Anda di halaman 1dari 35

REFLEKSI KASUS

SEORANG LAKI-LAKI 81 TAHUN DENGAN KELUHAN SESAK NAPAS dan LEMAH ANGGOTA GERAK KIRI

Diajukan kepada: d ! Hani" Fu #$n

Di%u%un O&e' : DE() ISELLA LIL)ANI H*A++8+11

KEPANITERAAN KLINIK STASE KOMPREHENSIF FAKULTAS KEDOKTERAN UNI(ERSITAS MUHAMMADI)AH SEMARANG RUMAH SAKIT ISLAM KENDAL *+1,

DAFTAR MASALAH No 1. Masalah aktif PPOK Tanggal 31 Desember 2013 Keterangan Sesak napas, at!k Dahak m!koi"# p!r!len $i%a&at merokok lama Nafs! makan men!r!n $$ '2(#menit barrel )hest sela iga melebar fremit!s melemah perk!si hipersonor peran*akan par! memen"ek SD +esik!ler melemah ekspirasi meman*ang %hee,ing -# $ K -# Ke*ang /emah anggota gerak kiri lemah anggota gerak kiri reflek fisiologis anggota gerak kiri -0 reflek patologis bab&nski kaki kiri -

2.

S!sp SN.

31 Desember 2013

No. 1. 2. 3.

Masalah inaktif SN. Merokok T par!

Tanggal 31 Desember 2013 31 Desember 2013 31 Desember 2013

Keterangan Mon"ok 1 1th &ll .T "an ge*ala stroke S!"ah berhenti se*ak 1 tah!n &ang lal!. Pasien s!"ah "in&atakan selesai pengobatan oleh "okter se*ak 3 th &ang lal!.

-A- I LAPORAN KASUS


STATUS PENDERITA A! ANAMNESIS I! Iden.i.a%Pa%ien Nama 3m!r 5enis Kelamin Peker*aan 7gama 7lamat Tanggal Mas!k Tanggal Periksa No $M II! III! Ke&u'an U.a/a Sesak nafas "an lemah anggota gerak sebelah kiri Ri0a1a. Pen1aki. Seka an2 Onset2 5am 14.00 "ir!mah tiba6tiba pasien ke*ang kem!"ian mengel!h lemah anggota gerak sebelah kiri /okasi2 anggota gerak bagian kiri K!alitas2 lemah anggota gerak kiri. lengan han&a "apat "igeser, t!ngkai han&a "apat "igeser K!antitas 2 menggangg! 7D/ sehingga b!t!h bant!an orang lain =aktor memperberat2 6 =aktor memperingan2 6 2 Tn. S 2 41 tah!n 2 /aki6laki 26 2 8slam 2 5l. Karanga&! $T 2 $9 1 :epiring 2 31 Desember 2013 2 31 Desember 2013 2 0;'0<3

>e*ala pen&erta 2 n&eri kepala berp!tar ?6@, ke*ang ?-@, ngorok ?6@, m!al ?6@, m!ntah ?6@,"emam ?6@, terasa tebal ?6@, pen!r!nan kesa"aran ?6@, bing!ng ?6@, kesem!tan ?6@, s!lit 7 "an 7K?6@,

K $n$&$2i%: 5am 14.00 saat "ir!mah tiba6tiba pasien ke*ang. Ke*ang 1 A menit ke"!a tangan "an kaki kelo*otan setelah ke*ang pasien mengel!h lengan "an t!ngkai sebelah kiri lemas "an s!lit !nt!k "igerakkan. Pasien *!ga mengel!hkan sesak nafas, sesak nafas "irasa memberat ter!tama setelah berakti+itas, akan se"ikit berk!rang bila pasien beristirahat. Sesak ti"ak "ipengar!hi oleh )!a)a, emosi ata! posisi. Dalam 1 b!lan ini, sesak "irasakan oleh pasien s!"ah 3( k!mat. Pasien sering terbang!n pa"a malam hari karena sesak. Sesak nafas "iik!ti "engan kel!han bat!k "engan "ahak &ang s!lit "ikel!arkan, "an *ika kel!ar "ahak ber%arna k!ning ke)oklatan. at!k paling sering ter!tama pagi hari. Kel!han lain seperti p!sing, m!ntah, ngorok, pelo, keringat malam hari, n&eri "a"a, *ant!ng ber"ebar6"ebar "an pen!r!nan berat ba"an "isangkal. Pasien memiliki ri%a&at hipertensi &ang tak terkontrol "an pernah mengalami serangan stroke "an ke*ang ser!pa sebel!mn&a. Pernah 1( mon"ok. 7K "an 7 ti"ak a"a kelainan. I(! Ri0a1a. Pen1aki. Da'u&u $i%a&at sakit ser!pa $i%a&at DM $i%a&at hipertensi ri%a&at stroke 2 "iak!i. Pasien mengel!h sering sesak se*ak 1 tah!n &ang lal!. 2 "isangkal 2 "iak!i. Tapi pasien *arang min!m obat "an ti"ak pernah kontrol 2 "iak!i. Pasien pernah mon"ok 1 1 th lal! karena lemah anggota gerak kanan, hipertensi "an sesak nafas $i%a&at sakit *ant!ng $i%a&at 7sma 2 "isangkal 2 "isangkal

'

$i%a&at alergi $i%a&at tra!ma kepala $i%a&at t!mor $i%a&at epilepsi $i%a&at min!m O7T

2 "isangkal 2 "isangkal 2 "isangkal 2 "isangkal 2 "iak!i. Pasien mengak! "i"iagnosis men"erita sakit T 3 tah!n &ang lal!. Pasien r!tin kontrol "an min!m obat . Oleh "okter s!"ah "ikatakan selesai pengobatan.

(!

Ri0a1a. Pen1aki. Ke&ua 2a $i%a&at pen&akit ser!pa $i%a&at .ipertensi $i%a&at DM $i%a&at 5ant!ng 2 "isangkal 2 "isangkal 2 "isangkal 2 "isangkal

(I! Keadaan S$%ia& Ek$n$/i Pen"erita a"alah s!ami "ari 1 istri "an a&ah "ari 3 anak, pasien s!"ah ti"ak beker*a. Keb!t!han sehari6hari "itangg!ng oleh anak pasien. Pasien berobat "engan mengg!nakan bia&a sen"iri. (II! Ri0a1a. Ke3ia%aan dan Gi4i Pasien makan 3 kali sehari, seban&ak B porsi, "engan nasi, la!k pa!k ?tah!, tempe, tel!r,ikan@ "an sa&!r. Pasien *arang makan b!ah "an min!m s!s!. Pasien min!m air p!tih seban&ak A6< gelas belimbing pehari. $i%a&at olah raga $i%a&at min!m alkohol $i%a&at merokok 2 "isangkal 2 "isangkal 2 "iak!i. Pasien merokok se*ak 1 2A tah!n &ang lal!. Sehari pasien menghabiskan 1 b!ngk!s -! PEMERIKSAAN FISIK Pemeriksaan fisik "ilak!kan pa"a tanggal 31 Desember 2013 2 1! Keadaan U/u/ Tampak lemah, kesa"aran )ompos mentis A rokok. Nam!n pasien s!"ah berhenti merokok se*ak 1 tah!n &ang lal!.

