Anda di halaman 1dari 44

REVISI 10 MEI 2O1O

PETA MASALAH
PDAM RINGKASAN EKSEKUTIF

PERSATUAN
PERUSAHAAN AIR MINUM
SELURUH INDONESIA
2

Pengantar
Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) adalah asosiasi peru-
sahaan air minum terbesar di Asia Tenggara. Berdiri sejak 1972, PERPAMSI mewadahi
perjuangan PDAM di seluruh nusantara untuk memajukan pelayanan air minum per-
pipaan bagi rakyat Indonesia.

Diakui bahwa pelayanan air minum oleh para anggota PERPAMSI belum mampu
mengimbangi perkembangan kebutuhan masyarakat secara nasional, baik di perko-
taan maupun di perdesaan. Masalah-masalah yang kompleks dan multidimensional
dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi masih dihadapi oleh mayoritas anggota
PERPAMSI.

Peta Masalah ini dibuat untuk menggambarkan situasi terkini dari masalah-masalah
tersebut, sehingga pihak-pihak yang berwenang memiliki informasi dasar yang me-
madai untuk mema­haminya, dan kemudian dapat mengambil langkah-langkah stra­
tegis yang diperlukan.

Tujuan pemetaan adalah:


• menginventarisasi dan mengklasifikasi masalah-masalah yang dihadapi PDAM
• menjelaskan hubungan sebab akibat di antara masalah-masalah tersebut dan me-
nemukan sumber masalahnya
• menentukan posisi/letak dan derajat masalah
• menentukan otoritas yang memiliki tugas dan kewenangan untuk mengatasi
masalah.

Daftar isi
3 Fakta angka
5 Langkah pemetaan
6 Struktur masalah kinerja teknis
7 Masalah bidang teknik
8 Struktur masalah kinerja manajemen
dan keuangan
9 Masalah bidang manajemen dan keuangan
10 Masalah regulasi dan kebijakan
11 Peta Masalah PDAM
12 Masalah pengenaan PPN Non-air
13 Beban tarif dasar listrik dan solar
14 Masalah air baku dan kehilangan air
15 Nilai kinerja PDAM tahun 2009
25 Fokus penyehatan PDAM
29 Laporan perkembangan pengajuan
restrukturisasi utang PDAM
37 Jumlah pelanggan PDAM seluruh Indonesia
3
PERSATUAN
PERUSAHAAN AIR MINUM
SELURUH INDONESAI
>>angka
fakta

ANGGOTA PERPAMSI (April 2010)

394 badan penyelenggara


pelayanan air perpipaan

382 PDAM
1 PERUSDA
Bentuk badan 2 BLU/BLUD
5 BPAB/BPAM
78 di Kota 4 PT
316 di Kabupaten

31 Besar lebih dari 50.000 pelanggan


Ukuran 53 Sedang 20.000 - 50.000 pelanggan
310 Kecil kurang dari 20.000 pelanggan

KINERJA
Sehat 103 Target 2014:
minimum 70%
Kurang sehat 115 SEHAT
Sakit 119
Evaluasi BPPSPAM (2009) atas 337 PDAM. Belum ada
data penilaian atas 57 anggota Perpamsi lainnya.
Perpamsi memiliki 29 Dewan Pengurus Daerah
(DPD) meliputi 33 Provinsi di Indonesia
JUMLAH PELANGGAN PADA SETIAP DPD
160.186 (Februari 2010)
608.254
287.954
246.310
133.033 110.777 43.839
62.385
62.961
217.114
199.548 224.648
32.028
796.121
119.131 83.302
340.441 56.129
54.398
60.492
16.798
996.548
112.883
187.236 144.066
96.234
1.001.159 1.246.182
306.657
4
5
Jumlah Pelanggan
Nasional (Februari 2010) 8.006.814
Cakupan Layanan Nasional 24%
Data Ditjen
Cipta Karya
2009
47% PERKOTAAN
11% PERDESAAN

LANGKAH PEMETAAN 1. Inventarisasi & identifikasi


2. Klasifikasi masalah
3. Analisis struktur sebab akibat
4. Pemetaan masalah berdasar­
kan relasi stakeholders.

IDENTIFIKASI
MASALAH META MASALAH
PDAM SAKIT
PENCARIAN
MASALAH PENDEFINISIAN
MASALAH

SITUASI MASALAH
• Utang jangka panjang
• Angka kehilangan air tinggi
• Kesulitan air baku MASALAH SUBSTANTIF
• Tarif tidak full cost recovery • Kinerja teknis rendah, K3
• SDM tidak kompeten tidak terpenuhi
• Infrastruktur minim • Kinerja manajemen rendah
• Biaya operasional tinggi: bahan • Kinerja keuangan rendah
kimia, BBM dan tarif dasar listrik
• Dikenai PPN Non-air
• Kurang dukungan stakeholder
• Regulasi menghambat
• dsb
SPESIFIKASI
MASALAH

PENGENALAN
MASALAH MASALAH FORMAL
Penyehatan PDAM
dengan peningkatan kinerja
6 PDAM SAKIT
Kinerja
teKnis
rendah

Kinerja
ManajeMen Kinerja
rendah KeuanGan
rendah

STRUKTUR
MASALAH KINERJA TEKNIS
Tidak ada lagi sumber air
yang dapat dieksplorasi di
wilayah administrasi
Konflik antarwilayah dalam Sumber air baku
pemanfaatan air baku lintas terbatas
wilayah
Konflik dengan pengguna
SDA lainnya (petani,
pengusaha)

Kemarau Debit sumber


tidak mencukupi
Kerusakan lingkungan/
gangguan pada catchment
area dan DAS

Bencana alam
Kebocoran fisik Kinerja
Jaringan sudah tua teknis rendah,
jaringan
Jenis pipa mudah rusak perpipaan K3 tidak
terpenuhi
Daerah rawan air
Kondisi sosial ekonomi Pencurian/illegal
masyarakat connection
Modus kriminal (mencari
keuntungan)

Pencemaran limbah industri


dan rumah tangga
Kualitas air
baku buruk
Sedimentasi akibat erosi/
kerusakan lingkungan di hulu

Tidak ada dana investasi (lihat


Infrastruktur
STRUKTUR MASALAH
minim
KINERJA KEUANGAN)
7

MASALAH BIDANG TEKNIK


NO MASALAH PENYEBAB MASALAH USULAN PEMECAHAN INSTANSI TERKAIT

1 AIR BAKU
Kementerian PU
Sumber air baku terbatas/debit Kerja sama regional pengadaan air baku Dewan SDA Nasional
tidak memadai Membangun bendungan/embung Kementerian PPN
Pemerintah Daerah
Kuantitas air baku Mediasi oleh Pemerintah Pusat dalam Kementerian Dalam Negeri
tidak mencukupi Konflik antar wilayah
koridor otonomi Dewan SDA Nasional
Catchment area terganggu Mekanisme pembayaran jasa lingkungan LSM
sehingga debit turun drastis pada Perbaikan sistem manajemen DAS Pemerintah Daerah
musim kemarau Kebijakan perlindungan hutan Kehutanan, LH, PU
Pencemaran limbah industri dan Perlindungan catchment area, penegakan Pemerintah Daerah
Kualitas air baku rumah tangga hukum lingkungan, Rencana Tataruang BPLHD
memburuk
Sedimentasi akibat erosi di hulu dan Wilayah, dan AMDAL. LSM
KEHILANGAN AIR
2
(TEKNIS) TINGGI
Jaringan pipa sudah tua Penggantian pipa Kementerian PU
Jenis pipa rentan kebocoran Penggantian jenis pipa Kementerian PU
Kebocoran
Bantuan teknis deteksi dan perbaikan Kementerian PU
Bencana alam
kebocoran Lembaga donor
Konsumsi pelanggan
Meter tidak akurat/tidak Penggantian meter secara berkala BSN
lebih besar daripada
berfungsi dengan meter yang memenuhi standar Balai Metrologi
yang tercatat
PRODUKSI DAN
3
DISTRIBUSI
Penyertaan modal, investasi mandiri, Pemerintah Daerah
Kapasitas produksi Infrastruktur dan anggaran minim hibah, kredit perbankan, kerja sama Perbankan
rendah, distribusi operasi PKPS Bappenas
terbatas WTP Paket kapasitasnya tidak real Audit kapasitas sebelum operasi,
PDAM, Pemda
dan cepat turun kapasitasnya pemeliharaan berkala
Kendala perbaikan Posisi pipa distribusi di badan Bina Marga
Reposisi pipa
jaringan jalan Pemda

Struktur Sebab-Akibat Kinerja


Masalah Kehilangan air keuangan
rendah
PDAM
SAKIT
Meter air tidak akurat Kehilangan
dan/atau tidak ada pendapatan/
meter induk Pendapatan
menurun
Kinerja
teknis
Kebocoran rendah
jaringan pipa Tekanan air
lemah

NRW
(Non-Revenue Water)
Pencurian/ Kehilangan air/air tak
illegal berekening
connection Penambahan
pelanggan
terhambat
Cakupan
Kesalahan baca
layanan
meter/human
rendah
error
Kontraktor tidak
memenuhi
spesifikasi teknis
8 STRUKTUR
MASALAH KINERJA MANAJEMEN

Rekrutmen direksi dan


pegawai tidak akuntabel

Tidak tersedia tenaga dengan Kualitas/kompetensi


kualifikasi yang dibutuhkan SDM rendah

SDM kurang wawasan dan kurang Sistem Informasi


penguasaan teknologi Manajemen lemah

Budaya kerja Pengabaian prinsip-


prinsip GCG Kinerja
Permendagri No. 2/2007 pasal 12 ayat
MANAJEMEN
5 paragraf 4: Biaya pegawai tidak boleh Kendala peningkatan rendah
lebih dari 40% realisasi belanja operasional kesejahteraan pegawai
perusahaan tahun sebelumnya
Kendala pengadaan barang
Keppres No. 80 Tahun 2003
dan jasa yang sifatnya segera

Ketidakpastian
UU No. 5 Tahun 1962 pengelolaan PDAM sebagai
BUMD
Kepmendagri No. 47 Tahun 1999
tidak memperhitungkan nilai kinerja Kinerja Nol
PDAM yang tidak punya utang lagi

STRUKTUR
MASALAH KINERJA KEUANGAN
PDAM tidak mendapat
Kurangnya komitmen alokasi APBD/penyertaan
Pemda dan DPRD untuk modal yang memadai
kemajuan pelayanan publik
Tarif tidak full cost recovery

Masih terlilit beban utang

Perda yang mewajibkan Kinerja


PDAM terbebani kewajiban
PDAM menyetor PAD dan
PAD dan berbagai retribusi KEUANGAN
membayar berbagai retribusi
rendah
PLN memberlakukan tarif listrik PDAM terbebani Tarif
golongan industri bagi PDAM Dasar Listrik yang tinggi
dan disinsentif pada jam puncak

Pertamina memberlakukan tarif PDAM terbebani harga


BBM golongan industri bagi PDAM BBM (solar) yang tinggi

Diskriminasi dan inkonsistensi Terbebani pengenaan


pengenaan PPN barang strategis PPN Non-air
oleh Kantor Pajak
9

MASALAH BIDANG MANAJEMEN DAN KEUANGAN


NO MASALAH PENYEBAB MASALAH USULAN PEMECAHAN INSTANSI TERKAIT

1 SUMBER DAYA MANUSIA


SOP rekrutmen dengan fit and
Rekrutmen Direksi dan proper test yang akuntabel Pemerintah Daerah
karyawan tidak akuntabel Komitmen Pemda, Direksi dan PDAM
karyawan
Diberikan fasilitas capacity building PERPAMSI
Kompetensi SDM tidak
memadai/tidak sesuai Tidak tersedia tenaga dengan Diklat dengan biaya murah atau Kementerian PU
kebutuhan kualifikasi yang dibutuhkan gratis Lembaga donor
Sertifikasi profesi bidang air minum LSP

DPP dan DPD PERPAMSI


SDM kurang wawasan dan
Studi banding, twinning, dsb. Lembaga donor
kurang penguasaan teknologi
Mitra twinning
KEHILANGAN AIR NONTEKNIS
2
TINGGI
Pembacaan meter tidak sesuai
Human error Penggunaan teknologi maju
dengan pemakaian pelanggan
Tokoh agama/masyarakat
Melakukan pendekatan sosial dan
Sambungan ilegal/pencurian Kepolisian
tindakan hukum yang tegas
Kejaksaan
SISTEM INFORMASI
3
MANAJEMEN LEMAH

Sistem informasi manajemen


tidak efisien, meliputi PDAM mendapat bantuan untuk
Tertinggal dalam penggunaan
manajemen aset, manajemen membangun Sistem Informasi
teknologi informasi atau Lembaga donor
meter air, manajemen Manajemen terpadu dengan
sistem informasi yang ada Perbankan
produksi, monitoring, teknologi yang lebih maju, termasuk
tidak terpadu/terintegrasi
billing system, pelaporan, implementasi GIS
dokumentasi, dsb.

