Anda di halaman 1dari 2

VII.

ANALISA PERCOBAAN
Pada praktikum aliran melalui unggun diam dan unggun terfluidisasi menggunakan
udara sebagai fluida yang menggunakan balotini (pasir). Fluidisasi adalah suatu proses
pengontakan fluida dengan udara yang bertujuan agar partikel padat menjadi seperti fluida.
Syarat yang harus dimiliki oleh udara agar bisa digunakan dalam proses fluidisasi yaitu tidak
bereaksi dan biaya yang murah.
Dalam praktikum ini hal yang paling utama ialah untuk mengetahui beda tekanan
(pressure drop) di dalam unggun padat yang terfluidisasi. Adapun yang diamati dapat berupa
unggun diam dan terfluidisasi. Unggun diam ialah ketika pada laju alir yang rendah, zat padat
terlihat diam karena gas hanya mengalir melalui ruang antara partikel tanpa menyebabkan
perubahan atau pergerakan susunan partikel. Sedangkan, pada unggun terfluidisasi diartikan
sebagai laju alir yang cukup tinggi, zat padat akan bergerak atau meloncat lebih tinggi karena
tekanan udara yang diberikan lebih besar sehingga dapat mengangkat zat padat tersebut.
Perbedaan-perbedaan yang terjadi didalam unggun diam dan terfluidisasi yaitu terdapat pada
laju alir fluida, ukuran partikel, jenis partikel, densitas partikel, faktor interlok partikel,
diameter, serta tinggi kolom.
Pada praktikum ini juga dapat dilihat bahwa semakin besar laju alir udara yang
diberikan terhadap zat padat didalam bed maka pergerakan zat-zat padat tersebut semakin
tinggi. Pada saat proses pengamatan kenaikan tinggi zat yang terangkat ke atas akibat laju alir
udara yang diberikan terhadap butiran atau zat semakin meningkat, sehingga menyebabkan
penurunan tekanan menjadi lebih besar dan begitu pula sebaliknya.
Dari grafik yang didapat bisa dilihat bahwa grafik antara h vs L (unggun diam) tidak
memiliki perbedaan antara titik fluidisasi sebenarnya dengan titik fluidisasi yang diperkirakan
yaitu pada laju 2 L/min yaitu 5,98 x 108 mmH2O dan pada laju 4 L/min yaitu 14,45 x 108
mmH2O. Dari persamaan grafik yang didapat y = 2355x + 13297, sedangkan pada unggun
terfluidisasi ada perbedaan yang dapat dilihat dari grafik yaitu pada titik fluidisasi sebenarnya
dengan fluidisasi yang diperkirakan yaitu pada laju 6,8,10,12,14,16,18,20.

VIII. KESIMPULAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa :
-

Fluidisasi adalah peristiwa dimana unggun berisi butiran padat berkelakuan seperti
fluida karena diisi dengan aliran udara.
Semakin besar laju alir udara maka semakin besar penurunan tekanan.
Pada grafik unggun diam tidak terdapat perbedaan antara fluidisasi sebenarnya dan
fluidisasi perkiraan.
Persamaan yang didapat dari garfik h vs L (terfluidisasi) y = 2355x + 13297

DAFTAR PUSTAKA
Tim laboratorium.2014.Penuntun Praktikum Satuan Operasi I.Palembang.Politeknik Negeri
Sriwijaya