Anda di halaman 1dari 20

A.

Pendahuluan
Pada dasarnya hakikat komunikasi itu adalah segala bentuk hubungan yang terjadi di kalangan manusia. 1 Komunikasi itu berlangsung hampir dalam segala aspek kehidupan manusia. Setiap orang yang hidup di dalam suatu masyarakat secara kodrati, sejak bangun tidur hingga tidur lagi, terlibat dalam komunikasi. Dalam suatu penelitian dikemukakan bahwa 60 hingga !0 waktu bangun manusia digunakan untuk berkomunikasi, sehingga komunikasi menjadi penentu kualitas hidup manusia." Demikian luasnya komunikasi dalam interaksi sesama manusia menjadi indikasi betapa pentingnya komunikasi dalam kehidupan. #ahkan berkomunikasi termasuk kebutuhan yang paling a$asi sebagaimana pentingnya makan dan minum.%
&erjadinya komunikasi adalah sebuah konsekuensi dari adanya hubungan sosial 'social interaction(. )asyarakat paling sedikit terdiri dari dua orang * yang saling berhubungan satu sama lain yang, karena berhubungan, menimbulkan interaksi sosial. Dalam interaksi sosial inilah muncul komunikasi satu dengan lainnya, yang disebut dengan interkomunikasi 'intercommunication(.+ Seseorang, tentu tidaklah mungkin tidak memiliki keluarga, maka ia juga membangun komunikasi di dalam keluarganya itu. Komunikasi dalam keluarga sekalipun secara spesi,ik bisa sangat berbeda dengan komunikasi di tengah-tengah masyarakat, tetapi prinsipnya etika yang dibangun tentulah memiliki banyak kesamaan. Komunikasi dalam keluarga memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan komunikasi di luar keluarga. Komunikasi dalam keluarga di samping terkait dengan hubungan antara orang tua dengan anak, suami dengan isteri, dan anggota keluarga lainnya, juga cukup banyak menggunakan komunikasi non.erbal saja. &erkait dengan hal di atas, maka pembahasan dalam makalah ini akan diupayakan untuk mengarah kepada jawaban pertanyaan/ 0#agaimanakah metode
1 1. 2ahman 3ainuddin, 0Komunikasi Politik 4ndonesia/ #arat, 4slam dan Pancasila, Sebuah Pendekatan &eoritis5 dalam )aswadi 2au, dan )appa 6asrun 'ed.(, Indonesia dan Komunikasi Politik '7akarta/ 14P4 8 9ramedia Pustaka :tama, 1;;%(, h. ;0. " Saodah <ok, et. al., Teori-Teori Komunikasi 'Kuala =umpur/ P&S Publications 8 Distributors SD6 #>D, "00*(, h. "1*. #andingkan dengan 7alaluddin 2akhmat, Psikologi Komunikasi '#andung/ 2emaja 2osdakarya, "00%(, h. .ii. % <ok, Teori, h. ". * 7ika yang diakui sebagai human communication itu hanyalah komunikasi antar sesama manusia, tidak dengan mengikutkan nonhuman communication, komunikasi transendental, dan atau human-animal communication. Khusus mengenai nonhuman communication lihat 1lo =iliweri, Komunikasi: Serba Ada dan Serba Makna '7akarta/ Kencana, "011(, h. 100%-10*". + ?nong :chjana @,,endy, Dinamika Komunikasi '#andung/ 2emaja 2osdakarya, "00"(, h. %.

komunikasi 6abi )uhammad Saw. dengan keluarga dan sahabat jika dikaitkan dengan komunikasi .erbal dan komunikasi non.erbalA5. :ntuk menemukan jawaban terhadap permasalahan tersebut, maka pembahasan akan dimulai dari metode komunikasi, komunikasi .erbal dan non.erbal, hadis yang terkait 'teks dan terjemah, skema riwayat, dan penjelasan tentang para perawi(, dan hubungan hadis yang dikutip dengan metode komunikasi dengan keluarga dan sahabat serta komunikasi .erbal dan non.erbal.

B. Metode Komunikasi
Pro,. Dr. 1lo =iliweri, )S., mengemukakan bahwa metode komunikasi sekurangnya ada % 'tiga( yang utama, yaitu/ 1( informative communicationB "( persuasive communication, dan %( coersive instructive communication.6 Infromative communication lebih sering digunakan sebagai sarana bercerita tentang suatu akti.itas atau peristiwa, mungkin sekali dianggap kecil namun luput dari perhatian publik. #arangkali akti.itas keseharian yang kecil dan tidak berarti yang dilakukan secara indi.idu atau kelompok. C #erkaitan dengan komunikasi yang bersi,at in,ormati, tujuan utamanya adalah mengurangi keraguraguan dalam hal pengambilan keputusan. Dengan adanya in,ormasi yang diperoleh akan dapat membantu mengurangi ketidakpastian. 4n,ormasi yang dicari manusia dalam kebanyakan komunikasinya adalah 0isi5nya. 4si komunikasi itu akan membantunya menyusun dan mengorganisasi beberapa aspek lingkungannya yang rele.an dengan situasi di mana dia harus bertindak. 1kibatnya, in,ormasi yang diperolehnya akan memudahkan ia membuat keputusan. 4n,ormasi yang diperoleh dari adanya hubungan komunikasi yang dilakukan akan mengurangi ketidakpastian.!
1dapun komunikasi yang bersi,at persuasi, dimaksudkan untuk mengarahkan pemakai 'penerima pesanB komunikan( merubah beberapa gambaran atau kesan yang ada di kepalanya dan mungkin nantinya merubah tingkah lakunya. ; :ntuk tujuan ini, dia mungkin memilih in,ormasi yang cocok dengan kemauannya dan menyampaikannya kepada komunikan karena itulah yang dianggap terbaik. Persuasive communication dalam konteks komunikasi interpersonal, maksudnya adalah ketika seseorang mencoba
6 C

=iliweri, Komunikasi! h. "C%. Ibid! h. "!". ! 1bdillah >ana,i, Memahami Komunikasi Antar Manusia 'Surabaya/ :saha 6asional, tt.(, h. *+. ; Ibid, h. +*.

