Keuntungan Alignment
poros yang akurat
ALIGNMENT
Keuntungan Alignment poros yang
akurat :
Mereduksi gaya aksial dan radial yang bekerja
pada bearing.
Memperkecil momen lentur pada poros yang
berasal dari transmisi daya melalui kopling
Mengurangi keausan pada komponen kopling
Mereduksi kegagalan fungsi seal mekanik
Sumber: conventional dial alignment
ALIGNMENT
Keuntungan Alignment poros yang
akurat :
Mengurangi kelonggaran (clearance) internal
pada rotor
Mengurangi kemungkinan terjadi fatique pada
poros
Memperkecil tingkat getaran pada housing,
housing bantalan, dan rotor
Meningkatkan umur operasi suatu mesin rotasi
Sumber: conventional dial alignment
ALIGNMENT
Gejala yang terjadi pada sistem taksesumbu :
Kegagalan prematur pada bearing, seal, poros
dan kopling
Tingkat getaran aksial dan radial yang tinggi
Temperatur yang tinggi pada rumah bearing dan
pelumas
Kebocoran pelumas pada seal
Kelonggaran baut
Sumber: conventional dial alignment
ALIGNMENT
Keuntungan Alignment poros yang
akurat :
Mengurangi kelonggaran (clearance) internal
pada rotor
Mengurangi kemungkinan terjadi fatique pada
poros
Memperkecil tingkat getaran pada housing,
housing bantalan, dan rotor
Meningkatkan umur operasi suatu mesin rotasi
Sumber: conventional dial alignment
ALIGNMENT
Keuntungan Alignment poros yang
akurat :
Peningkatan kelonggaran pada baut kopling
Beberapa jenis kopling fleksibel akan
mengalami peningkatan temperatur
Keausan yang cepat pada kopling
Keretakan poros pada daerah sekitar bearign
dan/atau kopling
Sumber: conventional dial alignment
ALIGNMENT
Jenis-jenis misalignment :
Misalignment paralel (offset)
misalignment paralel terjadi kerena garis sumbu
kedua poros masih sejajar namun tidak segaris
Misalignment menyudut (angular)
misalignment ini terjadi jika sumbu poros pada
kopling tidak segaris dan berpotongan
membentuk sudut tertentu
Sumber: conventional dial alignment
Langkah utama prosedur Alignment
Persiapan : peralatan, operator
Informasi mesin yang diuji. Apakah memerlukan
peralatan khusus
UTAMAKAN KESELAMATAN KERJA!!
Pemeriksaan awal : keadaan runout, dudukan,
kopling, bearing, pondasi,baseplate
Tentukan bagian yang fix & adjustable
Pasang kopling dan periksa ruang gerak drive train
untuk alignment. Gunakan coupling guard
Jalankan dan periksa mesin tersebut
Cara mempersingkat waktu proses
alignment
Operator harus memahami dengan pasti apa
yang akan dilakukannya dan apa yang ingin
dicapai dalam proses tersebut
Operator melengkapi segala keperluan untuk
alignment
Memperhatikan peralatan bantu yang
diperlukan untuk menggeser mesin dalam
proses alignment
Cara mempersingkat waktu proses
alignment
Kunci utama keberhasilan dalam proses
alignment adalah kemudahan dalam
melakukan pergeseran mesin dalam melakukan
proses alignment tersebut
Ketelitian angka dalam menentukan harga
pergeseran yang dibutuhkan dalam proses
alignment tidak ada artinya jika pergeseran
itu sendiri tidak dapat dilakukan
Seberapa sering Alignment perlu
diperiksa ?
Pengujian alignment terhadap mesin baru
sebaiknya dilakukan 3-6 bulan setelah operasi
pertama
Gunakan data yang diperoleh pada pengujian
alignment awal untuk menentukan posisi
alignment poros yang terbaik
Secara umum, alignment poros pada semua
mesin harus diuji secara periodik
Persiapan mesin
Sebelum memulai alignment, perlu dilakukan
persiapan-persiapan sebagai berikut :
Pengecekan kondisi pondasi
Pengecekan mobilitas mesin
Pengecekan kelonggaran mesin
Pengecekan kelonggaran poros
Pengukuran dan kompesasi soft foot
1. Pengecekan pondasi
Pondasi yang padat diperlukan untuk
mendapatkan alignment poros yang benar dan
tahan lama
Koreksi akan sulit jika mesin masih bertumpu
secara langsung pada pondasi
Disarankan untuk memberi ganjal/shim setebal
kira-kira 2 mm dibawah kaki landasan mesin
2. Pengcekan mobilitas mesin
Terlebih dahulu harus disiapkan precut-shim,
baik yang lapis tunggal PERMABLOC atau
yang lapis jamak LAMIBLOC
Alignment dalam arah horizontal dapat
dilakukan dengan mudah menggunakan
perlengkapan penggeser (positioning aids)
hydraulic ataupun ulir
3. Pengecekan kelonggaran kopling
Kelonggaran kopling dalam arah torsi yang
besar dapat menyebabkan kesalahan pada hasil
aolignment
Jika memungkinkan, cara yang paling mudah
dan akurat adalah kedua poros harus tetap
menyatu selama proses positioning dengan
interval 90
4. Pengecekan kelonggaran poros
Kelonggaran radial berlebiahn dari poros
dalam bearing akan menyebabkan hasil
alignment yang kurang akurat
Poros juga harus diperiksa kondisi
penyimpangan kelurusannya (bend) sehingga
dapat memberikan hasil alignment yang lebih
baik
Pegecekan juga harus dilakukan pada kondisi
suaian antara kopling dan poros
5. Pengukuran dan kompensasi Softfoot
Seluruh kaki mesin penggerak maupun yang
digerakkan harus menempel tepat pada pondasi tanpa
memerlukan gaya pengencangan yang berlebih pada
baut pengencang (anchor bolts)
Pondasi tidak rata serta kaki-kaki mesin yang kotor
atau korosi dapat menyebabkan mesin hanya
bertopang oleh tiga kaki
Soft-foot dapat menyebabkan berpindahnya posisi
mesin setiap kali baut dikendorkan
Fungsi OPTALIGN soft-foot (laser alignment) sangat
membantu dalam pengecekan dan mengoreksi kondisi
ini.