P. 1
Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Sidoarjo (Cover)

Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Sidoarjo (Cover)

5.0

|Views: 229|Likes:
Dipublikasikan oleh インダ ラハマワティ
Tiada gading yang tak retak, begitu pula tulisan ini. Penulis hanyalah orang awam yang masih lemah ilmu pengetahuan dan masih belajar menulis jalan pikirannya sesuai pemahaman pengetahuannya dan beberapa tambahan teori hasil kutipan dari penulis lain yang lebih senior. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik, saran, dan diskusi yang membangun, guna penyempurnaan di masa yang akan datang..
bismillah, semoga bermanfaat.. ^_^
Tiada gading yang tak retak, begitu pula tulisan ini. Penulis hanyalah orang awam yang masih lemah ilmu pengetahuan dan masih belajar menulis jalan pikirannya sesuai pemahaman pengetahuannya dan beberapa tambahan teori hasil kutipan dari penulis lain yang lebih senior. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik, saran, dan diskusi yang membangun, guna penyempurnaan di masa yang akan datang..
bismillah, semoga bermanfaat.. ^_^

More info:

Published by: インダ ラハマワティ on Jul 06, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/19/2014

pdf

text

original

i

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA MASYARAKAT
SIDOARJO




SKRIPSI




Diajukan kepada Universitas Negeri Surabaya
untuk Memenuhi Persyaratan Penyelesaian Program
Sarjana Pendidikan Matematika



Oleh
INDA RACHMAWATI
NIM 083174017




UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN MATEMATIKA
PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA
2012
ii

HALAMAN PERSETUJUAN


EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA MASYARAKAT
SIDOARJO


SKRIPSI



Telah disetujui dan dinyatakan layak untuk diuji
sebagai persyaratan mendapat Gelar Sarjana



INDA RACHMAWATI
NIM 083174017



PEMBIMBING



Prof. Dr. Mega Teguh Budiarto, M.Pd
195212241980031008
TANDA TANGAN



....................................


iii

HALAMAN PENGESAHAN

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA MASYARAKAT
SIDOARJO

SKRIPSI
Telah diuji
Pada tanggal 25 April 2012

PENGUJI


1. Prof. Dr. Mega Teguh Budiarto, M.Pd
NIP. 195212241980031008
TANDA TANGAN


....................................


2. Dr. Siti Khabibah, M.Pd.
NIP. 197210012001122006



....................................

3. Drs. Haryono, M.Pd.
NIP. 194806091974031001

....................................


Mengesahkan,
Dekan Fakultas MIPA
Universitas Negeri Surabaya



Prof. Dr. Suyono, M.Pd.
NIP. 196006201985031003


iv

KATA PENGANTAR


Segala puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena
berkat rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat melakukan penelitian dan
mnyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “Eksplorasi Etnomatematika
Masyarakat Sidoarjo”.
Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan, dan arahan
dari berbagai pihak. Seiring dengan selesainya skripsi ini, penulis mengucapkan
terimakasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Mega Teguh Budiarto, M.Pd selaku Dosen Pembimbing yang
telah membimbing, membantu, dan memberi arahan serta masukan-masukan
yang sangat membangun dalam proses penyusunan skripsi ini.
2. Bapak Drs. Haryono, M.Pd. dan ibu Dr. Siti Khabibah, M.Pd. selaku Dosen
Penguji yang telah memberikan arahan, masukan-masukan, serta koreksi
yang mebangun dalam penyusunan skripsi ini.
3. Bapak Prof. Dr. Suyono, M.Pd. selaku Dekan FMIPA Unesa yang telah
memberikan izin serta membantu jalannya penelitian.
4. Bapak Dr. Abadi, M.Sc. selaku Ketua Jurusan Matematika FMIPA Unesa
yang telah memberikan izin penelitian serta membantu selama perkuliahan.
5. Seluruh dosen dan karyawan Jurusan Matematika FMIPA Unesa yang telah
membantu selama perkuliahan dan penelitian.
6. Keluarga serta teman-teman yang telah mendukung selama penulis
melakukan penelitian.
7. Serta semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikannya penelitian
dan penulisan skripsi ini.
Tiada gading yang tak retak, begitu pula skripsi ini. Oleh karena itu
penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun, guna penyempurnaan di
masa yang akan datang. Semoga laporan ini dapat bermanfaat baik bagi pembaca
maupun bagi penulis. Amiiin.
Surabaya, 27 Mei 2012
Penulis