membujuk orang lain supaya berubah, baik dalam kepercayaannya, sikapnya, atau perilakunya. Dontohnya misalnya ketika 1nda atau kita membujuk orang tua kita dengan maksud supaya mereka memberi kita uang, atau meluluskan keinginan-keinginan kita. Sedangkan persuasi dalam konteks komunikasi massa, maksudnya adalah ketika seseorang berusaha membujuk sekelompok orang agar mereka bisa berubah, baik dalam kepercayaannya, sikapnya, maupun perilakunya. Dontohnya seperti orang-orang yang memiliki kharisma berpidato kepada sekelompok massa dengan tujuan untuk membujuk mereka agar mau mendukung kepentingan-kepentingannya. 10 Komunikasi instrukti, atau koersi, adalah teknik komunikasi berupa perintah, ancaman, sanksi dan lain-lain yang bersi,at paksaan, sehingga orang-orang yang dijadikan sasaran 'komunikan( melakukannya secara terpaksa, biasanya teknik komunikasi seperti ini bersi,at fear arousing, yang bersi,at menakut-nakuti atau menggambarkan resiko yang buruk. Serta tidak luput dari si,at red-herring, yaitu interes atau muatan kepentingan untuk meraih kemenangan dalam suatu kon,lik, perdebatan dengan menepis argumentasi yang lemah kemudian dijadikan untuk menyerang lawan. #agi seorang diplomat atau tokoh politik teknik tersebut menjadi senjata andalan dan sangat penting untuk mempertahankan diri atau menyerang secara diplomatis. 11 7ika dipahami lebih jauh komunikasi 6abi Saw. baik di dalam keluarga maupun dengan sahabatnya, ternyata ketiga metode komunikasi sebagaimana di atas dipraktekkan dengan melihat situasi dan kondisinya. Salah satu contoh hadis yang terkait dengan metode komunikasi di atas adalah/ Dari "mmi Salamah berkata! aku mendengar #asulullah Sa$% bersabda! &'arangsiapa (ang mendapatkan musibah kemudian mengucapkan &Sesungguhn(a semua datang dari Allah dan akan kembali kepada-)(a% *a Allah! berilah aku pahala atas musibah ini dan berikanlah ganti (ang lebih baik+% "mmu Salamah berkata lagi! &Saat suamiku meninggal! aku mengucapkan seperti (ang #asul ullah a,arkan padaku! dan kemudian Allah menggantikan aku (ang lebih baik! (aitu -aku menikah dengan. #asulullah sallallahu /alaihi $a sallam% -0#% Muslim.. Ais(ah radhi(allahu anha berkata #asullullah sallallahu /alaihi $a sallam bersabda! &1anganlah menghina orang (ang sudah meninggal dunia! karena mereka telah melakukan apa (ang dapat mereka perbuat -0#% Imam 'ukhari.%

http://www.uky.edu/~drlane/capstone/persuasion/, diakses tanggal 3 Juni 2012. 11 http://situliatsitucoment.blogspot.com/2010/02/in ormati!e" communication"komunikasi.html, diakses pada tanggal 3 Juni 2012.
10

pada

Abu 0urairah r%a% berkata! diba$a ke hadapan #asulullah Sa$% seorang (ang tertangkap telah mabuk -minum khamar.% #asulullah Sa$% berkata: &hukumlah dia -pukullah.+% Maka di antara kami ada (ang memukul dengan tangann(a! dengan sandaln(a! ,uga ada (ang dengan kain% Ketika telah selesai pergilah orang itu! namun ada seorang sahabat (ang berkata padan(a! &Semoga Allah menghinakan kamu222+% Mendengar itu rasulullah berkata! &1anganlah kau berkata seperti itu padan(a% 1angan kamu membantu s(aitan -dalam men(esatkan orang itu.+% -0#% Imam 'ukhari. . Dalam satu penelitian tesis yang dilakukan oleh 1$iyah 1bu #akar, untuk memperoleh gelar )aster di :ni.ersiti Putra )alaysia tahun "00! dengan judul 0ubungan Pola Komunikasi Keluarga dengan 3a(a Keibubapaan dan Ke,elekitan dalam Keluarga dijelaskan bahwa pola komunikasi keluarga memainkan peranan yang sangat penting dalam perkembangan sebuah keluarga. Komunikasi yang dibangun bukan sekedar satu cara untuk melakukan hubungan di antara anggota keluarga, tetapi justru menjadi alat pengukur untuk mengetahui apakah keluarga itu bahagia dan harmonis. Dari penelitian itu ditemukan bahwa untuk memperoleh keluarga yang bahagia dan harmonis pola komunikasi keluarga yang dibangun mengarah kepada orientasi conversation dan orientasi conformit( yang tinggi. Di samping itu, sekalipun di dalam keluarga jelas terdapat kepemimpinan yang biasanya diperankan oleh seorang ayah, maka gaya kepemimpinannya menunjukkan gaya demokratik dan kesepakatan. #erdasarkan hasil penelitian tersebut dipahami bahwa komunikasi dalam keluarga diarahkan untuk mencapai kebahagiaan dan keharmonisan keluarga itu sendiri. ?leh karena itu komunikasi dalam keluarga dimaksudkan agar terjalinnya dua pola hubungan, yakni memberi dan menerima baik secara lisan '.erbal( maupun bukan lisan 'non.erbal(. Komunikasi non.erbal merupakan bod( language yang melibatkan gerakgerik, raut wajah, pandangan mata, dan cara memandang. Sebagaimana dikemukakan =ily )astura dan 2amlah >am$ah, keluarga yang sehat akan menerima dan mencoba memahami pesan yang disampaikan baik pesan itu samar-samar ataupun jelas, antara satu sama lain. #erbeda dengan keluarga yang tidak ber,ungsiEsehat, pesan yang disampaikan jarang diterima secara baik, bahkan lebih sering diabaikan saja. 1" Dikemukakan oleh #rock dan #ernard '1;;"( bahwa cara komunikasi yang terbaik dalam keluarga mestilah dan melibatkan rasa ingin mendengar dan bersahabat. Pesan yang disampaikan juga harus jelas dan sesuai. 1pabila terdapat perbedaan pendapat,
1"

keluarga

itu

akan

mencari

pemecahannya

dengan

melakukan

#ily $astura % &amlan 'am(ah, Asas Kaunseling Keluarga: Corak Komunikasi Berkesan )$alaysia: *ni!ersiti +eknologi $ara, 200,-, h. 1..

