Anda di halaman 1dari 48

1

PENGANTAR
Alhamdulillah buku jilid III tentang analisis statistika menggunakan program SPSS
berupa analisis varians multi-arah/multi jalur untuk analisis data rancangan eksperimen murni
dengan rancangan faktorial, analisis kovarians untuk rancangan eksperimen yang menggunakan
pretes sebagai kovariate seperti rancangan eksperimen murni dalam bentuk randomized control
grup pretest-posttest design atau rancangan pembandingan grup-grup yang tidak ekuivalen, juga
analisis reliabilitas instrumen dan analisis reliabilitas item/butir instrumen sudah dapat disusun,
boleh jadi masih banyak salah ketik, mohon masukan dari para pembaca
!iharapkan buku ini dapat membantu para mahasis"a untuk menyusun desain penelitan
beserta pemilihan teknik analisis serta cara menganalisis data yang sudah diperoleh, sehingga
dapat meningkatkan mutu karya ilmiah mahasis"a baik untuk penyusunan laporan praktikum
maupun untuk penyusunan skripsi
#ogyakarta, !esember $%%&
Penysun'
(ambang Subali, )S
$
1. RANCANGAN FAKTORIAL DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN
*ancangan faktorial atau rancangan berfaktor merupakan salah satu rancangan
eksperimen faktor ganda atau faktor perlakuannya lebih dari satu faktor yang memiliki ciri
bah"a faktor-faktor yang dikombinasikan secara teoretik harus berinteraksi +ika interaksinya
bersifat positif, maka akibat adanya kombinasi faktor-faktor perlakuan akan memberikan
respons yang secara signifikan lebih tinggi atau lebih besar jika dibandingkan respons yang
terjadi kalau masing-masing faktor bekerja sendiri-sendiri/terpisah Sebaliknya, jika interkasinya
negatif maka akan terjadi hambatan oleh salah satu faktor atau faktor-faktor tersebut saling
menghambat, akibatnya respons yang terjadi secara signifikan akan lebih rendah/lebih kecil
dibanding kalau masing-masing faktor bekerja sendiri-sendiri/terpisah
,alau misalnya prestasi sis"a dalam proses pembelajaran menggunakan metode terpilih
saja atau menggunakan media tertentu saja, maka hasilnya secara signifikan akan lebih rendah
jika dibandingkan dengan kombinasi antara metode terpilih dengan media terpilih pula, jika
pemakaian media memang cocok dengan metode yang bersangkutan
-ontoh' Suatu penelitian ingin mengetahui pengaruh kombinasi macam metode .dengan
kategori/atribut berupa pembelajaran langsung, pembelajaran pemecahan soal, dan pembelajaran
berbasis komputer/ dan macam tes selama program remediasi .dengan kategori/atribut tanpa tes
formatif dan dengan tes formatif/ untuk mengatasi kegagalan akademik sis"a semester 1 kelas
0 S)A Setelah diperoleh sis"a yang benar-benar gagal hanya karena faktor akademik dibagi
secara acak menjadi 1 grup untuk diundi dengan 1 kombinasi perlakuan 2asil postes sebagai
prestasi akhir program remediasi untuk masing-masing grup sebagai berikut
3abel 1 Prestasi postes sis"a peserta program remediasi berdasar macam metode remediasi dan
macam tes yang dijalani selama remediasi untuk materi pokok ##
(lok
ke
Pembelajaran ulang Pembelajaran pemecahan
soal
Pembejajaran berbasis
komputer
3anpa tes
formatif
!engan tes
formatif
3anpa tes
formatif
!engan tes
formatif
3anpa tes
formatif
!engan tes
formatif
1 $41 5%5 $61 5$7 $6$ 5$7
$ 514 5$5 $6$ 5%4 $4$ 517
5 5$7 511 5%1 51% $77 514
8 5$1 5%6 $61 554 5$% $68
Sajian data untuk analisis varians multi-arah dengan program SPSS adalah sebagai berikut
5
9ambar 1 Seting data SPSS data prestasi postes sis"a peserta program remediasi berdasar
macam metode remediasi dan macam tes yang dijalani selama remediasi untuk
materi pokok ##
:ntuk menganalisis data di atas, maka pilih menu Analyze, kemudian memilih menu
General linear model, dilanjutkan pilih/klik menu Univariate, akan muncul tampilan sebagai
berikut
8
Selanjutnya masukkan variable hasil panenan .prestasi/ ke dalam variabel tergayut .Dependent
variable/, masukkan variabel macam pupuk .mcmmtd/ dan "aktu pemupukan .tekniktes/
sebagai faktor perlakuan ,arena atribut dari masing-masing faktor perlakuan yang dipilih
bukan dari populasi perlakuan melainkan bersifat pasti .fi;ed/ maka masuukan ke dalam boks
Fixed faktor(s) dan hasilnya sebagai berikut
Selanjutnya pilih/klik menu Model, dan akan keluar tampilan sebagai berikut
,arena variabel macam metode dan teknik tes merupakan faktor yang pasti .fixed/ .artinya hasil
penelitian tidak dapat digeneralisasi untuk macam metode lain yang tidak dicoba, juga dalam hal
teknik pengetesan tidak ada pola lain yang sama dengan teknik yang dipilih/ maka harus
memilih tipe III <leh karena itu tidak perlu mengganti menu Type, dan analisis selanjutnya
memilih menu Custom .klik menu Cstom/, sehingga tampak tampilan sebagai berikut
&
Pilih menu main effect kemudian masukkan kedua variabel ke dalam boks Model sehingga
tampak tampilan sebagai berikut
Pilih menu Interaction, blok kedua variabel dan masukkan ke dalam boks Model sehingga
tampak tampilan sebagai berikut
Type III
Type III
Type III
1
Pilih .klik/ menu Continue sehingga muncul tampilan semula sebagai berikut.
:ntuk menguji efek utama .main effe!t/ dari masing-masing faktor, pilih menu Option
sehingga muncul tampilan sebagai berikut
)asukkan variable yang akan ditampilkan nilai rata-ratanya .Display Means/ dengan cara
mengeblok dan memasukkan ke dalam bok Display Mean fo. =akukan uji lanjut, jika ada
hipotesis penelitiannya pilih metode uji beda nyata terkecil !L"D# +angan lupa bila ingin
menampilkan hasil analisis deskriptifnya, maka klik bok di depan menu Des!riptive statisti!s,
sehingga diperoleh tampilan sebagai berikut
7
(ila sudah selesai memilih, klik menu Continue sehingga kembali ke tampilan a"al seperti
berikut
Pemrograman sudah selesai, selanjutnya klik menu <, dan akan diperoleh hasil analisis sebagai
berikut
Univariate Analysis of Variance
Between-Subjects Factors
N
mcmmtd metode1
8
metode2
8
metode3
8
mcmtes dgnfrmtf
12
tnpfrmtf
12
4
Descriptive Statistics
Dependent Variable: prestasi
mcmmtd mcmtes Mean Std. Deviation N
metode1 dgnfrmtf
31.275 .8!55" "
tnpfrmtf
32.!75 3.3"81 "
#otal
31.$75 2.38"32 8
metode2 dgnfrmtf
32.75 1."31"$ "
tnpfrmtf
2$.5 .73"85 "
#otal
3.7875 1.7332" 8
metode3 dgnfrmtf
31." 1."712 "
tnpfrmtf
2$.275 1.$272 "
#otal
3.3375 1.$28!8 8
#otal dgnfrmtf
31.5833 1.1$$12 12
tnpfrmtf
3."833 2.!1528 12
#otal
31.333 2.!7"8 2"
!ari data hasil analisis statistika deskriptif kita dapat melihat rata-rata prestasi program
remediasi akibat pengaruh macam metode remediasi yang berbeda .akibat pemberian metode5
yaitu pembelajaran berbasis komputer, metode$ yaitu pembelajaran latihan pemecahan soal, dan
metode1 yaitu pembelajaran langsung/, juga prestasi akibat macam tes yang diberikan yakni
tnpfrmtf .tanpa tes formatif/ dan dgnfrmtf .dengan disertai tes formatif/
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable: prestasi
So%rce #&pe ' S%m of S(%ares df Mean S(%are ) Sig.
*orrected Model 37.!!3+a, 5 7.533 2.23! .$5
'ntercept 23113.!27 1 23113.!27 !85$.77" .
mcmmtd 11."51 2 5.725 1.!$$ .211
mcmtes 7.2! 1 7.2! 2.155 .15$
mcmmtd - mcmtes 18.$52 2 $."7! 2.812 .87
.rror !.!5 18 3.3!$
#otal 23211.$" 2"
*orrected #otal $8.313 23
a / S(%ared 0 .383 +1d2%sted / S(%ared 0 .212,
!ari tabel sidik ragam atau tabel hasil analisis varians kita dapat melihat besarnya harga >
hitung
akibat pengaruh macam metode sebesar 1,1666 dengan peluang kesalahan $11? sehingga tidak
signifikan karena jauh diatas kesalahan &? !emikian pula pengaruh "aktu pemupukan serta
pengaruh interaksi macam metode dan macam tes juga tidak signifikan dengan >
hitung
berturut-
turut $1&& dan $41$ dan besarnya peluang kesalahan 1&6? dan 47?
6
Estimated ar!inal eans
"# mcmmtd
Estimates
Dependent Variable: prestasi
mcmmtd Mean Std. .rror
$53 *onfidence 'nterval
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
metode1
31.$75 .!"$ 3.!12 33.338
metode2
3.787 .!"$ 2$."2" 32.151
metode3
3.338 .!"$ 28.$7" 31.71
!ari tabel estimasi populasi kita dapat melihat besarnya nilai rata-rata prestasi program
remediasi akibat pengaruh macam metode beserta simpangan bakunya serta kisaran batas ba"ah
dan batas atasnya pada taraf kesalahan &?
$airwise %omparisons
Dependent Variable: prestasi
+', mcmmtd +8, mcmmtd
Mean
Difference
+'98, Std. .rror Sig.+a,
$53 *onfidence 'nterval for
Difference+a,
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
metode1 metode2 1.188 .$18 .212 9.7"1 3.11!
metode3
1.!37 .$18 .$1 9.2$1 3.5!!
metode2 metode1
91.188 .$18 .212 93.11! .7"1
metode3 ."5 .$18 .!3 91."78 2.378
metode3 metode1 91.!37 .$18 .$1 93.5!! .2$1
metode2
9."5 .$18 .!3 92.378 1."78
6ased on estimated marginal means
a 1d2%stment for m%ltiple comparisons: 4east Significant Difference +e(%ivalent to no ad2%stments,.
!ari tabel pembandingan antar kategori/atribut macam metode melalui uji jarak nyata terkecil
.=S!/ kita lihat tidak ada yang menunjukkan selisih nilai rata-rata prestasi .I-+/ yang signifikan
Univariate Tests
Dependent Variable: prestasi
S%m of S(%ares df Mean S(%are ) Sig.
*ontrast
11."51 2 5.725 1.!$$ .211
.rror
!.!5 18 3.3!$
#:e ) tests t:e effect of mcmmtd. #:is test is based on t:e linearl& independent pair5ise comparisons among t:e
estimated marginal means.
2asil uji univariat yang hanya menguji efek utama faktor macam metode tanpa memperhatikan
faktor macam tes tidak menunjukkan perbedaan prestasi yang signifikan karena taraf
kesalahannya sebesar $11? jauh di atas batas taraf kesalahan &?
&# mcmtes
1%
Estimates
Dependent Variable: prestasi
mcmtes Mean Std. .rror $53 *onfidence 'nterval
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
dgnfrmtf
31.583 .53 3."7 32.!$7
tnpfrmtf
3."83 .53 2$.37 31.5$7
$airwise %omparisons
Dependent Variable: prestasi
+', mcmtes +8, mcmtes
Mean
Difference
+'98, Std. .rror Sig.+a,
$53 *onfidence 'nterval for
Difference+a,
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
dgnfrmtf tnpfrmtf 1.1 .7"$ .15$ 9."7" 2.!7"
tnpfrmtf dgnfrmti
91.1 .7"$ .15$ 92.!7" ."7"
6ased on estimated marginal means
a 1d2%stment for m%ltiple comparisons: 4east Significant Difference +e(%ivalent to no ad2%stments,.
,omputer tetap melakukan uji lanjut perbedaan prestasi akibat factor macam tes, meskipun
secara teoretik jika variable bebasnya hanya terdiri dari dua kategori/atribut atau dua taraf/levl
tidak perlu melakukan uji lanjut 2asil analisis perbedaan prestasi sebagai akibat pengaruh
macam tes melalui uji beda nyata terkecil .=S!/ tidak berbeda secara signifikan
Univariate Tests
Dependent Variable: prestasi