>:S2 C'MDEA Si i aj S. $ke S5$ e: ?2,AF0@ - ?2F0@ - ?2F0@ - ?0,1F;0@ G ?3F0@ G 12 H 63 ?rag!6rag! perl! :T S)an@ *! S.a.u% Gi4i 2 ti"ak "iperiksa T 2 ti"ak "iperiksa Kesan 2 normo%eight 6! Tanda (i.a& Tensi Na"i S!h! ,! Ku&i. 8kterik ?6@, petekie ?6@, hiperpigmentasi ?6@, k!lit kering ?6@, k!lit hiperemis ?6@, +esikel ?6@ 7! Kepa&a ent!k meso)ephal, ramb!t %arna hitam, m!"ah "i)ab!t ?6@, l!ka ?6@ 8! 9aja' Simetris, moon fa)e ?6@ :! Ma.a Kon*!ngti+a p!)at ?6#6@, s)lera ikterik ?6#6@, mata )ek!ng ?6#6@, per"arahan s!bkon*!ngti+a ?6#6@, p!pil isokor 8! Te&in2a Sekret ?6#6@, "arah ?6#6@, n&eri tekan mastoi" ?6#6@, gangg!an f!ngsi pen"engaran ?6#6@ =! Hidun2 Napas )!ping hi"!ng ?6#6@, sekret ?6#6@, epistaksis ?6#6@, f!ngsi pemba! baik 1+! Mu&u. ?3mm#3mm;< reflek )aha&a ?-#-@ normal, ar)!s senilis ?6#6@, katarak ?6#6@ 2 1<0#;0 mm.g 2 123(#menit, irama reg!ler, isi "an tegangan )!k!p 2 3<I : ?pera(iller@

$espirasi 2 '2(#menit

Sianosis ?6@, bibir kering ?6@, sianosis ?6@, stomatitis ?6@, m!kosa basah ?6@ g!si ber"arah ?6@, li"ah kotor ?6@, li"ah hiperemis ?6@, li"ah tremor ?6@, papil li"ah atrofi ?6@ "i bagian tepi 11! Le'e Simetris, "e+iasi tra)hea ?6@, K> membesar ?6@, tiroi" membesar ?6@, n&eri tekan ?6@, 5EP -2)m 1*! T'$ ak% "iameter anteroposterior 3' )m, "iameter trans+ersal 2< )m kesan barrel chest, simetris, retraksi s!praternal ?6@, retraksi inter)ostalis ?6@, spi"er ne+i ?6@, sela iga melebar ?-@, pembesaran kelen*ar getah bening aksilla ?6@, ramb!t ketiak rontok ?6@ 8nspeksi Palpasi Perk!si 2 8)t!s )or"is ti"ak tampak 2 8)t!s )or"is k!at angkat "i 8:S E, 2 )m ke me"ial linea mi")la+i)!laris sinistra. 2 batas *ant!ng 2 8:S E, 2 )m ke me"ial linea mi")la+i)!laris sinistra kiri atas kanan atas pinggang *ant!ng Kesan normal 7!sk!ltasi Pu&/$: 8nspeksi2 Statis Palpasi2 Statis 2 simetris, sela iga melebar, retraksi ?6@, ti"ak a"a &ang tertinggal Dinamis 2 Pengembangan par! simetris, ti"ak a"a &ang < 2 barrel )hest., simetris kanan kiri, retraksi ?6@ Dinamis 2 simetris, retraksi ?6@ 2 5 8688 reg!ler, bising ?6@, gallop ?6@ 2 8:S 88 linea sternalis sinistra 2 8:S 88 linea sternalis "e(tra 2 S8: 888 linea parasternalis sinistra 2 konfig!rasi *ant!ng kiri ba%ah

tertinggal =remit!s 2 Sterm fremit!s men!r!n simetris Perk!si2 hipersonor, peran*akan par! memen"ek 7!sk!ltasi2 S!ara "asar +esik!ler ?-@ men!r!n, s!ara tambahan 9hee,ing ?-@, ronki basah kasar ?-@, ronki basah 16! Pun22un2 Kifosis ?6@, lor"osis ?6@, skoliosis ?6@, n&eri ketok )osto+ertebra ?6@ 1,! A3d$/en 8nspeksi 7!sk!ltasi Perk!si Palpasi 2 "in"ing per!t normal, spi"er ne+i ?6@, sikatriks ?6@, striae ?6@ 2 peristaltik ?-@ normal, k!a"ran ab"omen 2 s!pel, n&eri tekan epigastrik ?6@, hepar ti"ak teraba, lien ti"ak teraba, n&eri men*alar ke p!ngg!ng ?6@ 17! Geni.$u ina ia 3lk!s ?6@, sekret ?6@, tan"a6tan"a ra"ang ?6@ 18! Ke&enja 2e.a' 3enin2 Ti"ak membesar 1:! Ek%. e/i.a% 7kral "ingin ektremitas atas ?6#6@ ektremitas ba%ah ?6#6@, Oe"em ektremitas atas ?6#6@ ektremitas ba%ah ?6#6@, )l!bbing finger ?6#6@ 18! Pe/e ik%aan Neu $&$2i% Kesa"aran K!antitatif K!alitatif 6 6 2 )ompos mentis 2 >:S 1A ?C'EAMD@ 2 ising !s!s ?-@ normal 2 pekak beralih ?6@, pekak sisi ?6@, timpani "i sem!a hal!s ?6@, ekspirasi meman*ang

tingkah lak! 2 "alam batas normal perasaan hati 2 "alam batas normal

6 6 6 6 6 6

Orientasi

2 orientasi baik, masih mengenal %akt!,

tempat, "an orang 8ngatan bar! 2 baik 8ngatan lama 2 baik 8ntelegensia 2 baik Da&a pertimbangan 2 baik $eaksi emosi 2 baik

Pe an2%an2an Menin2ea& Kak! k!"!k Tan"a Kernig Tan"a r!",inski 2 ?6@ 2 ?6@ 2 ?6@

Penin2ka.an .ekanan in. ak ania& M!ntah Sakit kepala Ke*ang C"em papil 2 ?6@ 2 ?6@ 2 ?6@ 2 pan"angan kab!r ?6@

Ne >u% ? ania&i%
N I! @OLFAKTORIUS; Da&a pemba! N II! @OPTIKUS; Da&a penglihatan Penglihatan %arna /apang pan"ang Papil Per"arahan NIII!@OKULOMOTORIUS; Ptosis reflek )aha&a langs!ng >erak mata ke atas reflek )aha&a konses!il >erak mata ke ba%ah reflek akomo"asi >erak mata me"ia 3k!ran p!pil strabism!s "i+ergen ent!k p!pil Diplopia N I(! @TROKHLEARIS; >erak mata lateral ba%ah Strabism!s kon+ergen Kanan Normal Kanan Normal Normal Normal ?6@ Kanan ?6@ Normal Normal Normal Normal Normal Normal Normal ?6@ Normal ?6@ Kanan Normal ?6@ Ki i Normal Ki i Normal Normal Normal ?6@ Ki i ?6@ Normal Normal Normal Normal Normal Normal Normal ?6@ Normal ?6@ Ki i Normal ?6@

Diplopia N (! @TRIGEMINUS; Menggigit Memb!ka m!l!t reflek masseter reflek ,igomatik!s reflek bersin reflek kornea sensibilitas N (I! @A-DUSEN; >erak mata ke lateral Strabism!s kon+ergen Diplopia N (II! @FASIALIS; Ker!tan k!lit "ahi Ke"ipan mata /ipatan naso6labia S!"!t m!l!t Menger!tkan "ahi reflek glabella Menger!tkan alis reflek a!rik!lo6palpebra Men!t!p mata Penge)apan li"ah 2#3 "epan N (III! @AKUSTIKUS; Men"engar s!ara Pen!r!nan pen"engaran NIA@GLOSOFARINGEUS; 7rk!s faring senga! terse"ak Penge)apan li"ah 1#3 belakang N A! @(AGUS; ers!ara Menelan Den&!t na"i N AI! @AKSESORIUS; Memalingkan kepala mengangkat bah! Sikap bah! trofi otot bah! N AII! @HIPOGLOSUS; Sikap li"ah kek!atan li"ah 7rtik!lasi trofi otot li"ah Tremor li"ah Men*!l!rkan li"ah 7N>>OT7 >C$7K 7T7S 8nspeksi2 Drop han" :la% han"

