SISTEM PEMBAYARAN E-COMMERCE

E - PAYMENT

OUTLINE
 Karateristik

Sistem Pembayaran  Metode Pembayaran 4C  SET protocol for Credit Card Payment  E-Check  Micropayment  Smart Card  Payment Provider

E-Payment

E-Payment adalah suatu sistem yang menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa atau barangbarang yang dilakukan di Internet. Dibandingkan dengan sistem pembayaran konvensional, pelanggan mengirimkan semua data terkait dengan pembayaran kepada pedagang yang dilakukan di Internet dan tidak ada interaksi eksternal lebih lanjut antara pedagang dan pelanggan. Di dunia sesungguhnya (offline), konsumen menggunakan uang tunai, cek, atau kartu kredit untuk melakukan pembelian. Hal ini juga berlaku di dunia online.

Dukungan e payment
 Untuk

mendukung fasilitas e-payment, biasanya suatu perusahaan menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga perbankan. Dengan jaringan perbankan yang begitu luas, transaksi pembelian dan pembayaran tiket dapat dilakukan kapanpun, dimanapun, sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang dimiliki.

Bentuk bentuk e Payment
Saat ini, sebagian besar pembelian melalui web dilakukan dengan kartu kredit. Pembayaran ini melibatkan pemindahan dana secara elektronik. Selain kartu kredit dan transfer dana, bentuk lain dari E-Payment yaitu  smart card,  digital cash,  digital check,  dan tagihan elektronik.

Ada beberapa pihak yang terlibat di dalam E-Payment, yaitu
Issuer, biasanya berupa bank atau lembaga non banking.  Konsumen, pihak yang melakukan E-Payment  Penjual, pihak yang menerima E-Payment.  Regulator, biasanya pemerintah yang regulasinya mengontrol E-Payment.

Latar Belakang
Banking is a sunset industry, electronic banking is a sunrise industry
 Mulai

banyaknya e-payment, e-money, ebanking, dsb. Apa semua ini?  Perdagangan / perniagaan di Internet membutuhkan kecepatan dalam “transfer of money”

Fungsi Uang
1.

2.

3.

Sebagai sebuah satuan untuk mengukur nilai sebuah barang / servis Sebagai cara yang nyaman untuk menyimpan nilai sebuah barang Sebagai alat tukar

Persyaratan Penggunaan Uang
 Dapat

dikenal secara mudah dan luas  Sukar dipalsukan  Nilainya (relatif) stabil  Tahan lama, tidak mudah rusak  Nyaman dan mudah digunakan  Tidak mahal

Jenis Layanan E-Payment
 Electronic
 

banking

Bukan uang baru Hanya cara untuk mengakses servis bank biasa

 Stored
 

value systems (cards)

Uang baru Alternatif dari mata uang yang dikeluarkan oleh pemerintah

Contoh-contoh E-payment
     

Micropayment, millicent E-wallet, virtual wallet, EMV electronic purse E-cash, digicash, cybercash, iKP Electronic cheque, FSTC First Virtual Smartcard-based e-payment
Budi Rahardjo, “Mengimplementasikan Electronic Commerce di Indonesia,” Technical Report, TR-PPAUME-1999-02. Available in electronic form from PPAUME web site www.paume.itb.ac.id

Standard Paper Checks

Consumer (payer)

(1) pay

Merchant (payee)

(6) statement

(2) endorse

(5) report

Consumer’s bank

(3) present (4) clear

Merchant’s bank

Credit Card Transaction
Consumer Presents card Seeks and receives authorization Authorization system Submit transaction for settlement Merchant

Consumer’s] Card-issuing bank

Settlement system

Merchant’s Acquirer bank

Payment Gateway
Purchase request Payment request Consumer Credit card payment Credit card response Authorization request Payment gateway Charge response Merchant

Consumer’s] Card-issuing bank

Settlement system

Merchant’s Acquirer bank

Payment Gateway di Indonesia
 Commerce.net

www.commerce.net.id
 CIPAS

Internet Payment Acquiring Software
www.cipas.com

CIPAS

Masalah Pembayaran dengan Kartu Kredit di Indonesia
 Belum

banyak yang memiliki kartu kredit  Belum percaya kepada keamanannya  Belum adanya proteksi terhadap penyalahgunaan atau fraud  Kesimpulan: masih perlu ada e-payment lain yang non-credit card

