUANANAMBAS
5

SKOR 64 29 15 10 10 10 10

KELASRAWAN TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 178 425 438 456 457 458 459

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

56

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

57

6. BENGKULU a. Kondisi Geografis Provinsi Bengkulu sendiri terletak pada pantai barat pulau Sumatera, yang terbagi menjadi 9 Kabupaten dan 1 Kota, membujur sejajar dengan Bukit Barisan dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Secara keseluruhan, panjang pantai mencapai 525 km dan luas teritorial 48.075 km dengan kepadatan penduduk mencapai 81 jiwa per km persegi6. Provinsi ini hampir sepenuhnya berada di cekungan busur depan dari bukit barisan sehingga sering dilanda gempa tektonik yang berepisentrum di pertemuan lempeng tektonik Samudera India dan lempeng tektonik Asia, selain itu terdapat lebih dari 20 sungai yang membentang secara umum relatif berarah Barat-Timur. Disisi utara, Provinsi ini berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi yang dibatasi oleh Gunung Kerinci yang merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Longsor, Gunungapi, Abrasi c. Alamat BPBD Jl. Natadirja Km. 7 No.1 Bengkulu Telp. (0736)349674 d. Tabel IRBI Provinsi Bengkulu
KABUPATEN KOTABENGKULU REJANGLEBONG SKOR 80 72 KELASRAWAN TINGGI TINGGI RANGKINGNASIONAL 87 144

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

58

KABUPATEN BENGKULUUTARA BENGKULUSELATAN KAUR SELUMA LEBONG KEPAHIANG MUKOMUKO BENGKULUTENGAH

SKOR 60 55 50 47 45 44 31 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 210 251 291 310 334 346 413 452

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

59

60

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

7. JAMBI a. Kondisi Geografis Provinsi Jambi terletak pada Pantai Timur Pulau Sumatera berhadapan dengan laut Cina Selatan dan Lautan Pasifik, pada alur lalu lintas Internasional dan Regional. Secara geografis Propinsi Jambi terletak di cekungan belakang busur bukit barisan yang juga banyak terdapat lahan gambut, luas Wilayah Provinsi Jambi 53.435,72 Km2, kepadatan penduduk mencapai 55 jiwa per km persegi7 dan panjang pantai mencapai 185 Km. Diwilayah ini juga berlokasi Gunung Kerinci (3.805 m) yang merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan juga mengalir lebih dari 11 sungai, termasuk sungai Batang Hari yang merupakan sungai terbesar di Jambi. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Kebakaran Hutan dan Lahan, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. A. Thalib No.45 Telanai Pura Jambi Telp. (0741)670689 d. Tabel IRBI Provinsi Jambi
KABUPATEN KERINCI MUAROJAMBI BUNGO
7

SKOR 99 59 55

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 29 212 250

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA 61

KABUPATEN TANJUNGJABUNGBARAT MERANGIN BATANGHARI KOTAJAMBI SAROLANGUN TEBO TANJUNGJABUNGTIMUR KOTASUNGAIPENUH

SKOR 54 53 50 48 46 39 39 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG

RANGKINGNASIONAL 257 264 290 299 311 375 378 450

62

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

63

8. BANGKA BELITUNG a. Kondisi Geografis Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbagi menjadi wilayah daratan dan wilayah laut dengan total luas wilayah mencapai 81.725,14 km2. Luas daratan lebih kurang 16.424,14 km2 atau 20,10 persen dari total wilayah dan luas laut kurang lebih 65.301 km2 atau 79,90 persen dari total wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 67 jiwa per km persegi8. Provinsi Bangka Belitung pada umumnya merupakan dataran rendah, lembah dan sebagian kecil pegunungan dan perbukitan. Ketinggian dataran rendah rata-rata sekitar 50 meter dpl dan ketinggian Gunung Maras mencapai 699 meter (P. Bangka), Gunung Tajam Kaki ketinggian mencapai 500 meter dpl (P. Belitung). b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Cuaca Ekstrem c. Alamat BPBD Jl. Pulau Punai No.3 Pangkal Pinang Telp. (0717)439369, Fax(0717)433449. d. Tabel IRBI Provinsi Bangka Belitung
KABUPATEN KOTAPANGKALPINANG BELITUNG BELITUNGTIMUR
8

SKOR 46 41 40

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 320 359 365

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

64

KABUPATEN BANGKATENGAH BANGKASELATAN BANGKA BANGKABARAT

SKOR 37 37 35 32

KELASRAWAN TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 387 388 397 411

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

65

66

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

9. SUMATERA SELATAN a. Kondisi Geografis Provinsi Sumatera Selatan terletak di lereng bagian selatan pulau Sumatera dengan luas 9.716.800 ha dan kepadatan penduduk mencapai 77 jiwa per km persegi9. Posisi geografis Provinsi Sumatera Selatan Bagian timur, berada di lereng pegunungan Bukit Barisan sehingga terlindung dari bencana alam, seperti gempa bumi yang sering terjadi di sepanjang kawasan deretan gunung berapi yang berada di tepi barat, Bagian Selatan, sebagai lereng atas, merupakan daerah perbukitan dengan luas 769.000 ha (7,70%) dan ketinggian >100 m dpl. Kondisi lahan di wilayah utara dan timur, banyak di dominasi dengan rawa dan lahan gambut. Lebih dari 10 sungai yang mengalir di kawasan ini, diantaranya Sungai Musi, Sungai Ogan dan Sungai Komering. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Kebakaran Hutan dan Lahan c. Alamat BPBD Jl. Arah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Telp. (0711)7353311, Fax(0711)4405224. d. Tabel IRBI Provinsi Sumatra Selatan
KABUPATEN LAHAT KOTAPALEMBANG OGANKOMERINGILIR
9

SKOR 89 67 53

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 52 162 265

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA 67

KABUPATEN MUSIBANYUASIN OGANKOMERINGULUTIMUR MUARAENIM OGANKOMERINGULU MUSIRAWAS KOTAPAGARALAM EMPATLAWANG BANYUASIN OGANKOMERINGULUSELATAN OGANILIR KOTAPRABUMULIH KOTALUBUKLINGGAU

SKOR 53 52 50 47 46 46 44 44 41 41 37 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG

RANGKINGNASIONAL 266 269 292 304 312 316 337 338 355 356 386 451

68

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

69

10. LAMPUNG a. Kondisi Geografis Provinsi Lampung memiliki luas 35.376,50 km dan tingkat kepadatan penduduk mencapai 211 jiwa per km persegi10. Daerah ini di sebelah barat berbatasan dengan Selat Sunda dan di sebelah timur dengan Laut Jawa. Keadaan alam Lampung, di sebelah barat dan selatan, di sepanjang pantai merupakan daerah yang berbukit-bukit sebagai sambungan dari jalur Bukit Barisan di Pulau Sumatera. Di tengah-tengah merupakan dataran rendah. Sedangkan ke dekat pantai di sebelah timur, di sepanjang tepi Laut Jawa terus ke utara, merupakan perairan yang luas. Diwilayah provinsi ini juga terdapat beberapa gunung yaitu Gunung Tanggamas dan Gunung Krakatau. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Gatot Subroto No.44 Bandar Lampung Telp. (0721)240766, Fax(0721)240766. d. Tabel IRBI Povinsi Lampung
KABUPATEN LAMPUNGBARAT LAMPUNGSELATAN KOTABANDARLAMPUNG
10

SKOR 89 81 76

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 53 80 115

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

70

KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNGTENGAH LAMPUNGUTARA LAMPUNGTIMUR WAYKANAN TULANGBAWANG PESAWARAN KOTAMETRO PRINGSEWU MESUJI TULANGBAWANGBARAT

SKOR 62 58 56 46 46 46 42 34 10 10 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 198 214 241 318 319 325 353 403 453 454 455

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

71

72

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

11. DKI JAKARTA a. Kondisi Geografis Jakarta berlokasi di sebelah utara Pulau Jawa, di muara Ciliwung, Teluk Jakarta. Jakarta terletak di dataran rendah pada ketinggian rata-rata 8 meter dpl sehingga Jakarta sering dilanda banjir. Sebelah selatan Jakarta merupakan daerah pegunungan dengan curah hujan tinggi. Jakarta dilewati oleh 13 sungai yang semuanya bermuara ke Teluk Jakarta. Kepulauan Seribu merupakan kabupaten administratif yang terletak di Teluk Jakarta. Total luas wilayah provinsi ini sekitar 740,3 km persegi dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia yang mencapai 13.600 jiwa per km persegi11. b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi, Gagal Teknologi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lantai 3, Jakarta Pusat. d. Tabel IRBI Provinsi DKI Jakarta
KABUPATEN KOTAJAKARTATIMUR KOTAJAKARTASELATAN KOTAJAKARTAUTARA
11

SKOR 90 84 80

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 48 70 84

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA 73

KABUPATEN KOTAJAKARTABARAT KOTAJAKARTAPUSAT KEPULAUANSERIBU

SKOR 79 77 42

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 92 104 352

74

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

75

12. BANTEN a. Kondisi Geografis Wilayah Banten memiliki luas wilayah sekitar 9.160,70 km dengan kepadatan mencapai 975 jiwa per km persegi12. Provinsi Banten secara administrasi dibagi menjadi 4 kota dan 4 kabupaten dimana di Kabupaten Serang dikembangkan sebuah kawasan industri yang cukup besar. Diwilayah banten terdapat beberapa sungai besar, antara lain: Sungai Cisadane, Sungai Ciujung, Sungai Cibanten, Sabi, Pesanggrahan, Ciagrek, Cidurian dan Cimanceri. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Gagal Teknologi, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Ki Tapa No. 1 Serang Telp. (0254) 218785, Fax.(0254) 218786. d. Tabel IRBI Provinsi Banten
KABUPATEN TANGERANG LEBAK PANDEGLANG SERANG KOTATANGERANG
12

SKOR 87 85 74 65 65

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 63 66 131 170 173

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

76

KABUPATEN KOTACILEGON KOTASERANG KOTATANGERANGSELATAN

SKOR 60 43 15

KELASRAWAN TINGGI TINGGI SEDANG

RANGKINGNASIONAL 208 348 441

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

77

78

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

13. JAWA BARAT a. Kondisi Geografis Kawasan pantai utara provinsi ini merupakan dataran rendah, sedangkan di bagian tengah merupakan pegunungan, yakni bagian dari rangkaian pegunungan yang membujur dari barat hingga timur Pulau Jawa (Gunung Bukittunggul, Gunung Burangrong, Gunung Cikurai, Gunung Cireme, Gunung Galunggung, Gunung Gede, Gunung Guntur, Gunung Kancana, Gunung Malabar, Gunung Masigit, Gunung Pangrango, Gunung Papandayan, Gunung Patuha, Gunung Salak, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Telaga Bodas, Gunung Tilu, Gunung Wayang, dan Gunung Windu). Sungai-sungai yang cukup penting adalah Sungai Citarum dan Sungai Cimanuk, yang bermuara di Laut Jawa. Luas wilayah secara keseluruhan sekitar 34.816,96 km persegi dengan kepadatan mencapai 1.140 jiwa per km persegi13. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Gagal Teknologi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Soekarno Hatta No. 734 Bandung Telp. (022) 7310626, Fax.(022) 7310952. d. Tabel IRBI Provinsi Jawa Barat
KABUPATEN GARUT TASIKMALAYA
13

SKOR 139 133

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 1 2

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA 79

KABUPATEN BANDUNG BOGOR SUKABUMI CIANJUR MAJALENGKA CIAMIS KARAWANG CIREBON SUBANG KUNINGAN BEKASI PURWAKARTA SUMEDANG INDRAMAYU BANDUNGBARAT KOTABOGOR KOTASUKABUMI KOTABANDUNG KOTABANJAR KOTATASIKMALAYA KOTADEPOK KOTACIMAHI KOTABEKASI KOTACIREBON
80

SKOR 131 129 126 118 111 104 91 91 87 82 81 79 78 73 65 61 60 58 51 51 46 45 41 39

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 4 5 6 11 16 22 44 45 59 75 78 95 97 137 177 202 209 223 282 287 321 336 357 382

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

81

14. JAWA TENGAH a. Kondisi Geografis Jawa Tengah memiliki luas wilayah sekitar 32.548,20 km persegi dengan kepadatan mencapai 987 jiwa per km persegi14. Menurut tingkat kemiringan lahan di Jawa Tengah, 38% lahan memiliki kemiringan 0-2%, 31% lahan memiliki kemiringan 2-15%, 19% lahan memiliki kemiringan 15-40%, dan sisanya 12% lahan memiliki kemiringan lebih dari 40%. Rangkaian utama pegunungan di Jawa Tengah adalah Pegunungan Serayu Utara dan Serayu Selatan. Terdapat 6 gunung berapi yang aktif di Jawa Tengah, yaitu: Gunung Merapi (di Boyolali), Gunung Slamet (di Pemalang), Gunung Sindoro (di Temanggung - Wonosobo), Gunung Sumbing (di Temanggung - Wonosobo), dan Gunung Dieng (di Banjarnegara). Terkait dengan kondisi hidrologi wilayah ini, terdapat beberapa sungai antara lain Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa (572 km); Kali Pemali, Kali Comal, Kali Bodri, Serayu dan Kali Progo. Selain itu, juga terdapat waduk-waduk yang utama di Jawa Tengah yaitu Waduk Gajahmungkur (Kabupaten Wonogiri), Waduk Kedungombo (Kabupaten Boyolali dan Sragen), Rawa Pening (Kabupaten Semarang), Waduk Cacaban (Kabupaten Tegal), Waduk Malahayu (Kabupaten Brebes), dan Waduk Sempor (Kabupaten Kebumen). b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Gagal Teknologi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Imam Bonjol 1F Semarang 50173, Telp.(024) 3519927, Fax.(024) 3519186/3562294.
14

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

82

d. Tabel IRBI Provinsi Jawa Tengah


KABUPATEN CILACAP BANYUMAS KEBUMEN KLATEN WONOSOBO JEPARA SEMARANG KARANGANYAR BREBES PATI MAGELANG BOYOLALI PURWOREJO WONOGIRI KOTASEMARANG SUKOHARJO PEMALANG KUDUS REMBANG PEKALONGAN SRAGEN GROBOGAN SKOR 132 123 113 106 105 105 103 102 101 98 94 92 91 89 87 82 78 78 77 76 76 75 KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI RANGKINGNASIONAL 3 8 12 19 20 21 23 24 25 31 42 43 46 55 60 76 101 103 107 116 118 126
83

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

KABUPATEN BANJARNEGARA KENDAL TEMANGGUNG DEMAK TEGAL PURBALINGGA BATANG KOTASURAKARTA BLORA KOTAPEKALONGAN KOTATEGAL KOTAMAGELANG KOTASALATIGA

