Anda di halaman 1dari 5

TABEL PERBANDINGAN PRODUK INSULIN FLEXPEN

Aspek
Perbandingan
NOVORAPID APIDRA NOVOMIX LANTUS LEVEMIR SANSULIN
Indikasi terapi Pengobatan
penyakit diabetes
mellitus tipe I
Treatment pada
pasien dewasa
dengan diabetes
mellitus tipe 1 dan 2
yang membutuhkan
insulin kerja cepat
untuk mengontrol
hiperglikemia.
Digunakan dalam
pengobatan
diabetes meliltus
tipe I dan II
Digunakan untuk
pengobatan pasien
dewasa, remaja,
dan anak - anak
diatas 6 tahun
yang merupakan
penderita diabetes
mellitus tipe I dan
II

Penanganan
diabetes mellitus
tipe I
Penanganan
diabetes mellitus,
diabetic
ketoacidosis, dan
kondiri
hiperosmolar
hiperglikemia,
diabetes gestasional.
Dosis dan
posologi
Antara 0,5-1,0
U/kg/hari.

Untuk dosis Apidra
pada pasien dewasa
dengan diabetes
mellitus tipe 1, total
dosis awal yang
diberikan dengan
injeksi subkutan
berkisar antara 0,2-1
unit / kgBB sehari
Kebutuhan
individual insulin
premixed pada
dewasa dan anak-
anak biasanya
antara 0,5-
1,0U/kg/hari.
Novomix 30 dapat
diberikan sebagai
monoterapi atau
dengan kombinasi
dengan
metformin, ketika
gula darah tidak
dapat dikontrol
dengan hanya
menggunakan
metformin. Dosis
direkomendasikan
dengam
dikombinasikan
dengan metformin
adalah
0,2Unit/kg/hari
Lantus dapat
diberikan
bersamaan dengan
obat-obatan
antidiabetik oral.
Dalam sebuah
studi klinis pada
pasien dengan
diabetes mellitus
tipe 2, dosis awal
insulin glargine
pada pasien
insulin yang
menerima agen
antidiabetik oral
adalah 10 unit
sekali sehari,
dengan
penyesuaian dosis
berikutnya
berdasarkan
konsentrasi
glukosa darah,
dan total dosis
harian berkisar
Dosis untuk anak-
anak terkena DM
tipe 1 : dosis
inisial pada
umumnya antara
0,2-1unit/kg.
Dosis untuk
dewasa : dosis
inisial pada
umumnya antara
0,2-1unit/kg (pada
DM tipe 1) pada
DM tipe 2 yang
tidak berhasil
ditangani dengan
antidiabetik oral,
dosis inisialnya
0,1-0,2unit/kg,
sekali sehari pada
malam hari atau
10 unit sekali atau
dua kali sehari.
Pada anak-anak
diberikan secara
subkuitan dengan
dosis 2-4 unit , 15-
30 menit sebelum
makan dan waktu
tidur. Dosis insulin
yang diberikan IV
Pada anak-anak dan
remaja < 20 tahun ,
ADA
merekomendasikan
dosis awal infus IV
insulin reguler
adalah 0,1 unit / kg
per jam. Pemberian
secara IM Jika
pemberian secara
IV tidak dapat
dilakukan , insulin
dapat diberikan
secara IM dalam
dosis awal 0,1 unit /
kg , kemudian
diikuti oleh 0,1 unit
antara 2 - 100
units.
/ kg per jam atau
sampai asidosis
teratasi (yaitu , pH
vena > 7.3 ,
konsentrasi serum
bikarbonat > 15
mEq / L ) .
Dosis pada pasien
dewasa pada
umumnya insulin
diberikan secara
subkutan dengan