perbincanganEmusyawarah. Keluarga yang baik mengarahkan kepada penyelesaian masalah dengan cara yang positi, yaitu mem,okuskan bagaimana masalah yang dihadapi dapat diselesaikan secara baik dan sedapat mungkin menghindari perbuatan tuduhmenuduh siapa yang bersalah. #ukan mencari siapa yang bersalah, akan tetapi menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi. #entuk komunikasi yang digunakan dapat saja komunikasi .erbal maupun komunikasi non.erbal. )enurut 3ulkiple 1bd. 9hani '"001( komunikasi lisan ' verbal( dan komunikasi tanpa lisan 'non verbal( adalah dua bentuk komunikasi yang perlu dikuasai oleh orang tuaE ibu bapak dalam usaha mengenali kepribadian anak-anak. Komunikasi lisan adalah proses menyampaikan atau menyebarkan pesan yang la$imnya dikaitkan dengan pertuturan, sedangkan komunikasi tanpa lisan ialah segala perilaku atau signal selain daripada perkataan atau tulisan yang muncul sewaktu proses komunikasi sedang berlangsung. Segala pesan yang tidak dila,alkan dengan perkataan tetapi disampaikan melalui pergerakan badan -bod( language. dan tangan -gesture., nada suara, raut wajah, cara berpakaian dan penggunaan ruang dan waktu. :ntuk dapat mencapai tujuan komunikasi dalam keluarga, maka perlu memahami dan mengamalkan etikanya. Pengamalan etika dimaksud adalah untuk memberi kesan yang positi, terhadap diri seseorang indi.idu untuk mendapat kesejahteraan hidup khususnya di dalam keluarga. 1% Sayyid )ohammad &aFi >akim mengemukakan beberapa etika komunikasi dalam keluarga di antaranya adalah perlunya membangun keramahtamahan dan penghargaan, memperlihatkan kasih sayang yang tulus, memperlihatkan cinta yang tiada tara, dan mengakui kesalahan bila memang salah dan memberikan maa, untuk kesalahan anggota keluarga yang terkait dengan dirinya.1* #erdasarkan kedua pendapat di atas dapat dipahami bahwa dalam rangka menjalin komunikasi yang mengarah kepada kebahagian dan keharmonisan keluarga, maka haruslah sejalan dengan etika berkomunikasi yang e,ekti,. Komunikasi yang e,ekti, pada prinsipnya adalah menyampaikan pesan kepada komunikan secara berkesan untuk mendapatkan responEe,ek yang positi,, sehingga komunikasi tersebut 0nyambung5 di antara pihak-pihak yang berkomunikasi.

#ihat 0siah 1t 0li, 2rkhani(a 1t $d &ahim, dan $ohamed 3hari 1in $usta a, 45eranan 6omunikasi 7alam 'ubungan 6ekeluargaan8 dalam Proceeding Seminar Kaunseling Keluarga )Johor: 9akulti 5endidikan, *ni!ersiti +eknologi $alaysia, 200:-, h. :,"::. 1* =ihat Sayyid )ohammad &aFi >akim, 'agaimana Men,alin Komunikasi Antara 4rangtua dan Anak 'terj.( 0o$ To 'ridge5 3eneration 3ap '7akarta/ Pustaka 3ahra, "00"(, h. %6*".
1%

C. Komunikasi Verbal dan Nonverbal


Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, bentuk komunikasi yang berlangsung dalam keluarga dapat saja dalam bentuk komunikasi .erbal atau komunikasi non.erbal. Komunikasi .erbal adalah segala bentuk komunikasi yang menggunakan kata atau bahasa baik secara lisan 'terucap( maupun tulisan 'tertulis(. 1+ #ahasa baik lisan maupun tertulis dapat dide,enisikan sebagai seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas. #ahasa .erbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran, perasaan dan suatu maksud. #ahasa .erbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagai aspek realitas indi.idual seseorang. Konsekuensinya, kata-kata adalah abstraksi realitas yang terjadi yang tidak mampu menimbulkan reaksi yang merupakan totalitas obyek atau konsep yang diwakili kata-kata itu.16 Komunikasi non.erbal adalah segala bentuk komunikasi yang hanya menggunakan bod( language dan simbol-simbol yang sudah dipahami secara bersama di antara orang-orang yang berkomunikasi. Komunikasi non.erbal dapat dibagi kepada beberapa jenis yaitu komunikasi isyarat dan komunikasi .isual. Komunikasi isyarat ialah makna yang dilahirkan oleh bunyi, gerakan anggota badan, mimik wajah, objek atau penggunaan simbol-simbol tertentu yang diluar penggunaan yang biasa oleh sistem bahasa yang ,ormal. Komunikasi isyarat berbeda-beda maknanya mengikuti budaya suatu bangsa. Suatu gerakan tubuh yang biasa dilakukan oleh orang )elayu misalnya bisa berbeda maksudnya apabila dilihat dan dita,sirkan oleh suku bangsa lain. 1C Selain itu, komunikasi .isual merupakan komunikasi non.erbal dengan menggunakan hal-hal yang .isual seperti gambar, lukisan atau illustrasi tertentu. Komunikasi .isual dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu komunikasi gra,ik, image gambar bergerak dan komunikasi yang dilakukan dengan tulisan. Komunikasi gra,ik biasanya disampaikan melalui media masa seperti surat kabar, majalah dan sebagainya. Sementara komunikasi image bergerak la$imnya digunakan oleh &G dan .ideo. )eskipun secara teoritis komunikasi .erbal dapat dipisahkan dari komunikasi non.erbal, dalam kenyataannya kedua jenis komunikasi itu bisa saja saling melengkapi dalam komunikasi tatap-muka sehari-hari. )enurut Deddy )ulyana, dalam komunikasi
1+

=ihat =iliweri, Komunikasi: Serba Ada, h. %CC. #andingkan dengan pendapat Deddy )ulyana, Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar '#andung/ 2emaja 2osdakarya, "00+(, h. "%C. 16 Pendapat tersebut sebagaimana dikutip Deddy )ulyana, Ilmu Komunikasi! h. "%! dari pendapat =arry 1. Samo.er dan 2ichard @. Porter, 6ommunication bet$een 6ultures '#elmont, Dali,ornia/ <adsworth, 1;;1(, h. 1*6. 1C 3alleh 3ulaiman dan 0(lina, Komunikasi Dalam Pengajaran dan Kepimpinan Pendidikan )6uala #umpur: 6arisma 5ublications 3dn 1hd., 2002-, h. 2..