SKOR 75 73 70 69 64 62 62 60 58 52 46 44 34

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG

RANGKINGNASIONAL 127 139 149 153 180 192 193 207 222 272 322 343 404

84

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

85

15. D.I. YOGYAKARTA a. Kondisi Geografis Provinsi DI. Yogyakarta terletak Selatan Gunung Merapi dengan Luas wilayah sekitar 3.185,80 km persegi dan kepadatan mencapai 1.96 jiwa per km persegi15. Lebih dari setengah luas wilayahnya merupakan lahan kering. Kawasan Utara Kabupaten Sleman khususnya lereng Merapi adalah hulu Sungai Krasak, Boyong, Bedog, dan Kuning yang umumnya merupakan sungai-sungai rawan banjir lahar dingin. Sedangkan di kawasan Pegunungan Menoreh di Kabupaten Kulon Progo merupakan daerah rawan bencana tanah longsor. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Jend. Sudirman 5 Yogyakarta 55233, Telp.(0274) 3519927. d. Tabel IRBI Provinsi D.I. Yogyakarta
KABUPATEN SLEMAN BANTUL KULONPROGO GUNUNGKIDUL KOTAYOGYAKARTA
15

SKOR 97 90 80 76 74

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 34 49 90 120 135

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

86

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

87

` 16. JAWA TIMUR a. Kondisi Geografis Secara fisiografis, wilayah Provinsi Jawa Timur dapat dikelompokkan dalam tiga zona: zona selatan (plato), zona tengah (gunung berapi), dan zona utara (lipatan). Pada bagian tengah terbentang rangkaian pegunungan berapi (19 gunung, diantaranya Gunung Kelud, Gunung Bromo, dan Gunung Semeru). Pada bagian selatan terdapat rangkaian perbukitan, yakni dari pesisir pantai selatan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, hingga Malang. Pegunungan Kapur Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian Pegunungan Sewu di Yogyakarta. Dua sungai terpenting di Jawa Timur adalah Sungai Brantas (290 km) dan Bengawan Solo. Diwilayah seluas dengan kepadatan penduduk mencapai 772 jiwa per km persegi16, banyak berkembang industri dan pertambangan (mineral, bahan galian dan migas). b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Gagal Teknologi, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. A. Yani No. 156 Surabaya 60271 Telp. (031)8270498, 8296630 Fax. (031) 8274284. d. Tabel IRBI Provinsi Jawa Timur
KABUPATEN MALANG TRENGGALEK
16

SKOR 111 94

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 18 41

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

88

KABUPATEN SITUBONDO BOJONEGORO KEDIRI MAGETAN JEMBER MOJOKERTO BLITAR LUMAJANG PASURUAN SIDOARJO PONOROGO GRESIK BANYUWANGI PACITAN PROBOLINGGO TULUNGAGUNG LAMONGAN TUBAN MADIUN NGAWI KOTASURABAYA SAMPANG KOTAMALANG BONDOWOSO

SKOR 91 87 85 83 82 79 76 75 75 74 70 70 67 65 65 64 64 63 62 62 58 58 58 55

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 47 61 68 73 77 96 119 128 129 133 150 152 163 172 176 181 183 189 195 196 216 224 227 254

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

89

KABUPATEN JOMBANG NGANJUK BANGKALAN KOTAKEDIRI PAMEKASAN SUMENEP KOTABLITAR KOTAPASURUAN KOTAMADIUN KOTABATU KOTAPROBOLINGGO KOTAMOJOKERTO

SKOR 54 52 48 46 42 42 41 36 36 36 15 15

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 258 274 300 329 350 351 360 393 394 395 439 440

90

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

91

` 17. BALI a. Kondisi Geografis Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda Kecil sepanjang 153 km dan selebar 112 km sekitar 3,2 km dari Pulau Jawa yang beriklim tropis seperti bagian Indonesia yang lain. Kemiringan lahan Pulau Bali terdiri dari lahan datar (0-2%) seluas 122.652 ha, lahan bergelombang (2-15%) seluas 118.339 ha, lahan curam (15-40%) seluas 190.486 ha dan lahan sangat curam (>40%) seluas 132.189 ha. Provinsi Bali memiliki 4 (empat) buah danau yang berlokasi di daerah pegunungan, yaitu Danau Beratan, Buyan, Tamblingan dan Danau Batur. Di Provinsi ini juga terdapat 6 gunung (Gunung Abang, Gunung Agung, Gunung Batukau, Gunung Batur, Gunung Catur, dan Gunung Sangiang). Luas wilayah Provinsi Bali adalah 5.636,66 km2 atau 0,29% luas wilayah Republik Indonesia dengan kepadatan penduduk mencapai 602 jiwa per km persegi17 yang dibagi menjadi 9 kabupaten/kota, 55 kecamatan dan 701 desa/kelurahan. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jln. D.I. Panjaitan Niti Mandala No.6 Denpasar 80235 Tlp.(0361) 245397, Fax. .(0361) 245397. d. Tabel IRBI Provinsi Bali
KABUPATEN BULELENG
17

SKOR 84

KELASRAWAN TINGGI

RANGKINGNASIONAL 72

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

92

KABUPATEN KARANGASEM GIANYAR JEMBRANA BADUNG KOTADENPASAR BANGLI TABANAN KLUNGKUNG

SKOR 80 67 60 52 48 47 46 44

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 91 164 205 273 301 307 317 339

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

93

94

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

18. NUSA TENGGARA BARAT a. Kondisi Geografis Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi kepulauan yang berbatasan dengan Samudera Indonesia di bagian Selatan dan laut Flores di bagian Utara dengan luas wilayah kurang lebih 20.153,15 km per segi dan tingkat kepadatan penduduk mencapai 231 jiwa per km per segi18. Wilayah NTB dilalui oleh sekitar 155 buah sungai yang berhulu di lebih dari 15 gunung, termasuk Gunung Rinjani di Pulau Lombok dan gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Sebagian besar dari penduduk Lombok berasal dari suku Sasak, sementara suku Bima dan Sumbawa merupakan kelompok etnis terbesar di Pulau Sumbawa dengan mayoritas penduduk Nusa Tenggara Barat beragama Islam (96%). b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jln. Airlangga No.30 Mataram Tlp.(0370) 654828, Fax. (0370) 627231. d. Tabel IRBI Provinsi Nusa Tenggara Barat
KABUPATEN LOMBOKBARAT SUMBAWA SKOR 111 101 KELASRAWAN TINGGI TINGGI RANGKINGNASIONAL 17 26

18

Survey Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 95

KABUPATEN LOMBOKTIMUR BIMA LOMBOKTENGAH KOTAMATARAM DOMPU SUMBAWABARAT LOMBOKUTARA KOTABIMA

SKOR 89 81 80 70 70 46 15 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 54 82 88 148 151 326 442 460

96

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

97

` 19. NUSA TENGGARA TIMUR a. Kondisi Geografis NTT merupakan provinsi kepulauan dengan luas sekitar 48.718,10 km persegi yang terdiri lebih dari 560 pulau, dengan tiga pulau utama adalah Flores, Sumba dan Timor Barat. Dari seluruh pulau yang ada, 42 pulau telah berpenghuni sedangkan sisanya masih belum berpenghuni dengan kepadatan penduduk mencapai 91 jiwa per km persegi19. Di wilayah NTT, terdapat 11 gunung api yaitu Gunung Ine Like, Ebu Lobo, Iya, Kelimutu, Roka Tenda, Lewo Tobi (Lakilaki), Lewo Tobi (Perempuan), Lera Boleng, Ile Boleng, Ile Lewotolo dan Gunung Ile Werung. Dari gunung-gunung yang ada, mengalir sekitar 40 Sungai besar dimana yang terbesar adalah Sungai Kambaniru (118 km), Benanain (100 km), Noelmina (90 km) dan Wanokaka (80 km). b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jln. Teratai No.11 Kupang 85111 Tlp. (0380) 832617, 833384 Fax. (0380) 832671 d. Tabel IRBI
KABUPATEN SIKKA FLORESTIMUR MANGGARAI
19

SKOR 123 97 97

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 9 32 33

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

98

KABUPATEN ALOR KUPANG BELU KOTAKUPANG SUMBABARAT SUMBATIMUR TIMORTENGAHSELATAN TIMORTENGAHUTARA LEMBATA ENDE MANGGARAIBARAT NGADA ROTENDAO SUMBABARATDAYA MANGGARAITIMUR NAGEKEO SUMBATENGAH SABURAIJUA

SKOR 94 94 85 78 78 75 75 70 69 68 62 57 55 46 46 40 31 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 38 40 67 98 102 123 125 147 154 160 197 234 253 313 327 372 417 461

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

99

100

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

20. KALIMANTAN BARAT a. Kondisi Geografis Luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat adalah 146.807 km (7,53% luas Indonesia) dengan kepadatan penduduk mencapai 28 jiwa per km persegi20. Daerah Kalimantan Barat termasuk salah satu daerah yang dapat dijuluki provinsi "Seribu Sungai" yang beriklim tropik basah. Sungai yang cukup besar antara lain: Sungai Airhitam, Sungai Beliang, Sungai Jelai, Sungai Kapuas, Sungai Landak, Sungai Melawi, Sungai Mempawah, Sungai Paloh, Sungai Pawan dan Sungai Sambas. b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jln. Adi Sucipto Km.3,5 No.50 Pontianak, Telp.(0561) 744219, Fax.(0561) 744220. d. Tabel IRBI Provinsi Kalimantan Barat
KABUPATEN PONTIANAK SAMBAS LANDAK BENGKAYANG SANGGAU
20

SKOR 77 74 52 51 51

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 109 136 276 281 283

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 101

KABUPATEN KOTAPONTIANAK KOTASINGKAWANG KUBURAYA KAPUASHULU SEKADAU SINTANG MELAWI KAYONGUTARA KETAPANG

SKOR 47 39 34 33 31 30 30 29 26

KELASRAWAN TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 305 379 405 408 414 419 420 426 430

102

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

103

` 21. KALIMANTAN TIMUR a. Kondisi Geografis Kalimantan Timur merupakan provinsi kedua terluas di Indonesia setelah Papua dengan luas wilayah kurang lebih 245.237,80 km atau sekitar satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura atau 11% dari total luas wilayah Indonesia dengan kepadatan penduduk mencapai 15 jiwa per km persegi21. Provinsi ini berbatasan langsung dengan negara tetangga, yaitu Negara Bagian Sabah dan Serawak, Malaysia Timur dengan wilayah yang memiliki potensi industri pertambangan yang cukup besar terutama batubara dan migas. Beberapa sungai yang ada diwilayah ini adalah Sungai Mahakam, Gunung Batuayan, Sungai Bahan, Sungai Bani, Sungai Kayan, Sungai Senyiur, Sungai Sesayap, Sungai Telen, dan Sungai Wahan. b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan. c. Alamat BPBD Jl. M.T. Haryono, Rawa Indah Samarinda, Telp.(0541) 733766, Fax.(0541) 204315. d. Tabel IRBI Provinsi Kalimantan Timur
KABUPATEN KOTASAMARINDA KOTABALIKPAPAN
21

SKOR 94 89

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 39 56

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

104

KABUPATEN KUTAIKERTANEGARA PASIR KOTATARAKAN KUTAIBARAT KUTAITIMUR NUNUKAN KOTABONTANG PENAJAMPASERUTARA MALINAU BERAU BULUNGAN TANATIDUNG

SKOR 65 57 57 51 47 44 34 33 29 24 24 5

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RENDAH

RANGKINGNASIONAL 175 232 235 285 308 345 402 409 424 433 434 475

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

105

106

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

22. KALIMANTAN TENGAH a. Kondisi Geografis Provinsi ini seluas 157.983 km persegi dengan kepadatan penduduk mencapai 13 jiwa per km persegi22. Provinsi ini terbagi menjadi 13 kabupaten dan 1 kotamadya. Bagian Utara terdiri Pegunungan Muller Swachner dan perbukitan, bagian Selatan dataran rendah, rawa dan payapaya. Pusat permukiman umumnya berada di wilayah sekitar bantaran sungai-sungai yang mengalir di wilayah ini, yaitu: Sungai Kahayan, Sungai Kalanaman, Sungai Katingan, Sungai Lamandau, Sungai Mendawai, Sungai Pembuang, Sungai Sampit, dan Sungai Seruyan. b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Kebakaran Hutan dan Lahan, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Provinsi Kalimantan Tengah Jl. Yos Sudarso No.8, Telp.(0536) 3221792/3221177, Fax.(0536) 221644. d. Tabel IRBI Provinsi Kalimantan Tengah
KABUPATEN KOTAPALANGKARAYA KAPUAS BARITOUTARA KATINGAN KOTAWARINGINTIMUR
22

SKOR 50 41 41 41 41

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 293 358 361 362 363

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 107

KABUPATEN KOTAWARINGINBARAT BARITOSELATAN PULANGPISAU BARITOTIMUR LAMANDAU MURUNGRAYA SERUYAN GUNUNGMAS SUKAMARA

SKOR 40 39 34 31 30 29 29 24 5

KELASRAWAN TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RENDAH

RANGKINGNASIONAL 366 376 401 415 421 423 427 435 474

108

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

109

` 23. KALIMANTAN SELATAN a. Kondisi Geografis Provinsi ini merupakan provinsi terkecil di pulau Kalimantan dengan luas wilayah sekitar 36.985 km persegi dan kepadatan penduduk mencapai 88 jiwa per km persegi23. Provinsi ini dibagi menjadi 11 kabupaten dan 2 kota. Dengan wilayah yang relatif kecil, terdapat banyak sungai yang mengaliri wilayah ini, antara lain: Sungai Barito, Sungai Martapura, Sungai Riam, dan 8 sungai lainnya sehingga aktifitas penduduk banyak yang memanfaatkan transportasi sungai. b. Ancaman Bencana Banjir, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Kebakaran Hutan dan Lahan c. Alamat BPBD Jl. D.I. Panjaitan No.23, Telp.(0511) 7745727, Fax.(0511) 3352185. d. Tabel IRBI Provinsi Kalimantan Selatan
KABUPATEN BANJAR TANAHLAUT KOTABANJARMASIN HULUSUNGAISELATAN
23

SKOR 77 75 58 57

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 108 124 218 231

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

110

KABUPATEN HULUSUNGAIUTARA TABALONG HULUSUNGAITENGAH TAPIN BARITOKUALA KOTABARU TANAHBUMBU BALANGAN KOTABANJARBARU

SKOR 56 55 54 53 52 52 51 42 40

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 246 252 259 267 275 277 280 349 367

