Anda di halaman 1dari 11

REGULASI KOSMETIK

TINJAUAN KEAMANAN & MUTU


Oleh :

Drs. Ruslan Aspan, MM, Apt.


Deputi Bidang pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen

Disampaikan pada Sosialisasi Regulasi Kosmetik di Batam, 29 Maret 2006

REGULASI KOSMETIK
Perlindungan Konsumen Memajukan Industri

Keamanan (Safety) Mutu (Quality) Manfaat

KEAMANAN KOSMETIK
Kosmetik harus aman bagi manusia dan lingkungan pada saat diproduksi, digunakan dan penggunaan salah yang dapat diduga

Keamanan merupakan keperluan mendasar konsumen kosmetik Kosmetik yang diakui aman akan meningkatkan kepercayaan konsumen

MENGAPA KOSMETIK HARUS AMAN


Bagi Pemerintah : Kewajiban melindungi masyarakat

Bagi Industri : Kewajiban memberikan jaminan keamanan produknya Membangun kepercayaan dan kesetiaan konsumen

KEAMANAN KOSMETIK
BAHAN
Bahan yang dilarang Bahan yang dibatasi Pewarna yang diizinkan Pengawet yang diizinkan Tabir surya yang diizinkan

PEMBUATAN
Kosmetik tidak tercemar Aman bagi pekerja & lingkungan

PENGGUNAAN
Digunakan secara aman, disimpan secara benar, aman bagi petugas Salon

MUTU KOSMETIK
Terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan Persyaratan umum Stabilitas Batas cemaran (mikroba dan logam berat) Kadar pengawet Kadar bahan yang dibatasi

Mutu bahan yang digunakan Penerapan CPKB

KOSMETIK YANG AMAN DAN BERMUTU


Bahan yang digunakan harus dalam tingkat yang dapat diterima Bebas dari bahan berbahaya atau dilarang Kosmetik tidak harus steril tetapi harus bebas dari mikroba patogen, sedangkan cemaran mikroba non patogen harus rendah Hampir semua kosmetik dapat menyebabkan alergi bagi individu tertentu Diproduksi dengan menerapkan CPKB

MUTU DAN KEAMANAN KOSMETIK DIMONITOR MELALUI KEGIATAN


Monitoring efek yang tidak diinginkan Monitoring product complain Inspeksi ke pabrik dalam rangka Product Safety Evaluation Inspeksi pabrik dalam rangka penerapan CPKB Sampling produk dipasar Pengujian untuk menjamin isi / kandungan dalam batas yang diizinkan dan bebas cemaran

KOSMETIK MENGANDUNG PEWARNA DILARANG