Anda di halaman 1dari 13

DEVELOPMEN RESEARCH AND PRACTICE (MODEL PENGEMBANGAN FOUR-D)

MAKALAH DISAJIKAN PADA MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF Dosen :

Dr I Nen!"# P"r$"% S P&% M S'

DISUSUN OLEH :

Ar' K(rn'")"$' N"n"n! K#o'r(&'n E1" M"r2"n"

(*+,+**-*--./) (*+,+**-*--.0) (*+,+**-*---3)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

PASCA SARJANA UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN /,*3


1

KATA PENGANTAR

Segala Puji Bagi Allah SWT senantiasa kami panjatkan karena atas limpahan rahmat dan petunjuk yang telah diberikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Development Reseach Model our!D untuk memenuhi tugas mata kuliah Metode Penelitian "uantitati#$ Penyusunan makalah ini dapat terselesaikan berkat bantuan dari berbagai pihak$ "ami mengucapkan terima kasih kepada teman!teman dan Dr$%$ &engah Parta' S$Pd$M$Si yang telah memberikan kontribusi dan motivasi dalam penyusunan makalah$ (leh karena itu kami mengucapakan banyak terimakasih$ "ami menyadari bah)a dalam makalah ini masih banyak terdapat saran

kekurangan' sehingga dengan

segala

kerendahan

hati kami

mengharapkan

dan kritik yang bersi#at membangun demi lebih baiknya kinerja kami yang akan datang$ Semoga makalah ini dapat memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan in#ormasi yang berman#aat bagi semua pihak$

Malang'

*anuari +,-.

Tim Penulis

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah


Metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu' dan menguji kee#ekti#an produk tersebut$ "alau arti penelitian dan pengembangan dijadikan satu yaitu penelitian pengembangan' maka dapat diartikan bah)a kegiatan pengumpulan' pengolahan' analsisis' dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objekti# yang disertai dengan kegiatan mengembangkan suatu produk untuk memecahkan suatu persoalan yang dihadapi$ Sugiyono /+,--0 juga menyatakan bah)a penelitian pengembangan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kee#ekti#an produk tersebut$ Penelitian pengembangan dalam pendidikan bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran' seperti silabus' bahan ajar' media' modul praktikum' latihan kerja sis)a' alat mengukur kemajuan belajar' alat mengukur hasil belajar' dsb$ 1ang melatarbelakangi perlunya dilakukan penelitian pengembangan adalah adanya masalah yang terkait dengan perangkat pembelajaran yang kurang tepat$ Masalah ini ditemui oleh peneliti dari hasil pengamatan selama mengajar$ Dalam desain pembelajaran dikenal beberapa model yang dikemukakan oleh para ahli$ Model!model tersebut antara lain' model our!D Thiagarajan' 2anna#in dan Peck' 3agne and Briggs' Borg and 3all serta Dick and 4arry$ Dari beberapa model tersebut tentu memiliki karakteristik masing!masing$ &amun pada makalah ini hanya akan membahas rancangan pengembangan bahan ajar model B. Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah5 -$ 6ntuk mengetahui rancangan pengembangan bahan ajar model our!D +$ 6ntuk mengetahui tahapan!tahapan pengembangan Model our!D C. Manfaat Man#aat penulisan makalah ini antara lain5 -$ Dapat dijadikan rujukan dalam penelitian pengembangan Model .D$ +$ Merupakan tambahan pengetahuan bagi pembaca maupun penulis$
3

our!D yang disarankan oleh Thiagarajan$

BAB II PEMBAHA AN A$ Rancangan Pengembangan Bahan Ajar Model our!D Model pengembangan perangkat Four-D Model disarankan oleh Sivasailam Thiagarajan' Dorothy S$ Semmel' dan Melvyn %$ Semmel /-78.0$ Model ini terdiri dari . tahap pengembangan yaitu Define, Design, Develop' dan Disseminate atau diadaptasikan menjadi model .!D' yaitu pende#inisian' perancangan' pengembangan' dan penyebaran$ Model our! D dapat digambarkan sbb5

