Anda di halaman 1dari 4

PENGOMPOSAN

& PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN SAPI DENGAN PROMI


Kapasitas 100 ton per hari

Dr. Isroi
Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri
Jl. Taman Kencana No.1, Bogor

PENGANTAR
Limbah kotoran sapi bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu kotoran padat dan kotoran cair
(kencing). Kotoran padat adalah salah satu potensi yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk
kandang dan pupuk organik padat baik curah maupun granul. Sedangkan kotoran cair/kencing
bisa diolah menjadi pupuk organik cair (POC).
Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri telah mengembangkan aktivator mikroba, yaitu
PROMI, yang berfungsi untuk membuat kompos/pupuk kandang/pupuk organik padat dari
kotoran sapi dan pupuk organik cair dari kencing sapi. Proses pembuatannya cepat, kurang
lebih tiga minggu, dan tanpa membutuhkan bahan2 tambahan lainnya.
Kebutuhan pupuk organik, baik padat maupun cair, terus meningkat untuk subsitusi pupuk
kimia. Kelangkaan pupuk kimia di pasaran dan kesadaran akan pentingnya pupuk organic turut
berperan dalam meningkatnya kebutuhan pupuk organic. Kondisi ini membuka peluang pasar
bagi penjualan pupuk organik.

SEKILAS TENTANG PROMI
Promi adalah aktivator mikroba pengaya kompos yang berbahan aktif tiga mikroba utama, yaitu:
Polyota sp dari kelompok jamur pelapuk putih, Trichoderma spp, dan Aspergillus sp. Polyota
berperan dalam degradasi bahan organik secara cepat dalam kondisi aerob dan input minimal.
Teichoderma spp memiliki peranan sebagai plant growth promoting (perangasang
pertumbuhan tanaman), dan agensia hayati untuk penyakit tular tanah. Aspergillus sp berperan
dalam melarutkan P (fosfat) dan K (potasium). Mikroba bahan aktif Promi tetap hidup dan aktif
di dalam kompos yang sudah matang dan berperan sebagai biofertilizer.
Beberapa keunggulan Promi dibandingkan produk sejenis antara lain adalah pembuatan
kompos dengan Promi tidak membutuhkan input tambahan, berlangsung sangat cepat hanya 3

minggu, tanpa pembalikan, dan menghilangkan bau kotoran sapi. Promi dimanfaatkan dalam
pembuatan kompos/pupuk organik padat dan cair.

PRISIP DASAR PENGOMPOSAN KOTORAN SAPI DENGAN PROMI
Proses pengomposan kotoran sapi dengan Promi sangat mudah dan sederhana. Dosis aktivator
Promi yang digunakan adalah 1 kg Promi untuk 1.5 s/d 2 ton kotoran sapi. Promi diencerkan
dengan air sebanyak 50-100 L air. Sistem pengomposan yang digunakan adalah windrow.
Kotoran sapi dikumpulkan dalam lajur2 pengomposan. Satu lapisan kotoran sapi setinggi lebih
kurang 15-20 cm disemprot dengan larutan Promi. Lapisan kedua diletakkan di atasnya dan
disemprot kembali dengan larutan Promi. Peses ini diulang hingga tinggi tumpukan kurang lebih
1.5 s/d 2 m.
Tumpukan kemudian ditutup dengan cover compost dan dibiarkan selama 3 minggu. Selama
proses pengomposan berlangsung tinggi dan volume kotoran sapi akan menyusut. Pada minggu
kedua 2 lajur tumpukan kompos kotoran sapi yang telah menyusut dibongkar dan disusun
kembali tumpukannya agar lebih tinggi dan menghemat tempat. Pada minggu ketiga kompos
sapi sudah jadi dan tidak berbau. Rendemen kompos kurang lebih 40 sampai dengan 60% dari
volume semula.
Kotoran sapi cair/kencing ditampung ke dalam bak penampungan. Kencing sapi diberi
tambahan beberapa empon2 dan molases/gula untuk meningkatkan kandungan nutrisi kencing.
Aktivator ditambahkan dengan dosis 1 kg untuk 1000 L. Kencing sapi difermentasi selama satu
minggu. Pupuk Organik Cair (POC) bisa langsung dimanfaatkan untuk tanaman.