v

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA MASYARAKAT
SIDOARJO

Inda Rachmawati

ABSTRAK

Budaya adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan
sehari-hari, karena budaya merupakan satu kesatuan utuh dan menyeluruh yang
berlaku dalam suatu komunitas, termasuk Sidoarjo. Hal tersebut memungkinkan
bahwa terdapat konsep-konsep matematika yang tertanam dalam praktek-praktek
budaya dan mengakui bahwa semua orang mengembangkan cara-cara khusus
dalam melakukan aktivitas matematika yang berbeda dengan matematika sekolah
disebut etnomatematika.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil eksplorasi etnomatematika
masyarakat Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
etnografi, dengan jenis penelitian eksplorasi etnomatematika. Data penelitian
diperoleh dari hasil studi kepustakaan, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.
Informan terdiri dari 8 juru kunci candi dan prasasti yang ada di Sidoarjo, 2
penjual gerabah dan peralatan tradisional di pasar tradisional Sidoarjo, 1 penjual
buah-buahan, 2 penjual ikan, 1 pengepul ikan, 1 pejabat Dinas Pertanian, seorang
penyuluh pertanian, 2 pengusaha batik tulis, 1 pengusaha kain bordir, serta 3 anak
yang sedang memainkan permainan tradisional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat cara-cara yang unik pada
masyarakat Sidoarjo dalam melakukan aktivitas matematika yang berbeda dengan
matematika sekolah. Tanpa mempelajari teori tentang konsep-konsep matematika,
masyarakat Sidoarjo pun telah menerapkan konsep-konsep matematika dalam
kehidupan sehari-harinya menggunakan etnomatematika. Terbukti adanya
peninggalan budaya berupa konsep matematika yang ada pada candi dan prasasti,
satuan lokal yang masih ada di masyarakat Sidoarjo, bentuk geometri gerabah
tradisional, sifat transformasi pada motif kain batik dan bordir, serta konsep
peluang, aritmatika, geometri dan lainnya pada permainan tradisional masyarakat
Sidoarjo. Peserta didik telah memiliki pengalaman (konsepsi awal) tentang
matematika dalam kegiatan sehari-harinya, sehingga pada praktik pembelajaran
tugas guru adalah untuk membantu siswa mencapai tujuannya.
Peneliti menyarankan hasil penelitian ini untuk: (a) dijadikan ide alternatif
pembelajaran matematika di luar kelas, (b) dikenalkan kepada pada pembelajaran
matematika formal sebagai modal awal mengajarkan konsep matematika kepada
siswa, (c) dijadikan bahan rujukan untuk menyusun soal-soal pemecahan masalah
matematika kontekstual.