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

111

112

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

24. SULAWESI UTARA a. Kondisi Geografis Provinsi Sulawesi Utara terletak di jazirah utara Pulau Sulawesi dan merupakan salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang terletak di sebelah utara garis khatulistiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 158 jiwa per km persegi24. Sebagian besar wilayah dataran Provinsi Sulawesi Utara terdiri dari pegunungan dan bukit-bukit diselingi oleh lembah yang membentuk dataran. Gunung-gunung terletak berantai dengan ketinggian di atas 1.000 dari permukaan laut (Gunung Awu, Gunung Boliohutu, Gunung Colo, Gunung Karangetang, Gunung Klabat, dan Gunung Tentolomatinan). Selain itu, di provinsi ini juga terdapat beberapa sungai yang berhulu di gunung-gunung tersebut, yaitu: Sungai Ayong, Sungai Binebase, Sungai Bone, Sungai Laini, Sungai Naha, Sungai Polgar, Sungai Ranayapu, Sungai Tabalong, dan Sungai Tutul. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial. c. Alamat BPBD Jl. Bethesda No.16 Manado Tlp. (0431) 844730 Fax. (0431) 844145 d. Tabel IRBI Provinsi Sulawesi Utara
KABUPATEN KOTAMANADO KEPULAUANTALAUD
24

SKOR 112 87

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 14 64

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 113

KABUPATEN MINAHASA SANGIRTALAUD BOLAANGMONGONDOW MINAHASASELATAN MINAHASAUTARA KOTABITUNG KEP.SIAUTAGULANDANGBIARO KOTATOMOHON MINAHASATENGGARA BOLAANGMONGONDOWUTARA BOLAANGMONGONDOWSELATAN BOLAANGMONGONDOWTIMUR KOTAKOTAMOBAGU

SKOR 80 77 64 56 54 54 40 39 38 10 10 10 10

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKINGNASIONAL 89 112 184 248 260 262 373 380 385 462 463 464 465

114

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

115

` 25. SULAWESI BARAT a. Kondisi Geografis Provinsi Sulawesi Barat yang beribukota di Mamuju yang berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah di sebelah utara dan Selat Makassar di sebelah barat dan berada di sekitar patahan palukoro. Di Sulawesi Barat terdapat 193 buah gunung, dimana gunung tertinggi adalah Gunung Ganda Dewata dengan ketinggian 3.037 meter diatas permukaan laut. Luas wilayah Provinsi Sulawesi Barat tercatat 16.990,77 kilometer persegi yang meliputi 5 kabupaten dengan kepadatan penduduk mencapai 61 jiwa per km persegi25. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. Andi Depu No.33 Mamuju 91511 Tlp. (0426) 22058, 21141 d. Tabel IRBI Provinsi Sulawesi Barat
KABUPATEN POLEWALIMANDAR MAMUJU MAMUJUUTARA MAMASA MAJENE
25

SKOR 74 66 57 49 37

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 132 168 236 298 391

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

116

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

117

` 26. SULAWESI SELATAN a. Kondisi Geografis Provinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang terletak di jazirah selatan Pulau Sulawesi, dengan luas 4.611.845 ha (42% dari luas seluruh Pulau Sulawesi) dan memiliki tingkat kepadatan penduduk sekitar 165 jiwa per km persegi26. Keadaan geografis Provinsi Sulawesi Selatan cukup beragam karena daerah ini memiliki beberapa sungai, danau dan pegunungan. Jumlah sungai yang mengaliri wilayah Sulawesi Selatan tercatat sekitar 65 aliran sungai, dengan jumlah aliran terbesar berada di Kabupaten Luwu, yakni sebanyak 25 aliran sungai. Sedangkan sungai yang berada di Kabupaten Gowa dikendalikan oleh bendungan Bili-bili. Beberapa gunung juga terdapat di wilayah ini, yaitu: Gunung Anuan, Gunung Balease, Gunung Gandadinata, Gunung Kabinturu, Gunung Kambuno, Gunung Lampobatang, Gunung Paroreang, Gunung Rantemado, Gunung Sinajai, dan Gunung Tolondokalaud. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi, Gagal Teknologi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jln. Andi Pangerang Pettarani No.59 Makassar 90222 Tlp. (0411) 312523 Fax. (0411) 312523. d. Tabel IRBI Provinsi Sulawesi Selatan
KABUPATEN GOWA
26

SKOR 77

KELASRAWAN TINGGI

RANGKINGNASIONAL 111

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

118

KABUPATEN WAJO TANATORAJA SOPPENG PINRANG KOTAMAKASSAR TAKALAR SINJAI LUWU BONE BULUKUMBA KOTAPALOPO LUWUUTARA KOTAPAREPARE SIDENRENGRAPPANG BANTAENG LUWUTIMUR JENEPONTO BARRU MAROS PANGKAJENEKEPULAUAN ENREKANG SELAYAR

SKOR 69 68 65 64 63 63 63 61 59 58 58 56 52 51 51 49 48 47 46 46 45 44

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 156 158 171 182 186 187 188 203 213 225 229 247 279 284 286 296 303 306 323 324 333 344

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

119

120

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

27. SULAWESI TENGAH a. Kondisi Geografis Sulawesi Tengah dengan luas wilayah 68.059,71 km2, memiliki angka kepadatan penduduk mencapai 39 jiwa per km persegi27. Wilayah provinsi ini terdapat sekitar 25 gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 2.000 meter (Gunung Butumpu, Daku, Dali, Dampal, Gawalisi, Gentilomatinan, Kulawi, Lambuno, Lompopana, Lumut, Mad, Malino, Maruwali, Nokilalaki, Ogoamas, Pekawa, Rerekautimdu, Salai, Sidole, Sonjo, Tambusisi, Tanamatua, Tinombala, Towengkeli, dan Gunung Tumpu). Sulawesi Tengah juga memiliki beberapa sungai, diantaranya sungai Lariang yang terkenal sebagai arena arung jeram, sungai Gumbasa dan sungai Palu. Juga terdapat danau yang menjadi obyek wisata terkenal yakni Danau Poso dan Danau Lindu. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. M.T.Haryono No.29 Palu, Ttlp.(0451) 421766, Fax.(0451) 456824 d. Tabel IRBI Provinsi Sulawesi Tengah
KABUPATEN TOLITOLI DONGGALA
27

SKOR 87 85

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 62 65

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 121

KABUPATEN POSO KOTAPALU MOROWALI PARIGIMOUTONG BANGGAI TOJOUNAUNA BUOL BANGGAIKEPULAUAN

SKOR 78 76 76 58 57 50 47 38

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 100 117 121 228 233 294 309 384

122

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

123

` 28. SULAWESI TENGGARA a. Kondisi Geografis Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki wilayah daratan seluas 38.140 Km persegi dan wilayah perairan (laut ) diperkirakan seluas 110.000 Km persegi dengan kepadatan penduduk mencapai 53 jiwa per km persegi28. Kondisi tanah daerah Sulawesi Tenggara umumnya bergunung, bergelombang berbukit-bukit. Kondisi batuan wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara ditinjau dari sudut geologis terdiri atas batuan sedimen, batuan metamorfosis, dan batuan beku. Beberapa sungai juga terdapat di wilayah provinsi ini, yaitu: Sungai Konoweha, Sungai Labandia, Sungai Lalindu, Sungai Lasolo, Sungai Matarombeo, Sungai Peleang, Sungai Sampolawa, dan Sungai Watumakale. Sungai-sungai tersebut, sebagian besar berhulu di Gunung Mengkoka dan Gunung Watuwila. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi. c. Alamat BPBD Jl. Bumi Praja Aadounnohu Kendari, Telp.(0401) 3191617, Fax.(0401) 3191614. d. Tabel IRBI Provinsi Sulawesi Tenggara
KABUPATEN KOTAKENDARI BUTONUTARA
28

SKOR 81 78

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 81 99

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

124

KABUPATEN KOLAKAUTARA BUTON WAKATOBI KONAWESELATAN KOLAKA BOMBANA BUTON MUNA KONAWE KONAWEUTARA

SKOR 75 69 68 62 60 58 58 52 45 42

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 122 155 159 194 206 219 221 278 331 354

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

125

126

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

29. GORONTALO a. Kondisi Geografis Wilayah Provinsi Gorontalo sebagian besar adalah perbukitan yang secara keseluruhan Provinsi Gorontalo tercatat memiliki wilayah seluas 12.215,44 km persegi dan kepadatan penduduk mencapai 85 jiwa per km persegi29. Permukaan tanah di Gorontalo sebagian besar adalah perbukitan. Oleh karenanya, Gorontalo memiliki banyak gunung dengan ketinggian yang berbeda. Gunung Tabongo yang terletak di Kabupaten Boalemo merupakan gunung yang tertinggi dengan ketinggian 2.100 m dari permukaan laut. Sedangkan Gunung Litu Litu yang terletak di Kabupaten Gorontalo adalah gunung yang terendah dengan ketinggian 884 dari permukaan laut. Disamping mempunyai banyak gunung, provinsi ini juga dilintasi banyak sungai, sungai terpanjang adalah Sungai Paguyaman yang terletak di Kabupaten Boalemo dengan panjang 99,3 Km. Sedangkan sungai yang terpendek adalah Sungai Huango dan Bionga dengan panjang masing-masing 24,2 Km, yang terletak di Kabupaten Gorontalo. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Longsor, Abrasi. c. Alamat BPBD Jl. Poigar Kel. Molosifatu Kota Gorontalo, Telp.(0435) 827065. d. Tabel IRBI Provinsi Gorontalo
KABUPATEN KOTAGORONTALO
29

SKOR 85

KELASRAWAN TINGGI

RANGKINGNASIONAL 69

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 127

KABUPATEN BONEBOLANGO BOALEMO GORONTALOUTARA GORONTALO POHUWATO

SKOR 64 58 55 54 48

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 185 226 255 261 302

128

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

129

` 30. MALUKU a. Kondisi Geografis Luas Wilayah Provinsi Maluku secara keseluruhan 81.376 km persegi dan kepadatan penduduk sekitar 28 jiwa per km persegi30. Provinsi Maluku merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 559 pulau yang berada di ujung patahan sorong. Diwilayah ini, terdapat beberapa gunung yang tertinggi yaitu gunung Binaya dengan ketinggian 3055 M, terletak di Pulau Seram Kabupaten Maluku Tengah sedangkan 9 gunung lainnya tersebar di beberapa pulau yang ada di wilayah ini. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Tsunami, Kebakaran Permukiman, Kekeringan, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Jl. DR. Maliahollo No.57 Ambon, Telp.(0911) 316041, Fax.(0911) 316042. d. Tabel IRBI Provinsi Maluku
KABUPATEN KOTAAMBON BURU MALUKUTENGAH MALUKUTENGGARA SERAMBAGIANBARAT BURUSELATAN
30

SKOR 124 68 65 49 46 36

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 7 161 169 297 328 396

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

130

KABUPATEN KOTATUAL MALUKUTENGGARABARAT KEPULAUANARU SERAMBAGIANTIMUR

SKOR 29 5 5 5

KELASRAWAN SEDANG RENDAH RENDAH RENDAH

RANGKINGNASIONAL 428 476 477 478

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

131

132

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

31. MALUKU UTARA a. Kondisi Geografis Provinsi yang biasa disingkat sebagai "Malut" ini terdiri dari beberapa pulau di Kepulauan Maluku. Luas total wilayah Provinsi Maluku Utara mencapai 140.255,32 km. Sebagian besar merupakan wilayah perairan laut, yaitu seluas 106.977,32 km (76,27%). Sisanya seluas 33.278 km (23,73%) adalah daratan. Provinsi Maluku Utara terdiri dari 395 pulau besar dan kecil. Pulau yang dihuni sebanyak 64 buah dan yang tidak dihuni sebanyak 331 buah dengan kepadatan penduduk sekitar 30 jiwa per km persegi31. Beberapa gunung yang cukup aktif berada di wilayah ini, antara lain Gunung Gamalama, Gunung Gamkonora, dan Gunung Ibu b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Cuaca Ekstrem, Longsor, Gunungapi, Abrasi. c. Alamat BPBD Jl. Pahlawan Revolusi Ternate, Telp.(0921) 3127656, Fax.(0921) 3121006. d. Tabel IRBI Provinsi Maluku Utara
KABUPATEN HALMAHERABARAT KOTATERNATE HALMAHERASELATAN HALMAHERAUTARA
31

SKOR 73 56 56 53

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 140 244 245 268

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA 133

KABUPATEN HALMAHERATIMUR HALMAHERATENGAH KEPULAUANSULA KOTATIDOREKEPULAUAN PULAUMOROTAI

SKOR 33 31 10 10 5

KELASRAWAN SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RENDAH

RANGKINGNASIONAL 410 418 466 467 479

134

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

135

` 32. PAPUA a. Kondisi Geografis Luas wilayah Provinsi Papua adalah 309.934 km persegi dengan kepadatan penduduk yang cukup kecil yaitu sekitar 6 jiwa per km persegi32, merupakan provinsi terluas di Indonesia. Provinsi ini merupakan salah satu provinsi yang kaya akan suku asli yaitu terdiri dari 255 suku, dengan bahasa yang masing-masing berbeda. Daratan Papua merupakan daratan yang terbentuk akibat pergerakan aktif antara lempeng pasifik dan Indo-Australia yang menyebabkan banyak terdapat patahan aktif dan gunung-gunung, yaitu: Gunung Arfak, Gunung Derabaro, Gunung Dwikora, Gunung Jaya/Ngapulu, Gunung Kwoko, Gunung Mandala, Gunung Redoura, Gunung Togwomeri, Gunung Trikora, Gunung Yamin, dan Gunung Yaramamafaka. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Kebakaran Permukiman, Cuaca Ekstrem, Longsor, Abrasi, Konflik Sosial, Epidemi dan Wabah Penyakit. c. Alamat BPBD Kesbangpol Prov.Papua Jl. Trans Irian Arso, Telp.(0967) 582850, Fax.(0967) 531789. d. Tabel IRBI Provinsi Papua
KABUPATEN JAYAPURA
32

SKOR 81

KELASRAWAN TINGGI

RANGKINGNASIONAL 83

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

136

KABUPATEN JAYAWIJAYA NABIRE BIAKNUMFOR MIMIKA MERAUKE YAPENWAROPEN KOTAJAYAPURA KEEROM TOLIKARA MAPPI YAHUKIMO PEGUNUNGANBINTANG PANIAI PUNCAKJAYA NDUGA MAMBERAMOTENGAH YALIMO DEIYAI BOVENDIGOEL ASMAT SARMI WAROPEN SUPIORI MAMBERAMORAYA

