Anda di halaman 1dari 16

PROPOSAL

KULIAH KERJA NYATA

JUDUL:

PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM PELATIHAN


KEWIRAUSAHAAN BIDANG PETERNAKAN

LOKASI
RW
Kelurahan
Kecamatan
Kabupaten/Kodya

:
: Jebres
: Jebres
: Surakarta

OLEH:
Drs. Is Hadri Utomo, M.Si
UNIT PENGELOLA KULIAH KERJA NYATA
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYRAKAT

UNIVERSITAS SEBELAS MARET


2014

HALAMAN PENGESAHAN
Judul Kegiatan KKN
1. Tema yang dipilih
2. Lokasi
RW
Kelurahan
Kecamatan
Kabupaten/Kodya
3. Dosen Pengusul
Nama
Jabatan/pangkat/gol
Alamat
Telephon/HP
Fax
e-mail
4. Lembaga Pengusul
5. Jumlah mahasiswa
6. Biaya yang diusulkan
7. Periode Pelaksanaan

: Pengentasan Kemiskinan Melalui Program Pelatihan


Kewirausahaan Bidang Peternakan
: Pengentasan Kemiskinan
:
:
: Jebres
: Jebres
: Surakarta
:
: Drs. Is Hadri Utomo, M.Si
: Ka. Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip
:
: 081329139836
:
: ishadri@yahoo.com
: UPKKN LPPM UNS
: 9 orang
: Rp 9.000.000,00
: 5 Januari 19 Februari 2015

Kepala UP-KKN UNS

Surakarta, 24 Desember 2015


Pengusul
Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Sc. Agr. Rahayu, SP., MP


NIP. 197505292003121001

Drs. Is Hadri Utomo, M.Si


NIP.195909071987021001
Mengetahui
Ketua LPPM UNS

Prof. Dr. Ir. Darsono, MSi


NIP 1966061119991031002
1. Judul

Pengentasan Kemiskinan Melalui Program Pelatihan Kewirausahaan Bidang


Peternakan.
2. Analisis Situasi
Keberadaan Kota Surakarta yang terletak di hamparan dataran rendah dengan
ketinggian kurang lebih 92 m diatas permukaan laut. Kelurahan Jebres merupakan salah
satu kelurahan diantara 51 kelurahan yang ada di Kota Surakarta, dengan batas
administrasi sebagai berikut:
a. Sebelah utara
: Kelurahan Mojosongo dan Karanganyar
b. Sebelah Timur
: Kabupaten Karangayar
c. Sebelah Selatan
: Kelurahan Purwodiningratan, Kelurahan Pucang Sawit,
Kelurahan Jagalan
d. Sebelah Barat
: Kelurahan Tegalharjo
Luas wilayah kelurahan jebres kurang lebih 317 ha, merupakan dataran rendah,
ketinggian kurang lebih 110 M diatas permukaan laut, sedangkan suhu rata rata 38C
yang terbagi dalam 36 RW dan 128 RT.
3. Perumusan Masalam
a. Apa manfaat dari solusi kewirausahaan bidang peternakan?
b. Bagaimana beternak ikan dengan metode biflocs?
c. Mengapa diberikan pelatihan tentang pembibitan?
d. Bagaimana perluasan kapasitas usaha dan penjualan?
4. Tujuan Program
a. Untuk mengetahui manfaat dari sosialisasi di bidang peternakan.
b. Untuk mengetahui cara beternak menggunakan metode bioflocs.
c. Untuk mengetahui cara pembibitan yang baik.
d. Untuk mengetahui cara pembesaran kapasitas dan perluasan penjualan.
5. Luaran yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dari KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan di
Kota Surakarta adalah:
1. Terselenggaranya program pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi potensi
lokal untuk ekonomi kreatif bagi masyarakat RW.
2. Terbantunya kelompok masyarakat program pengentasan kemiskinan yang terampil
sesuai dengan usaha-usahan mereka.
3. Berkembangnya program kewirausahaan yang terintegrasi dalam dimensi sosial dan
kemasyarakatan.
6. Kegunaan Program

a. Sebagai masukan pihak terkait, terutama Kelurahan Nusukan, untuk meningkatkan


program selanjutnya sesuai tujuan awal diselenggarakannya kegiatan KKN
Pengentasan Kemiskinan.
b. Dapat dijadikan masukan bagi pelaksana di lapangan sehingga kegiatan yang
dilaksanakan lebih meningkat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nyata di wilayah
setempat.
c. Pengentasan Kemiskinan merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh
perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan isi dan bobot pendidikan bagi mahasiswa
untuk mendapatkan nilai tambah pendidikan tinggi yang mana hal itu berguna
meningkatkan relevansi pendidikan tinggi

dengan kebutuhan masyarakat, yang

bertujuan memberi pendidikan pelengkap bagi mahasiswa sekaligus membantu


masyarakat di kawasan tersebut dengan meningkatkan kualitas ekonomi dengan
beberapa program yang kami susun.
7. Metodologi KKN
a. Kerangka Berpikir
Gambar di bawah ini menunjukkan kerangka berpikir dalam kegiatan
pelaksanaan

