Anda di halaman 1dari 10

1

BAB I Ilmu makroekonomi


BAB 2 Data Makroekonomi
BAB 3 Pendapatan Nasional: Dari mana berasal dan kemana perginya
J.Bb, Bf1 N P B@
B@ q, Bq,
_1m0V
5. dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-
bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan.
r=0, ,r sLf VJBb 0
@Bb XBP6Bb BqV_@ ,
Bb B, _
68. dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di
tempat-tempat yang dibikin manusia",

BAB 4 Uang dan Inflasi
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk
waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di
antara kamu menuliskannya dengan benar dan janganlah penulis enggan menuliskannya
sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis. Dan hendaklah orang
yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang yang akan ditulis itu). Dan hendaklah ia bertaqwa
2

kepada Allah Tuhannya dan janganlah ia mengurangi sedikitpun dari hutangnya. Jika orang yang
berhutang itu orang lemah akalnya atau lemah keadaanya atau dia sendiri tidak mampu
mengimlakkan , maka hendaklah walinya mengimlakkannya dengan jujur. Dan persaksikanlah
dengan dua orang saksi dari laki-laki di antara kamu. Jika tidak ada dua orang laki-laki, maka
boleh seorang laki-laki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhoi, supaya jika
seorang lupa, seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan memberi
keterangan apabila mereka dipanggil. Dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil
maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu lebih adil di sisi Allah dan
lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada kepastian (tidak menimbulkan
keraguan). Tulislah muamalah itu, kecuali muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan
di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu jika kamu tidak menuliskannya. Dan
persaksikanlah apabila kamu berjual beli dan janganlah penulis dan saksi saling sulit
menyulitkan. Jika kamu lakukan yanag demikian, maka sesungguhnya hal itu adalah seatu
kefasikan pada dirimu Dan bertaqwalah kepada Allah. Allah mengajarmu dan Allah maha
mengetahui segala sesuatu.
N, b_1H0V N,_0 Nq
VPBB b_)V, B sLf
BP6Bb b_1m0J B1f .
X,_0 BqBb 6BB J0,
_1V
188. dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil
dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada
harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, Padahal kamu mengetahui.
3


CBb _1m0 b_Bb N
__f Nf BAH _f CBb
=PJ @Bb Bb
[ 0 b_BC Bf
@Bb Vd b_Bb N V=0,
Bb @Bb =, b_Bb
,C _ .
=r rJBB 0b B b1
0, sLf Bb , @B
00 10 rB1Bb
B@ ,Bb
275. orang-orang yang Makan (mengambil) riba[174] tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang
kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila[175]. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan
mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, Padahal Allah telah menghalalkan jual
beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti
(dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu[176] (sebelum datang larangan); dan
urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-
penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

[174] Riba itu ada dua macam: nasiah dan fadhl. Riba nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh orang
yang meminjamkan. Riba fadhl ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis, tetapi lebih banyak
jumlahnya karena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian, seperti penukaran emas dengan emas, padi
4

dengan padi, dan sebagainya. Riba yang dimaksud dalam ayat ini Riba nasiah yang berlipat ganda yang umum
terjadi dalam masyarakat Arab zaman jahiliyah.
[175] Maksudnya: orang yang mengambil Riba tidak tenteram jiwanya seperti orang kemasukan syaitan.
[176] Riba yang sudah diambil (dipungut) sebelum turun ayat ini, boleh tidak dikembalikan.

T b_1V b_[0
6L . Bb 0_,r, f,
JPV P1 r P,_0
N ,_1V N, ,_1V
279. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya
akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak
Menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

N, b_VV ,BABb
N,_0 /Bb V Bb N
Bd,@C _CrBb, B@
_HBb, b__C, ==1 1N_C
B8@
5. dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya[268], harta (mereka yang ada
dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil
harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik.

5

[268] Orang yang belum sempurna akalnya ialah anak yatim yang belum balig atau orang dewasa yang tidak dapat
mengatur harta bendanya.

N, b_qJV B V Bb =
N sV L XC1
1@ B. b_P@/mBb
B@.q1, 1@ B
@JHBb b_1, Bb
0b N f Bb ,Cm VN LA
Bd@1
32. dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari
sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para
wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.