?6@ Kanan ?-@ ?-@ ?-@ ?-@ ?-@ ?-@ Normal Kanan Normal ?6@ ?6@ Kanan Normal Normal Normal Normal Normal Ti"ak "ilak!kan Normal Normal Normal Ti"ak "ilak!kan Kanan Normal ?6@ Kanan Normal ?6@ ?6@ Ti"ak "ilak!kan Kanan ?-@ ?-@ ?-@ Kanan ?-@ ?-@ Normal ?6@ Kanan Normal Normal Normal ?6@ ?6@ Normal Kanan Ti"ak a"a Ti"ak a"a

?6@ Ki i ?-@ ?-@ ?-@ ?-@ ?-@ ?-@ Normal Ki i Normal ?6@ ?6@ ki i Normal Normal Normal Normal Normal Ti"ak "ilak!kan Normal Normal Normal Ti"ak "ilak!kan ki i Normal ?6@ ki i Normal ?6@ ?6@ Ti"ak "ilak!kan ki i ?-@ ?-@ ?-@ ki i ?-@ ?-@ Normal ?6@ ki i Normal Normal Normal ?6@ ?6@ Normal kiri Ti"ak a"a Ti"ak a"a

10

Pit)herJs han" Kontrakt!r 9arna k!lit Palpasi ?seb!t kelainann&a@ /engan atas lengan ba%ah tangan >erakan Kek!atan Ton!s Trofi Sensibilitas N&eri isep Trisep ra"i!s !lna $eflek fisiologik Perl!asan reflek $eflek patologis .offman6trommer 7N>>OT7 >C$7K 8nspeksi2 Drop foot :la% foot Pit)herJs foot Kontrakt!r 9arna k!lit >erakan Kek!atan Ton!s Trofi Sensibilitas N&eri $eflek fisiologik Perl!asan reflek $eflek Patologis abinski >on"a :ha""o)k ing Oppenheim $ossolimo >or"on S)haefer Men"el6 e)tere% Tes /aseg!e Tes patrik Tes kontra patrik tes Kernig 797.

Ti"ak a"a Ti"ak a"a Normal Ti"ak a"a kelainan Ti"ak a"a kelainan Masih bisa "iangkat AAA Normal Normal normal ?6@ normal normal normal normal ?-@ ?6@ ?6@ Kanan Ti"ak a"a Ti"ak a"a Ti"ak a"a Ti"ak a"a Normal Normal AAA Normal ?6@ normal ?6@ ?-@ ?6@ Kanan ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@

Ti"ak a"a Ti"ak a"a Normal Ti"ak a"a kelainan Ti"ak a"a kelainan Ti"ak a"a kelainan ''' Melemah Normal normal ?6@ normal normal normal normal ?-@0 ?6@ ?6@ kiri Ti"ak a"a Ti"ak a"a Ti"ak a"a Ti"ak a"a Normal Normal ''' melemah ?6@ normal ?6@ ?-@0 ?6@ Kiri ?-@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@ ?6@

?! U%u&an Pe/e ik%aan Penunjan2 /aboratori!m "arah r!tin 11

:T S)an kepala "an rontgen thora( CK>

Pe/e ik%aan La3 da a' u.in @61B1*B*+16;


Pe/e ik%aan /ekosit Critrosit .emoglobin .ematokrit Trombosit Ha%i& 1',2 ',2A 11,30 3' 2'4

Pe/e ik%aan ki/ia k&inik @61B1*B*+16;


>l!kosa se%akt! 3re!m :reatinin S>OT S>PT 7sam !rat Kolesterol Trigliserit 44 2; 0,; 3D '' D,4 121 A'

Pe/e ik%aan "$.$ $n.2en .'$ aC @61B1*B*+16;

P!lmo :or Diaphragma Kesan

2 6 )orakan +ask!ler kasar 6 er)ak kes!raman ?6@ 2 s!spek )ar"iomegali 2 normal 2 2a/3a an 3 $nk'i.i% 12

Sin!s )ostophreni)!s 2 normal

13

D! DAFTAR A-NORMALITAS Ana/ne%i% 1. Ke*ang 2. /emah anggota gerak kiri 3. Sesak napas bertambah berat Pe/e ik%aan Fi%ik <. TD2 1<0#;0 mmhg 4. $$ '2(#menit ;. barrel )hest 10. sela iga melebar 11. fremit!s melemah 12. perk!si hipersonor 13. peran*akan par! memen"ek 1'. a!sk!ltasi SDE melemah pe/e ik%aan penunjan2 20. Pemeriksaan foto rontgen thora(2 )orakan +ask!ler kasar, kesan2 gambaran bronkhitis A3n$ /a&i.a% 1,2,<,1<,14,1; Su%p! S. $ke n$n 'e/$ a2ik 3,',A,D,4,;,10,11,12,13,1',1A,1D,20 PPOK ek%a%e 3a%i aku. E! DAFTAR MASALAH 1! PPOK *! Su%p! S. $ke n$n 'e/$ a2ik F! ASSESMENT P $3&e/ I! PPOK 1! A%%e%/en. e.i$&$2i Merokok Pol!si !"ara 8nflamasi kronik pa"a sal!ran napas 1' '. at!k A. Dahak m!koi"# p!r!len D. $i%a&at merokok lama 1A. a!sk!ltasi ekspirasi meman*ang 1D. %hee,ing -#-, $ K -#1<. lemah anggota gerak kiri 14. reflek fisiologis anggota gerak kiri -0 1;. reflek patologis bab&nski kaki kiri -

8nfeksi >enetik 2 "efisiensi alfa 1 antitripsin. S!at! kelainan here"iter &ang *arang "item!kan. e%ik$

*! A%%e%/en. "ak.$ 3sia 5enis kelamin Perokok

$i%a&at pen&akit PPOK pa"a kel!arga .iperakti+itas bronk!s 2 7sma "an hiperakti+itas bronk!s sal!ran napas mer!pakan faktor resiko &ang memberi an"il timb!ln&a PPOK. 8nfeksi sal!ran napas ber!lang T!*!an penatalaksanaan pen"erita PPOK a"alah !nt!k meng!rangi

6! A%%e%/en. pena.a&ak%anaan ge*ala, men)egah eksaserbasi, memperbaiki "an men)egah pen!r!nan faal par!, "an meningkatkan k!alitas hi"!p. 7"ap!n mo"alitas terapi &ang "ig!nakan ter"iri "ari !ns!r e"!kasi, obat6obatan, oksigen, +entilasi mekanik, n!trisi "an rehabilitasi. 1. Pen)egahan2 men)egah kebiasaan merokok, infeksi, "an pol!si !"ara. 2. Terapi eksaserbasi ak!t "engan2 a. antibiotik b. terapi oksigen ). )hest fisioterapi ". bronko"ilator 3. Terapi *angka pan*ang "engan2 a. antibiotik b. bronko"ilator ). latihan fisik !nt!k meningkatkan toleransi fisik ". m!kolitik "an ekspektoran