KKN

Pengentasan

Kemiskinan

dalam

masyarakat, Kelurahan

Nusukanyang berawal dari identifikasi potensi daerah yang berupa sumber daya alam
maupun sumber daya manusia. Berdasarkan identifikasi tersebut dapat diketahui
kebutuhan dan kesempatan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki sehingga
dapat terwujud desa mandiri melaluioptimalisasi potensi lokal yang mampu
memberdayakan sumber daya lokal dan sumber daya lainnya menuju masyarakat
yang semakin sejahtera. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut tentunya dapat
melibatkan dinas atau lembaga terkait yang dapat memberikan fasilitas yang
dibutuhkan baik itu tutor (yang berasal dari Dinas terkait) maupun tenaga ahli (dari
UPKKN-LPPM UNS) untuk mengakselerasi penguatan dan pengembangan desa
vokasi sebagai desa mandiri berbasis kearifan lokal melalui program pendampingan.
Dinas Terkait

DESA PENGENTASAN KEMISKINA


Identifikasi Potensi DaerahAnalisis Kebutuhan Masyarakat
Pendampingan
Sumber Daya Alam
Sumber Daya Manusia

Gambar 1.1 Kerangka Bepikir


UPKKN-LPPM UNS

b. Metode
1. Pemantauan
Untuk

menjamin

keberlangsungan

penyelenggaraan

kegiatan

KKN

Pengentasan Kemiskinan Desa melaluiOptimalisasi Potensi Lokal di Kota


Surakarta Tahun 2015 oleh Unit Pengelola Kuliah Kerja nyata (UPKKN) LPPM
UNS sebagai lembaga penerima bantuan maka dilakukan pemantauan oleh Kepala
dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama-sama dengan BAPPEDA Kota
Surakarta.

2. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi penyelenggaraan kegiatan KKN Pendampingan warga Kelurahan
Jebres melalui Optimalisasi Potensi Lokal di Kota Surakarta Tahun 2015 oleh
lembaga penerima dana bantuan dilakukan oleh pihak UNS secara bersama-sama
dengan metode:
1) Kunjungan lapangan untuk melihat kondisi fisik,
2) Mengisi instrumen untuk mendapatkan informasi yang diperlukan,
3) Wawancara dengan pengelola dan masyarakat sekitar untuk mencari
informasi yang lebih dalam,
4) Evaluasi hasil kegiatan melalui kepala desa, pamong desa, dan DPL.
3. Pelaporan
Untuk

mengetahui

perkembangan

penyelenggaraan

kegiatan

KKN

Pengentasan KemiskinanRW 24, Kelurahan Nusukan melaluiOptimalisasi Potensi


Lokaluntuk usaha Ekonomi Kreatif di Kota Surakarta Tahun 2015, tingkat
keberhasilan,

manfaatnya

terhadap

perkembangan

masyarakat,

termasuk

hambatan yang dihadapi, lembaga penerima dana bantuan (UPKKN LPPM) wajib
menyampaikan laporan. Laporan ini dimaksudkan sebagai bahan masukan dan
pertimbangan bagi pihak-pihak pengambil kebijakan untuk mengetahui sejauh
mana program pengembangan pendampingan desa melalui Optimalisasi Potensi
Lokal dapat terlaksana dengan baik termasuk hasil yang dicapai maupun
hambatan yang ditemukan. Dengan Adanya laporan ini pihak pengambil
keputusan dapat segera mengambil keputusan guna memperbaiki pelaksanaan
program/kegiatan di masa yang akan datang.