BAB 5 Perekonomian Terbuka
Artinya, Dari Muaz bin Jabal, bahwa Rasulullah saw bersabda, Sesungguhnya sebaik-
baik usaha adalah usaha perdagangan yang apabila mereka berbicara tidak berdusta, jika
berjanji tidak menyalahi, jika dipercaya tidak khianat, jika membeli tidak mencela
produk, jika menjual tidak memuji-muji barang dagangan, jika berhutang tidak melambatkan
pembayaran, jika memiliki piutang tidak mempersulit (H.R.Baihaqi dan dikeluarkan oleh
As-Ashbahani).
6

B0 CBb b_1b,
b_f0 B NqC,r . VC
0 ,sX0 _ N @ =@ N,
0b N, AA N
NBb, _/1Bb

254. Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan
kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at[160]. dan orang-
orang kafir Itulah orang-orang yang zalim.

[160] Syafa'at: usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu
mudharat bagi orang lain. syafa'at yang tidak diterima di sisi Allah adalah syafa'at bagi orang-orang kafir.
B)0 CBb b_1b, b[f
@_ _11 _
Bb b_BB sLf H[
Bb br[, @Bb N[
@ N f JqH _1V
b[T 6,@C _1Bb
bJBB s rJ.Bb b_JBb,
V Bb bH[Bb, Bb b1@dAH
N1 _1V
9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada
mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[1475]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
7

10. apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah
Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

[1475] Maksudnya: apabila imam telah naik mimbar dan muazzin telah azan di hari Jum'at, Maka kaum muslimin
wajib bersegera memenuhi panggilan muazzin itu dan meninggalakan semua pekerjaannya.
BAB 6 Pangangguran

] 1 [
Dari Abu Hurairah, Rasul bersabda: Allah tidak mengutus Rasul kecuali sebelumnya ia sebagai
pengembala, sahabat bertanya Anda ya Rasul. Rasul menjawab: Aku mengembala kambing
penduduk Mekah dengan upah beberapa qirath.
BAB 7 Pertumbuhan Ekonomi I: Akumulasi Modal dan Pertumbuhan Populasi
BAB 8 Pertumbuhan Ekonomi II: Teknologi, Bukti empiris, dan kebijakan
BAB 9 Pengantar Fluktuasi Ekonomi
BAB 10 Permintaan Agregat I: Membangun Model IS-LM
BAB 11 Permintaan agregat II: Penerapan Model IS-LM
BAB 12 Perekonomian terbuka ditinjau kembali: Model Mundell Fleming dan rezim
Kurs
BAB 13 Penawaran Agregat dan tradeoff jangka pendek antara inflasi dan pengangguran
BAB 14 Kebijakan Stabilisasi
8

BAB 15 Utang Pemerintah
BAB 16 Konsumsi
B0 B1Bb b_1H B s
rJ.Bb dA1= Bq@ N,
b_P/V ,_ @Bb
=f N X)
168. Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu
mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

b,, b[ sVfBb =f=
NBb, Bb, V@PBb N,
r@V b@V f
r@PBb b_CAH ,_f
,@Bb CAH, @Bb
= bqr_AH Bf,
@V 8 ,BJBb
,o_,r . .r B_V Vf
=1 1N_C bqr_@
26. dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam
perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
27. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar
kepada Tuhannya.
9

28. dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, Maka
Katakanlah kepada mereka Ucapan yang pantas[851].

[851] Maksudnya: apabila kamu tidak dapat melaksanakan perintah Allah seperti yang tersebut dalam ayat 26, Maka
Katakanlah kepada mereka Perkataan yang baik agar mereka tidak kecewa lantaran mereka belum mendapat
bantuan dari kamu. dalam pada itu kamu berusaha untuk mendapat rezki (rahmat) dari Tuhanmu, sehingga kamu
dapat memberikan kepada mereka hak-hak mereka.

b_1N B PC,r Bb dA1=
Bq@ bPBb, @6 Bb f
J1H Bf )V
114. Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat
Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.

BAB 17 Investasi
b[T 6,@C _1Bb
bJBB s rJ.Bb b_JBb,
V Bb bH[Bb, Bb b1@dAH
N1 _1V
10. apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah
Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

10

BAB 18 Jumlah Uang beredar dan Permintaan Uang
BAB 19 Perkembangan Teori Siklus Bisnis