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
Kompos/pupuk kandang dapat dijual langsung sebagai pupuk organik curah atau diolah menjadi
pupuk organik, baik curah maupun granul. Pembuatan pupuk organik membutuhkan bahan
pengaya dan pengolahan.
Tahapan utama pembuatan pupuk organik curah antara lain:
1.
2.
3.
4.

pengeringan pupuk kandang


pengayakan
mixing
pengemasan

Tahapan utama pembuatan pupuk organik granul adalah tahapan diatas ditambah dengan:
setelah proses ketiga
5. 5. granulasi
6. 6. pengeringan
7. 7. pengemasan
Pembuatan Pupuk Organik Cair adalah:
1.
2.
3.
4.

Penampungan
Penambahan bahan pengaya
Fermentasi dengan Promi
Pengemasan.


KEBUTUHAN FASILITAS DAN PERALATAN UNTUK PENGOMPOSAN DAN PEMBUATAN PUPUK
ORGANIK DARI KOTORAN SAPI
Kebutuhan Fasilitas Pengomposan Kotoran Sapi
1. Lahan pengomposan dengan siklus 3 minggu kapasitas 100 ton per hari seluas kurang
lebih 4000m2,
2. Tempat penampungan kompos matang seluas kurang lebih 1000 s/d 2000 m2,
3. Loader atau beko loader,
4. Penutup kompos, dengan ukuran 6m x 50 m sebanyak 18 lembar. Penutup kompos bisa
dari terpal plastik (lembih murah, tetapi tidak awet) atau cover compos (lebih awet dan
tahan lama, tetapi lebih mahal),
5. Drum/bak pengenceran Promi,
6. Selang penyemprot/sprayer,

Kebutuhan Faslititas Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kencing Sapi
1. Bak fermentasi dengan volume 5000 s/d 10000 m3 berserta fasilitas pengadukan/aerasi,
2. Bak Pengemasan,
3. Gudang penampungan produk jadi,
Kebutuhan Fasilitas Pembuatan Pupuk Organik Padat
1. Mesin Pengering awal,
2. Mesin ayakan/rotary dryer,

3.
4.
5.
6.

Mesin mixing,
Pan Granulator
Mesin pengering produk/rotary dryer,
Mesin pengemasan.


RENDEMEN PRODUK PUPUK KANDANG, PUPUK ORGANIK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR
Rendemen kompos/pupuk kandang dari kotoran sapi kurang lebih 40% s/d 50%. Sehingga
potensi kompos yang dihasilkan dari 100 ton/hari kotoran sapi sebesar 40 s/d 50 ton per hari.
Kadar air kompos kurang lebih 40-50%.
Persentase pupuk kandang dalam formulasi pupuk organic kurang lebih 80% dengan kadar air
di dalam pupuk organic kurang lebih 25%. Potensi pupuk organic curah dan granul yang
dihasilkan dari 50 ton pupuk kandang kurang lebih sebanyak 31 ton per hati.
Rendemen Pupuk organic cair dari kencing sapi kurang lebih 100%. Potensi kencing sapi per
ekor per hari kurang lebih 2,1 L.

PERKIRAAN HARGA JUAL PRODUK
Harga pupuk kandang frangko pabrik Rp. 250.000 s/d 300.000 per ton.
Harga pupuk organic curah frangko pabrik kualitas standard deptan Rp. 1.250.000 per ton.
Harga pupuk organic granul franko pabrik Rp. 2.000 6.000 per kg.
Harga pupuk organic cair franko pabrik Rp. 25.000 50.000 per liter.

PELUANG PASAR PUPUK ORGANIK
1. Media tanam dalam polybag untuk komoditas jahe, jahe gajah, jahe emprit, jahe merah,
dll.
2. Perkebunan Sawit
3. Hortikultura