EFISIENSI PENAGIHAN
4
RENDAH

Kelemahan administrasi Pembenahan sistem administrasi Internal PDAM


Tunggakan tidak tertangani penagihan, data tagihan tidak dan pelatihan tambahan bagi staf Perpamsi
akurat administrasi penagihan YPTD
Inovasi dalam pelayanan
Pelanggan tidak mendapat PDAM tidak memiliki solusi pembayaran, sistem online, kerja
Mitra kerja sama sistem
kemudahan untuk melakukan alternatif yang memudahkan sama (misalnya dengan PT Pos),
pembayaran online
pembayaran cara pembayaran insentif bagi pelanggan yang
membayar tepat waktu, dsb.
Pelanggan VIP yang
PDAM tak berani melakukan PDAM melibatkan pihak kepolisian Kepolisian
menunggak tidak dapat
upaya paksa untuk eksekusi dan kejaksaan Kejaksaan
dieksekusi/diputus
5 BUSINESS/CORPORATE PLAN

Kesulitan menyusun
Tidak memahami teknis PDAM mendapat bantuan teknis
Business/Corporate Plan Kementerian Keuangan
penyusunan Business/ penyusunan Business/Corporate
yang dipersyaratkan untuk PERPAMSI
Corporate Plan Plan
restrukturisasi utang
10

MASALAH REGULASI DAN KEBIJAKAN


NO MASALAH PENYEBAB MASALAH USULAN PEMECAHAN INSTANSI TERKAIT

1 PAJAK DAN RETRIBUSI


Terdapat perbedaan persepsi antara
PDAM dan Direktorat Pajak dalam Perubahan pada pedoman akuntansi Kementerian Keuangan
PPN Non-air
penetapan PDAM sebagai PKP atas PDAM untuk menyamakan persepsi Direktorat Pajak
pendapatan non-air
PDAM dibebani kewajiban menyetor
Perda tentang PAD dan Perda tentang kewajiban menyetor Kementerian Dalam Negeri
PAD dan membayar berbagai
retribusi daerah PAD direvisi dan retribusi dihapus Pemerintah Daerah
retribusi lainnya
2 TARIF AIR
Sosialisasi PP No. 16 Tahun 2005
Tarif tidak full cost Penyesuaian tarif tidak disetujui kepada Pemerintah Daerah dan DPRD DPP Perpamsi
recovery stakeholder langsung oleh Pemerintah Pusat dan Kementerian Dalam Negeri
DPP Perpamsi
ORGAN DAN
3
KEPEGAWAIAN
Revisi Permendagri agar biaya gaji
Permendagri No. 2/2007 pasal 12 diatur sesuai kemampuan dan
ayat 5 paragraf 4: Biaya pegawai tidak karakteristik PDAM
Kesejahteraan pegawai
boleh lebih dari 40% realisasi belanja Kementerian Dalam Negeri
sulit ditingkatkan Permendagri juga memuat aturan
operasional perusahaan tahun
sebelumnya menyangkut kesejahteraan pegawai,
bukan hanya kesejahteraan direksi
Kepastian karir pegawai Belum ada ketentuan untuk
Ditambahkan ketentuan bahwa Direksi
PDAM hingga mencapai mengutamakan Direksi dari internal Kementerian Dalam Negeri
diutamakan dari internal PDAM
jenjang Direksi PDAM
Direksi dari internal Jika Direksi masih memiliki potensi
PDAM tidak dapat untuk memimpin PDAM, perlu
Ketentuan pemberhentian Direksi ada ketentuan tambahan yang
diangkat kembali jika
dalam Permendagri No.2/2007 pasal memungkinkan yang bersangkutan Kementerian Dalam Negeri
sudah dua kali menjabat
15, 16, 17 melanjutkan karir sebagai Direksi,
meskipun belum misalnya dengan dimutasi ke PDAM
mencapai usia pensiun lain yang dapat menerima.
4 UU BUMD

UU No. 5/1962 tentang BUMD yang


Ketidakpastian dalam
masih berlaku sudah tidak sesuai lagi Perpamsi dilibatkan dalam DPR RI
pengelolaan PDAM
dengan keadaan pengelolaan PDAM pembahasan RUU BUMD yang baru. Kementerian Dalam Negeri
sebagai BUMD
pada masa sekarang

5 TARIF DASAR LISTRIK


Biaya listrik yang tinggi
Tarif B to B yang diterapkan PLN bagi PLN memberikan tarif khusus kepada Kementerian ESDM
memberatkan biaya
PDAM PDAM PT PLN
operasional PDAM

PEDOMAN PENILAIAN
6
KINERJA
Nilai kinerja PDAM yang
telah melunasi utang Kepmendagri No. 47 Tahun 1999
sebelum kebijakan tidak memperhitungkan nilai kinerja Revisi Kepmendagri No. 47/1999 Kementerian Dalam Negeri
penghapusan utang PDAM yang tidak punya utang lagi
nonpokok menjadi nol

PENGADAAN BARANG
7
DAN JASA

PDAM mengalami
Kementerian Dalam Negeri
kesulitan dalam Harus mengikuti tahapan-tahapan Ada regulasi khusus untuk pengadaan
Kementerian Keuangan
pengadaan barang dan sesuai Keppres No. 80 Tahun 2003 barang dan jasa PDAM
Pemerintah Daerah
jasa yang sifatnya segera
PETA MASALAH PDAM
Relasi Stakeholders
DPRD

Perbankan
Pemerintah
Pusat
PU, DN, Keu, PPN, Restrukturisasi APBD, penetapan
dll Utang, SDA, tarif, Perda
evaluasi Pembiayaan
pengembangan
Otonomi, SPAM
APBN, APBN
legislasi Pelanggan,
Pemerintah
masyarakat
Daerah Masalah-
masalah Kualitas pelayanan
DPR RI Kebijakan, internal
Komisi V dan VII regulasi,
konsultasi, Komitmen UU Perlindungan
DPD RI
Komite II koordinasi, Sosialisasi, Konsumen,
evaluasi, advokasi komunikasi publik,
aspirasi pencitraan PDAM
YLKI, LSM,
pers
Kebijakan, regulasi,
konsultasi, aspirasi Komunikasi, PDAM
koordinasi, Tingginya TDL
pelayanan dan harga BBM
PERPAMSI
PLN,
Pengadaan
Pertamina

Audit Pengenaan barang dan jasa,


PPN Non-air standar produk
keuangan
Bantuan capacity
building, twinning, dsb

Kantor Supplier/produsen:
BPK/BPKP Pajak Bahan kimia, pipa,
Lembaga meter air, dsb.
donor, mitra
11
12

Masalah Pengenaan PPN Non-air


• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 7 Tahun 2007 tentang Perubahan
Ketiga atas Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2001 tentang Impor dan atau
Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu yang Bersifat Strategis yang Dibebaskan
dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai, pada pasal 1 ayat 1 huruf g dan pasal
2 ayat 2 huruf g dinyatakan bahwa salah satu barang kena pajak tertentu yang
bersifat strategis adalah air bersih yang dialirkan melalui pipa oleh Perusahaan
Air Minum, sehingga dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.
• Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-539/PJ/2001 tentang Pajak
Pertambahan Nilai atas Penyerahan Air Bersih oleh Perusahaan Air Minum
antara lain mengatur:
a. Pasal 2: penyerahan air bersih yang dialirkan melalui pipa oleh
Perusahaan Air Minum dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan
Nilai.
b. Pasal 3 ayat (1): Perusahaan Air Minum yang semata-mata melakukan
penyerahan air bersih yang dialirkan melalui pipa tidak wajib melaporkan
usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.
• Terdapat perbedaan persepsi antara PDAM dengan Kantor Pelayanan Pajak
Daerah di mana PDAM menyatakan bahwa kegiatan pemasangan baru,
penyambungan kembali, perbaikan/penggantian meter dan pendapatan non-
air lainnya (di luar pendapatan denda) adalah bagian yang tak terpisahkan dari
kegiatan menghasilkan air bersih yang kemudian diserahkan kepada pelanggan,
dan PDAM semata-mata hanyalah menyerahkan air bersih, tidak melakukan
penyerahan lain karena komponen pasang baru dan sejenisnya adalah aktiva
tetap PDAM, bukan aset pelanggan. Oleh karena itu, tidak tepat jika atas
kegiatan tersebut dikenakan PPN karena bertentangan dengan PP No. 7 Tahun
2007 dan Keputusan Dirjen Pajak No. KEP-539/PJ/2001.
• Putusan Pengadilan Pajak di Jakarta yang memenangkan gugatan banding
PDAM Tirtanadi Sumatera Utara kepada Kantor Pelayanan Pajak Medan atas
pengenaan PPN Non-air seharusnya menjadi yurisprudensi bagi kasus serupa
lainnya.
• Pada saat pengadaan pipa dan meter air, PDAM sudah dikenai PPN. Pengenaan
PPN atas Pendapatan Non-air berarti pengenaan pajak ganda yang jika
ditagihkan oleh PDAM kepada pelanggan akan menjadi beban tambahan yang
kontraproduktif bagi Program 10 Juta Sambungan Baru.
• PDAM di seluruh Indonesia adalah aktor utama yang berperan strategis dalam
pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs) tahun 2015 di bidang
penyediaan akses air minum. Pengenaan PPN Non-air ini telah memberatkan
PDAM sehingga menjadi hambatan dalam memaksimalkan pelayanan.
13
Beban Tarif Dasar Listrik
• PDAM adalah pelaksana pelayanan publik yang melayani semua golongan masyarakat,
baik industri, rumah tangga, maupun sosial. Pelanggan rumah tangga meliputi hampir
90% dari total jumlah pelanggan PDAM secara nasional.
• Biaya terbesar dalam operasional PDAM adalah untuk biaya listrik perpompaan.
• Tarif yang diberlakukan PDAM kepada pelanggan tidak signifikan dengan tarif yang
diberlakukan PLN kepada PDAM, yaitu tarif industri (B to B). Sedangkan mayoritas
pelanggan PDAM membayar tarif golongan rumah tangga.
• Sejak 2005, PLN memberlakukan disinsentif bagi pemakaian listrik pada waktu beban
puncak, bersamaan dengan beban puncak pemakaian air oleh pelanggan PDAM (pukul
18.00 - 22.00), sehingga biaya listrik yang ditanggung PDAM meningkat 35%.
• Biaya listrik yang tinggi menjadi beban sangat berat yang melemahkan kinerja
keuangan PDAM.
• Perlu pemberlakuan tarif khusus yang adil untuk membantu PDAM meningkatkan
pelayanan.

Tarif Bahan Bakar Solar


• Tidak kurang dari 280 PDAM beroperasi di berbagai Ibu Kota Kecamatan (IKK) atau
perdesaan.
• Banyak instalasi pengolahan PDAM yang tersebar di IKK yang belum terjangkau
aliran listrik, sehingga instalasi itu harus digerakkan dengan genset yang banyak
mengkonsumsi bahan bakar solar.
• Solar bagi kebutuhan PDAM dikenai tarif industri yang sangat mahal.
• PDAM tidak dibolehkan membeli solar di stasiun pengisian BBM dengan harga
umum seperti pelanggan umum.
• Mahalnya biaya bahan bakar solar membuat sebagian besar instalasi IKK tidak
mampu menutup biaya solar, sehingga banyak instalasi IKK yang tidak beroperasi.
• Perlu kebijakan khusus agar tarif bahan bakar solar untuk PDAM adalah tarif biasa
(tarif umum). Alasannya, instalasi IKK di perdesaan mempunyai pelanggan dari
kalangan rakyat berpenghasilan rendah, sehingga tarif air yang mereka bayar pun
sangat rendah.
14
Pointer Masalah Air baku
• Mayoritas PDAM saat ini menghadapi kesulitan memperoleh air baku untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan dan peningkatan cakupan layanan.
• Terwujudnya target penambahan 10 juta sambungan hingga tahun 2013 sangat
bergantung pada tersedianya sumber air baku, yang diperkirakan sekitar 130 ribu
liter per detik. Sekitar 70% dari kebutuhan itu harus diperoleh dari eksplorasi sumber
baru.
• Masalah air baku juga menyangkut kualitas yang memburuk. Sumber air permukaan
yang dimanfaatkan PDAM saat ini banyak yang tercemar oleh limbah industri dan
rumah tangga, juga sedimentasi yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan di hulu
Daerah Aliran Sungai. Keadaan ini memperberat biaya dan proses pengolahan air.
• Konflik antar wilayah dalam pemanfaatan air baku turut memperparah situasi.
• Tanggung jawab dan kewenangan dalam penyediaan dan pemanfaatan air baku
berada di pundak pemerintah, bukan PDAM.

Kehilangan air (Air Tak Berekening)


• Secara nasional, tingkat kehilangan air rata-rata masih tinggi, antara 38 - 40%.
• Tingginya angka kehilangan air adalah salah satu penyebab utama PDAM menjadi
tidak sehat (suplai air terganggu dan mengalami kerugian finansial yang besar).
• Sejumlah PDAM bahkan masih memiliki jaringan pipa peninggalan zaman Belanda.
• Untuk menanggulangi kehilangan teknis yang disebabkan kebocoran pada jaringan
perpipaan dan meter air yang tidak akurat, dibutuhkan biaya yang besar.
• Di wilayah Jakarta, kehilangan air yang tinggi disebabkan oleh pencurian (modus
kriminal) dan/atau sambungan ilegal di kawasan rawan air oleh masyarakat yang ka­
rena masalah administrasi kependudukan tak dapat dilayani PDAM.
• Tidak tersedianya alternatif untuk memperoleh akses air bersih selain dari pipa PDAM,
cenderung mendorong masyarakat untuk melakukan tindakan pencurian/sambungan
ilegal.
15

NILAI KINERJA PDAM

Sumber : Kinerja PDAM 2009 (BPPSPAM)


Catatan : - Evaluasi kinerja PDAM oleh BPPSPAM pada tahun 2009
menggunakan data audit tahun 2008.
- Karena belum memiliki data terbaru, beberapa PDAM
masih dinilai berdasarkan data audit sebelum 2008.
KINERJA PDAM (evaluasi oleh BPPSPAM 2009)
16
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN

