Anda di halaman 1dari 6

INTERPRETASI MORFOLOGI DAN MORFOGENESA

BUKIT KENDALISODO, SEMARANG, JAWA TENGAH


Rofiatun Khasanah
21100115130069
rofiatunkhasanah20@gmail.com
Program Studi Teknik Geologi
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
ABSTRAK
Penelitian Bentuklahan Vulkanik yang diadakan di Bukit Kendalisodo, Semarang, Jawa tengah
menggunakan metode observasi lapangan di Bukit Kendalisodo, Semarang dengan mengambil data berupa
kenampakan morfologi dan litologi berciri khas di lapangan dan pengambilan data foto dalam bentuk sketsa,
kemudian hasil dari observasi lapangan ini dilakukan korelasi dengan data geologi regional daerah Gunung
Ungaran melalui metode studi literatur. Dari observasi lapangan di Bukit Kendalisodo didapatkan adanya
kenampakan morfologi berupa bukit atau gunung kecil yang berada di kaki gunung utama Ungaran yang
diinterpretasikan masih memiliki sumber magma yang sama dengan jenis litologi batuan beku fragmental dan
non fragmental. Berdasarkan hasil analisa kenampakan tersebut maka dapat di indikasikan bahwa Bukit
Kendalisodo ini merupakan bagian dari morfologi Gunung Ungaran yaitu berupa cinder cone.
Kata Kunci : Vulkanik, Kendalisodo, Morfologi, Cinder cone

PENDAHULUAN

Indonesia dengan ketinggian 2.050 meter.

Penelitian ini dilakukan dengan


maksud

menganalisis

Gunung

Ungaran

termasuk

gunung

geomorfologi

berapi berapi tipe strato. Gunung api ini

bentuklahan vulkanik secara langsung

terjadi akibat erupsi campuran antara

yang di lapangan berdasarkan indikasi-

eksplosif dan efusif yang bergantian

indikasi yang ada serta interpretasi

secara

morfologi

Bukit

menyebabkan lerengnya berlapis-lapis

tujuan

untuk

dan terdiri dari bermacam-macam batuan.

morfologi

Bukit

Pulau Jawa secara fisiografi dan

Kendalisodo dan proses terbentuknya

struktural, dibagi atas empat bagian

morfologi

ini

utama yaitu sebelah barat Cirebon (Jawa

dilakukan pada hari Minggu, 3 April

Barat), Jawa Tengah (antara Cirebon dan

2016

Semarang),

dan

Kendalisodo
mengetahui

pukul

morfogenesa

dengan
jenis
tersebut.

Penelitian

07.30-14.00

WIB

dan

terus

menerus.

Jawa

Timur

Hal

ini

(antara

berlokasi di lapangan Bukit Kendalisodo,

Semarang dan Surabaya) dan Cabang

semarang, Jawa Tengah secara langsung.

sebelah timur Pulau Jawa, meliputi Selat


Madura dan Pulau Madura. Jawa Tengah

berapi

GEOLOGI REGIONAL

merupakan bagian yang sempit di antara

Gunung Ungaran adalah gunung

bagian yang lain dari Pulau Jawa,

yang terletak di Pulau Jawa,

lebarnya pada arah utara-selatan sekitar


1

100 120 km. Daerah Jawa Tengah

Gunung

Ungaran

selama

tersebut terbentuk oleh dua pegunungan

perkembangannya mengalami runtuhan

yaitu Pegunungan Serayu Utara yang

tektonik

berbatasan dengan jalur Pegunungan

pergeseran gaya berat karena dasarnya

Bogor di sebelah barat dan Pegunungan

yang lemah. Gunung Ungaran tersebut

Kendeng

di

sebelah

Pegunungan

Serayu

yang

diakibatkan

timur

serta

memperlihatkan

Selatan

yang

pertumbuhan yang dipisahkan oleh dua

angkatan

merupakan terusan dari Depresi Bandung

kali

di

menghasilkan batuan andesit di Kala

Jawa

Barat.