Keamanan (Security)
 Suatu

topik bahasan tersendiri  Keamanan di sisi network, host, application  Pengamanan dengan menggunakan teknologi kriptografi (enkripsi)  Public Key Cryptosystem (RSA, ECC) merupakan basis dari Public Key Infrastructure (PKI)

Keamanan (security) [2]
 PKI

membutuhkan Certification Authority (CA)  Umumnya pengamanan di network menggunakan SSL  Panjang kunci yang rendah mengakibatkan rentannya pengamanan

Resources
      

Cybercash.com: credit card and check (PayNow) http://www.isi.edu/gost/info/NetCheque Yahoo! Wallet: store credit cards info ChoicePay: electronic billing http://www.emoneysystems.com eCash.net Verifone.com: point of sale (soft & hardware) http://www.internetcash.com/ prepaid card

Resources
 

http://www.onlinecheck.com/ Micropayment evaluation: http://www.hpl.hp.com/techreports/97/HPL-97-14.html http://www.w3.org/ECommerce/Micropayments/

Pembayaran langsung
Di dunia offline, pembayaran biasanya dilakukan secara face-to-face (bertatap muka), sehingga ada kepercayaan bahwa sulit untuk melakukan penipuan. Sedangkan di dunia online, di mana antara pembeli dan penjual berada di tempat yang berbeda (tidak saling bertatap muka) sehingga masalah kepercayaan harus diperhatikan.

Manfaat E Payment
  

 

Dalam pengimplementasiannya, e-payment memiliki berbagai manfaat, diantaranya: Meningkatkan efisiensi pembayaran. Meningkatkan customer loyality. Memberikan keamanan bertransakasi yang lebih dibandingkan cash. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu. Memberikan kemudahan pembayaran dan perluasan media pembayaran.

1. Karakteristik Sistem

Pembayaran

  

Anonymity : Apakah pihak ketida dapat melacak siapa yang terlibat dalam transaksi pembayaran Security : Keamanan transaksi Overhead cost : Biaya/ongkos tambahan Transferability : Apakah pembayaran dapat dilakukan tanpa perantara pihak ketiga misal bank Divisibility : Apakah pembayaran dapat dipecah menjadi lebih kecil dimana totalnya sama dengan pembayaran aslinya. Acceptability : Apakah pembayaran dapat diterima secara global

2. Metode Pembayaran 4C
 Cash  Credit  Check  Credit/Debit

Card

2. Metode Pembayaran 4C
Metode Pembayaran ideal :  Secure  Low overhead cost  Transferable  Acceptable anywhere  Divisible

2. Metode Pembayaran 4C
Perbandingan metode pembayaran 4C

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 SET

: Secure Electronic Transaction  Dikembangkan untuk dapat menyediakan secure credit card payment pada internet  Dukungan sudah sangat luas seperti : Visa dan mastercard

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 Tujuan

SET adalah menyediakan kebutuhan pembayaran yang aman, yaitu :
Confidentiality : data sensitif terenkripsi sehingga aman Integrity : Semua data pada format digital untuk meyakinkan content integrity Authentication : Autentikasi dilakukan menggunakan public key infrastructure

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 Arsitektur

Jaringan SET

3. SET Protocol for Credit Card Payment
    

Merchant : Penjual/Seller yang terhubung pada acquirer CardHolder : Pemegang Kartu kredit yang terregistrasi dalam hal ini adalah pembeli Issuer : Bank yang menerbitkan kartu kredit pada cardholder Acquirer : Bank yang menjadi “agent” yang menghubungkan merchant pada mulitple issuer Paymnet gateway : Menghubungkan sistem SET dengan sistem kartu kredit untuk dapat melakukan transaksi pembayaran

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 SET
 

digital certificate system

Berdasarkan X.509 digital certificate framework Mengijinkan merchants, cardholder, dan acquirer melakukan verifikasi identitas masing-masing

Digital Certificate System untuk SET

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 Dual
 

signature generation and verification

OI :Order Information PI : Payment Instruction

Dengan adanya DS (Dual signature)Merchant hanya tahu OI sebaliknya Acquirer hanya tahu PI, sehingga data yang penting tetap terjaga.

