Anda di halaman 1dari 8

RAHASIA

OBSERVASI FILM
02/MOW/2015
Nama

: Dedi Erwansa

NIM

: 1471042033

Kelas

: III E

Tanggal

: 08 September 2015

Waktu

: 14:00 wita.

Tempat: Laboratorium Komputer Fakultas Psikologi UNM

TUJUAN OBSERVASI
Praktikum observasi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa
melakukan observasi pada film yang dtentukan, serta mahasiswa mampu
menyimpulkan kelebihan dan kelemahan dari praktek observasi yang telah
dilakukan.

II PROSEDUR OBSERVASI
Praktek observasi kedua ini dilakukan dengan mengobservasi salah satu
tokoh dalm film yang dipertontonkan di dalam ruang kelas. Tokoh yang akan
diobservasi ditentukan oleh dosen pengampu sebelum film di mulai. Mahasiswa
akan di beri kesempatan untuk mengerjakan laporan selam dua minggu dan
Dedi Erwansa (1471042033)

RAHASIA

mengumpulkannya pada pertemuan berikut. Pada pertemuan berikutnya, beberapa


mahasiswa akan di minta untuk mempresentasikan laporan hasil observasi yang
telah dibuatnya, serta memeroleh tanggapan dari rekan-rekannya maupun dosen
pengampu mata kuliah.
III CATATAN OBSERVASI
Nama

: Sherlock Holmes

Jenis Kelamin

: laki-laki

Usia

:-

Pendidikan

:-

Suku bangsa

: inggris

Anak ke

: 2 dari 1 bersaudara

Status Pernikahan

: Belum Menikah

Sherlock Holmes mengenakan baju berwarna putih dan dilapisi dengan jas
berkerah berwarna hitam, rambutnya panjang dan bergelombang, Sherlock
mempunyai kulit putih. Sherlock sedang berada di ruang mayat dan memeriksa
mayat sambil mencambuk-cambuk mayat dengan berkali-kali agar mengetahui
apa yang menyebabkan luka memar secepat itu. Sherlock lalu mengambil catatan
kecilnya yang berwarna hitam sambil mengomentari lipstick rekan kerjanya dan
Sherlock kemudian menarik napas panjang dan sambil menutup buku catatanya
lalu meninggalkan ruangan. Sherlock berada di lantai dua tepatnya di

Dedi Erwansa (1471042033)

RAHASIA

Laboratorium, Sherlock memegang sebuah pipet tetes sambil membungkukkan


badannya dan di menatap dengan keras sambil tidak berkedip untuk meneteskan
cairan kedalam kaca preparat, kemudian Sherlock kedatangan tamu yang ternyata
temannya.

Dan Sherlock langsung menatap tamu yang dibawa temanya.

Kemudian Sherlock bertanya mengenai HP untuk menghubungi salah satu


temanya, dan yang memberikan HP adalah Watson. Sherlock pun menghampiri
Watson untuk mengambil ponselnya sambil bertanya kepada Watson dan
kemudian rekan rekan kerjanya membawakan kopi sambil meminumnya dan
membicarakan sesuatu yang ternyata pernah di alami oleh Watson, kemudian
Sherlock holmes mengambil jaket dan terus berbicara dengan Watson mengenai
latar belakang kehidupan dari Watson. Sherlock membuka pintu keluar sambil
menyebutkan nama dan alamatnya lalu mengedipkan mata kanannya lalu pergi
dari ruangan laboratorium.
Sherlock kemudian turun dari taksi dan langsung menyapa Watson yang
sudah duluan sampai di depan rumah Sherlock, dan sambil Sherlock menjelaskan
mengenai tempat tinggalnya. Tak lama kemudian ibu angkat dari Sherlock yang
bernama Hudson datang kedepan pintu dan memeluknya dan memperkenalkan
Watson kepadanya, dan kemudian mereka masuk ke rumah 221B. di dalam
ruangan Sherlock pun menjelaskan mengenai tempat tingganya tersebut dan
kedepan meja makan sambil ibu Hudson menawarkan mereka makanan. Tak lama
kemudian Sherlock merapihkan ruangannya sambil melepaskan syal dan jaketnya.
Sherlock membuka sebuah laptop kemudian bercakap-cakap dengan Watson dan
ibu Hudson langsung menanyakan menegenai kasus bunuh diri. lalu Sherlock

Dedi Erwansa (1471042033)