DPD PERPAMSI NANGROE ACEH DARUSSALAM


1. PDAM TIRTA MOUNTALA KAB. ACEH BESAR 1. PDAM TIRTA DAROY KOTA BANDA ACEH 1. PDAM TIRTA KEUMUNENG KOTA LANGSA 1. PDAM TIRTA SINGKIL KOTA SINGKIL
2. PDAM TIRTA ANEUK LAOT KOTA SABANG 2. PDAM TIRTA PEUSADA KAB. ACEH TIMUR 2. PDAM TIRTA FULAWAN KAB. SEUMELUE
3. PDAM TIRTA MONPASE KAB. ACEH UTARA 3. PDAM TIRTA AGARA KUTACANE KAB. ACEH TENGGARA 3. PDAM KAB. ACEH TAMIANG
4. PDAM TIRTA TAWAR KAB. ACEH TENGAH 4. PDAM TIRTA MEULABOH KAB. ACEH BARAT 4. PDAM TIRTA BENGI KAB. BENER MERIAH
5. PDAM TIRTA NAGA TAPAKTUAN KAB. ACEH SELATAN 5. PDAM TIRTA MON KRUENG BARO KAB. PIDIE 5. PDAM TIRTA SEJUK KAB. GAYO LUES
6. PDAM KRUENG PEUSANGAN KAB. BIREUN 6. BLUD SPAM TIRTA MON MATA, ACEH JAYA
7. PDAM TIRTA KRUENG MEUREUDU PIDIE
JAYA
DPD PERPAMSI SUMATERA UTARA
1. PDAM TIRTA NADI KOTA MEDAN 1. PDAM TIRTA KUALO KOTA TANJUNG BALAI 1. PDAM TIRTA ULI KOTA PEMATANG SIANTAR
2. PDAM TIRTA NAULI KOTA SIBOLGA 2. PDAM TIRTA BULIAN KAB. TEBING TINGGI 2. PDAM TIRTA SARI KOTA BINJAI
3. PDAM MUAL NATIO KAB. TAPANULI UTARA 3. PDAM TIRTA DELI KAB. DELI SERDANG
4. PDAM KOTA PADANGSIDEMPUAN 4. PDAM KAB. ASAHAN
5. PDAM TIRTA BINA KAB. LABUHAN BATU
6. PDAM TIRTA LIHOU KAB. SIMALUNGUN
7. PDAM TIRTA NCIHO KAB. DAIRI
8. PDAM MUAL NAULI KAB. TAPANULI TENGAH
9. PDAM TIRTA WAMPU KAB. LANGKAT
DPD PERPAMSI SUMATERA BARAT
1. PDAM KOTA PAYAKUMBUH 1. PDAM KOTA PADANG 1. PDAM KOTA SAWAHLUNTO 1. PDAM KAB. SOLOK SELATAN
2. PDAM KOTA PADANG PANJANG 2. PDAM KOTA BUKIT TINGGI 2. PDAM TIRTA SANJUNG BUANA KAB. SAWAHLUNTO
3. PDAM KOTA SOLOK 3. PDAM KAB. PASAMAN BARAT 3. PDAM KAB. LIMA PULUH KOTA
4. PDAM KAB. PASAMAN 4. PDAM KAB. SOLOK 4. PDAM TIRTA ANTOKAN KAB. AGAM
5. PDAM KAB. PESISIR SELATAN 5. PDAM TIRTA ALAMI KAB.TANAH DATAR
6. PDAM KAB. PADANG PARIAMAN
DPD PERPAMSI RIAU DAN KEPULAUAN RIAU
1. PDAM TIRTA INDRA KAB. INDRAGIRI HULU 1. PDAM KAB. BENGKALIS 1. PDAM TIRTA SIAK KOTA PEKANBARU 1. BPAP KODYA DUMAI
2. PDAM TIRTA BINTAN KAB. TANJUNG UBAN 2. PDAM TIRTA KEPRI KOTA TANJUNG PINANG 2. PT ADHYA TIRTA BATAM
3. PDAM TIRTA INDRAGIRI KAB. TEMBILAHAN 3. PDAM TIRTA KAMPAR KAB. KAMPAR 3. BPAM KAB. ROKAN HILIR
4. PDAM TIRTA NUSA NATUNA 4. PDAM KAB.PELALAWAN UPT.PANGKALAN
KERINCI
5. PRUSDA KARIMUN
6. BPAM KAB. KUANTAN SINGINGI
7. BPAB SRI INDRAPURA KAB. SIAK
8. BPAB KAB. ROKAN HULU
9. PDAM DABO SINGKEP
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN

DPD PERPAMSI BENGKULU


1. PDAM TIRTA RATU SAMBAS KAB.BENGUKU UTARA 1. PDAM KOTA BENGKULU 1. PDAM KAB. LEBONG
2. PDAM KAB. KEPAHYANG 2. PDAM KAB. BENGKULU SELATAN 2. PDAM KAB. SELUMA
3. PDAM KAB. REJANG LEBONG 3. PDAM KAB. KAUR
4. PDAM TIRTA SELAGAN KAB. MUKO-MUKO
DPD PERPAMSI JAMBI
1. PDAM TIRTA MAYANG KOTA JAMBI 1. PDAM TIRTA PENGABUAN KAB. TANJUNG JABUNG 1. PDAM KAB. TANJUNG JABUNG TIMUR
BARAT
2. PDAM TIRTA BATANGHARI KAB. BATANGHARI 2. PDAM PANCURAN TELAGO KAB. BUNGO
3. PDAM TIRTA SAKO BATUAH KAB. SAROLANGUN 3. PDAM TIRTA SAKTI KAB. KERINCI
4. PDAM TIRTA MUARO KAB. MUARO JAMBI
5. PDAM TIRTA MUARO KAB. TEBO
6. PDAM TIRTA BUANA KAB. MERANGIN
DPD PERPAMSI SUMATERA SELATAN DAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
1. PDAM TIRTA MUSI KOTA PALEMBANG 1. PDAM KAB. MUSI RAWAS 1. PDAM TIRTA SAKA SELABUNG KAB. OKU SELATAN
2. PDAM KAB. OGAN KOMERING ULU 2. PDAM LEMATANG ENIM KAB. MUARA ENIM 2. PDAM KAB. LAHAT
3. PDAM KAB. BANYUASIN 3. PDAM KAB. MUSIBANYUASIN TIRTA RANDIK 3. PDAM OKU TIMUR
4. PDAM KOTA PRABUMULIH TIRTA PRABUJAYA 4. PDAM PANGKAL PINANG
5. PDAM KAB. OGAN ILIR 5. PDAM KOTA LUBUK LINGGAU TIRTA BUKIT SULAP
6. PDAM KAB. BANGKA TIRTA BANGKA 6. PDAM KAB. BELITUNG
7. PDAM KAB. OGAN KOMERING ILIR TIRTA AGUNG
DPD PERPAMSI LAMPUNG
1. PDAM KAB. TULANG BAWANG 1. PDAM WAY RILAU KOTA BANDAR LAMPUNG 1. PDAM WAY KANAN KOTA METRO
2. PDAM TIRTA JASA KAB. LAMPUNG SELATAN 2. PDAM KAB. LAMPUNG TIMUR
3. PDAM WAY BUMI KAB. LAMPUNG UTARA
4. PDAM WAY IRANG KAB. LAMPUNG TENGAH
5. PDAM LIMAU KUNCI KAB. LAMPUNG BARAT
6. PDAM WAY AGUNG KAB. TANGGAMUS
DPD PERPAMSI DKI JAKARTA
1. PAM DKI JAYA
DPD PERPAMSI BANTEN
1. PDAM KOTA TANGERANG 1. PDAM KAB. LEBAK 1. PDAM KOTA SERANG
2. PDAM KOTA CILEGON 2. PT KRAKATAU TIRTA INDUSTRI
3. PDAM KAB. SERANG
4. PDAM TIRTA KERTA RAHARJA KAB. TANGERANG
5. PDAM KAB. PANDEGLANG
17
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN
18
DPD PERPAMSI JAWA BARAT
1. PDAM KOTA CIREBON 1. PDAM TIRTA ANOM KOTA BANJAR 1. PDAM KOTA BANDUNG
2. PDAM TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI 2. PDAM KAB. GARUT 2. PDAM TIRTA BUMI WIBAWA KOTA SUKABUMI
3. PDAM TIRTA KAMUNING KAB. KUNINGAN 3. PDAM TIRTA TARUM KAB.KARAWANG 3. PDAM KAB. CIREBON
4. PDAM KAB. BEKASI 4. PDAM TIRTA DARMA AYU KAB. INDRAMAYU 4. PDAM KAB. SUMEDANG
5. PDAM TIRTA GALUH KAB. CIAMIS 5. PDAM KAB. CIANJUR
6. PDAM TIRTA SUKAPURA KAB. TASIKMALAYA
7. PDAM TIRTA RAHARJA KAB. BANDUNG
8. PDAM TIRTA RANGGA KAB. SUBANG
9. PDAM KAB. MAJALENGKA
10. PDAM TIRTA JAYA KAB. SUKABUMI
11. PDAM KAB. PURWAKARTA
12. PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR
13. PDAM TIRTA KAHURIPAN KAB.BOGOR
DPD PERPAMSI JAWA TENGAH
1. PDAM KOTA SALATIGA 1. PDAM KAB. DEMAK 1. PDAM KOTA SEMARANG
2. PDAM KOTA MAGELANG 2. PDAM KAB. PATI 2. PDAM KOTA SURAKARTA
3. PDAM KOTA TEGAL 3. PDAM KAB. PEKALONGAN 3. PDAM KAB. GROBOGAN
4. PDAM KOTA PEKALONGAN 4. PDAM TIRTA PERWITASARI KAB. PURWOREJO 4. PDAM KAB. SEMARANG
5. PDAM KAB. KENDAL 5. PDAM KAB. BREBES 5. PDAM KAB. REMBANG
6. PDAM KAB. BOYOLALI 6. PDAM KAB. BLORA
7. PDAM KAB. MAGELANG
8. PDAM KAB. KLATEN
9. PDAM KAB. SUKOHARJO
10. PDAM KAB. WONOGIRI
11. PDAM KAB. TEMANGGUNG
12. PDAM KAB. KEBUMEN
13. PDAM KAB. PURBALINGGA
14. PDAM KAB. BANJARNEGARA
15. PDAM KAB. TEGAL
16. PDAM KAB. KARANGANYAR
17. PDAM KAB. WONOSOBO
18. PDAM KAB. JEPARA
19. PDAM KAB. BANYUMAS
20. PDAM KAB. BATANG
21. PDAM KAB. SRAGEN
22. PDAM KAB. PEMALANG
23. PDAM KAB. KUDUS
24. PDAM KAB. CILACAP
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN

DPD PERPAMSI D.I. YOGYAKARTA


1. PDAM TIRTA MARTA D.I. YOGYAKARTA 1. PDAM KAB. KULON PROGO 1. PDAM KAB. SLEMAN
2. PDAM KAB. GUNUNG KIDUL 2. PDAM KAB. BANTUL
DPD PERPAMSI JAWA TIMUR
1. PDAM KOTA SURABAYA 1. PDAM KOTA BATU 1. PDAM KOTA MOJOKERTO
2. PDAM KOTA MALANG 2. PDAM KAB. JOMBANG 2. PDAM KOTA BLITAR
3. PDAM KOTA MADIUN 3. PDAM KAB. BOJONEGORO 3. PDAM KAB. PONOROGO
4. PDAM KOTA PROBOLINGGO 4. PDAM KAB. BONDOWOSO 4. PDAM KAB. KEDIRI
5. PDAM KOTA KEDIRI 5. PDAM KAB. TUBAN 5. PDAM KAB. TULUNGAGUNG
6. PDAM KOTA PASURUAN 6. PDAM KAB. SAMPANG 6. PDAM KAB. PAMEKASAN
7. PDAM KAB. PROBOLINGGO 7. PDAM KAB. PACITAN 7. PDAM KAB. NGANJUK
8. PDAM KAB. JEMBER 8. PDAM KAB. MADIUN 8. PDAM KAB. LUMAJANG
9. PDAM KAB. GRESIK 9. PDAM KAB. BANGKALAN
10. PDAM KAB. SIDOARDJO 10. PDAM KAB. TRENGGALEK
11. PDAM KAB. BANYUWANGI 11. PDAM KAB. SUMENEP
12. PDAM KAB. SITUBONDO 12. PDAM KAB. LAMONGAN
13. PDAM KAB. MAGETAN 13. PDAM KAB. PASURUAN
14. PDAM KAB. MALANG 14. PDAM KAB. BLITAR
15. PDAM KAB. MOJOKERTO 15. PDAM KAB. NGAWI
DPD PERPAMSI BALI
1. PDAM KOTA DENPASAR 1. PDAM KAB. KLUNGKUNG 1. PDAM KAB. TABANAN 1. PT. TIRTA ARTHA BUANA MULIA
2. PDAM KAB. BADUNG 2. PDAM KAB. JEMBRANA 2. PDAM KAB. BANGLI
3. PDAM KAB. KARANGASEM 3. PDAM KAB. GIANYAR
4. PDAM KAB. BULELENG
DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA BARAT
1. PDAM MENANG MATARAM KAB. LOMBOK BARAT 1. PDAM KAB. SUMBAWA 1. PDAM KAB. LOMBOK TENGAH
1. PDAM KAB. LOMBOK TIMUR 2. PDAM KAB. BIMA
3. PDAM KAB. DOMPU
DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA TIMUR
1. PDAM MATAWAI AMAHU KAB. SUMBA TIMUR 1. PDAM KAB. BELU 1. PDAM KAB. ENDE
2. PDAM TIRTA KOMODO KAB. MANGGARAI 2. PDAM KAB. KUPANG 2. PDAM TIRTA CENDANA KAB. TIMOR TENGAH UTARA
3. PDAM KAB. NGADA 3. PDAM KAB. FLORES TIMUR
4. PDAM KAB. SIKKA
5. PDAM KAB. ALOR
6. PDAM KAB. TIMOR TENGAH SELATAN
7. PDAM KAB. ROTE NDAO
19
20
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN

DPD PERPAMSI KALIMANTAN BARAT


1. PDAM KAB. SANGGAU 1. PDAM KOTA PONTIANAK 1. PDAM KAB. SAMBAS 1. PDAM KAB. LANDAK
2. PDAM KAB. KAPUAS HULU 2. PDAM KAB. MELAWI
3. PDAM KAB. PONTIANAK 3. PDAM KAB. KUBU RAYA
4. PDAM KAB. KETAPANG 4. PDAM KAB. SEKADAU
5. PDAM KAB. BENGKAYANG 5. PDAM KAB. KAYUNG UTARA
6. PDAM KAB. SINTANG
DPD PERPAMSI KALIMANTAN TIMUR
1. PDAM KOTA BONTANG 1. PDAM KOTA SAMARINDA 1. PDAM KAB. KUTAI TIMUR
2. PDAM KOTA TARAKAN 2. PDAM KOTA BALIKPAPAN
3. PDAM KAB. NUNUKAN 3. PDAM KAB. KUTAI BARAT
4. PDAM KAB. BULUNGAN 4. PDAM KAB. MALINAU
5. PDAM KAB. KUTAI KARTANEGARA 5. PDAM KAB. BERAU
6. PDAM KAB. PASIR
7. PDAM PENAJAM PASER UTARA
DPD PERPAMSI KALIMANTAN TENGAH
1. PDAM KAB. KOTAWARINGIN TIMUR 1. PDAM KOTA PALANGKARAYA 1. PDAM KAB. PULANG PISAU
2. PDAM KAB. KAPUAS 2. PDAM KAB. KOTAWARINGIN BARAT 2. PDAM KAB. GUNUNG MAS
3. PDAM KAB. BARITO SELATAN 3. PDAM KAB. SUKAMARA
4. PDAM KAB. BARITO UTARA 4. PDAM KAB. KATINGAN
5. PDAM KAB. BARITO TIMUR
6. PDAM KAB. MURUNG RAYA
7. PDAM KAB. LAMANDAU
8. PDAM KAB. SERUYAN
DPD PERPAMSI KALIMANTAN SELATAN
1. PDAM BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN 1. PDAM KAB. TAPIN 1. PDAM KAB. TANAH LAUT
2. PDAM KAB. HULU SUNGAI UTARA 2. PDAM KAB. TABALONG
3. PDAM KAB. KOTABARU 3. PDAM KAB. HULU SUNGAI SELATAN
4. PDAM KAB. BANJAR 4. PDAM KAB. HULU SUNGAI TENGAH
5. PDAM KAB. BARITO KUALA
6. PDAM KAB. BALANGAN
7. PDAM KAB. TANAH BUMBU
DPD PERPAMSI SULAWESI UTARA
1. PDAM KAB. TALAUD 1. PT. AIR MANADO 1. PDAM KAB. MINAHASA UTARA
2. PDAM KAB. TOMOHON 2. PDAM KOTA BITUNG 2. PDAM KAB. MINAHASA SELATAN
3. PDAM KAB. MINAHASA 3. PDAM KAB. SITARO
4. PDAM KAB. BOLAANG MONGONDOW
5. PDAM KAB. KEPULAUAN SANGIHE
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN

DPD PERPAMSI GORONTALO


1. PDAM KAB. PUHUWATO 1. PDAM KOTA GORONTALO 1. PDAM KAB. BOALEMO
2. PDAM KAB. GORONTALO 2. PDAM KAB. BONE BOLANGO
3. BLU GORONTALO UTARA
DPD PERPAMSI SULAWESI TENGAH
1. PDAM KAB. TOLI -TOLI 1. PDAM KOTA PALU 1. PDAM KAB. TOJO UNO - UNO 1. PDAM KAB. BANGGAI KEPULAUAN
2. PDAM KAB. BANGGAI 2. PDAM KAB. DONGGALA
3. PDAM KAB. POSO
4. PDAM KAB. MOROWALI
5. PDAM KAB. BUOL
DPD PERPAMSI SULAWESI TENGGARA
1. PDAM KAB. BUTON 1. PDAM KOTA BAU BAU 1. PDAM KOTA KENDARI 1. PDAM KAB. KOLAKA UTARA
1. PDAM KAB. KOLAKA 2. PDAM KAB. KOLAKA 2. PDAM KAB. KONAWE SELATAN
3. PDAM KAB. KONAWE 3. PDAM KAB. WAKATOBI
4. PDAM KAB. MUNA 4. PDAM KAB. BAMBANA
DPD PERPAMSI SULAWESI SELATAN DAN BARAT
1. PDAM KAB. ENREKANG 1. PDAM KOTA MAKASSAR 1. PDAM KOTA PALOPO 1. PDAM KAB. MAROS
2. PDAM KAB. LUWU UTARA 2. PDAM KOTA PARE - PARE 2. PDAM KAB. PANGKAJENE KEPULAUAN 2. PDAM KAB. MAMUJU UTARA
3. PDAM KAB. LUWU TIMUR 3. PDAM KAB. BARRU 3. PDAM KAB. WAJO
4. PDAM KAB. BANTAENG 4. PDAM KAB. SIDRAP 4. PDAM KAB. SOPPENG
5. PDAM KAB. MAMUJU 5. PDAM KAB. GOWA 5. PDAM KAB. BONE
6. PDAM KAB. TAKALAR 6. PDAM KAB. TANA TORAJA
7. PDAM KAB. BULUKAMBA 7. PDAM KAB. PINRANG
8. PDAM KAB. POLEWALI MANDAR 8. PDAM KAB. JENEPONTO
9. PDAM KAB. SINJAI
10. PDAM KAB. SELAYAR
11. PDAM KAB. MAMASA
12. PDAM KAB. MAJENE
DPD PERPAMSI MALUKU
1. PDAM KAB. KEPULAUAN ARU 1. PDAM KAB. MALUKU TENGAH 1. PDAM KOTA AMBON
2. PDAM KAB. BURU 2. PDAM KAB. MALUKU TENGGARA
3. PDAM KAB. MALUKU TENGGARA BARAT
DPD PERPAMSI MALUKU UTARA
1. PDAM KAB. HALMAHERA BARAT 1. PDAM KOTA TERNATE 1. PDAM KAB. HALMAHERA UTARA
2. PDAM KAB. HALMAHERA SELATAN 2. PDAM KOTA KEP. TIDORE 2. PDAM KAB. HALMAHERA TIMUR
3. PDAM KAB. HALMAHERA TENGAH 3. PDAM KAB. SULA
4. PDAM KAB. MOROTAI
21
22
SEHAT KURANG SEHAT SAKIT BELUM ADA DATA PENILAIAN

DPD PERPAMSI PAPUA DAN PAPUA BARAT


1. PDAM KAB. JAYAPURA 1. PDAM KAB. MERAUKE 1. PDAM KAB. BIAK NUMFOR 1. PDAM KAB. SORONG
2. PDAM KAB. NABIRE 2. PDAM KAB. MANOKWARI
3. PDAM KAB. FAK FAK
4. PDAM KAB. YAPEN WAROPEN
5. PDAM KAB. KAIMANA
23
REKAPITULASI NILAI KINERJA PDAM
PER DPD PERPAMSI
NILAI KINERJA
JUMLAH JUMLAH
NO. DPD PERPAMSI PELANGGAN PDAM Sehat
Kurang
Sakit
Belum Ada
Sehat Data Penilaian
1 NANGROE ACEH DARUSALLAM 160.186 19 1 6 5 7
2 SUMATERA UTARA 608.254 17 4 2 9 2
3 SUMATERA BARAT 199.548 16 4 5 6 1
4 RIAU DAN KEPULAUAN RIAU 246.310 17 1 4 3 9
5 BENGKULU 54.398 9 - 2 4 3
6 JAMBI 119.131 10 - 3 6 1
7 SUMATERA SELATAN & KEP. 217.114 16 3 6 7 -
BANGKA BELITUNG
8 LAMPUNG 60.492 9 - 1 6 2
9 DKI JAYA 796.121 1 - - 1 -
10 BANTEN 187.236 8 5 - 1 2
11 JAWA BARAT 996.548 22 13 5 4 -
12 JAWA TENGAH 1.001.159 35 24 5 6 -
13 D.I. YOGYAKARTA 112.883 5 2 2 1 -
14 JAWA TIMUR 1.246.182 38 15 8 15 -
15 BALI 306.657 10 4 3 2 1
16 NUSA TENGGARA BARAT 144.066 7 2 3 1 1
17 NUSA TENGGARA TIMUR 96.234 14 2 7 3 2
18 KALIMANTAN BARAT 133.033 14 1 6 1 6
19 KALIMANTAN TIMUR 287.954 13 5 7 1 -
20 KALIMANTAN TENGAH 83.302 14 2 8 4 -
21 KALIMANTAN SELATAN 224.648 12 4 7 1 -
22 SULAWESI UTARA 110.777 10 - 2 5 3
23 GORONTALO 32.028 6 - 1 2 3
24 SULAWESI TENGAH 62.385 9 2 5 1 1
25 SULAWESI TENGGARA 56.129 10 1 2 4 3
26 SULAWESI SELATAN & BARAT 340.441 27 4 8 12 3
27 MALUKU 16.798 7 1 2 3 -
28 MALUKU UTARA 43.839 8 2 - 3 4
29 PAPUA DAN PAPUA BARAT 62.961 9 1 5 2 1
JUMLAH PELANGGAN 8.006.814 392 103 115 119 55
24
25

FOKUS
PENYEHATAN PDAM
FOKUS PENYEHATAN PDAM
26 (dianalisis dari hasil evaluasi kinerja PDAM oleh BPPSPAM 2009)
ASPEK PENILAIAN RENDAH
PDAM KETERANGAN
KEUANGAN MANAJEMEN TEKNIS
DPD PERPAMSI NANGROE ACEH DARUSALLAM
1. PDAM TIRTA KEUMUNENG KOTA LANGSA l l Konsumsi air, kehilangan air dan efisiensi produksi
2. PDAM TIRTA PEUSADA KAB. ACEH TIMUR l l Konsumsi air, kehilangan air dan efisiensi produksi
3. PDAM TIRTA AGARA KUTACANE KAB. ACEH TENGGARA l l l Ketiga aspek lemah
4. PDAM TIRTA MEULABOH KAB. ACEH BARAT l l l Ketiga aspek lemah
5. PDAM TIRTA MON KRUENG BARO KAB. PIDIE l Kehilangan air dan efisiensi produksi

DPD PERPAMSI SUMATERA UTARA l l Pendapatan thd total utang dan efisiensi produksi
1. PDAM TIRTA ULI KOTA PEMATANG SIANTAR l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yg baik
2. PDAM TIRTA SARI KOTA BINJAI l l Keseluruhan aspek keuangan & manajemen lemah
3. PDAM TIRTA DELI KAB. DELI SERDANG l Konsumsi air dan struktur pelanggan lemah
4. PDAM KAB. ASAHAN l l Keseluruhan aspek keuangan & manajemen lemah
5. PDAM TIRTA BINA KAB. LABUHAN BATU l l Keseluruhan aspek keuangan & manajemen lemah
6. PDAM TIRTA LIHOU KAB. SIMALUNGUN l l Keseluruhan aspek keuangan & manajemen lemah
7. PDAM TIRTA NCIHO KAB. DAIRI l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi produksi yg baik
8. PDAM KAB. TAPANULI TENGAH l l l Ketiga aspek lemah
8. PDAM TIRTA WAMPU KAB. LANGKAT l l l Ketiga aspek lemah

DPD PERPAMSI SUMATERA BARAT


1. PDAM KOTA SAWAHLUNTO l l l Ketiga aspek lemah
2. PDAM TIRTA SANJUNG BUANA KAB. SAWAHLUNTO l l Konsumsi air, kehilangan air dan efisiensi produksi
3. PDAM KAB. LIMA PULUH KOTA l l Konsumsi air, kehilangan air dan efisiensi produksi
4. PDAM TIRTA ANTOKAN KAB. AGAM l l l Ketiga aspek lemah
5. PDAM TIRTA ALAMI KAB.TANAH DATAR l Aspek keuangan sangat lemah
6. PDAM KAB. PADANG PARIAMAN l Konsumsi air dan struktur pelanggan yang kurang baik

DPD PERPAMSI RIAU


1. PDAM TIRTA SIAK KOTA PEKANBARU l l l Ketiga aspek lemah
2. PDAM TIRTA JANGGI KOTA TANJUNG PINANG l l l Ketiga aspek lemah
3. PDAM TIRTA KAMPAR KAB. KAMPAR l l l Ketiga aspek lemah

DPD PERPAMSI BENGKULU


1. PDAM KOTA BENGKULU l l l Ketiga aspek lemah

2. PDAM KAB. BENGKULU SELATAN Ketiga aspek lemah, hanya kehilangan air & efisiensi
l l l distribusi yang baik
3. PDAM KAB. REJANG LEBONG l l l Ketiga aspek lemah
4. PDAM TIRTA SELAGAN KAB. MUKO-MUKO l l Ketiga aspek lemah

DPD PERPAMSI JAMBI


1. PDAM TIRTA PENGABUAN KAB. TANJUNG JABUNG BARAT l Konsumsi air dan struktur pelanggan lemah
2. PDAM PANCURAN TELAGO KAB. BUNGO l l l Ketiga aspek lemah
3. PDAM TIRTA SAKTI KAB. KERINCI l l l Ketiga aspek lemah
4. PDAM TIRTA MUARO KAB. MUARO JAMBI l l Kedua aspek lemah
5. PDAM TIRTA MUARO KAB. TEBO l l Kedua aspek lemah
6. PDAM TIRTA BUANA KAB. MERANGIN l l l Ketiga aspek lemah

DPD PERPAMSI SUMATERA SELATAN


1. PDAM TIRTA SAKA SELABUNG KAB. OKU SELATAN l l Kedua aspek lemah
2. PDAM KAB. LAHAT l l l Ketiga aspek lemah
3. PDAM OKU TIMUR l l Kedua aspek lemah
4. PDAM PANGKAL PINANG l l l Ketiga aspek lemah
5. PDAM KOTA LUBUK LINGGAU TIRTA BUKIT SULAP l l l Ketiga aspek lemah
6. PDAM KAB. BELITUNG l l l Ketiga aspek lemah
7. PDAM KAB. OGAN KOMERING ILIR TIRTA AGUNG l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI LAMPUNG


1. PDAM WAY RILAU KOTA BANDAR LAMPUNG l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
2. PDAM TIRTA JASA KAB. LAMPUNG SELATAN l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
3. PDAM WAY BUMI KAB. LAMPUNG UTARA l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
4. PDAM WAY IRANG KAB. LAMPUNG TENGAH l l Kedua aspek lemah
5. PDAM LIMAU KUNCI KAB. LAMPUNG BARAT l l l Ketiga aspek lemah
6. PDAM WAY AGUNG KAB. TANGGAMUS l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
27
ASPEK PENILAIAN RENDAH
PDAM KETERANGAN
KEUANGAN MANAJEMEN TEKNIS
DPD PERPAMSI DKI JAYA
1. PAM DKI JAYA l Aspek Manajemen lebih menonjol kelemahannya