dosis 5-10 unit , 15-
30 menit sebelum
makan dan sebelum
tidur. Diberikan
secara IV atau IM
Untuk pengobatan
ketoasidosis
diabetik ringan (
glukosa plasma >
250 mg / dL dengan
pH arteri antara
7,25-7,3 dan serum
bikarbonat 15-18
mEq / L ) , ADA
merekomendasikan
dosis awal sebesar
0,4-0,6 unit / kg
insulin
Mekanisme Obat Efek penurunan
glukosa darah dari
insulin terjadi ketika
molekul
memfasilitasi
uptake glukosa
dengan cara
mengikat reptor
insulin pada otot
Insulin glulisine
menurunkan kadar
glukosa darah
dengan merangsang
penyerapan glukosa
perifer , khususnya
oleh otot rangka dan
lemak, dan dengan
menghambat
Efek penurunan
glukosa darah dari
insulin terjadi
ketika molekul
memfasilitasi
uptake glukosa
dengan cara
mengikat reptor
insulin pada otot
Aktivitas utama
insulin glargin
adalah mengatur
metabolisme
glukosa. Insulin
dan analognya
menurunkan level
glukosa darah
dengan cara
Aksi jangka
panjang dari
levemir
dihantarkan oleh
molekul detemir
yang mengikat
kuat pada albumin
melalui asam
lemak. Insulin
Insulin
meningkatkan
uptake karbohidrat,
protein, dan lemak
di dalam jaringan.
Insulin juga
mempengaruhi
metabolisme
karbohidrat, protein,
otot dan sel lemak,
dan secara
berkesinambungan
menghambat output
glukosa dari hati.
Novorapid
menghasilkan onset
kerja yang lebih
cepat dari insulin
manusia.
produksi glukosa
hepatik . Insulin
menghambat
lypolysis di
adipocyte,
menghambat
proteolisis dan
meningkatkan
sintesis protein.
otot dan sel lemak,
dan secara
berkesinambungan
menghambat
output glukosa
dari hati.
menstimulasi
uptake glukosa
perifer, terutama
oleh otot-otot
skeletal dan lemak
serta dengan
menghambat
produksi glukosa
hepatik. Insulin
menghambat
lipolisis di
jaringan adiposa,
menghambat
proteolisis dan
meningkatkan
sintesis protein.
detemir
didistribusikan
lebih lambat pada
jaringan target
perifer bila
dibandingkan
dengan insulin
NPH. Kemudian,
dikombinasikan
dengan
mekanisme
protraksi
menyediakan
absorpsi
reprodusibel profil
aksi yang lebih
banyak
dibandingkan
dengan insulin
NPH. Efek
penurunan gula
darah dari
Levemir adalah
akibat dari
terfasilitasinya
uptake glukosa
karena terikat
dengan insulin
pada resptor di
otot dan sel lemak,
serta menghambat
output glukosa
dari hati secara
berkelanjutan
dan lemak dengan
cara menstimulasi
sintesis protein dan
asam lemak.
Dengan
menghambat
sisntersis asam
lemak dan
menghambat
pelepasan asam
lemak bebas pada
jaringan adiposa.
Insulin juga
meningkatkan
transport aktif
glukosa melalui
jaringan otot dan
membran sel
adiposa, serta
meningkatkan
konversi glukosa
intraselular menjadi
glikogen dan
menekan output dari
glukosa hepatik.