Kata kunci: Etnomatematika, budaya, pembelajaran matematika, kontekstual.
vi

THE EXPLORATION OF ETHNOMATHEMATICS IN
SIDOARJO

Inda Rachmawati

ABSTRACT

Culture is something that we can not avoid in our daily life, because
culture is an integral whole and comprehensive policies in a community, including
Sidoarjo. It is possible that there are mathematical concepts embedded in cultural
practices and recognize that all people develop unique ways of doing
mathematical activities that different with the school mathematics called
ethnomathematics.
This research aims to to describe the results of ethnomathematics
exploration in Sidoarjo. The approach used in this research is ethnographic
approach, with a kind of exploratory research. The research data was obtained
from literature study, observations, interviews, and documentation. Informants
consisted of 8 caretaker of the temples and an inscription in Sidoarjo, 2 pottery
and traditional equipment vendors in traditional markets Sidoarjo, 1 fruiterer, 2
fishmonger, a fish collectors, an Agriculture Department official, a district
commissioner of agriculture, an agricultural extension worker, 2 batik
entrepreneur, a businessman embroidered cloth, and three children who were
playing traditional games.
The results showed that there are unique ways in Sidoarjo community for
doing different mathhematical activities that different with school mathematics.
Without studying the theory of mathematical concepts, the Sidoarjo community
also have applied mathematical concepts in their daily lives using
ethnomathematics. It’s proved by the existence of cultural heritage in the form of
a mathematical concept that existed at the temples and the inscriptions, the local
unit of society that still exists in Sidoarjo, geometric shapes of traditional pottery,
the transformation properties of the batik and embroidery motif, as well as the
concept of opportunity, arithmetic and geometry on the traditional games of
Sidoarjo. Students have had experience (preconceptions) about mathematics in
their daily activities, so that the instructional practices of teachers task is helping
the students achieve their goals.
Researcher suggests the results of this research to be: (a) used as an
alternative idea of mathematical learning outside the classroom, (b) introduced to
the formal mathematical learning as the initial capital to teach mathematical
concepts to students, (c) used as reference material to develop contextual
mathematical problem-solving questions.

Key words: Ethnomathematics, culture, mathematical learning, contextual.

vii

HALAMAN PERSEMBAHAN

 ..INNA MA'AL 'USRI YUSRA.. 
..Allah menjanjikannya lebih dari satu kali..

Dengan rahmat, hidayah, dan nikmat dari Allah SWT, karya sederhana ini
kupersembahkan untuk mereka yang spesial dalam hidupku:
1. My beloved Allah SWT. Terima kasih atas semua nikmat karunia yang
Engkau berikan. Sungguh “sesuatu” rasanya saya bisa dan mampu menulis
skripsi dengan tebal 193 halaman ini, yang tentu saja tak akan bisa tanpa
bantuan dari-Mu ya Allah. Alhamdulillaaaaaaaah.. 
2. Ayahanda dan ibunda tercinta, Sanwari dan Muchayaro. Terima kasih yang
tak terhingga untuk kesabaran dan doa yang tak pernah putus kalian panjatkan
untuk kesuksesanku. Motivasi yang kalian berikan akan selalu kukenang dan
kusampaikan berkali-kali lipat kepada anak cucuku. I love you so much.. 
3. Adek kesayanganku tercinta, Novi Susanti (Ochie_Cuah). Terima kasih untuk
selalu ada dan setia menjadi teman berbagi suka dukaku. Terima kasih atas
setiap motivasimu yang unik, sehingga tak bosan-bosannya aku mendapatkan
motivasi dengan menggodamu.. :p
4. Masku tercinta, Aris Agus Setiawan dan adek-adekku tersayang Dwi Yoga
Aripratama dan Octavian Ramahdani. You are the best for me.. 
5. Muara Kalbu untuk semangatnya dan sekarang giliranmu. 
6. Sahabat-sahabat terbaikku (Fahmi Abdillah (mas Cempi), Nihayatus Sa’adah
(De’Nia), Yuny Ismawati (Yu’en), Faridhatun Nasika (si Upil Ipil), dan
Ratna Eka Iswahyuni (mbak Nana)) yang selalu mendukung, mau menjadi
manajerku serta memotivasiku. 
viii

