Anda di halaman 1dari 16

29/09/2013

1
FISIOLOGI SISTEM
MUSKULOSKELETAL
MUSKULO MUSKULO MUSKULO MUSKULO SKELETAL SKELETAL SKELETAL SKELETAL
1 www.ismailskep.wordpress.com
KONSEP DASAR
Sistem muskuloskeletal
merupakan suatu sistem
yang dibentuk oleh
Tulang
Sendi
Otot
Skelet terdiri atas
tulang, tulang rawan,
sendi dan ligament.
Merupakan sekitar
20% dari massa
tubuh
2 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
2
FUNGSI SISTEM SKELET
Memberikan topangan dan
bentuk pada tubuh.
Pergerakan.
Perlindungan.
Pembentukan sel darah
(hematopoesis).
Tempat penyimpanan mineral
3 www.ismailskep.wordpress.com
SISTEM MUSKULAR
Jaringan yang
menempel pada tulang
dengan fungsi utama
untuk kontraksi dan
menghasilkan gerakan
dari bagian tubuh
Jaringan otot yang
mencapai 40 50%
berat tubuh, pada
umumnya tersusun dari
sel-sel kontraktil yang
disebut serabut otot
Melalui kontraksi, sel-sel
otot menghasilkan
pergerakan dan
melakukan pekerjaan
4 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
3
FUNGSI SISTEM MUSKULAR
Pergerakan
Penopang tubuh &
mempertahankan
postur
Produksi panas
5 www.ismailskep.wordpress.com
JENIS OTOT
O
t
o
t
r
a
n
g
k
a
Otot lurik,
volunter
dan
melekat
pada
rangka
O
t
o
t
p
o
l
o
s
Otot tidak
berlurik
dan
involunter.
O
t
o
t
j
a
n
t
u
n
g
Otot lurik,
involunter
dan hanya
ditemukan
pada
jantung
6 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
4
KARAKTERISTIK OTOT
Kontraktilitas
Serabut otot
berkontraksi
dan
menegang,
yang dapat
atau mungkin
juga tidak
melibatkan
pemendekan
otot.
Eksitabilitas
Serabut otot
akan
merespons
dengan kuat
jika
distimulasi
oleh impuls
saraf
Ekstensibilitas
Serabut otot
memiliki
kemampuan
untuk
meregang
melebihi
panjang otot
saat rilaks
Elastisitas
Serabut otot
dapat
kembali ke
ukurannya
semula
setelah
berkontraksi
atau
meregang.
7 www.ismailskep.wordpress.com
MEKANISME KONTRAKSI RELAKSASI OTOT
8 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
5
Teori sliding
filamen
Teori
viskoelastik
Teori continous
filamen
TEORI KONTRAKSI - RELAKSASI
9 www.ismailskep.wordpress.com
TEORI SLIDING FILAMEN
K
o
n
t
r
a
k
s
i
Pada keadaan
kontraksi, filamen aktin
tertarik ke dalam di
antara filamen
miosin,sehingga satu
sama lain mengalami
overlap yg luas
R
e
l
a
k
s
a
s
i
Pada keadaan relaksasi,
ujung
2
filamen aktin yg
berasal dari 2 membran
Z yg berurutan satu
sama lain hampir tidak
mengalami overlap,
sedangkan pada saat
yg sama filamen miosin
mengadakan overlap
sempurna
10 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
6
TEORI VISKOELASTIK
Jumlah energi yang dilepaskan pada proses kontraksi
tergantung dari seberapa jauh otot tersebut di
regangkan
Otot adalah struktur elastik yang terdapat dalam
medium yang viskous.