DPD PERPAMSI BANTEN


1. PDAM KAB. LEBAK l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI JAWA BARAT

1. PDAM KOTA BANDUNG Ketiga aspek lemah, hanya operating ratio, pegawai dan
l l l efisiensi distribusi yang baik

2. PDAM TIRTA BUMI WIBAWA KOTA SUKABUMI Ketiga aspek lemah, hanya kehilangan air & efisiensi
l l l distribusi yang baik
3. PDAM KAB. CIREBON l l Kedua aspek lemah
4. PDAM KAB. SUMEDANG l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI JAWA TENGAH


1. PDAM KOTA SEMARANG l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
2. PDAM KOTA SURAKARTA l Aspek keuangan sangat lemah
3. PDAM KAB. GROBOGAN l Aspek keuangan sangat lemah
4. PDAM KAB. SEMARANG l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
5. PDAM KAB. REMBANG l Aspek keuangan sangat lemah
6. PDAM KAB. BLORA l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI D.I. YOGYAKARTA


1. PDAM KAB. SLEMAN l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI JAWA TIMUR


1. PDAM KOTA MOJOKERTO l l l Ketiga aspek sangat lemah
2. PDAM KOTA BLITAR l l l Ketiga aspek sangat lemah
3. PDAM KAB. PONOROGO l l l Ketiga aspek lemah hanya efisiensi distribusi yang baik
4. PDAM KAB. KEDIRI Ketiga aspek lemah hanya kehilangan air dan efisiensi
l l l distribusi yang baik
5. PDAM KAB. TULUNGAGUNG l Aspek keuangan sangat lemah
6. PDAM KAB. PAMEKASAN l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
7. PDAM KAB. NGANJUK l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
8. PDAM KAB. LUMAJANG l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
9. PDAM KAB. BANGKALAN l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
10. PDAM KAB. TRENGGALEK l Aspek manajemen sangat lemah
11. PDAM KAB. SUMENEP Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi produksi dan distribusi
l l l yang baik
12. PDAM KAB. LAMONGAN l l l Ketiga aspek sangat lemah
13. PDAM KAB. PASURUAN l Aspek keuangan sangat lemah
14. PDAM KAB. BLITAR l l l Ketiga aspek sangat lemah
15. PDAM KAB. NGAWI l Aspek keuangan sangat lemah

DPD PERPAMSI BALI


1. PDAM KAB. TABANAN l l l Ketiga aspek lemah hanya efisiensi distribusi yang baik
2. PDAM KAB. BANGLI l l l Ketiga aspek lemah

DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA BARAT


1. PDAM KAB. LOMBOK TENGAH l l l Ketiga aspek lemah hanya efisiensi distribusi yang baik

DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA TIMUR


1. PDAM KAB. ENDE l Aspek manajemen sangat lemah
2. PDAM TIRTA CENDANA KAB. TIMOR TENGAH UTARA l Aspek manajemen sangat lemah
3. PDAM KAB. FLORES TIMUR l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI KALIMANTAN BARAT


1. PDAM KAB. SAMBAS l Aspek teknis sangat lemah

DPD PERPAMSI KALIMANTAN TIMUR


1. PDAM KAB. KUTAI TIMUR l Aspek manajemen sangat lemah
28
ASPEK PENILAIAN RENDAH
PDAM KETERANGAN
KEUANGAN MANAJEMEN TEKNIS
DPD PERPAMSI KALIMANTAN TENGAH
1. PDAM KAB. PULANG PISAU l l Kedua aspek lemah
2. PDAM KAB. GUNUNG MAS l Aspek manajemen sangat lemah
3. PDAM KAB. SUKAMARA l l Kedua aspek lemah
4. PDAM KAB. KATINGAN l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI KALIMANTAN SELATAN


1. PDAM KAB. TANAH LAUT l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI SULAWESI UTARA


1. PT. AIR MANADO l Aspek keuangan sangat lemah
2. PDAM KOTA BITUNG l l l Ketiga aspek sangat lemah
3. PDAM KAB. MINAHASA l Aspek keuangan sangat lemah
4. PDAM KAB. BOLAANG MONGONDOW l l l Ketiga aspek lemah hanya efisiensi distribusi yang baik
5. PDAM KAB. KEPULAUAN SANGIHE l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI GORONTALO


1. PDAM KOTA GORONTALO l Aspek manajemen sangat lemah
2. PDAM KAB. GORONTALO l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI SULAWESI TENGAH


1. PDAM KAB. TOJO UNO - UNO l Aspek manajemen sangat lemah

DPD PERPAMSI SULAWESI TENGGARA


1. PDAM KOTA KENDARI l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
2. PDAM KAB. KOLAKA l l Kedua aspek sangat lemah
3. PDAM KAB. KONAWE l l l Ketiga aspek sangat lemah
4. PDAM KAB. MUNA l l Kedua aspek sangat lemah

DPD PERPAMSI SULAWESI SELATAN & BARAT


1. PDAM KOTA PALOPO l Aspek keuangan sangat lemah
2. PDAM KAB. PANGKAJENE KEPULAUAN l l l Ketiga aspek sangat lemah
3. PDAM KAB. WAJO l l l Ketiga aspek sangat lemah
4. PDAM KAB. SOPPENG l l l Ketiga aspek sangat lemah
5. PDAM KAB. BONE l l Kedua aspek lemah
6. PDAM KAB. TANA TORAJA l l l Ketiga aspek lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
7. PDAM KAB. PINRANG l l Kedua aspek lemah
8. PDAM KAB. JENEPONTO l l Kedua aspek lemah
9. PDAM KAB. SINJAI l Aspek keuangan sangat lemah
10. PDAM KAB. SELAYAR l Aspek manajemen sangat lemah
11. PDAM KAB. MAMASA l Aspek manajemen sangat lemah
12. PDAM KAB. MAJENE l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI MALUKU


1. PDAM KOTA AMBON l l l Ketiga Aspek Lemah, hanya efisiensi distribusi yang baik
2. PDAM KAB. MALUKU TENGGARA l l Kedua aspek lemah
3. PDAM KAB. MALUKU TENGGARA BARAT l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI MALUKU UTARA


1. PDAM KOTA TERNATE l l Kedua aspek lemah
2. PDAM KOTA KEP. TIDORE l l Kedua aspek lemah
3. PDAM KAB. HALMAHERA TENGAH l l Kedua aspek lemah

DPD PERPAMSI PAPUA DAN PAPUA BARAT


1. PDAM KAB. BIAK NUMFOR l l Kedua aspek lemah
2. PDAM KAB. MANOKWARI l Aspek keuangan sangat lemah
29

LAPORAN PERKEMBANGAN
PENGAJUAN RESTRUKTURISASI
UTANG PDAM
BERDASARKAN PMK 120/2008
(PER APRIL 2010)
30
LAPORAN PERKEMBANGAN PENGAJUAN
RESTRUKTURISASI UTANG PDAM SESUAI PMK 120/2008
PER MARET 2010

Perkembangan proses atas pengajuan permohonan restrukturisasi utang
PDAM sesuai PMK 120 per April 2010, dari total 175 PDAM, dengan rincian
sebagai berikut:

1. Pengajuan yang telah disetujui oleh Menteri Keuangan 15 PDAM

2. Pengajuan yang belum disetujui oleh Menteri Keuangan, tetapi:


a. Telah dipresentasikan dan dibahas oleh Komite Teknis (KOMTEK) 50 PDAM
b. Sedang dalam pembahasan Kelompok Kerja 31 PDAM

3. Pengajuannya ditolak karena tidak memenuhi syarat 7 PDAM


Subjumlah 103 PDAM

Sedangkan yang belum melengkapi data adalah sebagai berikut:

1. Belum mengajukan dan nantinya akan mengajukan 63 PDAM
a. telah memberikan tanggapan atas quesioner yang diberikan 52 PDAM
b. belum memberikan tanggapan atas quesioner yang diberikan 11 PDAM

2. Tidak ikut dalam pengajuan PMK 120, terdiri:
a. PDAM berbentuk KSO 6 PDAM
b. Tunggakan kecil/lancar 2 PDAM
c. Diambil alih oleh PDAM lain 1 PDAM
Subjumlah 72 PDAM

Jumlah 175 PDAM

DAFTAR 15 PDAM YANG TELAH DISETUJUI OLEH MENTERI KEUANGAN

NO. NAMA PDAM NO. NAMA PDAM

1 PDAM KABUPATEN CIAMIS 11 PDAM KABUPATEN MOJOKERTO


2 PDAM KOTA BANJARMASIN 12 PDAM KOTA SAMARINDA
3 PDAM KABUPATEN SLEMAN 13 PDAM KABUPATEN INTAN BANJAR
4 PDAM KOTA PALOPO 14 PDAM KABUPATEN JOMBANG
5 PDAM KABUPATEN WONOSOBO 15 PDAM KABUPATEN JAYAPURA
6 PDAM KABUPATEN CILACAP
7 PDAM KABUPATEN MADIUN
8 PDAM KABUPATEN BADUNG
9 PDAM KOTA PALANGKARAYA
10 PDAM KOTA TERNATE
DAFTAR 50 PDAM YANG TELAH DIPRESENTASIKAN DAN
31
DIBAHAS OLEH KOMITE TEKNIS
DALAM RESTRUKTURISASI UTANG SESUAI PMK-120

JUMLAH
NO. NAMA PDAM PDAM KETERANGAN
1 PDAM KABUPATEN KUNINGAN
2 PDAM KOTA PADANG
3 PDAM KABUPATEN MAGETAN
4 PDAM KABUPATEN BOJONEGORO
5 PDAM KABUPATEN PURWAKARTA
6 PDAM KABUPATEN BLORA
7 PDAM KABUPATEN GARUT
8 PDAM KOTA BANDUNG
9 PDAM KOTA SIBOLGA
10 PDAM KABUPATEN PURBALINGGA
11 PDAM KABUPATEN BLITAR
12 PDAM KABUPATEN GOWA
13 PDAM KOTA PONTIANAK
14 PDAM KABUPATEN SUBANG
15 PDAM KOTA BANDAR LAMPUNG
Siap dipresentasikan
16
17
PDAM KOTA DENPASAR
PDAM KABUPATEN KUPANG
31 kepada Komjak
18 PDAM KABUPATEN TULUNGAGUNG
19 PDAM KABUPATEN KARANG ASEM
20 PDAM KABUPATEN GIANYAR
21 PDAM KOTA PEMATANG SIANTAR
22 PDAM KOTA SURAKARTA
23 PDAM KABUPATEN TABANAN
24 PDAM KABUPATEN KLUNGKUNG
25 PDAM KABUPATEN INDRAMAYU
26 PDAM KABUPATEN SUKABUMI
27 PDAM KOTA PALEMBANG
28 PDAM KOTA TEBING TINGGI
29 PDAM KABUPATEN GROBOGAN
30 PDAM KOTA PEKALONGAN
31 PDAM KABUPATEN SRAGEN
32 PDAM KOTA SOLOK
33 PDAM KABUPATEN PASAMAN
34 PDAM KABUPATEN JEMBRANA
35 PDAM KABUPATEN TAGERANG
36 PDAM KABUPATEN MUNA
37 PDAM KABUPATEN PADANG PANJANG
38 PDAM KABUPATEN TANAH DATAR
39 PDAM KABUPATEN PAMEKASAN
Telah dibahas di Komtek
40 PDAM KOTA BLITAR
masih dalam proses
41
42
PDAM KABUPATEN BONE
PDAM KOTA SAWAHLUNTO
19 perbaikan Business Plan
43 PDAM KOTA SEMARANG (sesuai hasil rapat Komtek)
44 PDAM KOTA MAKASAR
45 PDAM KABUPATEN KARAWANG
46 PDAM KABUPATEN GRESIK
47 PDAM KABUPATEN BANGKALAN
48 PDAM KOTA GORONTALO
49 PDAM KABUPATEN BEKASI
50 PDAM KABUPATEN REMBANG
32
DAFTAR 31 PDAM SEDANG DALAM PEMBAHASAN
KELOMPOK KERJA
DALAM RESTRUKTURISASI UTANG SESUAI PMK-120
JML
NO. NAMA PDAM PDAM KETERANGAN
1 PDAM KABUPATEN MANOKWARI
2 PDAM KABUPATEN TANA TORAJA
3 PDAM KABUPATEN MAMUJU
4 PDAM KABUPATEN MALANG
5 PDAM KABUPATEN ENREKANG
6 PDAM KABUPATEN MEULABOH
MENUNGGU
7 PDAM KOTA PASURUAN
8 PDAM KABUPATEN BARRU
14 PERBAIKAN ASUMSI
BUSINESS PLAN
9 PDAM KOTA JAMBI
10 PDAM KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
11 PDAM KOTA BOLAANG MONGONDOW
12 PDAM KABUPATEN LAMONGAN
13 PDAM KOTA SUKABUMI
14 PDAM KABUPATEN LUMAJANG
15 PDAM KABUPATEN CIREBON
SIAP DIAJUKAN KE
16 PDAM KABUPATEN BUTON 3 KOMTEK
17 PDAM KABUPATEN JEMBER
18 PDAM KABUPATEN DONGGALA
19 PDAM KABUPATEN PADANG PARIAMAN
20 PDAM KABUPATEN KOLAKA ASISTENSI
21 PDAM KABUPATEN SUMBAWA 7 PENYUSUNAN
22 PDAM KOTA BITUNG BUSINESS PLAN
23 PDAM KOTA LUBUK LINGGAU
24 PDAM KABUPATEN POLMAS
25 PDAM KABUPATEN ACEH SELATAN
26 PDAM KOTA BANDA ACEH
27 PDAM KOTA TANJUNG BALAI BARU DITERIMA
28 PDAM KABUPATEN BULUKUMBA 7 SETELAH
29 PDAM KABUPATEN MAJALENGKA 15 DESEMBER 2009
30 PDAM KABUPATEN TAKALAR
31 PDAM KABUPATEN LEBAK
33
DAFTAR 7 PDAM DITOLAK KARENA BELUM
MEMENUHI SYARAT
DALAM RESTRUKTURISASI UTANG SESUAI PMK-120

