Anda di halaman 1dari 6

Inda Sri Adhani Matondang & Associates Advokat Legal Consultants

Kepada Yth, Ketua Pengadilan Negeri Medan Di Medan

Dengan hormat, Kami yang bertanda tangan dibawah ini : Inda Sri Adhani Matondang, SH Advokat pada Law Office Inda Sri Adhani Matondang & Associates, beralamat di Jalan Nibung II Nomor 70/68-E, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, berdasarkan Surat Kuasa Khusus bertanggal 29 April 2011 (terlampir), oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama serta kepentingan hukum :

TUAN NELSON MATONDANG, Tempat/tanggal lahir, Sidikalang/20 Desember 1958 (53 tahun), Pekerjaan Wiraswasta, beralamat di Jalan Abadi Nomor 54, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan ; Untuk selanjutnya disebut sebagai ................................ Penggugat

Penggugat dengan ini mengajukan gugatan terhadap: SIMON CHAIRUDDIN SEMBIRING, Umur 50 tahun, Pekerjaan Wiraswasta, beralamatkan di Jalan Sakura Raya Nomor 103, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan untuk selanjutnya disebut sebagai ............................... Tergugat ;

Bahwa gugatan ini Penggugat ajukan dengan alasan-alasan sebagai berikut : 1. Bahwa Penggugat adalah pemilik dari sebidang tanah seluas 2.063M2 berikut bangunan rumah yang berdiri diatasnya, yang terletak di Jalan Sakura Raya, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, sebagaimana yang tertera dalam Sertifikat Hak Milik Nomor 875, yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Kota Medan tanggal

22 April 2004, atas nama Pulung Pandia, dan terakhir dibalik nama ke atas nama Penggugat pada tanggal 10 Mei 2006 dengan dasar peralihan Akta Jual Beli Nomor 20/2006 bertanggal 05 Mei 2006 yang dibuat oleh Hotmaria Harahap, SH, Pejabat Akta Tanah di Medan ; 2. Bahwa adapun batas-batas tanah Penggugat tersebut, yaitu : - Sebelah Utara berbatas dengan Jalan Sakura Raya sepanjang 26,25M + 12,00M ; - Sebelah Selatan berbatas dengan tanah sertifikat Hak Milik Nomor 876 atas nama Pulung Pandia sepanjang 28,00M ; - Sebalah Timur berbatas dengan tanah milik Agus Pandia sepanjang 70,56 M ; - Sebelah Barat berbatas dengan tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 874 atas nama Simon Chairuddin Sembiring sepanjang 66,30 M ; 3. Bahwa tanpa sepengetahuan dan seizin Penggugat, secara paksa Tergugat telah menguasai sebahagian tanah milik Penggugat, dengan memasang pagar kayu dan merobohkan sebahagian bangunan milik Penggugat yang berdiri di atas tanah Penggugat ; 4. Bahwa tanah milik Penggugat yang dikuasai Tergugat tersebt adalah di sebelah Barat, atau berbatasan dengan tanah milik Tergugat, yang ditarik dari patok batas sebelah Barat tersebut adalah berukuran : Sebelah Utara sepanjang 2,85 M dari patok batas ; Sebelah Selatan sepanjang 10,28 M dari patok batas ; Sebelah Timur sepanjang 62,80 M dari patok batas ; Sebelah Barat (patok batas) 61,34 M ;

5. Bahwa Penggugat merasa keberatan dengan perbuatan yang dilakukan Tergugat tersebut di atas, karena sampai saat gugatan ini diajukan Penggugat tidak pernah mengalihkan sebahagian maupun keseluruhan tanah milik Penggugat tersebut dengan cara apapun kepada pihak manapun ; 6. Bahwa Penggugat telah berulang kali mengingatkan kepada Tergugat akan perbuataannya tersebut, serta meminta agar Tergugat mengembalikan tanah Pengugat kepada Penggugat seperti sediakala dengan keadaan bangunnya dikembalikan seperti semula, akan tetapi Tergugat tidak menghiraukannya ; 7. Bahwa oleh karena Penggugat tidak pernah mengalihkan sebahagian maupun keseluruhan tanah milik Penggugat tersebut dengan cara apapaun kepada pihak manapun, maka penguasaan Tergugat terhadap sebahagian tanah milik Penggugat tersebut dan pengerusakan bangunan milik Pengugat telah menimbulkan kerugian bagi Penggugat, baik materil maupun immateril, sehingga perbuatan Tergugat tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum ;

