Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL KEGIATAN PAMERAN GIZI

MEMBANGUN GENERASI SEHAT, CERDAS, BERPRESTASI


MELALUI PENINGKATAN GIZI PADA 1000 HPK

OLEH
PANITIA PAMERAN

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KENDARI
PRODI D-III GIZI
2016

I. PENDAHULUAN
Tingkat kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas kerja yang tinggi
merupakan salah satu ciri bangsa maju , dimana ketiga hal ini dipengaruhi
oleh keadaan gizi. Keadaan gizi seseorang sangat dipengaruhi oleh pola. Hal
ini disebabkan karena kuantitas dan kualitas makanan dan minuman yang
dikonsumsi akan mempengaruhi asupan gizi sehingga akan mempengaruhi
kesehatan individu dan masyarakat.
Untuk melahirkan penerus bangsa yang cerdas dan sehat, yang paling
penting dilakukan adalah pemenuhan gizi anak sejak dini, bahkan saat masih
dalam kandungan. Dalam hal ini, pemenuhan gizi pada anak diprioritaskan
pada 1000 hari pertama kehidupan, yaitu 270 hari di dalam kandungan dan
730 hari pada 2 tahun pertama setelah lahir.
1000 hari pertama kehidupan telah disepakati oleh para ahli di dunia
sebagai saat yang terpenting dalam kehidupan. Pemenuhan gizi yang optimal
selama periode ini, selain memberi kesempatan bagi anak untuk hidup lebih
lama, lebih sehat, dan lebih produktif, juga berisiko lebih rendah dari
penyakit degeneratif. Pemenuhan gizi saat masih dalam kandungan hingga
anak berusia 2 tahun menentukan kesehatan dan kecerdasan seseorang.
Makanan yang di konsumsi pada 1000 hari pertama kehidupan memengaruhi
fungsi memori, konsentrasi, intektual, dan prestasi belajar di kemudian hari.
Pertumbuhan dan perkembangan ini memerlukan asupan gizi dari ibu,
baik yang dikonsumsi ibu maupun yang berasal dari mobilisasi simpanan ibu.
Bila pasokan gizi dari ibu ke bayi kurang, bayi akan melakukan penyesuaian,
karena bayi bersifat mudah menyesuaikan diri. Penyesuaian tersebut bisa
melalui pengurangan jumlah sel dan pengecilan ukuran organ dan tubuh yang
lebih kecil, agar sesuai dengan terbatasnya asupan gizi.
Kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi salah satunya disebabkan
kurangnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi 0 6 bulan. Kecenderungan
ibu di Indonesia lebih senang memberikan susu formula dibandingkan
memberikan ASi eksklusif karena alasan kesibukan sebagai wanita karier.
jika tidak dipenuhi asupan nutrisinya, maka dampaknya pada
perkembangan anak akan bersifat permanen. Dampak kekurangan gizi pada
ibu hamil akan memberikan dampak buruk pada skor IQ anak. Dampaknya

bisa berupa jangka pendek dan jangka panjang, sebagai akibat dari gangguan
gizi pada masa janin (kehamilan) dan anak usia dini.
Dampak jangka pendeknya, akan mengganggu perkembangan otak,
pertumbuhan, dan metabolic programing. Sementara dampak jangka
panjangnya akan memengaruhi tingkat kecerdasan, perkembangan kognitif,
pendidikan rendah, stunting (pendek atau sangat pendek), terjangkit penyakit
tidak menular (PTM), yakni hipertensi, diabetes, jantung koroner, stroke, dan
obesitas.
Yang menjadi masalah adalah kesadaran masyarakat akan pentingnya
asupan gizi yang tercukupi pada 1000 hari pertama kurang begitu ada, untuk
itu perlu adanya upaya penyadaran kepada masyarakat. Hal ini harus
melibatkan semua elemen yang ada baik pemerintah, tokoh masyarakat , dan
tentunya rekan-rekan media untuk bisa memberikan sebuah informasi yang
bisa memberikan penyadaran pada masyarakat akan pentingnya asupan gizi
yang cukup pada 1000 hari pertama kehidupan. Suami juga perlu tahu akan
pentingnya hal itu sehingga suami bisa memberikan pengertian dan
dukungannya kepada istri untuk bisa memberikan asupan gizi yang cukup
pada anaknya pada 1000 hari pertama kehidupan.
Untuk memberikan asupan gizi yang cukup pada janin yang masih
dalam kandungan seorang Ibu hendaknya bisa melakukan pola hidup sehat
dengan menkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan olahraga yang
cukup yang tentunya olahraga yang tidak membahayakan pada janin. Seorang
Ibu yang melakukan pola hidup sehat tentunya akan melahirkan seorang bayi
yang sehat pula tapi jika seorang Ibu yang tidak melakukan pola hidup sehat
seperti tidak menkonsumsi makanan yang bergizi dan olahraga yang cukup
maka resiko besar akan melahirkan seorang bayi Berat Badan Lahir Rendah
(BBLR).
Diharapkan dengan upaya percepatan perbaikan gizi, kedepannya kita
dapat menghasilkan SDM yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai modal
dasar dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan
makmur.
Berdasarkan hal tersebut maka kami mengadakan pameran gizi untuk
mensosialisasikan kegiatan peningkatan gizi pada 1000 HPK untuk