JUMLAH
NO. NAMA PDAM PDAM KETERANGAN
1 PDAM KABUPATEN SANGIHE
2 PDAM KABUPATEN BUOL TOLITOLI
3 PDAM KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
TARIF MASIH
4 PDAM KABUPATEN PONOROGO 7 DI BAWAH BIAYA
5 PDAM KABUPATEN NGAWI
6 PDAM KABUPATEN AGAM
7 PDAM KABUPATEN NGANJUK

DAFTAR 9 PDAM TIDAK MENGIKUTI


RESTRUKTURISASI UTANG SESUAI PMK-120

JUMLAH
NO. NAMA PDAM PDAM KETERANGAN
1 PDAM KABUPATEN SORONG
2 PDAM KABUPATEN MANADO
3 PDAM KABUPATEN PATI
6 KSO
4 PDAM PAM JAYA
5 PDAM KOTA PEKAN BARU
6 PDAM KABUPATEN BIAK
7 PDAM KABUPATEN BANDUNG
2 TUNGGAKAN KECIL/ LANCAR
8 PDAM KABUPATEN TASIKMALAYA
9 PDAM KABUPATEN TAPANULI SELATAN 1 Diambil alih PDAM Tirtanadi
LAPORAN PERKEMBANGAN PENGAJUAN RESTRUKTURISASI UTANG PDAM
34
BERDASARKAN PMK 120/2008 (APRIL 2010)

DATA BPKP KESIMPULAN RESTRUKTURISASI


NO. NAMA DPD/PDAM UTANG NON
UTANG POKOK Mengikuti/Tidak Kendala
POKOK
DPD PERPAMSI NAD
1 1 PDAM KABUPATEN ACEH TIMUR 7,949,200,000 27,311,890,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan dan belum mengajukan
2 2 PDAM KABUPATEN LANGSA - - Ingin mengikuti Business Plan telah disusun namun tarif belum FCR
3 3 PDAM KABUPATEN ACEH TAMIANG 8,865,000,000 27,173,622,734 Ingin mengikuti Business Plan sedang disusun namun Kinerja PDAM belum
diaudit
4 4 PDAM KABUPATEN ACEH TENGGARA 2,506,600,000 5,853,710,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan dan belum mengajukan
5 5 PDAM KABUPATEN ACEH TENGAH 461,470,000 356,250,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun namun belum diaudit BPKP
DPD PERPAMSI SUMATERA UTARA
6 1 PDAM TIRTANADI PROPINSI SUMUT 159,191,000,000 31,440,000,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
7 2 PDAM KOTA BINJAI 14,651,000,000 23,694,420,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
8 3 PDAM KABUPATEN LANGKAT 11,357,140,000 22,551,060,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan dan belum mengajukan
9 4 PDAM KABUPATEN DELI SERDANG 5,304,700,000 13,978,290,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun dan telah dikirim ke PDAM Tirtanadi
10 5 PDAM KABUPATEN SIMALUNGUN 5,854,600,000 14,657,500,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
11 6 PDAM KABUPATEN KARO 7,088,040,000 10,327,270,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & laporan audit
disclaimer
12 7 PDAM KABUPATEN ASAHAN 2,310,300,000 10,023,630,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
13 8 PDAM KABUPATEN DAIRI 4,498,180,000 10,426,590,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif jauh dari
FCR
14 9 PDAM KABUPATEN TAPANULI UTARA 77,600,000 99,900,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
15 10 PDAM KABUPATEN LABUAN BATU 1,793,400,000 7,131,340,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
DPD PERPAMSI SUMATERA BARAT
16 1 PDAM KOTA BUKIT TINGGI 22,770,000 170,000 Tidak mengikuti Utang lunas
IV. DPD PERPAMSI RIAU
17 1 PDAM KOTA TANJUNG PINANG 9,999,300,000 28,733,300,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
18 2 PDAM KABUPATEN INDRAGIRI HULU 838,600,000 2,179,460,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan, tarif belum FCR