11 www.ismailskep.wordpress.com
TEORI CONTINOUS FILAMEN
Selama proses kontraksi
molekul aktin dan miosin
berkominasi membentuk satu
filamen yang kontinyu
12 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
7
JENIS KONTRAKSI OTOT
K
o
n
t
r
a
k
s
i
I
s
o
t
o
n
i
k
(
D
i
n
a
m
i
k
)
Kontraksi
yang
terjadi
diikuti
perubahan
panjang
serabut
otot
K
o
n
t
r
a
k
s
i
I
s
o
m
e
t
r
i
k
Kontraksi
yang
terjadi
tanpa ada
perubahan
panjang
serabut
otot
walaupun
terjadi
kontraksi
K
o
n
t
r
a
k
s
i
A
u
k
s
o
t
o
n
i
k
Kombinasi
antar
kontraksi
isotonik&
isometrik
mis :
pada otot
biseps
K
o
n
t
r
k
a
s
i
I
s
o
k
i
n
e
t
i
k
Kontraksi
otot
maksimal
pada
kecepatan
yang tetap
pada
pergerakan
13 www.ismailskep.wordpress.com
OTOT RANGKA
Otot rangka mengandung
- Prot miosin (BM : 460.000 )
- Aktin (BM: 43.000 )
- Tropomiosin (BM: 70.000 )
- Troponin (BM: 18.000-35.000),terdiri
dari 3 sub unit :
1. Troponin I
2. Troponin T
3. Troponin C
14 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
8
OTOT RANGKA
Fungsi utama otot rangka adalah melakukan
kontraksi yang menjadi dasar terjadinya gerakan
tubuh
600 otot rangka yang tersebar mempunyai
aktivitas yang dikoordinasi oleh susunan saraf
sehingga terbentuk gerakan yang harmonis
dengan posisi tubuh yang tepat
15 www.ismailskep.wordpress.com
SIFAT OTOT RANGKA
Antagonis dan sinergis
Terdapat banyak inti sel
yang berlokasi di tep
Sel berbentuk
memanjang miofibril
Geraknya diatur oleh
kesadaran manusia
Kumpulan serabut
dibungkus oleh fasia
propria, sedangkan otot
dibungkus oleh selaput
fasia
16 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
9
KONTRAKSI OTOT RANGKA
Motor unit
Sumasi
kontraksi otot
Tetanisasi
Staircase
phenomen
17 www.ismailskep.wordpress.com
KONTRAKSI OTOT RANGKA
MOTOR UNIT
semua serabut otot yang
dipersarafi oleh satu
serabut saraf motorik
18 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
10
KONTRAKSI OTOT RANGKA
Sumasi Kontraksi
Otot
adalah
penjumlahan
kerutan otot untuk
memperkuat dan
menyelenggarakan
pergerakan otot
Terjadi melalui 2 cara
Dengan meningkatkan
jumlah motor unit yg
berkontraksi secara
serentak (sumasi motor
unit multiple )
Dengan meningkatkan
kec.kontraksi tiap motor
unit (gelombang sumasi )
19 www.ismailskep.wordpress.com
KONTRAKSI OTOT RANGKA
Tetanisasi
Bila otot di rangsang progresif, frek makin besar. Frek
akhirnya dicapai dimana kontraksi yang berurutan
bersatu dan tidak dapat di bedakan satu dgn lainnya
Frek terendah di sebut frek kritik
20 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
11
KONTRAKSI OTOT RANGKA
Staircase
Phenomen
Setelah istirahat lama otot
mulai berkontraksi
rangsangan diberikan
berulang-ulang dengan kec
di bawah kec yang dapat
menimbulkan tetani
Tegangan akan meningkat bertahap
pada setiap rangsang
Setelah beberapa kontraksi akan di
capai suatu tegangan yg seragam pada
setiap kontraksi
Terjadi karena ion Ca yang terikat
pada troponin C
21 www.ismailskep.wordpress.com
OTOT POLOS
Adalah otot tidak berlurik dan
involunter
Jenis otot ini dapat ditemukan pada
dinding organ berongga seperti
kandung kemih dan uterus, serta pada
dinding tuba, seperti pada sistem
respiratorik, pencernaan, reproduksi,
urinarius dan sistem sirkulasi darah.
22 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
12
OTOT POLOS
Adalah otot tidak berlurik dan
involunter
Jenis otot ini dapat ditemukan pada
dinding organ berongga seperti
kandung kemih dan uterus, serta pada
dinding tuba, seperti pada sistem
respiratorik, pencernaan, reproduksi,
urinarius dan sistem sirkulasi darah.