1A

e. terapi oksigen *angka pan*ang bagi pasien &ang mengalami gagal napas tipe 88 "engan PaO2 K <,3 kPa ?AA mm.g@ ?7lsaggaf "kk, 200'@ f. $ehabilitasi2 1@ )hest fisioterapi a@ Pe napa%an Dia" a2/a, tenik ini melibatkan pelatihan pasien terseb!t !nt!k mengg!nakan "iafragman&a saat merelaksasi otot ab"ominaln&a selama inspirasi. Pasien terseb!t "apat merasakan naikn&a ab"omen, sementara "in"ing toraksn&a masih "iam. b@ Pu %ed Lip - ea.'in2< bibir pasien men)!)! saat ekspirasi "engan )ara meni!p agar ti"ak sesak !nt!k men)egah "an mela%an ter*ebakn&a !"ara akibat kolapsn&a *alan !"ara &ang ke)il. )@ D aina%e P$%.u a&< Pengg!naan posisi &ang terbant! oleh gra+itasi "apat memperbaiki mobilitas sekret. "@ Pe ku%i Manua&< perk!si ata! +ibrasi "in"ing toraks "apat membant! mobilisasi sekret. e@ -a.uk Te kenda&i< Pasien "!"!k bersan"ar ke"epan "an m!lai bat!k &ang "isenga*a pa"a %akt! &ang tepat "engan kek!atan &ang )!k!p !nt!k mobilisasi m!k!s tanpa mem&ebabkan kolapsn&a *alan napas. f@ -a.uk 1an2 di3an.u< tekanan "iberikan pa"a ab"omen selama ekshalasi. 2@ Psikoterapi Memberikan moti+asi !nt!k mengatasi beban pikiran karena keterbatasan melak!kan akti+itas sehari6hari. 3@ $ehabilitasi peker*aan ?Ok!pasi Terapi@ a@ Nilai "an berikan program latihan !nt!k *angka!an gerak "an peng!atan ekstremitas s!perior.

1D

b@ 7n*!rkan

perlengkapan

a"aptif

!nt!k

meningkatkan

keman"irian "an meminimalkan pengg!naan energi. )@ C+al!asi lingk!ngan r!mah "an ker*a. "@ erikan saran6saran !nt!k meningkatkan keman"irian "an peningkatan energi ,! A%%e%/en. k$/p&ika%i 7! Ip! DC 8! Ip! TC :! Ip! MC Kons!l "r. Sp.PD O2 10 /#mnt masker Neb!l )ombi+ent #12 *am 8n*. $/ 1 amp!l aminophilin 1D tpm in* :efota(ime 3 ( 1 amp!l in* "e(ametason 1 amp!l#4*am O . s&r 3 L :1 Pemeriksaan ra"iologi foto rontgen thora( Pemeriksaan f!ngsi par! ?spirometri@ Pemeriksaan gas "arah Pemeriksaan CK> Pemeriksaan /aboratori!m "arah .ipertensi p!lmoner :or p!lmonale2 tan"a gagal *ant!ng kanan ?termas!k "istensi +ena sentralis, hepatomegali, "an e"ema t!ngkai@ Maln!trisi >agal napas Polisitemia sek!n"er Pne!mothora(

1<

8! Ip! EC

Kea"aan !m!m Eital sign Tan"a gagal napas

C"!kasi pasien tentang pen&akit PPOK C"!kasi pasien !nt!k menghin"ari faktor pen)et!s seperti berhenti merokok, menghin"ari asap, pol!si "an "eb! C"!kasi pasien !nt!k r!ntin kontrol ke "okter "an min!m obat

P $3&e/ II! Su%p! SNH A%%e%/en. 1! Ma%a&a' 6 .emiparese sinistra 6 .ipertensi gra"e 88 *! Ren5ana dia2n$%i% 6 6 /aboratori!m "arah r!tin :T S)an kepala

6! Ren5ana .e api K$n%u& d ! Sp!% Medika/en.$%a: 6 6 6 6 6 8nf!s $/ 20 tpm 8nf!s manitol ' ( 12Aml 8n*. Kalne( ' ( 1gr i+ 8n*. Pira)etam 3 ( 3gr 8n*. Serfa) 2 ( A00mg 8E 14

6 6

8n*.$aniti"in 1amp#12*am :aptopril 3 ( 2A mg

N$n /edika/en.$%a: 6 6 6 Tirah baring Pasang D: Diet b!b!r hal!s

,! M$ni.$ in2 6 6 6 Kea"aan !m!m Eital sign Perbaikan tan"a "an ge*ala

7! Eduka%i 6 6 6 6 6 6 :!k!p istirahat .in"ari stress Makan makanan bergi,i Min!m obat terat!r Dilak!kan tin"akan fisioterapi 2 8$ "an C(er)ise Ok!pational terapi 2 7D/

G!

PROGNOSIS M!o a" +itam M!o a" sanam M!o a" f!ngsionam 2 "!bia a" bonam 2 "!bia a" bonam 2 "!bia a" bonam 1;

H! PROGRESS NOTE
Tanggal 1#1#201' 8:3 S2 at!k, sesak napas, lemah anggota gerak kiri O2 K32 :omposmentis, tampak sesak TE2 Tensi 2 130#;0 mm.g Na"i 2 ;2 (#menit, isi "an tegangan lemah $espirasi 2 30(#menit S!h! 2 3<I : ?pera(iller@ Stat!s intern!s 2 Mata2 "bn Thora(2 5 8#88 reg, SDE ?-#-@, rh ?-#-@, %h ?-#-@ 7b"omen2 3 ?-@, s!pel, t!rgor )!k!p, .#/ ttb Ckstrimitas2 $P 6#72 PPOK eksaserbasi ak!t - s!sp. SN. P2 8stirahat O2 2/#mnt Neb!l )ombi+ent #12 *am 8n*. $/ 1 amp!l aminophilin 1D tpm 8n*. Pira)etam 3 ( 3gr 8n*. braina)t 2 ( A00mg 8E 8n*. :efota(im 3 ( 1gr 8E 8n*.!l)eranin 1amp#12*am Pla"ogrel 1 ( <Amg :aptopril 3 ( 2A mg in* "e(ametason 1 amp!l#4*am m!)era s&r 3 L :1 S2 gelisa, s!lit ti"!r O2 K32 :omposmentis, tampak sesak TE2 Tensi 2 110#40 mm.g Na"i 2 40 (#menit, isi "an tegangan lemah $espirasi 2 2'(#menit S!h! 2 3<I : ?pera(iller@ Stat!s intern!s 2 Mata2 "bn Thora(2 5 8#88 reg, SDE ?-#-@, rh ?-#-@, %h ?-#-@ 7b"omen2 3 ?-@, s!pel, t!rgor )!k!p, .#/ ttb Ckstrimitas2 $P 6#72 PPOK eksaserbasi ak!t - s!sp. SN. perbaikan P2 terapi lan*!t fri(itas 1mg ?e(tra@ S2 gelisa, s!lit ti"!r O2 K32 :omposmentis, tampak sesak TE2 Tensi 2 120#40 mm.g Na"i 2 44 (#menit, isi "an tegangan lemah

