Anda di halaman 1dari 14

UJI KETENGIKAN LEMAK DENGAN

PEREAKSI TBA
OLEH:
KELOMPOK I (SATU)
Hanifa Nur Hikmah
A1C409001
Sitti Linda Cahyani F.
A1C409002
Sudarman Rahman
A1C409003
Hasriani
A1C409020
Abdul Rahman
A1C409023
Samsinar
A1C409034
Trisnawati
A1C409048
Rahmasari
A1C409078

Kepada
LEMAK
Sekelompok Besar
Molekul-Molekul
Alam
Karbon, Nitrogen,
Oksigen
Asam Lemak, Sterol, Vitamin-vitamin
yang larut dalam Lemak (Vit. A, D, E,
K) Monogliserida, digliserida, fosfolipid,
glikolipid, terpenoid (termasuk
didalamnya getah dan steroid) dan
lain-lain.

Lemak dan
minyak
Trigliserida atau
Triasgliserol
Triester dari
Gliserol

Hasil Pengamatan

Perlakuan
Minyak 10 gram + 50 mL aquades
dimasukkan dalam tabung destilasi sambil
dicuci 47,5 mL aquades + 2,5 mL HCl 4 M
Larutan minyak dipanaskan selama 10 menit
Destilat 50 mL dipipet sebanyak 5 mL ke
dalam tabung reaksi + 5 mL pereaksi TBA dan
dipanaskan selama 35 menit dalam air
mendidih.
Pembuatan blanko
5 mL aquades + 5 mL TBA kemudian
dipanaskan selama 35 menit dalam air
mendidih
Tabung reaksi didinginkan dengan air
mendidih 10 menit kemudian diukur
absorbansinyapada panjang gelombang 528
nm

Hasil Pengamatan
pH menjadi 1,5

diperoleh 50 mL destilat yang


berwarna bening

Absorbansinya yaitu
0,7671-0,5828 = 0,1843
(Warna merah)

Perhitungan
Nilai absorbansi (D) = Absorbansi sampel
Absorbansi blanko
= 0,7671 0,5828
= 0,1843 3
Bilangan TBA
=1
x 7,8 D
0

Untuk minyak filma


Bilangan TBA
= 2,34 x 0,1843
= 0,431262

DATA PERBANDINGAN NILAI TBA DARI


MASING-MASING KELOMPOK DENGAN
BERBAGAI MACAM SAMPEL MINYAK
GORENG
Kelompok

Jenis Minyak
Goreng

Absorbansi
Blangko

Absorbansi
Sampel

Nilai D

Bilangan
TBA

1
2

FILMA
BIMOLI

0,5828
0,5828

0,7671
0,7794

0,1843
0,1966

0,431262
0,460044

0,5828

0,6993

0,1165

0,27261

0,5828

0,6328

0,05

0,117

0,5828
0,5828

0,6161
0,6228

0,0333
0,04

0,077922
0,0936

3
4
5
6

KELAPA
(TRADISIO
NAL)
KUNCI
MAS
SANIA
PLAVINA

Rerata Kadar Air, Berat Jenis,


Indeks Bias, Angka TBA dan Angka
Peroksida pada Minyak Goreng
Bekas, Baru, dan Hasil
Standar
Reprocessing
(Sitti,
2009).
Spesifikasi
Baru
Bekas Reprocessing
Umum
Maks. 0,3

Kadar Air

0,055

1,44

0,08

Berat Jenis

0,898

0,929

0,906

1,4576

1,4603

1,4596

0,3588

0,195

Maks. 0,921
1,45651,4585
-

0,8

4,44

2,4

Maks. 2

Indeks Bias
Angka TBA
Angka Peroksida
(meq/kg)

Uji
Ketengikan
Lemak

Pereaksi
TBA

Didasarkan pada reaksi antara senyawa 2thiobarbituric acid dengan malonaldehid


membentuk warna MERAH

Hasil Oksidasi
dari Lipid

diukur pada
Spektrofotome
ter

Kerusakan minyak yang paling utama


adalah disebabkan karena peristiwa
oksidasi dan hidrolitik, baik enzimatik
maupun non enzimatik.
Molekul-molekul lemak yang
mengandung radikal asam lemak tidak
jenuh mengalami oksidasi dan tengik.
pembentukan senyawasenyawa hasil pemecahan
triperoksida aldehid dan
keton.

PADA UJI KETENGIKAN


Asam lemak
tidak jenuh
Mengalami
oksidasi
Ketengikan
minyak
mengalami
perubahan

Asam lemak
jenuh

Pereaksi
TBA

MINYAK FILMA
Setelah dilakukan pemanasan gelembung dan
busa yang terdapat pada campuran minyak
dan pereaksi TBA akan hilang dan mengalami
perubahan warna.

Catatan: Pemanasan pada tahap akhir percobaan.

UNTUK ABSORBANSI DARI


PERCAMPURAN SETELAH PEMANASAN
Angka
sensorinya 0-1
(Tidak Tengik)

Angka
sensorinya 1-2
(Sedikit Tengik)

terjadi reaksi
oksidasi akan
tetapi dalam
keadaan yang
lambat pada asam
lemak bebasnya.

Jika angka sensori


2 berarti minyak
tersebut sudah
tengik sekali.

HASIL PERCOBAAN

Minyak
Filma

Nilai absorbansi yaitu


0,1843, sedangkan
bilangan TBA nya
adalah 0,421362.

Tidak
tengik
Minyak dikatakan tengik apabila angka
TBA dari minyak tersebut adalah 2 mg
Malonaldehid/Kg. (Nawar, 1985)

SEKIAN
&
TERIMAH KASIH