SKOR 65 62 57 45 41 39 34 34 31 29 26 24 10 10 10 10 10 10 5 5 5 5 5 5

KELASRAWAN TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH

RANGKINGNASIONAL 174 199 237 335 364 381 406 407 416 429 432 437 468 469 470 471 472 473 485 486 487 488 489 490

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

137

KABUPATEN LANNYJAYA PUNCAK DOGIYAI INTANJAYA

SKOR 5 5 5 5

KELASRAWAN RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH

RANGKINGNASIONAL 491 492 493 494

138

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

139

` 33. PAPUA BARAT a. Kondisi Geografis Provinsi Papua Barat memiliki luas wilayah 115.363,50 km2 dengan Kabupaten Teluk Bintuni merupakan kabupaten terluas yaitu 18.658 km2 atau 16,17 persen dari total luas wilayah Provinsi Papua Barat dan Kota Sorong merupakan kabupaten dengan luasan terkecil yaitu 1.105 km2. Kepadatan penduduk di provinsi ini mencapai 7 jiwa per km persegi33. Di bagian Utara wilayah ini terdapat patahan yang paling aktif di Indonesia, yaitu patahan sorong sehingga wilayah ini sering mengalami gempabumi. Provinsi ini juga terdapat beberapa gunung, yaitu: Pegunungan Arfak, Pegunungan Fak- Fak Gunung Fudi, Pegunungan Kumafa, Gunung Kwoko, Pegunungan Tamarau, Gunung Togwomeri, Gunung Wasada, dan Gunung Wiwi. b. Ancaman Bencana Banjir, Gempabumi, Abrasi, banjir, dan longsor. c. Alamat BPBD Jl. Yos sudarso Sanggeng Manokwari, Telp.(0968) 215869, 215623. d. Tabel IRBI Provinsi Papua Barat
KABUPATEN MANOKWARI TELUKWONDAMA
33

SKOR 56 46

KELASRAWAN TINGGI TINGGI

RANGKINGNASIONAL 249 330

Survei Podes, BPS, 2008 INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

140

KABUPATEN KOTASORONG SORONG SORONGSELATAN RAJAAMPAT FAKFAK KAIMANA TELUKBINTUNI TAMBRAUW MAYBRAT

SKOR 35 30 26 24 5 5 5 5 5

KELASRAWAN SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH RENDAH

RANGKINGNASIONAL 400 422 431 436 480 481 482 483 484

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

141

142

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

B. INDEKS RAWAN BENCANA SINGLE HAZARD KABUPATEN/KOTA 1. INDEKS RAWAN BENCANA BANJIR
RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
143

PROVINSI SUMATERAUTARA JAWATIMUR BANTEN JAWATENGAH DKIJAKARTA DKIJAKARTA JAMBI JAWABARAT JAWATIMUR SULAWESISELATAN JAWATENGAH JAWABARAT DKIJAKARTA JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH BANTEN JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR LAMPUNG JAWABARAT

KABUPATEN LANGKAT PASURUAN TANGERANG BANYUMAS KOTAJAKARTAUTARA KOTAJAKARTATIMUR KERINCI KARAWANG SITUBONDO WAJO CILACAP BANDUNG KOTAJAKARTASELATAN PATI BOJONEGORO GRESIK BEKASI SEMARANG KOTATANGERANG SRAGEN BELU LAMPUNGSELATAN INDRAMAYU

SKOR 70 70 68 67 66 63 61 61 61 61 60 59 58 58 58 58 57 57 57 56 56 54 54

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI SULAWESITENGGARA SUMATERAUTARA RIAU RIAU JAWABARAT JAWATIMUR DKIJAKARTA JAWATENGAH SULAWESIUTARA LAMPUNG JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR KALIMANTANSELATAN JAWABARAT KALIMANTANTIMUR SULAWESISELATAN SULAWESIBARAT ACEH RIAU JAMBI JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT KALIMANTANBARAT SUMATERABARAT DKIJAKARTA

KABUPATEN KOTAKENDARI KOTAMEDAN INDRAGIRIHULU KOTAPEKANBARU CIREBON KEDIRI KOTAJAKARTABARAT GROBOGAN BOLAANGMONGONDOW TANGGAMUS KOTASEMARANG MALANG LUMAJANG BANJAR SUKABUMI KOTASAMARINDA KOTAPALOPO MAMUJU ACEHSELATAN KAMPAR MUAROJAMBI SUBANG KENDAL BIMA SAMBAS KOTAPADANG KOTAJAKARTAPUSAT
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 54 53 53 53 53 53 52 52 52 51 51 51 51 51 50 50 50 50 49 49 49 49 49 49 49 48 48

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

144

PROVINSI JAWATENGAH JAWATENGAH KALIMANTANTIMUR ACEH ACEH JAMBI JAWABARAT JAWATENGAH BALI SULAWESITENGAH ACEH ACEH SUMATERABARAT LAMPUNG JAWABARAT JAWATIMUR KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH ACEH SUMATERABARAT JAWABARAT JAWATIMUR JAWATIMUR

KABUPATEN DEMAK BREBES KUTAIKERTANEGARA ACEHTIMUR ACEHBARAT BATANGHARI CIAMIS KARANGANYAR BULELENG MOROWALI ACEHTENGGARA ACEHUTARA PESISIRSELATAN KOTABANDARLAMPUNG BOGOR TUBAN HULUSUNGAISELATAN HULUSUNGAIUTARA DELISERDANG LAHAT KUTAIBARAT DONGGALA ACEHBARATDAYA LIMAPULUHKOTO KOTABANDUNG LAMONGAN SAMPANG

SKOR 48 48 48 47 47 47 47 47 47 47 46 46 46 46 46 46 46 46 45 45 45 45 44 44 44 44 44

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

145

PROVINSI BANTEN SULAWESISELATAN ACEH BANTEN SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH BANTEN NUSATENGGARATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT SULAWESISELATAN GORONTALO BENGKULU JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR SULAWESISELATAN RIAU JAMBI SUMATERASELATAN JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN SERANG SOPPENG PIDIE PANDEGLANG PADANGPARIAMAN PEKALONGAN KOTASURAKARTA LEBAK FLORESTIMUR BONDOWOSO SUMBAWA DOMPU SUMBAWABARAT BANTAENG GORONTALO REJANGLEBONG KEBUMEN SUKOHARJO KUDUS TEGAL JOMBANG KOTAMAKASSAR ROKANHULU SAROLANGUN OGANKOMERINGULU NGANJUK SUMBABARAT
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 44 44 43 43 42 42 42 42 42 41 41 41 41 41 41 40 40 40 40 40 40 40 39 39 39 39 39

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104

146

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN ACEH BENGKULU NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR SUMATERABARAT LAMPUNG SUMATERAUTARA JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR BALI SULAWESITENGAH RIAU LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH

KABUPATEN KUPANG TIMORTENGAHSELATAN SIKKA KOTAKUPANG KOTAMANADO BANGGAI POSO BULUKUMBA PINRANG ACEHSINGKIL KOTABENGKULU LOMBOKBARAT MANGGARAI AGAM LAMPUNGBARAT TAPANULIUTARA WONOSOBO BOYOLALI JEPARA BATANG MOJOKERTO KOTADENPASAR KOTAPALU ROKANHILIR LAMPUNGUTARA MAJALENGKA REMBANG

SKOR 39 39 39 39 39 39 39 39 39 38 38 38 38 37 37 36 36 36 36 36 36 36 36 35 35 35 35

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

147

PROVINSI JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA GORONTALO SUMATERAUTARA JAWATIMUR SULAWESIUTARA SUMATERASELATAN JAWATIMUR JAMBI JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH ACEH

KABUPATEN TULUNGAGUNG JEMBER BANGKALAN KOTAMALANG LOMBOKTENGAH NAGEKEO TANAHLAUT HULUSUNGAITENGAH GOWA LUWU LUWUUTARA LUWUTIMUR KOTAKENDARI KOTAGORONTALO ASAHAN PROBOLINGGO MINAHASATENGGARA MUARAENIM BLITAR KOTAJAMBI KUNINGAN BLORA PEMALANG NGAWI PONTIANAK BARITOUTARA NAGANRAYA
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 35 35 35 35 35 35 35 35 35 35 35 35 35 35 34 34 34 33 33 32 32 32 32 32 32 32 31

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158

148

PROVINSI SUMATERAUTARA JAMBI LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATIMUR JAWATIMUR BALI KALIMANTANTIMUR SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT JAMBI JAWABARAT NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA MALUKUUTARA

KABUPATEN KOTATEBINGTINGGI TEBO LAMPUNGTENGAH KOTADEPOK PURBALINGGA KULONPROGO MADIUN KOTASURABAYA JEMBRANA KOTABALIKPAPAN MINAHASAUTARA TOLITOLI NIAS SERDANGBEDAGAI SOLOK BUNGO TASIKMALAYA BIMA NGADA MANGGARAIBARAT MELAWI KOTABARU KOLAKAUTARA WAKATOBI KONAWESELATAN BUTONUTARA HALMAHERATIMUR

SKOR 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 31 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

149

PROVINSI SUMATERAUTARA KALIMANTANTIMUR PAPUA SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN BENGKULU JAWABARAT ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT SUMATERASELATAN BANGKABELITUNG KEPULAUANRIAU JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATIMUR JAWATIMUR BALI NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTENGAH SULAWESIUTARA SULAWESISELATAN

KABUPATEN BATUBARA KUTAITIMUR KEEROM LABUHANBATU KOTAPAGARALAM BENGKULUSELATAN KOTABEKASI ACEHBESAR KOTATANJUNGBALAI KOTABINJAI KOTASOLOK KOTAPALEMBANG KOTAPANGKALPINANG KOTABATAM CIANJUR GARUT SUMEDANG KOTASUKABUMI KLATEN BANTUL MAGETAN PAMEKASAN GIANYAR ENDE KATINGAN KOTABITUNG TAKALAR
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 29 29 29 28 28 28 28 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212

150

PROVINSI SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA GORONTALO MALUKU MALUKU ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT RIAU JAMBI JAMBI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN JAWATENGAH JAWATIMUR BALI NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT SULAWESITENGGARA MALUKU MALUKU MALUKUUTARA SUMATERAUTARA RIAU SULAWESITENGAH

KABUPATEN MAROS KOLAKA POHUWATO MALUKUTENGGARA KOTAAMBON PIDIEJAYA MANDAILINGNATAL KOTAPADANGSIDEMPUAN PASAMAN KUANTANSENGINGI MERANGIN TANJUNGJABUNGBARAT MUSIRAWAS OGANILIR WONOGIRI TRENGGALEK KARANGASEM TIMORTENGAHUTARA LANDAK KOTASINGKAWANG BUTON BURU SERAMBAGIANBARAT HALMAHERASELATAN TAPANULISELATAN PELALAWAN PARIGIMOUTONG

SKOR 27 27 27 27 27 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 24 24 24

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

151

PROVINSI ACEH SUMATERAUTARA LAMPUNG JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SULAWESIUTARA SULAWESIBARAT MALUKUUTARA ACEH ACEH SUMATERAUTARA SUMATERABARAT SUMATERABARAT JAMBI LAMPUNG JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT

KABUPATEN KOTABANDAACEH KOTASIBOLGA WAYKANAN BANJARNEGARA PURWOREJO MAGELANG TEMANGGUNG KOTAPEKALONGAN SIDOARJO KOTAPASURUAN SUMBATIMUR KOTAPONTIANAK BARITOKUALA TABALONG TANAHBUMBU MINAHASA MAMUJUUTARA KOTATERNATE BIREUEN KOTALHOKSEUMAWE KARO SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG PASAMANBARAT TANJUNGJABUNGTIMUR LAMPUNGTIMUR PONOROGO LOMBOKTIMUR
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 22 22 22 22 22 22 22 22 22

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266

152

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA GORONTALO LAMPUNG MALUKUUTARA PAPUA PAPUA ACEH BENGKULU SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA LAMPUNG JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR

KABUPATEN ALOR LEMBATA MANGGARAITIMUR BENGKAYANG SANGGAU TAPIN BALANGAN KEP.SIAUTAGULANDANGBIARO TOJOUNAUNA SELAYAR BOMBANA BOALEMO PESAWARAN HALMAHERATENGAH JAYAPURA NABIRE ACEHJAYA KAUR SIMALUNGUN KOTAPEMATANGSIANTAR TULANGBAWANG PURWAKARTA BANDUNGBARAT KOTABOGOR KOTABANJAR KOTATEGAL KOTAMADIUN

SKOR 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 21 21 21 21 20 20 19 19 19 19 19 19 19 19 19

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

153

PROVINSI BANTEN BALI NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR SULAWESIUTARA SULAWESISELATAN PAPUA ACEH ACEH ACEH SUMATERABARAT RIAU SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN BENGKULU BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATIMUR JAWATIMUR KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN

KABUPATEN KOTACILEGON BADUNG KOTAMATARAM SUMBABARATDAYA KOTAPALANGKARAYA KOTABANJARMASIN NUNUKAN SANGIRTALAUD JENEPONTO TOLIKARA ACEHTAMIANG KOTALANGSA KOTASUBULUSSALAM TANAHDATAR INDRAGIRIHILIR OGANKOMERINGILIR OGANKOMERINGULUTIMUR LEBONG BANGKATENGAH BELITUNG GUNUNGKIDUL PACITAN SUMENEP BARITOSELATAN KOTABANJARBARU SINJAI PANGKAJENEKEPULAUAN
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320

154

PROVINSI SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA SULAWESIBARAT MALUKU MALUKUUTARA PAPUA KALIMANTANTENGAH ACEH ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT SUMATERABARAT RIAU RIAU SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN BENGKULU BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG BALI NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN SIDENRENGRAPPANG TANATORAJA KOTABAUBAU POLEWALIMANDAR MALUKUTENGAH HALMAHERABARAT MIMIKA LAMANDAU SIMEULUE ACEHTENGAH TAPANULITENGAH TOBASAMOSIR DAIRI PAKPAKBHARAT SOLOKSELATAN DHARMASRAYA SIAK KOTADUMAI MUSIBANYUASIN BANYUASIN OGANKOMERINGULUSELATAN KOTAPRABUMULIH BENGKULUUTARA BANGKASELATAN BELITUNGTIMUR KLUNGKUNG ROTENDAO

SKOR 18 18 18 18 18 18 18 17 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

155

PROVINSI KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN PAPUA KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH SULAWESITENGGARA ACEH KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR

KABUPATEN SEKADAU KUBURAYA KOTABONTANG BUOL BARRU BONE JAYAWIJAYA KAPUASHULU KOTAWARINGINBARAT PULANGPISAU BARITOTIMUR KONAWEUTARA GAYOLUES KETAPANG SINTANG KAYONGUTARA KOTAWARINGINTIMUR KAPUAS SERUYAN MURUNGRAYA PASIR MALINAU