S%m of
S(%ares df Mean S(%are ) Sig.
*ontrast
7.2! 1 7.2! 2.155 .15$
.rror
!.!5 18 3.3!$
#:e ) tests t:e effect of mcmtes. #:is test is based on t:e linearl& independent pair5ise comparisons among t:e
estimated marginal means.
2asil uji univariat yang hanya menguji efek utama faktor macam metode tanpa memperhatikan
faktor macam tes tidak menunjukkan perbedaan prestasi yang signifikan karena taraf
kesalahannya sebesar 1&6? jauh di atas batas taraf kesalahan &?
'# mcmmtd ( mcmtes
Dependent Variable: prestasi
mcmmtd mcmtes Mean Std. .rror
$53 *onfidence 'nterval
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
metode1 dgnfrmtf
31.275 .$18 2$.3"7 33.23
tnpfrmtf
32.!75 .$18 3.7"7 3".!3
metode2 dgnfrmtf
32.75 .$18 3.1"7 3".3
tnpfrmtf
2$.5 .$18 27.572 31."28
metode3 dgnfrmtf
31." .$18 2$."72 33.328
tnpfrmtf
2$.275 .$18 27.3"7 31.23
,arena program SPSS hanya menganalisis efek utama dari faktor-faktor perlakuan tetapi bukan
11
interaksinya, maka meskipun kita meminta untuk uji lanjut dengan =S!, hasil yang keluar hanya
menunjukkan nilai rata-rata, simpangan baku beserta batas ba"ah dan batas atas nilai rata-rata
pada tingkat populasi sebagaimana tersaji pada tabel di ba"ah ini <leh karena itu, jika efek
interaksi signifikan maka harus diadakan uji lanjut dengan perhitungan secara manual !alam
hal ini yang harus dicari adalah signifikansi perbedaan antara prestasi tanpa tes formatif dan
prestasi yang disertai tes formatif "aktu pemupukan pada tiap atribut/mkategori macam metode
yang diberikan, dan sebaliknya harus diuji pula signifikansi perbedaan antar macam metode
pada tiap atribut/kategori macam tes
$. ANALI"I" KO%ARIAN"
Analisis kovarians dipakai untuk mengolah data e&speimen muni 'alam (i'an)
pen'i'i&an yang dirancang dengan Ran'omi*e' su(+e,t- Contol.)oup petest.postes
'esi)n/ atau untuk an,an)an e&speimen &uasi0semu melalui an,an)an pem(an'in)an
)up yan) ti'a& e&ui1alen dimana ada pengukuran pretes yang kita dudukkan sebagai variabel
peragam/kovariat/kovariabel Akibat adanya faktor peragam/kovariat/kovariabel, maka efek
treatmen .perlakuan/ harus dibebaskan dari pengaruh faktor peragam
)isalnya suatu penelitian untuk menguji ada tidaknya kelebihan motode pemecahan
masalah, metode inkuiri jika dibandingkan dengan metode ceramah dengan rancangan
pembandingan grup-grup yang tidak ekuivalen sesuai dengan kondisi lapangan yang tidak dapat
membentuk grup acak berdasar subjek