7. Teman-teman satu kos dan satu perjuangan (mbak Nana, Yuny, mbak Eka,
mbak Aulia, Tirsa Anggraini, Rahayu, Ilma, dan lainnya), terima kasih telah
menyemangatiku dengan cara kalian yang unik, tak sengaja, bahkan kadang
tak terduga. 
8. Sahabat-sahabat terbaikku di rumah, anak-anak Roejack (Ucha, Umma, Fitri,
dan Suraida), terima kasih untuk motivasi kalian kepadaku sejak kita sama-
sama duduk di bangku SMA, bahkan sejak SD. Salam Roejack.. 
9. Teman-teman Pendidikan Matematika 2008 Plus (Hery Kiswanto, Endang
Krisnawati, Ana Ari Wahyu Suci, Budi Santoso, Neny Faizah, Dwi Shinta
Rahayu, dan yang lainnya), 2008 A/B/C (Maulidatus Sakinah (Nina), Susiana
Nurhayati, Rita Rizki, Tatang Cipto W., Andri Fahrudin, Danang Lipianto,
Nizar Ubaidillah, Bapak (Aris Alfan), dan lainnya), serta teman-teman
sharingku yang lain (Abdul Ro’uf, Azhar Syarifudin, Arda, Muhammad
Fauzi, Zainal Abidin, Ageng Rizki, Deny (Inying), dan lainnya), terima kasih
telah menjadi teman berbagi suka duka serta mau memberikan banyak
bantuan dan masukan dalam penulisan skripsi ini. 
10. Almamaterku dan seluruh jajaran dekanat serta dosen Jurusan Matematika
Universitas Negeri Surabaya. Terimakasih atas semua ilmu dan pengetahuan
yang telah diajarkan, semoga bisa menjadi bekal untukku sampai tua nanti.
Amiiin.

..Semoga karya ini menjadi kebanggaan selamanya..

“What you’ve plant today, you will harvest it tomorrow”
 SEMANGAT PAGI 
ix

DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL .......................................................................................... i
HALAMAN PERSETUJUAN ........................................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................ iii
KATA PENGANTAR ....................................................................................... iv
ABSTRAK ......................................................................................................... v
ABSTRACT ........................................................................................................ vi
HALAMAN PERSEMBAHAN ........................................................................ vii
DAFTAR ISI ...................................................................................................... ix
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xi
DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... xvi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penelitian ............................................................. 1
B. Pertanyaan Penelitian .................................................................... 6
C. Tujuan Penelitian .......................................................................... 6
D. Manfaat Penelitian ........................................................................ 6
E. Batasan Penelitian ......................................................................... 7
F. Definisi Operasional ...................................................................... 7
BAB II KAJIAN PUSTAKA
A. Budaya ........................................................................................... 9
B. Matematika sebagai Produk Budaya .............................................. 10
C. Nilai Matematika bagi Masyarakat ............................................... 11
D. Riwayat dan Peta Masyarakat Sidoarjo ......................................... 17
E. Pengertian Etnomatematika .......................................................... 18
F. Etnomatematika dan Geometri ...................................................... 21
G. Gagasan Etnomatematika dalam Pembelajaran di Sekolah .......... 27
x

BAB III METODE PENELITIAN
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian ................................................... 30
B. Waktu dan Tempat Penelitian ........................................................ 31
C. Data dan Sumber Data .................................................................. 32
D. Teknik Pengumpulan Data ............................................................ 33
E. Prosedur Penelitian ........................................................................ 34
F. Teknik Analisis Data ..................................................................... 37
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Bentuk Etnomatematika Masyarakat Sidoarjo .............................. 39
1. Candi dan Prasasti .................................................................. 39
2. Gerabah dan Peralatan Tradisional ........................................ 63
3. Satuan Lokal .......................................................................... 90
4. Motif Kain Batik dan Bordir ................................................. 99
5. Permainan Tradisional ........................................................... 108
B. Hasil Analisis Taksonomi ............................................................. 131
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
C. Simpulan ....................................................................................... 135
D. Saran .............................................................................................. 138
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 139
LAMPIRAN ....................................................................................................... 141
xi

