Anda di halaman 1dari 5

Hasil pengamatan

Kepala
Mata : mata majemuk
Mulut : tipe penghisap
Tipe antena : antennal club
Jumlah antena : sepasang
Thorax
Perlekatan sayap

:Dua pasang sayap terdapat pada mezothoraks dan metathoraks (bagian


kedua dan ketiga dari segmen dada)

Perlekatan kaki

: dari tiga segmen yang masing-masing segmen terdapat sepasang


tungkai untuk berjalan dan berpegangan

Abdomen
Segmentasi

: 7 segmen (sebenarnya ada 10 pada literatur)

Alat kelamin

: berada

Kaki

: femur dan tibia

Fungsi kaki

: untuk hinggap dan membantu dalam menghisap nektar

Sayap
Jumlah sayap : 2 pasang
Warna sayap : coklat dengan bercak putih
Keistimewaan : terdapat corak
No

Jenis pengamatan

Kupu-kupu

belalang

Jumlah kaki

3 pasang

3 pasang

2
3
4
5

Antena
Tipe mulut
J. sayap
Tipe kaki

1 pasang
penghisap
3 pasang

1 pasang
Menggigit
2 pasang
peloncat

0,7
8

6
P.antena
7
J.segmen antena
7
Tipe antena
Analisis data

Antenal club

Pengamatan kali ini adalah mengamati morfologi kupu-kupu (Lampides boeticus). dimana
ciri spesifik dari kupu-kupu adalah badan terbagi menjadi tiga bagian yaitu, caput (kepala),
thoraks (dada) dan abdomen (perut). Ada 3 (tiga) pasang tungkai (kaki) dan dua pasang sayap
terdapat pada ruas dada, alat kelamin dan anus terdapat di ujung ruas perut. Mulut merupakan
tipe penghisap. Mata merupakan mata majemuk, tipe antena adalah antennal club dan
terdapat 2 antena, sayap memiliki warna dan corak yaitu coklat bercak putih, abdomen 7
segmen.
Pembahasan
Kupu-kupu
Adapun ciiri spesifik dari kupu-kupu adalah badan terbagi menjadi tiga bagian yaitu, caput
(kepala), thoraks (dada) dan abdomen (perut). Ada 3 (tiga) pasang tungkai (kaki) dan dua
pasang sayap terdapat pada ruas dada, alat kelamin dan anus terdapat di ujung ruas perut.
Tubuh kupu-kupu dilapisi oleh chitin ( eksoskeleton atau rangka luar) dan tersusun dalam
cicin yang seragam atau segmen-segmen yang dipisahkan oleh membran fleksibel. Pada
setiap bagian kupu-kupu (kepala, dada dan perut) tertutup lapisan lembut, berbulu halus dan
berwarna menyolok/ menyala. Ketiga bagian tubuh kupu-kupu tersebut memiliki struktur
tersendiri dengan fungsi masing-masing bagian sebagai berikut :
Kepala (caput )
Kepala memiliki sepasang antena yang panjang dan di ujung ada benjolan yang
berfungsi sebagai peraba dan perasa. Sepasang mata memberikan pengelihatan yang luas dan
bagus untuk mendeteksi gerakan-gerakan, namun tidak mendetail. Setiap mata terbuat dari
ribuan modul mata yang kecil, dengan lensa yang kecil yang terhubung ke syaraf optik. Mata
kupu-kupu berbentuk seperti belahan bola yang membengkak pada bagian atas kepala dan
biasanya disebut mata majemuk. Bagian lain dari kepala adalah lidah bergulung (proboscis),
yang berfungsi sebagai pengisap cairan.
Antena (Antennea) antena adalah alat sensor yang terdapat di kepala serangga dewasa.
Antena ini digunakan untuk mencium dan keseimbangan. Kupu-kupu mempunyai 2 antena
dengan ujung yang sedikit membulat yang disebut sebagai antennal club.
Mata kompon (Compound Eye) mata kompon kupu-kupu terdiri dari banyak lensa
hexagonal seperti halnya pada mata kompon serangga lainnya. Kupu-kupu hanya dapat
melihat warna merah, hijau dan kuning saja.