3abel $ 2asil pretes dan postes pada penelitian pada tiga macam metodepembelajaran untuk
materi pokok genetika S)A kelas 0II
)etode ceramah .metode1/ )etode pemecahan
masalah .metode$/ )etode inkuiri .metode5/
pretes
.0
1i
/
postes
.#
1i
/
pretes
.0
$i
/
postes
.#
$i
/
pretes
.0
5i
/
Postes
.#
5i
/
18 8% 4 5% 6 5%
11 54 1$ 85 18 57
11 57 1& 87 6 5$
15 87 1$ 88 6 5$
Sajian data untuk analisis varians multi-arah dengan program SPSS adalah sebagai berikut
1$
9ambar $ 2asil pretes dan postes pada penelitian pada tiga macam metodepembelajaran untuk
materi pokok genetika S)A kelas 0II
:ntuk menganalisis data di atas, maka pilih menu Analyze, kemudian memilih menu
General linear model, dilanjutkan memilih menu Univariate +ika di-@klik@/di-enter akan
muncul tampilan sebagai berikut
Selanjutnya masukkan variabel postes ke dalam variabel tergayut .boks Dependent variable/,
masukkan variabel macam metode .mcmmtd/ sebagai faktor perlakuan dan variabel pretes
sebagai faktor kovariat/kovariabel/variabel peragam penyebab sumber variasi yang harus
diperhitungkan ke dalam boks Covariate(s)" 2asilnya sebagai berikut
15
Selanjutnya memilih model, sehingga klik menu model, dan akan keluar tampilan sebagai
berikut
,arena variabel macam metode merupakan faktor yang pasti .fixed/ .artinya hasil penelitian
tidak dapat digeneralisasi untuk macam pupuk lain yang tidak dicoba/ maka harus memilih tipe
III <leh karena itu tidak perlu mengganti menu Type, dan analisis selanjutnya pilih/klik menu
Cstom karena bukan analisis faktorial yang kita pilih, sehingga tampak tampilan sebagai
berikut
Pilih .klik/ menu Main effe!ts dan masukkan kedua variabel .faktor perlakuan dan kovariatnya
ke dalam boks Model, sehingga muncul tampilan semula sebagai berikut.
Type III
18
Pilih .klik/ menu Continue sehingga muncul tampilan semula sebagai berikut.
:ntuk menguji efek utama .main effect/ dari faktor perlakuan, pilih menu Option sehingga
muncul tampilan sebagai berikut
Type III
1&
)asukkan variabel macam metode untuk ditampilkan nilai rata-ratanya .Display Means/ ke
dalam bok Display Mean for. Pilih menu uji jarak terkecil !#$D# jika peneliti memiliki hipotesis
penelitiannya +angan lupa bila ingin menampilkan hasil analisis deskriptifnya, maka klik bok di
depan menu Des!riptive statisti!s, sehingga diperoleh tampilan sebagai berikut
(ila sudah selesai memilih, klik menu Continue sehingga kembali ke tampilan a"al seperti
berikut
Pemrograman sudah selesai, selanjutnya klik menu <, dan akan diperoleh hasil analisis sebagai
berikut
Univariate Analysis of Variance
11
Between-Subjects Factors
N
mcmmtd metode1
"
metode2
"
metode3
"
Descriptive Statistics
Dependent Variable: postes
mcmmtd Mean Std. Deviation N
metode1
".5 ".5$25 "
metode2
"1. 7.52773 "
metode3
32.75 2.$8!8 "
#otal
38.833 !.2""3$ 12
!ari data hasil analisis statistika deskriptif kita dapat melihat nilai rata-rata postes akibat
pemberian macam metode yang berbeda dengan mengabaikan pengaruh faktor pretes sebagai
peragamnya, yakni prestasi sis"a yang belajar dengan metode ceramah 8%& cm, yang belajar
dengan metode pemecahan masalah 81% cm, dan yang belajar dengan metode inkuiri 5$7& cm
Adapun rata-rata umum dari postes yang dicapai seluruh sis"a 54%455
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable: postes
So%rce
#&pe ' S%m
of S(%ares df Mean S(%are ) Sig.
*orrected Model
3"$.825+a, 3 11!.!8 11.7$5 .3
'ntercept
17"".83 1 17"".83 17!.388 .
mcmmtd
171.1!7 2 85.583 8.!57 .1
pretes
178.!58 1 178.!58 18.71 .3
.rror
7$.$2 8 $.887
#otal
17833. 12
*orrected #otal
"28.$17 11
a / S(%ared 0 .81! +1d2%sted / S(%ared 0 .7"!,
!ari tabel sidik ragam atau tabel hasil analisis varians kita dapat melihat besarnya harga >
hitung
akibat pengaruh macam metode sebesar 41&7 dengan peluang kesalahan 1? sehingga
signifikan di ba"ah taraf kesalahan &? !emikian pula pengaruh faktor pretes sebagai variabel
peragam sangat signifikan karena dengan >
hitung
sebesar 14%71 dan besar peluang kesalahan
hanya %5? jauh lebih kecil dari batas kesalahan 1?
Estimated ar!inal eans
17
mcmmtd
Estimates
Dependent Variable: postes
mcmmtd Mean Std. .rror
$53 *onfidence 'nterval
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
metode1
38.$2$+a, 1.!15 35.2" "2.!53
metode2
".371+a, 1.57$ 3!.73 "".13
metode3
3".$5+a, 1.!55 31.133 38.7!7
a *ovariates appearing in t:e model are eval%ated at t:e follo5ing val%es: pretes 0 11."1!7.
Setelah pengaruh faktor peragam dihilangkan maka diperoleh nilai rata-rata postes terkorekasi
.adjusted mean/ sis"a yang belajar dengan metode ceramah 546$6, yang belajar dengan
metode pemecahan masalah 8%571, dan yang belajar dengan metode inkuiri 586&
$airwise %omparisons
Dependent Variable: postes
+', mcmmtd +8, mcmmtd
Mean
Difference
+'98, Std. .rror Sig.+a,
$53 *onfidence 'nterval for
Difference+a,
4o5er 6o%nd 7pper 6o%nd
metode1

metode2 91.""3 2.23" .537 9!.5$5 3.71
metode3
3.$7$ 2.3$" .135 91.5"1 $."$$
metode2

metode1
1.""3 2.23" .537 93.71 !.5$5
metode3
5."22+-, 2.321 ."8 .7 1.773
metode3

metode1 93.$7$ 2.3$" .135 9$."$$ 1.5"1
metode2 95."22+-, 2.321 ."8 91.773 9.7
6ased on estimated marginal means
- #:e mean difference is significant at t:e .5 level.
a 1d2%stment for m%ltiple comparisons: 4east Significant Difference +e(%ivalent to no ad2%stments,.
!ari hasil analisis lanjut menggunakan uji beda nyata terkecil menunjukkan ada perbedaan hasil
postes antara sis"a yang belajar melalui metode pemecahan masalah dan metode inkuiri dengan
selisih &8$$
Univariate Tests
Dependent Variable: postes

S%m of
S(%ares Df Mean S(%are ) Sig.
*ontrast
55.$"$ 2 27.$7" 2.83 .118
.rror
7$.$2 8 $.887
#:e ) tests t:e effect of mcmmtd. #:is test is based on t:e linearl& independent pair5ise comparisons among t:e
estimated marginal means.
Aamun demikian, uji dengan tes univariat melalui uji kontras untuk membandingkan hasil
postes yang sudah terkoreksi menunjukkan hasil yang tidak signifikan, yakni dengan >
hitung
sebesar $45 dan besar peluang 114? jauh di atas batas kesalahan &?
:ntuk mencari model regresi hubungan antara macam metode sebagai variabel
bebas/predictor dan pretes sebagai variabel peragam/kovariat dengan postes sebagai variabel
respons, maka digunakan uji regresi Aamun demikian, variabel macam metode harus diubah
menjadi variable dungu .dummy variable/ dengan menggunakan kode +ika hanya ada dua
14
atribut/level/taraf perlakuan maka atribut/level/taraf perlakuan pertama diberi kode 1 dan
atribut/level/taraf perlakuan kedua diberi kode % sehingga terbentuk satu variable dungu +ika
ada tiga atribut/level/taraf perlakuan maka atribut/level/taraf perlakuan pertama diberi kode 1
dan %, untuk atribut/level/taraf perlakuan kedua diberi kode % dan 1, dan atribut/level/taraf
perlakuan ketiga diberi kode % dan % sehingga terbentuk dua variable dungu +ika ada empat
atribut/level/taraf perlakuan maka atribut/level/taraf perlakuan pertama diberi kode 1 kemudian
1 lagi dan %, untuk atribut/level/taraf perlakuan kedua diberi kode % kemudian 1 dan %,
atribut/level/taraf perlakuan ketiga diberi kode % kemudian % lagi dan selanjutnya 1, dan
atribut/level/taraf perlakuan keempat diberi kode % kemudin % dan sekali lagi % sehingga
terbentuk tiga variable dungu Perhatikan tabel di ba"ah ini
Dua atribut/taraf/
level
Variabel
dummy
yang
terbetuk
Tiga level/taraf/
atribut
Variabel
dummy
yang
terbetuk
Empat level/taraf/ atribut Variabel
dummy
yang
terbetuk

atribut/taraf/
level pertama
diberi kode 1

atribut/taraf/
level kedua
diberi kode 0
Satu
variabel

atribut/taraf/level
pertama diberi kode
1 dan 0

atribut/taraf/level
kedua diberi kode 0
dan 1

atribut/taraf/level
ketiga diberi kode 0
dan 0
Dua
variabel
atribut/taraf/ level
pertama diberi kode 1,1, dan 0
atribut/taraf/ level
kedua diberi kode 0, 1, dan 0
atribut/taraf/ level
ketiga diberi kode 0, 0, dan 1
atribut/taraf/ level
keempat diberi kode 0, 0, dan
0
Tiga
variabel
,arena eksperimennya hanya melibatkan tiga data maka pengkodean variabel dungu dalam
seting data program SPSS adalah sebagai berikut