ujaran, rangsangan .erbal dan non.erbal itu hampir selalu berlangsung bersama-samaH dalam kombinasi. Kedua jenis rangsangan itu diinterpretasikan bersama-sama oleh penerima pesan.1! =ebih lanjut )ulyana mengutip pendapat )ark =. Knapp yang menjelaskan bahwa istilah non.ebal biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata yang terucap dan tertulis. Pada saat yang sama harus disadari bahwa banyak peristiwa dan perilaku non.erbal dita,sirkan melalui simbolsimbol .erbal. Dengan demikian, tidak selalu peristiwa dan perilaku non.erbal itu sungguh-sungguh bersi,at non.erbal.1; Dalam keseharian 6abi )uhammad Saw. ia selalu berkomunikasi dengan banyak orang, baik dengan sahabat maupun dengan keluarganya sendiri. Kedua bentuk atau jenis komunikasi yang telah disebutkan sebelumnya selalu tidak luput dari beliau. #ahwa ia menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui kata-kata 'hadis( adalah bagian dari tugasnya sebagai 2asulullah. 6abi Saw. diwajibkan melakuan 0tabligh5 sesuai dengan si,at yang wajib bagi kerasulannya. Di samping itu pula penyampaian pesan keislaman terkadang tidak harus dengan kata-kata, tetapi juga dengan kiasan, sindiran halus, bahkan dengan diamnya 6abi juga merupakan bagian dari komunikasi beliau. Dengan demikian, penyampaian pesan 6abi Saw. dapat saja berlangsung dengan menggunakan jenis komunikasi .erbal maupun non.erbal. &entu saja tergantung kebutuhan dan situasi yang memungkinkan untuk itu. &erkait dengan hal tersebut, pembahasan selanjutnya akan dikemukakan tentang masing-masing salah satu hadis 6abi Saw. yang terkait dengan komunikasi .erbal dan non.erbal dengan keluarganya.

D. Hadis Terkait
1. Teks dan Terjemah Hadis an! Dikuti" kr P Z Wp N Nkq K f o k] `J N YZ WkkY Kn ` IkJ Kl Vm Ke Ki jY `IS K IJ KL KM NO K [ K I\ Kg KU Kh K\ ` fU `e KT V^ K _ P bc de K IJ KL KM NO K [ K I\ K_ ` Ia Nb KY VZ M P] V^ K IJ KL KM NO K [ K I\ K WJ NX KQ PY VZ T PU VM PQ NR KS P IJ KL KM NO K IkkQ Np K~ K I{ l~ `z K IQ lO `z K t Kp Nu Kv K s `l Vp K^ K r P Z Wp N Nq K r ` ZP N [bu Pz K y K I Kv K g p Kl VY Kv K IS b Vc KT K c ` V^ ` PM KJ V^ ` IJ KQ V\ K} K~ Ky K bU Pz ` I{ K| KS P g j] K] Kx K T PR Vw Kv K t Kp Nu Kv K s `l Vp K^ K Va t P bkQ Pp o^ Kv K t V k ` l~ ` ZbQ P l\ `} Kk~ Kt V k P lp `a Ve K WkY Kn ` Zbk P `z VZ[ K Ik\ K P Ikw K V] K V} K~ K Iw KM K k VU K IJ K V Km KT VQ N^ K IJ KY K} Ku K IJ K{ V| Kx V ZM V\ Kv Ve K IJ Kp Ka Ve K IJ Kl V K| Kx V ZM V\ K Iw Ne KT N K V t PM P kO Ke Kt V k PY Ky V o K kl Pp V~ K Ph K k N YZ V K k K O K Z K `k~ K fp okq K e P fw ` bkQ P| Pc Ve Kz K IkQ K K Zbp dkq K v K Ik K P KO Ve K K v Ve K I K P KO Ve K K Il Kx Ve K K K Kv K t Va P v PS Pv K V t P P] K Ve Kt V PS N Pl KY Vv K 1rtinya/ 0&elah bercerita kepada kami )uhammad bin al-)utsanna dia berkata telah bercerita pula kepada kami 1bd al-<ahhab dia berkata telah bercerita kepada kami 1yyub dari 1bu ilabah dia berkata telah bercerita kepada kami )alik/ 0Kami telah
1! 1;

)ulyana, Ilmu Komunikasi! h. %1". Ibid%

datang kepada 6abi Saw. dan kami tinggal bersamanya selama dua puluh hari. &enyata 2asulullah S1< orang yang dipenuhi oleh kasih sayang dan kelembutan kepada keluarganya sehingga kami menjadi rindu kepada keluarga kami. Kemudian beliau menanyakan keluarga yang kami tinggalkan, maka kami menceritakannya kepada beliau. Kemudian beliau bersabda/ 0Pulanglah kepada keluargamu dan didiklah mereka dan perintahkanlah mereka 'untuk berbuat baik( dan ingatkan tentang sesuatu yang harus dipelihara atau tidak dipelihara dan shalatlah kamu sebagaimana kamu melihatku shalat, maka jika telah tiba waktu shalat maka salah seorang dari kamu hendaklah berseru 'a$anlah untuk( kamu dan jadi imamlah yang paling besar dari kamu5 "0. kl VS K P bkkU Pe K IJ KL KM N kO K z IQ N^ K T PU Vg PS K ` V^ ` IJ KL KM NO K f dS ` IQ Kl KY VZ f dx ` K PY VZ M Q NR KS P T PU V P V J N YZ IJ KL KM NO K d `] KJ V KY VZ t ` l ` KY VZ M `] V^ K T PU V P I] N^ K IJ KL KM NO K j\ g KM K kq K i K kY Ki K kl `e Ks ` k Vv K fkk~ `i KQ P k d] Km Kt Kp Nku Kv K s ` kl Vp K^ K kr P Z Wp N Nkq K r ` Z[ N P bu Pz K [ K I\ K[ K I\ Kz K fU `e KT V^ K s ` lU `e KT V^ K M L K VS K T `U Vi `Y `IS K T V^ K ` k` N YZ ` k P N pY ` K P k K U Kv K g j\ KM K kq K i K kY K[ `h KN YZ ` z Ve K f~ ` K P N YZ K P Ix Kz Vn `v K g j\ KM Kq K ` KJ VQ PY VZ T V^ K i Kl P Vw Kv K ` v P VQ KY V IU ` K PS Ve Kv K j\ g KM K kq K i KY Ki K l `e Kb `Y V K f~ ` Kb `Y VK T VS ` i K P Z K~ Vn `v K g j\ KM Kq K i KY K ` c ` N YZ T V^ K t K V KY V Zv K g K Kb V N YZv K K KR KY VZ i K| P K IS Kn `v K g j\ KM Kq K i KY K ` K ] KY VZ kkl VK S P bU Pe Kv K j c ` K T j KO K j cM `O K Z Ka K W K l^ ` bU Pe K[ K I\ K K Kc V Ka P fU `e Kv K g K K ` I^ Kv K g K Kc V KO Pv K U ` I Kv K b P VS K T `U VZ T V^ K _I] KY V Z f~ `v K [ K I\ K d f `J KR KY VZ M ` lY `b KY VZ T PU V P IQ Ku ` s PQ Pu VZ 1rtinya / 1bbas bin 1bdul 1$him al-1nbari telah menceritakan kepada kami, 1l- 6adlr bin )uhammad al-7urasyi al-amami telah menceritakan kepada kami, 4krimah bin 1mmar telah menceritakan kepada kami, 1bu 3uamail dari )alik bin )artsad telah menceritakan kepada kami dari bapaknya dari 1bu D$arr ia berkataB 2asulullah Shallallahu 7alaihi $asallam bersabda/ Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau berbuat maru, dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri dan tulang dari jalan merupakan sedekah, dan engkau menuangkan air dari embermu ke ember saudaramu juga sedekah. >adis semakna diriwayatkan dari 4bnu )asud, 7abir, >ud$ai,ah, 1isyah dan 1bu >urairah. #erkata 1bu 4sa/ 4ni merupakan hadis hasan gharib dan 1bu 3umail bernama Simak bin <alid 1l >ana,i."1 #. $kema %i&a at Pada hadis pertama di atas skema periwayatannya adalah sebagai berikut/
"0