SKOR 14 14 14 14 14 14 14 13 13 13 13 13 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369

156

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

157

` 2. INDEKS RAWAN BENCANA GEMPABUMI


PROVINSI SUMATERABARAT JAWATENGAH D.I.YOGYAKARTA PAPUA JAWABARAT D.I.YOGYAKARTA SUMATERAUTARA JAWABARAT D.I.YOGYAKARTA D.I.YOGYAKARTA SUMATERABARAT PAPUA ACEH SUMATERABARAT SUMATERABARAT SUMATERABARAT JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR SUMATERAUTARA BENGKULU D.I.YOGYAKARTA SUMATERABARAT KABUPATEN KOTAPADANG KLATEN BANTUL NABIRE TASIKMALAYA KOTAYOGYAKARTA KOTAGUNUNGSITOLI BANDUNG KULONPROGO SLEMAN KOTAPADANGPANJANG BIAKNUMFOR SIMEULUE TANAHDATAR AGAM KOTAPARIAMAN GARUT ALOR NIASSELATAN KOTABENGKULU GUNUNGKIDUL PESISIRSELATAN SKOR 73 68 68 68 65 65 63 63 63 63 61 61 60 60 60 60 60 60 58 58 58 57 KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

158

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR SUMATERABARAT JAMBI BENGKULU SULAWESITENGAH SUMATERAUTARA JAWABARAT JAWABARAT BALI SUMATERABARAT NUSATENGGARABARAT JAWABARAT PAPUABARAT BENGKULU MALUKU JAWABARAT MALUKUUTARA JAWABARAT JAWATENGAH MALUKUUTARA SUMATERABARAT LAMPUNG NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT

KABUPATEN FLORESTIMUR PADANGPARIAMAN KERINCI BENGKULUUTARA TOLITOLI TAPANULIUTARA SUKABUMI CIANJUR BULELENG SOLOK BIMA CIAMIS TELUKWONDAMA KEPAHIANG KOTAAMBON KOTATASIKMALAYA HALMAHERABARAT BANDUNGBARAT SUKOHARJO KOTATERNATE PASAMANBARAT LAMPUNGBARAT LOMBOKTENGAH DOMPU

SKOR 56 55 55 55 53 52 52 52 52 51 51 50 50 49 49 48 48 47 47 47 46 46 46 46

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

159

PROVINSI ACEH SUMATERAUTARA SUMATERABARAT JAWABARAT JAWABARAT SUMATERABARAT BENGKULU JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT MALUKU MALUKUUTARA ACEH ACEH JAWABARAT SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH GORONTALO ACEH
160

KABUPATEN ACEHSINGKIL MANDAILINGNATAL KEPULAUANMENTAWAI BOGOR MAJALENGKA KOTAPAYAKUMBUH SELUMA PURWOREJO MAGELANG BANYUWANGI KOTABUKITTINGGI CILACAP WONOSOBO MALANG LOMBOKBARAT MALUKUTENGAH HALMAHERAUTARA ACEHTIMUR PIDIE KUNINGAN KEPULAUANTALAUD BUOL GORONTALOUTARA KOTABANDAACEH

SKOR 45 45 45 45 45 44 44 44 44 44 43 43 43 43 43 43 43 42 42 42 42 42 42 41

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI ACEH SULAWESIUTARA GORONTALO MALUKU MALUKUUTARA ACEH SUMATERABARAT SUMATERABARAT BENGKULU JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR SULAWESIBARAT SUMATERASELATAN BALI SULAWESIBARAT SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT JAWABARAT JAWABARAT SULAWESITENGAH

KABUPATEN ACEHSELATAN KOTAMANADO KOTAGORONTALO BURU HALMAHERASELATAN KOTALHOKSEUMAWE LIMAPULUHKOTO KOTASOLOK LEBONG BOYOLALI TRENGGALEK BLITAR KOTAMALANG MAMUJUUTARA LAHAT KARANGASEM MAMUJU KOTASIBOLGA NIAS TAPANULITENGAH PASAMAN SUBANG PURWAKARTA DONGGALA

SKOR 40 40 40 40 40 39 39 39 39 39 39 39 39 39 38 38 38 37 36 36 36 36 36 36

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

161

PROVINSI JAWABARAT JAWABARAT NUSATENGGARABARAT PAPUA JAWATIMUR PAPUABARAT PAPUA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT BENGKULU JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH JAWATENGAH BANTEN SULAWESITENGAH PAPUABARAT SUMATERAUTARA SULAWESITENGAH BENGKULU JAWATENGAH JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT
162

KABUPATEN KOTASUKABUMI KOTABANJAR SUMBAWA JAYAWIJAYA SITUBONDO SORONG YAPENWAROPEN DAIRI SIJUNJUNG KAUR BREBES KOTAMATARAM MANGGARAI KOTAPALU WONOGIRI PANDEGLANG BANGGAIKEPULAUAN KOTASORONG TOBASAMOSIR TOJOUNAUNA BENGKULUSELATAN KARANGANYAR TEMANGGUNG LOMBOKTIMUR

SKOR 35 35 35 35 34 34 32 31 31 31 31 31 31 31 30 30 30 30 29 29 28 28 28 28

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SULAWESITENGAH SUMATERAUTARA SULAWESIUTARA GORONTALO JAWABARAT BALI SULAWESISELATAN JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR KALIMANTANTIMUR SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT BENGKULU SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH KALIMANTANTIMUR GORONTALO GORONTALO GORONTALO PAPUABARAT SUMATERAUTARA

KABUPATEN BANGGAI SAMOSIR MINAHASA POHUWATO KOTABOGOR JEMBRANA BULUKUMBA KEBUMEN MAGETAN KOTASURABAYA KOTATARAKAN TAPANULISELATAN LANGKAT HUMBANGHASUNDUTAN SOLOKSELATAN REJANGLEBONG MOROWALI PARIGIMOUTONG PASIR BOALEMO GORONTALO BONEBOLANGO SORONGSELATAN KOTAMEDAN

SKOR 28 27 26 26 25 25 25 24 24 24 24 23 23 23 23 23 23 23 22 22 22 22 21 20

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

163

PROVINSI LAMPUNG BALI SULAWESITENGGARA SUMATERAUTARA BENGKULU NUSATENGGARATIMUR MALUKU ACEH SULAWESITENGAH SUMATERABARAT SUMATERASELATAN SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA PAPUA KALIMANTANTIMUR PAPUA PAPUA PAPUA

KABUPATEN KOTABANDARLAMPUNG TABANAN KOTAKENDARI SIMALUNGUN MUKOMUKO KUPANG MALUKUTENGGARA GAYOLUES POSO DHARMASRAYA OGANKOMERINGILIR SANGIRTALAUD MINAHASAUTARA MUNA KOLAKAUTARA BUTONUTARA KOTAJAYAPURA KUTAITIMUR JAYAPURA MAPPI YAHUKIMO

SKOR 20 20 20 19 19 19 19 18 18 15 15 15 15 15 15 15 15 10 10 10 10

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163

164

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

165

` 3. INDEKS RAWAN BENCANA GEMPABUMI DAN TSUNAMI


PROVINSI ACEH NUSATENGGARATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH JAWABARAT NUSATENGGARABARAT ACEH ACEH JAWATIMUR BALI NUSATENGGARABARAT JAWATENGAH ACEH JAWABARAT SUMATERAUTARA NUSATENGGARATIMUR ACEH ACEH JAWATENGAH ACEH ACEH NUSATENGGARABARAT KABUPATEN KOTABANDAACEH SIKKA CIAMIS CILACAP TASIKMALAYA SUMBAWA ACEHTIMUR ACEHBESAR BANYUWANGI KLUNGKUNG LOMBOKTIMUR KEBUMEN BIREUEN GARUT NIAS FLORESTIMUR ACEHUTARA KOTALHOKSEUMAWE BANYUMAS SIMEULUE ACEHBARAT LOMBOKBARAT SKOR 68 64 60 49 48 43 41 40 38 36 36 35 32 32 30 30 28 28 28 27 27 27 KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

166

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI NUSATENGGARABARAT SUMATERAUTARA D.I.YOGYAKARTA ACEH ACEH BALI ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH D.I.YOGYAKARTA JAWATENGAH ACEH ACEH

KABUPATEN KOTAMATARAM MANDAILINGNATAL GUNUNGKIDUL KOTASABANG KOTALANGSA BADUNG ACEHSINGKIL ACEHSELATAN ACEHTENGAH PIDIE ACEHBARATDAYA ACEHTAMIANG NAGANRAYA ACEHJAYA BENERMERIAH BANTUL PURWOREJO ACEHTENGGARA GAYOLUES

SKOR 27 26 25 24 24 24 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 20 15 10

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

167

168

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

4.

INDEKS RAWAN BENCANA KEBAKARAN PERMUKIMAN


PROVINSI KALIMANTANSELATAN DKIJAKARTA KALIMANTANTIMUR DKIJAKARTA DKIJAKARTA SUMATERASELATAN DKIJAKARTA DKIJAKARTA SULAWESISELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN ACEH ACEH ACEH RIAU KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SUMATERAUTARA JAWATENGAH JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT SULAWESISELATAN JAWABARAT KABUPATEN KOTABANJARMASIN KOTAJAKARTABARAT KOTASAMARINDA KOTAJAKARTAPUSAT KOTAJAKARTASELATAN KOTAPALEMBANG KOTAJAKARTATIMUR KOTAJAKARTAUTARA KOTAMAKASSAR TANAHLAUT BANJAR ACEHTIMUR ACEHBESAR KOTABANDAACEH KOTAPEKANBARU HULUSUNGAITENGAH HULUSUNGAIUTARA KOTAMEDAN SEMARANG KOTASEMARANG LOMBOKTIMUR TANATORAJA CIANJUR SKOR 61 57 56 54 52 49 49 46 46 44 44 43 43 39 38 38 38 37 37 37 37 37 36 KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
169

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI KALIMANTANTIMUR JAWABARAT JAWATENGAH KALIMANTANSELATAN JAWATENGAH MALUKUUTARA ACEH ACEH ACEH NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR ACEH ACEH KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGGARA ACEH SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH BANTEN ACEH SUMATERAUTARA

KABUPATEN KOTABALIKPAPAN BANDUNG KOTASURAKARTA TANAHBUMBU BREBES KOTATERNATE ACEHTENGAH ACEHBARAT ACEHUTARA TIMORTENGAHUTARA SUMBABARATDAYA KOTABARU KUTAIKERTANEGARA SIMEULUE ACEHBARATDAYA KUTAIBARAT BUTON KOTALANGSA KOTABUKITTINGGI WONOSOBO PATI TANGERANG KOTALHOKSEUMAWE LABUHANBATU

SKOR 36 34 34 34 33 33 32 32 32 32 32 32 32 31 31 31 31 30 30 30 30 30 29 29

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47

170

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH KALIMANTANBARAT SULAWESITENGGARA MALUKU ACEH KALIMANTANSELATAN ACEH JAWATENGAH JAWATENGAH KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA JAMBI JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN OGANKOMERINGULU OGANKOMERINGULUTIMUR BOGOR KARAWANG BANYUMAS PONTIANAK KOTABAUBAU MALUKUTENGGARA ACEHSELATAN BARITOKUALA GAYOLUES PEKALONGAN KOTAPEKALONGAN TABALONG KOTAPAREPARE KOTAKENDARI NAGANRAYA DAIRI KOTASIBOLGA MUAROJAMBI BEKASI KOTABANDUNG KENDAL NGADA

SKOR 29 29 29 29 29 29 29 29 28 28 27 27 27 27 27 27 26 26 26 26 26 26 26 26

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

171

PROVINSI SULAWESISELATAN SUMATERAUTARA BENGKULU JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH BALI NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN ACEH SUMATERAUTARA RIAU JAMBI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA SUMATERABARAT BALI

KABUPATEN LUWU TAPANULIUTARA KOTABENGKULU GARUT SUKOHARJO KARANGANYAR JEMBRANA KOTAKUPANG LANDAK KOTAPALANGKARAYA HULUSUNGAISELATAN ACEHSINGKIL ASAHAN PELALAWAN KERINCI LAHAT KOTAPAGARALAM REMBANG SUMBAWA BIMA SUMBATIMUR KOLAKA KOTAPADANG GIANYAR

SKOR 26 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 23 23

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95

172

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SUMATERAUTARA SUMATERABARAT BENGKULU JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN MALUKU ACEH ACEH ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT SUMATERABARAT

KABUPATEN KOTATANJUNGBALAI KOTAPADANGPANJANG REJANGLEBONG PURBALINGGA KEBUMEN KLATEN DEMAK BATANG TEGAL KOTASURABAYA KOTAMATARAM ALOR BALANGAN LUWUTIMUR KOTAAMBON PIDIE BIREUEN KOTASUBULUSSALAM MANDAILINGNATAL TOBASAMOSIR DELISERDANG PAKPAKBHARAT TANAHDATAR PADANGPARIAMAN

SKOR 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 21 21 21 21 21 21 21 21 21

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

173

PROVINSI SUMATERABARAT RIAU KEPULAUANRIAU JAMBI JAMBI BANGKABELITUNG JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN ACEH BENGKULU BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG

KABUPATEN AGAM INDRAGIRIHILIR KOTABATAM MERANGIN TANJUNGJABUNGBARAT BANGKASELATAN SUMEDANG BLORA BOJONEGORO LEBAK LOMBOKTENGAH DOMPU BARITOUTARA KOTABANJARBARU PENAJAMPASERUTARA KOTATARAKAN KOTAPALU GOWA WAJO ACEHTENGGARA BENGKULUSELATAN BANGKA BANGKATENGAH BELITUNGTIMUR

SKOR 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 20 20 20 20 20

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143

174

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESIBARAT KALIMANTANTIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR BANTEN BALI ACEH ACEH ACEH ACEH SUMATERABARAT SUMATERABARAT

KABUPATEN SUKABUMI CILACAP WONOGIRI LEMBATA MUNA KOTAKENDARI KOLAKAUTARA KONAWESELATAN POLEWALIMAMASA PASIR MAGELANG JEPARA PEMALANG KOTAMAGELANG KEDIRI MOJOKERTO SERANG BULELENG ACEHTAMIANG BENERMERIAH PIDIEJAYA KOTASABANG PASAMAN SOLOKSELATAN

SKOR 20 20 20 20 20 20 20 20 20 19 18 18 18 18 18 18 18 18 17 17 17 17 17 17

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

175

PROVINSI SUMATERABARAT RIAU RIAU JAMBI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH BALI NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN PASAMANBARAT KAMPAR ROKANHULU SAROLANGUN MUSIRAWAS BANYUASIN OGANILIR KOTAPRABUMULIH BELITUNG BELITUNG KOTAPANGKALPINANG TASIKMALAYA PURWAKARTA BANJARNEGARA BOYOLALI GROBOGAN TEMANGGUNG KARANGASEM LOMBOKBARAT KUPANG TIMORTENGAHSELATAN BELU ROTENDAO MANGGARAIBARAT

