Anda di halaman 1dari 13

ORGANISASI

AGRIBISNIS
M.K. Manajemen Agribisnis
2015

BENTUK-BENTUK DASAR
ORGANISASI
Perusahaan

Perorangan (single
proprietorship)
Persekutuan
Perseroan (badan hukum)
Koperasi

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


PEMILIHAN BENTUK ORGANISASI
Berapa

jumlah biaya pengorganisasian dan


seberapa mudah bentuk agribisnis ini
diorganisasi?
Berapa jumlah modal yang dibutuhkan?
Berapa modal yang telah tersedia?
Seberapa jauh kemudahan untuk memperoleh
tambahan modal dalam agribisnis tersebut?
Kewajiban dan hak pilih (opsi) apa yang tersedia
dalam perpajakan?

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


PEMILIHAN BENTUK ORGANISASI
Bagaimana pemilik/para pemilik akan dilibatkan secara
perorangan dalam manajemen dan pengendalian
agribisnis?
Apa saja faktor stabilitas, kesinambungan dan pengalihan
pemilikan yang penting untuk agribisnis?
Sampai sejauh mana kerahasiaan masalah agribisnis ingin
dipertahankan?
Berapa besar resiko dan kewajiban yang harus dipikul
pemilik/para pemilik?
Apakah jenis/tipe bisnisnya, dimana akan dilangsungkan
dan apa yang menjadi sasaran dan falsafah pemilik/para
pemilik untuk agribisnis tersebut?

PERUSAHAAN PERORANGAN
Organisasi

yang dimiliki dan dikendalikan oleh satu

orang
Keunggulan: persayaratan formal sangat terbatas;
pemilik perorangan memegang kendali penuh atas
bisnisnya dan hanya tunduk pada peraturan
pemerintah yang berlaku; biaya pengorganisasian
dan pembubaran rendah; bebas dan luwes dalam
pelaksanaan karena lebih banyak berpegang pada
hak milik pribadi

PERUSAHAAN PERORANGAN
Kelemahan:

keterbatasan jumlah modal; kewajiban


pribadi sebagai pemilik untuk semua hutang dan
kewajiban bisnis meluas bahkan kepada warisan
pribadi pemilik; kesulitan memperoleh karyawan
yang baik dan berkesinambungan; kurang stabil
Sifatnya yang terlalu tergantung pada seseorang;
ketentuan perpajakan dapat menjadi keunggulan
dan juga kelemahan

PERSEKUTUAN
Asosiasi/perhimpunan dari dua orang/lebih sebagai
pemilik bisnis
Jenis persekutuan: 1)Persekutuan Umum;
2)Persekutuan Terbatas
Persekutuan Umum (general partnership). Masingmasing sekutu, tanpa memperhitungkan persentase
modal yang ditanamkan, mempunyai hak dan
kewajiban yang sama
Persekutuan Terbatas. Ikut serta menanamkan modal
dan tidak bekerja pada persekutuan, tidak
mengharuskan kewajiban hukum penuh seperti sekutu
umum (terbatas sebesar jumlah yang diinvestasikan)

PERSEKUTUAN
Keunggulan: pembentukan relatif mudah
sebagaimana perusahaan perorangan; relatif lebih
mudah menghimpun modal dan SDM dibanding
perusahaan perorangan; pembagian tanggung jawab;
Kelemahan: kewajiban yang tidak terbatas dari sekutu
umum; terbatasnya anggota persekutuan; kurang
stabil
Untung/rugi pajak
Prinsip: siapkan secara hati-hati konsep perjanjian
persekutuan secara tertulis

PERSEROAN (BADAN HUKUM)


Merupakan wujud buatan, dilengkapi secara hukum
dengan kekuasaan, hak, kewajiban dan tugas seperti
manusia biasa
Pemilik (pemegang saham) dan para manajer tidak
memiliki sesuatu secara langsung. Semua aktiva
(asset) perseroan dimiliki oleh badan hukum itu
sendiri
Dokumen-dokumen resmi: anggaran dasar; anggaran
rumah tangga
Jenis-jenis saham: saham biasa; saham
preferen/istimewa

PERSEROAN (BADAN HUKUM)


Pembiayaan:

penjualan saham; pembiayaan melalui


obligasi (surat hutang berjaminan); wesel bayar;
surat hutang tidak berjaminan; berbagai cara untuk
meminjam aktiva (harta)
Cara kerja: para pemegang saham memilih para
direktur; dewan direktur mengawasi semua kegiatan
perseroan (a.l. memilih para pejabat/officers,
mengangkat manajemen puncak dan menilai
kemajuan bisnis)

PERSEROAN (BADAN HUKUM)

Keunggulan: para pemegang saham tidak secara


pribadi menanggung hutang-hutang organisasi; pada
umumnya tidak bertanggung jawab atas sesuatu
kewajiban yang terjadi melalui kegiatan bisnis
perseroan; aktiva (harta) perseroan semuanya
menjadi taruhan dalam penyelesaian sebagian besar
gugatan; struktur perseroan memungkinkan
pendelegasian wewenang, tanggung jawab dan
tanggung gugat (accountability); lebih menjamin
ketersediaan karyawan terampil dan bermotivasi
tinggi; pemindahan pemilikan jauh lebih mudah; stabil

PERSEROAN (BADAN HUKUM)


Kelemahan:

perpajakan dan peraturan; kerahasiaan


yang lebih sulit karena tuntutan
keterbukaan/laporan; para pemilik (pemegang
saham) hanya memiliki sedikit kendali (kalaupun
ada) terhadap manajemen dan kebijakan perseroan;
biaya pajak, pencatatan dan operasi tinggi
Perseroan tertutup dirancang untuk mengatasi
beberapa kelemahan perseroan biasa.
Memungkinkan para pemilik memilih pengenaan
pajak sebagai perorangan dengan syarat tertentu

PERSEROAN (BADAN HUKUM)


Hampir

semua perseroan dibentuk untuk


menghasilkan laba; akan tetapi ada juga yang tidak
mencari laba
Organisasi nirlaba menggeluti banyak bidang
termasuk keagamaan, pemerintahan, usaha tani,
perburuhan dan organisasi-organisasi amal
Contoh-contoh organisasi nirlaba meliputi beberapa
koperasi, beberapa kelompok dagang dan penelitian
di bidang pertanian, beberapa organisasi usaha tani.