)uhammad ibn 1bdul >adiy as-Sandiy, Al-1ami8 ash-Shahih -Shahih al-'ukhari. 'i 0as(i(ah as-Sandi( 'Kairo, )esir/ Dar 4hya- al-Kutub al-1rabiyyah, t.th.(, bagian Al-a9an bab 0al-a$an li al-musya,ir .5 pada hadis nomor +;+. "1 1bu )uhammad ibn 4sa ibn Surah at-&irmid$iy, Sunan at-Tirmid9i( al-1ami8 ashShahih bab &Shanail Ma7ruf+ tahFiF wa syarh 1hmad )uhammad Syakir ')esir/ )ustha,a al#abi al->alabiy, 1%!% >E1;%C )(, hadis nomor 1!C;.

Sedangkan pada hadis kedua di atas skema periwayatannya adalah/

-./0 +, '()*
<

89 723 56 4 1A< * 1> 7?C (< =:1> ,56 56 56 =: D: ;< @ 123 =BC 7?) 7:

1?F: 56 =E2<, H 7GC

3. Penjelasan Tentan! Pera&i Hadis Penjelasan tentang perawi pada hadis yang pertama di atas dapat dikemukakan sebagai berikut/ >adis di atas berdasarkan penelusuran yang penulis lakukan dengan menggunakan bantuan program digital 'Maktabah S(amilah dan Kutubut Tis7ah( adalah 10

hadis marfu7 muttasil"" yang berarti hadis tersebut benar sampai kepada 6abi periwayatannya dan sanadnya bersambung 'tidak terputus(. >adis ini digolongkan hadis hasan gharib"% 'hadis yang baik( dengan sanadnya satu 'sanad $ahid(. 1dapun penilaian terhadap kualitas perawi hadis, sebagai berikut/ 1. )uhammad bin al-)utsannaB tergolong Tabi7in yang akrab dipanggil 'Kun(ah( dengan gelar 1bu )usa, beliau lahir dan besar di #ashrah. Dengan la:ab &1l3anan5 wa,at tahun "+" > dan tergolong si:ah tsabat% Sebagaimana juga ahya bin )u-in menilainya si:ah, sedangkan 1bu >atim menilainya shalah al-hadis shadu:. ". 1bd al-<ahhab bin 1bd al-)ajid bin 1l-ShalatB tergolong Tabi7in dengan gelar atau panggilan 1bu )uhammad, lahir dan besar di #ashrah sedangkan wa,atnya juga di #ashrah tahun 1;* >. ahya bin )u-in menilainya si:ah% %. 1yyub bin 1bu &amimah KaisanB tergolong Tabi7in, dengan panggilan 1bu #akar. #eliau lahir dan dibesarkan di #ashrah, wa,at di kota yang sama pada tahun 1%1 >, dia tergolong si:ah tsabat hu,,ah. *. 1bdullah bin 3aid bin 1mru bin 6abilB dari golongan Tabi7in, beliau juga dipanggil dengan 1bu ilabah lahir dan besar di #ashrah, sedangkan wa,atnya di Syam pada tahun 10* >. ahya bin )u-in menilainya si:ah! sedangkan 1bu >atim menilainya si:ah dan tidak ditemukakan kecacatannya. +. )alik bin al->uwairatsB tergolong Sahabat dengan panggilan 1bu Sulaiman lahir dan besar di #ashrah. #eliau wa,at di kota yang sama pada tahun C* >. Dari segi periwayatan hadis menurut ahya bin )u-in dan 1bu >atim menilainya dengan si:ah% >adis ini ditemukan masing-masing " kali pada riwayat )uslim, &irmid$i, dan 1hmad. Sementara itu, masing-masing 1 kali dalam riwayat 4bn )ajah dan 4mam adDarimi, sebanyak ! kali pada riwayat 1n-6asa-i dan * kali pada riwayat 1bu Daud. Penjelasan tentang perawi pada hadis yang kedua di atas dapat dikemukakan sebagai berikut/

""

>adis Marfu8 muttashil adalah sesuatu yang disandarkan kepada 6abi Saw. secara khusus, baik berupa sabda, perbuatan maupun taFrir yang bersambung ' muttashil( sanadnya sampai akhir, baik marfu8 kepada 2asulullah Saw. ataupun mau:uf% =ihat ). 1jaj al-Khatib, "shul al-0adits 'terj.( ). odirun 6ur 8 1hmad )usya,iF '7akarta/ 9aya )edia Pratama, 1;;!(, h. %"". "% >adis hasan adalah hadis yang muttashil sanadnya yang diriwayatkan perawi yang adil yang lebih rendah kedhabitannya tanpa $yad$ dan tanpa illat. Sedangkan yang dimaksud dengan gharib adalah hadis yang diriwayatkan seseorang secara sendirian. 7adi hadis hasan gharib berarti hadis yang kualitas periwayatannya secara hasan tetapi riwayatnya hanya satu saja, tidak didukung oleh riwayat yang lain. =ihat ibid, h. ";; 8 %0".