8. Bahwa adapun kerugian yang diderita Penggugat tersbut dapat dirinci sebagai berikut; a. Kerugian materil : 1. Terhadap sebagian tanah yang dikuasai Tergugat, 2. Terhadap kerusakan yang dilakukan Tergugat atas bangunan yang berdiri di atas tanah tersebut membuat bangunan tersebut tidak dapat dipergunakan selayaknya sehingga menimbulkan kerugian bagi Penggugat dengan perkiraan sebesar Rp. 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) 3. Timbulnya pengeluaran Penggugat yang seharusnya tidak ada jika Tergugat tidak melakukan penyerobotan tanah dan engerusakan bangunan milik pengugat, yang terdiri dari : Membuat surat-surat kepada pihak-pihak maupun pejabat/instansi terkait ; Mendatangi pejabat/instansi terkait ; Membayar jasa advokat ; Dengan perkiraan sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) b. Kerugian immaterial : Akibat ari perbuata Tergugat tersebut, Penggugat merasa harga dirinya telah dilecehkan dan telah menimbulkan penderitaan batin bagi Penggugat yang sudah barang tentu tidak dapat dinilai dengan sejumlah uang, namun untuk mudahnya gugatan ini, kerugian immateril tersebut dapat ditentukan sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) 9. Bahwa oleh karena tanah terpekara adalah milik Penggugat secara sah, maka beralasan hukum kiranya untuk memerintahkan Tergugat agar mengembalikan tanah tersebut kepada Penggugat sebagaimana sedia kalanya bebas dari segala beban dna hak-hak lainnya yang muncul dari perbuatan Tergugat tersebut ; 10. Bahwa oleh karena bangunan milik Penggugat telah dihancurkan oleh Tergugat, maka sangat beralasan kiranya untuk menghukum Tergugat agar membayar ganti kerugian kepada Penggugat sebesar harga bangunan tersebut yaitu sebesar Rp 250.000.000,- ( dua ratus lima puluh juta rupiah) ; 11. Bahwa karena perbuatan Tergugat tersebut telah mengakibatkan kerugian bagi Penggugat sehingga timbulnya pengeluaran Penggugat yang seharusnya tidak ada jika Tergugat tidak merusak bangunan dan atau menyerobot tanah Penggugat yaitu sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) 12. Bahwa oleh ksrena perbutan Tergugat tersebut, Penggugat merasa harga dirinya telah dilecehka dan telah menimbulkan penderitaan batin bagi Penggugat, maka bayaran hukum kiranya utuk menghukum Tergugat untuk membyar kerugian immateril sebesar Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah)

13. Bahwa agar gugatan ini kelak tidak hampa dan untuk menjamin nantinya para Tergugat membyar gati kerugian yang dimohonkan dalam perkara ini, maka beralasan kiranya Penggugat mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Medan cq Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk meletakkan sita jaminan (Conservatoir Beslag), terhadap harta bergerak maupun harta tidak bergerak milik Tergugat ; 14. Bahwa untuk menjamin putusan ini nantinya dapat dilaksanakan oleh Tergugat, maka Penggugat mohon agar Tergugat dihukum untuk membayar uang paksa kepada Penggugat sebsar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) perhari apabila Tergugat lalai memenuhi isi putusan perkara ini teritung sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap ; 15. Bahwa oleh karena gugatan Penggugat ini diajukan berdasarkan bukti-bukti otentik maka mohon kiranya putusan dalam perkara ini dapat dijalankan dengan serta merta walaupun ada upaya hukum Verzet, Banding maupun Kasasi ;

Bahwa berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas, Penggugat mohon kiranya Ketua Pengadilan Negeri Medan cq Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa dan mengadili perkara ini dapat memanggil para pihak dalam suatu hari persidangan yang ditentukan untuk itu, serta berkenaan menjatuhka putusan dalam perkara dengan amar putusan sebagai berikut ; 1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ; 2. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) yang diletakkan dalam perkara ini ; 3. Menyatakan perbuatan Tergugat adalah merupakan perbuatan melawan hukum ; 4. Menghukum Tergugat untuk mengembalikan tanah kepada Penggugat sebagaimana sedia kalanya bebas dari segala beban dan hak-hak lainnya yang muncul dari perbuatan Tergugat tersebut, yaitu tanah berukuran ; a. Sebelah Utara sepanjang 2,85 M dari patok batas ; b. Sebelah Selatan sepanjang 10,28 M dari patok batas ; c. Sebelah Timur sepanjang 62,80 M dari patok batas ; d. Sebelah Barat (patok batas) 61,34 M ; 5. Menghukum Tergugat agar membayar ganti rugi kerugian kepada Penggugat sebesar harga bangunan yang telah dirusak Tergugat yaitu sebesar Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) ;

6. Menghukum Tergugat agar membayar kepada Penggugat karena perbuatan Tergugat yang menguasai sebahagian tanah dan merusak bangunan milik Penggugat secara melawan hukum, telah mengakibatkan kerugian bagi Penggugat sehingga timbulnya pengeluaran Penggugat yang seharusnya tidak ada jika Tergugat tidak merusak bangunan dan atau menyerobot tanah Penggugat yaitu sebesar Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) 7. Menghukum Tergugat agar membayar kerugian immateril kepada Penggugat karena perbuatan Tergugat yang menguasai sebahagian tanah dan merusak bangunan milik Penggugat secara melawan hukum, sehingga Penggugat merasa harga dirinya telah dilecehkan dan telah menimbulkan penderitaan batin bagi pengugat, yaitu sebesar Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) 8. Menghukum Tergugat agar membayar uang paksa kepada Penggugat sebesar Rp 500.000,0 (lima ratus ribu rupiah) perhari apabila Tergugat lalai memenukhi isi putusan perkara ini terhitung sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap ; 9. Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan dengan serta merta walaupun ada upaya hukum Verzet, Banding maupun Kasasi ;

Atau : APABILA PENGADILAN BEGERI MEDAN BERPENDAPAT LAIN MOHON PUTUSAN YANG SEADIL ADILNYA (EX AEQUO ET BONO)

Medan, 05 Juli 2011 Hormat Penggugat, Kuasanya,

INDA SRI ADHANI MATONDANG, SH