ACTIVITY RESOURCE
USAGE MODEL
&
TACTICAL DECISION
MAKING
ACTIVITY SEBAGAI PEMICU BIAYA
Suatu tujuan organisasi yang akan
dicapai, terdiri (terdapat) dari
serangkaian aktivitas.
Aktivitas yang dijalankan
menunjukkan pemakaian sumber daya
Pelaksanaan aktivitas tertentu secara
optimal dapat dilakukan melalui
perencanaan. Berarti berkepetingan/
fokus terhadap estimasi
ESTIMASI BIAYA
Merupakan suatu proses meng-estimasi
hubungan antara biaya dan pemicu biaya
(penyebab biaya). (Hilton, etc:2005)
Contoh:
Si A mengendarai mobil sejauh 15.000 km
(pulang-pergi) setiap tahun.
Jika menggunakan kendaraan umum, A
dapat mengurangi jarak tempuh setiap
tahun sampai 10.000 km.
Berapa jumlah penghematan biaya
pemakaian mobil, jika Si A mengurangi
berkendaraan 5000 km setiap tahun
Dalam kenyataannya, beberapa biaya terjadi
berkaitan dengan jumlah km berkendaraan,
sementara yang lain tidak ada kaitannya.
Mungkin, biaya izin mengendarai tidak
berkaitan dengan aktivitas jarak km
berkendara, sedangkan biaya bahan bakar
berkaitan.
Demikian juga, biaya reparasi dan depresiasi
berkaitan dengan jarak km berkendara,
tetapi mungkin tidaK proporsional
BIAYA BUKAN HANYA KEJADIAN/
PERISTIWA
BIAYA disebabkan oleh aktivitas
Artinya, bahwa aktivitas itulah yang
memicu/ menimbulkan/
mengakibatkan BIAYA
Faktor Kunci
Mengidentifikasi aktivitas yang
menyebabkan biaya.
Mengidentifikasi berkaitan dengan
mengestimasi (memperkirakan)/ menilai
hubungan antara biaya dan penyebab/
pemicunya.
Keberhasilan dalam mengidentifikasi akan
menentukan pengelolaan biaya dan pada
akhirnya dapat mengurangi/ menurunkan
biaya
KETERKAITAN AKTIVITAS-BIAYA
Mengidentifikasi
Hubungan
antara
Aktivitas
dan Biaya
Mengelola
Aktivitas
Mengurangi
Biaya
ALASAN MELAKUKAN ESTIMASI BIAYA
Tiga alasan organisasi melakukan estimasi
biaya:
a. Mengelola Biaya
Mengendalikan biaya secara efisien dan
efektif, dalam rangka optimalisasi biaya
b. Membuat Keputusan
Menentukan pilihan dari berbagai alternatif
kegiatan/ tindakan yang terjadi
c. Merencanakan dan Menyusun Standar
Merancang kegiatan yang diharapkan
tercapai di masa datang.
MODEL ESTIMASI
MODEL SEDERHANA
Menekankan pada pola perilaku biaya yang
memisahkan komponen biaya tetap dan
variabel. Dan biaya meningkat secara linear
dengan pemicu/penyebab biaya.
TC = F + VX
TC=total biaya
F= biaya tetap (pada kondisi tertentu)
V= biaya variabel per pemicu biaya (tarif)
X= jumlah unit pemicu biaya
HUBUNGAN LINEAR
TC
VC
FC
TC=F+VX
ANALISIS REGRESI BERGANDA
(MULTIPLE REGRESSION ANALYSIS)
Y = a + b1X1 + b2X2 +b3X3
CONTOH:
ANALISIS REGRESI UNTUK ESTIMASI BIAYA
Bulan
1.
2
3
4
Pengeluaran Supplies
$250
310
325
?
Level Produksi
50 unit
100
150
125
Biaya Supplies
.
.
Unit Output
Biaya Supplies
.
.
Unit Output
Biaya Supplies
CONTOH:
ANALISIS REGRESI DENGAN OUTLIER
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Unit Output
Outlier
Biaya Supplies
Regresi dengan R Kuadrat Tinggi
.
.
.
.
.
.
. .. .
Unit Output
Biaya Supplies
.
. . .
.
. . .
.
. .
.. . .
.
.
Unit Output
UKURAN UNTUK MENENTUKAN REGRESI YANG BAIK
1. R KUADRAT
2. NILAI F
3. NILAI t
4. STANDAR ERROR ESTIMASI