Anda di halaman 1dari 22

Erinnah Yunvina Permatasari Rudita Citra Hapsari Pembimbing : dr.

Fifi Sofiah, SpA

WHO 2012 8.7 juta kasus TB dimana 13% terinfeksi HIV. 1.4 juta meninggal karena TB dimana 430.000 di antaranya positif HIV. Dari keseluruhan jumlah tersebut diperkirakan ada 490.000 kasus TB anak. Mortalitas dari TB pulmonal tinggi pada anak dengan pneumonia akut dan malnutrisi akut berat atau dengan HIV (+)/(-). Adanya TB pulmonal pada pneumonia akut dengan malnutrisi berat dan HIV (+) mendapatkan sedikit perhatian walaupun anak-anak dengan pneumonia banyak tinggal di daerah endemik TB.

Epidemiologi TB anak dengan pneumonia tidak benar-benar dijabarkan dalam literatur medis. Kejadian TB pada bayi meningkat sebanyak 50% setelah infeksi primer. Malnutrisi berat dan infeksi HIV juga merupakan faktor risiko kejadian TB pada anak.

Pengumpulan literatur pada PubMed dan Web of Science sejak Januari 1974 sampai April 2013 dengan kriteria status gizi <-3 SD dan adanya bukti klinis maupun radiologis dari pneumonia.

Dari 17 literatur yang memenuhi kriteria terdapat 6 literatur yang sesuai dengan penelitian dikarenakan 11 penelitian lainnya tidak melaporkan status HIV atau status nutrisinya (Tabel 1).

Dari 6 literatur 3 diantaranya berasal dari Afrika Selatan. Penelitian di Afrika Selatan menunjukkan 610 anak terinfeksi HIV sedangkan 137 anak menderita malnutrisi akut berat pada penelitian lainnya ditemukan memiliki M.tuberculosis (Tabel 2).

Vaksinasi pneumokokus dan Hib di negara berkembang menurunkan angka kejadian pneumonia akut. Bakteri M. tuberculosis muncul sebagai patogen pada anak pneumonia akut di negara dengan endemik TB terutama pada malnutrisi berat dan status HIV positif

Anak dengan TB sering gagal tumbuh dan mengalami malnutrisi menurunkan status imun yang hampir mirip seperti pada penderita HIV penurunan kemampuan untuk membunuh organisme patogen, penurunan ketahanan mukosa, meningkatkan resiko terjadinya infeksi berulang pneumonia akut

Fasilitas yang memadai untuk monitoring yang dilakukan oleh petugas terlatih pada anak dengan pneumonia akut dan malnutrisi berat/HIV yang tidak dapat memproduksi sputum aspirasi paru isolasi pertumbuhan bakteri M.tuberkulosis mengurangi angka kejadian dan kematian penderita

Jurnal ini hanya dapat mengidentifikasi 6 sumber yang relevan dengan tujuan penelitian. Sampel yang dimiliki hanya sedikit, yaitu anak dengan tuberkulosis, pneumonia akut dengan malnutrisi berat dan infeksi HIV Tidak dapat menggunakan sumber lain yang memiliki data penderita anak tuberkulosis dan pneumonia akut karena tidak adanya data mengenai status nutrisi dan infeksi HIV Kurangnya informasi mengenai jumlah CD4 pada anak yang terinfeksi HIV

Tuberkulosis paru merupakan penyebab utama terjadinya pneumonia akut pada anak dengan malnutrisi berat dan terinfeksi HIV Diperlukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana infeksi tuberkulosis dapat menyebabkan terjadinya pneumonia akut Telaah jurnal ini dapat digunakan untuk membantu klinisi untuk menegakkan tuberkulosis paru pada populasi anak penderita pneumonia akut

Telaah jurnal ini dapat membantu pembuat kebijakan untuk membentuk suatu pedoman tatalaksana pneumonia akut pada anak untuk menurunkan angka kejadian dan kematian

1.

Apakah latar belakang jurnal ini dinyatakan dengan jelas? Latar belakang dalam review ini telah dinyatakan dengan jelas yaitu : - angka kejadian TB pada anak tinggi - angka kematian TB pada anak dengan HIV atau + masih tinggi - tingginya angka kematian tuberkulosis paru pada anak dengan pneumonia akut dan malnutisi berat dengan atau tanpa infeksi HIV

- pneumonia akut dengan malnutrisi berat atau pneumonia akut dengan infeksi HIV merupakan masalah yang serius pada anak dibawah 5 tahun di negara berkembang

- Etiologi community acquired pneumonia pada anak dengan malnutrisi berat salah satunya adalah bakteri M.tuberkulosis - Persentase tuberkulosis paru yang menyebabkan pneumonia akut pada anak dengan malnutrisi berat atau infeksi HIV mendapat sedikit perhatian walaupun sangat penting untuk penatalaksanaan pneumonia pada anak yang tinggal di daerah endemik TB

Persentase tuberkulosis paru yang menyebabkan pneumonia akut pada anak dengan malnutrisi berat atau infeksi HIV mendapat sedikit perhatian walaupun sangat penting untuk penatalaksanaan pneumonia pada anak yang tinggal di daerah endemik TB

Identifikasi TB pada anak dengan pneumonia akut dan infeksi HIV dan/atau malnutrisi akut yang berat

Ya, peneliti menyeleksi makalah yang akan digunakan dalam review ini. Dari 17 makalah yang termasuk dalam kriteria, hanya 6 yang relevan dengan review yang dilakukan. Sebelas penelitian dimasukan dalam kategori eksklusi karena tidak mencantumkan status HIV pada anak dan status gizi pada anak dengan pneumonia akut dan TB

Review ini telah cukup mencakup studi yang relevan. Review ini mengambil 17 makalah yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dan mengambil 6 makalah yang relevan. Dalam review ini mengambil literatur data dari bulan Januari 1974 April 2013 namun hanya terbatas pada makalah dengan bahasa Inggris. Dalam review ini tidak diketahui apakah peneliti melakukan kontak dengan para ahli.

Kesimpulan cukup merepresentasikan isi artikel , dalam review ini disimpulkan bahwa TB merupakan penyebab utama pneumonia akut pada anak berusia kurang dari 5 tahun dengan malnutrisi berat dan infeksi HIV Namun pada jurnal review ini tidak memberikan saran bagi para klinisi untuk menangani hasil identifikasi kuman TB yang tinggi pada penderita pneumonia akut

Penulis sebaiknya memberikan pilihan solusi bagi para klinisi untuk identifikasi penegakan diagnosis TB pada penderita pneumonia akut dengan malnutrisi berat dan atau infeksi HIV

TERIMA KASIH