"egiatan!kegiatan yang dilakukan pada setiap tahap pengembangan dapat dijelaskan sebagai berikut5 !. Taha" I# Define $Pen%ef&n&s&an' "egiatan pada tahap ini dilakukan untuk menetapkan dan mende#inisikan syarat! syarat pengembangan pembelajaran$ Dalam model lain' tahap ini sering dinamakan analisis kebutuhan$ "ebutuhan!kebutuhan pembelajaran dengan menganalisis tujuan dan batasan materi$ Thiagarajan' menganalisis 9 kegiatan yang dilakukan pada tahap de#ine yaitu5 -$ Analisis A)al!akhir(front-end analysis) Menurut Thiagarajan' dkk /-78.0' analisis a)al!akhir bertujuan untuk memunculkan dan menetapkan masalah dasar yang dihadapi dalam pembelajaran' sehingga diperlukan suatu pengembangan bahan pembelajaran$ Dengan analisis ini akan didapatkan gambaran #akta' harapan dan alternati# penyelesaian masalah dasar' yang memudahkan dalam penentuan atau pemilihan bahan ajar yang dikembangkan$ Analisis a)al!akhir merupakan studi terhadap masalah dasar yang dihadapi oleh guru$ 3uru melakukan diagnosis a)al untuk meningkatkan e#isiensi dan e#ektivitas pembelajaran Analisis ini dilakukan terhadap permasalahan terkini yang terjadi di sekolah$ Masalah yang terjadi di sekolah berkenaan dengan proses pembelajaran adalah kurangnya partisipasi sis)a dalam proses pembelajaran$ Berdasarkan teori pembelajaran modern' proses pembelajaran harus melibatkan sis)a secara akti# agar sis)a mengalami sendiri apa yang ada dalam materi yang disampaikan$ Sis)a juga harus mengkonstruksi sendiri pengetahuan dalam benaknya agar pemahaman yang didapat tidak bersi#at temporari' tetapi tertanam kuat dalam benak sis)a$ +$ Analisis Sis)a (learner analysis) Analisis peserta didik adalah studi yang dilakukan dengan sis)a sebagai target$ Analisis sis)a merupakan telaah tentang karakteristik sis)a yang sesuai dengan rancangan dan pengembangan perangkat pembelajaran$ "arakteristik itu meliputi latar belakang kemampuan akademik /pengetahuan0' perkembangan kogniti# sis)a' serta keterampilan! keterampilan individu atau sosial yang berkaitan dengan topik pembelajaran' motivasi belajar' latar belakang pengalaman sis)a baik sebagai kelompok maupun sebagai individu$ Pada umumnya sis)a akan lebih tertarik terhadap suatu materi jika mereka mengalami apa yang disampaikan dalam materi tersebut$ Selain itu' jika materi yang diajarkan memperlihatkan man#aatnya dalam kehidupan nyata sis)a' maka sis)a akan tertarik untuk mempelajarinya$
5