16
Selanjutnya data dianalisis dengan dia"ali memilih menu analyse kemudian memilih menu
re%ression, terus memilih linear, kemudian di BklikC akan tampil tampailan sebagai berikut
)asukkan variabel respons postes ke dalam boks Dependent variable/ masukkan variabel
dummy 1, dummy $, dan pretes ke dalam boks &ndependent variable.
(ila sudah, pilih/klik menu Contine sehingga akan keluar tampilan sebagai berikut
$%
Pemrograman sudah selesai dan pilih/klik menu '( dan akan keluar ot pt sebagai berikut
)e!ression
Variables Entered*)emoved+b,
Model
Variables
.ntered
Variables
/emoved Met:od
1
pretes;
d%mm&2;
d%mm&1+a,
. .nter
a 1ll re(%ested variables entered.
b Dependent Variable: postes
odel Summary
Model / / S(%are
1d2%sted /
S(%are
Std. .rror of
t:e .stimate
1
.$3+a, .81! .7"! 3.1""28
a <redictors: +*onstant,; pretes; d%mm&2; d%mm&1
Setelah seluruh variabel bebas dimasukkan, diperoleh koefisien regresi sebesar %41 atau 41?
menunjukkan hubungan variabel bebas .factor perlakuan dan peragam/ dengan variabel
responsnya dapat diterangkan oleh model yang diperoleh
A-.VA+b,
Model
S%m of
S(%ares Df Mean S(%are ) Sig.
1 /egression
3"$.825 3 11!.!8 11.7$5 .3+a,
/esid%al
7$.$2 8 $.887
#otal
"28.$17 11
a <redictors: +*onstant,; pretes; d%mm&2; d%mm&1
b Dependent Variable: postes
$1
%oefficients+a,
Model
7nstandardi=ed
*oefficients
Standardi=ed
*oefficients t Sig.
6 Std. .rror 6eta
1 +*onstant,
13."23 ".811 2.7$ .2"
d%mm&1
3.$7$ 2.3$" .31" 1.!!2 .135
d%mm&2
5."22 2.321 ."27 2.33! ."8
pretes
1.88! .""" .!$$ ".251 .3
a Dependent Variable: postes
9aris regresi yang diperoleh adalah #i D 158$5 E 5676 d1 E &8$$ d$ E 1441 0i dapat dipakai
untuk menjelaskan hubungan regresi antara variabel prediktor .macam metode/ dan variable
responsnya .postes/ dengan >
hitung
sebesar 176& dengan peluang kesalahan sebesar %5? jauh di
ba"ah batas 1?, jadi sangat signifikan !engan garis regresi tersebut berarti pada atribut
pertama .pembelajaran dengan metode ceramah/ hubungan antara variabel peragam pretes .0i/
dan postes .#i/ dapat diterangkan oleh persamaan regresi'
#i D 158$5 E 5676.1/ E &8$$.%/ E 1441 0i D 178%$ E 1441 0i
pada atribut kedua .dengan metode pemecahan masalah/ hubungan antara variabel peragam
pretes .0i/ dan postes .#i/ dapat diterangkan oleh persamaan regresi'
#i D 158$5 E 5676.%/ E &8$$.1/ E 1441 0i D 1448& E 1441 0i
dan pada atribut pertama .dengan metode inkuiri/ hubungan antara variable peragam pretes .0i/
dan postes .#i/ dapat diterangkan oleh persamaan regresi'
#i D 158$5 E 5676.%/ E &8$$.%/ E 1441 0i D 158$5 E 1441 0i
(esarnya koefisien regresi b1 yang dipakai untuk memperhitungkan pengaruh atau kontribusi
faktor atau variabel peragam adalah 1441 artinya nilai rata-rata postes terkoreksi pada masing-
masing atribut adalah sebesar nilai rata-rata postes observasi dikurangi dengan nilai koefisien
regresi b1 dikalikan dengan selisih nilai rata-rata pretes pada atribut yang bersangkutan
dikurangi dengan rata-rata pretes untuk seluruh perlakuan (esarnya rata-rata postes terkoreksi
pada sis"a yang belajar dengan metode ceramah diperoleh dengan cara sebagai berikut
*ata-rata observasi pretes total .F0i/n/ D 157/1$ D 1181111117
*ata-rata observasi pretes sis"a yang belajar dengan metode ceramah .F01i/ni/ D 86/8 D
1$$&
*ata-rata observasi postes sis"a yang belajar dengan metode ceramah .F#1i/ni/ D 11$/8
D 8%&
*ata-rata terkoreksi postes dari sis"a yang belajar dengan metode ceramah
.F#1i
terkoreksi
/ni/ D F#1i/ni G b1.F01i/ni - F0i/n/ D 8%& G 1441.1$$& G 1181111117/
D 546$6
$$
!engan langkah yang sama nilai rata-rata terkoreksi postes sis"a yang belajar dengan
metode pemecahan masalah juga nilai rata-rata terkoreksi postes sis"a yang belajar
dengan metode inkuiri akan dapat diperoleh
:+I *H=IA(I=I3AS IAS3*:)HA !AA I3H) IAS3*:)HA
,ualitas suatu instrumen menentukan data yang terhimpun Ada dua persyaratan untuk
memenuhi kualitas instrumen yang baik, pertama harus valid/sahih atau mengukur apa yang
diukur, dan kedua reliabel/andal atau mengukur dengan hasil yang tetap jika dilakukan
pengukuran yang diulang-ulang Instrumen yang baik harus memiliki bukti kesahihan dan
keandalan, hasilnya dapat dibandingkan, dan ekonomis ,esahihan dapat dikategorikan menjadi
tiga macam, yaitu kesahihan isi, konstrak, dan kriteria ,esahihan isi dilihat dari bahan yang
diujikan, kesahihan konstrak dilihat dari dimensi yang diukur, dan kesahihan kriteria dilihat dari
daya prediksinya
Instrumen kognitif berupa tes prestasi harus memiliki kesahihan isi atau sering disebut
pula kesahihan kurikuler, yang dapat diketahui dari kisi-kisi instrumen, yaitu matriks yang berisi
bahan yang diujikan dan tingkat berpikir yang terlibat dalam pengerjaan ujian itu
,esahihan konstrak diperoleh dari hasil analisis faktor, yaitu jumlah faktor yang diukur
suatu ujian (ukti kesahihan konstrak yang diukur adalah satu, atau dengan kata lain, dimensi
alat ukur adalah satu Apabila yang diukur adalah kemampuan matematika, maka yang diukur
adalah kemampuan matematika saja, tidak ada unsur lain yang diukur, misalnya tulisan atau
bahasa !emikian pula jika yang diukur kemampuan Ikosakata@, maka yang diukur hanya
kemampuan itu, bukan kemampuan Ikalimat@ atau yang lain !alam hal ini, Ikalimat@ tidak
boleh membantu memaknai Ikosakata@ +ika yang diukur ranah kognitif juga hanya aspek
kognitif, bukan yang lainnya
,esahihan kriteria merupakan koefisien yang menunjukkan seberapa jauh skor hasil
ujian dapat digunakan untuk memprediksi keberhasilan sis"a pada masa datang +ika hasil ujian
S)P dijadikan alat seleksi untuk menerima sis"a di S)A maka item instrumen yang digunakan
dalam ujian S)P harus dapat dapat dipergunakan untuk meramalkan keberhasilannya belajar di
S)A ,oefisien prediktif ditunjukkan oleh koefisien korelasi antara hasil ujian S)P dan hasil
ujian akhir di S)A Semakin besar koefien tersebut, semakin tinggi kesahihan prediktif
instrumen ujian S)P tersebut
,eandalan suatu instrumen memberikan informasi tentang besarnya kesalahan
pengukuran ,eandalan suatu instrumen dapat dikegorikan menjadi tiga macam, yaitu
konsistensi internal, stabilitas, dan ekuivalen Indeks konsistensi internal diperoleh dari data
hasil pengukuran dalam satu kali ujian Indeks stabilitas merupakan tingkat kestabilan hasil
pengukuran yang dilakukan paling tidak dua kali untuk orang yang sama dalam "aktu berbeda,
dengan asumsi tidak ada efek tes ,eandalan ekuivalen diperoleh dari korelasi hasil penskoran
dua instrumen berbeda dalam mengukur hal yang sama Selain itu, jika satu lembar ujian dinilai
oleh lebih dari satu orang, korelasi hasil penskoran itu merupakan keandalan antarpenilai
$5
(esarnya indeks keandalan digunakan untuk menghitung kesalahan pengukuran
Semakin andal suatu instrumen, semakin kecil kesalahan pengukuran ,esalahan pengukuran
tersebut ada dua macam, yaitu acak dan sistematik ,esalahan acak berarti kesalahan karena
kondisi yang diukur dan yang mengukur bervariasi dan pemilihan bahan yang diujikan tidak
tepat, sedangkan kesalahan sistematik terjadi karena instrumennya atau cara penskorannya yang
cenderung murah atau mahal untuk semua peserta ujian
Sejalan dengan karakteristik penilaian berbasis kompetensi yang menggunakan acuan
kriteria, maka analisis kualitas instrumen juga dalam konteks untuk memenuhi standar kualitas
instrumen acuan kriteria (eberapa formula dalam analisis kualitas instrumen untuk acuan
kriteria dan acuan norma ada yang sama, namun penafsirannya berbeda
Analisis item tes acuan kriteria bertujuan mengetahui kemampuan seseorang menurut
kriteria tertentu +ika penilaian yang dimaksud adalah penilaian formatif, maka penilaian acuan
kriteria diterapkan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan yang ditargetkan dapat dikuasai
oleh sis"a !engan demikian syarat pertama yang harus dipenuhi adalah item tes yang
digunakan harus mencerminkan indikator kemampuan yang ditargetkan Selain itu, karena
pembelajaran yang diselenggarakan untuk mengubah kondisi dari tidak kompetens menjadi
kompetens, maka target pembelajaran dan target penilaian adalah kemampuan yang tidak dapat
dikuasai sis"a sebelum proses pembelajaran dan kemampuan yang berhasil dikuasai sis"a