Gunung

Ungaran

robohan.

dua

oleh

merupakan gunung api kuarter yang

Pliosen

Bawah,

menjadi

hasilnya

lebih

bagian

Pegunungan

paling

Serayu

timur

di

Pliosen

bersifat

pertama
Tengah

andesit

dan

Daerah

berakhir dengan robohan. Daur kedua

Gunung Ungaran ini di sebelah utara

mulai di Kala Pliosen Atas dan Holosen.

berbatasan dengan dataran aluvial Jawa

Kegiatan tersebut menghasilkan daur

bagian

ungaran kedua dan ketiga.

utara,

di

Utara.

dari

Ungaran

bagian

selatan

merupakan jalur gunung api Kuarter


(Sindoro,

Sumbing,

Struktur geologi daerah Ungaran

Telomoyo,

dikontrol oleh struktur runtuhan yang

Merbabu), sedangkan pada bagian timur

memanjang dari barat hingga tenggara

berbatasan dengan Pegunungan Kendeng.

dari Ungaran. Batuan volkanik penyusun

Bagian utara Pulau Jawa ini merupakan

pre-caldera dikontrol oleh sistem sesar

geosinklin yang memanjang dari barat ke

yang berarah barat laut-barat daya dan

timur (Bemmelen, 1970).

tenggara-barat daya, sedangkan batuan

Dalam

(1970)

volkanik penyusun post-caldera hanya

regional

terdapat sedikit struktur dimana struktur

Pegunungan Serayu Utara bagian timur

ini dikontrol oleh sistem sesar regional.

(Gunung Ungaran dan sekitarnya) dari

Depresi yang terdapat pada Gunungapi

yang tertua adalah Lutut Beds, Merawu

Ungaran merupakan sebuah volcano

Beds, Panjatan Beds, Banyak Beds,

tectonic depression. Depresi tersebut

Cipluk

terbentuk oleh dua tenaga utama bumi

diuraikan

bahwa

Beds,

Bemmelen
stratigrafi

Kapung

Limestone,

Kalibluk Beds, Damar Series, Notopuro

yaitu

tenaga

tektonik

dan

tenaga

Breccias, Alluvial dan endapan Ungaran

magmatik seperti yang terjadi pada

Muda. Selain itu juga dijumpai endapan

Kawah Toba, Kaldera maninjau, Kaldera

breksi andesit yang merupakan produk

Ranau, dan Kompleks Krakatau. Seluruh

dari Gunung Ungaran Muda.

Kaldera tersebut secara umum dikelilingi


2

oleh sejumlah massa besar deposit aliran

interpretasikan

bahwa

daerah

ini

abu riolit atau pumestone-tuff (van

merupakan suatu morfologi cinder cone.

Bemmelen, 1949; Westerveld, 1953;


Smith et al, 1968; Williams et al, 1956;

PEMBAHASAN

Zen,1974).

Bukit
adalah
METODOLOGI

Dalam

pembuatan

Kendalisodo,

bukit

yang

Ungaran
mempunyai

kenampakan topografi yang terjal dan


paper

ini

berlereng

curam

dengan

persentase

menggunakan metode observasi langsung

kemiringan yang cukup tinggi dan beda

ke lapangan dan di dukung dengan

ketinggian yang besar sehingga dapat di

metode studi literatur terhadap berbagai

simpulkan

sumber baik cetak maupun non cetak

vulkanik rapat yang memiliki ciri - ciri

yang berkaitan dengan morfologi dan

didapatinya keberadaan kontur kontur

morfogenesa Bukit Kendalisodo. Metode

yang berkenampakan rapat dengan jarak

ini dipilih karena hasil yang didapatkan

antar kontur yang cukup sempit dan kecil

lebih sesuai dengan situasi dan kondisi

pada peta topografi.

sekarang.

tergolong

dalam

satuan

Pada Bukit Kendalisodo yang


termasuk dalam daerah vulkanik kontur

DESKRIPSI SINGKAT

rapat

ini

menunjukkan

Bukit Kendalisodo yang terletak

morfologi berupa indikasi cinder cone.

di daerah Ungaran, Semarang, Jawa

Indikasi

Tengah ini merupakan suatu tempat yang

mempertimbangkan

berkenampakan

yang

yaitu karena merupakan bukit berbentuk

daripada

kerucut yang curam yang interpretasikan

daerah sekitarnya dan kedudukannya

terbentuk di atas ventilasi magma dari

sudah keluar dari kawasan Gunung

sumber magma yang masih sama dengan

Ungaran namun masih memiliki sumber

sumber

magma yang sama. Bukit ini memiliki

sekitarnya yaitu Gunung Ungaran. Cinder

ketinggian yang cukup terjal dengan

cone

berlitologi

memiliki ketinggian yang cukup besar

memiliki

maupun

seperti

ketinggian

batuan
non

bukit

lebih

beku

fragmental

fragmental.