:$ Analisis konsep (concept analysis) Analisis konsep dilakukan untuk mengidenti#ikasi konsep pokok yang akan diajarkan' merinci dan menyusun secara sistematis konsep!konsep yang relevan yang akan diajarkan berdasarkan analisis a)al!akhir$ Analisis ini dilakukan dengan mengidenti#ikasi materi di mana sis)a mengalami kesulitan dalam memahaminya$ Setelah materi terpilih' maka ditentukan pula bagian materi mana yang akan dijadikan #okus pengembangan$ 2al ini dilakukan dengan mem#okuskan pada satu kompetensi dasar yang kemudian mengarah kepada indikator dan tujuan pembelajaran$ Mendukung analisis konsep ini' analisis!analisis yang perlu dilakukan adalah /-0 analisis standar kompetensi dan kompetensi dasar yang bertujuan untuk menentukan jumlah dan jenis bahan ajar' /+0 analisis sumber belajar' yakni mengumpulkan dan mengidenti#ikasi sumber!sumber mana yang mendukung penyusunan bahan ajar$ .$ Analisis Tugas (task analysis) Analisis tugas bertujuan untuk mengidenti#ikasi keterampilan!keterampilan utama yang akan dikaji oleh peneliti yang sesuai dengan kurikulum yang digunakan saat ini dan menganalisisnya kedalam himpunan keterampilan tambahan yang mungkin diperlukan$ Analisis ini memastikan ulasan yang menyeluruh tentang tugas dalam materi pembelajaran$ Analisis tugas adalah pengidenti#ikasian keterampilan yang dilakukan oleh sis)a$ Dalam proses belajar mengajar' terutama saat menja)ab suatu masalah atau menyelesaikan suatu tugas' sis)a akan cenderung merasa percaya diri saat mengerjakannya secara kelompok$ 2al ini dikarenakan mereka memiliki teman untuk berdiskusi dan bertukar pikiran sehingga permasalahan yang dianggap sulit dapat dicari solusinya$ Pendekatan yang sesuai dengan karakteristik sis)a tersebut adalah pendekatan kontekstual$ 9$ Perumusan Tujuan Pembelajaran (specifying instructional objectives) Perumusan tujuan pembelajaran berguna untuk merangkum hasil dari analisis konsep dan analisis tugas untuk menentukan perilaku objek penelitian$ "umpulan objek tersebut menjadi dasar untuk menyusun tes dan merancang perangkat pembelajaran yang kemudian di integrasikan ke dalam materi perangkat pembelajaran yang akan digunakan oleh peneliti$ Menulis tujuan pembelajaran' perubahan perilaku yang diharapkan setelah belajar dengan kata kerja operasional$

(.

Taha" II# Design $Peran)angan' Tahap perancangan bertujuan untuk merancang perangkat pembelajaran$ Setelah

dilakukan pende#inisian pengembangan' selanjutnya disusun suatu rancangan prototipe pengembangan$ Penelitian ini mengembangkan program belajar sis)a' yaitu langkah!langkah belajar yang harus dilakukan sis)a untuk mencapai tujuan pembelajaran$ Thiagarajan' dkk membagi perancangan menjadi empat langkah yang harus dilakukan pada tahap ini' yaitu5 -$ Pengkonstruktian Test Berbasis!"riteria (constructing criterion-referenced test) Pengkonstruksian tes berbasis kriteria adalah tahap yang menjembatani; menghubungkan antara tahap pende#inisian (define) dengan tahap perancangan (design)$ Tes berbasis kriteria mengkonversikan tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan serta tujuan pembelajaran yang harus dicapai sis)a ke dalam bahan ajar$ Wujud dari tes ini adalah instrumen penilaian yang berisi aspek yang dinilai dari produk pengembangan$ Tes yang dikembangkan disesuaikan dengan jenjang kemampuan kogniti#$ Penskoran hasil tes menggunakan panduan evaluasi yang memuat kunci dan pedoman penskoran setiap butir soal$ +$ Pemilihan media (media selection) Pemilihan media dilakukan untuk mengidenti#ikasi media pembelajaran yang relevan dengan karakteristik materi$ <ebih dari itu' media dipilih untuk menyesuaikan dengan analisis konsep dan analisis tugas' karakteristik target pengguna' serta rencana penyebaran dengan atribut yang bervariasi dari media yang berbeda!beda$hal ini berguna untuk membantu sis)a dalam pencapaian kompetensi dasar$ Artinya' pemilihan media dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan ajar dalam proses pengembangan bahan ajar pada pembelajaran di kelas$ Media dalam pengembangan ini adalah program belajar sis)a yang tertuang dalam <"S$ Pertimbangan pemilihan program belajar sis)a yang tertuang dalam <"S sebagai media yang tepat yaitu berdasarkan kajian tentang kurikulum eksperiensial' yaitu kurikulum yang dire#leksikan sebagaimana sis)a mengalaminya' sehingga menghasilkan ide program belajar' dan pengertian dari <"S' yaitu lembaran yang berisi kegiatan yang harus diselesaikan oleh sis)a' karena dengan sis)a menyelesaikan penugasan dalam <"S secara kelompok maka sis)a akan dapat mencapai tujuan pembelajaran secara optimal$ <"S tersebut memperkenalkan suatu konsep dalam konteks yang telah diketahui oleh sis)a sebelumnya$ Selain itu konsep' contoh latihan' dan kegiatan yang dilakukan oleh sis)a diperkenalkan dalam konteks penggunaannya sehingga sis)a dapat melihat man#aat dari materi yang disajikan secara nyata$
7

