Anda di halaman 1dari 4

INTEGRASI EKONOMI REGIONAL 1.

Bentuk bentuk Integrasi Ekonomi

Ada lima bentuk integrasi ekonomi regional, yaitu : 1) Daerah perdagangan bebas (free Trade Area) Suatu daerah perdagangan bebas mendorong perdagangan diantara anggota-angotanya dengan menghapus hambatan-hambatan perdagangan (tarif, kuota dan hambatan nontarif lainnya) diantara mereka. Contoh perjanjian semacam ini adalah NAFTA yang mengurangi tarif dan hambatan-hambatan non-tarif terhadap perdagangan Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. Anggota-anggota daerah perdagangan bebas rentan terhadap permasalahan seperti : Pembelokan Perdagangan (trade deflection) Dimana negara-negara bukan anggota mengalihkan jalur (membelokan) ekspornya ke negara-negara anggota yang mempunyai hambatan perdagangan eksternal terendah Penentuan Aturan Negara asal (rule of origin) Menguraikan syarat-syarat yang menetapkan apakah suatu barang

diklasifikasikan sebagai barang anggota atau barang bukan anggota.

2) Uni Kepabeanan (custom union) Suatu uni kepabeanan menggabungkan penghapusan hambatan perdagangan internal diantara diantara para anggota-anggotanya dengan menganut kebijakan perdagangan eksternal bersama negara-negara bukan anggota.

3) Pasar Bersama (common market) Suatu pasar bersama adalah langkah kerja dalam perjalanan menuju integrasi ekonomi total. Dalam pasar bersama hamabatan yang merintangi perpindahan faktor-faktor produksi, tenaga kerja, modal dan teknologi diantara anggota ditiadakan.

4) Uni Eropa (economic union) Suatu uni ekonomi mencerminkan suatu integrasi penuh antara dua negara atau lebih. Selain menghapus hambatan perdagangan internal, menganut kebijakan perdagangan

eksternal bersama, dan meniadakan pembatasan terhadap pergerakan faktor-faktor produksi diantara anggota-anggota.

5) Uni Politik (political union) Suatu uni politik adalah integrasi politik dan juga ekonomi yang utuh diantara dua negara atau lebih, dengan demikian dua negara atau lebih, dengan demikian secara efektif menjadikan mereka satu negara.

2.

Dampak Integrasi Ekonomi terhadap Perusahaan

Dari sudut pandang perusahaan, integrasi regional adalah pedang bermata dua. Bayangkanlah penghapusan hambatan-hambatan perdagangan internal, suatu ciri yang sama-sama terdapat dalam kelima bentuk integrasi ekonomi tersebut. Penurunan tariof dalam blok perdagangan regional tersebut membuka pasar negara-negara bagi perusahaan-perusahaan semua negara anggotanya. Perusahaan dapat menurunkan biaya produksi dan biaya distribusi rata-rata dengan memperoleh skala ekonomi ketika perusahaan tersebut memperluas basis pelanggannya dalam blok perdagangan tersebut.

3. Pemerintahan Uni Eropa (UE) Uni Eropa dapat dicirikan sebagai pemerintahan antar-pemerintah, (karena lembaga itu adalah pemerintah dari pemerintah-pemerintah nasional) dan sebagai pemerintah supra-nasional (karena pemerintah itu mempunyai kekuasaan atas tingkat nasional). UE diperintah empat organisasi yang menjalankan fungsi eksekutif, administratif, legislative dan judisial :

1) Dewan Uni Eropa (Council of the European Union) Dewan Uni Eropa berkantor pusat di Brussels, Beligia. Dewan Uni Eropa sering disebut dewan Mentri, terdiri atas 15 perwakilan, uang masing-masing dipilih langsung oleh dan bertanggung jawab kepada pemerintah asalnya.