membangun generasi sehat, cerdas, dan berprestasi. Dimana dalam pameran


gizi ini terdapat tiga stand yaitu stand gizi klinik, gizi masyarakat, dan gizi
teknologi pangan.
II. NAMA KEGIATAN
Pameran gizi mahasiswa Politeknik Kesehatan Kendari Jurusan Gizi
III.

WAKTU PELAKSANAAN
1. Hari
: Sabtu - minggu
2. Tanggal
: 16-17 Juli 2015
3. Waktu
: 08.00 sampai selesai

IV.

TEMPAT
Lapangan MTQ Kendari, Jl Supu Yusuf Kota Kendari

V. TEMA
Membangun Generasi Sehat, Cerdas, Berprestasi Melalui Peningkatan Gizi
Pada 1000 HPK
VI.

TUJUAN
1. Tujuan umum
Meningkatkan pengetahuan pengunjung pameran untuk mengetahu
pentingnya peningkatan gizi pada 1000 HPK untuk membangun generasi
sehat, cerdas dan berprestasi
2. Tujuan Khusus
a. Memberikan informasi dan pelayanan pada stand gizi klinik
b. Memberikan informasi dan pelayanan pada stand gizi masyarakat
c. Memberikan informasi dan pengenalan produk pangan lokal pada
stand gizi teknologi pangan

VII.

SUSUNAN KEPANITIAAN
KETUA
: Kasran
SEKRETARIS : Nur Fitri Handayani
BENDAHARA : Yusran Ainun Nini
SEKSI SEKSI :
a. Seksi Acara
1. Muh. Ihsanuddin
2. Seni Asria
b. Seksi Dekorasi

1. Rifan
2. Dina Manjasrani
c. Seksi Perlengkapan
1. Nanang Febryadi
2. Hamya Lahaga
d. Seksi Promosi
1. Bebu Indrawati
2. Nurlia
e. Seksi Konsumsi
1. Muh. Abdal
2. Ainun Jariah
VIII. ANGGARAN

Kertas A4 2 rim
Spidol 2
Tinta Print
Hitam
Berwarna
Pita
Polpen 3
Tenda 3
Tenda panjang
Sewa lahan
Kursi 50 buah
Meja panjang 6 buah
Meja pendek 6 buah
Mimbar
Sound sistem
Mike
Genset
Bensin 10 liter
Transportasi Alat
Transportasi Panitia
Tempat ID Card
Sewa baju adat

Rp 60.000
Rp. 10.000
Rp. 25.000
Rp. 35.000
Rp 10.000
Rp 6000
Rp 600.000
Rp 200.000
Rp 2000.000
Rp 100.000
Rp 60.000
Rp 500.000
Rp. 100.000
Rp. 250.000
Rp 100.000
Rp. 75.000
Rp. 300.000

Baliho selamat datang


Baliho tema

Cetak brosur 150 lembar


Aqua gelas 2 dos
Aqua botol 15
Kue dosen
Kue panitia
Lain - lain
Jumlah

IX.

Rp. 75.000
Rp. 75.000
Rp. 150.000
Rp. 50.000
Rp 75.000
Rp 300.000
Rp 150.000
Rp 500.000
Rp. 5.806.000

SUSUNAN ACARA DAN JADWAL

Hari Pertama
Hari Kedua
Hari
: Sabtu
Hari
: Minggu
Tgl
: 16 juli 2016
Tgl
: 17 juli 2016
Acara
:
Acara
:
1. Pukul 08.00 09.00 wita
1. Pukul 08.00 14.00 wita
Pembukaan Pameran Gizi
Kunjungan masyarakat pada
2. Pukul 09.30 sampai selesai
stand- stand yang ada di
Kunjungan masyarakat pada
pameran gizi
stand- stand yang ada di
2. Pukul 15.00 16.00 wita
pameran gizi
Penutupan pameran gizi