Metode
Pemberian
Subkutan Subkutan, IV, infus
subkutan
Subkutan Subkutan Subkutan Subkutan, IV, IM
Efek samping Hipoglikemia Hipoglikemia Hipoglikemia Hipoglikemia Hipoglikemia Hipoglikemia
Kontraindikasi Hipersensitivitas
terhadap insulin
Hipersensitivitas
terhadap insulin
Hipersensitivitas Hipersensitivitas Hipersensitivitas Hipersensitivitas
Interaksi Obat Digunakan dengan
obat-obat berikut ini
akan menurunkan
tingkat kebutuhan
insulin pasien : agen
hipoglikemik oral,
okreotid,
Monoamine oxidase
inhibitors (MAOIs),
agen penghambat
beta-adrenergik non
selektif, inhibitor
ACE, salisilat,
alkohol, anabolik
steroid, dan
sulfonamid.
Digunakan dengan
obat obatan
berikut ini akan
maningkatkan
tingkat kebutuhan
nsulin pasien :
kontrasepsi oral,
thiazid,
glukokortikoid,
hormon tiroid
simpatomimetik,
danazol.
Obat-obatan yang
dapat meningkatkan
aktivitas penurunan
glukosa darah dan
meningkatkan
kerentanan terhadap
hipoglikemia
meliputi obat oral
antidiabetes,
angiotensin-
converting enzyme (
ACE ) inhibitor,
Disopiramid , fibrat ,
fluoxetine, inhibitor
monoamine oxidase
( MAOIs ) ,
pentoxifylline,
propoxyphene ,
salisilat dan
antibiotik
sulfonamide . Obat-
obatan yang dapat
mengurangi aktivitas
penurunan glukosa
darah termasuk
kortikosteroid ,
danazol , diazoxide ,
diuretik , glukagon ,
isoniazid , turunan
fenotiazin ,
somatropin , agen
simpatomimetik (
misalnya , epinefrin
, adrenalin ,
salbutamol ,
terbutalin ) , hormon
tiroid , estrogen ,
progestin ( misalnya
, kontrasepsi oral ) ,
Digunakan dengan
thiazolidinediones
dapat
menyebabkan
gagal jantung
kongestif,
terutama pada
pasien dengan
faktir risiko. Maka
dari itu perlu
dipertimbangkan
lagi penggunaaan
NovoMix dengan
obat-obatan
insulin lainnya
dan
thiazolidinediones.
Bila kombinasi ini
digunakanpasien
harus diberi
perhatian lebih
untuk tanda-tanda
dan gejala CHD,
kenaikan berat
badan dan udema.
Thiazolidinedines
harus dihentikan
ketika terjadi
gejala- gejala
kerusakan jantung
Digunakan
dengan obat-obat
berikut ini dapat
meningkatkan
efek hipoglikemik
: Alkohol, ACE
inhibitor,
Disopiramid,
derivatif fibrate,
fluoxetine,
guanetidin,
inhibitor MAO,
agen antidiabetik
oral, propoxifen,
salisilat, derivatif
somatostatin, anti
infeksi sulfa.
Digunakan
dengan obat-
obatan berikut ini
akan menurunkan
efek hipoglikemik
:
Calsium channel
blocker,
kortikosteroid,
danazol, diuretik,
estrogen
progestin,
isoniazid, niasin,
fenothiazin,
somatropin, agen
simpatomimetik,
hormon tiroid.
Digunakan dengan
thiazolidinediones
dapat
menyebabkan
gagal jantung
kongestif,
terutama pada
pasien dengan
faktor risiko.
Maka dari itu
perlu
dipertimbangkan
lagi penggunaaan
Levemir dengan
obat-obatan
insulin lainnya
dan
thiazolidinediones.
Bila kombinasi ini
digunakanpasien
harus diberi
perhatian lebih
untuk tanda-tanda
dan gejala CHD,
kenaikan berat
badan dan udema.
Thiazolidinedines
harus dihentikan
ketika terjadi
gejala- gejala
kerusakan jantung.
Interaksi dengan
obat tertentu yang
dapat
mempotensisasi
efek hipoglikemik
alkohol, ACE
inhibitor,
Disopiramid,
derivatif fibrate,
fluoxetine,
guanethidine MAO
inhibitor, Agen
antidiabetik oral,
propoxyphene,
salisilat, Derivatif
somatostatin (
misalnya ,
octreotide ), Sulfa
antiefeksi
Interaksi dengan
obat-obatan ini akan
melawan efek
hipoglikemik
Penghambat kanal
kalsium,
kortikosteroid,
danazol, diuretik,
Estrogen dan
progestin ( misalnya
kontrasepsi oral ),
isoniazid, niacin,
fenotiazin,
somatropin, Agen
simpatomimetik (
misalnya , albuterol
, epinefrin ,
terbutaline ),
hormon tiroid.
Interaksi dengan
protease inhibitor
dan atipikal produk
obat antipsikotik
(misalnya ,
olanzapine dan
clozapine ) . Beta -
blocker , clonidine ,
garam lithium atau
alkohol dapat
mempotensiasi atau
melemahkan
aktivitas penurun
glukosa darah
insulin .
obat ini dapat
mengurangi atau
menghilangkan
agen penghambat
beta adrenergik,
clonidine,
guanethidine,
reserpin.
Waktu kerja Insulin analog kerja
sangat cepat yaitu 3-
5 jam
Insulin analog kerja
sangat cepat yaitu 3-
5 jam
Insulin campuran
yang terdiri dari
Insulin kerja cepat
dan menengah
dengan waktu
kerja 10-16 jam
Insulin kerja
panjang
Insulin kerja
panjang
Insulin kerja
menengah dengan
waktu kerja 12-18
jam