2#1#201' 3SM7N

3#1#201' 3SM7N

20

'#1#201' 3SM7N

A#1#201' 3SM7N

$espirasi 2 2'(#menit S!h! 2 3<I : ?pera(iller@ Stat!s intern!s 2 Mata2 "bn Thora(2 5 8#88 reg, SDE ?-#-@, rh ?-#-@, %h ?-#-@ 7b"omen2 3 ?-@, s!pel, t!rgor )!k!p, .#/ ttb Ckstrimitas2 $P 6#72 PPOK eksaserbasi ak!t - s!sp. SN. perbaikan P2 terapi lan*!t fri(itas 1mg ?stop@ fisioterapi ?infra re", terapi latihan, post!ral "rainase@ S2 6 O2 K32 :omposmentis, tampak sesak TE2 Tensi 2 130#40 mm.g Na"i 2 44 (#menit, isi "an tegangan lemah $espirasi 2 2'(#menit S!h! 2 3<I : ?pera(iller@ Stat!s intern!s 2 Mata2 "bn Thora(2 5 8#88 reg, SDE ?-#-@, rh ?-#-@, %h ?-#-@ 7b"omen2 3 ?-@, s!pel, t!rgor )!k!p, .#/ ttb Ckstrimitas2 $P 6#72 PPOK eksaserbasi ak!t - s!sp. SN. perbaikan P2 terapi lan*!t aminophilin ?stop@ fisioterapi S2s!lit ti"!r O2 K32 :omposmentis, tampak sesak TE2 Tensi 2 130#40 mm.g Na"i 2 44 (#menit, isi "an tegangan lemah $espirasi 2 2'(#menit S!h! 2 3<I : ?pera(iller@ Stat!s intern!s 2 Mata2 "bn Thora(2 5 8#88 reg, SDE ?-#-@, rh ?-#-@, %h ?-#-@ 7b"omen2 3 ?-@, s!pel, t!rgor )!k!p, .#/ ttb Ckstrimitas2 $P 6#72 PPOK eksaserbasi ak!t - s!sp. SN. perbaikan P2 terapi lan*!t "ia,epam 2mg fisioterapi /P/

21

-A- II TINDAUAN PUSTAKA


STROKE NON HEMORAGI? FAKTOR RESIKO Pemeriksaan faktor resiko "engan )ermat "apat mem!"ahkan seorang "okter !nt!k menem!kan pen&ebab ter*a"in&a stroke. Ter"apat beberapa faktor resiko stroke non hemoragik, &akni2 1. 3sia lan*!t ?resiko meningkat setiap pertambahan "eka"e@ 2. .ipertensi 3. Merokok '. Pen&akit *ant!ng ?pen&akit *ant!ng koroner, hipertrofi +entrikel kiri, "an fibrilasi atri!m kiri@ A. .iperkolesterolemia D. $i%a&at mengalami pen&akit serebro+ask!ler $esiko stroke *!ga meningkat pa"a kon"isi "i mana ter*a"i peningkatan +iskositas "arah "an pengg!naan kontrasepsi oral pa"a pasien "engan resiko tinggi megalami stroke non hemoragik. KLASIFIKASI Stroke iskemik "apat "i*!mpai "alam ' bent!k klinis2 1. Serangan 8skemia Sepintas#Transient Ischemic Attack ?T87@2 Pa"a bent!k ini ge*alah ne!rologik &ang timb!l akibat gangg!an pere"aran "arah "i otak akan menghilang "alam %akt! 2' *am. 2. Defisit Ne!rologik 8skemia Sepintas#Reversible Ischemic Neurological Deficit ?$8ND@2 >e*ala ne!rologik &ang timb!l akan menghilang "alam %akt! lebih "ari 2' *am, tapi ti"ak lebih "ari semingg!. 3. Stroke progresif (Progressive Stroke/Stroke in evolution)2 >e*ala ne!rologik makin lama makin berat. '. Stroke komplet (Com lete! Stroke/Permanent Stroke)2 >e*ala klinis s!"ah menetap.

22

ETIOLOGI Pa"a tingkatan makroskopik, stroke non hemoragik paling sering "isebabkan oleh emboli ektrakranial ata! trombosis intrakranial. Selain it!, stroke non hemoragik *!ga "apat "iakibatkan oleh pen!r!nan aliran serebral. Pa"a tingkatan sel!ler, setiap proses &ang menggangg! aliran "arah men!*! otak men&ebabkan timb!ln&a kaska"e iskemik &ang ber!*!ng pa"a ter*a"in&a kematian ne!ron "an infark serebri. 1. Cmboli2 S!mber embolisasi "apat terletak "i arteria karotis ata! +ertebralis akan tetapi "apat *!ga "i *ant!ng "an sistem +ask!ler sistemik. Cmboli "apat berasal "ari *ant!ng, arteri ekstrakranial, ata!p!n "ari right"si!e! circulation ?emboli para"oksikal@. Pen&ebab ter*a"in&a emboli kar"iogenik a"alah trombi +al+!lar seperti pa"a mitral stenosis, en"okar"itis, kat!p b!atan@, trombi m!ral ?seperti infark miokar", atrial fibrilasi, kar"iomiopati, gagal *ant!ng kongestif@ "an atrial miksoma. Seban&ak 263 persen stroke emboli "iakibatkan oleh infark miokar" "an 4A persen "i antaran&a ter*a"i pa"a b!lan pertama setelah ter*a"in&a infark miokar". 2. Trombosis Stroke trombotik "apat "ibagi men*a"i stroke pa"a pemb!l!h "arah besar ?termas!k sistem arteri karotis@ "an pemb!l!h "arah ke)il ?termas!k sirk!l!s 9illisi "an sirk!l!s posterior@. Tempat ter*a"in&a trombosis &ang paling sering a"alah titik per)abangan arteri serebral !taman&a pa"a "aerah "istrib!si "ari arteri karotis interna. 7"an&a stenosis arteri "apat men&ebabkan ter*a"in&a t!rb!lensi aliran "arah ?sehingga meningkatkan resiko pembent!kan tromb!s aterosklerosis ?!lserasi plak@, "an perlengketan platelet. Pen&ebab lain ter*a"in&a trombosis a"alah polisetemia, anemia si)kle sel, "efisiensi protein :, "isplasia fibrom!sk!lar "ari arteri serebral, "an +asokonstriksi &ang berkepan*angan akibat gangg!an migren. Setiap proses &ang men&ebabkan "iseksi arteri serebral *!ga "apat men&ebabkan 23

ter*a"in&a stroke trombotik ?)ontohn&a tra!ma, "iseksi aorta thorasik, arteritis@. 3. Patofisiologi 8nfark iskemik serebri, sangat erat h!b!ngann&a aterosklerosis ?terbent!kn&a ateroma@ "an arteriolosklerosis.

7terosklerosis "apat menimb!lkan berma)am6ma)am manifestasi klinik "engan )ara2 6 6 6 6 Men&empatkan l!men pemb!l!h "arah "an mengakibatkan ins!fisiensi aliran "arah. Okl!si men"a"ak pemb!l!h "arah karena ter*a"in&a tromb!s ata! pere"aran "arah aterom. Mer!pakan terbent!kn&a tromb!s &ang kem!"ian terlepas sebagai emboli. Men&ebabkan "in"ing pemb!l!h men*a"i lemah "an ter*a"i ane!risma &ang kem!"ian "apat robek. =aktor &ang mempengar!hi aliran "arah ke otak2 6 6 Kea"aan pemb!l!h "arah, bila men&empit akibat stenosis ata! ateroma ata! ters!mbat oleh tromb!s#embol!s. Kea"aan "arah2 +iskositas "arah &ang meningkat, hematokrit &ang meningkat ?polisetemial@ &ang men&ebabkan aliran "arah ke otak lebih lambat2 anemia &ang berat men&ebabkan oksigenasi otak men!r!n. 6 Tekanan "arah sistematik memegang peranan tekanan perf!si otak. Perl! "iingat apa &ang "iseb!t otoreg!lasi otak &akni kemamp!an intrinsik "ari pemb!l!h "arah otak agar aliran "arah otak tetap konstan %ala!p!n a"a per!bahan "ari tekanan perf!si otak. 2'

6 6

atas normal otoreg!lasi antara A061A0 mm.g. Pa"a pen"erita hipertensi otoreg!lasi otak bergeser ke kanan. Kelainan *ant!ng

