Anda di halaman 1dari 17

Nama : Tomi Wiryandi Saputra

NIM : 09222010071

Prodi : Teknik Sipil

Mata Kuliah: Mekanika Rekayasa IV

Dosen : Juni Gultom, ST, MTP

Tugas : Latihan Sap2000 V14

1
CONTOH PENYELESAIAN STRUKTUR BALOK SEDERHANA
MENGGUNAKAN SAP 2000 VERSI 14
CONTOH SOAL:
Masing-masing Bentang panjangnya ditambah angka NIM terakhir = 3m + (1) = 4m

4m 4m

Profil Balok : 20/30 cm


Material : Concrete (beton)
Fc’ : 17.5 Mpa, Fy : 240 Mpa, Fyh : 240 Mpa
Kombinasi Pembebanan Mu : 1.2 MD + 1.6 ML

1. Samakan satuan sesuai data soal

Pada menu bagian sudut kanan bawah diganti menjadi Kgf,m,C

2
2. Buat model struktur
Klik File-New model

Karena model struktur adalah balok maka kita klik Beam

Spans = jumlah batang


Span length = panjang batang
Berdasarkan gambar, spans = 2 m , length = 3 m
Sehingga model yang tampil :

3
Samakan model dengan merubah perletakkan (klik pada joint) kemudian klik ASSIGN-JOINT-
RESTRAINS

Sehingga tampak menjadi sbb:

3. Define material yang dipakai


Masuk menu DEFINE-MATERIAL

4
Pilih 4000Psi pilih MODIFY/SHOW MATERIAL

Ubah Matrial Type sesuai data yaitu CONCRETE ,jika Units soal Mpa maka ganti Units mnjd N,mm,C
dan ubah fc’ sesuai data yaitu 17,5 Mpa
Klik OK dua kali
4. Define profil yang ingin dipakai
Define-section properties-frame sections

5
Add new property

Ubah frame section property type sesuai data yaitu concrete

6
Klik rectangular

Ubah section name sesuai data yaitu menjadi balok 20x30


Ubah dimensi sesuai data yaitu depth = 0,3 dan width = 0,2 (karena satuan yang digunakan adalah
meter).

Klik CONCRETE REINFORCEMENT


KLIK BEAM (M3 DESIGN ONLY)
Ubah top dan bottom sesuai data yaitu 0.03m

7
5. Aplikasikan struktur yang ada
Pilih batang yang kita buat (balok menjadi terputus-putus)

ASSIGN-FRAME-FRAME SECTION klik BALOK20X30 klik OK

8
6. Define beban
DEFINE-LOAD PATERN

Pilih Type dan pilih LIVE


Ganti Load Patern name (dead menjadi live)
Klik ADD new load pattern
Klik ok.

DEFINE-LOAD CASE-OK

9
DEFINE-LOAD COMBINATION-ADD NEW COMBO......

Klik add new combo

 Untuk Dead sesuai soal dibuat scale factor 1.2. klik add
 Klik load case name pilih LIVE sesuai soal dibuat scale factor 1.6.klik add
 Klik ok

10
7. Aplikasikan beban
Pilih batang yang kita buat (balok menjadi terputus-putus)
ASSIGN-FRAME LOAD-DISTRIBUTED(karena beban merata)

isi dengan melihat:


load patern name : DEAD Uniform Load : 200 kg
load patern name : LIVE Uniform Load : 100 kg
(diisi 2kali pada batang tersebut)
8. Cek gambar struktur – model SAP2000 versi 14
Jika telah sesuai, save
9. Analyze-set analyze options-plane frame(sesuaikan gambar)-ok

10. Analyze-run analysis


Klik case name MODAL klik Run/Don Not Run Case (karena tidak ada beban gempa)
Klik Run Now
11
Untuk menampilkan deformasi pada beban LIVE dan COMB1
DISPLAY-SHOW DEFORMED SHAPE-pilih CASE/COMBO NAME(sesuaikan kebutuhan)

12
11. Untuk menampilkan lintang dalam bentuk gambar maupun diagram = DISPLAY-SHOW
FORCES/STRESS-FRAMES/CABLE
(Untuk menampilkan bidang lintang dari beban LIFE dan COMBO dapat dipilih dari
Case/Combi Name)

Klik OK

13
12. Untuk menampilkan momen dalam bentuk gambar maupun diagram
DISPLAY-SHOW FORCES/STRESS-FRAMES/CABLE
(Untuk menampilkan bidang momen dari beban LIFE dan COMBO dapat dipilih dari
Case/Combi Name)

Klik OK

14
13. Klik kanan batang untuk melihat gaya dalam batang

14. Untuk desain penulangan


Design-concrete frame design-select design combos....

15
Klik COMB1 klik ADD

klik OK
design- concrete frame design-start design/check of structure

Klik batang hingga berbentuk garis putus-putus

16
Klik kanan batang putus-putus tsb

Klik summary (berlaku untuk semua titik)

17