Anda di halaman 1dari 12

PANDUAN PRAKTEK KLINIS ANAK

RSI PATI

DIARE AKUT

Definisi

Criteria diagnosis

Mencret, ubun-ubun cekung, mulut/ bibir kering,


turgor menurun, nadi cepat, mata cekung, napas
cepat dan dalam, oliguri

Diagnosis

differensial

Mencret psikologi ( Shigella, V. cholera, Salmonella,


E. rotavirus, Campilobacter)

:
Pemeriksaan

Kultur tinja
Pemeriksaan rutin tinja
Bila perlu analisis gas darah/ elektrolit

penunjang
Dokter spesialis anak
5

:
Konsultasi

Rawat inap, bila terdapat dehidrasi berat.


Rehidrasi oral/ parenteral, antibiotic tas indikasi,

Perawatan RS

Terapi

Tempat pelayanan

Penyulit

diet
Tipe D
-

Asidosis
Hipokalemi
Renjatan
Hipernatremi
Kejang

Tertulis, diperlukan pada tindakan


10
11

:
Inform

concent

Dokter umum
Dokter spesialis anak

(tertulis)
3-5 hari
12

Tenaga standar

13

14

15

Lama perawatan

2-3 minggu
Sembuh total

16

Masa pemulihan

Output
PA
Autopsi/

risalah

rapat

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DAN SINDROM RENJATAN DENGUE (SRD)

Definisi

Criteria diagnosis

Diagnosis klinis menurut criteria WHO 1997

Demam tinggi mendadak dan terus-menerus

selama 2 - 7 hari (tanpa sebab yang jelas).


Manifestasi perdarahan, termasuk paling tidak
setelah di uji dengan tourniquet positif dan
tampak

bentuk

perdarahan
echimosis,

lain

perdarahan

spontan

(petechia,

epistaksis,

perdarahan

atau

purpura,
gusi

dan

hematemesis melena).
Pembesaran hati
Tanpa atau dengan renjatan seperti : denyut
nadi lemah dan cepat, tekanan nadi turun (< 20
mmHg), kulit dingin dan lembap terutama ujung
tangan dan kaki, gelisah dan sianosis di sekitar

mulut
Trombositopenia
Hemokonsentrasi, hematokrit meningkat 20%
atau lebih
- Diagnosis ditegakkan bila ditemukan 2 atau
lebih
-

gejala

klinis

trombositopenia

dan

hemokonsentrasi.
Diagnosis dikonfirmasi dengan uji serologi
hemaglutinasi inhibisi (HI)

Berdasarkan derajat beratnya DBD secara klinis


dibagi sebagai berikut .
a. Derajat I (ringan)
Terdapat demam mendadak selama 2 - 7 hari
disertai gejala klinis lain dengan manifestasi
perdarahan teringan yaitu uji tourniquet positif.
Pemeriksaan laboratorium : trombositopenia dan
hemokonsentrasi
b.Derajat II (sedang)
Ditemukan pula perdarahan kulit dan manifestasi
perdarahan yang lebih hebat seperti: ptikie,

purpura, ekimosis dan perdarahan konjugtiva.


c.Derajat III
Didapatkan kegagalan sirkulasi yaitu nadi cepat
dan

lemah

tekanan

menurun

(20mmhg

hipotensi, sianosis disekitar mulut,,kulit dingin


dan lembab,gelisah.
3

Diagnosis

d.Derajat IV

differensial

Terdapat Dengue Syok Syndrom (DSS) dengan


nadi dan tekanan darah yang tidak terukur.
:
-

Demam chikungunya
Morbili (stadium akut)
ITP (stadium akut)
Demam tifoid (bila demam > 5 hari)
Ensefalitis (DBD disertai ensefalitis)

Pemeriksaan
penunjang

- Pemeriksaan darah : Hb, leukosit, hitung jenis, Ht,


trombosit, LED
- Analisis gas darah (untuk SRD)
- Foto dada posisi telentang tampak perkapuran

- Dokter spesialis anak


- Dokter spesialis radiologi

Konsultasi
6

hemisfer paru kanan, efusi pleura.

:
Semua pasien yang didiagnosis tersangka DBD
dan SRD sebaiknya dirawat

Perawatan RS
7

:
Terapi

DBD tanpa renjatan:


- Minum banyak : 1,2 2 liter per hari
- Bila
muntah
terus
menerus
sebaiknya
dipasang IVFD laktat ringer dengan tetesan
rumatan. Bila pada pemantauan Ht cenderung
meningkat,
kebutuhan

tetesan
cairan

disesuaikan

pada

dehidrasi

dengan
sedang

(kebutuhan rumatan +10%).