cinder

kenampakan

magma
Bukit

cone

ini

beberapa

alasan

gunung

Kendalisodo

utama
ini

di

tidak

Bukit

yaitu hanya sekitar 700 m. Keberadaan

Kendalisodo ini masih mendapatkan

Bukit Kendalisodo ini di perkirakan

pengaruh dari Gunung Ungaran dan di

berada pada fasies proksimal hingga

medial suatu gunung api utama yaitu

banyak didapatkan seperti jenis-jenis air

Gunung Ungaran.

terjun yang menunjukkan pola aliran

Pada daerah vulkanik berkontur

berbentuk v, berarus deras karena beda

rapat Bukit Kendalisodo ini memiliki

ketinggian yang lumayan besar sehingga

litologi batuan yang di dominasi oleh

dapat disimpulkan jika stadia sungainya

jenis hard rock yaitu batuan beku. Hal ini

yaitu jenis stadia muda.

dikarenakan pada daerah ini didapatkan

Bukit Kendalisodo ini memiliki

adanya intrusi magma yang menerobos

tata

batuan-batuan

batuan-

pemukiman karena kondisi reliefnya

batuan beku fragmental hasil aktivitas

yang tidak terlalu curam seperti gunung

vulkanisme Gunung Ungaran. Intrusi

pada

magma tersebut kemudian membeku

perkebunan dan persawahan. Selain itu,

menjadi batuan beku non fragmental

potensi positifnya yaitu untuk objek

karena adanya penurunan suhu saat

wisata dan objek studi geologi serta

semakin

bumi.

potensi negatif daerah ini yaitu karena

Batuan beku non fragmental hasil intrusi

konturnya yang cukup terjal maka rawan

ini bisa tersingkap kepermukaan karena

terjadinya longsor dan terkena dampak

sifatnya yang resisten terhadap pelapukan

letusan gunung utama Ungaran.

dekat

sedimen

atau

kepermukaan

guna

lahan

umumnya

sebagai

serta

tempat

sebagai

areal

dan erosi sehingga aktifitas erosi tersebut


hanya

mempengaruhi

batuan

yang

KESIMPULAN

diterobos oleh intrusi tersebut sehingga

Berdasarkan

penelitian

dan

batuan yang sudah ada sebelumnya

analisis yang telah dilakukan maka dapat

( yang diterobos ) hilang.

disimpulkan jika Bukit Kendalisodo ini

Bukit Kendalisodo yang termasuk

merupakan

bagian

morfologi

dalam satuan vulkanik kontur rapat ini di

vulkanik

interpretasikan memiliki pola aliran yang

indikasi cinder cone dengan litologi

cabang-cabang

batuan

menyerupai

struktur

Gunung

dari

beku

Ungaran

fragmental

dan

berupa
non

pohon yaitu pola pengaliran dendritik

fragmental. Bukit ini di interpretasikan

yang arah-arah pengalirannya menyebar

terletak pada fasies proksimal hingga

melalui cabang-cabang sungai dan pola

medial.

pengaliran radial meskipun hanya berupa


bukit. Mengingat kondisi pola aliran yang

REFERENSI

berada pada kontur yang rapat maka

Tim Asisten Praktikum geomorfologi dan

kemungkinan sungai-sungai di daerah ini

Geologi Foto. 2015.Buku Panduan


4

Geomorfologi

dan

Foto.Semarang:Program

Geologi

http://ptbudie.wordpress.com/2009/01/25

Studi

/21/Geologi Gunung Ungaran.html (

Teknik Geologi Fakultas Teknik

diakses pada hari Kamis tanggal 7

Universitas Diponegoro.

April 2016 pada pukul 08.50 )

LAMPIRAN

Gambar 1. Lokasi Bukit Kendalisodo pada peta topografi Gunung Ungaran

Gambar 2. Litologi pada Bukit Kendalisodo berupa batuan beku non fragmental