11

>adis di atas berdasarkan penelusuran yang penulis lakukan dengan menggunakan bantuan program digital 'Maktabah S(amilah dan Kutubut Tis7ah( adalah hadis marfu7 muttasil yang berarti hadis tersebut benar sampai kepada 6abi periwayatannya dan sanadnya bersambung 'tidak terputus(. >adis ini digolongkan hadis hasan gharib 'hadis yang baik( sedangkan sanadnya cuma satu ' sanad $ahid(. Setelah penulis melakukan penelusuran lebih lanjut hadis ini hanya ditemukan pada kitab Sunan Tirmid9i. 6amun demikian hadis terkait senyum dengan menggunakan bantuan program digital Maktabah S(amilah ditemukan sekitar %11 hadis. 1dapun penilaian terhadap kualitas perawi hadis"*, sebagai berikut/ 1. 1bbas 4bn 1bdul 1$imB tergolong Tabi7in yang akrab dipanggil 'Kun(ah( dengan gelar 1bu adhil, beliau lahir di #ashrah wa,at tahun "*6 > dan tergolong si:ah haafa9 'kuat hapalan dan terjaga hapalannya(. ". 6adhir 4bn )uhammad )usaB tergolong Tabi7in dengan gelar atau panggilan 1bu )uhammad lahir di amamah sedangkan wa,atnya tidak ada keterangan yang penulis dapatkan dan beliau termasuk si:ah. %. 4krimah 4bn 1mmarB tergolong Tabi7in, dengan panggilan 1bu 1mmar lahir di amamah dan wa,at di kota yang sama pada tahun 1+; >, dia tergolong Shudu: 'benar( dan tidak ditemukan kecacatan pada si,at dan hapalannya. *. Sammak 4bn <alidB dari golongan Tabi7in, beliau juga dipanggil dengan 1bu 7amiil lahir di Ku,,ah, dia tergolong shudu: dan tidak ditemukakan kecacatannya. +. )alik 4bn )ursyid 4bn 1bdullahB tergolong Tabi7in dan tidak ditemukan data tentang lahir dan wa,atnya, dari segi periwayatan hadis beliau tergolong si:ah ma:bul 'kuat hapalannya dan diterima para muhaddisin(. 6. )ursyid 4bn 1bdullahB tergolong Tabi7in C. 7undub 4bn 7annadahB tergolong Sahabat 'orang yang hidup bersama 2asul atau bertemu dengan 2asul(, yang populer dipanggil dengan gelar 1bu D$ar, beliau lahir dan tinggal di )adinah wa,at di 2abjat pada tahun "" >, beliau tergolong Si:ah dan sholeh.

I. %elevansi Hadis den!an Metode Komunikasi Dalam Keluar!a dan $ahabat serta Komunikasi Verbal dan Non Verbal

Kronologis jalannya perawi hadis dari si ,ulan ke si ,ulan atau dari satu perawi hadis ke perawi hadis berikutnya dinamakan dengan sanad hadis.

"*

12

)etode komunikasi 6abi Saw. dengan sahabat dan keluarga dapat dilihat melalui metode pengajaran yang beliau sampaikan. &erkait dengan hal tersebut dijelaskan oleh ). 1jaj al-Khatib bahwa metode yang ditempuh oleh 6abi Saw. dalam pengajarannya tidak terlepas dari metode yang ditempuh oleh 1lFuran. Karena 2asulullah adalah seorang penyampai Kitabullah."+ &entang metode pengajaran 2asul Saw. dapat dirinci ke dalam beberapa hal, yaitu/ 1. Pengajaran dilakukan secara bertahap. >al itu tentu sesuai dengan apa yang dipraktekan 2asul bahwa beliau mulai terlebih dahulu dari penanaman akidah atau ketauhidan, ibadah, hukum, ajaran kepada etika yang luhur dan membangkitkan keberanian agar selalu bersabar dan istiFamah. ". Pusat-pusat pengajaran harus pula diadakan. Pada masa 6abi Saw. pusat-pusat pengajaran itu dimulai dari Dar al-1rFam, bahkan secara sembunyi-sembunyi. &empat itu disebut sebagai 0Dar al-4slam5, kemudian tak berapa lama tempat 6abi di )ekkah dijadikan sebagai pusat kegiatan kaum )uslimin. &empat itu dijadikan sebagai pesantren yang mereka gunakan untuk menerima 1lFuran dan meneguk hadis dari 2asul Saw. %. Kebaikan pendidikan dan pengajaran, di mana beliau merupakan ,igur yang menjadi teladan. ?leh karena itulah beliau bersabda/ &'agi kalian aku ini seperti seorang a(ah% Karena itu! bila kalian buang ha,at ,anganlah menghadap kiblat dan ,angan -pula. membelakangin(a5 '>. 2. 1hmad(. *. )emberikan .ariasi dalam pengajaran sehingga tidak membosankan. 6abi sendiri terkadang memberikan senggang waktu pada pengajaran mau8i9ah beliau. Sebagaimana dijelaskan dalam riwayat 1bdullah bin )as-ud katanya/ 0#asulullah memberikan senggang $aktu dalam memberikan mau8i9ah kepada kita! karena enggan membuat kami ,emu+% '>. 2. 1hmad(. +. )emberikan contoh praktis. &entu saja hal-hal yang sudah dipelajari kemudian dipraktekkan akan sangat memberikan daya ingat yang lebih baik. 4tulah yang dikerjakan oleh 2asulullah. 6. )emperhatikan situasi dan kondisi. #anyak kasus yang disampaikan oleh 2asul disesuaikan dengan kondisi dan waktunya. )isalnya, 2asul sangat tahu bahwa yang datang itu adalah orang kaya, maka dianjurkannya untuk berin,aF. Di sisi lain, ketika yang datang itu orang yang miskin, maka ia menjelaskan keutamaan sabar, banyak $kir, dan seterusnya.

"+

1l-Khatib, "shul, h. *!.

