Anda di halaman 1dari 14

KATA PENGANTAR

Assalamu alaikum Wr. Wb


Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayahNya
sehingga kami (penulis) dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik, salam dan salawat
kita kirimkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan rahmatnya sehingga
kami dapat mengerjakan Makalah ini dengan baik.
Penyusunan makalah ini penulis sajikan sebagai tugas akhir praktikum fisika dasar.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
menyelesaikan makalah ini.

Jambi, Desember 2015


Penulis

DAFTAR ISI

BAB 1
PENDAHULUAN
Kemajuan teknologi saat ini semakin meningkat berikut dalam penggunaan
gelombang elekromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. Seperti apakah gelombang
elektromagnetik, apa contoh gelombang elektromagnetik itu?
Gelombang elektromagnetik sebenarnya selalu ada disekitar kita, salah satu
contohnya adalah sinar matahari, gelombang ini tidak memerlukan medium perantara dalam
perambatannya. Contoh lain adalah gelombang radio. Tetapi spektrum gelombang
elektromagnetik masih terdiri dari berbagai jenis gelombang lainnya, yang dibedakan
berdasarkan frekuensi atau panjang gelombangnya. Untuk itu disini kita akan mempelajari
tentang rentang spektrum gelombang elektromagnetik, karakteristik khusus masing-masing
gelombang elektromagnetik di dalam spectrum dan contoh dan penerapan masing-masing
gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.
1.1 Latar Belakang
Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak
ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter
yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude,
kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak
antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu
satuan waktu. Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena
kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang
dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah
frekuensinya, dan semakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam semesta pada
level yang berbedabeda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber energi, semakin
rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi frekuensinya.
Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan energi
elektromagnetik.

Gelombang elektromagnetik
Yang termasuk gelombang elektromagnetik
Gelombang

Panjang
gelombang

gelombang

1 mm-10.000 km

radio
infra merah

0,001-1 mm

cahaya

400-720 nm

tampak
ultra violet

10-400nm

sinar X

0,01-10 nm

sinar gamma

0,0001-0,1 nm

Sinar kosmis tidak termasuk gelombang elektromagnetik; panjang gelombang lebih


kecil dari 0,0001 nm.
Sinar dengan panjang gelombang besar, yaitu gelombang radio dan infra merah,
mempunyai frekuensi dan tingkat energi yang lebih rendah. Sinar dengan panjang gelombang
kecil, ultra violet, sinar x atau sinar rontgen, dan sinar gamma, mempunyai frekuensi dan
tingkat energi yang lebih tinggi.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Gelombang Elektromagnetik
Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak ada
medium. Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal yang gangguannya
berupa medan listrik E dan medan magnet B saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus arah
rambat gelombang. Karena gangguan gelombang elektromagenik adalah medan listrik dan
medan magnetik maka gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam vakum. Semua
jenis gelombang elektromagnetik merambat dalam vakum dengan kecepatan sama yaitu c = 3
x 108 m/s yang disebut dengan tetapan umum.

Gambar.1 : Gelombang elektromagnetik: gelombang magnet (B) dan medan listrik ()


beserta arah perambatannya

Spektrum Gelombang Elektromagnetik


Susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang
dan frekuensinya disebut spektrum elektromagnetik. Gambar spektrum elektromagnetik di
bawah disusun berdasarkan panjang gelombang (diukur dalam satuan _m) mencakup kisaran
energi yang sangat rendah, dengan panjang gelombang tinggi dan frekuensi rendah, seperti
gelombang radio sampai ke energi yang sangat tinggi, dengan panjang gelombang rendah dan
frekuensi tinggi seperti radiasi X-ray dan Gamma Ray.
1. Gelombang Radio
Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika
panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi
gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar
frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat
melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika
yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena
pula. Kamu tidak dapat mendengar radio secara langsung, tetapi penerima radio akan
mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.