:$ Pemilihan #ormat (format selection) Pemilihan #ormat dalam pengembangan perangkat pembelajaran ini dimaksudkan untuk mendesain atau merancang isi pembelajaran' pemilihan strategi' pendekatan' metode pembelajaran' dan sumber belajar$ .$ Rancangan a)al (initial design) Menurut Thiagarajan' dkk /-78.5 80 initial design is the presenting of the essential instruction through appropriate media and in a suitable se uence!" Rancangan a)al adalah pengenalan pokok pembelajaran melalui media yang sesuai dan pada urutan yang cocok$ Rancangan a)al yang dimaksud adalah rancangan seluruh perangkat pembelajaran yang harus dikerjakan sebelum ujicoba dilaksanakan$ 2al ini juga meliputi berbagai aktivitas pembelajaran yang terstruktur seperti membaca teks' )a)ancara' dan praktek kemampuan pembelajaran yang berbeda melalui praktek mengajar$ Pokok pembelajaran tertuang dalam tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan kegiatan yang harus dilakukan sis)a dalam rangka pencapaian tujuan tersebut secara optimal$ Dalam tahap perancangan' peneliti sudah membuat produk a)al /prototype0 atau rancangan produk$ Pada konteks pengembangan bahan ajar' tahap ini dilakukan untuk membuat modul atau buku ajar sesuai dengan kerangka isi hasil analisis kurikulum dan materi$ Dalam konteks pengembangan model pembelajaran' tahap ini diisi dengan kegiatan menyiapkan kerangka konseptual model dan perangkat pembelajaran /materi' media' alat evaluasi0 dan mensimulasikan penggunaan model dan perangkat pembelajaran tersebut dalam lingkup kecil$ Sebelum rancangan /design0 produk dilanjutkan ke tahap berikutnya' maka rancangan produk /model' buku ajar' dsb0 tersebut perlu divalidasi$ =alidasi rancangan produk dilakukan oleh teman seja)at seperti dosen atau guru dari bidang studi;bidang keahlian yang sama$ Berdasarkan hasil validasi teman seja)at tersebut' ada kemungkinan rancangan produk masih perlu diperbaiki sesuai dengan saran validator$ *. Taha" III# Develop $Penge+,angan' Tahap pengembangan ini bertujuan untuk memodi#ikasi prototipe produk yang dikembangkan dengan melakukan evaluasi dan revisi sebelum menjadi produk yang e#ekti# dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran$ Revisi berdasarkan masukan para pakar ahli;praktisi dan data hasil ujicoba$ <angkah!langkah pada tahap ini adalah5 ormat yang dipilih adalah yang memenuhi kriteria menarik' memudahkan dan membantu dalam pembelajaran matematika$