setelah proses pembelajaran
3ingkat pencapaian suatu kompetensi dasar adalah proporsi jumlah peserta didik yang
mampu mendemonstrasikan dengan benar setiap indikator kompetensi dasar yang terkait, yaitu
perbandingan antara jumlah peserta didik yang mampu mendemosntrasikan dengan benar dan
jumlah peserta didik seluruhnya +ika semua peserta didik berhasil menguasai suatu indikator
kompetensi dasar, maka P D 1 dan item instrumen tersebut dinyatakan dapat mengukur
keberhasilan peserta didik yang dicapai dalam proses pembelajaran, demikian pula jika P D <
maka item instrumen tersebut tidak dapat untuk mengukur keberhasilan peserta didik yang
dicapai dalam proses pembelajaran
,arakteristik utama item instrumen tes acuan kriteria tercermin dari besarnya indeks
sensitivitas yang menunjukkan keefektifan proses pembelajaran 2al itu dapat diketahui jika
dilakukan tes a"al, sebelum pembelajaran, dan tes setelah pembelajaran Indeks senitivitas
item tes memiliki interval G1 sampai dengan 1 (esarnya indeks sentivitas yang baik adalah
positif dan besar Indeks sentivitas dapat dihitung dengan cara' jumlah peserta didik yang
menja"ab benar setelah mengikuti proses pembelajaran dikurangi jumlah peserta didik yang
menja"ab benar sebelum mengikuti proses pembelajaran dibagi jumlah seluruh peserta tes
+ika tidak ada tes a"al, indeks sentivitas dapat dilihat dari besarnya tingkat pencapaian
berdasarkan hasil tes akhir +ika tingkat pencapaian suatu butir kecil .banyak peserta tes yang
gagal/, maka proses pembelajaran tidak efektif Aamun demikian, harus diperhatikan pula
kualitas item tes tersebut secara kualitatif +ika hasil analisis secara kualitatif menunjukkan baik
dari segi materi, konstruksi, maupun bahasa, butir tes sudah memenihu syarat, dapat diartikan
bah"a rendahnya indeks sensitivitas menunjukkan tidak efektifnya proses pembelajaran
$8
,eandalan suatu tes secara internal dihitung berdasar indeks -ronbach alpha
)isalnya hasil tes 1$ sis"a yang terdiri dari 1% item tes adalah sebagai berikut
3abel 5 2asil tes dari 1$ testi yang mengerjakan 1% item tes prestasi untuk materi pokok ##
Kode testi 1 ! " # $ % & ' 10
( 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1
) 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1
* 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1
D 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0
E 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0
+ 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
, 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0
- 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1
I 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0
. 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1
K 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1
/ 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0
Seting data dalam program SPSS adalah sebagai berikut
:ntuk menganaalisis reliabilitas instrumen pilih menu $!ale kemudian pilih/klik menu
)eliability analysis sehingga tampak tampilan sebagai berikut
$&
)asukkan seluruh variabel yakni item 1 sampai item 1% ke dalam bok Items, pilih pula menu list
item labels untuk memperoleh label/keterangan item yang dianalisis sehingga tampak tampilan
sebagai berikut
Pilih menu statistic untuk memperoleh informasi yang diinginkan, sehingga akan tampak
tmpilan sebagai berikut
$1
Pilih menu yang diinginkan seperti deskripsi item, korelasi dan kovariansi antar item, nilai rata-
rata, dan sebagainya sehingga akan tampak tampilan sebagai berikut
Pilih/klik menu -ontinue dan akan tampak tampilan seperti semula sebagai berikut
$7
Pemrograman sudah selesai, tinggal pilih/klik menu <, sehingga akan diperoleh hasil analisis
reliabilitas sebagai berikut
)eliability
/arnin!s
#:e covariance matri> is calc%lated and %sed in t:e anal&sis.
.ac: of t:e follo5ing component variables :as =ero variance and is removed from t:e
scale: item$
%ase $rocessin! Summary
N 3
*ases Valid
12 1.
.>cl%ded+a,
.
#otal
12 1.
a 4ist5ise deletion based on all variables in t:e proced%re.
)eliability Statistics
*ronbac:?s
1lp:a
*ronbac:?s 1lp:a 6ased on
Standardi=ed 'tems
N of 'tems
.373 ."5! $
2asil analisis menunjukkan bah"a berdasar hasil kerja 1$ testi koefisien alpha dari -ronbach
hanya %57&, padahal batas standar yang ditetapkan sebesar %8&1, jadi instrument yang diujikan
tidak reliable Selain itu, item nomor 6 secara otomatis tisak teranalisis karena seluruh testi
berhasil mengerjakan item tersebut, dengan demikian item tersebut tidak dapat membedakan
antara sis"a yang mampu mengerjakan dan sis"a yang gaal !engan kenyataan ini
menunjukkan bah"a tujuan analisis reliabilitas juga mengarah kepada persyaratan acuan norma,
karena item tes yang dapat dikerjakan oleh seluruh testi secara otomatis dinyatakan sebagai item
yang tidak memenuhi syarat
0tem Statistics
Mean Std. Deviation N
item1
.5833 .51"$3 12
item2
.8333 .38$25 12
item3
.8333 .38$25 12
item"
.$1!7 .288!8 12
item5
."1!7 .51"$3 12
item!
.$1!7 .288!8 12
item7
.5833 .51"$3 12
item8
.5 .52223 12
item1
.5833 .51"$3 12
2asil di atas menunjukkan nilai rata-rata tiap item beserta simpangan bakumnya
$4
0nter-0tem %orrelation atri1
item1 item2 item3 item" item5 item! item7 item8 item1
item1
1. 9.378 .52$ 9.255 9.31" .357 9.2$ 9.1!$ .31"
item2
9.378 1. 9.2 .!7" 9.7! 9.135 .7! .""7 9.378
item3
.52$ 9.2 1. 9.135 .378 .!7" .7! . .52$
item"
9.255 .!7" 9.135 1. .255 9.$1 .357 .32 9.255
item5
9.31" 9.7! .378 .255 1. .255 .2$ .1!$ .2$
item!
.357 9.135 .!7" 9.$1 .255 1. 9.255 .32 .357
item7
9.2$ .7! .7! .357 .2$ 9.255 1. 9.1!$ 9.2$
item8
9.1!$ .""7 . .32 .1!$ .32 9.1!$ 1. 9.1!$
item1
.31" 9.378 .52$ 9.255 .2$ .357 9.2$ 9.1!$ 1.
#:e covariance matri> is calc%lated and %sed in t:e anal&sis.
,orelasi antar item disajikan pada tabel Inter-Item Correlation Matrixs, sedangkan kovariansi
antar item disajikan pada tabel Inter-Item Covariance Matrixs 2arga covarians antar item
dipakai untuk perhitungan analisis statistika dalam perolehan koefisien korelasi
0nter-0tem %ovariance atri1
item1 item2 item3 item" item5 item! 'tem7 item8 item1
item1
.2!5 9.7! .1! 9.38 9.83 .53 9.8 9."5 .83
item2
9.7! .152 9.3 .7! 9.15 9.15 .15 .$1 9.7!
item3
.1! 9.3 .152 9.15 .7! .7! .15 . .1!
item"
9.38 .7! 9.15 .83 .38 9.8 .53 ."5 9.38
item5
9.83 9.15 .7! .38 .2!5 .38 .8 ."5 .8
item!
.53 9.15 .7! 9.8 .38 .83 9.38 ."5 .53
item7
9.8 .15 .15 .53 .8 9.38 .2!5 9."5 9.8
item8
9."5 .$1 . ."5 ."5 ."5 9."5 .273 9."5
item1
.83 9.7! .1! 9.38 .8 .53 9.8 9."5 .2!5
#:e covariance matri> is calc%lated and %sed in t:e anal&sis.
Summary 0tem Statistics
Mean Minim%m Ma>im%m /ange Ma>im%m @
Minim%m
Variance N of 'tems
'tem Means .!85 ."17 .$17 .5 2.2 .3! $
'tem Variances .2 .83 .273 .18$ 3.273 .7 $
'nter9'tem *ovariances .12 9.83 .1! .18$ 91.273 .3 $
'nter9'tem *orrelations .85 9.378 .!7" 1.52 91.78" .88 $
#:e covariance matri> is calc%lated and %sed in t:e anal&sis.
:ntuk menguji reliabilitas item, dianalisis dengan uji korelasi dengan mengkorelasikan antara
skor setiap item dengan skor total item yang bersagkutan 3ampilan data dalam SPSS adalah
sebagai berikut
$6
Selanjutnya data dianalisis dengan memilih menu Correlate kemudian pilih/klik menu *ivariate
dan akan keluar tampilan sebagai berikut
Selanjutnya masukkan seluruh item beserta skor totalnya ke dalam boks Jariables untuk
dianalisis, sehingga keluar tampilan sebagai berikut
5%
,emudian pilih/klik menu option sehingga keluar tampilan sebagai berikut
:ntuk memperoleh nilai rata-rata tiap item beserta simpangan baku pilih/klik menu Means and
standar deviations
51
,emudian pilih/klik menu -ontinue dan akan kembali ketampilan a"al sebagai berikut
Pemrograman telah selesai, pilih/klik menu '( dan akan diperoleh hasil sebagaio berikut
%orrelations
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
item1 .5833 .51"$3 12
item2
.8333 .38$25 12
item3
.8333 .38$25 12
item"
.$1!7 .288!8 12
item5
."1!7 .51"$3 12
item!
.$1!7 .288!8 12
item7
.5833 .51"$3 12
item8
.5 .52223 12
item$
1. . 12
item1
.5833 .51"$3 12
#otal
7.1!!7 1.!"225 12
5$
%orrelations
item1 item2 item3 item" item5 item! item7 item8 item$ item1 total
item1