2. Gelombang mikro

Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling


tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan
muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro,
maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang
dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis.
Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and
Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan
gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Karena
cepat rambat gelombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s, maka dengan mengamati selang
waktu antara pemancaran dengan penerimaan.
3. Sinar Inframerah
Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau daerah
panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. jika kamu memeriksa spektrum yang
dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang dihubungkan pada miliampermeter,
maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung spektrum merah. Sinar yang tidak dilihat tetapi
dapat dideteksi di atas spektrum merah itu disebut radiasi inframerah.
Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar
karena benda dipanaskan. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah.
Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda.
4. Cahaya tampak
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat
didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi
oleh mata manusia. Panjang gelombang tampak nervariasi tergantung warnanya mulai dari
panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7 m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk
cahaya merah. Kegunaan cahaya salah satunya adalah penggunaan laser dalam serat optik
pada bidang telekomunikasi dan kedokteran.
5. Sinar Ultraviolet
Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz atau
dalam daerah panjang gelombang 10-8 m 10-7 m. gelombang ini dihasilkan oleh atom dan
molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar
ultraviolet dipermukaan bumi, lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang

berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak
membahayakan kehidupan makluk hidup dibumi.
6. Sinar X
Sinar X mempunyai frekuensi yang besar, dan panjang gelombangnya sangat pendek.
meskipun seperti itu tapi sinar X mempunyai daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal,
kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm.
7. Sinar Gamma
Sinar gamma mempunyai frekuensi antara yang paling besar dan panjang gelombang
terkecil. Sinar Gama memliki daya tembus paling besar, yang menyebabkan efek yang serius
jika diserap oleh jaringan tubuh.

Gambar.2: Spektrum Gelombang Elektromagnetik


Sifat-Sifat Gelombang Elektromagnetik
Gelombang elektromagnetik memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
1. Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang tanpa medium atau dalam
ruang hampa udara.
2. Gelombang Elektromagnetik merupakan gelombang transversal.
3. Gelombang Elektromagnetik tidak memiliki muatan listrik sehingga bergerak lurus
dalam medan magnet maupun medan listrik.

4. Gelombang elektromagnetik dapat mengalami pemantulan (refleksi), pembiasan


(refraksi), perpaduan (interferensi), pelenturan (difraksi), pengutuban (polarisasi).
5. Perubahan medan listrik dan medan magnet terjadi secara bersamaan, sehingga medan
listrik dan medan magnet sefase dan berbanding lurus.
Konsep Gelombang Elektromagnetik
Keberadaan gelombang elektromagnetik didasarkan pada hipotesis Maxwell James
Clark Maxwell dengan mengacu pada 3 fakta relasi antara listrik dan magnet yang sudah
ditemukan :
a. Percobaan Oersted yang berhasil membuktikan : arus listrik dalam konduktor
menghasilkan medan magnet disekitarnya (jarum kompas menyimpang bila di
dekatkan pada kawat yang dialiri arus listrik)
b. Percobaan Faraday yang berhasil membuktikan batang konduktor yang menghasilkan
GGL induksi pada kedua ujungnya bila memotong medan magnet
c. Percobaan Faraday yang menunjukkan perubahan fluks magnetik pada kumparan
menghasilkan arus induksi dalam kuparan tersebut
Didasarkan pada penemuan Faraday Perubahan Fluks magnetik dapat menimbulkan
medan listrik dan arus pergeseran yang sudah dihipotesakan Maxwell sebelumnya, maka
Maxwell mengajukan suatu hipotesa baru : Jika perubahan fluks magnet dapat
menimbulkan medan listrik maka perubahan Fluks listrik juga harus dapat menimbulkan
medan magnet

Hipotesa ini dikenal dengan sifat simetri medan listrik dengan medan

magnet.
Bila Hipotesa Maxwell benar, konsekuensinya perubahan medan listrik akan
mengakibatkan medan magnet yang juga berubah serta sebaliknya dan keadaan ini akan terus
berulang. Medan magnet atau medan listrik yang muncul akibat perubahan medan listrik atau
medan magnet sebelumnya akan bergerak (merambat) menjauhi tempat awal kejadian.
Perambatan medan listrik dan medan magnet inilah yang disebut sebagai gelombang
elektromagnetik. Kebenaran Hipotesa Maxwell tentang adanya gelombang elektromagnetik
pada akhirnya dibuktikan oleh Heinrich Hertz

Maxwell menyatakan bahwa gangguan pada gelombang elektromegnetik berupa


medan listrik dan medang magnetik yang selalu saling tegak lurus, dan keduanya tegak lurus
terhadap arah rambatan gelombang.