-$ =alidasi ahli;praktisi (e#pert appraisal) Menurut Thiagarajan' dkk /-78.5 >0' e#pert appraisal is a techni ue for obtaining suggestions for the improvement of the material!" Penilaian ahli adalah teknik untuk memperoleh saran demi perbaikan produk pengembangan$ $#pert appraisal merupakan teknik untuk memvalidasi atau menilai kelayakan rancangan produk$ Dalam kegiatan ini dilakukan evaluasi oleh ahli dalam bidangnya$ Beberapa ahli diminta untuk mengevaluasi produk pengembangan dari sudut pandang pembelajaran dan teknis$ Saran!saran yang diberikan digunakan untuk memperbaiki materi dan rancangan pembelajaran yang telah disusun$ Dalam pengembangan program belajar sis)a berbasis kontekstual ini' terdapat dua macam ahli untuk pertimbangan modi#ikasi' yaitu ahli pembelajaran matematika' dalam hal ini dosen matematika' dan praktisi$ Penilaian para ahli;praktisi terhadap perangkat pembelajaran mencakup5 #ormat' bahasa' ilustrasi dan isi$ Berdasarkan masukan dari para ahli' materi pembelajaran di revisi untuk membuatnya lebih tepat' e#ekti#' mudah digunakan' dan memiliki kualitas teknik yang tinggi$ +$ 6ji coba pengembangan (developmental testing) Developmental testing merupakan kegiatan uji coba rancangan produk pada sasaran subjek yang sesungguhnya$ 6ji pengembangan melibatkan pengujicobaan produk terhadap pelajar untuk kepentingan revisi$ 6ji pengembangan ini dilakukan terhadap tempat penelitian$ Tujuan dari uji ini adalah untuk mengukur tingkat kee#ekti#an program belajar sis)a$ *ika sis)a memperoleh skor di atas batas yang ditentukan' maka program kerja sis)a dikatakan e#ekti# dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran$ Produk pengembangan direvisi berdasarkan respon' reaksi' dan komentar dari sis)a' guru' dan ahli;pengamat terhadap perangkat pembelajaran yang telah disusun$ 2asil uji coba digunakan memperbaiki' merivisi dan menyempurnakan kembali perangkat pembelajaran$ Setelah produk diperbaiki kemudian diujikan kembali sampai memperoleh hasil yang e#ekti#$ Siklus testing ? revising ? retesting diulangi hingga produk pengembangan bekerja secara konsisten dan e#ekti#$ Dalam konteks pengembangan bahan ajar /buku atau modul0' tahap pengembangan dilakukan dengan cara menguji isi dan keterbacaan modul atau buku ajar tersebut kepada pakar yang terlibat pada saat validasi rancangan dan peserta didik yang akan menggunakan modul atau buku ajar tersebut$ 2asil pengujian kemudian digunakan untuk revisi sehingga modul atau buku ajar tersebut benar!benar telah memenuhi kebutuhan pengguna$ 6ntuk mengetahui e#ektivitas modul atau buku ajar tersebut dalam meningkatkan hasil belajar'
9

kegiatan dilanjutkan dengan memberi soal!soal latihan yang materinya diambil dari modul atau buku ajar yang dikembangkan$ -. Taha" I./ Disseminate $Pen0e,arluasan' Produk pengembangan mencapai tahap produksi akhir ketika uji pengembangan menunjukkan respon positi# dari para ahli dan praktisi$Setelah itu tercapai' maka produk siap untuk disebarluaskan dan siap untuk dit erapkan pada pembelajaran di sekolah$ Terdapat tiga langkah pada tahap ini' yaitu Proses diseminasi merupakan suatu tahap akhir pengembangan$ Tahap diseminasi dilakukan untuk mempromosikan produk pengembangan agar bisa diterima pengguna' baik individu' suatu kelompok' atau sistem$ Produk pengembangan mencapai tahap produksi akhir ketika uji pengembangan menunjukkan respon positi# dari para ahli dan praktisi$Setelah itu tercapai' maka produk siap untuk disebarluaskan dan siap untuk dit erapkan pada pembelajaran di sekolah$ Menurut Thiagarajan dkk' /-78.5 70' the terminal stages of final packaging, diffusion, and adoption are most important although most fre uently overlooked!" Diseminasi bisa dilakukan di kelas lain dengan tujuan untuk mengetahui e#ekti#itas penggunaan perangkat dalam proses pembelajaran$ Penyebaran dapat juga dilakukan melalui sebuah proses penularan kepada para praktisi pembelajaran terkait dalam suatu #orum tertentu$ Bentuk diseminasi ini dengan tujuan untuk mendapatkan masukan' koreksi' saran' penilaian' untuk menyempurnakan produk akhir pengembangan agar siap diadopsi oleh para pengguna produk$ Thiagarajan' membagi tahap dissemination dalam tiga kegiatan yaitu5 validation testing, packaging, diffusion and adoption$ a$ =alidation Testing /6ji =alidasi0 Pada tahap validation testing' produk yang sudah direvisi pada tahap pengembangan kemudian diimplementasikan pada sasaran yang sesungguhnya$ Pada saat implementasi dilakukan pengukuran ketercapaian tujuan$ Pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui e#ektivitas produk yang dikembangkan$ Setelah produk diimplementasikan' pengembang perlu melihat hasil pencapaian tujuan$ Tujuan yang belum dapat tercapai perlu dijelaskan solusinya sehingga tidak terulang kesalahan yang sama setelah produk disebarluaskan$
10