19 3 PDAM KABUPATEN BENGKALIS 583,600,000 2,100,400,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
20 4 PDAM KABUPATEN KAMPAR 769,230,000 1,070,900,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan, tarif belum FCR
DPD PERPAMSI BENGKULU
21 1 PDAM KOTA BENGKULU 10,898,100,000 44,852,750,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun namun opini audit disclaimer.
22 2 PDAM KABUPATEN BENGKULU SELATAN 8,313,400,000 14,565,000,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
23 3 PDAM KABUPATEN REJANG LEBONG 1,470,400,000 4,000,050,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif belum
FCR
DPD PERPAMSI JAMBI
24 1 PDAM KABUPATEN BUNGO TEBO 8,183,000,000 18,680,000,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
25 2 PDAM KABUPATEN SAROLANGUN 6,441,847,575 12,427,477,934 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
BANGKO
26 3 PDAM KABUPATEN BATANGHARI 330,100,000 571,850,000 Tidak mengikuti Persyaratan terlalu banyak
27 4 PDAM KABUPATEN KERINCI 8,414,000,000 13,201,000,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif belum
FCR
DPD PERPAMSI SUMATERA SELATAN
28 1 PDAM KABUPATEN MUSIRAWAS 2,417,700,000 7,285,720,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
29 2 PDAM KOTA PANGKAL PINANG 1,037,700,000 2,198,800,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif belum
FCR
30 3 PDAM KABUPATEN LAHAT 1,188,100,000 2,118,870,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
31 4 PDAM KABUPATEN BANGKA 1,212,000,000 2,657,000,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif belum
FCR
32 5 PDAM KABUPATEN BELITUNG 1,091,090,000 1,767,400,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif belum
FCR
DPD PERPAMSI LAMPUNG
33 1 PDAM KABUPATEN LAMPUNG UTARA 3,782,800,000 8,040,400,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun namun tarif PDAM yang tidak FCR
34 2 PDAM KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 16,000,000 15,000,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
35 3 PDAM KABUPATEN TANGGAMUS 410,200,000 1,390,640,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam penandatanganan Bupati
DPD PERPAMSI JAWA BARAT
36 1 PDAM KABUPATEN SUMEDANG 3,837,850,000 3,741,570,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun dan telah dikirim ke Depkeu
DPD PERPAMSI JAWA TENGAH
37 1 PDAM KABUPATEN SEMARANG 22,443,180,000 35,229,380,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun namun dan telah dikirim ke Depkeu
DPD PERPAMSI JAWA TIMUR
38 1 PDAM KABUPATEN PROBOLINGGO 6,654,090,000 11,209,680,000 Ingin mengikuti Business Plan sedang dalam proses penyusunan & tarif belum
FCR
39 2 PDAM KABUPATEN KEDIRI 4,560,010,000 5,214,650,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
40 3 PDAM KABUPATEN SUMENEP 4,050,400,000 7,806,600,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
41 4 PDAM KABUPATEN TUBAN 184,600,000 433,600,000 Tidak mengikuti Utang kecil dan lancar
35
36
DPD PERPAMSI BALI
42 1 PDAM KABUPATEN BANGLI 3,580,170,000 4,221,480,000 Ingin mengikuti Business Plan sudah disusun namun tarif belum FCR
DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA BARAT
43 1 PDAM KABUPATEN LOMBOK TENGAH 8,383,700,000 5,703,030,000 Ingin mengikuti Business Plan hampir selesai, masih menunggu hasil audit BPKP
44 2 PDAM KABUPATEN BIMA 441,700,000 1,150,980,000 Ingin mengikuti Business Plan telah disusun dan telah dikirim ke Depkeu namun
tarif belum FCR
DPD PERPAMSI KALIMANTAN BARAT
45 1 PDAM KABUPATEN PONTIANAK 5,299,200,000 12,966,750,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan karena adanya pemekaran,
masing-masing belum mengakui utang yang ada
46 2 PDAM KABUPATEN SAMBAS 5,917,800,000 15,615,940,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
DPD PERPAMSI KALIMANTAN TIMUR
47 1 PDAM KABUPATEN BULUNGAN 3,171,700,000 8,607,350,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
48 2 PDAM KABUPATEN KUTAI 473,200,000 1,402,140,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
XVI. DPD PERPAMSI SULAWESI UTARA
49 1 PDAM KABUPATEN MINAHASA 5,738,500,000 20,546,450,000 Ingin mengikuti Business Plan dalam proses penyusunan, Tarif belum FCR &
Opini Audit Disclaimer
DPD PERPAMSI SULAWESI TENGAH
50 1 PDAM KABUPATEN BANGGAI 1,342,120,000 1,447,130,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan
XVIII. DPD PERPAMSI SULAWESI TENGGARA
51 1 PDAM KOTA KENDARI 11,439,900,000 35,871,830,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
52 2 PDAM KABUPATEN KENDARI 266,600,000 606,180,000 - Belum ada keterangan dari PDAM
DPD PERPAMSI SULAWESI SELATAN
53 1 PDAM KABUPATEN MAROS 3,065,600,000 9,000,370,000 Ingin mengikuti Business Plan dalam proses penyusunan, tarif belum FCR
54 2 PDAM KABUPATEN PANGKAJENE 2,877,900,000 7,581,400,000 Ingin mengikuti Business Plan sudah disusun dan telah dikirim ke Depkeu
55 3 PDAM KABUPATEN PINRANG 2,727,400,000 7,167,630,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan, tarif belum FCR
56 4 PDAM KABUPATEN MAJENE 231,900,000 496,300,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan, tarif belum FCR
57 5 PDAM KABUPATEN SINDENRENG 340,000,000 892,670,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan, tarif belum FCR
RAPPANG
58 6 PDAM KOTA PARE PARE 1,463,500,000 5,091,660,000 Ingin mengikuti Business Plan sudah disusun, namun tarif belum FCR
59 7 PDAM KABUPATEN SOPENG 1,228,400,000 3,970,070,000 Ingin mengikuti Dalam proses penyusunan Business Plan
60 8 PDAM KABUPATEN WAJO 1,937,370,000 3,403,980,000 Ingin mengikuti Belum menyusun Business Plan, tarif belum FCR
61 9 PDAM KABUPATEN POSO 3,777,800,000 3,080,600,000 Ingin mengikuti Dalam proses penyusunan Business Plan dan belum selesainya
Pemeriksaan BPKP
62 10 PDAM KABUPATEN SINJAI 968,600,000 2,450,290,000 Ingin mengikuti Business Plan dalam proses penyusunan, tarif belum FCR
63 11 PDAM KABUPATEN JENEPONTO 582,600,000 1,395,470,000 Ingin mengikuti Business Plan dalam proses penyusunan, tarif belum FCR
JUMLAH 406,313,957,575 589,186,840,668
JUMLAH PELANGGAN PDAM 37
SELURUH INDONESIA (FEBRUARI 2010)
JUMLAH PELANGGAN
PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH
DPD PERPAMSI NANGROE ACEH DARUSALLAM 52,089 108,097 160,186
1 PDAM TIRTA DAROY KOTA BANDA ACEH 37,185 - 37,185
2 PDAM TIRTA ANEUK LAOT KOTA SABANG 4,735 - 4,735
3 PDAM TIRTA KEUMUNENG KOTA LANGSA 8,194 - 8,194
4 PDAM TIRTA SINGKIL KOTA SINGKIL 1,975 - 1,975
5 PDAM TIRTA MONPASE KAB. ACEH UTARA - 22,286 22,286
6 PDAM TIRTA FULAWAN KAB. SIMEULUE - 2,500 2,500
7 PDAM KAB. ACEH TAMIANG - 7,513 7,513
8 PDAM TIRTA PEUSADA KAB. ACEH TIMUR - 6,852 6,852
9 PDAM TIRTA AGARA KUTACANE KAB. ACEH TENGGARA - 5,269 5,269
10 PDAM TIRTA TAWAR KAB. ACEH TENGAH - 10,750 10,750
11 PDAM TIRTA MOUNTALA KAB. ACEH BESAR - 14,765 14,765
12 PDAM TIRTA MEULABOH KAB. ACEH BARAT - 9,642 9,642
13 PDAM TIRTA MON KRUENG BARO KAB. PIDIE - 6,000 6,000
14 PDAM TIRTA NAGA TAPAKTUAN KAB. ACEH SELATAN - 2,794 2,794
15 PDAM KRUENG PEUSANGAN KAB. BIREUN - 11,000 11,000
16 PDAM TIRTA BENGI KAB. BENER MERIAH - 4,257 4,257
17 PDAM TIRTA SEJUK KAB. GAYO LUES - 2,033 2,033
18 BLUD SPAM TIRTA MON MATA, ACEH JAYA - 2,000 2,000
19 PDAM TIRTA KRUENG MEUREUDU PIDIE JAYA - 436 436
DPD PERPAMSI SUMATERA UTARA 492,963 115,291 608,254
1 PDAM TIRTA NADI KOTA MEDAN 398,500 - 398,500
2 PDAM TIRTA NAULI KOTA SIBOLGA 12,083 - 12,083
3 PDAM TIRTA KUALO KOTA TANJUNG BALAI 17,362 - 17,362
4 PDAM TIRTA ULI KOTA PEMATANG SIANTAR 53,143 - 53,143
5 PDAM TIRTA SARI KOTA BINJAI 11,340 - 11,340
6 PDAM KOTA PADANGSIDEMPUAN 535 - 535
7 PDAM TIRTA BULIAN KAB. TEBING TINGGI - 8,973 8,973
8 PDAM MUAL NATIO KAB. TAPANULI UTARA - 6,169 6,169
9 PDAM TIRTA MALEM KAB. KARO - 16,026 16,026
10 PDAM TIRTA DELI KAB. DELI SERDANG - 4,106 4,106
11 PDAM KAB. ASAHAN - 19,978 19,978
12 PDAM TIRTA BINA KAB. LABUHAN BATU - 7,221 7,221
13 PDAM MUAL NAULI KAB. TAPANULI TENGAH - 3,538 3,538
14 PDAM TIRTA LIHOU KAB. SIMALUNGUN - 19,352 19,352
15 PDAM TIRTA NCIHO KAB. DAIRI - 9,552 9,552
16 PDAM TIRTA WAMPU KAB. LANGKAT - 13,876 13,876
17 PDAM KAB. NIAS - 6,500 6,500
DPD PERPAMSI SUMATERA BARAT 125,229 74,319 199,548
1 PDAM KOTA PADANG 78,000 - 78,000
2 PDAM KOTA PAYAKUMBUH 16,559 - 16,559
3 PDAM KOTA PADANG PANJANG 5,713 - 5,713
4 PDAM KOTA SAWAH LUNTO 5,087 - 5,087
5 PDAM KOTA SOLOK 9,870 - 9,870
6 PDAM KOTA BUKIT TINGGI 10,000 - 10,000
7 PDAM KAB. LIMA PULUH KOTA - 3,550 3,550
8 PDAM TIRTA ANTOKAN KAB. AGAM - 10,086 10,086
9 PDAM KAB. PASAMAN - 10,781 10,781
10 PDAM TIRTA ALAMI KAB.TANAH DATAR - 14,028 14,028
11 PDAM TIRTA SANJUNG BUANA KAB. SAWAHLUNTO - 5,885 5,885
12 PDAM KAB. PADANG PARIAMAN - 11,736 11,736
13 PDAM KAB. SOLOK - 7,883 7,883
14 PDAM KAB. PESISIR SELATAN - 6,870 6,870
15 PDAM KAB. PASAMAN BARAT - 3,500 3,500
JUMLAH PELANGGAN
38 PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH
16 PDAM KAB. SOLOK SELATAN - - -
DPD PERPAMSI RIAU DAN KEPULAUAN RIAU 201,881 44,429 246,310
1 PDAM TIRTA SIAK KOTA PEKANBARU 13,398 - 13,398
2 PDAM TIRTA KEPRI KOTA TANJUNG PINANG 17,079 - 17,079
3 BPAP KODYA DUMAI 1,404 - 1,404
4 PT. ADHYA TIRTA BATAM 170,000 - 170,000
5 PDAM KAB. BENGKALIS - 11,637 11,637
6 BPAM KAB. ROKAN HILIR - 400 400
7 PDAM TIRTA KAMPAR KAB. KAMPAR - 3,200 3,200
8 PDAM KAB.PELALAWAN UPT.PANGKALAN KERINCI - 265 265
9 PDAM TIRTA INDRA KAB. INDRAGIRI HULU - 5,226 5,226
10 PDAM TIRTA BINTAN KAB. TANJUNG UBAN - 2,017 2,017
11 PRUSDA KARIMUN - 1,835 1,835
12 BPAM KAB. KUANTAN SINGINGI - 1,775 1,775
13 PDAM TIRTA INDRAGIRI KAB. TEMBILAHAN - 11,761 11,761
14 BPAB SRI INDRAPURA KAB. SIAK - 2,005 2,005
15 BPAB KAB. ROKAN HULU - 1,094 1,094
16 PDAM DABO SINGKEP - 1,389 1,389
17 PDAM TIRTA NUSA NATUNA - 1,825 1,825
DPD PERPAMSI BENGKULU 22,069 32,329 54,398
1 PDAM KOTA BENGKULU 22,069 - 22,069
2 PDAM KAB. BENGKULU SELATAN - 3,088 3,088
3 PDAM KAB. REJANG LEBONG - 7,431 7,431
4 PDAM TIRTA RATU SAMBAS KAB.BENGUKU UTARA - 9,125 9,125
5 PDAM TIRTA SELAGAN KAB. MUKO-MUKO - 2,230 2,230
6 PDAM KAB. KEPAHYANG - 2,744 2,744
7 PDAM KAB. LEBONG - 4,099 4,099
8 PDAM KAB. SELUMA - 349 349
9 PDAM KAB. KAUR - 3,263 3,263
DPD PERPAMSI JAMBI 55,567 63,564 119,131
1 PDAM TIRTA MAYANG KOTA JAMBI 55,567 - 55,567
2 PDAM TIRTA BATANGHARI KAB. BATANGHARI - 3,894 3,894
3 PDAM TIRTA PENGABUAN KAB. TANJUNG JABUNG BARAT - 2,108 2,108
4 PDAM PANCURAN TELAGO KAB. BUNGO - 5,023 5,023
5 PDAM KAB. TANJUNG JABUNG TIMUR - 1,875 1,875
6 PDAM TIRTA SAKO BATUAH KAB. SAROLANGUN - 4,379 4,379
7 PDAM TIRTA SAKTI KAB. KERINCI - 34,622 34,622
8 PDAM TIRTA MUARO KAB. MUARO JAMBI - 3,318 3,318
9 PDAM TIRTA MUARO KAB. TEBO - 2,134 2,134
10 PDAM TIRTA BUANA KAB. MERANGIN - 6,211 6,211
DPD PERPAMSI SUMATERA SELATAN & BANGKA BELITUNG 157,409 59,705 217,114
1 PDAM TIRTA MUSI KOTA PALEMBANG 145,151 - 145,151
2 PDAM TIRTA BUKIT SULAP KOTA LUBUK LINGGAU 9,392 - 9,392
3 PDAM KOTA PANGKAL PINANG 2,866 - 2,866
4 PDAM TIRTA AGUNG KAB. OGAN KOMERING ILIR - 1,893 1,893
5 PDAM LEMATANG ENIM KAB. MUARA ENIM - 15,628 15,628
6 PDAM KAB. BELITUNG - 1,900 1,900
7 PDAM TIRTA SAKA SELABUNG KAB. OKU SELATAN - 3,601 3,601
8 PDAM KAB. LAHAT - 3,776 3,776
9 PDAM KAB. OGAN KOMERING ULU - 9,554 9,554
10 PDAM KAB. MUSI BANYUASIN - 15,433 15,433
11 PDAM KAB. BANGKA TIRTA BANGKA - 6,045 6,045
12 PDAM OKU TIMUR - 1,875 1,875
13 PDAM TIRTA BETUAH KAB. BANYU ASIN - - -
14 PDAM KABUPATEN MUSI RAWAS - - -
15 PDAM KOTA PRABUMULIH TIRTA PRABUJAYA - - -
16 PDAM KABUPATEN OGAN ILIR - - -
DPD PERPAMSI LAMPUNG 34,110 26,382 60,492
1 PDAM WAY RILAU KOTA BANDAR LAMPUNG 33,175 - 33,175
2 PDAM WAY KANAN KOTA METRO 935 - 935
3 PDAM TIRTA JASA KAB. LAMPUNG SELATAN - 6,338 6,338
4 PDAM WAY BUMI KAB. LAMPUNG UTARA - 4,224 4,224
JUMLAH PELANGGAN
PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH 39
5 PDAM WAY IRANG KAB. LAMPUNG TENGAH - 2,200 2,200
6 PDAM LIMAU KUNCI KAB. LAMPUNG BARAT - 4,200 4,200
7 PDAM WAY AGUNG KAB. TANGGAMUS - 5,300 5,300
8 PDAM KAB. TULANG BAWANG - 2,620 2,620
9 PDAM KAB. LAMPUNG TIMUR - 1,500 1,500
DPD PERPAMSI DKI JAYA 796,121 - 796,121
1 PAM DKI JAYA 796,121 - 796,121
DPD PERPAMSI BANTEN 32,024 155,212 187,236
1 PDAM KOTA SERANG - - -
2 PDAM KOTA TANGERANG 17,453 - 17,453