Probosis (Proboscis) kupu-kupu dewasa menghisap nektar bunga dan


cairan lainnya dengan menggunakan probosis atau mulut penghisap
yang seperti sedotan spiral. Ketika tidak digunakan, probosis ini akan
digulung melingkar seperti selang air.
Palp labial (Labial palps) palp labial membantu kupu-kupu untuk
menentukan apakah sesuatu itu merupakan makanan atau bukan.
Dada ( thoraks )
Dada(toraks) merupakan bagian tengah tubuh kupu-kupu dan
berfungsi sebagai penggerak, dimana kaki dan sayap menempel.Toraks
merupakan kotak urat dengan tiga segmen. Tiga pasang kaki terdapat pada bagian bawah
toraks. Otot terbang ada pada akar kedua pasang sayap yang menempel pada segmen kedua
dan ketiga. Sayap tetap merupakan bagian paling penting sehubungan dengan identifikasi,
karena ukuran, bentuk dan warna.
Sayap depan (Forewing) - fore wing adalah sepasang sayap yang berada paling atas.
Sayap belakang (Hindwing) - hind wing adalah sepasang sayap yang berada paling bawah.
Kaki (Legs) kupu-kupu mempunyai sepasang kaki pendek yang berada di depan, dan 2
pasang kaki yang lebih panjang di belakangnya. Kaki, terutama sepasang yang ditengah,
dilengkapi dengan sensor penciuman yang membuat kupu-kupu dapat "merasakan"
kandungan kimia pada tempatnya hinggap.
Perut ( abdomen )
Abdomen merupakan bagian
yang lunak dibandingkan kepala dan
dada. Perut memiliki 10 (sepuluh)
segmen namun hanya 7 (tujuh) atau 8
(delapan) yang mudah terlihat.
Abdomen
mengandung
bagian
terbesar dari sistem pencernaan dan
sistem pengeluaran. Di ujung dari
abdomen, ditemukan genitalia (alat
seksual). Karakteristik internal dari
genitalia, angat berguna membantu
identifikasi kupu-kupu.
Sayap-sayap
kupu-kupu
mempunyai banyak urat (Inggris: vein) yang diberikan nama/kode. Nama/kode yang sama
diberikan kepada bagian sayap yang dibagian bawah urat tertentu. Di samping itu ada nama
untuk bagian-bagian yang lebih luas. Pada kedua gambar di atas ini diperlihatkan nama-nama
yang sekarang sering digunakan. Nama dan kode ini sangat membantu kita memberikan

keterangan mengenai gambar dan warna yang kita lihat pada sayap kupu-kupu tertentu
(Mastrigt, 2005).
Kesimpulan
Bagian tubuh Kupu-kupu dibagi menjadi 3 area penting yaitu caput (kepala), thoraks (dada)
dan abdomen (perut)
Tipe mulut merupakan mulut penghisap, tipe antena yaitu anntenal club dan jumlahnya 1
pasang.
Memiliki keistimwaan pada sayapnya yaitu terdapat corak khusus.
Jawaban pertanyaan
1. Jelaskan variasi bentuk kaki, sayap, tipe mulut,serta alat lain yang sehubungan dengan
cara hidupnya.
a) Antena (Antennea) antena adalah alat sensor yang terdapat di kepala
serangga dewasa. Antena ini digunakan untuk mencium dan keseimbangan.
Kupu-kupu mempunyai 2 antena dengan ujung yang sedikit membulat yang
disebut sebagai antennal club.
b) Mata kompon (Compound Eye) mata kompon kupu-kupu terdiri dari banyak
lensa hexagonal seperti halnya pada mata kompon serangga lainnya. Kupu-kupu
hanya dapat melihat warna merah, hijau dan kuning saja.
c) Sayap depan (Forewing) - fore wing adalah sepasang sayap yang berada
paling atas.
d) Sayap belakang (Hindwing) - hind wing adalah sepasang sayap yang berada
paling bawah.
e) Kaki (Legs) kupu-kupu mempunyai sepasang kaki pendek yang berada di
depan, dan 2 pasang kaki yang lebih panjang di belakangnya. Kaki, terutama
sepasang yang ditengah, dilengkapi dengan sensor penciuman yang membuat
kupu-kupu dapat "merasakan" kandungan kimia pada tempatnya hinggap.
2. Ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh kupu-kupu :
a. Sayap memiliki warna dan corak yaitu warna coklat dengan bercak putih
b. Probosis (Proboscis) atau mulut penghisap yang seperti sedotan spiral. kupukupu dewasa menghisap nektar bunga dan cairan lainnya dengan menggunakan
probosis
c. Palp labial (Labial palps) palp labial membantu kupu-kupu untuk menentukan
apakah sesuatu itu merupakan makanan atau bukan.

Daftar pustaka
Mastrigt, H. V. (2005), Buku Panduan Lapangan Kupu-kupu untuk Wilayah
Membramo sampai Pegunungan Cyclops, Conservation International, Jayapura.
Hoskins,Adrian.butterflyanotomy.http://www.butterflyworldproject.com/education/butterfly
facts/?id=0000000035. Diakses pada 2 september 2015
Anonim, (2010), Laporan Inventarisasi Kupu-kupu Di Hutan Banyuwindu, Limbangan
Kabupaten Kendal, http://sekorakyat.org/arsip/pustaka /Inventarisasi-Kupu-KupuSekolah-Rakyat.pdf (Diakses 2 september2015)