RAHASIA

memandang sebuah mobil polisi melalui jendela, Dan menyatakan telah


bertambah korban bubuh diri lagi. Lalu inpektur Lestrade datang dan bercakapcakap bersama Sherlock mengenai kasus bunuh diri, dan menanyakan tempatnya
dimana dan kemudian inpektur pergi dan Sherlock kemudian tersenyum melompat
dan menyatakan telah terjadi kasus bunuh diri keempat, lalu Sherlock bergegas
mengenakan jaket, syal dan sarung tangan. Sherlock mengajak Watson untuk ikut.
Sebelum keluar dari apartemen Sherlock memegang kedua pundak Hudson dan
mencium pipi kirinya. Di depan apartemen, Sherlock memanggil sebuah taksi
sambil mengangkat tangan kanannya. Sherlock memainkan ponsel di dalam taksi.
Mata Sherlock sejenak melirik ke arah Watson kemudian Sherlock menghela
napas panjang dan memulai percakapan dengan Watson. Sherlock menjelaskan
hasil observasi yang dia lakukan terhadap Watson di laboratorium sambil
memegang dan memutar-mutar ponsel Watson.
Sherlock pun tiba di TKP dan masih menjelaskan obsevasinya terhadap
Watson, tak lama kemudian Sherlock di sapa oleh Ny. Sally Donovan, sambil
melewati garis polisi sambil mempersilahkan Watson untuk ikut, Sherlock
memasuki TKP sambil memandang ke sekelilingnya kemudian memulai
percakapan dengan Anderson. Sherlock masuk ke sebuah gedung kemudian
melepaskan sarung tangannya dan memasang sarung tangan karet. Sherlock
masuk ke dalam ruangan TKP lalu mengulurkan tangannya ke arah mayat
perempuan berbaju merah muda. Dan Sherlock mengulurkan tanganya sambil
memeriksa mayat tersebut. Kemdian Sherlock menemukan beberapa hal yang
dianggap penting dan menjelaskan kepada orang-orang yang ada di dekatnya, dan

Dedi Erwansa (1471042033)

RAHASIA

meminta Watson untuk memeriksa, Sherlock kemudian menjelaskan kembali


mengenai mayat tersebut dan menyatakan bahwa ada koper yang di bawa korban
dan tdak ada yang mempercayainya, dan Sherlock pun pergi meninggalakan
ruangan untuk mencari koper tersebut. Karena tidak ada yang percaya bahwa ada
koper Sherlock pun marah dan meninggalkan ruangan sambil menjelaskan bahwa
mereka harus mencari apa yang dikatakan oleh Sherlock.
Sherlock pun terbarin dan mengepal-ngepalkan tanganyakarena habis
memakai Nicotine Patch, Sherlock menjelaskan ke Watson bahwa merokok sangat
sulit di London dan Nicotine Patch ini membantu kinerja otaknya, Sherlock
menyatukan kedua telapak tangan dan jari-jarinya sambil meletakkannya di bawah
dagu. Sherlock pun di tanyai oleh Watson untuk apa memanggilnya, dan Sherlock
berkata handphone, dan tak lama Sherlock pun mengembalikan handphone
tersebut ke Watson dan memintanya untuk mengirim sms nomor yang ada di atas
meja. Sherlock pun terbangun dan mengambil koper dan menjelaskan bahwa dia
bukan pembunuhnya, karena pasti orang sering mengasumsikan bahwa dia
pembunuhya, Sherlock terlihat tegan memikirkan pembunuh dari wanita berbaju
pink tersebut.
Sherlock menjelaskan mengenai penemuan koper tersebut dan menceritakan
apa yang kemungkinan terjadi di koper tersebut, dan satu yang hilang dari koper
tersebut yaitu handphone korban, kemungkinan telah diambil oleh pelaku.
Sherlock kemudian bercakap-cakap dengan Watson lalu mengenakan jas dan jaket
untuk bergegas keluar setelah ponsel Watson berbunyi.

Dedi Erwansa (1471042033)

