Anda di halaman 1dari 3

LO 1 : DANAR MICHAEL HALAWA

ANATOMI SISTEM SARAF


Sistem saraf memegang peranan penting bahkan terpenting dari seluruh
sistem/jaringan pada tubuh manusia. Sistem saraf pada manusia tersusun dari jaringanjaringan saraf yang membentuk sistem koordinasi tertentu, yang bertanggung jawab terhadap
penerimaan stimulus, pemberian respon, penyimpanan memori, koordinasi gerak-gerak
refleks, dengan sistem kerjanya ada yang sadar dan ada yang tidak sadar (otonom).
Sel saraf pusat
Sistem saraf pusat adalah bagian yang terpenting dari seluruh sistem saraf dalam
tubuh. Sistem saraf pusat adalah bagian yang anatomi tubuh yang sangat lunak, Sehingga
secara evolusi, bagian ini dilindungi oleh tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Sistem
saraf pusat, dibagi menjadi dua bagian yaitu otak/cerebrum (ensenphalon) dan sumsum
tulang belakang (medulla spinalis).
Sel saraf tepi
Sistem sarat tepi adalah sistem saraf yang berada pada paling ujung sistem saraf.
Sistem saraf tepi langsung berhubungan reseptor saraf. Sistem saraf tepi biasa juga disebut
dengan sistem saraf perifer. Kerja sistem saraf tepi ada dua macam, ada yang bekerja dalam
sistem sadar, dan ada pula diluar kesadaran (otonom). Sistem saraf tepi berada diluar sistem
saraf pusat, dan tidak dilindungi oleh rangka khusus, sehingga mudah mengalami kerusakan,
seperti terpapar racun, luka akibat benturan dan lani-lain.
Sistem saraf tepi, berdasarkan tipenya dibedakan menjadi dua, yaitu:

Saraf Sensorik/Aferen: Berfungsi menghantarkan informasi dari reseptor sensorik


menuju sistem saraf pusat (penerimaan stimulus).

Saraf Motorik/Eferen: Berfungsi menghantarkan informasi dari sistem saraf pusat


menuju otot/kelenjar (dari sinilah terjadi gerak respon)

Dilihat dari letaknya, sistem saraf tepi bisa dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:

Saraf kranial (sistem saraf yang berada dikepala, terdiri dari 12 pasang saraf)

Saraf spinalis/sumsum tulang belajang (terdiri dari 31 pasang saraf, yang dilindungi
oleh ruas-ruas tulang belakang).

Sedangkan, jika dilihat dari cara kerjanya, sistem saraf tepi dibedakan menjadi:

Saraf simpatis (bekerja untuk merangsang/memacu kerja organ-organ tubuh)

Saraf parasimpatis (bekerja menstabilkan kembali aktivitas organ-organ tubuh

Daftar Pustaka : F.Paulsen & j.Waschke Sobotta atlas anatomi manusia Jilid 1,
EGC
www.repository.usu.ac.id,1234567-anatomi-sistemsaraf /html