13

C. )emudahkan dan tidak memberatkan. #ahwa kecenderungan manusia adalah hal-hal yang mudah, oleh karena itu sangat tepat memberikan kemudahan bukan jutru mempersulit. :. Pengajaran bagi wanita. >al ini juga sangat penting agar terjalin komunikasi di antara kaum perempuan dengan sesama mereka, dan tidak bercampur baur dengan syahwat-syahwat yang justru menghilangkan konsentrasi dalam menerima pengajaran."6 Demikianlah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam majlis pengajaran 6abi Saw kepada umatnya, termasuk kepada sahabat dan keluarganya. &entu saja dalam pengajaran itu terjalin komunikasi yang intensi, antara 6abi Saw. dengan sahabat dan keluarganya. &erkait dengan hadis yang telah dikutip di atas 'yang dijadikan sebagai kajian dalam makalah ini( adalah bahwa matan hadis yang diriwayatkan 4mam #ukhari di atas secara spesi,ik mengungkapkan komunikasi 6abi )uhammad Saw. dengan sahabat yang berisikan tentang hak-hak keluarga. Komunikasi yang dibangun berbentuk komunikasi .erbal, di mana 6abi Saw. secara langsung menyuruh sahabat untuk pulang dan memberikan pendidikan dan pengajaran kepada keluarganya. Di samping itu, komunikasi 6abi Saw. dengan keluarga dapat dipahami misalnya ketika 6abi Saw. menjawab pertanyaan sahabat yang mempertanyakan bahwa orang yang paling harus dihormati adalah ibu dan bapak 'orang tua(. Perbandingan keduanya, bahwa penghormatan terhadap ibu harus % kali melebihi penghormatan terhadap bapakEayah. 4ni merupakan adab yang paling tinggi, karena ada juga hadis 6abi Saw. yang menjelaskan bahwa surga itu berada di telapak kaki ibu."C Di sisi lain, ternyata selama sahabat berada bersama-sama dengan 2asulullah, mereka mengamati apa yang dilakukan 6abi terhadap keluarganya. #agaimana 6abi Saw. berkomunikasi dengan keluarganya, dan bagaimana 6abi Saw. memberikan pendidikan kepada keluarganya. )isalnya, sebagaimana dalam hadis yang diceritakan oleh 1isyah r.a./ &Disaat beliau ingin mengekspresikan rasa cintan(a seperti (ang diri$a(atkan oleh Ais(ah beberapa hadits berikut ini: Ais(ah berkata: &Sa(a biasa minum dari gelas
"6

Ibid! h. *;-+6. Penjelasan ini merupakan saran-saran yang muncul dalam seminar kelas pada presentase tanggal ; )ei "01" pada kelas Doktor Komunikasi 4slam PPs 4146 Sumatera :tara-)edan dalam mata kuliah >adis-hadis &ematik Komunikasi di bawah bimbingan Pro,. Dr. >. 6awir uslem, )1. "C Penjelasan ini juga merupakan saran-saran yang muncul dalam seminar kelas pada presentase tanggal ; )ei "01" pada kelas Doktor Komunikasi 4slam PPs 4146 Sumatera :tara)edan dalam mata kuliah >adis-hadis &ematik Komunikasi di bawah bimbingan Pro,. Dr. >. 6awir uslem, )1 terutama terkait dengan saran pak akhri 'salah seorang mahasiswa S% Komunikasi 4slam(.

1/

(ang sama ketika haid! lalu )abi mengambil gelas tersebut! dan meletakkan mulutn(a di tempat sa(a meletakkan mulut sa(a lalu beliau minum kemudian sa(a mengambil cangkir lalu sa(a menghirup isin(a% Kemudian beliau mengambiln(a dari sa(a lalu beliau meletakkan mulutn(a pada tempat meletakkan mulut sa(a% ;alu beliau pun menghirupn(a%+ -0% #% Abu #o9a: dan Sa8id 'in Mansur.% Ais(ah radhi(allahu anha: &#asulullah tidaklah berbicara seperti (ang biasa kamu lakukan -(aitu berbicara dengan nada cepat.% )amun beliau berbicara dengan nada perlahan dan dengan perkataan (ang ,elas dan terang lagi mudah dihafal oleh orang (ang mendengarn(a%+ -0#% Abu Daud.% /Ai(sah radhi(allahu /anha berkata: &Tutur kata #asulullah sangat teratur! untaian demi untaian kalimat tersusun dengan rapi! sehingga mudah dipahami oleh orang (ang mendengarkann(a%+ -0#% Abu Daud.% Anas bin Malik #adhi(allahu anhu mengatakan: &#asulullah sering mengulangi perkataann(a tiga kali agar dapat dipahami%+ -0#% Al-'ukhari. #erdasarkan hadis di atas, dapat dipahami bahwa 6abi Saw. selain sebagai seorang 6abi yang menjadi panutan umat di luar rumah, beliau juga menjadi teladan di dalam keluarganya. ?leh karena itu, sangatlah wajar jika 1llah Swt. menyanjungnya sebagai teladan dalam setiap sikap dan perilakunya. Sebagaimana ,irman 1llah Swt.

1rtinya/ 0Sesungguhnya telah ada pada 'diri( 2asulullah itu suri teladan yang baik bagimu 'yaitu( bagi orang yang mengharap 'rahmat( 1llah dan 'kedatangan( hari kiamat dan dia banyak menyebut 1llah5. '.s. 1l-1h$abE%%, ayat "1(. Sementara itu, matan hadis yang diriwayatkan 4mam 1t-&urmud$i di atas yang secara spesi,ik mengungkapkan komunikasi non.erbal terkait komunikasi kinesik terdapat pada kata

iQ]m((

yang artinya tersenyum. Senyum merupakan salah satu

bahasa tubuh terkait dengan ekspresi wajah seseorang kepada orang lain. @kspresi wajah berupa senyuman tersebut menampakkan keadaan seseorang 'situasi dan kondisi( yang tidak memberatkan diri dan sekaligus berman,aat untuk orang lain bahkan dinilai sebagai sedekah. )akna sedekah tidak selalu hanya bersi,at material akan tetapi juga bersi,at immaterial 'psikis( dalam bentuk ekspresi jiwa dan gerak tubuh 'wajah(, yang dalam konteks komunikasi bisa berupa gambaran penyapaian isi pesan ' massage( dari seorang 1.