DAFTAR GAMBAR

2.1 Peta Masyarakat Sidoarjo .......................................................................... 17
2.2 Geometri Sona ........................................................................................... 22
2.3 Lukisan Kayu Suku Asmat ........................................................................ 22
2.4 Ornamen Rumah Tanah Toraja ................................................................. 22
2.5 Motif Kain Khas Bengkulu ........................................................................ 23
2.6 Motif Kain Khas Jawa ............................................................................... 23
2.7 Rumah Adat Bengkulu .............................................................................. 24
2.8 Rumah Adat Jawa ...................................................................................... 24
2.9 Desain Monolinear Sona............................................................................ 24
2.10 Kukusan (Alat Menanak Nasi dari Bambu Khas Jawa) ............................ 25
2.11 Dimensi-dimensi Tradisional Bali ............................................................. 26
3.1 Prosedur Penelitian ................................................................................... 37
4.1. Candi Pari ................................................................................................. 40
4.2. Sisi Sebelah Barat Candi .......................................................................... 42
4.3. Bentuk Segilima Lubang Angin di Sisi Utara Candi Pari ......................... 42
4.4. Bentuk-bentuk Persegipanjang Batu Bata Penyusun Lantai Candi Pari ... 43
4.5. Bentuk Geomerti Pripih sebagai Kubus yang Dipotong salah satu
sisinya menurut tiga rusuknya .................................................................. 43
4.6. Bentuk Simetris Candi Candi Pari ............................................................ 44
4.7. Pola Bangun Datar Penyusun Candi Pari ................................................. 44
4.8. Candi Sumur ............................................................................................. 45
4.9. Bentuk Simetri Candi Sumur dilihat dari Arah Selatan ........................... 46
4.10. Bentuk Balok Bekas Sumur pada Candi Sumur dengan Bibir Sumur
Berbentuk Persegi ..................................................................................... 46
4.11. Candi Pamotan terlihat dari Depan (Sisi Barat) ....................................... 47
4.12. Candi Pamotan 2 ....................................................................................... 47
4.13. Candi Wangkal ......................................................................................... 49
xii

4.14. Bentuk Geometri Ungkal adalah Balok .................................................... 50
4.15. Candi Medalem ......................................................................................... 51
4.16. Bentuk Simetris Candi Medalem dari Arah Timur ................................... 52
4.17. Candi Tawangalun .................................................................................... 52
4.18. Konsep Simetris pada Candi Tawangalun ................................................ 55
4.19. Candi Dermo ............................................................................................. 55
4.20. Konsep Simetri pada Hiasan Candi Dermo .............................................. 56
4.21. Konsep Simetri pada Pintu Candi Dermo ................................................. 57
4.22. Pola Dilatasi Persegi pada Bagian Dalam Atap Candi yang Membentuk
Deret Aritmatika ........................................................................................ 57
4.23. Pola Geometri Belahketupat pada Hiasan Wajik serta Persegipanjang
pada Latar Belakang Hiasan Wajik ........................................................... 58
4.24. Candi Watutulis ......................................................................................... 58
4.25. Pola Ukiran Berkonsep Translasi (Pergeseran) ......................................... 59
4.26. Pola-pola Ukiran yang Memiliki Konsep Simetris. ................................... 60
4.27. Pola-pola Ukiran Mahkota Berkonsep Simetris. ....................................... 60
4.28. Pola Ukiran Batara Kala yang Berkonsep Simetris. .................................. 60
4.29. Pola Ukiran Dedaunan yang Memiliki Konsep Simetris. .......................... 60
4.30. Situs Prasasti Kemlagian ........................................................................... 61
4.31. Konsep Sumbu Simetri pada Prasasti Kemlagian ..................................... 62
4.32. Pola Bentuk Segilima segilima yang dibentuk dari persegipanjang dan
segitiga samakaki pada Batu Prasasti Kemlagian ...................................... 62
4.33. Telenan Kayu ............................................................................................. 63
4.34. Bentuk Geometri Talenan Kayu adalah Persegipanjang ........................... 64
4.35. Parutan Kelapa Berbentuk Dasar Trapesium ............................................. 65
4.36. Dingklik Pedagang Asongan ..................................................................... 66
4.37. Bentuk Persegipanjang Dingklik Dilihat dari Sisi Atas. ........................... 67
4.38. Kipas Bambu (Ilir) ..................................................................................... 67
4.39. Pola Geometri Persegipanjang pada Kipas Bambu (Ilir) ........................... 68
4.40. Bentuk Geometri Persegipanjang pada Kelasa.......................................... 69
xiii