Laporan tersebut di atas, termasuk di dalamnya adalah laporan keuangan


dan dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran, penyelenggaraan kegiatan KKN
Pendampingan Desa melalui Optimalisasi Potensi Lokaluntuk usaha Ekonomi
Kreatif di Kota Surakarta Tahun 2015, kegiatan-kegiatannya dan dilengkapi
dokumen pendukungnya seperti foto-foto, laporan kegiatan. Laporan disusun oleh
lembaga penerima dana bantuan.
c. Strategi
1. Rekruitmen Mahasiswa KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan
Rekruitmen mahasiswa KKN Pendampingan Desa Pengentasan
Kemiskinan merupakan suatu proses mencari mahasiswa kemudian diseleksi
sesuai kualifikasinya untuk dijadikan tutor/pendamping di lokasi pendampingan
Desa Pengentasan Kemiskinan. Dalam proses rekruitmen Unit Pengelola Kuliah
Kerja nyata (UPKKN) LPPM UNS melakukan sosialisasi KKN Pendampingan
Desa Pengentasan Kemiskinan ke beberapa fakultas yang ada di UNS seperti
FISIPOL, FT, FKIP, Faperta, FSSR, FE, FH, FMIPA. Dari sosialisasi tersebut,Unit
Pengelola Kuliah Kerja nyata (UPKKN) LPPM UNS dapat merekrut mahasiswa
KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan yang memiliki ilmu yang
dapat diaplikasikan terhadap masyarakat.
2. Pembekalan Mahasiswa KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan
Kegiatan pembekalan berupa penyampaian materi dari narasumber kepada
mahasiswa yang menjadi tutor di lokasi KKN Pendampingan Desa Pengentasan
Kemiskinan. Kegiatan pembekalan dilaksanakan selama 3 (tiga) minggu.
Narasumber menyampaikan berbagai materi yang nantinya dapat diaplikasikan
oleh tutor di lokasi pendampingan tempat mereka melaksanakan KKN
Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan. Materi yang disampaikan
diantaranya:
1) Tujuan program kegiatan yang ingin dicapai
2) Pengenalan sumber daya yang ada di desa pengentasan kemiskinan
3) Penyampaian materi-materi kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan
setiap Kelompok Keterampilan
4) Pembentukan kelompok tutor di Desa Pengentasan Kemiskinan
5) Penyusunan laporan hasil KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan
3. Pelaksanaan KKN Pendampingan DesaPengentasan Kemiskinan

KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan di RW 24, Kelurahan


Nusukan berlangsung selama satu setengah bulan. Para tutor membina dan
mendampingi masyarakat untuk program bank sampah.
4. Penarikan Mahasiswa KKN Pendampingan Desa Pengentasan Kemiskinan
Setelah KKN Pendampingan di RW 24, Kelurahan Nusukan selesai
dilaksanakan maka para tutor ditarik kembali ke UNS. Tutor juga diwajibkan
mengumpulkan hasil KKN Pendampingan di RW 24, Kelurahan Nusukan ke Unit
Pengelola Kuliah Kerja nyata (UPKKN) LPPM UNS.

8. Program Kegiatan&Anggaran
No

Kegiatan

1.

Perekrutan kkn

2.

Pembekalan

3.

Perijinan

4.

Pelaksanaan Kegiatan

5.

Monitoring

6.

Penyusunan Laporan

7.

Rencana Tindak Lanjut

8.

Evaluasi Kegiatan

Oktober-Februari minggu ke1

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

9. Monitoring dan Evaluasi


N
o.
1
.

Sosialisasi
kolam

bioflucs
3

.
4
.
5

Pembibitan
Pengolahan Sampah
Pelatihan

Kreatifitas

Anorganik
6
Pengaplikasian

Pendampingan
7

Program

Kewirausahaan
2
Pembuatan

Waktu
Indika
Monitor
tor
ing
dan
Keberhasilan
Evaluasi

Kampung Ceria

dan

Hasil
Pemantauan
Keterangan

Akhir
dan

10. Anggaran Biaya


No

Rencana kegiatan

Rencana Biaya

Mg1

Jadwal Pelaksanaan
Mg- Mg- M Mg2
3
g-4
5

Mg6

A. Kegiatan Utama
1

Sosialisasi dunia
kewirausahaan

Rp. 700.000,-

Pembuatan kolam bioflucs

Rp. 2.600.000

Pembibitan

Rp.

Sub Total Biaya

600.000,-

Rp 3.900.000,-

B. Kegiatan Penunjang
1
2
3

Pengolahan Sampah
Pelatihan Kreatifitas
Anorganik
Kampung Ceria
Sub Total Biaya

1.

Hadiah Lomba

2.

Lain-Lain
Total Biaya

Rp.1.000.000,Rp. 400.000,Rp. 520.000,Rp 1.920.000,Rp.

645.000,-

Rp. 235.000,Rp 6.700.000,-

C. Program Wajib Bappeda


1.

