Anda di halaman 1dari 8

c c

c   


  

a) © angka

Mulai s kita umu dua tahun, anak p  mpuan tumbuh ata-ata 5 s ntim t 
(2inchi) s tiap tahun. S kita umu s puluh tahun, m ngalami l dakan p tumbuhan dan
mulai tumbuh l bih c pat, m ncapai kia-kia 10 s ntim t  (4 inchi) atau l bih dalam satu
tahun, t tapi k mudian m lambat lagi sampai m ncapai tinggi maksimal, kia-kia satu atau
tiga tahun s t lah awal m nstuasi. © tika tulang tumbuh l bih panjang, tidak s mua
tumbuh d ngan k c patan yang sama. Tulang tangan dan kaki tumbuh l bih c pat daipada,
katakanlah, tulang b lakang dan tulang pinggul, yang biasanya m l ba.

Wanita m miliki pinggul yang l bih l ba daipada pia, untuk m nampung bayi
yang s dang tumbuh, dan tulang pahanya t pisah l bih l ba. Paha t s but l bih miing
m nuju lutut untuk m nd kati pusat gavitasi, makanya s bagian b sa wanita m miliki
kaki agak p ngka k lua.

b) Bulu badan

Rambut ogan s ks biasanya tumbuh s kita umu s b las atau duab las tahun, t pat
s t lah buah dada mulai tumbuh. Rambut k maluan l bih panjang, kasa dan hitam, s ta
l bih k iting daipada ambut yang ada s jak lahi. Rambut k maluan p tama kali tumbuh
di vulva dan s caa p lahan-lahan m ny ba k mons dan bibi vagina, m mb ntuk
s gitiga t balik. Pada b b apa wanita, ambut k maluan tumbuh sampai pusa dan paha.
© l batan ambut pubis wanita b b da-b da. S bagian tumbuh l bat; s bagian
jaang. Wananya juga tidak haus sama d ngan wana ambut k pala. © tika wanita mulai
m nua, ambut k maluannya mungkin b ubah abu-abu. Hampi dua tahun s t lah
tumbuhnya ambut k maluan, ambut juga tumbuh di k tiak.

c) Otot dan L mak

L mak mulai disimpan pada buah dada, pinggul, paha dan pantat k tika anak
p  mpuan b usia s kita s mbilan sampai s puluh tahun. S lanjutnya, k tika dia b usia
s kita 15 sampai 17 tahun, l bih banyak l mak muncul di da ah yang sama. S m ntaa
pinggul m njadi bulat dan m mb sa, pinggang b l kuk dan t b ntuk d ngan baik.
B b apa wanita m mb ntuk tanda  gangan - gais pada atau ungu muda - di kulit pada
waktu itu. Ini t jadi k tika kulit t lalu di gangkan s lama p iod p tumbuhan yang
sangat c pat.

d) Alat g nital

Alat g nital pia t l tak di p mukaan tubuh yang mana mudah dilihat atau
dip gang. Namun, alat g nital wanita s caa  latif tidak tidak mudah dijangkau, l bih
banyak dan b ntuknya sangat kompl ks. Sama s p ti anatomi tubuh manusia yang lain,
alat g nital wanita t s ndii, b ntuk, ukuan, wana dan t kstunya b b da-b da.

) Buah dada

Buah dada adalah simbol id ntitas k wanitaan yang m mb ntuk s bagian im j


tubuh. Pada awalnya t b ntuk untuk m mb i nutisi pada bayi, t tapi s ingkali dihagai
jauh l bih tinggi s bagai sumb  utama otism , simbol k wanitaan, fakto gaya yang
m n ntukan s ta ukuan k cantikan wanita.
Buah dada atau k l nja susu m upakan k l nja k ingat yang dimodifikasi. Buah
dada masing-masing wanita unik, ukuannya, b ntuknya dan p nampilannya, vaiasi ini
tidak hanya muncul di antaa paa wanita saja t tapi juga pada s oang wanita pada saat-
saat t t ntu dalam hidupnya, yaitu s lama siklus m nstuasi, k hamilan dan masa
m nyusui. Buah dada yang s b lah s ingkali l bih b sa daipada yang satunya

Di t ngah buah dada ada lingkaan kulit yang dis but a ola; puting t l tak di
t ngahnya. Puting dan a ola bisa b macam-macam wananya mulai dai agak m ah
muda sampai hitam k coklatan.


       ! 