- Antipiretik, dianjurkan paracetamol
- Antikonvulsi, untuk kejang demam.
DBD dengan renjatan
- IVFD laktat ringer 20 ml/kgBB/jam, jumlah

cairan diturunkan 10 ml/kgBB/jam bila renjatan


telah teratasi. Tetesan ini bisa dipertahankan
-

sampai 24-28 jam.


Pada renjatan melebihi 2 jam berikan plasma

ekspander 20-30 ml/kgBB/jam


Pemberian
komponen
darah

dapat

dipertimbangkan bila ditemukan perdarahan


-

saluran cerna hebat.


Oksigen minimal 2 liter/menit
Bila didapatkan asidosis dilakukan koreksi basa
Semua pasien perlu dievaluasi mengenai
keadaan umum, tanda-tanda vital, perdarahan,
dieresis sampai keadaan umum stabil serta
pemeriksaan

berkala.

Kadar

Hb,

Ht

dan

trombosit tiap 6 jam. Pemeriksaan uji HI pada


saat akut dan penyembuhan.
8

:
Tempat pelayanan

Tipe D (lokasi dekat dengan RS rujukan yang

lebih tinggi) untuk DBD.


Tipe C untuk SRD.

Perdarahan (DIC)
Ensefalopati

Diperlukan bila dilakukan pungsi lumbal


10

Penyulit

11

Dokter umum

:
Inform

concent

Selama 3-7 hari

12

(tertulis)

13

Tenaga standar

14

15

Lama perawatan

16

Masa pemulihan

Output
PA
Autopsi/
rapat

risalah

Selama 7 hari
Sembuh tanpa sekuele
-

BRONKITIS AKUT
1

Definisi

proses radang akut pada saluran nafas


bawah. Tidak dijumpai kelainan radiologic.
Penyebab
berlangsung

tersering
lebih

ialah
dari

5-7

virus.

Bila

hari

dan

Kriteria diagnosis

perubahan sputum perlu dipikirkan infeksi


bakteri

Diagnosis differensial

demam,

batuk

berdahak),

(dari

kering

kadang-kadang

sampai

sesak

nafas

dan disertai nyeri dada.


4

Pemeriksaan

penunjang

-infeksi akut saluran napas atas


- pneumonia
- TB paru
- foto thoraks PA dan lateral
- Laboratorium rutin darah

a. hitung leukosit meninggi

Konsultasi

b. pada hitung jenis mungkin terdapat

Perawatan RS

dominasi sel leukosit PMN

Terapi

Dokter spesialis paru


-

:
Penyulit

- Terapi medikamentosa: antibiotika bila


ada

tanda-tanda

infeksi

(leukositosis,

demam, dahak purulen)


9
consent

- Terapi non medikamentosa

- komplikasi pneumonia : Pneumonia


- karena penyakit : -abses, empiema

Inform

(tertulis)

Lama perawatan

Masa pemulihan

Output

2
1

- septicemia
Tidak perlu

1 minggu

1 minggu

PA

-sembuh total

Autopsi/ Risalah rapat

-komplikasi

ASMA BRONKHIAL
1

Definisi

Criteria diagnosis

Batuk/

sesak/

mengi

berulang,

ekspirium

memanjang, PER/ FEV 1 menurun, riwayat atopi


sendiri dan atau keluarga.
3

Diagnosis

differensial

Bronkiolitis pada bayi dan anak kecil

Pemeriksaan

penunjang

Darah rutin eosinofil total


Uji tuberculin
Foto toraks
Foto sinus paranasalis
Uji faal paru/ uji provokasi
Uji alergi kulit
Uji inhalasi bronkodilator
IgG, IgA, IgM, IgE
Analisis gas darah atas indikasi

Dokter spesialis anak


Rawat inap. Pada kasus berat
- Penghindaran allergen/ iritan
- Bronkodilator oral/ inhalasi
- Steroid oral/ inhalasi
- Obat pencegahan

Konsultasi
Perawatan RS

Tipe D

Terapi

Gagal nafas
Gagal jantung

Tertulis, perlu
8

:
Penyulit

11
concent

12

Inform

13

(tertulis)

14

Tenaga standar

Lama perawatan
Masa pemulihan
15

Output

16

:
PA
Autopsi/
rapat

risalah

Tempat pelayanan
10

Dokter umum

Sembuh
Kronis
Kematian jarang