DIAGNOSIS 1@ >ambaran Klinis 7namnesis Stroke har!s "ipertimbangkan pa"a setiap pasien &ang mengalami "efisit ne!rologi ak!t ?baik fokal ma!p!n global@ ata! pen!r!nan tingkat kesa"aran. Ti"ak ter"apat tan"a ata! ge*ala &ang "apat membe"akan stroke hemoragik "an non hemoragik meskip!n ge*alah seperti m!al m!ntah, sakit kepala "an per!bahan tingkat kesa"aran lebih sering ter*a"i pa"a stroke hemoragik. eberapa ge*alah !m!m &ang ter*a"i pa"a stroke melip!ti hemiparese, monoparese, ata! N!"riparese, hilangn&a penglihatan monok!ler ata! binok!ler, "iplopia, "isartria, ataksia, +ertigo, afasia, ata! pen!r!nan kesa"aran tiba6tiba. Meskip!n ge*ala6ge*ala terseb!t "apat m!n)!l sen"iri nam!n !m!mn&a m!n)!l se)ara bersamaan. Penent!an %akt! ter*a"in&a ge*ala6ge*ala terseb!t *!ga penting !nt!k menent!kan perl! ti"akn&a pemberian terapi trombolitik. 6 6 6 6 eberapa faktor "apat menggangg! "alam men)ari ge*alah ata! onset stroke seperti2 Stroke ter*a"i saat pasien se"ang terti"!r sehingga kelainan ti"ak "i"apatkan hingga pasien bang!n (#ake u stroke)$ Stroke mengakibatkan seseorang sangat ti"ak mamp! !nt!k men)ari pertolongan. Pen"erita ata! penolong ti"ak mengetah!i ge*ala6ge*ala stroke. Ter"apat beberapa kelainan &ang ge*alan&a men&er!pai stroke seperti ke*ang, infeksi sistemik, t!mor serebral, s!b"!ral hematom, ensefalitis, "an hiponatremia. Pemeriksaan =isik T!*!an pemeriksaan fisik a"alah !nt!k men"eteksi pen&ebab stroke ekstrakranial, memisahkan stroke "engan kelainan lain &ang men&er!pai stroke, "an menent!kan beratn&a "efisit ne!rologi &ang "ialami. 2A

Pemeriksaan fisik har!s men)ak!p pemeriksaaan kepala "an leher !nt!k men)ari tan"a tra!ma, infeksi, "an iritasi menings. Pemeriksaan terha"ap faktor kar"io+ask!ler pen&ebab stroke memb!t!hkan pemeriksaan f!n"!s ok!ler ?retinopati, emboli, per"arahan@, *ant!ng ?ritmik ireg!ler, bising@, "an +ask!ler perifer ?palpasi arteri karotis, ra"ial, "an femoralis@. Pasien "engan gangg!an kesa"aran har!s "ipastikan mamp! !nt!k men*aga *alan napasn&a sen"iri. Pemeriksaan Ne!rologi T!*!an pemeriksaan ne!rologi a"alah !nt!k mengi"entifikasi ge*alah stroke, memisahkan stroke "engan kelainan lain &ang memiliki ge*alah seperti stroke, "an men&e"iakan informasi ne!rologi !nt!k mengetah!i keberhasilan terapi. Komponen penting "alam pemeriksaan ne!rologi men)ak!p pemeriksaan stat!s mental "an tingkat kesa"aran, pemeriksaan ner+!s kranial, f!ngsi motorik "an sensorik, f!ngsi serebral, gait, "an refleks ten"on prof!n"a. Tengkorak "an t!lang belakang p!n har!s "iperiksa "an tan"a6tan"a meningim!s p!n har!s "i)ari. 7"an&a kelemahan otot %a*ah pa"a stroke har!s "ibe"akan "engan %ell&s als' "i mana pa"a %ell&s als' biasan&a "item!kan pasien &ang ti"ak mamp! mengangkat alis ata! menger!tkan "ahin&a. >e*ala6ge*ala ne!rologi &ang timb!l biasan&a bergant!ng pa"a arteri &ang ters!mbat. o 7rteri serebri me"ia ?M:7@ >e*ala6ge*alan&a antara lain hemiparese kontralateral, hipestesi kontralateral, hemianopsia ipsilateral, agnosia, afasia, "an "isfagia. Karena M:7 memper"arahi motorik ekstremitas atas maka kelemahan t!ngkai atas "an %a*ah biasan&a lebih berat "aripa"a t!ngkai ba%ah. o 7rteri serebri anterior 3m!mn&a men&erang lob!s frontalis sehingga men&ebabkan gangg!an bi)ara, timb!ln&a refleks rimitive (gras ing !an sucking refle(), pen!r!nan tingkat kesa"aran, kelemahan kontralateral ?t!ngkai ba%ah

2D

lebih berat "ari pa"a t!ngkai atas@, "efisit sensorik kontralateral, "emensia, "an inkontinensia !ri. o 7rteri serebri posterior Menimb!lkan ge*alah seperti hemianopsia homon&mo!s kontralateral, keb!taan kortikal, agnosia +is!al, pen!r!nan tingkat kesa"aran, hemiparese kontralateral, gangg!an memori. o 7rteri +ertebrobasiler ?sirk!lasi posterior@ 3m!mn&a s!lit "i"eteksi karena men&ebabkan "efi)it ner+!s kranialis, serebellar, batang otak &ang l!as. >e*alah &ang timb!l antara lain +ertigo, nistagm!s, "iplopia, sinkop, ataksia, peningkatan refleks ten"on, tan"a ab&nski bilateral, tan"a serebellar, "isfagia, "isatria, "an rasa tebal pa"a %a*ah. Tan"a khas pa"a stroke *enis ini a"alah tem!an klinis &ang saling berseberangan ?"efisit ner+!s kranialis ipsilateral "an "efi)it motorik kontralateral@. o 7rteri karotis interna ?sirk!lasi anterior@ >e*ala &ang a"a !m!mn&a !nilateral. /okasi lesi &ang paling sering a"alah bif!rkasio arteri karotis kom!nis men*a"i arteri karotis interna "an eksterna. 7"ap!n )abang6)abang "ari arteri karotis interna a"alah arteri oftalmika ?manifestasin&a a"alah b!ta sat! mata &ang episo"ik biasa "iseb!t ama!rosis f!gaks@, kom!nikans posterior, karoi"ea anterior, serebri anterior "an me"ia sehingga ge*ala pa"a okl!si arteri serebri anterior "an me"ia p!n "apat timb!l. o /ak!nar stroke /ak!nar stroke timb!l akibat a"an&a okl!si pa"a arteri perforans ke)il "i "aerah s!bkortikal prof!n"a otak. Diameter infark biasan&a 2620 mm. >e*ala &ang timb!l a"alah hemiparese motorik sa*a, sensorik sa*a, ata! ataksia. Stroke *enis ini biasan&a ter*a"i pa"a pasien "engan pen&akit pemb!l!h "arah ke)il seperti "iabetes "an hipertensi. PENATALAKSANAAN Target managemen stroke non hemoragik ak!t a"alah !nt!k menstabilkan pasien "an men&elesaikan e+al!asi "an pemeriksaan termas!k "iantaran&a 2<