2) Komisi Eropa (European Commision) Komisi Eropa juga berkantor di Brussels, beligia. Terediri dari 20 orang yang dipilih untuk masa jabatan lima tahun. Fungsi Komisi Eropa adalah : o Mengusulkan undang-undang untuk dipertimbangkan Dewan

o Mengimplementasikan ketentuan-ketentuan Traktat Roma dan TraktatTraktat Eropa lainnya o Melindungi kepentingan-kepentingan UE dalam perdebatan politik, khususnya dalam musyawarah Dewan o Memiliki kekuasaan yang luas dalam mengimplementasikan uni kepabeanan UE, kebijakan pertanian bersama (Common Agricultural Policy - CAP) dan pembentukan pasar internal. o Melaksanakan birokrasi permanen UE.

3) Parlemen Eropa (European Parlianment) Parlemen eropa terdiri dari 626 perwakilan yang dipilih dalam pemilihan nasional untuk jmasa jabatan lima tahunan. Biasanya parlemen Eropa berkumpul di Strasbourg, prancis.

4) Pengadilan Eropa (European Court of Justice) Pengadilan Eropa berkedudukan di Luxembourg, Jerman. Terdiri dari 15 hakim yang menjabat selama 6 tahun. Badan ini menafsirkan hukum UE dan memastikan agar para anggota mematuhi peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan UE.

4. Perjuangan Menciptakan Pasar Bersama Tujuan Traktak Roma untuk menciptakan pasar bersama tentunya adalah visi yang baik. Untuk menciptakan pasar bebas yang akan memungkinkan aliran bebas barang, jasa, tenaga kerja, modal dan teknologi, masing-masing anggota UE harus sepakat mengganti ribuan undang-undang nasional, standar produk dan peraturanperaturaya guna memastikan bahwa semuanya sesuai dengan apa yang berlaku dianggota-anggota EU lainnya. Dalam praktiknya, negara-negara anggota bergerak dengan hati-hati karena tekanan-takanan politik dari kelompok kepentingan-kelompok kepentingan khusus dalam negerinya. Akibatnya, peraturan-peraturan nasional yang saling bertentangan, yang

mempengaruhi hampir setiap barang dan jasa yang dibeli orang Eropa.

5. Dari Pasar Bersama ke Uni Ekonomi Dewan Mentri UE bertemu di kota Maastricht, Belanda pada desember 1991 untuk membahas masa depan ekonomi dan politik UE. Hasilnya adalah traktat baru yang mengamandemen Traktat Roma: traktat baru ini secara resmi dikenal sebagai Traktat Uni Eropa (treaty on European Union) dan secara tidak resmi dikenal Traktat Maastricht (Maastrich Treaty). Traktat Maastricht tersebut diberlakukan pada 1 November 1993. Traktat Maastricht tersebut didasarkan pada tiga pilar yang dirancang untuk melanjutkan integrasi ekonomi dan politik Eropa: 1. Perjanjian baru untuk menciptakan kebijakan luar negeri dan pertahanan bersama di antara para anggota 2. Perjanjian baru untuk bekerja sama dalam masalah-masalah kepolisian, hukum, dan keamanan publik. 3. Masyarakat Eropa lama yang sudah tidak asing lagi, dengan ketentuan-ketentuan baru untuk menciptakan uni ekonomi dan moneter di antara negara-negara anggota. Traktat Eropa (Treaty for Europe) atau lebih umum dikenal sebagai Traktat Amsterdam (Treaty of Amsterdam), melanjutkan proses integrasi Eropa. Komponenkomponen terpenting Traktat Amsterdam ini, yang ditandatangani pada tahun 1997, meliputi: Komitmen yang kuat untuk membasmi tingkat pengangguran yang tinggi dan kronis di UE, khususnya di kalangan warga yang berusia lebih muda Rencana untuk memperkuat peran Parlemen Eropa dengan memperluas jumlah bidang yang mengharuskan penggunaan prosedur keputusan bersama (codecision) Pembentukan sistem dua jalur, yang memungkinkan kelompok-kelompok anggota melanjtkan proses integrasi ekonomi dan politik dengan lebih cepat daripada UE secara keseluruhan Traktat Nice (Treagy of Nice), yang mulai berlaku pada Februari 2003, adalah upaya integrasi UE terakhir. Para pejabat UE mengakui bahwa kekuasaan dan prosedur badan-badan pemerintahan UE mestinya harus diubah jika keanggotaan UE ingin diperluas.