<earson
*orrelation
1 9.378 .52$ 9.255 9.31" .357 9.2$ 9.1!$ .+a, .31" .35
Sig. +29tailed,
. .22! .77 ."2" .32 .255 .$3 .5$$ . .32 .33!
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item2


<earson
*orrelation
9.378 1 9.2
.
!7"+-,
9.7! 9.135 .7! .""7 .+a, 9.378 .1$
Sig. +29tailed,
.22! . .533 .1! .815 .!7! .815 .1"5 . .22! .555
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item3


<earson
*orrelation
.52$ 9.2 1 9.135 .378
.
!7"+-,
.7! . .+a, .52$ .758+--,
Sig. +29tailed,
.77 .533 . .!7! .22! .1! .815 1. . .77 ."
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item"


<earson
*orrelation
9.255
.
!7"+-,
9.135 1 .255 9.$1 .357 .32 .+a, 9.255 ."15
Sig. +29tailed,
."2" .1! .!7! . ."2" .77$ .255 .3"1 . ."2" .17$
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item5


<earson
*orrelation
9.31" 9.7! .378 .255 1 .255 .2$ .1!$ .+a, .2$ .""8
Sig. +29tailed,
.32 .815 .22! ."2" . ."2" .$3 .5$$ . .$3 .1""
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item!


<earson
*orrelation
.357 9.135
.
!7"+-,
9.$1 .255 1 9.255 .32 .+a, .357 .!7+-,
Sig. +29tailed,
.255 .!7! .1! .77$ ."2" . ."2" .3"1 . .255 .3!
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item7


<earson
*orrelation
9.2$ .7! .7! .357 .2$ 9.255 1 9.1!$ .+a, 9.2$ .35
Sig. +29tailed,
.$3 .815 .815 .255 .$3 ."2" . .5$$ . .$3 .33!
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item8


<earson
*orrelation
9.1!$ .""7 . .32 .1!$ .32 9.1!$ 1 .+a, 9.1!$ ."2"
Sig. +29tailed,
.5$$ .1"5 1. .3"1 .5$$ .3"1 .5$$ . . .5$$ .17
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item$


<earson
*orrelation
.+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . . .
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
item1



<earson
*orrelation
.31" 9.378 .52$ 9.255 .2$ .357 9.2$ 9.1!$ .+a, 1 ."12
Sig. +29tailed,
.32 .22! .77 ."2" .$3 .255 .$3 .5$$ . . .183
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
total


<earson
*orrelation .35 .1$
.
758+--
,
."15 .""8
.
!7+-,
.35 ."2" .+a, ."12 1
Sig. +29tailed,
.33! .555 ." .17$ .1"" .3! .33! .17 . .183 .
N
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
- *orrelation is significant at t:e .5 level +29tailed,.
-- *orrelation is significant at t:e .1 level +29tailed,.
a *annot be comp%ted beca%se at least one of t:e variables is constant.
!ari tabel matriks korelasi di atas kita dapat memperoleh korelasi antar item dan korelasi antara
setiap item dengan skor total untuk mengetahui reliabilitas masing-masing item 3araf
signifikansinya untuk pengujian dua ekor juga sudah tersedia sehingga kita langsung tahu item
mana yang andal/reliabel dan yang tidak 3ernyata hanya item nomor 5 dan 1 yang memenuhi
55
persyaratan keandalan atau reliabilitas item, item nomor 6 bahkan tidak dianalisis karena semua
testi dapat mengerjakan +adi jika seluruh testi tidak dapat mengerjakan suatu item maka item
yang bersangkutan secara otomatis tidak akan dianlisis reliabilitasnya
-ara yang kedua yaitu dengan melakukan analisis reliabilitas item menggunakan analisis
faktor (erbeda dengan pemakaian analisis inferensial, analisis faktor menggunakan prinsip
reduksi !engan demikian item mana yang memenuhi persyaratan dan yang tidak, kita lihat
berdasarkan kesamaan nilai komponen utama .principle component/ yang kita peroleh Semakin
jauh selisih nilai ,: dengan item-item lainnya maka item tersebut semakin tidak andal !ata
dalam SPSS akan tampak seperti berikut
j=angkah selanjutnya pilih menu Analyze, terus menu Data red!tion, kemudian pilih/klik
menuauh Fa!tor dan akan tampak tampilan seperti berikut
)asukkan seluruh item ke dalam boks Jariables sehingga akan tampak tampilan seperti berikut
58
:ntuk memperoleh informasi deskriptifnya pilih menu !escriptives dan akan tampak tampilan
seperti berikut
(ila sudah dipilih menu misalnya deskripsi dari analisis univariatnya, koefisien korelasinya dan
sebagainya yang kita akan inginkan akan tampak tampilan seperti berikut
(ila telah selesai pilih/kil menu -ontonue dan akan kembali ke tampilan semula seperti berikut
5&
Selanjutnya pilih menu e;traction dan akan tampak tampilan seperti berikut
Pilih/klik menu Aumber of factors, isikan angka 1 sehingga akan tampak tampilan seperti
berikut
Pilih/klik menu -ontinue dan akan tampak tampilan a"al seperti berikut
51
Pilih menu ratation dan akan tampak tampilan seperti berikut
Pilih/klik menu Jarima; untuk memperoleh hasil analisis berrdasar variasi maksimumnya, dan
akan tampak tampilan seperti berikut
Pilih/klik menu -ontinue dan akan kembali ke tampilan a"al seperti berikut
57
Pemrograman telah selesai dan pilih/klik menu <, dan akan diperoleh hasil analisis faktor
dengan metode reduksi sebagai berikut
Factor Analysis
/arnin!s
#:ere are fe5er t:an t5o cases; at least one of t:e variables :as =ero variance; t:ere is
onl& one variable in t:e anal&sis; or correlation coefficients co%ld not be comp%ted for all
pairs of variables. No f%rt:er statistics 5ill be comp%ted.
=agi-lagi ada penjelasan bah"a karena item nomor 6 nilai vaiansnya % maka analisis lanjut tidak
dilakukan 2al ini karena analisis faktor didasarkan pada analisis korelasi <leh karena itu item
nomor 6 harus didrop sebelum analisis dilakukan, karena item nomor 6 otomatis harus
dinyatakan tidak andal
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation 1nal&sis N
item1
.5833 .51"$3 12
item2
.8333 .38$25 12
item3
.8333 .38$25 12
item"
.$1!7 .288!8 12
item5
."1!7 .51"$3 12
item!
.$1!7 .288!8 12
item7
.5833 .51"$3 12
item8
.5 .52223 12
item$
1. . 12
item1
.5833 .51"$3 12
%orrelation atri1
54
item1 item2 item3 'tem" item5 item! item7 item8 item$ item1
*orrelation item1
1. 9.378 .52$ 9.255 9.31" .357 9.2$ 9.1!$ . .31"
item2
9.378 1. 9.2 .!7" 9.7! 9.135 .7! .""7 . 9.378
item3
.52$ 9.2 1. 9.135 .378 .!7" .7! . . .52$
item"
9.255 .!7" 9.135 1. .255 9.$1 .357 .32 . 9.255
item5
9.31" 9.7! .378 .255 1. .255 .2$ .1!$ . .2$
item!
.357 9.135 .!7" 9.$1 .255 1. 9.255 .32 . .357
item7
9.2$ .7! .7! .357 .2$ 9.255 1. 9.1!$ . 9.2$
item8
9.1!$ .""7 . .32 .1!$ .32 9.1!$ 1. . 9.1!$
item$
. . . . . . . . 1. .
item1
.31" 9.378 .52$ 9.255 .2$ .357 9.2$ 9.1!$ . 1.
-oba perhatikan data dan hasil analisisnya, apa yang terjadiK
sub0ek item1 item item! item" item# item$ item% item& item' item10 total
( 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
* 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2
D 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2
E 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 3
+ 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 "
, 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 "
- 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5
I 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5
. 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 !
K 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 7
/ 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 8
1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 8
2 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 $
3 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 $
%orrelations
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
item1 . . 15
item2
.1333 .35187 15
item3
.2!!7 ."577" 15
item"
.3333 ."87$5 15
item5
." .57$ 15
item!
.5333 .51!" 15
item7
.!!!7 ."87$5 15
item8
.7333 ."577" 15
item$
.8!!7 .35187 15
item1
1. . 15
total
".$333 2.81"$3 15
%orrelations
56
item1 item2 item3 item" item5 'tem! item7 item8 item$ item1 total
item1 <earson
*orrelation
.+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item2 <earson
*orrelation
.+a, 1 .!5+--, .555+-, ."8 .3!7 .277 .237 .15" .+a, .587+-,
Sig. +29tailed,
. . .$ .32 .7 .17$ .317 .3$! .58" . .22
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item3 <earson
*orrelation
.+a, .!5+--, 1 .853+--, .73$+--, .5!"+-, ."2! .3!" .237 .+a, .7$1+--,
Sig. +29tailed,
. .$ . . .2 .2$ .113 .183 .3$! . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item" <earson
*orrelation
.+a, .555+-, .853+--, 1 .8!!+--, .!!1+--, .5 ."2! .277 .+a, .8"$+--,
Sig. +29tailed,
. .32 . . . .7 .58 .113 .317 . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item5 <earson
*orrelation
.+a, ."8 .73$+--, .8!!+--, 1 .7!"+--, .577+-, ."$2 .32 .+a, .871+--,
Sig. +29tailed,
. .7 .2 . . .1 .2" .!2 .2"5 . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item! <earson
*orrelation
.+a, .3!7 .5!"+-, .!!1+--, .7!"+--, 1 .75!+--, .!"5+--, ."1$ .+a, .8!2+--,
Sig. +29tailed,
. .17$ .2$ .7 .1 . .1 .$ .12 . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item7 <earson
*orrelation
.+a, .277 ."2! .5 .577+-, .75!+--, 1 .853+--, .555+-, .+a, .815+--,
Sig. +29tailed,
. .317 .113 .58 .2" .1 . . .32 . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item8 <earson
*orrelation
.+a, .237 .3!" ."2! ."$2 .!"5+--, .853+--, 1 .!5+--, .+a, .7!1+--,
Sig. +29tailed,
. .3$! .183 .113 .!2 .$ . . .$ . .1
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item$ <earson
*orrelation
.+a, .15" .237 .277 .32 ."1$ .555+-, .!5+--, 1 .+a, .5!7+-,
Sig. +29tailed,
. .58" .3$! .317 .2"5 .12 .32 .$ . . .27
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item1 <earson
*orrelation
.+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a, .+a,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
total <earson
*orrelation
.+a, .587+-, .7$1+--, .8"$+--, .871+--, .8!2+--, .815+--, .7!1+--, .5!7+-, .+a, 1
Sig. +29tailed,
. .22 . . . . . .1 .27 . .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
-- *orrelation is significant at t:e .1 level +29tailed,.
- *orrelation is significant at t:e .5 level +29tailed,.
a *annot be comp%ted beca%se at least one of t:e variables is constant.
!ari hasil analisis korelasi skor item dengan skor total di atas, item 5, 8, &, 1, dan 7
menunjukkan reliabilitas secara sangat signifikan .pada taraf kesalahan 1?/, item $ dan 6
memenuhi reliabilitas secara signifikan dengan taraf kesalahan &?, sedangkan hasil analisis
dengan analisis factor tidak dapat diketahui hasilnya karena item 1 dan 1% memiliki varians
sebesar %
Factor Analysis
8%
/arnin!s
#:ere are fe5er t:an t5o cases; at least one of t:e variables :as =ero variance; t:ere is
onl& one variable in t:e anal&sis; or correlation coefficients co%ld not be comp%ted for all
pairs of variables. No f%rt:er statistics 5ill be comp%ted.
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation 1nal&sis N
item1 . . 15
item2
.1333 .35187 15
'tem3
.2!!7 ."577" 15
'tem"
.3333 ."87$5 15
'tem5
." .57$ 15
'tem!
.5333 .51!" 15
'tem7
.!!!7 ."87$5 15
'tem8
.7333 ."577" 15
'tem$
.8!!7 .35187 15
'tem1
1. . 15
%orrelation atri1
item1 item2 'tem3 'tem" item5 item! item7 item8 item$ item1
*orrelation item1
1. . . . . . . . . .
item2
. 1. .!5 .555 ."8 .3!7 .277 .237 .15" .
item3
. .!5 1. .853 .73$ .5!" ."2! .3!" .237 .
item"
. .555 .853 1. .8!! .!!1 .5 ."2! .277 .
item5
. ."8 .73$ .8!! 1. .7!" .577 ."$2 .32 .
item!
. .3!7 .5!" .!!1 .7!" 1. .75! .!"5 ."1$ .
item7
. .277 ."2! .5 .577 .75! 1. .853 .555 .
item8
. .237 .3!" ."2! ."$2 .!"5 .853 1. .!5 .
item$
. .15" .237 .277 .32 ."1$ .555 .!5 1. .
item1
. . . . . . . . . 1.
Perhatikan data berikut iniL (agaimana setelah dianalisisK
81
sub0ek item1 item item! item" item# item$ item% item& item' item10 total
( 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
1
) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
1
* 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
2
D 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
2
E 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1
3
+ 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1
"
, 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1
"
- 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1
5
I 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1
5
. 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1
!
K 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1
7
/ 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1
8
1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1
8
2 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
$
3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0
$