pen)itraan "an pemeriksaan laboratori!m "alam *angka %akt! D0 menit setelah pasien tiba. Kep!t!san penting pa"a mana*emen ak!t ini men)ak!p perl! ti"akn&a int!basi, pengontrolan tekanan "arah, "an menent!kan resiko ata! ke!nt!ngan "ari pemberian terapi trombolitik. Penatalaksanaan 3m!m 6 6 6 Air#a' an! breathing Circulation Pengontrolan g!la "arah eberapa "ata men!n*!kkan bah%a hiperglikemia berat terkait "engan prognosis &ang k!rang baik "an menghambat reperf!si pa"a trombolisis. Target g!la "arah &ang har!s "i)apai a"alah ;061'0 mg#"l. 6 Pengontrolan tekanan "arah Pa"a kea"aan "imana aliran "arah k!rang seperti pa"a stroke ata! peningkatan T8K, pemb!l!h "arah otak ti"ak memiliki kemamp!an +asoreg!lator sehingga han&a bergant!ng pa"a maen arterial press!re ?M7P@ "an )ar"ia) o!tp!t ?:O@ !nt!k mempertahankan aliran "arah otak. Oleh karena it!, !saha agresif !nt!k men!r!nkan tekanan "arah "apat berakibat t!r!nn&a tekanan perf!si &ang nantin&a akan semakin memperberat iskemik. 6 Pengontrolan e"ema serebri C"ema serebri ter*a"i pa"a 1A persen pasien "engan stroke non hemoragik "an men)apai p!n)ak keparahan <26;D *am setelah onset stroke. .iper+entilasi "an pemberian manitol r!tin "ig!nakan !nt!k meng!rangi tekanan intrakranial "engan )epat. 6 Pengontrolan ke*ang Ke*ang ter*a"i pa"a 2623 persen pasien "alam 2' *am pertama setelah onset. Meskip!n profilaksis ke*ang ti"ak "iin"ikasikan, pen)egahan terha"ap sek!el ke*ang "engan mengg!nakan preparat antiepileptik tetap "irekomen"asikan. Penatalaksanaan Kh!s!s Terapi Trombolitik 24

7ntikoag!lan .emoreologi 7ntiplatelet ?7ntiaggregasi Trombosit@ Terapi Ne!roprotektif Pembe"ahan 8n"ikasi pembe"ahan pa"a )omplete" stroke sangat "ibatasi. 5ika kon"isi pasien semakin b!r!k akibat penekanan batang otak &ang "iik!ti infark serebral maka pemin"ahan "ari *aringan &ang mengalami infark har!s "ilak!kan.

KOMPLIKASI Komplikasi &ang paling !m!m "an penting "ari stroke iskemik melip!ti e"ema serebral, transformasi hemoragik, "an ke*ang. C"ema serebral &ang signifikan setelah stroke iskemik bisa ter*a"i meskip!n agak *arang ?10620O@ 8n"ikator a%al iskemik &ang tampak pa"a :T s)an tanpa kontras a"alah in"ikator in"epen"en !nt!k potensi pembengkakan "an ker!sakan. Manitol "an terapi lain !nt!k meng!rangi tekanan intrakranial "apat "imanfaatkan "alam sit!asi "ar!rat, meskip!n keg!naann&a "alam pembengkakan sek!n"er stroke iskemik lebih lan*!t bel!m "iketah!i. eberapa pasien mengalami transformasi hemoragik pa"a infark mereka. .al ini "iperkirakan ter*a"i pa"a AO "ari stroke iskemik &ang ti"ak r!mit, tanpa a"an&a trombolitik. Transformasi hemoragik ti"ak selal! "ikaitkan "engan pen!r!nan ne!rologis "an berkisar "ari peteki ke)il sampai per"arahan hematoma &ang memerl!kan e+ak!asi. 8nsi"en ke*ang berkisar 2623O pa"a pas)a6stroke perio"e pem!lihan. Post6 stroke iskemik biasan&a bersifat fokal tetapi men&ebar. eberapa pasien &ang mengalami serangan stroke berkembang men*a"i )hroni) sei,!re "isor"ers. Ke*ang sek!n"er "ari stroke iskemik har!s "ikelola "engan )ara &ang sama seperti gangg!an ke*ang lain &ang timb!l sebagai akibat ne!rologis in*!r&.

2;

PPOK Pen&akit Par! Obstr!ksi Kronik De"ini%i Pen&akit par! obstr!ksi kronik a"alah pen&akit par! kronik &ang "itan"ai "engan hambatan aliran !"ara "i sal!ran nafas &ang ti"ak sepen!hn&a re+ersible. .ambatan aliran !"ara ini bersifat progresif "an berh!b!ngan "engan respons inflamasi par! terha"ap partikel ata! gas &ang bera)!n#berbaha&a. Pasien PPOK "ikatakan mengalami eksaserbasi ak!t bila kon"isi pasien mengalami perb!r!kan &ang bersifat ak!t "ari kon"isi sebel!mn&a &ang stabil "an "engan +ariasi ge*ala harian normal sehingga pasien memerl!kan per!bahan pengobatan &ang s!"ah biasa "ig!nakan. E.i$&$2i 6 6 7sap rokok Pol!si !"ara?bahan kimia,,at iritasi,gas bera)!n@

Patogenesis Pera"angan mer!pakan elemen k!n)i terha"ap patogenesis PPOK. 8nhalasi asap rokok ata! gas berbaha&a lainn&a mengaktifasi makrofag "an sel epitel !nt!k melepaskan faktor kemotaktik &ang merekr!t lebih ban&ak makrofag "an ne!trofil. Kem!"ian, makrofag "an ne!trofil ini melepaskan protease &ang mer!sak elemen str!kt!r pa"a par!6par!. Protease sebenarn&a "apat "iatasi "engan antiprotease en"ogen nam!n ti"ak berimbangn&a antiprotease terha"ap "ominasi akti+itas protease &ang pa"a akhirn&a akan men*a"i pre"isposisi terha"ap perkembangan PPOK. Pembent!kan spesies oksigen &ang sangat reaktif seperti s!pero(i"e, ra"ikal bebas h&"ro(&l "an h&"rogen pero(i"e telah "ii"entifikasi sebagai faktor &ang berkontrib!si terha"ap patogenesis karena s!bstansi ini "apat meningkatkan penghan)!ran antiprotease. 8nflamasi kronis mengakibatkan metaplasia pa"a "in"ing epitel bron)hial, hipersekresi m!kosa, peningkatan massa otot hal!s, "an fibrosis. Ter"apat p!la "isf!ngsi silier pa"a epitel, men&ebabkan tergangg!n&a klirens pro"!ksi m!)!s &ang berlebihan. Se)ara klinis, proses inilah &ang bermanifestasi sebagai 30