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 Cara

Kerja DS

Dengan memberikan OI dan PI, maka DS digenerate dengan langkah,yaitu : Step 1: Pesan PI (H[PI]) danOI (H[OI]) dihitung. Step 2: dua pesan dari langkah 1 dikombinasi menghasilkan HPIOl menggunakan rumus:

3. SET Protocol for Credit Card Payment

Step 3: Dual signature dihasilkan dengan mengenkripsi pesan dari langkah 2 menggunakan cardholder private signature key Rumus :

3. SET Protocol for Credit Card Payment

3. SET Protocol for Credit Card Payment
 Cara

merchant dan Payment Gateway memverifikasi DS  Step 1 : Temukan H[H[PI] II H[OT]]  Step 2 : Decrypt DS menggunakan cardholder’s public signature key

3. SET Protocol for Credit Card Payment

 Digital

envelope ➲ Adalah teknik kriptografi untuk mengenkripsi data dan mengirimkan kunci yang juga terenkrip bersama data tadi. ➲ Digunakan untuk transfer informasi sensitif/rahasia pada SET.

3. SET Protocol for Credit Card Payment

SET Protocol Ada 4 tahap : 1. Inisiation 2. Purchase 3. Authorization
4.

Capture

4. E-CASH
      

User dan merchant mempunyai wallet software User membuat coin Dengan metode blind signature coin disetujui oleh bank tanpa mengetahui nomor serinya dan mendebit account user. Ketika melakukan pembelian e-coin di kirimkan ke wallet software merchant kemudian merchant mendeposit e-coin Ketika coin di deposit, bank mengecek serial numbernya apakah sudah ada atau belum di database Jika belum ada transaksi disetujui dan account user di kredit Untuk maintenance database, coin mempunyai masa berlaku tertentu, jika sudah lewat coin tidak berlaku lagi.

Simpulan
 Pembayaran
 

Credit Card dan E-Cash cocok untuk e-commece tipe B2C karena
Relasi custumer dan Penjual belum terjalin Jumlah transaksi kecil

4. E-Check
Rumus Ekripsi

Prinsip Kerja  E-check dan digital signature dikirimkan pada payee(yang dibayar).  Payee mengirimkan e-check pada bank untuk di clearing.  Untuk melakukan check clearing, bank melakukan verifikasi menggunakan digital signature yang ada pada echeck dan payer’s public key

4. E-Check
Contoh :  Financial Services Technology Consortium (FSTC  Mempunyai 4 framework :
   

Deposit and clear Cash and transfer Lockbox Fund transfer

4. E-Check

Prinsip sama seperti sistem check tradisional

4. E-Check

Jika payer’s bank tidak mendukung e-check

4. E-Check
 

Ada special account namanya lockbox Sesuai bagi organisasi besar untuk menangani pembayaran check yang banyak

4. E-Check

Merupakan model 4C kredit/debit

5. Micropayment
Pembayaran untuk uang recehan yang kecil kecil. Mekanisme micropayment ini penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil.

6. Smart Card

Conventional credit card :
  

Data yang disimpan terbatas Menggunakan magnetic stripe Disebut generasi pertama smart cards Menggunakan memory chips Dilengkapi microprocessor chip (intelligent : data dapat dimanipulasi, diberi perintah/command) Data lebih aman/ cryptographic techniques Tidak dapat dicopy dengan mudah Mempunyai aplikasi : electronic payments, authentication, dan health care

Smart Card :
    

6. Smart Card

6. Smart Card

   

Central processing unit (CPU): 8 bit microprocessor dilengkapi cryptographic processor untuk melakukan fungsi cryptographic RAM : Menyimpan data temporal EPROM : Menyimpan data untuk jangka waktu lama seperti cryptographic keys dan software applications. ROM : Menyimpan permanen data seperti system operasi I/O : menyediakan fungsi input/output data

6. Smart Card
Contoh :  Mondex (http://www.mondex.com)  Visa Cash (http://www.visa.com)  Proton (http://www.protonworld.com)

Mondex ( Provider )

Mondex adalah nama sebuah perusahaan yang menyediakan sistem pembayaran tanpa uang tunai. Sistem ini telah dibeli oleh lebih 20 negara besar. Sistem ini diciptakan pada tahun 1990 oleh seorang bankir London bernama Tim Jones yang bekerja sama dengan Graham Higgins dari Natwest Coutts, sebuah bank pribadi dari keluarga Kerajaan Inggris. Sistem ini didasarkan atas teknologi Smart Card (teknologi yang dipakai oleh SIM Card pada handphone) yang memanfaatkan microchip yang dilekatkan pada kartu plastik (kartu kredit) dan mampu menyimpan informasi elektronik seperti pembayaran, identifikasi maupun bermacam-macam informasi penting lainnya. Semua transaksi dimungkinkan melalui penerapan SET (Secure Electronic Transaction / Transaksi Elektronik yang Aman).