2asil analisis sebagai berikut
%orrelations
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
item1 .!!7 .2582 15
item2
.1333 .35187 15
item3
.2!!7 ."577" 15
item"
.3333 ."87$5 15
item5
." .57$ 15
item!
.5333 .51!" 15
item7
.!!!7 ."87$5 15
item8
.7333 ."577" 15
item$
.8!!7 .35187 15
item1
.$333 .2582 15
total
".$333 2.81"$3 15
%orrelations
item1 item2 item3 item" item5 item! item7 item8 item$ item1 #otal
item1 <earson 1 .!81+--, .""3 .378 .327 .25 .18$ .1!1 .15 91.+--, ."
8$
*orrelation
Sig. +29tailed,
. .5 .$8 .1!5 .23" .3!$ .5 .5!! .71 . .1"
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item2 <earson
*orrelation
.!81+--, 1 .!5+--, .555+-, ."8 .3!7 .277 .237 .15" 9.!81+--, .587+-,
Sig. +29tailed,
.5 . .$ .32 .7 .17$ .317 .3$! .58" .5 .22
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item3 <earson
*orrelation
.""3 .!5+--, 1 .853+--, .73$+--, .5!"+-, ."2! .3!" .237 9.""3 .7$1+--,
Sig. +29tailed,
.$8 .$ . . .2 .2$ .113 .183 .3$! .$8 .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item" <earson
*orrelation
.378 .555+-, .853+--, 1 .8!!+--, .!!1+--, .5 ."2! .277 9.378 .8"$+--,
Sig. +29tailed,
.1!5 .32 . . . .7 .58 .113 .317 .1!5 .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item5 <earson
*orrelation
.327 ."8 .73$+--, .8!!+--, 1 .7!"+--, .577+-, ."$2 .32 9.327 .871+--,
Sig. +29tailed,
.23" .7 .2 . . .1 .2" .!2 .2"5 .23" .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item! <earson
*orrelation
.25 .3!7 .5!"+-, .!!1+--, .7!"+--, 1 .75!+--, .!"5+--, ."1$ 9.25 .8!2+--,
Sig. +29tailed,
.3!$ .17$ .2$ .7 .1 . .1 .$ .12 .3!$ .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item7 <earson
*orrelation
.18$ .277 ."2! .5 .577+-, .75!+--, 1 .853+--, .555+-, 9.18$ .815+--,
Sig. +29tailed,
.5 .317 .113 .58 .2" .1 . . .32 .5 .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item8 <earson
*orrelation
.1!1 .237 .3!" ."2! ."$2 .!"5+--, .853+--, 1 .!5+--, 9.1!1 .7!1+--,
Sig. +29tailed,
.5!! .3$! .183 .113 .!2 .$ . . .$ .5!! .1
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item$ <earson
*orrelation
.15 .15" .237 .277 .32 ."1$ .555+-, .!5+--, 1 9.15 .5!7+-,
Sig. +29tailed,
.71 .58" .3$! .317 .2"5 .12 .32 .$ . .71 .27
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
item1 <earson
*orrelation
91.+--, 9.!81+--, 9.""3 9.378 9.327 9.25 9.18$ 9.1!1 9.15 1 9."
Sig. +29tailed,
. .5 .$8 .1!5 .23" .3!$ .5 .5!! .71 . .1"
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
total <earson
*orrelation
." .587+-, .7$1+--, .8"$+--, .871+--, .8!2+--, .815+--, .7!1+--, .5!7+-, 9." 1
Sig. +29tailed,
.1" .22 . . . . . .1 .27 .1" .
N
15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15
-- *orrelation is significant at t:e .1 level +29tailed,.
- *orrelation is significant at t:e .5 level +29tailed,.
!ari hasil analisis korelasi skor item dengan skor total di atas, item 5, 8, &, 1, dan 7
menunjukkan reliabilitas secara sangat signifikan .pada taraf kesalahan 1?/, item $ dan 6
memenuhi reliabilitas secara signifikan dengan taraf kesalahan &?
Factor Analysis
Descriptive Statistics
85
Mean Std. Deviation 1nal&sis N
item1 .!!7 .2582 15
item2
.1333 .35187 15
item3
.2!!7 ."577" 15
item"
.3333 ."87$5 15
item5
." .57$ 15
item!
.5333 .51!" 15
item7
.!!!7 ."87$5 15
item8
.7333 ."577" 15
item$
.8!!7 .35187 15
item1
.$333 .2582 15
%orrelation atri1
item1 item2 item3 item" item5 item! item7 item8 item$ item1
*orrelation item1
1. .!81 .""3 .378 .327 .25 .18$ .1!1 .15 91.
item2
.!81 1. .!5 .555 ."8 .3!7 .277 .237 .15" 9.!81
item3
.""3 .!5 1. .853 .73$ .5!" ."2! .3!" .237 9.""3
item"
.378 .555 .853 1. .8!! .!!1 .5 ."2! .277 9.378
item5
.327 ."8 .73$ .8!! 1. .7!" .577 ."$2 .32 9.327
item!
.25 .3!7 .5!" .!!1 .7!" 1. .75! .!"5 ."1$ 9.25
item7
.18$ .277 ."2! .5 .577 .75! 1. .853 .555 9.18$
item8
.1!1 .237 .3!" ."2! ."$2 .!"5 .853 1. .!5 9.1!1
item$
.15 .15" .237 .277 .32 ."1$ .555 .!5 1. 9.15
item1
91. 9.!81 9.""3 9.378 9.327 9.25 9.18$ 9.1!1 9.15 1.
%ommunalities
'nitial .>traction
item1 1. .358
item2
1. ."88
item3
1. .!7
item"
1. .722
item5
1. .723
item!
1. .!5!
item7
1. .553
item8
1. ."72
item$
1. .252
item1
1. .358
.>traction Met:od: <rincipal *omponent 1nal&sis.