3 PDAM KOTA CILEGON 14,571 - 14,571
4 PT KRAKATAU TIRTA INDUSTRI - - -
5 PDAM KAB. SERANG - 23,431 23,431
6 PDAM TIRTA KERTA RAHARJA KAB. TANGERANG - 104,155 104,155
7 PDAM KAB. PANDEGLANG - 11,673 11,673
8 PDAM KAB. LEBAK - 15,953 15,953
DPD PERPAMSI JAWA BARAT 328,787 667,761 996,548
1 PDAM KOTA BANDUNG 145,288 - 145,288
2 PDAM KOTA CIREBON 54,405 - 54,405
3 PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR 87,573 - 87,573
4 PDAM TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI 11,339 - 11,339
5 PDAM TIRTA BUMI WIBAWA KOTA SUKABUMI 21,613 - 21,613
6 PDAM TIRTA ANOM KOTA BANJAR 8,569 - 8,569
7 PDAM TIRTA KAMUNING KAB. KUNINGAN - 15,504 15,504
8 PDAM KAB. BEKASI - 141,347 141,347
9 PDAM TIRTA GALUH KAB. CIAMIS - 19,374 19,374
10 PDAM TIRTA SUKAPURA KAB. TASIKMALAYA - 32,756 32,756
11 PDAM KAB. GARUT - 26,360 26,360
12 PDAM TIRTA RAHARJA KAB. BANDUNG - 53,245 53,245
13 PDAM TIRTA TARUM KAB.KARAWANG - 40,847 40,847
14 PDAM TIRTA RANGGA KAB.SUBANG - 27,007 27,007
15 PDAM KAB. MAJALENGKA - 14,156 14,156
16 PDAM TIRTA JAYA KAB. SUKABUMI - 17,849 17,849
17 PDAM TIRTA DARMA AYU KAB. INDRAMAYU - 61,609 61,609
18 PDAM KAB. PURWAKARTA - 19,113 19,113
19 PDAM KAB. CIREBON - 25,851 25,851
20 PDAM TIRTA KAHURIPAN KAB.BOGOR - 117,418 117,418
21 PDAM KAB. CIANJUR - 28,849 28,849
22 PDAM KAB. SUMEDANG - 26,476 26,476
DPD PERPAMSI JAWA TENGAH 286,590 714,569 1,001,159
1 PDAM KOTA SEMARANG 152,733 - 152,733
2 PDAM KOTA SALATIGA 24,480 - 24,480
3 PDAM KOTA SURAKARTA 54,885 - 54,885
4 PDAM KOTA MAGELANG 24,619 - 24,619
5 PDAM KOTA TEGAL 14,143 - 14,143
6 PDAM KOTA PEKALONGAN 15,730 - 15,730
7 PDAM KAB. GROBOGAN - 16,776 16,776
8 PDAM KAB. DEMAK - 30,903 30,903
9 PDAM KAB. KENDAL - 42,811 42,811
10 PDAM KAB. BOYOLALI - 21,026 21,026
11 PDAM KAB. MAGELANG - 40,148 40,148
12 PDAM KAB. KLATEN - 26,140 26,140
13 PDAM KAB. SUKOHARJO - 12,817 12,817
14 PDAM KAB. PATI - 20,500 20,500
15 PDAM KAB. SEMARANG - 24,809 24,809
16 PDAM KAB. WONOGIRI - 20,500 20,500
17 PDAM KAB. TEMANGGUNG - 25,731 25,731
18 PDAM KAB. KEBUMEN - 16,713 16,713
19 PDAM KAB. PEKALONGAN - 5,972 5,972
20 PDAM KAB. PURBALINGGA - 24,321 24,321
21 PDAM KAB. BANJARNEGARA - 7,813 7,813
22 PDAM KAB. TEGAL - 12,610 12,610
JUMLAH PELANGGAN
40 PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH
23 PDAM KAB. REMBANG - 15,552 15,552
24 PDAM TIRTA PERWITASARI KAB. PURWOREJO - 15,760 15,760
25 PDAM KAB. KARANGANYAR - 34,466 34,466
26 PDAM KAB. WONOSOBO - 54,897 54,897
27 PDAM KAB. BREBES - 16,377 16,377
28 PDAM KAB. JEPARA - 22,817 22,817
29 PDAM KAB. BANYUMAS - 44,773 44,773
30 PDAM KAB. BATANG - 22,361 22,361
31 PDAM KAB. SRAGEN - 35,184 35,184
32 PDAM KAB. PEMALANG - 20,118 20,118
33 PDAM KAB. BLORA - 11,119 11,119
34 PDAM KAB. KUDUS - 21,017 21,017
35 PDAM KAB. CILACAP - 50,538 50,538
DPD PERPAMSI D.I. YOGYAKARTA 34,420 78,463 112,883
1 PDAM TIRTA MARTA D.I. YOGYAKARTA 34,420 - 34,420
2 PDAM KAB. GUNUNG KIDUL - 34,472 34,472
3 PDAM KAB. SLEMAN - 18,600 18,600
4 PDAM KAB. KULON PROGO - 12,312 12,312
5 PDAM KAB. BANTUL - 13,079 13,079
DPD PERPAMSI JAWA TIMUR 581,582 664,600 1,246,182
1 PDAM KOTA SURABAYA 405,268 - 405,268
2 PDAM KOTA MALANG 96,752 - 96,752
3 PDAM KOTA BATU 9,380 - 9,380
4 PDAM KOTA MADIUN 31,611 - 31,611
5 PDAM KOTA MOJOKERTO 4,277 - 4,277
6 PDAM KOTA BLITAR 6,521 - 6,521
7 PDAM KOTA PROBOLINGGO 14,860 - 14,860
8 PDAM KOTA KEDIRI 12,913 - 12,913
9 PDAM KOTA PASURUAN - - -
10 PDAM KAB. JOMBANG - 14,236 14,236
11 PDAM KAB. PROBOLINGGO - 12,352 12,352
12 PDAM KAB. BOJONEGORO - 18,894 18,894
13 PDAM KAB. PONOROGO - 15,275 15,275
14 PDAM KAB. JEMBER - 24,356 24,356
15 PDAM KAB. GRESIK - 60,794 60,794
16 PDAM KAB. KEDIRI - 10,750 10,750
17 PDAM KAB. SIDOARDJO - 85,674 85,674
18 PDAM KAB. TULUNGAGUNG - 17,727 17,727
19 PDAM KAB. BANYUWANGI - 35,222 35,222
20 PDAM KAB. BONDOWOSO - 11,432 11,432
21 PDAM KAB. TUBAN - 23,422 23,422
22 PDAM KAB. PAMEKASAN - 9,078 9,078
23 PDAM KAB. SAMPANG - 11,339 11,339
24 PDAM KAB. SITUBONDO - 20,239 20,239
25 PDAM KAB. MALANG - 78,811 78,811
26 PDAM KAB. NGANJUK - 14,689 14,689
27 PDAM KAB. LUMAJANG - 19,631 19,631
28 PDAM KAB. BANGKALAN - 13,815 13,815
29 PDAM KAB. MOJOKERTO - 10,891 10,891
30 PDAM KAB. TRENGGALEK - 4,783 4,783
31 PDAM KAB. SUMENEP - 11,254 11,254
32 PDAM KAB. LAMONGAN - 12,207 12,207
33 PDAM KAB. PACITAN - 10,045 10,045
34 PDAM KAB. MAGETAN - 47,513 47,513
35 PDAM KAB. PASURUAN - 19,483 19,483
36 PDAM KAB. BLITAR - 8,368 8,368
37 PDAM KAB. MADIUN - 22,315 22,315
38 PDAM KAB. NGAWI - 20,005 20,005
DPD PERPAMSI BALI 89,667 216,990 306,657
1 PDAM KOTA DENPASAR 66,667 - 66,667
2 PT.TIRTA ARTHA BUANA MULIA 23,000 - 23,000
3 PDAM KAB. BADUNG - 29,278 29,278
JUMLAH PELANGGAN
PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH 41
4 PDAM KAB. TABANAN - 38,665 38,665
5 PDAM KAB. KARANGASEM - 19,789 19,789
6 PDAM KAB. KLUNGKUNG - 19,851 19,851
7 PDAM KAB. JEMBRANA - 17,762 17,762
8 PDAM KAB. BULELENG - 33,907 33,907
9 PDAM KAB. GIANYAR - 46,500 46,500
10 PDAM KAB. BANGLI - 11,238 11,238
DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA BARAT - 144,066 144,066
1 PDAM MENANG MATARAM KAB. LOMBOK BARAT - 65,379 65,379
2 PDAM KAB. LOMBOK TIMUR - 15,634 15,634
3 PDAM KAB. LOMBOK TENGAH - 24,544 24,544
4 PDAM KAB. SUMBAWA - 11,843 11,843
5 PDAM KAB. BIMA - 11,566 11,566
6 PDAM KAB. DOMPU - 11,850 11,850
7 PDAM KAB. SUMBAWA BARAT - 3,250 3,250
DPD PERPAMSI NUSA TENGGARA TIMUR 2,125 94,109 96,234
1 PDAM KOTA KUPANG 2,125 - 2,125
2 PDAM ‘MATAWAI AMAHU KAB. SUMBA TIMUR - 8,079 8,079
3 PDAM TIRTA KOMODO KAB. MANGGARAI - 10,458 10,458
4 PDAM KAB. BELU - 3,571 3,571
5 PDAM KAB. KUPANG - 27,164 27,164
6 PDAM KAB. NGADA - 8,089 8,089
7 PDAM KAB. ENDE - 7,494 7,494
8 PDAM KAB. SIKKA - 9,024 9,024
9 PDAM KAB. ALOR - 3,269 3,269
10 PDAM KAB. TIMOR TENGAH SELATAN - 5,740 5,740
11 PDAM TIRTA CENDANA KAB. TIMOR TENGAH UTARA - 3,416 3,416
12 PDAM KAB. SUMBA BARAT - 1,923 1,923
13 PDAM KAB. FLORES TIMUR - 4,980 4,980
14 PDAM KAB. ROTE NDAO - 902 902
DPD PERPAMSI KALIMANTAN BARAT 83,616 49,417 133,033
1 PDAM KOTA PONTIANAK 71,075 - 71,075
2 PDAM KOTA SINGKAWANG 12,541 - 12,541
3 PDAM KAB. SANGGAU - 9,380 9,380
4 PDAM KAB. KAPUAS HULU - 7,879 7,879
5 PDAM KAB. PONTIANAK - 3,998 3,998
6 PDAM KAB. KETAPANG - 5,929 5,929
7 PDAM KAB. BENGKAYANG - 3,331 3,331
8 PDAM KAB. SINTANG - 3,777 3,777
9 PDAM KAB. LANDAK - 767 767
10 PDAM KAB. MELAWI - 1,916 1,916
11 PDAM KAB. KUBU RAYA - - -
12 PDAM KAB. SEKADAU - - -
13 PDAM KAB. SAMBAS - 12,440 12,440
14 PDAM KAB. KAYUNG UTARA - - -
DPD PERPAMSI KALIMANTAN TIMUR 194,449 93,505 287,954
1 PDAM KOTA SAMARINDA 97,281 - 97,281
2 PDAM KOTA BALIKPAPAN 72,484 - 72,484
3 PDAM KOTA BONTANG 11,576 - 11,576
4 PDAM KOTA TARAKAN 13,108 - 13,108
5 PDAM KAB. KUTAI BARAT - 5,131 5,131
6 PDAM KAB. NUNUKAN - 3,986 3,986
7 PDAM KAB. BULUNGAN - 5,581 5,581
8 PDAM KAB. MALINAU - 3,124 3,124
9 PDAM KAB. KUTAI KARTANEGARA - 44,752 44,752
10 PDAM KAB. BERAU - 10,500 10,500
11 PDAM KAB. PASIR - 10,531 10,531
12 PDAM PENAJAM PASER UTARA - 3,095 3,095
13 PDAM KAB. KUTAI TIMUR - 6,805 6,805
DPD PERPAMSI KALIMANTAN TENGAH 16,011 67,291 83,302
1 PDAM Kota Palangkaraya 16,011 - 16,011
2 PDAM KAB. KOTAWARINGIN BARAT - 6,360 6,360
JUMLAH PELANGGAN
42 PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH
3 PDAM KAB. KOTAWARINGIN TIMUR - 20,545 20,545
4 PDAM KAB. KAPUAS - 11,600 11,600
5 PDAM KAB. BARITO SELATAN - 9,011 9,011
6 PDAM KAB. BARITO UTARA - 7,247 7,247
7 PDAM KAB. BARITO TIMUR - 3,291 3,291
8 PDAM KAB. PULANG PISAU - 1,799 1,799
9 PDAM KAB. GUNUNG MAS - 1,729 1,729
10 PDAM KAB. MURUNG RAYA - 1,867 1,867
11 PDAM KAB. SUKAMARA - 319 319
12 PDAM KAB. LAMANDAU - 584 584
13 PDAM KAB. KATINGAN - 2,047 2,047
14 PDAM KAB. SERUYAN - 892 892
DPD PERPAMSI KALIMANTAN SELATAN 117,199 107,449 224,648
1 PDAM BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN 117,199 - 117,199
2 PDAM KAB. HULU SUNGAI UTARA - 11,755 11,755
3 PDAM KAB. KOTABARU - 6,747 6,747
4 PDAM KAB. TAPIN - 9,189 9,189
5 PDAM KAB. TABALONG - 11,042 11,042
6 PDAM KAB. BANJAR - 24,671 24,671
7 PDAM KAB. HULU SUNGAI TENGAH - 10,060 10,060
8 PDAM KAB. HULU SUNGAI SELATAN - 10,667 10,667
9 PDAM KAB. TANAH LAUT - 5,480 5,480
10 PDAM KAB. BARITO KUALA - 8,776 8,776
11 PDAM KAB. BALANGAN - 4,833 4,833
12 PDAM KAB. TANAH BUMBU - 4,229 4,229
DPD PERPAMSI SULAWESI UTARA 43,680 67,097 110,777
1 PT. AIR MANADO 27,000 - 27,000
2 PDAM KOTA BITUNG 16,680 - 16,680
3 PDAM KAB. MINAHASA - 16,041 16,041
4 PDAM KAB. BOLAANG MONGONDOW - 15,223 15,223
5 PDAM KAB. KEPULAUAN SANGIHE - 10,796 10,796
6 PDAM KAB. TALAUD - 3,020 3,020
7 PDAM KAB. MINAHASA UTARA - 9,004 9,004
8 PDAM KAB. MINAHASA SELATAN - 6,991 6,991
9 PDAM KAB. SITARO - 1,599 1,599
10 PDAM KAB. TOMOHON - 4,423 4,423
DPD PERPAMSI GORONTALO 17,663 14,365 32,028
1 PDAM KOTA GORONTALO 17,663 - 17,663
2 PDAM KAB. GORONTALO - 5,715 5,715
3 PDAM KAB. BOALEMO - 2,225 2,225
4 PDAM KAB. PUHUWATO - 4,084 4,084
5 PDAM KAB. BONE BOLANGO - 1,475 1,475
6 BLU GORONTALO UTARA - 866 866
DPD PERPAMSI SULAWESI TENGAH 1,500 60,885 62,385
1 PDAM KOTA PALU 1,500 - 1,500
2 PDAM KAB. DONGGALA - 16,998 16,998
3 PDAM KAB. TOLI -TOLI - 9,780 9,780
4 PDAM KAB. POSO - 6,610 6,610
5 PDAM KAB. MOROWALI - 2,010 2,010
6 PDAM KAB. BANGGAI - 14,427 14,427
7 PDAM KAB. BANGGAI KEPULAUAN - 5,310 5,310
8 PDAM KAB. TOJO UNO - UNO - 1,522 1,522
9 PDAM KAB. BUOL - 4,228 4,228
DPD PERPAMSI SULAWESI TENGGARA 20,892 35,237 56,129
1 PDAM KOTA KENDARI 18,652 - 18,652
2 PDAM KOTA BAU BAU 2,240 - 2,240
3 PDAM KAB. KOLAKA - 9,746 9,746
4 PDAM KAB. BUTON - 13,767 13,767
5 PDAM KAB. KONAWE - 1,748 1,748
6 PDAM KAB. MUNA - 4,852 4,852
7 PDAM KAB. KOLAKA UTARA - 2,809 2,809
8 PDAM KAB. KONAWE SELATAN - - -
JUMLAH PELANGGAN
PDAM
KOTA KABUPATEN JUMLAH 43
9 PDAM KAB. WAKATOBI - 2,315 2,315
10 PDAM KAB. BAMBANA - - -
DPD PERPAMSI SULAWESI SELATAN & BARAT 191,183 149,258 340,441
1 PDAM KOTA MAKASSAR 161,180 - 161,180
2 PDAM KOTA PARE - PARE 15,953 - 15,953
3 PDAM KOTA PALOPO 14,050 - 14,050
4 PDAM KAB. MAROS - 9,375 9,375
5 PDAM KAB. PANGKAJENE KEPULAUAN - 6,272 6,272
6 PDAM KAB. BARRU - 6,142 6,142
7 PDAM KAB. SIDRAP - 5,172 5,172
8 PDAM KAB. WAJO - 6,080 6,080
9 PDAM KAB. SOPPENG - 6,659 6,659
10 PDAM KAB. BONE - 10,715 10,715
11 PDAM KAB. ENREKANG - 5,120 5,120
12 PDAM KAB. TANA TORAJA - 12,504 12,504
13 PDAM KAB. LUWU UTARA - 1,423 1,423
14 PDAM KAB. LUWU TIMUR - 1,023 1,023
15 PDAM KAB. PINRANG - 6,668 6,668
16 PDAM KAB. GOWA - 16,068 16,068
17 PDAM KAB. JENEPONTO - 5,560 5,560
18 PDAM KAB. TAKALAR - 5,127 5,127
19 PDAM KAB. BANTAENG - 8,500 8,500
20 PDAM KAB. BULUKAMBA - 6,737 6,737
21 PDAM KAB. SINJAI - 5,429 5,429
22 PDAM KAB. SELAYAR - 4,161 4,161
23 PDAM KAB. POLEWALI MANDAR - 7,342 7,342
24 PDAM KAB. MAMASA - 1,682 1,682
25 PDAM KAB. MAJENE - 4,625 4,625
26 PDAM KAB. MAMUJU - 4,374 4,374
27 PDAM KAB. MAMUJU UTARA - 2,500 2,500
DPD PERPAMSI MALUKU 8,527 8,271 16,798
1 PDAM KOTA AMBON 8,527 - 8,527
2 PDAM KAB. MALUKU TENGGARA - 2,570 2,570
3 PDAM KAB. MALUKU TENGAH - 5,701 5,701
4 PDAM KAB. MALUKU TENGGARA BARAT - - -
5 PDAM KAB. BURU - - -
6 PDAM KAB. KEPULAUAN ARU - - -
DPD PERPAMSI MALUKU UTARA 19,083 24,756 43,839
1 PDAM KOTA TERNATE 16,728 - 16,728
2 PDAM KOTA KEP. TIDORE 2,355 - 2,355
3 PDAM KAB. HALMAHERA BARAT - 15,295 15,295
4 PDAM KAB. HALMAHERA UTARA - 2,760 2,760
5 PDAM KAB. HALMAHERA TIMUR - - -
6 PDAM KAB. HALMAHERA SELATAN - 3,771 3,771
7 PDAM KAB. HALMAHERA TENGAH - 450 450
8 PDAM KAB. KEP. SULA - 1,913 1,913
9 PDAM KAB. MOROTAI - 567 567
DPD PERPAMSI PAPUA & PAPUA BARAT - 62,961 62,961
1 PDAM KAB. MERAUKE - 3,403 3,403
2 PDAM KAB. BIAK NUMFOR - 5,696 5,696
3 PDAM KAB. JAYAPURA - 27,010 27,010
4 PDAM KAB. NABIRE - 2,520 2,520
5 PDAM KAB. FAK FAK - 4,033 4,033
6 PDAM KAB. YAPEN WAROPEN - 4,277 4,277
7 PDAM KAB. MANOKWARI - 4,545 4,545
8 PDAM KAB. SORONG - 10,523 10,523
9 PDAM KAB. KAIMANA - 954 954

JUMLAH PELANGGAN NASIONAL 4,006,436 4,000,378 8,006,814


44

SEKRETARIAT: TELEPHONE: 62 21 8093777 (hunting)


GRAHA PERPAMSI FAKS: 62 21 80881876
Jalan Dewi Sartika 287 e-mail: perpamsi@perpamsi.org
Jakarta 13630 INDONESIA website: www.perpamsi.org