SKOR 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191

176

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH SULAWESITENGGARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT SUMATERABARAT SUMATERABARAT SUMATERABARAT SUMATERASELATAN LAMPUNG LAMPUNG NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA ACEH KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTIMUR

KABUPATEN MURUNGRAYA TAPIN KUTAITIMUR BONE SOPPENG PINRANG WAKATOBI KOTAWARINGINBARAT KOTAWARINGINTIMUR KATINGAN BUTONUTARA TAPANULITENGAH PESISIRSELATAN SOLOK LIMAPULUHKOTO DHARMASRAYA OGANKOMERINGILIR LAMPUNGTENGAH WAYKANAN ENDE MINAHASAUTARA ACEHJAYA PULANGPISAU BERAU

SKOR 17 17 17 17 17 17 17 16 16 16 15 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 12 12 12

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

177

PROVINSI KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGGARA PAPUA

KABUPATEN MALINAU NUNUKAN KONAWEUTARA JAYAPURA

SKOR 12 12 12 8

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 216 217 218 219

178

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

179

` 5. INDEKS RAWAN BENCANA ANGIN TOPAN


PROVINSI JAWATENGAH DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATIMUR JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR JAWATENGAH JAWATIMUR SULAWESISELATAN LAMPUNG JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR BANTEN JAWABARAT JAWATENGAH SUMATERAUTARA
180

KABUPATEN BANYUMAS KOTAYOGYAKARTA BANDUNG CILACAP KUPANG BOGOR BOYOLALI KEDIRI KLATEN SIDOARJO KARAWANG TIMORTENGAHUTARA WONOSOBO JEMBER KOTAPAREPARE LAMPUNGUTARA PATI TULUNGAGUNG SITUBONDO LEBAK CIANJUR KARANGANYAR DELISERDANG
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 61 61 60 60 60 59 55 55 54 52 51 49 48 48 48 47 47 47 47 47 46 46 45

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

PROVINSI BALI NUSATENGGARATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH LAMPUNG JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATIMUR BALI ACEH ACEH JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN ACEH JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SULAWESISELATAN

KABUPATEN GIANYAR FLORESTIMUR MAGELANG SUKOHARJO KOTABANDARLAMPUNG MALANG REMBANG BANYUWANGI BADUNG ACEHTIMUR PIDIEJAYA KEBUMEN SAMPANG SIKKA INDRAMAYU PEKALONGAN NGAWI SERANG BARRU SOPPENG ACEHUTARA TEMANGGUNG ALOR PINRANG

SKOR 45 45 44 44 43 43 42 42 42 41 41 41 41 41 40 40 40 40 40 40 39 39 39 39

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

181

PROVINSI SUMATERABARAT JAWATENGAH DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATIMUR BALI SULAWESISELATAN JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR SULAWESISELATAN LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH BANTEN NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR ACEH KEPULAUANRIAU JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT

KABUPATEN KOTAPAYAKUMBUH WONOGIRI SLEMAN MADIUN KOTADENPASAR GOWA JEPARA BREBES KOTASEMARANG GRESIK KOTAMAKASSAR LAMPUNGBARAT CIREBON SRAGEN BLORA SEMARANG PANDEGLANG BELU NGADA ACEHBESAR KOTABATAM KOTASURAKARTA TUBAN BIMA

SKOR 38 38 38 38 38 38 37 37 37 37 37 36 36 36 36 36 36 36 36 35 35 35 35 35

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71

182

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA SUMATERAUTARA JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH SUMATERAUTARA SUMATERABARAT RIAU SUMATERASELATAN LAMPUNG LAMPUNG JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH BALI KALIMANTANBARAT

KABUPATEN MANGGARAI BANJAR TAKALAR BONE BANTUL KOTAMEDAN PURBALINGGA DEMAK KOTATEGAL MAGETAN TANGERANG SUMBATIMUR PARIGIMOUTONG BATUBARA KOTAPADANG KOTAPEKANBARU OGANKOMERINGULU TIMUR LAMPUNGTIMUR LAMPUNGTENGAH SUBANG PURWAKARTA KOTASALATIGA TABANAN LANDAK

SKOR 35 35 35 35 34 33 33 33 33 33 33 33 33 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95
183

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI SULAWESITENGGARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT JAMBI DKIJAKARTA JAWABARAT JAWABARAT JAWATIMUR BANTEN NUSATENGGARATIMUR BANGKABELITUNG JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN ACEH LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN KOTAKENDARI LANGKAT SOLOK KERINCI KOTAJAKARTAPUSAT SUKABUMI TASIKMALAYA BONDOWOSO KOTACILEGON ROTENDAO KOTAPANGKALPINANG KOTADEPOK KUDUS KENDAL PANGKAJENEKEPULAUAN KOTAPALOPO KOTALHOKSEUMAWE TULANGBAWANG MAJALENGKA BANJARNEGARA TRENGGALEK PROBOLINGGO LAMONGAN KOTAKUPANG

SKOR 32 31 31 31 31 31 31 31 31 31 30 30 30 30 30 30 29 29 29 29 29 29 29 29

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119

184

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SUMATERAUTARA RIAU SUMATERASELATAN JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH BALI NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA RIAU JAWATIMUR JAWATIMUR SULAWESITENGGARA

KABUPATEN HULUSUNGAISELATAN KUTAIKERTANEGARA KOTASAMARINDA KOTAKENDARI BOMBANA SERDANGBEDAGAI INDRAGIRIHULU BANYUASIN CIAMIS BEKASI GROBOGAN BULELENG SUMBAWA DOMPU TIMORTENGAHSELATAN LEMBATA PONTIANAK SIDENRENGRAPPANG KOLAKAUTARA BUTONUTARA PELALAWAN PACITAN BLITAR BUTON

SKOR 29 29 29 29 29 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 28 27 27 27 27

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

185

PROVINSI SULAWESITENGGARA ACEH JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT KALIMANTANTENGAH SULAWESISELATAN MALUKUUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT RIAU RIAU JAMBI LAMPUNG JAWATIMUR JAWATIMUR SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN ACEH ACEH ACEH

KABUPATEN KONAWESELATAN KOTABANDAACEH KUNINGAN KOTABANJAR PURWOREJO PASURUAN LOMBOKBARAT LOMBOKTIMUR SERUYAN TANATORAJA KOTATERNATE DAIRI PADANGPARIAMAN KUANTANSENGINGI INDRAGIRIHILIR MERANGIN TANGGAMUS PONOROGO KOTASURABAYA BANTAENG MAROS SIMEULUE ACEHSELATAN ACEHBARAT

SKOR 27 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 24 24 24

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167

186

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SUMATERASELATAN LAMPUNG NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA KALIMANTANSELATAN SUMATERASELATAN LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR MALUKU ACEH ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN SUMATERABARAT SUMATERABARAT

KABUPATEN LAHAT LAMPUNGSELATAN MANGGARAITIMUR TOLITOLI WAJO LUWUUTARA MUNA KOTABAUBAU KOTABANJARMASIN KOTAPALEMBANG KOTAMETRO KOTABOGOR TEGAL JOMBANG KOTABALIKPAPAN KOTABALIKPAPAN KOTAAMBON ACEHTAMIANG BENERMERIAH TOBASAMOSIR LABUHANBATU OGANKOMERINGILIR TANAHDATAR AGAM

SKOR 24 24 24 24 24 24 24 24 23 22 22 22 22 22 22 22 22 21 21 21 21 21 21 21

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

187

PROVINSI SUMATERABARAT SUMATERABARAT RIAU JAMBI JAMBI JAMBI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN LAMPUNG BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG BANGKABELITUNG DKIJAKARTA JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR BALI NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN LIMAPULUHKOTO PASAMAN KAMPAR BATANGHARI MUAROJAMBI TANJUNGJABUNGBARAT OGANKOMERINGILIR MUSIBANYUASIN KOTAPAGARALAM WAYKANAN BANGKA BELITUNG BELITUNGTIMUR KOTAJAKARTAUTARA GARUT SUMEDANG KOTABANDUNG KULONPROGO LUMAJANG NGANJUK SUMENEP KLUNGKUNG MANGGARAIBARAT SUMBABARATDAYA

SKOR 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215

188

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN SULAWESIBARAT SULAWESIBARAT ACEH ACEH SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN ACEH ACEH SUMATERASELATAN BANGKABELITUNG BALI BALI NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN SULAWESIUTARA SULAWESISELATAN

KABUPATEN KUBURAYA KOTABARU BARITOKUALA HULUSUNGAIUTARA LUWU MAMUJUUTARA POLEWALIMANDAR ACEHBARATDAYA ACEHJAYA ASAHAN MUARAENIM BOJONEGORO SUMBABARAT TANAHLAUT KOTASABANG KOTALANGSA OGANKOMERINGULU BANGKASELATAN JEMBRANA KARANGASEM ENDE TABALONG MINAHASAUTARA JENEPONTO

SKOR 21 21 21 21 21 21 21 20 20 20 20 20 20 20 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

189

PROVINSI SULAWESITENGGARA KEPULAUANRIAU KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH MALUKUUTARA SUMATERAUTARA BALI KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR

KABUPATEN KOLAKA KOTABATAM KOTABANJARBARU PASIR KUTAIBARAT POSO DONGGALA HALMAHERASELATAN SIMALUNGUN BANGLI TANAHBUMBU NUNUKAN

SKOR 17 16 16 16 16 16 16 16 13 13 13 12

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251

190

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

191

` 6. INDEKS RAWAN BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR


PROVINSI SULAWESIUTARA JAWABARAT JAWABARAT JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH GORONTALO JAWATIMUR KALIMANTANTIMUR JAWABARAT JAWATIMUR SULAWESISELATAN JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN ACEH JAWATIMUR LAMPUNG JAWATENGAH
192

KABUPATEN KOTAMANADO BOGOR CIANJUR TRENGGALEK WONOGIRI KARANGANYAR KOTAGORONTALO MOJOKERTO KOTABALIKPAPAN BANDUNG JEMBER SINJAI GARUT JEPARA PURWOREJO CILACAP MALANG LEBAK ACEHTAMIANG MAGETAN LAMPUNGBARAT PATI
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 67 64 64 64 58 57 55 54 54 53 53 53 52 51 50 49 48 48 47 46 45 44

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

PROVINSI JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH GORONTALO ACEH JAWABARAT SULAWESIUTARA SULAWESISELATAN SUMATERABARAT NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESISELATAN MALUKU SUMATERAUTARA JAWATENGAH SULAWESISELATAN ACEH ACEH SUMATERABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT

KABUPATEN KUDUS MANGGARAI MINAHASASELATAN MINAHASA MOROWALI DONGGALA BONEBOLANGO ACEHUTARA TASIKMALAYA SANGIRTALAUD BANTAENG SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG SUMBAWA FLORESTIMUR BULUKUMBA KOTAAMBON TAPANULISELATAN REMBANG JENEPONTO ACEHTENGGARA ACEHTIMUR KOTAPADANGPANJANG BREBES LOMBOKTIMUR

SKOR 44 44 44 43 43 43 43 42 42 42 42 40 40 40 40 40 39 39 39 38 38 38 38 38

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46
193

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN ACEH JAWATIMUR BALI NUSATENGGARATIMUR SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR GORONTALO SUMATERABARAT KEPULAUANRIAU JAWABARAT GORONTALO LAMPUNG JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT SULAWESISELATAN JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN
194

KABUPATEN BANJAR LUWUUTARA BENERMERIAH PACITAN BULELENG ENDE PADANGPARIAMAN KEBUMEN KOTASEMARANG BONDOWOSO BOALEMO KOTAPADANG KOTABATAM MAJALENGKA GORONTALOUTARA LAMPUNGUTARA PONOROGO LOMBOKBARAT BONE SUKABUMI SEMARANG TIMORTENGAHSELATAN PONTIANAK KOTABARU
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 38 38 37 37 37 37 36 36 36 36 36 35 35 35 35 34 34 34 34 33 33 33 33 33

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70

PROVINSI SULAWESIUTARA PAPUA PAPUA ACEH SULAWESIUTARA JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SUMATERAUTARA JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN JAWABARAT JAWATIMUR JAWATIMUR JAWABARAT

KABUPATEN KEPULAUANTALAUD JAYAWIJAYA JAYAPURA GAYOLUES BOLAANGMONGONDOW BATANG MADIUN PANDEGLANG KOTASAMARINDA TOLITOLI LUWU TAPANULIUTARA SUMEDANG PEMALANG SIKKA SANGGAU PARIGIMOUTONG GOWA SOPPENG WAJO CIAMIS LUMAJANG NGAWI KARAWANG

SKOR 33 33 33 32 32 31 31 31 31 30 30 29 29 29 29 29 29 29 29 29 27 27 27 26

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94
195

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANSELATAN SULAWESIBARAT ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA JAMBI SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN GORONTALO PAPUA SUMATERABARAT SUMATERABARAT SULAWESISELATAN SUMATERABARAT SUMATERAUTARA JAMBI BENGKULU LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH
196

KABUPATEN KOTABOGOR KOTASURAKARTA KUPANG TANAHLAUT POLEWALIMANDAR ACEHTENGAH MANDAILINGNATAL KOTASIBOLGA BUNGO SELAYAR TANATORAJA POHUWATO KOTAJAYAPURA PESISIRSELATAN LIMAPULUHKOTO ENREKANG AGAM TAPANULITENGAH KOTAJAMBI KOTABENGKULU LAMPUNGSELATAN KUNINGAN BANYUMAS SRAGEN
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 26 26 26 26 26 25 25 25 25 25 25 25 25 24 24 24 23 22 22 22 22 22 22 22

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118

PROVINSI DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH ACEH ACEH SUMATERASELATAN NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN KALIMANTANBARAT SUMATERAUTARA SUMATERABARAT SUMATERABARAT RIAU BALI NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANTIMUR SULAWESIUTARA GORONTALO

KABUPATEN BANTUL KOTASINGKAWANG TANAHBUMBU KOTATOMOHON KOTAPALU PIDIE KOTASABANG LAHAT ROTENDAO POSO LUWUTIMUR SAMBAS DAIRI SOLOK DHARMASRAYA SIAK JEMBRANA BELU MANGGARAIBARAT BENGKAYANG LANDAK KUTAIKERTANEGARA MINAHASATENGGARA GORONTALO

SKOR 22 22 22 22 22 21 21 21 21 21 21 20 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142
197

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

198

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

7.