Microchip yang ada dalam “card Mondex” mengandung lambang angka (bar code). Lambang atau kode garis ini mewakili angka antikris yaitu 666 (GIA WebMaster: untuk penjelasan bar code dapat dibaca pada artikel “Tanda binatang ada di kehidupan kita”). Sistem Mondex akan menjadi solusi yang tepat untuk perekonomian dunia yang sedang dilanda krisis mata uang. Mondex merupakan satu sistem yang mendukung terciptanya satu mata uang dunia tanpa uang tunai. Mungkin sistem ini pula yang akan mewujudkan penguasaan antrikris atas dunia ekonomi di masa akan datang.

E Wallet
Electronic wallet: Pola pembayaran – seperti CyberCash Internet Wallet http://www.cybercash.com/, akan menyimpan nomor kartu kredit anda di harddisk anda dalam bentuk terenkripsi yang aman. Anda akan dapat melakukan pembelian-pembelian pada situs Web yang mendukung electronic wallet tersebut. Jika anda ingin membeli sesuatu pada toko yang mendukung electronic wallet, maka pada saat menekan tombol Pay maka proses pembayaran melalui kartu kredit akan dilakukan transaksinya secara aman oleh server perusahaan electronic wallet. Vendor browser pada saat ini telah berusaha untuk melakukan negosiasi untuk memasukan teknologi e-wallet tadi ke produk mereka.

E Cash

Digital atau electronic cash: juga dikenal sebagai e-cash, istilah ini ditujukan untuk beberapa pola / metoda yang memungkinkan seseorang untuk membeli barang atau jasa dengan cara mengirimkan nomor dari satu komputer ke komputer yang lain. Nomor tersebut, seperti yang terdapat di mata uang, di isukan oleh sebuah bank dan merepresentasikan sejumlah uang betulan. Salah satu kelebihan yang dibawa oleh digital cash adalah sifatnya yang anonymous dan dapat di pakai ulang, seperti uang cash biasa. Hal ini merupakan perbedaan utama antara e-cash dengan transaksi kartu kredit melalui Internet. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di PC Webopaedia http://www.sandybay.com/pc-web/digital_cash.htm.

Seorang perempuan melakukan transaksi melalui telepon selulernya dengan menggunakan layanan T-Cash dari Telkomsel di Indomaret, Graha Pena, Surabaya, Senin (31/8/09).Seorang pembeli lainnya tampak melakukan transaksi pembayaran secara tunai. T-Cash merupakan layanan dari Telkomsel yang mempermudah pelanggan Telkomsel melakukan pembelian tanpa membawa uang tunai. Data pelanggan yang menggunakan layanan T-Cash, per Juni 2009,mencapai 500 ribu. Pelanggan Telkomsel bisa menggunakan layanan ini di lebih dari 3.500 merchant di seluruh Indonesia.

Electronic bill presentment and payment,

Dari pengertian itu, dapat didefinisikan secara sederhana bahwa internet banking merupakan suatu bentuk pemanfaatan media internet oleh bank untuk mempromosikan dan sekaligus melakukan transaksi secara online, baik dari produk yang sifatnya konvensional maupun baru. Pada dasarnya internet banking memiliki tiga tahap pelayanan yang ditawarkan kepada nasabahnya, yaitu : Pertama, layanan informasi (informational), dimana bank hanya menyediakan informasi jasa keuangan dalam websitenya; kedua, komunikasi (communicational), dimana dalam website tersebut juga memungkinkan nasabah dapat berkomunikasi dengan bank; ketiga, transaksi (transactional/advance) dimana sudah memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi-transaksi keuangan virtual seperti, transfer dana, pengecekan saldo ataupun berbagai jenis pembayaran. Dewasa ini ketiga jenis layanan tersebut telah ditawarkan oleh perbankan Indonesia. Dari data yang ada saat ini di Indonesia sudah terdapat enam bank yang telah menyelenggarakan internet banking pada tahap transaksi, sedangkan pada tahap informasi dan komunikasi terdapat sekitar 40 bank yang memiliki website.