4.41. (a) Layah dari Batu dan (b) Layah dari Tanah Liat ................................... 70
4.42. Bentuk Geometri Layah pada Gambar 4.41 .............................................. 70
4.43. Titik Pusat dan Jari-jari Layah .................................................................. 71
4.44. Dapur Tradisional (Pawon) ....................................................................... 71
4.45. Setumpuk Keluwengan ............................................................................. 72
4.46. Bentuk Geometri Kluwengan adalah Lingkaran ...................................... 72
4.47. Bentuk Dasar Tampah adalah Lingkaran ................................................. 73
4.48. Bentuk Dasar Kerucut pada Nasi Tumpeng ............................................. 74
4.49. Petani Jabon Memakai Capil Pergi ke Sawah .......................................... 75
4.50. Bentuk Dasar Kerucut pada Caping (Capil) ............................................. 76
4.51. Alas Caping (Capil) Berbentuk Lingkaran ............................................... 76
4.52. Kukusan Tampak dari Samping ............................................................... 77
4.53. Bentuk Geometri Kukusan Terbalik ......................................................... 77
4.54. Kalo dan Irig Tampak dari Atas ............................................................... 78
4.55. Perbedaan Pola Anyaman Kalo dan Irig ................................................... 78
4.56. Kalo dan Irig Tampak dari Bagian Bawah Berbentuk Lingkaran ............ 79
4.57. Kalo dan Irig Tampak dari Samping Berbentuk Setengah Lingkaran ...... 80
4.58. Kurungan Pithik ........................................................................................ 80
4.59. Kandang Ayam Kecil Berbentuk Balok ................................................... 81
4.60. Penggorengan Kopi Tampak dari Atas ..................................................... 82
4.61. Siwur (Gayung) ......................................................................................... 83
4.62. Pola Geometri Bola Terpancung pada Siwur ............................................ 84
4.63. Entong Nasi dari Kayu............................................................................... 84
4.64. Entong Batok ............................................................................................. 85
4.65. Wakul (Bakul Nasi) ................................................................................... 85
4.66. Keranjang Bambu ...................................................................................... 86
4.67. Macam-macam Anglo ............................................................................... 87
4.68. Macam-macam Bentuk Dasar Anglo......................................................... 88
4.69. Bentuk Lingkaran Bibir Anglo dilihat dari Bagian Atas ........................... 89
4.70. Tumbu ........................................................................................................ 89
xiv