b$ Packaging / Pengemasan 0 Setelah melalui berbagai macam uji dan dinyatakan siap pakai' maka produk pengembangan dikemas sedemikian rupa sehingga siap untuk digunakan disekolah$Dalam langkah ini juga dilakukan usaha untuk memperoleh perhatianhak cipta dan pencapaian standar kelayakan produk$ c$ Di##usion and Adoption /Penyebaran dan Adopsi0 Produk pengembangan yang telah dikemas kemudian disebarkan ke sekolah untuk diadopsi menjadi bahan ajar yang berlaku secara sah di sana$ Dalam penyebaran ini juga dilakukan demonstrasi penggunaan bahan ajar$ Banyak ahli memperhatikan demonstrasi ini sebagai bagian yang sangat penting dari proses penyebaran$ *uga dikatakan bah)a ini adalah cara paling e#ekti# untuk meyakinkan pendidik atau pengajar tentan nilai dari produk yang baru /Thiagarajan' -78. 5 -8.0$ Akan tetapi' pengembangan yang dilakukan dalam penelitian disederhanakan menjadi tiga tahap' yaitu De#ine /Pende#inisian0' Design /Perancangan0' dan Develop /Pengembangan0$ Tahap ini dilakukan supaya produk dapat diman#aatkan oleh orang lain$ Pengemasan model pembelajaran dapat dilakukan dengan mencetak buku panduan penerapan model pembelajaran$ Setelah buku dicetak' buku tersebut disebarluaskan supaya dapat diserap /di##usi0 atau dipahami orang lain dan digunakan /diadopsi0 pada kelas mereka$ Pada konteks pengembangan bahan ajar' tahap dissemination dilakukan dengan cara sosialisasi bahan ajar melalui pendistribusian dalam jumlah terbatas kepada guru dan peserta didik$ Pendistribusian ini dimaksudkan untuk memperoleh respons' umpan balik terhadap bahan ajar yang telah dikembangkan$ Apabila respon sasaran pengguna bahan ajar sudah baik maka baru dilakukan pencetakan dalam jumlah banyak dan pemasaran supaya bahan ajar itu digunakan oleh sasaran yang lebih luas$

11

BAB II PENUTUP !. Kes&+"ulan


Model pengembangan pengembangan yaitu5 -$ De#ine /pende#inisian0 Pada tahap ini terdapat 9 kegiatan yaiu Analisis a)al!akhir' analisis sis)a'analisis konsep' Analisis tugas' dan perumusan Tujuan pembelajaran +$ Design /Perancangan0 Pada tahap ini terdapat . kegiatan yaitu pemgkonstruksian Tes berbasis criteria' Pemilihan media'pemilihan #ormat dan 'Rancangan a)al :$ .$ Develop / Pengembangan0 Ada + langkah pada tahap ini yaitu =alidasi ahli dan 6ji coba pengembangan Disseminate / Penyebaran0 Ada : kegiatan pada tahap ini yaitu =alidasi testing'packaging serta di##usion and adoption our!D menurut Tiangarajan Dkk' terdiri dari . tahap

(.

aran
Dalam penelitian pengembangan untuk menghasilkan bahan ajar yang dapat disebarluaskan maka perlu diperhatikan langkah ? langkah seperti yang telah dijelaskan dalam makalah ini$ Dalam jenis penelitian apapun itu maka harus terjalin hubungan yang harmonis antara peneliti dengan subjek atau yang akan diteliti$

12

DA1TAR PU TAKA

Thiagarajan' S$' Semmel' D$ S @ Semmel' M$ %$ -78.$ %nstructional Development for &raining &eachers of $#pectional 'hildren! Minneapolis' Minnesota5 <eadership Training %nstitute;Special Aducation' 6niversity o# Minnesota$

Sugiyono$ +,--$ Metode (enelitian (endidikan) (endekatan *uantitatif, *ualitatif, dan + , D! Bandung5 Al#abeta$

13