23 www.ismailskep.wordpress.com
SIFAT OTOT POLOS
Struktur kecil
Gambaran tidak
mempunyai stria
RS tidak
berkembang baik
Ada aktin, miosin,
tropomiosin, tak
ada troponin
Mitokondria
sedikit
24 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
13
JENIS OTOT POLOS
Otot polos unit
ganda (multi unit)
Terdiri atas serabut otot
polos yang berbeda-
beda dan setiap serabut
otot bekerja sendiri-
sendiri tanpa
tergantung dengan
serabut otot lainnya.
Otot polos unit
tunggal (single unit)
Terdiri dari ratusan
sampai jutaan serabut
yang berkontraksi
secara keseluruhan
sebagai suatu kesatuan
25 www.ismailskep.wordpress.com
PENGATURAN KONTRAKSI OTOT OLEH
SARAF
Proses exitasi menyebar melalu syncytium
Serabut saraf otonom adalah serabut saraf otonom yg menyebar di atas
serabut otot polos,tdk berhub langsung tetapi melaui diffuse junction yg
mensekresi neuro transmiter yg akan bekerja pada otot polos.
Tidak melalui neuromuscular junction
26 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
14
PENGATURAN KONTRAKSI OTOT OLEH
SARAF
Ada 2 jenis neurotransmiter yg dihasilkan
SSO untuk mempersarafi otot polos
Asetilkolin
Norepineprin
Bila acetilkolin bersifat exitasi pada
organ,maka norepineprin akan bersifat
inhibisi dan sebaliknya
27 www.ismailskep.wordpress.com
KONTRAKSI OTOT POLOS
Faktor lokal yang berperan dalam
mengatur kontraksi otot polos
1. Kekurangan O2relaksasi otot polos
2. Kelebihan CO2relaksasi
3. Meningkatnya konsentrasi ion Hrelaksasi
28 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
15
KONTRAKSI OTOT POLOS
Faktor Hormonal
Norepineprin & epineprin
Asetilkolin
Angiotensin
Vasopressin
Oksitosin
Serotonin & histamin
Hormon2 ini terikat dgn reseptor
dalam otot polos,menyebabkan
perubahan dalam sel secra
langsung yaitu meningkatkan
pelepasan kalsium shg terjadi
kontraksi
Atau juga dengan menghambat
atau mengaktifkan adenilat
siklase untuk pembentukan cAMP
atau cGMP yang selanjuntnya
akan mempengaruhi proses
fosforilase
29 www.ismailskep.wordpress.com
OTOT JANTUNG
Adalah otot lurik, involunter dan hanya
ditemukan pada jantung
Serabut terelongasi dan
membentuk cabang dengan
satu nucleus sentral. Kontraksi
otot jantung kuat dan berirama.
30 www.ismailskep.wordpress.com
29/09/2013
16
OTOT JANTUNG
Kontraksi otot yang tidak normal
terjadi dalam bentuk :
1.Spasmus, suatu kontraksi yang tidak sengaja, dalam
waktu yang singkat dan tiba-tiba
2. Kejang/kram, spasme yang menimbulkan rasa nyeri
kram, merupakan reaksi tetanus yang sempurna
3. Kontraksi tetanus, keseluruhan serabut berkontraksi
4. Kontraktur, otot berkontraksi tetapi tidak bisa kembali ke
bentuk semula
31 www.ismailskep.wordpress.com
OTOT JANTUNG
Ada 3 tipe otot
jantung yang utama
Otot atrium
Otot ventrikel
Serat otot khusus penghantar
rangsang dan pencetus rangsang
(kontraksi lemah sekali)
O
t
o
t
J
a
n
t
u
n
g
Merupakan
suatu sinsitium,
bila salah satu
sel otot ini
terangsang,
potensial aksi
akan menyebar
dari satu sel ke
sel lain
32 www.ismailskep.wordpress.com