Anda di halaman 1dari 7

Program : TKJ Nama : M.

Farisy Maulana Yusuf


Mata Pelajaran : Digital Subtractor Kelas : X TKJ A
Job sheet :2 Instruktur : Ibu Neti – Ibu Sri

A. PENDAHULUAN

Dalam praktikum kemarin membahas Half Subtractor dan full Subtractor. Rangkaian ini
tidak jauh berbeda dengan rangkaian adder. Perbedaannya hanyalah pada gate NOT.
Half subtractor adalah suatu rangkaian yang dapat digunakan untuk melakukan
operasi pengurangan data – data bilangan biner hingga 1 bit saja. Half substractor memiliki 2
terminal input untuk 2 variabel bilangan biner dan 2 terminal output, yaitu SUMMARY
OUTPUT (SUM) dan BORROW OUTPUT (BORROW).
Full subtractor digunakan untuk melakukan operasi pengurangan bilangan – bilangan
biner yang lebih dari 1 bit. Dengan terminal 3 inputyang dimilikinya yaitu terminal BORROW
input, maka rangkaian ini mampu melakukan operasi pengurangan logika dengan 8 variasi
keadaan dari input – inputnya, dengan keadaan BORROW input pada kolom pertamanya adalah
0.

B. TUJUAN

Secara luas, dengan adanya rangkaian subtractor ini diharapkan kita atau para pembaca
nantinya dapat memanfaatkan rangkaian tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak
dan menunjang kehidupan manusia. Semoga dengan ditemukannya alat yang
menggunakan prinsip Subtractor dan dapat dipublikasikan kepublic sehingga masyarakat
banyak didunia bias memakainya.

Secara khusus tujuan dari penulis adalah agar :

1. Siswa dapat mengatahui apa itu subtractor.


2. Siswa dapat mengetahui rangkaian dari subtractor.
3. Siswa dapat merangkai rangkaian subtractor.
4. Siswa dapat mengarahui table kebenaran dari subtractor.

C. ALAT DAN BAHAN

I. Half Subtactor

Trainer Digital
Kabel Jumper
IC 7408
IC 7486
IC 7404
Software Circuit maker ( Apabila tidak menggunakan Trainer )

II. Full Subtractor


Trainer Digital
Kabel Jumper
IC 7408
IC 7486
IC 7432
IC 7404
Software Circuit maker ( Apabila tidak menggunakan Trainer )

D. TEORI

Pada rangkaian aritmatika (subtraktor) yang dibahas ada 2 yaitu


1. Half Subtraktor
2. Full subtraktor
Half Subtraktor adalah sustu rangkaian yang dapat digunakan untuk melakukan operasi
penguragan data-data bilangan biner hingga 1 bit saja. Half Subtraktor memiliki 2 terminal input
untuk variabel bilangan biner dan 2 terminal output, yakni SUMMARY OUTPUT (SUM) dan
BORROW OUTPUT (BORROW).
a. Input
A=1 artinya: SUM =1
B=0– Borrow = 0
————–
Output : 01
b. Input
A=0 artinya: SUM =1
B=1- Borrow =1
————–
Output: 11
Boorrow output akan berada pada keadaan logika 1 apabila bilangan pengurannya lebih besar
nilainya dari pada bilangan yang dikiranginya.
Full Subtraktor
Rangkaian full subtraktor digunakan untuk melakukan operasi pengurangan bilangan-bilangan
biner yang lebih dari 1 bit. Dengan 3 terminal input yang dimilikinya, yaitu terminal borrow
input, maka rangkaian ini mampu melakukan operasi pengurangan logika dengan 8 variasi
keadaan dari input-inputnya.
Contoh:
a. Input
A=01
B = 11 -
————–
Output : SUM = 10
Borrow=10
b. Input
A = 10
B = 01 -
————–
Output : SUM = 10
Borrow =10
Persamaan logikan untuk output-output rangkaian Full Subtraktor ini adalah:
SUM = A.B’.C + A’.B’.C + A’.B.C’ + A.B.C
Borrow = A’.B’.C + A’.B.C’ + A’.B.C + A.B.C

E. GAMBAR KERJA

I. Half Subtractor

II. Full Subtactor

F. LANGKAH KERJA

I. Half Subtractor

Rangkailah rangkaian seperti pada gambar kerja.


Atur Switch sesuai dengan table kebenaran.
Amati dan catat hasilnya.

II. Full Subtractor

Rangkailah rangkaian seperti pada gambar kerja.


Atur Switch sesuai dengan table kebenaran.
Amati dan catat hasilnya.

G. HASIL KERJA

I. Half Subtractor

Persamaan dari rangkaian tersebut adalah :

R=
B=

Input Output
0 0 0 0
0 1 1 1
1 0 1 0
1 1 0 0

II. Full Substractor

Persamaan dari rangkaian tersebut adalah :

R=
B=

Input Output
A B C R Borrow-Out
0 0 0 0 0
0 0 1 1 1
0 1 0 1 1
0 1 1 0 1
1 0 0 1 0
1 0 1 0 0
1 1 0 0 0
1 1 1 1 1

H . KESIMPULAN
Subtractor merupaka kebalikan dari Adder dimana adder berfungsi sebagai penjumlah
sedangkan subtractor berfungsi sebagai pengurang.