Total Variance E1plained
*omponent
'nitial .igenval%es .>traction S%ms of S(%ared 4oadings
#otal 3 of Variance *%m%lative 3 #otal 3 of Variance *%m%lative 3
88
1 5.251 52.51" 52.51" 5.251 52.51" 52.51"
2
2.1! 21.58 73.572
3
1.11 11.1" 8".!7!
"
.52 5.1$8 8$.87"
5
.3!1 3.!11 $3."85
!
.2!5 2.!"7 $!.132
7
.17" 1.737 $7.8!$
8
.12 1.21 $$.!$
$
.$3 .$31 1.
1
. . 1.
.>traction Met:od: <rincipal *omponent 1nal&sis.
!ari hasil analisis factor dapat diketahui bah"a keragaman ja"aban dapat diterangkan oleh
item-item dalam instrumen hanya sebesar &$&18? .? of variance &$&18/ selebihnya tidak
dapat dijelaskan oleh item-item dalam instrumen tersebut
%omponent atri1+a,

*omponen
t
1
item1 .5$8
item2
.!$$
item3
.81$
item"
.85
item5
.85
item!
.81
item7
.7""
item8
.!87
item$
.52
item1
9.5$8
.>traction Met:od: <rincipal *omponent 1nal&sis.
a 1 components e>tracted.
)otated %omponent atri1+a,
a Anl& one component 5as e>tracted. #:e sol%tion cannot be rotated.
!ari hasil analisis factor terhadap data di atas, item 5, 8, &, 1, yang paling homogen, konsisten,
kemudian diikuti dengan item 7, kemudian item $ dan 6, disusul oleh item 1, dan terakhir item
1% dengan nioai ,: yang negatif +adi dapat disimpulkan bah"a yang memiliki reliabilitas item
terbaik adalah item 5, 8, &, dan 1,
)enilik hasil-hasil di atas tampak bah"a perhitungan reliabilitas item tidak dapat lepas
dari perhitungan ukuran pemusatan .nilai rata-rata/ dan ukuran penyimpangan .varians/,
sehingga tetap mengacu pada acuan norma <leh karena itu, jika dikaitkan dengan pengukuran
yang mengacu pada acuan kriteria, hasil perhitungan reliabilitas baik untuk suatu intrumen
secara utuh maupun untuk setiap itemnya tidak dapat dipakai !engan demikian, kualitas
instrument untuk intrumen yang mengacu pada acuan criteria lebih kepada bagaimana teknik
mengkonstruksinya baik untuk memenuhi persyaratan materi, konstruksi, maupun bahasa
:ntuk menganalisis angket misalnya angket dengan skala =ikert prosedurnya juga sama
8&
)isalnya angket skala =ikert yang terdiri dari 6 item pertanyaan .question/ setelah diberikan
pada responden memberikan hasil sebagai berikut
Sub0ek 41 4 4! 4" 4# 4$ 4% 4& 4' total
( # # # # # # # # # "#
) " " " " " " " " " !$
* # # # # # # # # # "#
D " " " " " " " " " !$
E ! ! ! ! ! ! ! ! ! %
+ 1&
, 1 1 1 1 1 1 1 1 1 '
- 1 1 1 1 1 1 1 1 1 '
I 1&
. 1&
K 1&
/ 1&
1 ! ! ! ! ! ! ! ! ! %
2 # # # # # # # # # "#
3 " " " " " " " " " !$
< 5 5 5 5 5 5 5 5 5 "5
B " " " " " " " " " 3!
/ 3 3 3 3 3 3 3 3 3 27
S 5 5 5 5 5 5 5 5 5 "5
# " " " " " " " " " 3!
(agaimana hasil analisisnyaK
%orrelations
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
(1 3.3 1.3831 2
(2
3.3 1.3831 2
(3
3.3 1.3831 2
("
3.3 1.3831 2
(5
3.3 1.3831 2
(!
3.3 1.3831 2
(7
3.3 1.3831 2
(8
3.3 1.3831 2
($
3.3 1.3831 2
2%mla:
2$.7 12."2281 2
%orrelations
(1 (2 (3 (" (5 (! (7 (8 ($ 2%mla:
(1 <earson
*orrelation
11.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
81
(2 <earson
*orrelation
1.+--, 11.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
(3 <earson
*orrelation
1.+--,1.+--, 11.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
(" <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--, 11.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
(5 <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 11.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
(! <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 11.+--,1.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
(7 <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 11.+--,1.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
(8 <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 11.+--, 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
($ <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1 1.+--,
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
total <earson
*orrelation
1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--,1.+--, 1
Sig. +29tailed,
. . . . . . . . . .
N
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
-- *orrelation is significant at t:e .1 level +29tailed,.
!ari hasil analisis korelasi skor item dengan skor total di atas, seluruh item memiliki reliabilitas
item yang sangat signifikan )engapa karena setiap responden konsisten dengan pilihannya
#ang menj"ab/memilih sangat setuju, untuk seluruh item dia nyatakan sangat setuju .skor &/,
demikian pula jika ia netral, maka seluruh item juga ia ja"ab dengan pilihan netral .skor 5/
Factor Analysis
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation 1nal&sis N
(1 3.3 1.3831 2
(2
3.3 1.3831 2
87
(3
3.3 1.3831 2
("
3.3 1.3831 2
(5
3.3 1.3831 2
(!
3.3 1.3831 2
(7
3.3 1.3831 2
(8
3.3 1.3831 2
($
3.3 1.3831 2
%orrelation atri1
(1 (2 (3 (" (5 (! (7 (8 ($
*orrelation (1
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
(2
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
(3
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
("
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
(5
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
(!
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
(7
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
(8
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
($
1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1. 1.
%ommunalities
'nitial .>traction
(1 1. 1.
(2
1. 1.
(3
1. 1.
("
1. 1.
(5
1. 1.
(!
1. 1.
(7
1. 1.
(8
1. 1.
($
1. 1.
.>traction Met:od: <rincipal *omponent 1nal&sis.
Total Variance E1plained
*omponent
'nitial .igenval%es .>traction S%ms of S(%ared 4oadings
#otal 3 of Variance *%m%lative 3 #otal 3 of Variance *%m%lative 3
1 $. 1. 1. $. 1. 1.
2
. . 1.
3
. . 1.
"
. . 1.
84
5
. . 1.
!
. . 1.
7
. . 1.
8
. . 1.
$
. . 1.
.>traction Met:od: <rincipal *omponent 1nal&sis.
!ari hasil analisis factor dapat diketahui bah"a seluruh keragaman ja"aban .1%%?/ dapat
diterangkan oleh item-item instrument yang ada .? of variance 1%%/
%omponent atri1+a,

*omponen
t
1
(1 1.
(2
1.
(3
1.
("
1.
(5
1.
(!
1.
(7
1.
(8
1.
($
1.
.>traction Met:od: <rincipal *omponent 1nal&sis.
a 1 components e>tracted.
)otated %omponent atri1+a,
a Anl& one component 5as e>tracted. #:e sol%tion cannot be rotated.
!ari besarnya ,: untuk tiap butir juga semuanya memiliki nilai 1%%%, sehingga seluruh item
memenuhi persyaratan reliabilitas )engapaK ,arena setiap responden konsisten dengan
pilihannya #ang menja"ab/memilih sangat setuju, untuk seluruh item dia nyatakan sangat
setuju .skor &/, demikian pula jika ia netral, maka seluruh item juga ia ja"ab dengan pilihan
netral .skor 5/