Pendataan Kemiskinan
Total Biaya

Rp 300.000,Rp 7.000.000,-

LAMPIRAN
Rencana Anggaran Belanja (RAB)
Kegiatan Sosialisasi Dunia Kewirausahaan
N

Satu

Uraian

an

1 Narasumber
Konsumsi

Ju
mlah

Harga
Satuan

Tota
l Biaya

oran
g

1
1

200.0
00

oran

400.
200.0

000

00

300.
300.0

000

00
JUMLAH

700.
000

Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Kegiatan Pembuatan Kolam Bioflocs
N
o
1
.

Satu

Uraian

an

Juml

Total

a Satuan
100.0

Biaya

Buah
Buah

00

00

Bambu

Buah

Golok
Gergaji
Terpal
Tetes

Buah

Buah

liter

Cangkul
/garu

ah

Harg

200.0

30.00
0

240.0
00

30.00
0

30.00
0

50.00

tebu
Dll

50.00
0

275.0

550.0

00

00
75.00

75.00
0
-----------

JUMLAH

2.60
0.000

Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Kegiatan Pembibitan
N
o

Uraian

1
.

atuan
Transportasi
Bibit lele
Pakan lele
perawatan

Ha

Ju

rga

mlah
B

Satuan
30
50

uah

To
tal Biaya
50
.000

Bi 0

25

bit

1
15

0.000
15

ulan

0.000
B

20

uah

0.000

JUMLAH

65
0.000

Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Kegiatan Pengolahan Sampah
N

Uraian

Satua
n

Juml
ah

Harg
a Satuan

Total
biaya

1 Sosialisasi
.

Narasumber
konsumsi

Oran

20

200.0
00

Oran

200.0
00

5.000

100.0
00

2 Pengaplikasian
.

Tong sampah

Buah

70.000

700.000

10
JUMLAH

1.000
.000

Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Kegiatan Pelatihan Kreatifitas Anorganik

Uraian

atuan

Alat
Pembakar Lem
Lem Tembak
Gunting
Tangkai
Buatan

1
.

Ju
mlah

4
20
5
68

uah
B
uah
B
uah
B
uah

Ha

To

rga
Satuan
45.
000
200
0
600
0
250
0

tal Biaya
16
0.000
40
.000
30
.000
17
0.000

JUMLAH

40
0.000

Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Kegiatan Kampung Ceria
No
.

1.

2.

satuan

Uraian
Peralatan
Kertas
Cat
Kuas
Gas
Hadiah
a. Juara I Anak-Anak
b. Juara II Anak-Anak
c. Juara III Anak-anak
d. Juara I muda-mudi
e. Juara II muda-mudi
f. Juara III muda-mudi
g. Juara I ibu-ibu
h. Juara II ibu-ibu
i. Juara III ibu-ibu

Jumlah

Harga satuan

Tottal biaya

Buah
Botol
Buah
Buah

100
10
10
6

1.500
15.000
10.000
20.000

150.000
150.000
100.000
120.000

Orang
Orang
Orang
Team
Team
Team
Orang
Orang
Orang

1
1
1
1
1
1
1
1
1

75.000
60.000
45.000
100.000
75.000
50.000
100.000
80.000
60.000

75.000
60.000
45.000
100.000
75.000
50.000
100.000
80.000
60.000
1.185.000

Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Publikasi, Dekorasi, Dokumentasi
No
.
1.

Uraian

MMT
Vandel
Baterai Kamera

Satuan
Meter
Buah
Pasan
g

Jumla
h
1,5
1
8

Harga
Satuan
21.000
97.000
12.000

Total
Harga
42.000
97.000
96.000

235.00
0

CV DPL
Nama
Jabatan/pangkat/gol
Alamat
Telephon/HP
Fax
e-mail

: Drs. Is Hadri Utomo, M.Si


: Ka. Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip
:
: 081329139836
:
: ishadri@yahoo.co.id

Daftar Mahasiswa KKN


Nama Mahasiswa
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Rio Jevri Apdila


Deki Tecnikal
Muhtar
Assegaf Gilang R
Aip Pradipta Farhan
Rochmah S
Danang Tri Wisnu Adi
Meylan Indriawati
Stefani Simbolon

NIM
I1413025
I1113026
I1113063
F1113007
I1413004
H1813012
H1813005
F1113036
F1313099

Jur/Prodi/Fakultas
Teknik Mesin (Transfer)
Teknik Sipil (Transfer)
Teknik Sipil (Transfer)
Ekonomi Pembangunan (Transfer)
Teknik Mesin (Transfer)
Agribisnis (Transfer)
Agribisnis (Transfer)
Ekonomi Pembangunan (Transfer)
Akuntasi (Transfer)