4.71. Bentuk Dasar Bibir Tumbu dan Alas Tumbu ............................................ 89
4.72. Penjual Sayur Menunjukkan Sejumput Cabai ........................................... 92
4.73. Setundun Pisang ........................................................................................ 92
4.74. (a) Secengkeh Pisang dan (b) Sak Tangkep Pisang ................................... 93
4.75. (a) Segober dan (b) Timbangan dengan Pemberat Gober ......................... 93
4.76. Ikan dengan Berat Rong Gober (Dua Gober) ............................................ 94
4.77. Sejinah Jagung ........................................................................................... 95
4.78. Sejinah Martabak Mie Mini ....................................................................... 95
4.79. Ibu-ibu Sedang Mengikat Kacang Panjang Menjadi Beberapa Untingan. 96
4.80. Satu Unting Sayur Bayam dan Satu Unting Sayur Sawi .......................... 96
4.81. Pete Sak Dompol ....................................................................................... 97
4.82. Perhitungan 1 Rean Bibit Ikan Lele .......................................................... 98
4.83. Sawah Desa Rejeni, Krembung, Sidoarjo ................................................. 98
4.84. Ibu-ibu Pengrajin Batik Sidoarjo ............................................................... 100
4.85. Pemolaan Batik Menggunakan Sifat Translasi ......................................... 102
4.86. Motif Kembar Batik Kampung Jetis Menggunakan Sifat Translasi ......... 102
4.87. Konsep Simetri pada Motif Batik Sidoarjo .............................................. 103
4.88. Konsep Rotasi pada Motif Batik Sidoarjo ................................................ 103
4.89. Motif Berkonsep Dilatasi pada Batik Sidoarjo ......................................... 104
4.90. Kerajinan Bordir Baju Sidoarjo ................................................................ 104
4.91. Bentuk Simetris Motif Bordir Sidoarjo .................................................... 106
4.92. Konsep Translasi pada Motif Bordiran ..................................................... 106
4.93. Motif Tepian berupa Kurva pada Kain Bordir ......................................... 107
4.94. Variasi Konsep Matematis pada Kain Bordir ........................................... 107
4.95. Anak-anak sedang Melakukan Suit ........................................................... 109
4.96. Anak-anak sedang Melakukan Hompimpa untuk Menentukan Pemain
yang Akan Bermain Terlebih Dahulu ........................................................ 110
4.97. (a) Jangklet Pesawat dan (b) Jangklet Saruk ............................................. 112
4.98. Anak-Anak Sedang Memainkan Permainan Jangklet Pesawat ................. 113
4.99. Anak-anak Memainkan Permainan Lompat Tali Merdeka. ...................... 121
xv

4.100. Anak-anak Sedang Bermain Pasir .......................................................... 122
4.101. Hasil Cetakan Pasir Berbentuk Tabung ................................................. 123
4.102. Mie Ayam Buatan (Terbuat dari Bunga Pohon Jambu Air) .................... 125
4.103. Anak-anak Sedang Bermain Masak-masakan (Dodolan) ...................... 125
4.104. Anak-anak Sedang Bermain Petak Umpet .............................................. 126
4.105. Anak-anak sedang Bermain Dakon dari Tanah ....................................... 128
7.1 Peneliti Melakukan Wawancara Kepada Pemilik Rumah Produksi
Batik Azizah, Sidoarjo ........................................................................... 174
7.2 Peneliti Melakukan Wawancara Kepada Penjual Gerabah .................... 174
7.3 Anak-anak Sedang Bermain Dakon dari Tanah ..................................... 174
7.4 Anak-anak Sedang Bermain Jangklet Pesawat ...................................... 174
7.5 Juru Kunci Candi Medalem sebagai Salah Satu Informan Penelitian ..... 174
7.6 Pemilik Rumah Produksi Bordir Hasta Indah, Tanggulangin sebagai
Salah Satu Informan Penelitian ............................................................... 174
7.7 Pasar Tradisional Krembung, Sidoarjo ................................................... 175
7.8 Batik Tulis Sebagai Salah Satu Hasil Etnomatematika Masyarakat
Sidoarjo ................................................................................................... 175
7.9 Peneliti Melakukan Metode Dokumentasi Pengambilan Gambar .......... 175
7.10 Penimbangan Ikan Teri dengan Satuan Gober di Pasar Krembung ........ 175
7.11 Tambak Bandeng Sedati, Sidoarjo sebagai Salah Satu Tempat
Penelitian ................................................................................................ 175
7.12 Petani Kangkung Menunjukkan Banyak Satu Gebog Kangkung ........... 175


xvi

DAFTAR LAMPIRAN

1. Transkrip Wawancara .................................................................................. 141
2. Dokumentasi Penelitian ............................................................................... 174
3. Surat Pernyataan Keorisinilan Skripsi ......................................................... 176

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->