INDEKS RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR


PROVINSI JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH SULAWESISELATAN JAWATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH LAMPUNG JAWATIMUR SULAWESISELATAN SUMATERABARAT JAWABARAT JAWATENGAH KABUPATEN GARUT CIANJUR BANDUNG BOGOR WONOSOBO BANJARNEGARA BREBES BANYUMAS MAJALENGKA SEMARANG MAGELANG PURWOREJO PEMALANG GOWA TRENGGALEK TASIKMALAYA KEBUMEN KOTABANDARLAMPUNG PONOROGO KOTAPALOPO AGAM CIREBON WONOGIRI SKOR
74 73 70 66 65 62 61 59 58 58 57 56 56 56 54 53 52 51 51 51 48 48 48

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
199

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI SUMATERABARAT JAWABARAT BANTEN SUMATERAUTARA SUMATERABARAT BALI LAMPUNG SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATENGAH JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR SULAWESIBARAT JAWABARAT JAWATENGAH LAMPUNG JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH BALI SULAWESISELATAN

KABUPATEN PADANGPARIAMAN CIAMIS PANDEGLANG MANDAILINGNATAL SOLOK GIANYAR LAMPUNGBARAT TANAHDATAR PEKALONGAN GRESIK CILACAP KUNINGAN PURWAKARTA TEGAL MAGETAN MAMUJUUTARA SUKABUMI KOTASEMARANG LAMPUNGSELATAN KLATEN TEMANGGUNG KARANGANYAR KARANGASEM TANATORAJA

SKOR
46 45 45 43 43 43 42 41 41 40 38 37 37 36 36 36 35 34 32 32 32 31 31 31

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47

200

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA SULAWESIUTARA SUMATERABARAT JAWABARAT JAWATENGAH SUMATERABARAT JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH SULAWESITENGGARA MALUKUUTARA PAPUA SUMATERABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA PAPUA ACEH SUMATERABARAT JAWABARAT JAWATENGAH

KABUPATEN KULONPROGO SANGIRTALAUD KEPULAUANMENTAWAI KOTACIMAHI REMBANG KOTAPADANG SUMEDANG SUMBABARAT KUPANG BELU FLORESTIMUR ENDE POSO BUTONUTARA HALMAHERAUTARA JAYAPURA PASAMAN SUMBATENGAH KOTABITUNG JAYAWIJAYA ACEHTENGGARA LIMAPULUHKOTO KARAWANG SUKOHARJO

SKOR
30 29 28 28 28 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 27 26 24 24 24 23 23 23 23

KELAS
TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

201

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT ACEH ACEH SUMATERABARAT BENGKULU JAWATENGAH SULAWESIUTARA SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA SULAWESIBARAT ACEH ACEH SUMATERAUTARA

KABUPATEN NGADA MANGGARAI PINRANG ENREKANG KOLAKAUTARA KONAWESELATAN SUBANG SRAGEN PATI TULUNGAGUNG MALANG LOMBOKBARAT ACEHSINGKIL ACEHBESAR KOTABUKITTINGGI REJANGLEBONG BOYOLALI BOLAANGMONGONDOW SINJAI KOLAKA MAMUJU ACEHTIMUR ACEHTENGAH KOTASIBOLGA

SKOR
23 23 23 23 23 23 22 21 21 21 21 21 19 19 19 19 19 19 19 19 19 18 18 18

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95

202

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA ACEH SUMATERAUTARA JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN BALI NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH DKIJAKARTA KALIMANTANTIMUR SULAWESIUTARA SUMATERABARAT ACEH ACEH SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERABARAT RIAU BENGKULU

KABUPATEN INDRAMAYU SIKKA KOTAKENDARI KOTABAUBAU ACEHSELATAN NIAS KOTABOGOR JEPARA MOJOKERTO LEBAK BULELENG TIMORTENGAHSELATAN DONGGALA KOTAJAKARTATIMUR PASIR KOTAMANADO SOLOKSELATAN SIMEULUE PIDIEJAYA TAPANULISELATAN LANGKAT SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG INDRAGIRIHILIR BENGKULUSELATAN

SKOR
18 18 18 18 17 17 17 17 17 17 17 17 17 16 16 16 15 13 13 13 13 13 13 13

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

203

PROVINSI JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWABARAT JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR BANTEN NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH SULAWESITENGGARA GORONTALO ACEH JAMBI

KABUPATEN BANDUNGBARAT KOTASUKABUMI KOTACIREBON KOTABEKASI GROBOGAN KUDUS KENDAL GUNUNGKIDUL SLEMAN MAJALENGKA BONDOWOSO PASURUAN MADIUN TANGERANG LOMBOKTENGAH ALOR MANGGARAITIMUR KOTAKUPANG KOTASAMARINDA TOJOUNAUNA BUTON KOTAGORONTALO GAYOLUES KERINCI

SKOR
13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 12 10

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143

204

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI JAMBI SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH MALUKU ACEH ACEH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR KALIMANTANSELATAN KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESITENGGARA

KABUPATEN TANJUNGJABUNGBARAT MUARAENIM LAHAT BLITAR LAMONGAN LEMBATA MANGGARAIBARAT MINAHASA MOROWALI SERAMBAGIANBARAT ACEHBARAT KOTALANGSA PURBALINGGA BATANG KOTAPEKALONGAN KEDIRI JEMBER SITUBONDO KOTABATU TANAHLAUT KOTABALIKPAPAN TOLITOLI SIDENRENGRAPPANG KOTAKENDARI

SKOR
10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

205

PROVINSI SULAWESITENGGARA JAWATIMUR ACEH NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SULAWESISELATAN MALUKUUTARA MALUKUUTARA PAPUA

KABUPATEN WAKATOBI NGANJUK ACEHBARATDAYA SUMBATIMUR ROTENDAO SANGGAU TAPIN HULUSUNGAITENGAH LUWU HALMAHERABARAT HALMAHERATENGAH MIMIKA

SKOR
9 8 5 5 5 5 5 5 5 5 5

KELAS
SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

SEDANG

RANGKING NASIONAL 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179

206

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

207

` 8. INDEKS RAWAN BENCANA LETUSAN GUNUNGAPI


PROVINSI SUMATERABARAT JAWATENGAH JAWABARAT JAWATIMUR BANTEN SULAWESIUTARA DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATENGAH BENGKULU JAWATIMUR NUSATENGGARABARAT SULAWESIUTARA MALUKUUTARA ACEH JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR SUMATERAUTARA JAWATENGAH JAWATIMUR BALI BALI MALUKU JAWATIMUR
208

KABUPATEN TANAHDATAR MAGELANG TASIKMALAYA KEDIRI KOTACILEGON KEPULAUANTALAUD SLEMAN BANJARNEGARA REJANGLEBONG KOTAKEDIRI SUMBAWA SANGIRTALAUD HALMAHERABARAT ACEHTIMUR GARUT KUPANG TAPANULISELATAN WONOSOBO KOTABLITAR BANGLI KARANGASEM KOTAAMBON LUMAJANG

SKOR 51 46 35 35 35 35 34 31 30 30 30 30 29 27 27 26 25 25 25 25 25 25 24

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI JAWATIMUR SUMATERASELATAN JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA SUMATERABARAT LAMPUNG JAWATENGAH JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH MALUKUUTARA SULAWESITENGAH

KABUPATEN PROBOLINGGO LAHAT KLATEN PEMALANG KOTAMAGELANG SITUBONDO KOTAMALANG SIKKA KOTAMANADO SOLOK LAMPUNGSELATAN BOYOLALI BLITAR MALANG LEMBATA FLORESTIMUR MINAHASA MINAHASASELATAN MINAHASAUTARA POSO HALMAHERAUTARA TOJOUNAUNA

SKOR 23 20 20 20 20 20 20 20 20 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 10

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

209

210

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

9.

INDEKS RAWAN BENCANA GELOMBANG PANTAI DAN ABRASI


PROVINSI SUMATERABARAT NUSATENGGARATIMUR DKIJAKARTA ACEH LAMPUNG JAWABARAT MALUKU JAWABARAT JAWABARAT SUMATERAUTARA SUMATERABARAT BENGKULU NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA MALUKU ACEH JAWABARAT JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR ACEH JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT KABUPATEN KOTAPADANG SIKKA KOTAJAKARTAUTARA KOTALANGSA LAMPUNGSELATAN GARUT KOTAAMBON SUKABUMI INDRAMAYU KOTAMEDAN PESISIRSELATAN KAUR LEMBATA WAKATOBI BURU ACEHBARAT CIREBON BATANG MALANG SUMBABARAT ACEHSELATAN REMBANG LOMBOKTENGAH SKOR 50 49 45 44 42 42 37 36 34 33 32 31 31 31 31 30 30 30 30 30 29 29 29 KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
211

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI SULAWESITENGGARA SUMATERABARAT BALI NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR LAMPUNG JAWABARAT JAWATENGAH DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT SULAWESITENGGARA SUMATERABARAT SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA MALUKUUTARA PAPUA ACEH SULAWESISELATAN NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN KOTAKENDARI AGAM BULELENG ALOR FLORESTIMUR ENDE NGADA KOTABANDARLAMPUNG SUBANG BANYUMAS BANTUL LOMBOKBARAT LOMBOKTIMUR KONAWEUTARA PASAMANBARAT KEPULAUANTALAUD MINAHASASELATAN KOTABITUNG HALMAHERATIMUR BIAKNUMFOR KOTALHOKSEUMAWE SELAYAR SUMBATIMUR TIMORTENGAHSELATAN

SKOR 29 28 28 28 28 28 28 26 26 26 26 26 26 26 25 25 25 25 25 25 24 24 23 23

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47

212

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTIMUR SUMATERABARAT SUMATERABARAT DKIJAKARTA BANTEN NUSATENGGARABARAT SULAWESIUTARA SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH GORONTALO MALUKU MALUKU ACEH NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA PAPUA

KABUPATEN TIMORTENGAHUTARA CIANJUR CILACAP PEKALONGAN TRENGGALEK KOTAKUPANG KOTATARAKAN PADANGPARIAMAN PASAMAN KOTAJAKARTATIMUR PANDEGLANG KOTAMATARAM MINAHASA KOTAMANADO BANGGAI POSO KOTAPALU BONEBOLANGO MALUKUTENGAH SERAMBAGIANBARAT ACEHBESAR MANGGARAI BUTONUTARA JAYAPURA

SKOR 23 22 22 22 22 22 22 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 20 20 20 20

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

213

PROVINSI KALIMANTANBARAT ACEH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH BANTEN BALI BALI KALIMANTANTIMUR ACEH ACEH LAMPUNG BALI SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH MALUKU SUMATERABARAT SULAWESIBARAT ACEH ACEH SUMATERABARAT JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN BENGKAYANG KOTABANDAACEH KEBUMEN DEMAK KOTASEMARANG TANGERANG BADUNG GIANYAR KOTASAMARINDA SIMEULUE PIDIEJAYA TANGGAMUS JEMBRANA MINAHASAUTARA DONGGALA TOLITOLI MALUKUTENGGARA KEPULAUANMENTAWAI MAMUJUUTARA ACEHUTARA ACEHBARATDAYA TANAHDATAR PACITAN ROTENDAO

SKOR 19 18 18 18 18 18 18 18 18 17 17 17 17 17 17 17 17 16 16 13 13 13 13 13

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95

214

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SULAWESISELATAN PAPUA PAPUA PAPUABARAT

KABUPATEN PINRANG YAPENWAROPEN MERAUKE RAJAAMPAT

SKOR 13 13 12 8

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 96 97 98 99

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

215

216

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

10. INDEKS RAWAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN


PROVINSI KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTIMUR JAMBI ACEH SUMATERAUTARA SUMATERABARAT RIAU KEPULAUANRIAU LAMPUNG KEPULAUANRIAU JAWABARAT JAWABARAT JAWATIMUR BALI KALIMANTANBARAT ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH SUMATERAUTARA KABUPATEN PONTIANAK KOTAPALANGKARAYA KOTASAMARINDA KOTABALIKPAPAN BUNGO ACEHUTARA LABUHANBATU KOTAPADANG KOTAPEKANBARU KOTABATAM LAMPUNGTENGAH KOTABATAM SUKABUMI KUNINGAN MALANG TABANAN KOTAPONTIANAK ACEHTIMUR ACEHTENGAH ACEHBARAT NAGANRAYA BENERMERIAH MANDAILINGNATAL SKOR 37 25 24 21 19 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 13 13 13 13 13 13 KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
217

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI SUMATERABARAT RIAU RIAU RIAU RIAU RIAU JAMBI JAMBI NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN SULAWESIBARAT MALUKU KALIMANTANTENGAH

KABUPATEN DHARMASRAYA INDRAGIRIHILIR SIAK BENGKALIS ROKANHILIR KOTADUMAI MUAROJAMBI TANJUNGJABUNGBARAT LEMBATA SAMBAS BENGKAYANG KAPUAS TANAHLAUT BANJAR TABALONG POLEWALIMANDAR BURU GUNUNGMAS

SKOR 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 8

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41

218

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

219

` 11. INDEKS RAWAN BENCANA KECELAKAAN INDUSTRI


PROVINSI JAWATIMUR JAWATIMUR SUMATERABARAT JAWATIMUR JAWABARAT SUMATERAUTARA JAWATENGAH JAWATENGAH BANTEN JAWABARAT KALIMANTANTENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR BANTEN SULAWESISELATAN KALIMANTANBARAT SUMATERASELATAN KABUPATEN SIDOARJO GRESIK KOTASAWAHLUNTO BOJONEGORO BEKASI DELISERDANG CILACAP KEBUMEN SERANG PURWAKARTA KOTAPALANGKARAYA BLORA JOMBANG KOTACILEGON TAKALAR PONTIANAK MUARAENIM SKOR
67 33 31 29 27 26 26 26 26 24 24 21 21 21 18 16 13

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

220

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

221

12. INDEKS RAWAN BENCANA KECELAKAAN TRANSPORTASI


PROVINSI JAWATIMUR JAWATENGAH SUMATERAUTARA NUSATENGGARATIMUR DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESIUTARA NUSATENGGARATIMUR SULAWESISELATAN SUMATERAUTARA JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATIMUR SULAWESIBARAT SULAWESISELATAN SUMATERAUTARA DKIJAKARTA JAWATENGAH MALUKU JAWATENGAH
222

KABUPATEN MAGETAN JEPARA KOTAMEDAN KUPANG KOTAYOGYAKARTA KOTASURABAYA KOTAKUPANG KEPULAUANTALAUD ALOR TAKALAR ASAHAN BOGOR PEMALANG KOTASURAKARTA PAMEKASAN MAJENE KOTAPAREPARE TAPANULITENGAH KOTAJAKARTASELATAN BANYUMAS MALUKUTENGAH SRAGEN
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 47 45 42 40 37 37 37 37 35 35 34 34 34 34 34 34 33 32 32 32 32 31