komunikator dan bahkan langsung terlihat dan dirasakan feedback 'umpan balik( sebagai e,ek proses komunikasi non.erbal tersebut dari komunikan. Senyum merupakan tanda awal ketulusan hati yang lebih berharga dari sebuah hadiah. &ersenyum bisa menghadirkan energi positi, bagi diri sendiri dan orang lain. &entu saja senyum yang dimaksud ialah senyum yang wajar, bukan senyum yang dibuatbuat. Senyum tulus yang lahir dari kelapangan dan kebersihan hati dan keikhlasan jiwa. )enjadi bukti kemurnian persahabatan dan tanda ketulusan cinta. )embuat wajah kita terlihat berseri dan kecantikan alamiah kita terpancar secara maksimal. <ajah cantik tanpa senyuman, tidak sedap dipandang mata. 2iasan wajah yang mahal dan apik tampak biasa tanpa senyuman. Senyuman bisa mengubah penderitaan menjadi kegembiraan, menciptakan suasana nyaman bagi diri sendiri dan orang lain. #egitu berartinya sebuah senyuman dalam kehidupan hingga 2asulullah Saw. bersabda dalam hadits sebagaimana yang diriwayatkan 1t-&irmid$i di atas. >adits ini juga mengajarkan kita betapa hal kecil yang sering kita nggap sepele dan kita abaikan ternyata memiliki nilai yang berharga dalam pandangan agama. Dalam hadits lain yang diriwayatkan 1d-Dailamy, 2asulullah Saw. bersabda/+Sesungguhn(a pintu-pintu kebaikan itu ban(ak: tasbih! tahmid! takbir! tahlil -d9ikir.! amar ma8ruf nah(i munkar! men(ingkirkan penghalang -duri! batu. dari ,alan! menolong orang! sampai sen(um kepada saudara pun adalah sedekah%+ )akna hadis kinesik yang penulis kemukakan dengan diperkuat oleh hadis dari 1d-Dailamy memberikan gambaran kepada kita bahwa kebaikan bisa kita lakukan dengan cara sederhana, sedekah itu tidak harus selalu kita lakukan dengan memberi sejumlah materi jika kita memang tidak punya apa-apa. Karena membuat gerakan ekspresi, dengan menarik sudut bibir ke atas tanpa bersuara sudah merupakan sedekah. "! Di dalam 1lFuran terdapat satu surah yang khusus diturunkan sebagai apresiasi terkait urgensinya komunikasi non.erbal. Surah 7Abasa 'yang bermuka masam(, dilatar belakangi kasus sikap 6abi dengan wajah bermuka masam ketika datang seorang buta yang ingin bertanya tentang ke-4slaman, di mana saat bersamaan 6abi juga menerima sejumlah kaum elit uraisy, saat itu 6abi berpikir strategis dengan asumsi jika kaum elit 'berkuasaEkekuasan( dirangkul dan dimiliki maka 4slam akan cepat berkembang, sehingga 6abi tidak mempedulikan seorang buta yang bernama 1bdullah 4bn )aktum, maka diturunkan 1llah kepada 2asul-6ya surah tersebut ' Asbabaun )u9ul(, akan tetapi 1llah menjelaskan orang biasa 'marginal( seperti 1bdulllah 4bn )aktum justru lebih dipilih 1llah untuk mengembangkan 4slam 'ajaran 1llah(.
"! 1ri 9inanjar 1gustian yang menawarkan model <motional Spritual =uestion menambahkan '@S( terkait senyum ada yang dia istilahkan dengan 2ukun senyum 'ada tiga(/ 1. <ajah yang simetris ". Senyum dengan dua mili ditarik ke arah dalam mulut %. >arus ada orang yang disenyumi agar orang lain tidak salah interpretasi.

1;

J. Penutu"
&ernyata, metode komunikasi 6abi Saw. di dalam keluarga dan dengan sahabat sesuai dengan kondisi atau situasinya, baik secara in,ormati,, persuasi,, dan koersi,Einstrukti,. &ernyata juga sudah sama dimaklumi bahwa 6abi Saw. menyampaikan pesan komunikasi itu kepada keluarga dan sahabat, baik jenis .erbal maupun non.erbal. Dalam kaitan ini, memang dalam kaidah ilmu hadis dipahami bahwa 6abi Saw. itu bahwa hadis itu ada yang :auli(ah 'perkataan(, fi8li(ah 'perbuatan(, dan ta:riri(ah 'persetujuan(.

DAJTA% PK$TAKA

1,

Departemen 1gama 24, Al:uran dan Tafsirn(a, cet 444, 7akarta/ Depag 24, "00;. 1siah #t 1li, 4rkhani$a #t )d 2ahim, dan Shari, #in )usta,,a, )ohamed 0Peranan Komunikasi Dalam >ubungan Kekeluargaan5 dalam Proceeding Seminar Kaunseling Keluarga. 7ohor/ :ni.ersiti &eknologi )alaysia, "00!. @,,endy, ?nong :chjana. Dinamika Komunikasi. #andung/ 2emaja 2osdakarya, "00".

>ana,i, 1bdillah. Memahami Komunikasi Antar Manusia. Surabaya/ :saha 6asional, tt. >akim, )ohammad &aFi. 'agaimana Men,alin Komunikasi Antara 4rangtua dan Anak 'terj.( 0o$ To 'ridge5 3eneration 3ap% 7akarta/ Pustaka 3ahra, "00". al-Khatib, ). 1jaj. "shul al-0adits 'terj.( ). odirun 6ur 8 1hmad )usya,iF. 7akarta/ 9aya )edia Pratama, 1;;!. =iliweri, 1lo. Komunikasi: Serba Ada dan Serba Makna% 7akarta/ Kencana, "011. )astura, =ily. 8 >am$ah, 2amlan. Asas Kaunseling Keluarga: 6orak Komunikasi 'erkesan% )alaysia/ :ni.ersiti &eknologi )ara, "00C. )ulyana, Deddy. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar% #andung/ 2emaja 2osdakarya, "00+. Program Digital Maktabah S(amilah > Kutub al-Tis8ah% 2akhmat, 7alaluddin. Psikologi Komunikasi. #andung/ 2emaja 2osdakarya, "00%. as-Sandiy, )uhammad ibn 1bdul >adiy. Al-1ami8 ash-Shahih -Shahih al'ukhari. 'i 0as(i(ah as-Sandi(. Kairo, )esir/ Dar 4hya- al-Kutub al-1rabiyyah, t.th..

1:

Samo.er, =arry 1. dan Porter, 2ichard @. 6ommunication bet$een 6ultures% #elmont, Dali,ornia/ <adsworth, 1;;1. Sulaiman, Salleh. dan 1$lina, Komunikasi Dalam Penga,aran dan Kepimpinan Pendidikan. Kuala =umpur/ Karisma Publications Sdn #hd., "00". at-&irmid$iy, 1bu )uhammad ibn 4sa ibn Surah. Sunan at-Tirmid9i( al-1ami8 ash-Shahih!' tah:i: $a s(arh( 1hmad )uhammad Syakir. )esir/ )ustha,a al-#abi al->alabiy, 1%!% >E1;%C ). <ok, Saodah. et. al., Teori-Teori Komunikasi% Kuala =umpur/ P&S Publications 8 Distributors SD6 #>D, "00*. 3ainuddin, 1. 2ahman. 0Komunikasi Politik 4ndonesia/ #arat, 4slam dan Pancasila, Sebuah Pendekatan &eoritis5 dalam )aswadi 2au, dan )appa 6asrun 'ed.(, Indonesia dan Komunikasi Politik% 7akarta/ 14P4 8 9ramedia Pustaka :tama, 1;;%. http/EEwww.uky.eduEdrlaneEcapstoneEpersuasionE, diakses tanggal * 7uni "01" pukul 10.*+ <4#. http/EEsituliatsitucoment.blogspot.comE"010E0"Ein,ormati.e-communicationkomunikasi.html, diakses tanggal 6 7uni "01" pukul "0."0 <4#.

1<

20