Gambar.3: Perambatan Gelombang Elektromagnetik


Rumus cepat rambat gelombang elektromagnetik Maxwell:
c=

1
0 0

c : cepat rambat gelombang elektromagnetik = 2,99792 x 108 m/s = 3 x 108 m/s


0 : permeabilitas vakum = 4
0

x 10-7 Wb A-1 m-1

: permitivitas vakum = 8,85418 x 10-12 C2N-1m-2


Pada pembicaraan kita mengenai gelombang elektromagnetik, kita batasi pada

gelombang elektromagnetik yang mempunyai medan listrik


magnetik

sejajar sumbu Z dan

tegak lurus

sejajar sumbu Y, induksi

B , sedangkan sumbu x adalah arah

rambat. Y+
A

D
dy

E
B

dx

Vektor medan listrik dar gelombang


elektromegnetik sejajar sumbu y
Sumbu x merupakan arah
rambatgelombang elektromagnetik

x+
Z+

Ambil kontur : ABCDA pada medan listrik, maka:


B

ABCDA

E.
dl=
E
dl+
E
dl+
E
dl+
E
dl
A

E y dy+ 0+ E' y dy+ 0


( E' y E y ) dy

E y dy=

Ey
dx dy , jika E y =E' y E y
x

B
. dA=B Z dx dy ; maka
B
dA= Z (dx dy)
t
t
ABCDA

Menurut hukum Henry Farady

E.
dl=
B.
dA

t
L

Ey
BZ
dx dy=
dx dy atau
x
t
E y B Z
=
( pers .1)
x
t

Y+

x+
B

P
Q

Z+

S
R

Vektor induksi magnetik dari gelombang elektromagnetik sejajar sumbu Z, sumbu X


mrupakan arah rambat

Lihat kontur PQRSP pada bidang X-Z (medan magnet) pada gambar di atas.
Q

PQRSP

B .
dl =
B
dl+
B
dl+
B
dl+
B
dl
P

'

B Z dz+ 0B Z dz +0
( BZ B' Z ) dz=( B' Z BZ ) dz

BZ
dz dy , jika d B Z =( B ' Z B Z )
x

B
.dA=E y dx dz

PQRSP

Menurut hukum Ampere- Maxwell:


d
B .
dl= 0 0
E .
dA+ 0 I ( dalam vakumi=0; =0 ) ;

dt
L

BZ
d
dx dz= 0 0 ( E y dx dz ) atau
x
dt
BZ
Ey
= 0 0
( pers.2)
x
t
Jika (pers.1) kita turunkan terhadap x:
2 E y 2 Bz
E y BZ
=
atau
=
x x
x t
xt
x2

( ) ( )

Dan (pers.2) kita turunkan tehadap t:


2 Bz
Ey
Bz
Ey
= 0 0
atau
= 0 0
t x
t t
x t
t

( )

( )

Kita peroleh:
Ey
1 Ey
=
( pers .3)
t 0 0 x
(Pers.3) menunjukkan bahwa medan listrik merambat sepanjang sumbu x dengan kecepatan:
c=

1
0 0

Jika (pers.1) kita turunkan terhadap t:


Ey Bz
E y Bz
=
atau
=
t x
t t
x t t

( ) ( )

Dan (pers.2)kita turunkan terhadap x:


Bz
Ey
=0 0
atau
x x
x t

( )

( )

Bz
Ey
= 0 0
, atau
2
xt
x
Bz
1 Bz
=
( pers .4)
t 0 0 x
(Pers.4) menunjukkan bahwa medan magnet merambat sepanjang sumbu x dengan kecepatan
c=

1
0 0

1
0 0

diberi notasi c (cepat rambat cahaya dalam vakum), karena secara eksperimen,

henry Hertz mandapatkan bahwa

1
8
=2,9279 x 10 m/ s
, sama denagn cepat rambat
0 0

cahaya dalam vakum. (Pers.3) dan (pers.4) mempunyai solusi umum :


E y =E sin k ( xct )=E sin(kx t)

(per. 5)

B z =B sin k ( xct ) =B sin (kxt )

(pers.6)

Gelombang dari medan listrik

E dan medan magnet

mempunyai fase sama, E dan B

adalah amplitudo dari masing-masing gelombang dan mempunyai hubungan sebagai berikut.
Apabila (pers.5) dan (pers.6) masing-masing kita turunkan terhadap x dan t:
Ey
=k E cos k ( xct)
x
Bz
=k c B cos k (xct )
t
Sedangkan menurut (pers.1) :
E y B z
=
x
t
k E cos k ( xct ) =( k c B cos k ( xct ) ) atau

|E|=c |B|
BAB 3
KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA

Slamet, Pramukti Nindita Sari. 2010. Modul Fisika. Surakarta: Hayati Tumbuh Subur.

Nurwani.2010.Geleleltomagnetikppt.
http://www.slideshare.net/nurwani/gelombang-elektromagnetik/download.
diaksespadatanggal9Desember2015

Fitriyana.dkk.2011.Makalah Gelombang Elektromagnetik.doc.


https://www.scribd.com/diakses pada tanggal 9 Desember 2015