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

PROVINSI NUSATENGGARATIMUR SUMATERASELATAN LAMPUNG JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH BALI KALIMANTANSELATAN MALUKU DKIJAKARTA JAWABARAT DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA SULAWESIUTARA SULAWESIBARAT SUMATERABARAT JAWATIMUR BALI NUSATENGGARATIMUR SUMATERABARAT SUMATERABARAT KALIMANTANSELATAN SULAWESIUTARA SULAWESITENGAH PAPUA

KABUPATEN SUMBABARAT MUSIBANYUASIN KOTABANDARLAMPUNG KLATEN GROBOGAN BREBES KARANGASEM KOTABANJARMASIN BURU KEPULAUANSERIBU BANDUNG SLEMAN KOTAMANADO POLEWALIMANDAR SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG SITUBONDO TABANAN MANGGARAIBARAT PADANGPARIAMAN KOTAPADANG TAPIN KOTABITUNG TOLITOLI MERAUKE

SKOR 30 29 29 29 29 29 29 29 29 28 28 28 28 28 27 27 27 27 26 26 26 26 26 26

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

223

PROVINSI SUMATERASELATAN DKIJAKARTA JAWATIMUR JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANTIMUR SULAWESITENGGARA RIAU KEPULAUANRIAU KEPULAUANRIAU JAWATIMUR NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA MALUKU SUMATERAUTARA BANGKABELITUNG JAWABARAT JAWABARAT JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGGARA

KABUPATEN KOTAPRABUMULIH KOTAJAKARTATIMUR JEMBER BOJONEGORO TIMORTENGAHUTARA LEMBATA MANGGARAI SUMBABARATDAYA KOTATARAKAN BOMBANA BENGKALIS KOTABATAM BINTAN LUMAJANG SIKKA BUTON KOTATUAL SERDANGBEDAGAI BANGKATENGAH CIANJUR SUBANG SEMARANG SUMBATIMUR WAKATOBI

SKOR 25 24 24 24 24 24 24 24 24 24 23 23 23 23 23 23 23 21 21 21 21 21 21 21

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70

224

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SULAWESITENGGARA JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR JAWATIMUR SULAWESISELATAN PAPUA KALIMANTANTIMUR MALUKUUTARA PAPUA PAPUA

KABUPATEN KOTABAUBAU BANJARNEGARA BELU SAMPANG BARRU PEGUNUNGANBINTANG NUNUKAN HALMAHERASELATAN MIMIKA MAPPI

SKOR 21 19 19 18 18 18 13 13 13 13

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

225

226

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

13. INDEKS RAWAN BENCANA KONFLIK SOSIAL


PROVINSI MALUKU DKIJAKARTA SULAWESITENGAH NUSATENGGARABARAT ACEH NUSATENGGARATIMUR KALIMANTANBARAT JAWABARAT KALIMANTANTENGAH SULAWESITENGAH SULAWESIBARAT KALIMANTANTIMUR JAWATENGAH NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT KALIMANTANTENGAH MALUKU LAMPUNG NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR MALUKU NUSATENGGARATIMUR KABUPATEN KOTAAMBON KOTAJAKARTABARAT POSO LOMBOKTENGAH ACEHTIMUR TIMORTENGAHUTARA SAMBAS SUMEDANG KOTAWARINGINTIMUR BANGGAI MAMASA NUNUKAN BREBES LOMBOKBARAT LOMBOKTIMUR KOTAMATARAM KOTAPALANGKARAYA MALUKUTENGGARA LAMPUNGTENGAH SUMBABARATDAYA KOTAKUPANG MALUKUTENGAH MANGGARAI SKOR 68 45 43 37 35 35 35 30 29 29 29 27 26 26 26 26 26 26 25 25 25 25 24 RANGKING NASIONAL TINGGI 1 TINGGI 2 TINGGI 3 TINGGI 4 TINGGI 5 TINGGI 6 TINGGI 7 TINGGI 8 TINGGI 9 TINGGI 10 TINGGI 11 TINGGI 12 TINGGI 13 TINGGI 14 TINGGI 15 TINGGI 16 TINGGI 17 TINGGI 18 TINGGI 19 TINGGI 20 TINGGI 21 TINGGI 22 SEDANG 23 KELAS
227

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI SULAWESITENGAH DKIJAKARTA JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR SULAWESITENGAH MALUKU SUMATERASELATAN PAPUA PAPUA BALI KALIMANTANTIMUR PAPUA SUMATERASELATAN SULAWESISELATAN SUMATERABARAT SUMATERASELATAN SULAWESIBARAT

KABUPATEN MOROWALI KOTAJAKARTAPUSAT JEPARA SIKKA KOTAPALU BURU OGANKOMERINGULU JAYAPURA MIMIKA BULELENG KOTASAMARINDA JAYAWIJAYA OGANKOMERINGILIR LUWUUTARA SOLOK OGANKOMERINGULUTIMUR POLEWALIMANDAR

SKOR 24 21 21 21 21 21 20 19 19 18 18 18 17 17 16 16 13

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

228

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

229

` 14. INDEKS RAWAN BENCANA KEKERINGAN


PROVINSI NUSATENGGARABARAT JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT
230

KABUPATEN LOMBOKTENGAH LAMONGAN GRESIK CILACAP BANYUMAS BANJARNEGARA KEBUMEN MAGELANG KLATEN SUKOHARJO KARANGANYAR SRAGEN PATI SEMARANG TEGAL BREBES BOGOR BANDUNG GARUT KUNINGAN CIREBON MAJALENGKA SUMEDANG
INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

SKOR 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

PROVINSI JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT BANTEN BANTEN SUMATERAUTARA NUSATENGGARABARAT JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH

KABUPATEN INDRAMAYU SUBANG BEKASI TANGERANG SERANG DELISERDANG LOMBOKBARAT PONOROGO TULUNGAGUNG KEDIRI NGANJUK MADIUN MAGETAN NGAWI BANGKALAN SAMPANG PAMEKASAN PURBALINGGA PURWOREJO WONOSOBO BOYOLALI GROBOGAN KUDUS JEPARA

SKOR 24 24 24 24 24 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

231

PROVINSI JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA SULAWESISELATAN NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT LAMPUNG JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT

KABUPATEN DEMAK KENDAL BATANG PEKALONGAN PEMALANG KOTASEMARANG PURWAKARTA KARAWANG BANDUNGBARAT KOTADEPOK KOTATASIKMALAYA KOTABANJAR KULONPROGO BANTUL SLEMAN BONE SUMBAWA BIMA LAMPUNGSELATAN BOJONEGORO WONOGIRI BLORA REMBANG SUKABUMI

SKOR 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 19 19 19 19 19 19 19 19 19

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71

232

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI JAWABARAT JAWABARAT JAWABARAT DAERAHISTIMEWAYOGYAKARTA BANTEN BANTEN SUMATERABARAT SULAWESITENGGARA LAMPUNG KALIMANTANTIMUR KALIMANTANSELATAN JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATENGAH JAWATENGAH JAWATENGAH JAWABARAT BENGKULU BANTEN BANTEN BALI

KABUPATEN CIANJUR TASIKMALAYA CIAMIS GUNUNGKIDUL PANDEGLANG LEBAK KOTAPADANG KOTAKENDARI KOTABANDARLAMPUNG KOTASAMARINDA KOTABANJARMASIN MALANG PASURUAN SIDOARJO MOJOKERTO JOMBANG TEMANGGUNG KOTAPEKALONGAN KOTATEGAL KOTABANDUNG KOTABENGKULU KOTATANGERANG KOTACILEGON GIANYAR

SKOR 19 19 19 19 19 19 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

233

PROVINSI SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SULAWESIUTARA SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESIBARAT RIAU ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH NUSATENGGARABARAT

KABUPATEN TOBASAMOSIR ASAHAN LANGKAT BOLAANGMONGONDOW BULUKUMBA BANTAENG JENEPONTO SINJAI BARRU SOPPENG WAJO SIDENRENGRAPPANG PINRANG ENREKANG LUWU LUWUUTARA POLEWALIMANDAR KAMPAR ACEHTIMUR ACEHBESAR PIDIE BIREUEN ACEHUTARA DOMPU

SKOR 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119

234

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI MALUKU LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAMBI JAMBI GORONTALO BALI BALI

KABUPATEN MALUKUTENGAH TANGGAMUS LAMPUNGTIMUR LAMPUNGTENGAH PESAWARAN TANAHLAUT BANJAR HULUSUNGAISELATAN HULUSUNGAITENGAH HULUSUNGAIUTARA TABALONG SAMBAS PONTIANAK PACITAN TRENGGALEK LUMAJANG BANYUWANGI TUBAN SUMENEP KERINCI MERANGIN GORONTALO JEMBRANA TABANAN

SKOR 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16

KELAS TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI

RANGKING NASIONAL 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

235

PROVINSI BALI SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERASELATAN SUMATERABARAT SUMATERABARAT SULAWESIUTARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGGARA SULAWESITENGAH SULAWESITENGAH SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN

KABUPATEN BULELENG TAPANULISELATAN LABUHANBATU SERDANGBEDAGAI OGANKOMERINGULU OGANKOMERINGILIR LAHAT MUSIRAWAS MUSIBANYUASIN OGANKOMERINGULUTIMUR OGANKOMERINGULUSELATAN OGANILIR SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG PASAMAN MINAHASA BUTON KOLAKA KONAWESELATAN BANGGAI DONGGALA TAKALAR MAROS PANGKAJENEKEPULAUAN TANATORAJA

SKOR 16 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13

KELAS TINGGI SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167

236

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI SULAWESISELATAN SULAWESISELATAN SULAWESIBARAT SULAWESIBARAT RIAU RIAU RIAU RIAU ACEH ACEH ACEH ACEH NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARABARAT LAMPUNG LAMPUNG LAMPUNG KALIMANTANTENGAH KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN

KABUPATEN LUWUTIMUR KOTAPALOPO MAMUJUUTARA MAMASA INDRAGIRIHILIR ROKANHULU BENGKALIS ROKANHILIR ACEHTENGAH ACEHBARAT ACEHBARATDAYA ACEHTAMIANG SUMBABARAT SUMBATIMUR TIMORTENGAHSELATAN MANGGARAI SUMBAWABARAT LAMPUNGBARAT LAMPUNGUTARA TULANGBAWANG BARITOSELATAN BARITOKUALA TAPIN TANAHBUMBU

SKOR 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

237

PROVINSI KALIMANTANSELATAN KALIMANTANSELATAN KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT KALIMANTANBARAT JAWATIMUR JAWATIMUR JAWATIMUR JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI JAMBI GORONTALO GORONTALO BENGKULU BALI BALI KALIMANTANTIMUR RIAU KALIMANTANTIMUR KALIMANTANTENGAH KALIMANTANTENGAH

KABUPATEN BALANGAN KOTABANJARBARU BENGKAYANG LANDAK SANGGAU BONDOWOSO SITUBONDO PROBOLINGGO SAROLANGUN BATANGHARI MUAROJAMBI TEBO BUNGO BOALEMO POHUWATO BENGKULUSELATAN BANGLI KARANGASEM KUTAIKERTANEGARA PELALAWAN PASIR KOTAWARINGINBARAT KAPUAS

SKOR 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 11 8 8 8 8

KELAS SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG SEDANG

RANGKING NASIONAL 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214

238

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

239

` 15. INDEKS RAWAN BENCANA KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)


PROVINSI JAWABARAT JAWATENGAH JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR JAWABARAT JAWATENGAH JAWABARAT JAWATENGAH RIAU JAWABARAT PAPUA JAWATENGAH KALIMANTANTENGAH JAWABARAT JAWATENGAH JAWATENGAH DKIJAKARTA MALUKU ACEH LAMPUNG JAWABARAT RIAU
KABUPATEN SKOR KELAS

RANGKING NASIONAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

BANDUNG BANYUMAS BEKASI BELU CIANJUR CILACAP CIREBON DEMAK INDRAGIRIHULU INDRAMAYU JAYAPURA JEPARA KAPUAS KARAWANG KEBUMEN KENDAL KEPULAUANSERIBU KOTAAMBON KOTABANDAACEH KOTABANDARLAMPUNG KOTACIREBON KOTADUMAI

36 41 39 36 23 38 54 33 31 36 18 33 29 36 36 36 28 41 28 31 33 23

TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG

240

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

PROVINSI DKIJAKARTA DKIJAKARTA DKIJAKARTA DKIJAKARTA DKIJAKARTA NUSATENGGARATIMUR SULAWESISELATAN SUMATERAUTARA SUMATERASELATAN SULAWESITENGAH RIAU BANTEN KALIMANTANTENGAH JAWATENGAH NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARABARAT NUSATENGGARABARAT JAWABARAT JAWATIMUR SULAWESIBARAT NUSATENGGARATIMUR PAPUA PAPUA JAWATENGAH

KABUPATEN

SKOR

KELAS

RANGKING NASIONAL 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46
241

KOTAJAKARTABARAT KOTAJAKARTAPUSAT KOTAJAKARTASELATAN KOTAJAKARTATIMUR KOTAJAKARTAUTARA KOTAKUPANG KOTAMAKASSAR KOTAMEDAN KOTAPALEMBANG KOTAPALU KOTAPEKANBARU KOTATANGERANG KOTAWARINGINBARAT KUDUS KUPANG LOMBOKBARAT LOMBOKTIMUR MAJALENGKA MALANG MAMUJUUTARA MANGGARAIBARAT MERAUKE NABIRE PEKALONGAN

34 44 49 44 34 38 39 44 49 26 31 28 26 28 39 36 39 36 39 29 23 26 26 36

TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG TINGGI TINGGI TINGGI

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

PROVINSI KALIMANTANBARAT JAWATIMUR JAWATENGAH MALUKU NUSATENGGARATIMUR ACEH JAWABARAT NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR BANTEN NUSATENGGARATIMUR NUSATENGGARATIMUR

KABUPATEN

SKOR

KELAS

RANGKING NASIONAL 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58

PONTIANAK PROBOLINGGO SEMARANG SERAMBAGIANBARAT SIKKA SIMEULUE SUKABUMI SUMBABARAT SUMBATIMUR TANGERANG TIMORTENGAHSELATAN TIMORTENGAHUTARA

26 29 31 28 34 33 49 39 36 49 23 28

TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI TINGGI SEDANG TINGGI

242

INDEKS RAWAN BENCANA INDONESIA

INDEKS RAWAN BENCANA KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

243