RAHASIA

Sherlock berjalan di trotoar sambil bercakap-cakap kemudian Sherlock singgah di


sebuah restoran sambil menyapa pegawainya. Sherlock menghadap ke arah
jendela melihat ke arah jalanan. Sherlock memperhatikan sebuah taksi kemudian
mengejar taksi tersebut. Sherlock menutup matanya sejenak untuk memikirkan
jalan pintas yang bisa dia lalui untuk mengejar taksi. Sherlock menghalangi taksi
yang dia kejar dan langsung membuka pintu penumpang dengan napas terengahengah. Sherlock bercakap-cakap dengan penumpang taksi kemudian pergi
menjauh. Sherlock masuk ke apartemen sambil bersandar di tembok dan
bercakap-cakap dengan Watson. Sherlock kemudian naik ke ruangannya dan
membuka pintu dengan cepat. Sherlock berdiri tepat di hadapan opsir Lestrade
yang sedang duduk di kursi. Sherlock berbicara dengan suara lantang menyuruh
agar semua orang di ruangan untuk diam. Sherlock pun mengeluarkan pendapat
bahwa korban meninggalkan HPnya di Taksi agar mudah melacaknya, Sherlock
menyuruh Watson untuk melihat label yang ada di koper dan menyebutkan
emailnya, dan ternyata password dari email itu adalah Rachel, dan tak lama
kemudian Sherlock di panggil oleh Watson dan memberi tahu bahwa HPnya ada
di rumah tersebut dan Sherlock terdiam sejenak sambil memikirkan sesuatu, tak
lama kemudian Sherlock menerima pesan dan langsung meninggalkan apartemen
dan keluar ke depan taksi dan berbincang-bincang dengan supir taksi tersebut, dan
Sherlock pun ikut dengan taksi tersebut. Taksi terlihat memperhatikan supir taksi
dengan sangat serius, dan terkadang gelisah, taksi pun singgah di sebuah rumah,
di rumah tersebut Sherlock langsung di acungkan senjata api, untuk mengikuti
supir taksi masu kedalam rumah, Sherlock di persilahkan duduk duluan di

Dedi Erwansa (1471042033)

RAHASIA

hadapan supir taksi lalu bercakap-cakap. Sherlock di tawarkan dua botol pil,
Sherlock pun memperhatikan dua buah botol yang berisi pil yang ditawarkan
kepadanya.

Beberapa

saat

kemudian

Sherlock

menyipitkan

alisnya,

mencondongkan badannya ke depan sambil menatap si supir taksi. Setelah


bercakap-cakap Sherlock meminta kepada supir taksi untuk menarik pelatuk pistol
yang telah dihadapkan pada wajahnya. Setelah mengungkapkan bahwa pistol yang
dipegang adalah palsu, Sherlock kemudian bangkit dari kursi dan berjalan menuju
pintu keluar. Sebelum sempat keluar, Sherlock mendengar perkataan si supir taksi
lalu kembali menghampirinya dan mengambil salah satu botol yang berisi sebuah
pil. Sherlock membuka botol yang ia genggam kemudian mengeluarkan sebuah
pil lalu mendekatkan pil tersebut ke dalam mulutnya. Sherlock menaruh pil yang
ia pegang di atas meja setelah melihat si supir taksi mati tertembak oleh senjata
api. Sherlock melompati meja dan menatap kaca jendela yang bolong karena
peluru senjata api. Sherlock bergegas mengambil pil yang hendak diminum dan
melemparkannya kepada supir taksi. Dengan nada suara yang tinggi Sherlock
mengajukan sebuah pertanyaan kepada supir taksi sambil menginjak bahu si supir
taksi yang terkena tembakan.
Sherlock terlihat duduk di belakang ambulans, seorang petugas ambulans
menaruh selimut berwarna merah di pundak Sherlock. Sherlock memegang
selimut yang ada di pundaknya sambil bercakap-cakap dengan opsir Lestrade.
Saat menjelaskan dugaan Sherlock mengenai penembak yang membunuh supir
taksi, Sherlock menjelaskan ciri-ciri dari penembak tersebut dengan nalarnya,
Sherlock

langsung

melihat

Watson

Dedi Erwansa (1471042033)

yang

kemudian

terdiam.

Sherlock

RAHASIA

menghampiri Watson lalu pergi dari TKP. Sherlock melihat dan menyapa Mycroft
yang merupakan saudaranya. Setelah bercakap-cakap dengan Mycroft, Sherlock
dan Watson pergi meninggalkan Mycroft.

IV EVALUASI OBSERVASI
Kelebihan dari observasi ini yaitu waktu yang di berikan itu cukup lama dan
dapat di kerjakan dengan baik.
Kekurangan dari subjek susah untuk di tebak perilaku yang di perlihatkan.
V INSIGHT
Saat pertama kali ketemu dengan Dr. Jonh Wilson, Sherlock Holmes dapat
menebak dengan pas mengenai kehidupan sebelumnya Wilson. Dengan cara
terdiam dan menatap Wilson dengan teliti.
Ketika Sherlock Holmes saat berada di apartemenya, bersama dengan Dr.
John Wilson dan opsir Lestrade, Sherlock Holmes dapat menebak dengan benar
tentang siapa itu Rachel dan misteri-misteri yang ada di koper dan selalu
menyuruh orang yang ada disampingnya untuk terdiam.
Makassar, 2015
Observer,

Dedi Erwansa
NIM. 1471042033

Dedi Erwansa (1471042033)