Wanita dalam p tumbuhannya t utama dalam p tumbuhan dan p k mbangan


alat k lamin baik alat k lamin dalam maupun lua dip ngauhi ol h b bagai homon.
Ogan s ksual t s but b k mbang mulai s jak dalam kandungan dan m ncapai puncaknya
pada saat pub tas dan b kuang fungsinya pada saat m nopaus . P k mbangan ogan
t s but dalam siklus k hidupan antaa lain :

a) Masa Bayi

Pada s oang bayi wanita yang lahi cukup bulan p k mbangan alat k lamin
dalamnya t lah s l sai dan di dalam indung t lunya (ovaium) t lah m ngandung 750.000
buti s l t lu yang b lum matang (folik l pimodial) yang tidak akan b tambah lagi
jumlahnya pada k hidupan s lanjutnya. Alat k lamin lua, tuba, ahim, dan vagina t lah
t b ntuk.
Homon stog n ibu yang masuk k bayi m lalui plas nta s lama k hamilan masih
m mp ngauhi bayi t s but pada minggu p tama dan k dua s t lah k lahiannya. Hal
t s but m ny babkan ahim bayi yang bau lahi agak l bih b sa daipada ahim anak
k cil. S lain itu, sampai 10 hai s jak k lahiannya homon t s but juga dapat
m ny babkan p mb ngkakan payudaa baik pada bayi wanita maupun pada bayi pia.

b) Masa ©anak-©anak.

Sampai usia 10 tahun alat  poduksi wanita b lum b k mbang s mpuna, dan
homon s ks yang dihasilkan indung t lu pun b lum b fungsi, s hingga gangguan
gin kologis jaang t jadi. Namun, ada gangguan yang p lu dip hatikan. Yang p tama
adalah kisis g nital pada bayi b usia b b apa minggu, yang dis babkan t salukannya
homon ibu k dalam daah janin d ngan g jala t jadinya p daahan pada alat k lamin
atau p mb saan payudaa yang m ng luakan caian. © adaan ini tidak b bahaya, dan
dalam b b apa hai akan b h nti tanpa p ngobatan. Yang k dua, p adangan alat k lamin
akibat al gi sabun mandi yang digunakan, atau inf ksi kuman ka na ibu yang kuang
c mat m njaga k b sihan bayinya.

c) Masa R maja (Pub tas).

Masa  maja atau pub tas adalah usia antaa 10 sampai 19 tahun dan m upakan
p alihan dai masa kanak-anak m njadi d wasa. P istiwa t p nting yang t jadi pada
gadis  maja adalah datangnya haid p tama yang dinamakan m nach . S caa tadisi,
m nach dianggap s bagai tanda k d wasaan, dan gadis yang m ngalaminya dianggap
sudah tiba waktunya untuk m lakukan tugas-tugas s bagai wanita d wasa, dan siap
dinikahkan. Pada usia ini tubuh wanita m ngalami p ubahan damatis, ka na mulai
m mpoduksi homon-homon s ksual yang akan m mp ngauhi p tumbuhan dan
p k mbangan sist m  poduksi. Tanda-tanda awal pub tas yang t lihat nyata adalah
p mb saan payudaa. Homonhomon wanita akan m angsang dan m ningkatkan l mak
tubuh t utama pada bagian panggul, paha, dan bokong. Di dalam tubuhnya mulai t jadi
pos s p matangan ogan-ogan  poduksi (alat k lamin bagian dalam).
Haid mulai t jadi pada usia ini. Ol h s bab-s bab t t ntu yang dikaitkan d ngan
k adaan pola makan, gadis yang g muk yang b asal dai k luaga b ada, c nd ung
m ngalami haid l bih c pat. Masalah k s hatan wanita yang p nting s jak pub tas sampai
usia 18 tahun adalah masalah gangguan haid, j awat, b at badan, dan s ksualitas.

Gangguan haid adalah masalah yang paling s ing dan umum dialami wanita s jak
ia m masuki masa subunya, biasanya t jadi dalam b bagai b ntuk yang m mbuatnya
m njadi tidak nyaman. Yang p tama adalah sindom pa m nstuasi yang biasa t jadi
akibat p ubahan fisik pada masa p tumbuhan m njadi  maja atau p ubahan mosi
m njadi d wasa.