Payment Provider
        

24x7payments.com 24x7payments.com AlertPay AlertPay Barclaycard ePDQ Barclaycard ePDQ Beenz Beenz Bucks Bersih Bucks Net CyberBucks (dari DigiCash ), CyberBucks (of DigiCash ), CyberCoin CyberCoin Datacash Datacash eCash eCash

         

Elavon Elavon Firstgate Firstgate Flooz Flooz Heidelpay Heidelpay HSBC HSBC iKobo iKobo IKP iKP MagicMoney MagicMoney Microeuro Microeuro MicroMint MicroMint

           

Micromoney Micromoney Millicent MilliCent Mondex Mondex Moneybookers Moneybookers mPAY24 mPAY24 NetCash NetCash Ouroboros Ouroboros PayMe PayMe PayPal PayPal PayPay PayPay PaySafeCard PaySafeCard PayWord PayWord

             

Peppercoin Peppercoin RBS WorldPay RBS WorldPay Realex Realex RentPayment RentPayment Sage Bayar Sage Pay Safecharge Safecharge Aman Trading Secure Trading ENAM Solusi Kartu GmbH SIX Card Solutions GmbH SubScrip SubScrip Teletik SafePay Teletik SafePay UTruePay UTruePay Wallie Wallie Way2Pay Way2Pay WebCent WebCent

E wallet

Pengertian E-Payment
E-Payment suatu sistem menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa atau barang-barang yang dilakukan di Internet. Didalam membandingkan dengan sistem pembayaran konvensional, pelanggan mengirimkan semua data terkait dengan pembayaran kepada pedagang yang dilakukan di Internet dan tidak ada interaksi eksternal lebih lanjut antara pedagang dan pelanggan.

Keamanan Untuk E-Payment
Untuk menjaga keamanan pembayaran:
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Public Key Infrastructure (PKI) Public Key Encryption Digital Signature Certificate Digital Secure Socket Layer (SSL) Transport Layer Security (TLS) Secure Electronic Transaction (SET)

Public Key Infrastructure (PKI)
E-Payment sistem secara khas modelnya tipikalnya seperti sistem Public Key Infrastructure (PKI) Suatu PKI ( public key infrastrukture) memungkinkan para pemakai yang pada dasarnya tidak aman didalam jaringan publik seperti Internet, maka dengan Public Key Infrastructure akan merasa aman dan secara pribadi menukar uang dan data melalui penggunaan suatu publik. Infrastruktur kunci publik menyediakan suatu sertifikat digital yang dapat mengidentifikasi perorangan atau suatu direktori jasa dan organisasi yang dapat menyimpan dan, manakala diperlukan untuk menarik kembali sertifikat tersebut

Public Key Encryption
Suatu proses pengkodeaan data mentah, menjadi data yang tersamar yang dikirimkan oleh pengirim yang dapat disampaikan oleh penerima dengan aman dengan teknik pemetaan tertentu. Kriteria keamanan yang dipergunakan dalam kriptographi adalah 1. Kerahasiaan ( Confidentiality ) 2. Otensitas ( Authenticity ) 3. Integritas ( Integrity ) 4. Tidak Dapat Disangkal Jenis kriptographi yang paling umum digunakan adalah Algoritma Simetris ( Symmetric Algorithm ).

Public Key Algorithm
Algoritma Kunci Publik (Public-Key Algorithm) disebut juga dengan algoritma asimetris (Asymmetric Algorithm) yaitu algorima yang menggunakan kunci yang berbeda pada saat melakukan enkripsi dan melakukan deskripsi

Sertifikat Digital
Sertifikat Otoritas merupakan pihak ke-tiga yang bisa dipercaya (Trust Thrid Party / TTP). Sertifikat Otoritas yang akan menghubungkan kunci dengan pemiliknya. TTP ini akan menerbitkan sertifikat yang berisi identitas seseorang dan juga kunci privat dari orang tersebut.

Tanda Tangan Digital
Tanda tangan digital merupakan tanda tangan yang dibuat secara elektronik, dengan jaminan yang lebih terhadap keamanan data dan keaslian data, baik jaminan tentang indentitas pengirim dan kebenaran dari data atau paket data terebut. Pembuatan Tanda Tangan Digital dengan menggunakan Algoritma Kunci-Publik banyak metode yang bisa digunakan diantaranya RSA yang menggunakan kunci-privat atau kunci-publik untuk melakukan enkripsi.