bron)hitis kronis, "itan"ai oleh bat!k pro"!ktif kronis. Pa"a parenkim par!, penghan)!ran elemen str!)t!ral &ang "ime"iasi protease men&ebabkan emfisema. Ker!sakan sekat al+eolar men&ebabkan berk!rangn&a elastisitas re)oil pa"a par! "an kegagalan "inamika sal!ran !"ara akibat r!sakn&a sokongan pa"a sal!ran !"ara ke)il non6kartilago. Kesel!r!han proses ini mengakibatkan obstr!ksi paten pa"a sal!ran napas "an timb!ln&a ge*ala patofisiologis lainn&a &ang karakteristik !nt!k PPOK. Obstr!ksi sal!ran !"ara menghasilkan al+eoli &ang ti"ak ter+entilasi ata! k!rang ter+entilasiP perf!si berkelan*!tan pa"a al+eoli ini akan men&ebabkan h&po(emia ?PaO2 ren"ah@ oleh keti"ak)o)okan antara +entilasi "an aliran "arah ?E#M ti"ak ses!ai@. Eentilasi "ari al+eoli &ang ti"ak berperf!si ata! k!rang berperf!si meningkatkan r!ang b!nt! ?E"@, men&ebabkan pemb!angan :O2 &ang ti"ak efisien. .iper+entilasi biasan&a akan ter*a"i !nt!k mengkompensasi kea"aan ini, &ang kem!"ian akan meningkatkan ker*a &ang "ib!t!hkan !nt!k mengatasi resistensi sal!ran napas &ang telah meningkat, pa"a akhirn&a proses ini gagal, "an ter*a"ilah retensi :O2 ?hiperkapnia@ pa"a beberapa pasien "engan PPOK berat. Mani"e%.a%i k&ini% >e*ala )ar"inal "ari PPOK a"alah bat!k "an ekspektorasi, "imana )en"er!ng meningkat "an maksimal pa"a pagi hari "an menan"akan a"an&a peng!mp!lan sekresi semalam sebel!mn&a. at!k pro"!ktif, pa"a a%aln&a intermitten, "an kem!"ian ter*a"i hampir tiap hari seiring %akt!. Sp!t!m ber%arna bening "an m!koi", nam!n "apat p!la men*a"i tebal, k!ning, bahkan ka"ang "item!kan "arah selama ter*a"in&a infeksi bakteri respiratorik. Sesak napas setelah berakti+itas berat ter*a"i seiring "engan berkembangn&a pen&akit. Pa"a kea"aan &ang berat, sesak napas bahkan ter*a"i "engan akti+itas minimal "an bahkan pa"a saat istirahat akibat semakin memb!r!kn&a abnormalitas pert!karan !"ara. Pa"a pen&akit &ang mo"erat hingga berat , pemeriksaan fisik "apat memperlihatkan pen!r!nan s!ara napas, ekspirasi &ang meman*ang, rhon)hi, "an hiperresonansi pa"a perk!si. Karena pen&akit &ang berat ka"ang berkomplikasi men*a"i hipertensi p!lmoner "an )or p!lmonale,

31

tan"a gagal *ant!ng kanan ?termas!k "istensi +ena sentralis, hepatomegali, "an e"ema t!ngkai@ "apat p!la "item!kan. :l!bbing pa"a *ari b!kan )iri khas PPOK "an ketika "item!kan, ke)!rigaan "iarahkan pa"a gang!an lainn&a, ter!tama karsinoma bronkogenik. Dia2n$%i% Pen"erita :OPD akan "atang ke "okter "an mengel!hkan sesak nafas, bat!k6 bat!k kronis, sp!t!m &ang pro"!ktif, faktor resiko ?-@. Se"angkan :OPD ringan "apat tanpa kel!han ata! ge*ala. Dapat "itegakkan "engan )ara 2 7namnesis2 7namnesis ri%a&at paparan "engan faktor resiko, ri%a&at pen&akit sebel!mn&a, ri%a&at kel!arga PPOK, ri%a&at eksaserbasi "an pera%atan "i $S sebel!mn&a, komorbi"itas, "ampak pen&akit terha"ap akti+itas, "ll Pemeriksaan =isik, "i*!mpai a"an&a 2 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 Pernapasan p!rse" lips Takipnea Da"a emfisemato!s at! barrel )hest Tampilan fisik pink p!ffer ata! bl!e bloater Pelebaran sela iga .ipertropi otot bant! nafas !n&i nafas +esik!ler melemah Ckspirasi meman*ang $onki kering ata! %hee,ing !n&i *ant!ng *a!h

Pemeriksaan =oto Toraks, )!riga PPOK bila "i*!mpai kelainan2 6 6 6 6 6 .iperinflasi .iperl!sen Diafragma men"atar :orakan bronko+ask!ler meningkat 5ant!ng pen"!l!m

3*i Spirometri, &ang mer!pakan "iagnosis pasti, "i*!mpai 2

32

6 6

ECP1 K KEP K <0O 3*i bronko"ilator ?saat "iagnosis "itegakkan@ 2 ECP1 paska bronko"ilator K 40O pre"iksi

Dia2n$%a -andin2 1. 2. 3. '. 7sma ronkial >agal *ant!ng kongestif ronkiektasis T!berk!losis

Pena.a&ak%anaan 1. C+al!asi "an monitor pen&akit PPOK mer!pakan pen&akit &ang progresif, artin&a f!ngsi par! akan men!r!n seiring ber*alann&a %akt!. Oleh karena it!, monitor mer!pakan hal &ang sangat penting "alam penatalaksanaan pen&akit ini. Monitor penting &ang har!s "ilak!kan a"alah ge*ala klinis "an f!ngsi par!. 2. Men!r!nkan faktor resiko erhenti merokok mer!pakan sat!6sat!n&a inter+ensi &ang paling efektif "alam meng!rangi resiko berkembangn&a PPOK "an memperlambat progresifitas pen&akit. 3. Tatalaksana PPOK stabi/2 Terapi =armakologis 6 6 6 ronko"ilator Steroi" Obat6obat tambahan lain 2 M!kolitik ?m!kokinetik, m!koreg!lator@

Terapi Non6=armakologis 6 6 6 $ehabilitasi 2 latihan fisik, latihan en"!ran)e, latihan pernapasan, rehabilitasi psikososial Terapi oksigen *angka pan*ang ?Q1A *am sehari@ N!trisi

P $2n$%a

33

D!bia, tergant!ng "ari stage # "era*at, pen&akit par! komorbi", pen&akit komorbi" lain. K$/p&ika%i >agal nafas, kor p!lmonal, septikemia DAFTAR PUSTAKA 1. Mar"*ono, Mahar. Mekanisme gangg!an +ask!ler s!s!nan saraf "alam Ne!rologi klinis "asar e"isi Kesebelas. Dian $ak&at. 200D. .al2 2<06;3. 2. >iral"o, Clias. Stroke, 8s)hemi). 3. D. 7"ams. Ei)torJs. :erebro+as)!ler "iseases in Prin)iples of Ne!rolog& 4th C"ition. M)>ra%6.ill Proffesional. 200A. .al2 DD06D< '. :h!ng, :hin6Sang. Ne!ro+as)!lar Disor"er in Te(tbook of :lini)al Ne!rolog& e"itor :hristopher >. >oet,. 9. .al2 1063 A. /i, =!hai, "kk. Ne!roimaging for 7)!te 8s)hemi) Stroke. D. Pri)e, 7. S&l+ia. Patofisiologi Konsep Klinis Proses6proses Pen&akit e"isi '. Penerbit !k! Ke"okteran C>:. .al2 ;DD6<1. <. Ngoerah, 8 >st. Ng. >". Pen&akit pere"aran "arah otak "alam Dasar6"asar ilm! pen&akit saraf. Penerbit 7irlangga 3ni+ersit& Press. .al2 2'A6A4. 4. .aria"i,Slamet,"kk. 8n"onesia. ;. S!"o&o, 7r! 9,"kk. %uku A)ar Ilmu Pen'akit Dalam *I +ili! II . 200D. 5akarta 2 P!sat Penerbitan Departemen 8lm! Pen&akit Dalam =ak!ltas Ke"okteran 3ni+ersitas 8n"onesia. 10. :or%in, Cli,abeth 5. Patofisiologi C"isi tiga. C"itor Cgi Komara R!"ha, "kk. C>:. 5akarta 200;. 11. 9ilson /M. Patofisiologi ?Proses6Proses Pen&akit@ C"isi enam. C"itor .artanto .!ria%ati, "kk. C>:. 5akarta 200D. 12. K!s!ma%i"*a*a K. $a"iologi Diagnostik C"isi Ke"!a. C"itor 8%an Cka&!"a. alai Penerbit =K38. 5akarta. 200D. 3' PPOK Pe"oman Praktis Diagnosis "an Penatalaksanaan "i 8n"onesia. 200'. 5akarta 2 Perhimp!nan Dokter Par! Sa!n"ers :ompan&2 1;;;.

3A