Masalah lainnya adalah ny i haid d ngan g jala yang paling umum t jadi yaitu
asa sakit di p ut bagian bawah, kadang-kadang m luas k pinggul, punggung bagian
bawah, dan paha. Bahkan ada yang m asa mual, muntah, dia , atau sakit. Bila tidak ada
k lainan gin kologis, asa ny i itu dis but dism noh a pim , dis babkan tingginya
kada postaglandin, suatu zat yang m mbuat otot-otot ahim b kontaksi untuk
m luuhkan dindingnya yang batal digunakan s bagai t mpat tumbuh nya janin. M skipun
sakit, dism noh a pim  tidak b bahaya, dan biasanya akan l nyap s t lah p t ngahan
usia k 20-an, atau s t lah m lahikan. Rasa ny i yang dis babkan ol h gangguan
gin kologis dis but dism noh a s kund . P ny babnya bisa ka na tumo jinak pada
dinding ahim (fiboid), atau p nyakit yang ditulakan m lalui hubungan s ksual,
ndom tiosis, adang pinggul, atau kista pada indung t lu.

d) Masa D wasa Muda.

Usia d wasa muda, yaitu antaa 18 sampai 40 tahun, s ing dihubungkan d ngan
masa subu, ka na pada usia ini k hamilan s hat paling mungkin t jadi. Inilah usia
poduktif dalam m napak kai yang p nuh k sibukan di lua umah. Di usia ini wanita
haus l bih m mp hatikan kondisi tubuhnya aga s lalu dalam kondisi pima, s hingga
jika t jadi k hamilan dapat b jalan d ngan lanca, dan bayi yang dilahikan pun s hat.
Pada p iod ini masalah k s hatan b ganti d ngan gangguan k hamilan, k l lahan konis
akibat m awat anak, dan tuntutan kai. ©ank , k g mukan, d p si, dan p nyakit s ius
t t ntu mulai m ngg ogoti tubuhnya.

Gangguan yang s ing muncul pada usia ini, adalah ndom tiosis yang ditandai
d ngan g jala ny i haid, kam haid, ny i pinggul saat b hubungan s ks, sakit saat buang
ai b sa atau buang ai k cil. P nd ita kadang m ngalami ny i h bat, t tapi ada juga
yang tidak m ngalami g jala apa-apa.

) Masa D wasa Tua.

Usia s kita 40 sampai 60 tahun m upakan masa kisis bagi wanita pada umumnya.
Pada usia ini wanita s dang m ncapai puncak kainya, dan justu pada masa itu ia akan
m ngalami m nopaus (usia 45 sampai 55 tahun). Poduksi homon wanita ( stog n dan
pog st on) m nuun. Akibatnya, haid m njadi tidak t atu, dan akhi nya t h nti sama
s kali.

Namun wanita masih bisa hamil sampai saat m nopaus muncul, walaupun p nuh
d ngan isiko dan p lu p awatan khusus. Pada saat m nopaus wanita m ngalami
b b apa masalah antaa lain wajah t asa panas dan k m ahan (hot flush s), vagina
k ing, dan suasana hati yang b ubah-ubah. B b apa mungkin hanya m ngalami g jala
m nopaus ingan, t tapi s bagian lainnya dapat m ngalami g jala yang b at dan sangat
m ngganggu.

Ost opoosis (p ng oposan tulang) ada hubungannya d ngan p nuunan homon


stog n yang t jadi pada masa m nopaus . B gitu pula isiko p nyakit jantung bagi
wanita pasca m nopaus akan m ningkat, ka na m nuunnya poduksi stog n yang
b fungsi s bagai p lindung jantung. Masalah k s hatan wanita pada p iod usia ini
adalah p nyakit akibat m nuunnya homon stog n. Untuk m ngatasinya dapat dibantu
d ngan t api sulih homon, pola makan yang m ngandung fito stog n, dan olahaga.
S mua itu untuk m nguatkan tulang.

f) Masa Lanjut Usia.

Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah s t lah m ncapai usia 60 tahun. Inilah
masa yang paling  ntan dis ang b bagai p nyakit d g n atif dan p nyakit b at lainnya.
Sangat p nting bagi wanita untuk m lakukan p m iksaan k s hatannya s caa t atu.
Pioitas utamanya adalah m njaga aga tubuh t tap s hat d ngan m ngatu pola makan
yang b na, dan minum supl m n yang dibutuhkan tubuh. S lain itu olahaga ingan dan
t tap aktif s caa int l ktual.
º " # ! 

Pott  & P y. 2005 .Buku ‘  


  
   
.
Alih Bahasa, Yasmin Asih. Ed. 4. Jakta: EGC


 
   
       @
 

! 
 
! 
  "#"$% &' (!$! )))
)**+

 
  !
,-  
./  .0.1 
@