Secure Socket Layer
Secure Socket Layer (SSL) merupakan suatu protokol yang membuat sebuah pipa pelindung antara browser cardholder dengan merchant, sehingga pembajak atau penyerang tidak dapat menyadap atau membajak informasi yang mengalir pada pipa tersebut. Pada penggunaannya SSL digunakan bersaman dengan protokol lain, seperti HTTP (Hyper Text Transfer Protocol ), dan Sertificate Autority)

Secure Socket Layer Manager

Transport Layer Security (TLS)

Transport Layer Security ( TLS) adalah protokol cryptographic yang menyediakan keamanan komunikasi pada Internet seperti e-mail, internet faxing, dan perpindahan data lain

Secure Electronic Transaction (SET)
SET merupakan suatu proses dimana saat sang pemegang kartu kredit akan membayar belanjaannya di website merchant, pemegang kartu akan memasukkan “surat perintah pembayaran” dan informasi kartu kreditnya ke dalam sebuah amplop digital yang hanya bisa dibuka oleh payment gateway. Amplop tersebut beserta “surat pemesanan barang “ dikirim ke merchant. Merchant akan memproses “surat pemesanan barang” serta mengirimkan amplop digital tersebut kepada payment gateway yang akan melakukan otorisasi. Payment gateway melakukan otorisasi dan jika disetujui akan mengirimkan kode otorisasi kepada merchant. Merchant kemudian mengirimkan barang tersebut kepada pemegang kartu kredit

Keamanan Internet dan Sistem Pembayaran Elektronik (Internet Security and Electronic Payment Systems)

Bentuk Ancaman Keamanan Internet
 

     

Unauthorized Access  Akses atau penggunaan sistem komputer untuk menghadang transmisi dan mencuri informasi Data Alteration  Mengubah isi transaksi – nama pengguna, nomor kartu kredit, jumlah pembayaran – pada saat transmisi Monitoring  “mencuri dengar” pada informasi rahasia Spoofing  Situs palsu untuk mencuri data pengguna Denial of Service  Menutup situs atau menolak akses pengunjung Repudiation  Tidak mengakui terjadinya transaksi Spamming atau e–mail bombing  Pengiriman e–mail “sampah” ke banyak individu sekaligus Virus, Worms dan Trojan Horse  Parasitic Virus, Boot Sector Virus, Stealth Virus, Polymorphic Virus, Macro Virus Ancaman tidak disengaja  Bencana alam, kerusakan peralatan, software bugs, kesalahan entry data

Teknologi Keamanan Data

 

Disaster Recovery Plan  Fault–Tolerant Systems, Mirrored Disks, Disk Duplexing, Multiple Lines, Different Networks, Peralatan Tambahan dan Uninterrupted Power Supply (UPS) Akses Kontrol Fisik Akses Kontrol Logical  User Profiles, Biometrics dan Firewalls Deteksi Unauthorized Access  Audit Logs dan Entrapment Server Enkripsi  Kriptografi Asimetrik, Kriptografi Simetrik Proteksi Terhadap Virus

Keamanan Internet

5 persyaratan keamanan internet (situs web) :  Kebebasan Pribadi (Privacy) : kemampuan untuk mengontrol siapa yang dapat / boleh melihat (dan siapa yang tidak boleh melihat) informasi tertentu  Kesahihan (Authenticity) : kemampuan untuk mengetahui identitas pihak yang diajak berkomunikasi / bertransaksi  Integritas (Integrity) : menjamin informasi yang ditransmisikan atau disimpan tidak berubah  Ketersediaan (Availability) : kemampuan untuk mengetahui apakah informasi dan layanan komunikasi tersedia atau tidak  Menahan (Blocking) : kemampuan untuk menahan gangguan dan informasi yang tidak diinginkan

Sistem Pembayaran Elektronik
 Electronic

Cash (Digital Cash / eCash / Cyber

Cash)  Electronic Checks (eCheck)  Prepaid Card and Accounts  Credit Card and Accounts  Card Technologies : Magnetic Cards, Smart Cards

Teknologi Keamanan Pembayaran Elektronik
 Authentication
 

Digital Signatures Digital Certificates

 Secure

Socket Layer (SSL)  Secure Electronic Transaction (SET)  Digital Wallet

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful