Anda di halaman 1dari 13

Pengantar Akuntansi

II
PERSEKUTUAN (Partnership)

Definisi Persekutuan
Pasal 1618 Kitab UU Hukum Perdata
Suatu perjanjian dengan mana dua orang
atau lebih mengikatkan diri untuk
memasukkan sesuatu ke dalam persekutuan
dengan maksud untuk membagi keuntungan
atau manfaat yang diperoleh karenanya

Jenis Persekutuan di
Indonesia
FIRMA, persekutuan yang didirikan untuk
menjalankan perusahaan dengan nama
bersama. Nama ini yang membedakan firma
dengan persekutuan lain
Commanditaire Vennotschaap/CV,
persekutuan yang mempunyai satu atau
lebih sekutu komanditer, yaitu sekutu yang
hanya memberikan uang, barang atau
tenaga sebagai setoran modal namun tidak
turut campur dalam kepengurusan
manajemen

KARAKTERISTIK
PERSEKUTUAN
Limited Life, perubahan dalam asosiasi akan
membubarkan firma
Unlimited Liabilities, tanggung jawab renteng
yaitu tanggung jawab pribadi secara keseluruhan
Co-ownership of partnership property,
kepemilikan bersama
Mutual Agency, masing-masing sekutu menajdi
wakil dari firma untuk tujuan usaha bersama
Hak untuk berpartisipasi dalam laba dan turut
menanggung rugi sesuai kesepakatan di antara
sekutu

PENDIRIAN PERSEKUTUAN
Semua firma di Indonesia didirikan dengan akte
pendirian (Article of partnership) yang berisi :
Nama dan alamat masing-masing sekutu
Tujuan persekutuan (Bidang usaha)
Hak & Tanggung Jawab dari masing-masing
sekutu
Setoran modal tiap sekutu dan perubahannya
Pembagian Laba Rugi antara sekutu
Ketentuan masuk atau keluarnya sekutu
Pembagian aktiva jika terjadi likuidasi

AKUNTANSI UNTUK
PERSEKUTUAN
1.
2.
3.
4.

Pembentukan Persekutuan
Pembagian Laba dan Rugi
Pembubaran Persekutuan
Likuidasi

1. Pendirian Persekutuan
Penyetoran modal oleh sekutu bisa
berbentuk kas atau non kas.
Pencatatan jurnal harus dipisah. Nilai
non kas adalah nilai yang disepakati
(harga pasar) atau ditentukan oleh
badan tertentu.

1. Pendirian Persekutuan
Contoh :
Tgl 1 Jan, Dodo dan Rena sepakat membuat firma dan
masing2 menyetorkan modal ke firma. Dodo menyetorkan
kas Rp 10 juta, Mesin Rp 5 juta & Komputer Rp 5 juta. Rena
menyetorkan kas Rp 5 juta & Mobil Rp 10 juta
Jurnal Pembentukan :
Kas 10.000.000
Mesin
5,000,000
Komputer 5,000,000
Dodo, Capital 20,000,000
Kas
5.000.000
Mobil
10,000,000
Rena, Capital 15,000,000

2. Pembagian Laba atau Rugi


Pembagian laba/Rugi diatur dalam akta
pendirian berdasarkan kesepakatan
bersama. Apabila akta pendirian tidak
mencantumkan aturan tsb maka masing2
sekutu menerima bagian laba/rugi yang
sama besar
Dalam psl2 1633 KUHPerdata, jika dalam
akta pendirian tidak mencantumkan aturan
tsb pembagian laba/rugi dibagi berdasarkan
perbandingan modal.

2. Pembagian Laba atau Rugi


Beberapa faktor yang dipertimbangkan
dalam menentukan cara pembagian laba
atau rugi :
a. Jasa atau jumlah waktu yang dicurahkan
b. Jumlah investasi yang ditanamkan
c. Kemampuan yang dimiliki
Contoh ..........

3. Pembubaran Persekutuan
Setiap perubahan dalam kepemilikan akan
membubarkan persekutuan. Sebab pembubaran :
a. Penerimaan sekutu baru :
membeli bagian kepemilikan
- memasukkan aktiva
b. Pengunduran diri dari salah seorang sekutu
c. Meninggalnya seorang sekutu
Contoh ...........................

4. Likuidasi Persekutuan
Proses likuidasi adalah menjual aktiva,
membayar para kreditor dan membagi sisa
kas atau aktiva lainnya kepada para sekutu
Istilah realisasi (realization) dalam likuidasi
berarti melakukan penjualan aktiva.

Contoh : ..........................

4. Likuidasi Persekutuan

Kegiatan likuidasi menyangkut beberapa hal,


antara lain :
Menjual harta non cash
Membagi keuntungan/kerugian atas penjualan
tersebut sesuai dengan perjanjian
Melunasi seluruh kewajiban
Membagi kas kepada para sekutu berdasarkan
perjanjian yang telah disepakati :